CATL Ning Service, Reparasi Baterai EV di 100 Kota Dunia

19 August 2026 | 8:05 am | Rizky Dermawan

CATL mengambil langkah besar dengan menyiapkan jaringan layanan purnajual baterai kendaraan listrik di 100 kota di seluruh dunia hingga akhir 2026.

Melalui layanan bernama Ning Service, produsen baterai asal China ini ingin mengubah paradigma perbaikan baterai EV yang selama ini cenderung berujung pada penggantian satu paket baterai secara keseluruhan.

CATL Ning Service menargetkan proses perbaikan dapat diselesaikan dalam waktu maksimal 72 jam melalui pusat layanan yang dioperasikan langsung perusahaan dan memanfaatkan teknologi robotik.

Dari Ganti Satu Pack Menjadi Perbaikan Sel

Persoalan baterai menjadi salah satu kekhawatiran calon konsumen mobil listrik. Kerusakan akibat benturan, kebocoran, maupun gangguan komponen tertentu dapat membuat satu unit battery pack harus diganti, meskipun kerusakannya sebenarnya hanya terjadi pada bagian tertentu.

CATL Ning Service mencoba menawarkan pendekatan berbeda melalui teknologi cell-to-pack repair. Alih-alih mengganti seluruh baterai, teknisi dapat melakukan penggantian pada sel atau komponen yang mengalami kerusakan.

Pendekatan ini diklaim mampu memangkas biaya perbaikan secara signifikan. CATL Ning Service sebelumnya menargetkan biaya perbaikan dapat ditekan dari sekitar 100.000 yuan menjadi 10.000 yuan, atau turun hingga 90 persen.

Langkah tersebut berpotensi menjadi perubahan penting dalam biaya kepemilikan mobil listrik, terutama ketika kendaraan memasuki usia penggunaan yang lebih panjang.

10 Pusat Layanan Sudah Beroperasi

Dalam acara Ning Day 2026 di Haikou, CATL mengungkapkan delapan Ning Service yang dioperasikan langsung telah berjalan di China. Dua pusat layanan internasional juga telah beroperasi di Norwegia dan Istanbul.

Baca juga :  Pegangan Pintu Mobil Listrik Kini Jadi Sorotan, Akankah Dirubah?

Secara keseluruhan, Ning Service saat ini memiliki 1.376 pusat layanan waralaba di 84 negara. Jaringan tersebut juga menangani sekitar 1.505 stasiun battery swap dalam ekosistem Choco-SEB milik CATL.

CATL menyatakan fasilitas terbaru kini dapat menangani 76,8 persen model kendaraan energi baru yang dijual di China, meningkat dari sebelumnya 47 persen.

Menariknya, layanan terbaru tidak lagi hanya ditujukan untuk kendaraan yang menggunakan baterai CATL. Namun, mekanisme penanganan kendaraan dengan baterai dari produsen lain masih belum dijelaskan secara rinci.

Reparasi Baterai Dikerjakan Robot

Teknologi menjadi salah satu pembeda Ning Service. CATL mengembangkan lini reparasi otomatis yang memungkinkan robot melakukan sejumlah pekerjaan, mulai dari memotong, mengecat hingga mengaplikasikan perekat pada battery pack.

CATL juga memperkenalkan mobile repair truck berbasis kendaraan listrik dengan jarak tempuh hingga 800 km. Kendaraan ini diklaim mampu melakukan 30 jenis diagnosis dan sekitar 50 jenis perbaikan.

Untuk kasus yang tidak membutuhkan pembongkaran baterai secara mendalam, layanan bergerak tersebut diklaim dapat memangkas waktu pengerjaan dari 72 jam menjadi sekitar 48 jam.

Sementara pekerjaan kompleks seperti penggantian sel, pembongkaran level sel, maupun rekondisi battery pack kemungkinan tetap membutuhkan fasilitas khusus.

Purnajual Jadi Senjata Baru Industri EV

Langkah CATL Ning Service menunjukkan bahwa persaingan industri kendaraan listrik mulai memasuki babak baru. Setelah teknologi baterai, kapasitas produksi, dan kecepatan charging menjadi medan persaingan, layanan purnajual baterai berpotensi menjadi faktor penting dalam keputusan membeli EV.

Baca juga :  Simak 14 Titik Lokasi Samsat Keliling Jabodetabek

Bagi konsumen, jaringan reparasi yang semakin matang berarti kekhawatiran terhadap biaya baterai rusak dapat ditekan. Terutama CATL merupakan salah satu produsen baterai terbesar dunia dengan basis pelanggan yang mencakup berbagai merek otomotif global.

Jika target 100 kota berhasil direalisasikan hingga akhir 2026, CATL Ning Service bukan hanya menjadi jaringan reparasi baterai, namun juga dapat menjadi fondasi baru ekosistem kepemilikan mobil listrik jangka panjang.

Mudah-mudahan segera hadir di Indonesia…

5 1 vote
Article Rating

Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x