Toyota Crown Estate Spek JDM Diluncurkan di Jepang

Setelah dinanti kehadirannya, akhirnya Toyota Crown Estate resmi diluncurkan di Jepang. Ini adalah versi JDM dari Toyota Crown Signia yang dipasarkan di Negeri Paman Sam. Selisih waktu kemunculan Crown Estate lebih dari satu tahun setelah debut perdana Crown Signia. Lengkap sudah lini Toyota Crown yang beredar di pasar domestik Jepang, yakni Crossover, Sport, Sedan, dan kini versi Estate.

Berbeda dengan kembarannya di AS yakni Crown Signia yang hanya ada versi HEV. Crown Estate spek JDM tersedia dalam dua versi yakni

  • Estate Z Hybrid (HEV)
  • Estate RS Plug-In Hybrid (PHEV)

Keduanya  akan diproduksi di lini pabrik Tsutsumi Plant atau salah satu fasilitas milik Toyota Motor Corporation di Jepang. Toyota menargetkan volume penjualan hingga 1.500 unit Crown Estate per bulan.

SUV + Station Wagon

Keunikan dari varian Toyota Crown yang satu ini adalah desain bodinya merupakan perpaduan SUV dan station wagon. Seperti ketiga saudaranya dalam lini model Crown, rancang bangunnya menggunakan basis platform modular TNGA-K terbaru Toyota.

Secara visual, tampilan eksterior Crown Estate versi Jepang dan Crown Signia US-spec sangat identik. Hanya ada sedikit perbedaan detail eksterior, termasuk emblem.

Pada area interior pun hampir tak ada bedanya antara versi AS maupun JDM. Layout dashboard dengan sepasang layar digital 12.3-inci dan setir berlogo Crown.

Untuk kemasan interior, tersedia opsi warna Black, Saddle Tan, dan Grayish Blue.

Performa Besar Tapi Irit BBM

Versi hybrid (HEV) maupun plug-in hybrid (PHEV) dibekali mesin bensin 4-silinder 2.5-liter (2.487 cc) berkode A25A-FX yang dipadukan dengan motor elektrik ganda berpenggerak all-wheel-drive (E-Four).

Untuk versi HEV, mesinnya menghasilkan tenaga 188 hp pada 6.000 rpm dengan torsi puncak torsi 236 Nm pada kisaran 4.300-4.500 rpm. Sedangkan versi PHEV output tenaganya 174 hp pada 6.000 rpm dengan torsi 219 Nm pada 3.600 rpm.

Dibandingkan dengan Crown Crossover dan Crown Sport, motor elektrik depan pada Crown Estate menghasilkan output tenaga sekira 50% lebih besar, yakni 180 hp dengan torsi 270 Nm.

Sedangkan motor elektrik pada poros roda belakang bertenaga 53 hp dengan torsi puncak 121 Nm. Kombinasi mesin dan motor elektrik E-Four pada Toyota Crown Estate menghasilkan tenaga total sebesar 302 hp.

Seperti halnya varian Crown lainnya, varian Estate dilengkapi sistem suspensi adaptive variable dan sistem kemudi roda belakang Dynamic Rear Steering (DRS). Teknologi kemudi yang unik ini mampu meningkatkan handling kemudi saat bermanuver. Stabilitas handling berkendara pada kecepatan tinggi pun dikatakan jauh lebih baik.

Perihal konsumsi BBM, Toyota mengatakan untuk versi HEV berada di angka 5 liter/100 km (20 km/liter). Sedangkan untuk versi PHEV sekira 4,9 liter/100 km (20,4 km/liter). Hanya terpaut sangat tipis ternyata.

Keunggulan dari versi plug-in hybrid yakni baterai lithium-ion 51 Ah yang diusungnya bisa menunjang pengendaraan mode EV hingga 89 km. Versi HEV baterainya lebih kecil yakni hanya 5 Ah.

Sudah Bisa Dipesan di Jepang

Toyota Crown Estate saat ini sudah bisa dipesan para konsumen di Jepang. Opsi warnanya sangat beragam yakni lima warna solid dan lima warna two-tone. Opsi warna two-tone Precious Metal dan Massive Gray hanya tersedia pada Crown Estate RS PHEV.

Label harga Crown Estate Z Hybrid mulai dari 6.350.000 yen (Rp 700 jutaan). Sedikit lebih murah dibandingkan dengan Toyota Crown Signia (HEV) yang beredar di AS dengan harga $43.590 atau setara Rp 712,6 jutaan.

Sedangkan untuk versi plug-in hybrid yakni Toyota Crown Estate RS PHEV harganya mulai dari 8.100.000 yen (Rp 893 jutaan).

Tertarik? Coba sambangi salah satu Importir Umum. Siapa tahu bisa membantu. 

 

Toyota Crown Sedan HEV Bikin Penasaran Pengunjung GJAW 2024

Ada pemandangan menarik di booth Toyota yang bikin penasaran para pengunjung GJAW 2024 dI ICE BSD,Tangerang. Bahkan kami juga ikut terpukau. Toyota Astra Motor (TAM) khusus mendatangkan Crown Sedan HEV untuk dipamerkan di Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2024.

Selain itu, mobil hybrid saat ini mulai jadi trend yang diminati para konsumen di Indonesia. Jadi sangat pas momennya bagi TAM untuk memperlihatkan Crown Sedan HEV di GJAW 2024.

Tak heran jika bikin penasaran, pasalnya banyak pengunjung yang baru melihat langsung sosok Crown generasi ke 16 ini. Model termutakhir ini merupakan evolusi dan mutasi gen Crown sejak 1955.

Crown Tak Lagi Cuma Sedan

Selama ini masyarakat Indonesia mengenal Crown sebagai sedan kelas premium. Tapi kini Crown ada  empat versi: Crossover, Sport, Sedan dan Estate (SUV).

Versi pertama Crown generasi ke 16 adalah Crown Crossover yang berplatform TNGA-K (GA-K) dengan penggerak roda depan (FWD) dan AWD. Diperkenalkan pertamakali pada Juli 2023.

Versi kedua yakni Crown Sport diluncurkan pada Oktober 2023. Basis platform yang digunakan juga TNGA-K (GA-K) dengan sistem penggerak roda depan (FWD) dan AWD.

Model ketiga adalah Crown Sedan yang debut global perdana pada November 2023. Crown Sedan adalah satu-satunya yang berplatform TNGA-L dan berpenggerak roda belakang (RWD). Nah, model inilah yang dipamerkan oleh TAM di GJAW 2024.

Model keempat adalah Crown Estate yang disebut sebagai Crown SUV atau Signia. Posturnya lebih besar dari Crown Crossover yang berwujud hatchback. Model ini berplatform TNGA-K (GA-K).

Toyota Crown Sedan HEV

Crown Sedan HEV merupakan salah satu dari varian hybrid EV (HEV) yang ada dalam jajaran Crown. Basis platform TNGA-L yang digunakan, sama dengan Toyota Mirai. Dimensinya pun tak jauh berbeda dari sedan Camry HEV.

 

Dengan panjang 5.030 mm, lebar 1.890 mm, tinggi 1.475 mm, dan jarak sumbu roda (wheelbase) 3.000 mm, mengindikasikan kabin yang cukup lapang.

Crown Sedan HEV dibekali mesin bensin 4 silinder 2.5 liter berkode A25A-FXS yang dikombinasikan dengan dua motor elektrik hybrid. Toyota menyebut sistem hybrid ini sebagai Multi Stage Hybrid System. Total output yang dihasilkan mencapai 236 hp.

Sebagai penerus daya ke roda, Crown HEV mengandalkan transmisi eCVT dan sistem penggerak all-wheel drive (AWD) E-Four.

Pasokan daya listrik menggunakan baterai lithium-ion 4,3 Ah. Pada mode EV mobil bisa menempuh jarak hingga 63 km. Mode ini akan lebih banyak digunakan saat berkendara dalam kondisi lalu lintas stop and go yang padat merayap.

Selain versi HEV, Crown juga tersedia dalam versi Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV). Jika versi HEV berkode sasis S232, versi FCEV berkode S230. Crown saat ini diproduksi di fasilitas manufaktur Toyota di Motomachi dan Tsutsumi, Jepang.

Sayangnya, untuk saat ini pihak TAM belum berencana untuk memasarkan Crown HEV di Indonesia. Sedan hybrid tersebut hanya sekadar dipamerkan di GJAW 2024.

Apakah penampilan sedan Crown HEV ini di GJAW 2024 sebagai ‘tes ombak’ untuk melihat animo para konsumen Tanah Air?

Kalau mau melihat langsung, GJAW 2024 masih akan berlangsung hingga 1 Desember 2024. Anda dapat membeli tiket secara online melalui aplikasi Auto360 dengan harga Rp 40.000 untuk hari kerja (weekdays) dan Rp 70.000 untuk akhir pekan dan hari libur nasional (weekends).

Selain itu, tiket on-the-spot juga tersedia di lokasi pameran dengan harga Rp 50.000 untuk weekdays dan Rp 80.000 untuk weekends.