Wuling Aira ev Catat 3.500 SPK Dalam Waktu 2 Minggu Setelah Debutnya

Wuling Aira ev mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat Indonesia, hanya dalam tempo dua pekan setelah diluncurkan secara nasional. Wuling Aira ev sukses membukukan lebih dari 3.500 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK). Pencapaian ini mencerminkan tingginya antusiasme konsumen terhadap mobil listrik city car yang dirancang untuk mendukung kebutuhan mobilitas perkotaan.

Dengan angka tersebut tentu semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu pilihan kendaraan listrik yang relevan, praktis, dan selaras dengan gaya hidup masyarakat. “Pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa Aira ev diterima dengan baik oleh konsumen Indonesia. Khususnya mereka yang mencari kendaraan listrik dengan desain menarik, dimensi kompak, fitur modern, serta kemudahan penggunaan untuk menunjang mobilitas sehari-hari,” jelas Kharismawan Awangga, Sales Director Wuling Motors.

TKDN mencapai 42,5 persen

Wuling Aira ev diperkenalkan sebagai city car EV terbaru Wuling yang dirancang untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia. Selain itu, EV ini diproduksi di fasilitas pabrik Wuling di Cikarang, Jawa Barat, dengan TKDN mencapai 42,5 persen. Respons positif yang didapatkan tidak terlepas dari pendekatan Aira ev yang memadukan empat karakter utama, yaitu Artistik, Inovatif, Ramah, dan Aman.

Karakter Artistik tercermin melalui desain eksterior Neo Classic Design. Serta kabin dengan konsep Fun Pod Interior Design, yang menghadirkan tampilan modern dan ekspresif. Sedangkan, karakter Inovatif diwujudkan melalui teknologi yang mendukung kemudahan berkendara. Untuk mendukung kemudahan mobilitas, Aira ev juga dilengkapi DC Fast Charging dengan standar CCS2. Sistem ini memberikan kemudahan bagi pengguna dalam melakukan pengisian daya.

Cukup Rp 151 per Kilometer

Karakter Ramah pada Aira ev hadir melalui berbagai aspek pendukung mobilitas sehari-hari. Ramah di kantong dengan biaya energi sekitar Rp 151 per kilometer, ramah dikendarai berkat radius putar 4,5 meter, ramah akses melalui konfigurasi empat pintu yang memudahkan akses penumpang, dan ramah penyimpanan dengan kapasitas bagasi hingga 838 liter.

Karakter Aman dihadirkan melalui penggunaan rangka berbahan high-strength steel sebanyak 60 persen. Termasuk Magic Battery, serta berbagai fitur pendukung keselamatan dan kemudahan berkendara. Sebut saja rear parking camera & sensor, Electronic Parking Brake (EPB) with Auto Vehicle Hold, hingga Hill Hold Control.

Wuling Aira ev tersedia dalam dua varian, yaitu Standard Range dengan jarak tempuh hingga 205 km (CLTC) dan Long Range dengan jarak tempuh hingga 301 km (CLTC). Hadir dalam tiga pilihan warna, yaitu Milk Tea, Starry Black, dan Galaxy Blue. Wuling Aira ev dipasarkan di Indonesia dengan harga Rp 155 juta dan Rp175 juta.

Aira EV Jadi Mesin Penjualan Wuling di GIIAS 2026, Raup 2.238 SPK

Wuling Motors menutup GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 dengan catatan impresif. Dari total 3.290 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) selama pameran, Wuling Aira EV menjadi penyumbang terbesar dengan 2.238 unit.

Pencapaian ini sekaligus menunjukkan betapa cepatnya Aira EV menarik perhatian konsumen. Baru diperkenalkan secara resmi di GIIAS 2026, langsung menyumbang sekitar 68 persen dari total SPK Wuling sepanjang pameran.

Dari 2.238 unit tersebut, sebanyak 165 unit merupakan Aira EV Standard Range. Sementara 2.073 unit lainnya Aira EV Long Range. Komposisi ini memperlihatkan bahwa konsumen lebih banyak memilih varian dengan kemampuan jelajah lebih jauh.

Di belakang Aira EV, Wuling mencatat Darion EV dengan 517 SPK dan Eksion EV sebanyak 179 SPK. Ketiga model ini membuktikan  kuatnya porsi kendaraan elektrifikasi dalam penjualan Wuling di GIIAS tahun ini.

Test Drive Aira EV Juga Paling Ramai

Daya tarik Aira EV tidak hanya terlihat dari angka pemesanan. Area test drive Wuling juga menjadi bukti bahwa konsumen ingin merasakan langsung mobil listrik mungil tersebut.

Dari total 2.203 aktivitas test drive, Aira EV mencatat 1.648 pengujian. Angka tersebut jauh mengungguli Darion EV dengan 242 kali, Eksion EV 156 kali, Eksion PHEV 95 kali, dan Darion PHEV sebanyak 62 kali.

Dominasi ini sukses meraih penghargaan Most Driven EV Passenger untuk Aira EV sebagai kendaraan listrik penumpang yang paling banyak dicoba pengunjung GIIAS 2026.

Bagi Wuling, tingginya aktivitas test drive menjadi indikator penting karena karakter city car listrik lebih mudah dipahami ketika konsumen merasakan langsung kelincahan, dimensi kompak dan respons motor listriknya.

Dua Varian, Jarak Tempuh Berbeda

Wuling memperkenalkan Aira EV dengan dua pilihan varian. Standard Range menawarkan jarak tempuh hingga 205 kilometer, sedangkan Long Range 301-kilometer berdasarkan standar CLTC.

Keduanya dirancang untuk kebutuhan mobilitas perkotaan dengan desain kompak, teknologi modern dan kemudahan penggunaan.

Menariknya, sebanyak 147 unit Aira EV Long Range langsung diserahterimakan kepada konsumen melalui program Deal n Drive selama GIIAS 2026. Artinya, sebagian konsumen tidak hanya melakukan pemesanan, namun siap membawa pulang mobil listrik ini dari arena pameran.

Wuling Pulang Bawa Dua Penghargaan

Selain pencapaian penjualan, Wuling juga membawa pulang dua penghargaan dari GIIAS 2026.

Aira EV meraih Most Driven EV Passenger, sementara booth Wuling mendapatkan gelar Best Collaboration Passenger Booth berkat kolaborasinya dengan Disney and Pixar’s Toy Story 5.

Dengan 3.290 SPK, 2.203 aktivitas test drive dan dominasi Aira EV dalam keduanya, GIIAS 2026 menjadi panggung penting bagi Wuling. Wuling berhasil menunjukkan bahwa city car EV masih memiliki ruang besar di pasar Indonesia, terutama jika ditawarkan dengan kebutuhan fitur yang sesuai kebutuhan mobilitas harian.

Wuling Aira ev Raup 2.238 SPK Selama GIIAS 2026

Wuling menutup partisipasinya di GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, dengan pencapaian yang baik. Selama pameran GIIAS 2026, Wuling berhasil membukukan total 3.290 surat pemesanan kendaraan (SPK). Termasuk mencatatkan angka test drive sebanyak 2.203 kali. Di tengah pencapaian tersebut, Aira ev menjadi model yang mendapat respons kuat dari konsumen. Dengan kontribusi terbesar terhadap perolehan SPK sekaligus jumlah test drive tertinggi.

“Pencapaian yang kami raih menunjukkan respons positif konsumen terhadap lini kendaraan yang kami hadirkan. Khususnya Aira ev, yang secara resmi diperkenalkan dalam pameran ini. Kami berharap kehadiran Aira ev dapat semakin memberikan pilihan mobilitas listrik, yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia,” kata Kharismawan Awangga, Sales Director Wuling Motors.

Lebih Dari 3.000 SPK

Wuling Aira ev mendominasi perolehan SPK selama GIIAS 2026 dengan total 2.238 unit. Atau sebesar 68 persen dari total SPK Wuling selama pameran. Terdiri dari 165 unit Aira ev Standard Range dan 2.073 unit Aira ev Long Range. Model dengan perolehan SPK tertinggi berikutnya adalah Darion EV sebanyak 517 unit. Disusul Eksion EV sebanyak 179 unit. Pencapaian ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap city car EV terbaru Wuling.

Antusiasme pengunjung juga terlihat melalui area test drive yang dihadirkan Wuling selama GIIAS 2026. Dari total 2.203 aktivitas test drive, Aira ev menjadi model yang paling banyak dicoba dengan mencatat 1.648 pengujian. Disusul Darion EV sebanyak 242 kali, Eksion EV sebanyak 156 kali, Eksion PHEV sebanyak 95 kali, dan Darion PHEV sebanyak 62 kali. Tingginya jumlah test drive tersebut memberikan kesempatan bagi pengunjung, untuk merasakan secara langsung pengalaman berkendara produk elektrifikasi Wuling.

147 Unit Wuling Aira ev Langsung Dibawa

Wuling juga menghadirkan program Deal n Drive selama GIIAS 2026 yang memberikan pengalaman pembelian kendaraan secara langsung bagi konsumen. Melalui program tersebut, sebanyak 147 unit Aira ev Long Range berhasil diboyong konsumen sepanjang penyelenggaraan GIIAS 2026. Program ini menghadirkan pengalaman berbeda bagi konsumen dengan memungkinkan kendaraan yang telah dipesan untuk langsung diterima, sehingga menjadikan momen pembelian kendaraan semakin spesial dan berkesan.

Aira ev diperkenalkan sebagai citycar EV terbaru Wuling yang memadukan empat karakter utama, yaitu Artistik, Inovatif, Ramah, dan Aman. Aira ev hadir dalam dua pilihan varian, yaitu Standard Range dengan jarak tempuh hingga 205 km (CLTC) dan Long Range dengan jarak tempuh hingga 301 km (CLTC). Kehadiran dua pilihan varian tersebut memberikan alternatif bagi konsumen untuk memilih Aira ev sesuai dengan kebutuhan mobilitas dan preferensinya.

“Pencapaian selama GIIAS 2026 menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan yang terbaik bagi konsumen. Mulai dari respons positif terhadap Aira ev, tingginya partisipasi dalam test drive, hingga pengalaman Deal n Drive dan penghargaan yang kami terima, seluruhnya menjadi bagian dari perjalanan Wuling bersama masyarakat Indonesia. Kami akan terus menghadirkan produk, teknologi, dan layanan yang relevan dengan kebutuhan konsumen serta memberikan pengalaman kepemilikan kendaraan yang semakin baik,” pungkas Kharismawan.

Wuling Aira EV Toy Story 5 Dijual Cuma 300 Unit di GIIAS 2026

Wuling Motors menghadirkan kejutan menarik di ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 dengan memperkenalkan Wuling Aira EV edisi spesial Disney and Pixar’s Toy Story 5. Kolaborasi ini menjadi salah satu daya tarik di segmen mobil listrik karena memadukan karakter ikonik dari film animasi legendaris dengan city car listrik terbaru Wuling yang dirancang untuk mobilitas perkotaan.

Marketing Director Wuling Motors, Ricky Christian, menjelaskan bahwa kolaborasi ini bertujuan menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih personal sekaligus memperkuat karakter Aira EV sebagai kendaraan listrik perkotaan yang modern dan menyenangkan.

Tiga karakter utama Toy Story dihadirkan melalui pilihan warna bodi yang berbeda. Karakter Woody dipadukan dengan warna Starry Black yang menghadirkan nuansa klasik namun tetap elegan. Sementara Buzz Lightyear hadir pada warna Milk Tea dengan desain grafis bernuansa futuristis yang merepresentasikan semangat petualangan. Adapun karakter Jessie melengkapi koleksi melalui warna Galaxy Blue dengan tampilan yang lebih ceria dan penuh ekspresi.

Selain mempercantik tampilan eksterior, kolaborasi ini juga menegaskan karakter Aira EV sebagai city car listrik yang praktis digunakan sehari-hari. Dimensinya yang kompak memudahkan manuver di jalan perkotaan maupun saat parkir di area terbatas. Wuling juga membekali Aira EV dengan ruang kabin yang fungsional, kemudahan akses keluar masuk, serta dukungan fitur pengisian daya cepat untuk menunjang mobilitas harian.

Selama penyelenggaraan GIIAS 2026, setiap konsumen yang membeli Wuling Aira EV Disney and Pixar’s Toy Story 5 Edition juga berhak memperoleh paket merchandise eksklusif bertema Toy Story, mulai dari tumbler, foldable bag, keychain, sticker set hingga action figure. Seluruh hadiah tersebut hanya tersedia selama periode pameran berlangsung.

Wuling memasarkan Aira EV edisi Toy Story 5 dengan harga Rp175 juta (OTR Jakarta). Dengan jumlah produksi yang sangat terbatas, desain eksklusif, serta bonus merchandise resmi, model ini menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang ingin memiliki mobil listrik bergaya unik sekaligus berbeda dari city car listrik pada umumnya. Kehadirannya juga menunjukkan upaya Wuling menghadirkan pengalaman kepemilikan kendaraan yang tidak hanya mengutamakan efisiensi, tetapi juga mampu menjadi bagian dari gaya hidup modern dan ekspresi personal penggunanya.

Wuling Aira ev, City Car Terbaru Wuling ev Tampil di GIIAS 2026, Lebih Hemat dan Kaya Fitur Keselamatan

Booth Wuling Motors di GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 kembali dipadati pengunjung yang ingin melihat jajaran kendaraan elektrifikasi terbaru. Di antara berbagai model yang dipamerkan, Wuling Aira ev menjadi salah satu sorotan berkat kombinasi desain city car yang kompak, biaya operasional yang efisien, serta fitur keselamatan yang lengkap.

Dirancang sebagai kendaraan untuk mobilitas perkotaan, Aira ev menawarkan solusi bagi masyarakat urban yang membutuhkan kendaraan praktis, mudah dikendarai, sekaligus lebih ekonomis dibanding mobil berbahan bakar bensin di kelasnya. Tak hanya itu, mobil listrik terbaru Wuling ini juga membawa sejumlah teknologi modern yang membuat pengalaman berkendara semakin nyaman dan aman.

Lebih Hemat untuk Mobilitas Harian

Salah satu daya tarik utama Wuling Aira ev adalah efisiensi biaya operasionalnya. Bagi pengguna yang setiap hari melakukan perjalanan dari kawasan penyangga menuju pusat kota, pengeluaran untuk bahan bakar sering menjadi komponen biaya terbesar.

Pada mobil bermesin bensin di segmen city car maupun LCGC, biaya perjalanan harian umumnya berkisar Rp30 ribu hingga Rp40 ribuan, tergantung kondisi lalu lintas dan konsumsi bahan bakar kendaraan.

Sebaliknya, Aira ev hanya mengonsumsi energi sekitar 30 kW (40 hp) dengan kapasitas baterai 25,1 kWh, Rear Wheel Drive (RWD) yang sanggup menempuh jarak 205 hingga 300 km (CLTC). Biaya pengisian daya listrik jauh lebih rendah untuk rute yang sama. Penghematan ini tentu semakin terasa bagi pengguna yang memiliki mobilitas tinggi setiap hari. Selain lebih ekonomis, kendaraan listrik juga memberikan keuntungan berupa biaya operasional yang lebih stabil karena tidak bergantung pada fluktuasi harga bahan bakar minyak.

Fitur Keselamatan Lebih Lengkap

Keunggulan Wuling Aira ev tidak hanya terletak pada efisiensi, tetapi juga pada aspek keselamatan. Wuling membekali mobil listrik mungil ini dengan berbagai fitur keselamatan aktif yang umumnya belum tersedia secara lengkap pada mobil konvensional di kelas harga serupa.

Beberapa fitur unggulannya meliputi Electronic Stability Control (ESC) yang membantu menjaga kestabilan kendaraan saat bermanuver, Hill Hold Control (HHC) untuk mencegah mobil mundur saat berhenti di tanjakan, hingga Electronic Parking Brake (EPB) yang dipadukan dengan Auto Vehicle Hold (AVH) agar lebih nyaman ketika menghadapi kemacetan.

Tak hanya itu, tersedia pula Tire Pressure Monitoring System (TPMS) yang memungkinkan pengemudi memantau tekanan angin ban secara real-time. Kehadiran ragam fitur ini justru makin memberikan rasa aman sekaligus meningkatkan kenyamanan berkendara dalam berbagai kondisi jalan.

Solusi Mobilitas Modern di Era Elektrifikasi

Sebagai mobil listrik kompak, Wuling Aira ev dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat perkotaan yang semakin mengutamakan efisiensi, kemudahan, dan teknologi. Dimensinya yang ringkas membuat mobil ini lincah bermanuver di jalan padat maupun saat mencari ruang parkir, sementara kabinnya tetap dirancang nyaman untuk penggunaan sehari-hari.

Melalui kehadirannya di GIIAS 2026, Wuling menunjukkan bahwa kendaraan listrik kini bukan hanya menawarkan penghematan biaya energi, tetapi juga menghadirkan standar keselamatan dan kenyamanan yang semakin tinggi.

Bagi konsumen yang sedang mempertimbangkan kendaraan baru untuk aktivitas harian di kawasan urban, Wuling Aira ev layak masuk dalam daftar pilihan. Dengan biaya operasional yang lebih rendah, fitur keselamatan modern, serta kemudahan penggunaan sebagai mobil listrik, Aira evmenjadi salah satu solusi mobilitas yang relevan di tengah percepatan era elektrifikasi di Indonesia.

Wuling Aira EV Muncul di PDKI, Benarkah Jadi Penerus Air ev?

Dalam sebuah pameran di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta Barat pekan lalu, Wuling memamerkan satu unit city car EV terbaru mereka.

Mobil listrik mungil yang diberi label Mini EV tersebut membuat pengunjung dan awak media penasaran. Pasalnya, beredar kabar Wuling Motors telah mendaftarkan nama Wuling Aira EV dan tertera dalam dokumen Pangkalan Data Kekayaan Intelektual (PDKI). Apakah ini dia mobil yang dimaksud?

Aira EV atau Mini EV?

Kemunculan nama Aira EV diduga bakal menjadi generasi penerus dari mobil listrik Wuling Air ev yang telah dipasarkan di Indonesia selama beberapa tahun. Model yang satu ini popularitasnya di pasar mobil listrik Tanah Air cukup tinggi dan jadi salah satu penopang penjualan Wuling Motors.

Berdasarkan data yang tercantum di laman PDKI, nama Aira EV didaftarkan oleh SAIC GM Wuling Automobile Co., Ltd. pada 8 April 2026. Hmm…masih cukup hangat.

Hal tersebut memicu berbagai prediksi dan dugaan seputar  model baru yang sedang dipersiapkan untuk pasar global, termasuk Indonesia. Pendaftaran nama dagang kerap menjadi tahapan awal serta petunjuk jelang peluncuran sebuah produk baru ke publik.

Berdasarkan referensi yang ada, Wuling Mini EV di pasar domestik China menggunakan label Wuling Hongguang Mini EV generasi II.

Sedangkan model Wuling Hongguang Mini EV generasi I yang hingga saat ini masih diproduksi dan dipasarkan di China punya kekerabatan erat dengan Air EV.

Jika ditilik dari rancang bangunnya, Wuling Air EV yang di pasar domestik China punya kode nomenklatur E50 berbasis platform SGMW Global Small Electric Vehicle (GSEV). Platform untuk mobil listrik ukuran kecil ini juga digunakan model Baojun dan Macaron.

Untuk model Mini EV, kode nomenklaturnya E110C dan berbasis platform Tianyu S Architecture. Antara model Air ev dan Mini EV, keduanya menggunakan motor listrik tunggal penggerak roda belakang (RWD).

Meskipun bentuknya sepintas hampir mirip, ternyata terdapat sejumlah perbedaan yang cukup signifikan. Perbedaan yang paling terlihat adalah jumlah pintu. Wuling Mini EV memiliki lima pintu, sedangkan Air ev model tiga pintu.

Berdasar data yang tertera pada situs resmi Wuling Motors di China, dimensi bodi Mini EV dan Air ev cukup banyak selisihnya.

Berikut perbandingan dimensi Air EV dan Wuling Mini EV (Aira).

Wuling Air ev: (P x L x T) 2.974mm x 1.506mm x 1.631mm dan wheelbase 2.010mm.

Wuling Mini EV (Aira): (P x L x T) 3.268mm x 1.520mm x 1.575mm dan wheelbase 2.190mm.

Dari sektor performa tak ada perbedaan antara kedua model tersebut.

Wuling Air ev yang dipasarkan di Indonesia dibekali motor listrik tunggal penggerak roda belakang (RWD) dengan output daya 30 kW (40 hp) dan torsi puncak 110 Nm. Performa yang dimiliki Wuling Hongguang Mini EV setara dengan Air ev.

Untuk baterai, Air ev tersedia versi Lite 200 dengan baterai berdaya 17,3 kWh yang bisa menghasilkan jarak tempuh hingga 200 km. Sedangkan untuk varian Standard dan Long Range dibekali baterai berdaya 26,7 kWh dengan jarak tempuh hingga 300 km.

Wuling Hongguang Mini eV yang dipasarkan di China tak disebutkan berapa besaran kapasitas daya baterainya. Hanya tertera dua opsi jarak jelajah yakni 205 km dan 301 km. Tak banyak perbedaan dari Air ev.

Nah, ternyata para konsumen sudah bisa melakukan pemesanan via pre-booking (inden) untuk Wuling Mini EV meskipun belum diluncurkan secara resmi di Indonesia.

Jadi, apakah bakal tetap pakai nama Mini EV atau Aira EV? Kita tunggu tanggal tayang resminya, kemungkinan tak akan lama lagi.