biaya charge Wuling Aira ev

Biaya Charge Wuling Aira ev di Rumah dan SPKLU, Segini Per Kilometer

Biaya pengisian daya menjadi salah satu pertimbangan penting sebelum beralih menggunakan mobil listrik. Berbeda dengan kendaraan bermesin bensin atau diesel, biaya charge mobil listrik dapat dihitung berdasarkan kapasitas baterai dan tarif listrik per kilowatt-hour (kWh).

Hal tersebut juga berlaku untuk Wuling Aira ev yang tersedia dalam varian Standard Range dan Long Range. Dengan mengetahui kapasitas baterai dan jarak tempuhnya, pengguna dapat memperkirakan biaya energi yang dibutuhkan untuk mobilitas sehari-hari, baik saat mengisi daya di rumah maupun melalui Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Wuling Aira ev Standard Range dibekali baterai lithium ferro-phosphate (LFP) berkapasitas 16,2 kWh dengan jarak tempuh hingga 205 km berdasarkan standar CLTC. Varian ini menggunakan motor listrik 30 kW dengan torsi 85 Nm.

Secara teoritis, konsumsi energinya mencapai sekitar 0,079 kWh/km dari perhitungan 16,2 kWh dibagi 205 km. Sementara Aira ev Long Range memiliki baterai LFP 25,1 kWh dan jarak tempuh hingga 301 km. Konsumsi energi teoritisnya sekitar 0,083 kWh/km.

Segini Biaya Charge Wuling Aira ev di Rumah dan SPKLU

biaya charge Wuling Aira ev

Sebagai simulasi, pengisian daya di rumah menggunakan tarif listrik PLN pelanggan rumah tangga nonsubsidi 1.300 VA dan 2.200 VA sebesar Rp1.444,70 per kWh.

Dilansir dari laman resmi Wuling Indonesia, untuk Aira ev Standard Range, pengisian baterai dari 0 hingga 100 persen, diatas kertas membutuhkan biaya sekitar Rp23.404, hasil dari 16,2 kWh dikalikan Rp1.444,70. Jika dibagi jarak tempuh 205 km, biaya energinya sekitar Rp114 per kilometer.

Sementara Aira ev Long Range membutuhkan sekitar Rp36.262 untuk pengisian penuh 25,1 kWh. Dengan jarak tempuh hingga 301 km, biaya energinya sekitar Rp120 per kilometer.

Perlu dicatat, angka tersebut merupakan simulasi teoritis. Penggunaan aktual dapat berbeda karena adanya kehilangan energi saat pengisian, kondisi lalu lintas, gaya berkendara, beban kendaraan, hingga penggunaan AC.

Bagaimana jika mengisi daya melalui SPKLU? Berdasarkan ketentuan Kementerian ESDM, tarif tenaga listrik SPKLU menggunakan tarif layanan khusus dengan faktor pengali maksimum 1,5. Dalam simulasi ini digunakan batas atas energy charge sekitar Rp2.466,78 per kWh.

Dengan tarif tersebut, pengisian penuh Aira ev Standard Range membutuhkan sekitar Rp39.962, atau setara sekitar Rp195 per km. Untuk Long Range, biaya pengisian penuh sekitar Rp61.916, atau sekitar Rp206 per km berdasarkan jarak tempuh CLTC.

Namun, biaya aktual di SPKLU dapat lebih tinggi karena adanya biaya layanan. Untuk Fast Charging, biaya layanan maksimal mencapai Rp25.000 per pengisian, sedangkan Ultrafast Charging maksimal Rp57.000.

Jika dikenakan biaya layanan Fast Charging maksimum, total teoritis pengisian Aira ev Standard Range menjadi sekitar Rp64.962, sementara Long Range sekitar Rp86.916.

Karena itu, pengguna sebaiknya selalu mengecek rincian tarif, biaya layanan, administrasi, dan komponen lainnya pada aplikasi atau mesin SPKLU sebelum memulai pengisian.