Suzuki Grand Vitara Tampil di GJAW 2025 Dengan Warna Baru

Pameran Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 yang berlangsung di ICE BSD, Tangerang jadi momen bagi PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) untuk menampilkan model Suzuki Grand Vitara versi penyegaran terbaru.

Sejumlah pembaruan minor seputar area eksterior dan interior membuat SUV andalan Suzuki ini terlihat lebih fresh dan makin stylish dibandingkan model sebelumnya.

Dony Ismi Saputra, Deputy Sales and Marketing Managing Editor PT SIS mengatakan bahwa perubahan minor pada Grand Vitara diharapkan bisa memberi nilai lebih dan mampu memikat para konsumen penyuka SUV di Tanah Air.

“Melalui peluncuran Grand Vitara minor change kami berkomitmen untuk memberikan peningkatan nilai tambah yang telah disesuaikan dengan masukan dan kebutuhan pasar,” papar Dony Ismi saat acara launching Suzuki Grand Vitara di ICE BSD, Tangerang, Jumat (21/11).

Tampil Lebih Fresh

Pada area eksterior, Suzuki Grand Vitara kini hadir dengan opsi warna baru hitam kemilau Pearl Cave Black yang bernuansa elegan. Desain velg baru yang lebih sporty bikin gaya tampilan makin eyecatching.

Saat masuk dalam kabin, penyegaran di bagian interior ternyata cukup banyak. Pada dashboard kini dilengkapi layar MID digital TFT berukuran 7 inci. Jok kini pakai bahan yang lebih lembut dan dilengkapi ventilasi yang bisa diatur. Fitur baru yang diimbuhkan antara lain Electronic Parking brake dan pencahayaan lampu LED di bagian dalam kabin.

Sektor performa Suzuki Grand Vitara masih tetap dengan mesin bensin 4-silinder 1.462 cc K15C berteknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki atau SHVS dengan output tenaga 103 hp dan torsi 136,8 Nm.

Sejumlah fitur lainnya seperti panaromic sunroof, layar proyeksi head-up display (HUD) dan fitur bantu berkendara Cruise Control masih tetap dipertahankan.

Suzuki Grand Vitara versi penyegaran ini untuk warna bodi single tone dibanderol Rp 416 jutaan. Bagi penyuka gaya warna two tone dengan atap berkelir hitam cukup tambah Rp 3 jutaan. Harga on the road (OTR) Jakarta.

Lepas L8 Pikat Konsumen SUV Premium di GJAW 2025

Sub-brand dari Chery Group, Lepas resmi memperkenalkan diri kepada publik Tanah Air di ajang pameran Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025. Hmm…nama brand yang unik.

Sebagai tahap awal kiprahnya, Indonesia jadi negara pertama di dunia dalam debut perdana mobil berteknologi plug-in hybrid (PHEV) Lepas L8 versi setir kanan.

“Dengan Lepas L8 kita memasuki era baru berkendara yang elegan dengan limpahan teknologi dan kesan premium yang memberikan momen berkendara penuh gaya, kenyamanan, dan percaya diri,” ungkap Head of Marketing Lepas Indonesia, Arga Simanjuntak.

Aura SUV Premium

Dari tampilan luar, Lepas L8 mengusung gaya desain semi futuristik dengan garis bodi halus yang mengalir dari depan ke belakang. Kesan dinamis diperkuat oleh handle pintu semi-tersembunyi yang bikin tampilan berkesan rapi dan smooth.

Lampu utama depan dan DRL menyipit yang mengapit grille berururan besar terinspirasi dari Leopard (sejenis macan tutul). Desain unik pada lampu LED di belakang bergaya lightbar memanjang jadi ciri khas yang mudah dikenali di jalan.

Rancang bangun Lepas L8 menggunakan platform khusus kendaraan energi baru (New Energy Vehicle/NEV) bernama LEX.

Dari segi dimensi, Lepas L8 punya ukuran panjang 4.688 mm, lebar 1.871 mm, tinggi 1.694 mm, dan wheelbase 2.800 mm. Kabin mampu memuat 5 penumpang dewasa.

Hanya selisih tipis dari Chery Tiggo yang memiliki ukuran panjang 4.725 mm, lebar 1.860 mm, dan tinggi 1.705 mm. Sementara sumbu rodanya 2.710 mm. Kabinnya mampu memuat 7 penumpang dewasa.

Masuk ke kabin, terlihat gaya interiornya yang simple tapi tetap menonjolkan aura kemewahan. Seluruh elemen interior tak hanya sekadar estetika, namun fungsional.

Panel instrumen digital dan tata letak tombol yang ringkas, serta konektivitas yang mudah diakses memudahkan pengemudi saat berkendara. Ini mobil yang driver’s friendly.

Desain jok yang terlihat mewah namun ergonomis dan nyaman memiliki memori 16 konfigurasi posisi duduk. Di dalam kabin juga tersedia hingga 47 ruang penyimpanan yang fungsional dan praktis.

Kenyamanan berkendara juga ditunjang fitur Air Quality Monitoring System dan Active Fragrance System yang menghasilkan kualitas udara kabin yang bersih, sehat dan tetap fresh.

Mobil ini dilengkapi sistem bantu berkendsra terpadu ADAS guna meningkatkan kualitas keselamatan berkendara. Fitur canggih Remote Parking Assist (RPA) dan Automatic Parking Assist (APA) yang ada pada Lepas L8 memungkinkan pengemudi parkir dengan dikendalikan dari luar melalui remote. Wuih.. canggih!

Segmen konsumen yang bakal diincar Lepas L8 mayoritas kalangan profesional muda yang tinggal di perkotaan. Sebagai pemain baru, Lepas L8 jadi Kuda Hitam di pasar SUV premium berkapasitas 5-penumpang.

Pangsa Pasar SUV PHEV

Saat ini segmen kendaraan SUV Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) jadi liga baru yang dibidik pabrikan otomotif. Pangsa pasarnya di Indonesia cukup potensial dan menjanjikan SUV karena menjadi trend yang terbilang baru.

Lepas L8 dibekali mesin 1.5 TGDi generasi kelima yang dipadukan dengan motor listrik dan baterai sebagai modul hybrid. Hanya saja saat ini perihal performa masih belum diungkap secara rinci.

Tak jauh beda daei SUV modern lainnya, Lepas L8 dilengkapi sejumlah pilihan mode berkendara yakni EV, Hybrid, Eco, Normal, dan Sport.

Keunggulan teknologi PHEV yakni konsumsi BBM yang efisein dan ekonomis, serta daya jelajah yang lebih jauh dibanding dengan mobil bermesin konvensional.

Pada mode EV yang hanya mengandalkan energi listrik baterainya, L8 punya jangkauan jelajah hingga 100 km. Mode EV jadi solusi efektif saat berkendara di lalu lintas yang padat merayap.

Dalam mode hybrid, Lepas L8 diikatakan bisa menempuh jarak maksimum hingga 1.300 kilometer! Konsumsi bahan bakar pun dikatakan sangat impresif, yakni hanya 1,49 liter/100 km atau setara 67,1 km/liter. Wah, sangat irit BBM dan sangat efisien untuk pengendaraan harian dalam kota maupun menempuh perjalanan jauh antara kota.

Dengan mengusung teknologi plug-in hybrid electric vehicle (PHEV), Lepas L8 menjadi SUV yang rendah emisi gas buang dan pengendaraannya pun lebih senyap.

Keunggulan lain yang dimiliki Lepas L8 yakni kemampuan untuk berbagi daya listrik atau Vehicle-to-Load (V2L). Daya baterai Lepas L8 dapat digunakan untuk perangkat listrik eksternal dengan durasi hingga 48 jam ! Ya, kurang lebihnya mirip genset portable.

Pada event GJAW 2025 ini, Lepas Indonesia selaku agen utama dan distributor secara resmi membuka pemesanan pre-booking
SUV Lepas L8 yang dibanderol Rp 589 juta.

Bagi para pemesan Lepas L8 di GJAW 2025, bakal mendapatkan beraneka ragam hadiah eksklusif yang menarik, emblem 001-100 untuk 100 konsumen pertama, serta paket ekslusif aftersales Leopard Plan+. Tawaran yang menarik bukan?

Grand Vitara Dikabarkan Bakal Muncul Edisi Hitam?

Gelaran pameran otomotif Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 akan segera dihelat. Kabarnya Suzuki akan memboyong mobil kejutan disana.

Beredar bocoran info jika pabrikan otomotif berlogo “S” tersebut menyiapkan produk baru untuk diperkenalkan di GJAW 2025. Informasi resminya saat ini tentu saja masih ditutup rapat. Namun demikian, satu hal yang jadi petunjuk adalah model mobil tersebut akan bertematik warna hitam. Nah, penasaran bukan?

Black Edition?

Tematik bernuansa warna hitam? Kami pun teringat pada model ‘Black Edition’ yang diluncurkan PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) beberapa bulan lalu, yakni Suzuki New XL7 Hybrid Alpha Kuro. Tampilannya diimbuhi aksen bertematik serba hitam.

Lantas model apalagi kira-kira yang akan jadi basis Black Edition selanjutnya? Grand Vitara Black Edition? Mungkin saja. Pasalnya, model sejenis telah launching di India sejak Agustus lalu dengan label Phantom Blaq.

Penyegaran pada Grand Vitara versi India tersebut melalui ubahan minor seputar area eksterior. Aksen bernuansa hitam yang mendominasi bikin tampilan Grand Vitara Phantom Blaq terlihat eyecatching

Mengacu pada versi yang beredar di India, Grand Vitara Phantom Blaq Edition ini tampil lebih ekslusif dengan warna eksterior Mate Black yang jadi ciri khas penanda. Mulai dari grille dan fender berwarna hitam hinggaika lampu model smoke kian menguatkan aura mistis yang menghipnotis.

Warna hitam pekat memberi kesan elegan serta karakter maskulin pada Grand Vitara. Di India, Grand Vitara Phantom Blaq Edition hanya tersedia varian Strong Hybrid Alpha+.

Nuansa serba hitam pada kabin Grand Vitara diimbuhi aksen warna champagne gold yang bikin tampilan jadi makin terlihat mewah.

Grand Vitara Phantom Blaq Edition dibekali beberapa fitur unggulan yang dijamin bikin konsumen terpikat. Atap kaca panoramik yang memberikan kesan lapang jadi fitur wajib pendongkrak pamor kemewahan pada mobil SUV dan crossover era kekinian.

Layar sentuh berukuran 9-inci penampil sistem infotaintment SmartPlay Pro+ turut mendukung konektivitas nirkabel Android Auto dan Apple CarPlay. Sistem audio pada Grand Vitara di India pakai lansiran Clarion.

Fitur yang dibekalkan pun cukup lengkap. Mulai dari kamera 360 derajat, Head-Up Display (HUD) hingga charger nirkabel untuk ponsel. Teknologi sistem informasi terpadu Suzuki Connect yang memungkinkan pemilik mengakses berbagai fitur kendaraan secara jarak jauh juga jadi fitur standar.

Perihal fitur keselamatan berkendara, Grand Vitara Phantom Blaq Edition dibekali enam airbag, Electronic Stability Program (ESP), Anti-lock Braking System (ABS) dengan Electronic Brakeforce Distribution (EBD), Hill Hold Control, serta sensor parkir mundur.

Lantas apa yang ada di balik kap mesinnya? Jika sekadar makeover agar tampil beda, maka spek mesin tak berubah. Tetap sama seperti Grand Vitara Smart Hybrid yang kini beredar di Indonesia.

Varian hybrid dengan teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) dibekali mesin bensin 4-silinder 1.460 cc DualJet berkode K15C yang bertenaga 102 hp dengan torsi 137 Nm.

Modul hybrid memanfaatkan motor listrik Integrated Starter Generator (ISG) plus baterai lithium ion 12 Volt 6 Ah.

Motor ISG pada teknologi SHVS memiliki dua peran utama. Pertama ketika berhenti di lampu merah, motor ISG pada Grand Vitara menjalankan fungsi Auto Start Stop. ISG secara otomatis mematikan mesin saat berhenti dan menstater mesin kembali saat pedal gas dipijak. Fungsi kedua yakni untuk memberi suplemen daya extra saat butuh berakselerasi lebih cepat.

Apakah nantinya Grand Vitara bernuansa hitam ini bakal pakai label Black Edition atau Kuro Edition? Kita tunggu kemunculannya di GJAW 2025