Test Drive Changan Nevo Q05 Jakarta-Bogor-Jakarta, Bikin Mobilitas Makin Praktis

SUV listrik kini tak lagi cukup mengandalkan tenaga instan dan kabin yang senyap. Konsumen membutuhkan mobil yang nyaman, lega, pintar, sekaligus praktis untuk menemani aktivitas sehari-hari. Karakter inilah yang coba ditawarkan Changan Nevo Q05 melalui Media Test Drive bertema “Smart Drive, Easy Life” dengan rute Jakarta-Bogor-Jakarta.

Perjalanan dimulai dari One Satrio, Kuningan, Jakarta Selatan, melewati kepadatan lalu lintas ibu kota sebelum masuk Tol Jagorawi menuju Bogor. Setelah itu, perjalanan kembali ke Jakarta memberikan kesempatan untuk merasakan karakter Nevo Q05 dalam kondisi jalan yang berbeda.

Dari pengalaman berkendara tersebut, SUV listrik Changan ini terasa cukup mudah dikendalikan. Respons motor listriknya cepat ketika pedal akselerator diinjak, namun tetap terasa halus dan mudah dikontrol. Karakter ini membuat Nevo Q05 menyenangkan digunakan, baik ketika merayap di lalu lintas perkotaan maupun saat membutuhkan tenaga lebih di jalan tol.

Tenaga 120 kW, Jarak Tempuh 462 Km

Changan Nevo Q05 menggunakan motor listrik penggerak roda depan dengan tenaga maksimum 120 kW dan torsi 190 Nm. Sumber energinya berasal dari Golden Shield Battery 2.0 berkapasitas 51,9 kWh, dengan jarak tempuh hingga 462 km berdasarkan standar NEDC.

Angka tersebut membuat Nevo Q05 cukup menarik sebagai kendaraan untuk mobilitas harian sekaligus perjalanan luar kota. Karakter motor listrik yang senyap juga membuat perjalanan Jakarta-Bogor terasa lebih rileks.

Kabin Lega dan Punya Banyak Ruang Penyimpanan

Salah satu daya tarik Nevo Q05 justru terasa ketika berada di dalam kabin. SUV ini memiliki dimensi panjang 4.435 mm, lebar 1.855 mm, tinggi 1.600 mm dan wheelbase 2.735 mm. Changan mengklaim pemanfaatan ruang kabinnya mencapai 86,6 persen.

Panoramic roof seluas 1,8 meter persegi memberikan kesan lapang, ditambah material soft-touch yang mencakup sekitar 80 persen area interior. Kenyamanan semakin didukung jok berbahan Cloud Comfort Foam sembilan lapis.

Praktikalitas juga menjadi perhatian. Melalui konsep “27 Storage Challenge”, tersedia 27 titik penyimpanan, termasuk hidden storage berkapasitas 90 liter. Bagasi memiliki kapasitas 540 liter dan dapat berkembang hingga 1.380 liter saat jok belakang dilipat.

Teknologi Pintar dan Keselamatan Lengkap

Di dashboard, layar utama 14,6 inci menjadi pusat pengoperasian berbagai fungsi kendaraan. Tersedia lima mode berkendara, yakni Eco, Comfort, Sport, Custom dan i-EM. Fitur lainnya mencakup MID 10,17 inci, Voice Control, wireless charger 50W dan sistem audio premium delapan speaker.

Untuk keselamatan, Nevo Q05 menawarkan 25 fitur Intelligent Driving & Active Safety Assistance. Perlengkapannya mencakup ABS, EBD, EBA, TCS, ESP, RSC, Real-Time Digital TPMS, enam airbag serta ISOFIX.

Nah, tersematnya  540° Surround View dan 360° Driving Video Recorder juga membantu pengemudi mendapatkan visibilitas lebih baik.

Secara keseluruhan, pengalaman test drive Jakarta-Bogor-Jakarta menunjukkan bahwa Changan Nevo Q05 bukan sekadar SUV listrik dengan tenaga instan. Kombinasi kabin lega, pengendalian juga mudah. Konsep “Smart Drive, Easy Life” terasa relevan untuk kebutuhan mobilitas modern di Indonesia.

Aira EV Jadi Mesin Penjualan Wuling di GIIAS 2026, Raup 2.238 SPK

Wuling Motors menutup GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 dengan catatan impresif. Dari total 3.290 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) selama pameran, Wuling Aira EV menjadi penyumbang terbesar dengan 2.238 unit.

Pencapaian ini sekaligus menunjukkan betapa cepatnya Aira EV menarik perhatian konsumen. Baru diperkenalkan secara resmi di GIIAS 2026, langsung menyumbang sekitar 68 persen dari total SPK Wuling sepanjang pameran.

Dari 2.238 unit tersebut, sebanyak 165 unit merupakan Aira EV Standard Range. Sementara 2.073 unit lainnya Aira EV Long Range. Komposisi ini memperlihatkan bahwa konsumen lebih banyak memilih varian dengan kemampuan jelajah lebih jauh.

Di belakang Aira EV, Wuling mencatat Darion EV dengan 517 SPK dan Eksion EV sebanyak 179 SPK. Ketiga model ini membuktikan  kuatnya porsi kendaraan elektrifikasi dalam penjualan Wuling di GIIAS tahun ini.

Test Drive Aira EV Juga Paling Ramai

Daya tarik Aira EV tidak hanya terlihat dari angka pemesanan. Area test drive Wuling juga menjadi bukti bahwa konsumen ingin merasakan langsung mobil listrik mungil tersebut.

Dari total 2.203 aktivitas test drive, Aira EV mencatat 1.648 pengujian. Angka tersebut jauh mengungguli Darion EV dengan 242 kali, Eksion EV 156 kali, Eksion PHEV 95 kali, dan Darion PHEV sebanyak 62 kali.

Dominasi ini sukses meraih penghargaan Most Driven EV Passenger untuk Aira EV sebagai kendaraan listrik penumpang yang paling banyak dicoba pengunjung GIIAS 2026.

Bagi Wuling, tingginya aktivitas test drive menjadi indikator penting karena karakter city car listrik lebih mudah dipahami ketika konsumen merasakan langsung kelincahan, dimensi kompak dan respons motor listriknya.

Dua Varian, Jarak Tempuh Berbeda

Wuling memperkenalkan Aira EV dengan dua pilihan varian. Standard Range menawarkan jarak tempuh hingga 205 kilometer, sedangkan Long Range 301-kilometer berdasarkan standar CLTC.

Keduanya dirancang untuk kebutuhan mobilitas perkotaan dengan desain kompak, teknologi modern dan kemudahan penggunaan.

Menariknya, sebanyak 147 unit Aira EV Long Range langsung diserahterimakan kepada konsumen melalui program Deal n Drive selama GIIAS 2026. Artinya, sebagian konsumen tidak hanya melakukan pemesanan, namun siap membawa pulang mobil listrik ini dari arena pameran.

Wuling Pulang Bawa Dua Penghargaan

Selain pencapaian penjualan, Wuling juga membawa pulang dua penghargaan dari GIIAS 2026.

Aira EV meraih Most Driven EV Passenger, sementara booth Wuling mendapatkan gelar Best Collaboration Passenger Booth berkat kolaborasinya dengan Disney and Pixar’s Toy Story 5.

Dengan 3.290 SPK, 2.203 aktivitas test drive dan dominasi Aira EV dalam keduanya, GIIAS 2026 menjadi panggung penting bagi Wuling. Wuling berhasil menunjukkan bahwa city car EV masih memiliki ruang besar di pasar Indonesia, terutama jika ditawarkan dengan kebutuhan fitur yang sesuai kebutuhan mobilitas harian.

GIIAS 2026 Ditutup dengan 496 Ribu Pengunjung, 37 Mobil Baru Jadi Magnet Utama

GIIAS 2026 Ditutup dengan 496 Ribu Pengunjung, 37 Mobil Baru Jadi Magnet Utama

GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 resmi berakhir pada Minggu, (9/8). Selama 11 hari penyelenggaraan di ICE BSD City, pameran otomotif terbesar di Indonesia ini mampu memperlihatkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap perkembangan industri otomotif.

Data GAIKINDO menunjukkan, 496.378 pengunjung datang langsung ke GIIAS 2026. Menariknya, rata-rata pengunjung menghabiskan waktu sekitar lima jam untuk menjelajahi seluruh area pameran.

Angka tersebut menjadi salah satu indikator bahwa GIIAS semakin berkembang sebagai destinasi otomotif, bukan sekadar tempat melihat kendaraan baru. Kehadiran puluhan merek, peluncuran produk terbaru hingga berbagai aktivitas interaktif membuat pengunjung memiliki keinginan berlama-lama di area pameran.

Ketua Harian sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi GAIKINDO, Anton Kumonty, menyebut peningkatan waktu kunjungan menjadi salah satu catatan menarik pada GIIAS tahun ini.

Faktor utamanya adalah semakin banyaknya pilihan merek serta hadirnya 37 kendaraan baru yang diperkenalkan selama pameran.

65 Merek dan 37 Kendaraan Baru

GIIAS 2026 menjadi salah satu penyelenggaraan terbesar dengan kehadiran lebih dari 65 merek otomotif dunia. Jumlah tersebut terdiri atas 43 merek kendaraan penumpang, tujuh merek kendaraan niaga, 13 merek sepeda motor dan lima perusahaan karoseri.

Tidak berhenti di kendaraan, lebih dari 150 merek industri pendukung juga ikut meramaikan pameran.

Bagi konsumen, komposisi tersebut membuat GIIAS 2026 menjadi salah satu momentum paling menarik untuk melihat arah perkembangan kendaraan di Indonesia. Mobil listrik, hybrid, plug-in hybrid, SUV, MPV hingga kendaraan konvensional hadir bersamaan dengan berbagai teknologi keselamatan dan konektivitas terbaru.

Namun, daya tarik kendaraan baru tidak hanya terlihat dari keramaian booth.

Test Drive Naik 30 Persen

Salah satu indikator paling menarik justru datang dari area test drive. Sepanjang pameran, GIIAS 2026 mencatat lebih dari 26.000 trip test drive, meningkat sekitar 30 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Angka tersebut memperlihatkan perubahan perilaku konsumen. Pengunjung tidak lagi puas hanya melihat desain atau membaca spesifikasi kendaraan. Mereka semakin ingin merasakan langsung performa, kenyamanan, fitur dan teknologi yang ditawarkan.

Bagi industri otomotif, aktivitas test drive juga memiliki arti penting karena menjadi salah satu tahap ketika calon konsumen mulai membandingkan kendaraan sebelum mengambil keputusan pembelian.

Dengan hampir setengah juta pengunjung dan puluhan produk baru, GIIAS 2026 akhirnya meninggalkan catatan positif bagi industri otomotif nasional.

GIIAS Berlanjut ke Empat Kota

Berakhirnya GIIAS di BSD City bukan berarti rangkaian pameran selesai. GAIKINDO masih akan membawa GIIAS The Series 2026 ke sejumlah kota.

GIIAS Surabaya akan berlangsung pada 26–30 Agustus 2026, dilanjutkan GIIAS Bandung pada 9–13 September, GIIAS Semarang pada 30 September–4 Oktober, dan GIIAS Makassar pada 28 Oktober–1 November 2026.

Menariknya, GAIKINDO juga menyiapkan kota baru untuk awal 2027. GIIAS Bali dijadwalkan berlangsung pada 27–31 Januari 2027 di The Meru Sanur.

Dengan catatan 496.378 pengunjung, 37 kendaraan baru dan lebih dari 26.000 aktivitas test drive, GIIAS 2026 membuktikan bahwa rasa penasaran masyarakat terhadap mobil baru dan teknologi otomotif masih sangat tinggi.

Bagi industri, angka tersebut menjadi sinyal penting bahwa pameran otomotif tetap memiliki peran besar dalam mempertemukan produk baru dengan calon konsumen sekaligus menjaga denyut pasar kendaraan bermotor Indonesia.

Coba Langsung Deepal S05 dan Nevo Q05 di GIIAS 2026, Puas!

Angka spesifikasi dan daftar fitur memang bisa menjadi pertimbangan ketika seseorang memilih mobil baru. Namun, untuk mengetahui bagaimana karakter sebuah kendaraan sebenarnya, pengalaman di balik kemudi tetap menjadi bagian yang sulit digantikan.

Hal tersebut yang coba ditawarkan Changan melalui area test drive GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Dua model terbaru mereka, Changan Deepal S05 dan Changan Nevo Q05, dapat langsung dicoba pengunjung untuk merasakan karakter berkendara, kenyamanan kabin hingga teknologi yang ditawarkan.

Menariknya, respons yang muncul tidak hanya datang dari calon konsumen yang penasaran dengan merek Changan. Sejumlah pengunjung memberikan penilaian positif setelah merasakan langsung kedua SUV tersebut.

Salah satunya Kevin Prasetyo yang menjajal Deepal S05. Menurutnya, mobil tersebut memberikan pengalaman berkendara yang nyaman, sekaligus menawarkan sejumlah detail yang membuatnya berbeda.

“Ini mobil bagus banget. Dari sound system-nya, suaranya, pintu frameless-nya, terus handling-nya bagus. Remnya juga bagus,” ujar Kevin.

Kesan serupa datang dari Dina. Setelah berada di balik kemudi Deepal S05, ia justru menyoroti kombinasi desain dan fitur yang menurutnya menjadi daya tarik utama.

“Mobilnya mewah banget. Mobilnya juga enak. Yang paling saya suka setelah test drive adalah fitur-fiturnya. Buat saya, fitur-fiturnya benar-benar stand out dibanding mobil lain yang pernah saya coba sebelumnya,” ujar Dina.

Apa yang dirasakan pengunjung tersebut memang menjadi bagian dari karakter Deepal S05. SUV ini menggunakan teknologi Range Extender Electric Vehicle (REEV) yang menawarkan sensasi berkendara seperti kendaraan listrik, dengan respons akselerasi dan karakter yang senyap.

Teknologi tersebut juga memberikan fleksibilitas ketika mobil digunakan untuk perjalanan lebih jauh. Changan menyebut Deepal S05 mampu memiliki daya jelajah lebih dari 1.100 kilometer.

Kenyamanan kabin menjadi bagian lain yang cukup diperhatikan. Deepal S05 dilengkapi Royal Comfort Seat, sementara akses berbagai fungsi kendaraan dapat dilakukan melalui layar 15,4 inci Sunflower Screen yang dilengkapi voice command berbahasa Indonesia.

Untuk aspek keselamatan, sistem All Around ADAS turut menjadi bagian dari perlengkapan Deepal S05. Namun, bukan hanya Deepal S05 yang mendapatkan respons positif di area test drive. Changan Nevo Q05, yang juga diperkenalkan di GIIAS 2026, mendapat penilaian serupa dari pengunjung.

Valeria, salah satu peserta test drive, mengaku terkesan dengan karakter suspensi dan kenyamanan Nevo Q05.

Feel-nya nyaman banget. Suspensinya juga oke. Dia empuk, jadi nggak kerasa kalau di jalan banyak rintangan,” ujarnya.

Pengalaman berkendara tersebut juga dirasakan Syarif. Ia menilai posisi duduk dan karakter berkendara Nevo Q05 memberikan pengalaman yang nyaman.

“Saya merasa duduk di Changan Nevo Q05 itu benar-benar enak. Lebih empuk, feel berkendara juga dapat, experience berkendaranya juga dapat, terus fiturnya banyak banget,” kata Syarif.

Di balik kenyamanan tersebut, Nevo Q05 menawarkan dimensi kabin yang menjadi salah satu keunggulannya. Changan menyebut model ini memiliki wheelbase terpanjang di kelasnya, efisiensi pemanfaatan ruang hingga 86,6 persen, serta 27 ruang penyimpanan.

Bagasinya juga dirancang fleksibel untuk mendukung kebutuhan pengguna sehari-hari.

Sementara untuk teknologi, Nevo Q05 dilengkapi Voice Control without Wakeup dengan Bahasa Indonesia, Apple CarPlay, Android Auto serta 25 fungsi Intelligent Driving & Active Safety Assistance.

Pada akhirnya, sesi test drive menjadi kesempatan bagi Changan untuk membiarkan produknya berbicara melalui pengalaman langsung. Deepal S05 menawarkan karakter elektrifikasi melalui teknologi REEV, sementara Nevo Q05 mencoba menarik perhatian lewat kabin lega, kenyamanan dan teknologi pintar.

Keduanya dapat dirasakan langsung pengunjung hingga 9 Agustus 2026 di area test drive GIIAS 2026. Bagi calon konsumen yang masih melihat-lihat SUV baru, pengalaman berada di balik kemudi tentu bisa memberikan gambaran yang jauh lebih nyata dibanding sekadar membaca brosur.

LEPAS E4 EV Usung 18 ADAS, Jarak Tempuh 600 Km dan Fitur Lengkap

Mobil listrik kini tak lagi hanya dinilai dari kemampuan melaju dalam sekali pengisian daya. Faktor keselamatan, teknologi pendukung pengemudi, hingga kenyamanan selama berkendara menjadi pertimbangan utama calon konsumen. Karenanya, LEPAS Indonesia menghadirkan LEPAS E4 EV sebagai SUV listrik yang menggabungkan semua teknologi cerdas dalam satu paket.

Pada ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, LEPAS E4 EV menjadi salah satu model yang menarik perhatian. Selain menawarkan jarak tempuh lebih dari 600 kilometer berdasarkan standar CLTC, SUV listrik ini juga dibekali beragam fitur keselamatan layaknya kendaraan di segmen premium.

Salah satu daya tarik utamanya adalah kehadiran 18 fitur Advanced Driver Assistance Systems (ADAS). Teknologi ini dirancang untuk membantu pengemudi tetap waspada terhadap kondisi lalu lintas, menjaga jarak aman dengan kendaraan dan membantu perpindahan jalur.

Fitur keselamatan tersebut dipadukan dengan 540° Surround View Camera yang memberikan tampilan menyeluruh di sekitar kendaraan. Sistem ini sangat membantu ketika parkir di ruang sempit atau melakukan manuver di area yang memiliki banyak titik buta.

LEPAS juga membekali E4 EV dengan Tire Pressure Monitoring System (TPMS) untuk memantau tekanan angin ban secara real time. Informasi ini penting untuk menjaga stabilitas kendaraan sekaligus meningkatkan efisiensi energi selama perjalanan.

Perlindungan penumpang menjadi perhatian lain yang tidak kalah penting. LEPAS E4 EV telah dilengkapi enam airbags serta dikembangkan mengacu pada standar keselamatan NCAP. Kehadiran Electric Parking Brake (EPB) makin menambah kenyamanan saat berkendara.

Keunggulan lain yang menjadi nilai jual adalah sistem Battery Protection dengan sertifikasi IP68/IPX9K. Standar tersebut menunjukkan baterai terlindungi dari hempasan debu dan air, hingga kondisi cuaca ekstrem maupun jalan yang tergenang. Bahkan, LEPAS mengklaim E4 EV mampu melewati genangan air dengan kedalaman hingga 525 mm.

Dari sisi performa, SUV listrik ini mengusung baterai berkapasitas 67 kWh yang mampu menempuh perjalanan lebih dari 600 km (CLTC) dalam sekali pengisian daya. Kapasitas tersebut membuat E4 EV cocok digunakan untuk mobilitas harian hingga perjalanan antarkota.

Kenyamanan kabin juga mendapat perhatian melalui hadirnya PM0.3 Air Filter sehingga kualitas udara di dalam kabin tetap terjaga. Fitur ini menjadi nilai tambah bagi penggunanya.

Temmy Wiradjaja, Vice Country Director LEPAS Indonesia, mengatakan bahwa keselamatan merupakan bagian penting dari pengalaman berkendara yang ingin dihadirkan LEPAS. Menurutnya, berbagai teknologi pada E4 EV dirancang untuk memberikan rasa aman dan kepercayaan diri bagi penggunanya.

Selama GIIAS 2026, pengunjung dapat melihat langsung LEPAS E4 EV di Hall 9 sekaligus mengikuti sesi test drive. Mengusung semangat “Drive Your Elegance”, LEPAS E4 EV menawarkan kombinasi desain modern, teknologi kendaraan listrik, dan fitur keselamatan lengkap sebagai solusi mobilitas masa kini.

Suzuki Jimny 5-Door Ramah untuk Pengendara Perempuan

Selama ini Suzuki Jimny identik dengan dunia off-road yang maskulin. Bentuk kotaknya yang khas, sistem penggerak 4×4, hingga kemampuan menjelajah berbagai medan membuat banyak orang menganggap SUV ini lebih cocok dikendarai pria. Namun setelah merasakan langsung Suzuki Jimny 5-Door di area test drive,  banyak perempuan mulai berubah pandangan.

Dari sudut pandang pengendara perempuan, Jimny 5-Door justru menawarkan karakter yang unik. Mobil ini bukan sekadar kendaraan petualang, tetapi juga menjadi bagian dari gaya hidup aktif yang mengutamakan kebebasan dalam berkendara.

Ruang Kabin Terbilang Nyaman

Perbedaan paling terasa dibanding Jimny 3-Door adalah kehadiran dua pintu tambahan. Suzuki Indonesia merancang Jimny 5-Door dengan panjang 3.965 mm dan wheelbase 2.590 mm sehingga akses menuju bangku belakang jauh lebih mudah.

Ruang kabin pun terasa lebih lega, termasuk bagasi berkapasitas 211 liter yang cukup untuk membawa koper kabin, perlengkapan olahraga, hingga kebutuhan akhir pekan.

Saat berada di balik kemudi, posisi duduk yang tinggi memberikan rasa percaya diri. Visibilitas ke depan sangat baik sehingga memudahkan saat melintasi jalan sempit, area parkir bertingkat, maupun lalu lintas perkotaan yang padat. Dimensi bodinya memang terlihat kokoh, tetapi tidak membuat mobil terasa sulit dikendalikan.

Mesin bensin 1.5 liter K15B menghasilkan tenaga sekitar 102 PS dengan torsi 130 Nm yang dipadukan pilihan transmisi manual maupun otomatis. Karakter tenaganya halus untuk penggunaan harian, sementara sistem AllGrip Pro 4WD dengan transfer case low range tetap siap digunakan ketika harus melewati jalan berbatu, tanjakan curam, atau jalur wisata alam.

Banyak ulasan dari pengguna perempuan maupun reviewer otomotif juga menilai Jimny 5-Door memiliki daya tarik karena tampil berbeda dari SUV modern yang serba membulat. Bentuknya yang ikonik membuat mobil ini mudah dikenali sekaligus menjadi fashion statement bagi pemiliknya. Bagi perempuan yang gemar traveling, camping, road trip, atau sekadar menikmati coffee hopping di akhir pekan, Jimny menghadirkan karakter yang sulit ditemukan pada SUV lain.

Fitur pendukung seperti Hill Hold Assist, Hill Descent Control, Electronic Stability Program (ESP), enam airbag, kamera belakang, serta head unit layar sentuh membuat pengalaman berkendara semakin nyaman dan aman. Kombinasi fitur tersebut memberikan rasa percaya diri, terutama bagi pengemudi yang baru mulai mengenal SUV berpenggerak empat roda.

Memang, suspensi ladder frame khas Jimny masih terasa lebih kaku dibanding SUV monokok. Namun justru karakter inilah yang menjadi identitasnya. Setiap perjalanan terasa memiliki cerita tersendiri, bukan sekadar berpindah dari satu tempat ke tempat lain.

Pada akhirnya, Suzuki Jimny 5-Door bukan hanya kendaraan untuk pencinta off-road. SUV ini juga cocok bagi perempuan modern yang ingin tampil berbeda, menyukai aktivitas outdoor, dan membutuhkan kendaraan berkarakter kuat yang praktis. Jimny 5-Door membuktikan bahwa mobil petualang tidak selalu identik dengan dunia pria, melainkan juga mampu menjadi simbol gaya hidup perempuan yang mandiri, aktif, dan penuh eksplorasi.

Anda juga bisa menjajal langsung Jimny 5-Door di area test drive Suzuki pada ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 yang masih digelar di ICE BSD, siapa tahu berminat membawanya pulang.

BYD Edukasi Komunitas BEYOND Kenali Teknologi Dual Mode

PT BYD Motor Indonesia terus memperkuat edukasi mengenai kendaraan energi baru melalui pendekatan yang melibatkan langsung para pengguna. Dalam rangka GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, BYD menggelar BEYOND Technology Talks, sebuah program edukasi khusus bagi anggota komunitas resmi pengguna BYD, BEYOND Community.

Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang berkumpul sesama pemilik kendaraan BYD, tetapi juga menjadi sarana untuk memperdalam pemahaman mengenai teknologi Battery Electric Vehicle (BEV) dan Dual Mode (DM) Technology yang kini menjadi salah satu andalan BYD di pasar Indonesia.

Komunitas Jadi Garda Depan Edukasi Kendaraan Energi Baru

BEYOND Community merupakan komunitas resmi pengguna mobil BYD di Indonesia yang berdiri sejak Agustus 2024. Dalam waktu kurang dari dua tahun, komunitas ini telah berkembang pesat dengan jumlah anggota mencapai lebih dari 3.000 member yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

Melalui komunitas tersebut, para pemilik kendaraan BYD tidak hanya berbagi pengalaman penggunaan sehari-hari, tetapi juga memperoleh berbagai informasi mengenai perkembangan teknologi kendaraan listrik serta layanan purna jual dari BYD Indonesia.

Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, mengatakan bahwa pemahaman teknologi merupakan bagian penting dari pengalaman memiliki kendaraan elektrifikasi.

Menurutnya, komunitas memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat mengenal kendaraan energi baru melalui pengalaman nyata para penggunanya.

Mengenal Lebih Dekat Teknologi Dual Mode (DM)

Salah satu sesi utama dalam BEYOND Technology Talks membahas Dual Mode (DM) Technology, teknologi elektrifikasi terbaru BYD yang menggabungkan motor listrik dan mesin bensin dengan konsep electric-first.

Melalui sistem ini, kendaraan akan memprioritaskan penggunaan motor listrik sebagai penggerak utama, sementara mesin bensin bekerja secara cerdas sesuai kebutuhan untuk menghasilkan efisiensi bahan bakar yang lebih optimal sekaligus menjaga performa saat melakukan perjalanan jauh.

Peserta juga memperoleh penjelasan mengenai bagaimana sistem DM dirancang agar mampu mengakomodasi berbagai kebutuhan mobilitas, mulai dari penggunaan harian di dalam kota hingga perjalanan keluarga lintas daerah.

Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan yang disampaikan langsung oleh para pengguna berdasarkan pengalaman mereka menggunakan kendaraan BYD.

Belajar Teknologi Sekaligus Mencoba Langsung

Tak hanya mendapatkan materi teknis, sekitar 50 anggota BEYOND Community juga diajak mengunjungi area teknologi di booth BYD.

Di area tersebut peserta dapat melihat lebih dekat berbagai inovasi seperti Blade Battery, e-Platform 3.0, hingga sistem Dual Mode Technology yang menjadi fondasi kendaraan elektrifikasi BYD.

Seluruh teknologi diperkenalkan melalui demonstrasi interaktif sehingga peserta dapat memahami bagaimana setiap sistem bekerja secara terintegrasi untuk meningkatkan keamanan, efisiensi, serta kenyamanan berkendara.

Setelah sesi edukasi selesai, peserta langsung merasakan performa kendaraan melalui test drive BYD M6 DM dan beberapa model lainnya.

Mereka dapat mencoba akselerasi motor listrik yang responsif, karakter kabin yang senyap, efisiensi sistem penggerak, hingga berbagai fitur pintar yang mendukung kenyamanan berkendara sehari-hari.

Edukasi Jadi Kunci Pengembangan Ekosistem EV

Selain membahas teknologi kendaraan, BYD juga memberikan pemaparan mengenai layanan after sales, program garansi, hingga tips perawatan kendaraan listrik agar performanya tetap optimal dalam jangka panjang.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan sesi berbagi pengalaman bersama anggota BEYOND Community yang menceritakan manfaat bergabung dalam komunitas sekaligus pengalaman menggunakan kendaraan BYD di berbagai kondisi.

Melalui program BEYOND Technology Talks, BYD Indonesia ingin membangun ekosistem kendaraan energi baru yang tidak hanya berfokus pada produk, tetapi juga memperkuat edukasi konsumen. Dengan melibatkan komunitas sebagai mitra, BYD berharap semakin banyak masyarakat memahami manfaat teknologi elektrifikasi, termasuk Dual Mode Technology, sehingga adopsi kendaraan ramah lingkungan di Indonesia dapat berkembang lebih cepat dan berkelanjutan.

Mau Beli Honda? Ini Promo Hingga Cicilan Menarik di GIIAS 2026

Pameran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 kembali menjadi momentum bagi para produsen otomotif untuk menawarkan berbagai program menarik kepada calon konsumen. Salah satu yang mencuri perhatian datang dari Honda, yang kembali hadir dengan mengusung tema “Drive Your Dream” dan membawa sederet promo penjualan eksklusif selama pameran berlangsung pada 30 Juli hingga 9 Agustus 2026 di ICE BSD City, Tangerang.

Melalui kehadirannya di Hall 5, Honda tidak hanya memamerkan lini kendaraan terbaru, tetapi juga memberikan berbagai kemudahan pembiayaan yang dirancang agar impian memiliki mobil Honda semakin mudah diwujudkan.

“Honda kembali hadir di GIIAS 2026 dengan berbagai program penjualan spesial yang memberikan keuntungan nyata bagi konsumen. Kami menawarkan DP ringan, bunga mulai 0 persen, tenor hingga tujuh tahun, serta cicilan yang disesuaikan dengan berbagai kebutuhan pelanggan,” ujar Hendra Kustiawan, Director Honda Jakarta Center.

Salah satu daya tarik utama tahun ini adalah pilihan cicilan ringan yang ditawarkan hampir di seluruh model favorit Honda. Konsumen bahkan sudah bisa membawa pulang Honda Brio dengan cicilan mulai Rp1 jutaan per bulan. Sementara Honda WR-V ditawarkan mulai Rp2 jutaan, Honda BR-V mulai Rp3 jutaan, Honda HR-V mulai Rp4 jutaan, hingga MPV premium Honda STEP WGN dengan cicilan mulai Rp5 jutaan.

Selain itu, Honda juga menghadirkan program DP ringan, bunga spesial mulai 0 persen, serta tenor pembiayaan hingga tujuh tahun melalui dukungan sejumlah perusahaan leasing ternama. Beragam pilihan tersebut memberikan fleksibilitas bagi konsumen dalam menentukan skema pembiayaan yang sesuai dengan kondisi finansial masing-masing.

Tak berhenti di sana, setiap transaksi selama GIIAS 2026 juga berkesempatan memperoleh berbagai keuntungan tambahan. Honda menyiapkan Gasoline Money hingga Rp3 juta, voucher layanan purna jual senilai Rp1,5 juta, program Buy Back Guarantee yang memberikan kepastian nilai jual kembali kendaraan, hingga program Trade In dengan extra cashback mencapai Rp10 juta bagi pelanggan yang menukarkan mobil lamanya dengan mobil Honda baru.

Bagi konsumen yang ingin memberikan sentuhan personal pada kendaraannya, Honda juga menghadirkan Program Penjualan Prelude Aksesoris. Melalui program ini, pelanggan dapat memilih berbagai aksesori orisinal Honda yang dirancang khusus untuk meningkatkan tampilan sekaligus fungsionalitas kendaraan tanpa mengorbankan kualitas maupun standar keselamatan.

Komitmen Honda terhadap kepuasan pelanggan juga diwujudkan melalui Paket Prima After Sales. Program ini memberikan kemudahan dalam melakukan perawatan berkala di bengkel resmi Honda dengan biaya yang lebih terencana, didukung teknisi bersertifikat dan penggunaan suku cadang asli agar performa kendaraan tetap optimal dalam jangka panjang.

Tidak hanya menawarkan promo menarik, Honda juga mengajak seluruh pengunjung merasakan langsung kualitas produknya melalui fasilitas test drive yang tersedia sepanjang penyelenggaraan GIIAS 2026. Pengunjung dapat mencoba berbagai model Honda untuk merasakan kenyamanan kabin, performa mesin, handling yang presisi, hingga teknologi keselamatan modern yang menjadi keunggulan setiap produknya.

Seluruh program penjualan tersebut didukung oleh sejumlah perusahaan pembiayaan terpercaya seperti Orico Balimor Finance, Maybank Finance, Adira Finance, Mandiri Tunas Finance (MTF), dan Mandiri Utama Finance (MUF). Kehadiran para mitra leasing ini memudahkan pengunjung memperoleh simulasi kredit, konsultasi pembiayaan, hingga proses pengajuan yang lebih cepat.

Dengan kombinasi promo pembiayaan, bonus menarik, layanan purna jual, hingga kesempatan mencoba langsung kendaraan, Honda menjadikan GIIAS 2026 sebagai waktu yang tepat bagi masyarakat untuk mewujudkan impian memiliki mobil baru dengan penawaran yang lebih menguntungkan.

Deepal S05 BEV & REEV, Pilihan Bagi Kaum Muda Aktif dan Dinamis

Deepal S05 BEV & REEV Jadi Pilihan Bagi Kaum Muda Aktif dan Dinamis

Rasa penasaran kami terhadap kendaraan elektrifikasi yang dihadirkan oleh Changan ke Indonesia yakni Deepal S05 pun terobati.

Changan Indonesia mengajak sejumlah awak media untuk merasakan sensasi berkendara dari compact SUV tersebut dalam sesi test drive dari Jakarta menuju kawasan Ciletuh pada 7-8 Juli 2026. Seperti apa sensasinya?

Interior Modern dan Mutakhir

Saat melihay sosok mobil ini, desainnya simple tapi enak dilihat. Ternyata Deepal S05 merupakan hasil garapan dari studio desain Changan di Turin, Italia. Desain sederhana yang bersih namun dinamis jadi daya tarik utama pada mobil ini. Tak menghebohkan dengan pernak pernik yang bikin sakit mata.

Detail sederhana yang mungkin luput dari perhatian adalah handle pintu tersembunyi. Bahkan logo merek yang menyala di pilar C tak sekadar elemen dekoratif, tapi berfungsi sebagai indikator tingkat pengisian daya baterai. Pengguna dapat mengetahui dengan cepat dan mudah, apakah daya baterai telah terisi sampai penuh atau belum.

Selain eksterior, yang menjadi perhatian utama konsumen dalam memilih mobil adalah tampilan interiornya.

Kabin Deepal S05 terlihat modern dengan layar sentuh berukuran 15,4 inci beresolusi 2.5K Ultra Clear sebagai pusat kendali utama fitur kendaraan maupun hiburan. Dengan layar HD, tampilan gambar dari fitur kamera 360 derajat pun terlihat lebih jelas. Layar pintar ini juga sudah dilengkapi dengan teknologi Sunflower Screen, sehingga dapat digeser hingga 15 derajat ke sisi pengemudi maupun penumpang depan. Jadi tampilan layar tidak silau oleh paparan cahaya matahari saat berkendara siang hari.

Berkat chip prosesor canggih Qualcomm 8155, kinerja sistem kendali fitur berkendara maupun multimedia menjadi lebih cepat dan responsif. Informasi berkendara juga dapat diakses melalui proyeksi layar Augmented Reality Head Up Display (AR-HUD) 50,4 inci. Panduan navigasi yang ditampilkan secara realtime terlihat lebih jelas serta tidak mengganggu konsentrasi berkendara. Tak kalah dari mobil mewah berharga miliaran.

Bagi pengguna ponsel pintar, pada konsol tengah terdapat sepasang charger nirkabel berdaya 50W. Jadi tak perlu repot mencolok kabel charger. Perjalanan pun terasa sangat menyenangkan berkat sistem audio premium dengan 14 speaker yang menghasilkan suara yang jernih.

Kenyamanan berkendara turut ditingkatkan melalui fitur pemanas, ventilasi, sandaran kaki, serta fungsi memory seat pada jok penumpang depan. Desain jok belakang pun ergonomis dengan posisi duduk yang cukup nyaman. Ruang kaki dan ruang kepala juga cukup leluasa, karena desain kabin mobil ini mengacu pada postur orang Eropa yang rerata bertubuh jangkung.

Ruang bagasi di balik jok belakang pada kedua varian standar volumenya 492 liter. Jika butuh ruang extra, jok belakang bisa dilipat untuk menambah volume ruang bagasi hingga mencapai 1.250 liter. Khusus varian BEV, di balik kap depan terdapat kompartemen bagasi tambahan bervolume 159 liter. Dengan ruang bagasi yang lebih besar, daya muat barang pada varian BEV RWD jelas lebih unggul dibandingkan versi REEV RWD.

Pilih BEV atau REEV?

Di Indonesia Deepal S05 tersedia dalam dua versi yakni BEV (Battery Electric Vehicle) dan REEV (Range Extended Electric Vehicle).

Untuk versi BEV energinya mengandalkan baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 56,12 kWh dengan jarak tempuh maksimum hingga 470 km (NEDC). Lebih kecil dari spek Eropa yang dibekali baterai berdaya 68,8 kWh dengan jarak tempuh hingga 485 km. Berkat kemampuan pengisian daya cepat, hanya butuh sekira 15 menit untuk pengecasan dari 30% hingga 80% menggunakan SPKLU fast charger DC berdaya 200 kW. Jika kurang dari itu, maka waktunya pun akan sedikit lebih lama.

Satu motor listrik beroutput 200 kW dengan torsi puncak 290 Nm menggerakkan roda belakang (RWD). Saat kami mengendarai versi BEV, tarikan performa terasa responsif dengan akselerasi instan khas mobil listrik. Pada mode Eco, penyaluran tenaga terasa halus, dan suaranya sangat senyap.

Untuk versi REEV, baterainya berdaya 27,28 kWh. Namun versi ini dibekali dengan mesin bensin 1.500 cc yang berfungsi sebagai generator untuk mengisi ulang daya baterai secara otomatis mengisi daya baterai saat terindikasi daya baterai hampir habis. Jadi Anda tetap dapat melanjutkan perjalanan tanpa perlu khawatir kehabisan daya baterai dan repot mencari SPKLU.

Jika hanya mengandalkan daya baterai murni pada mode EV, jarak jelajah hanya sekira 170 km. Saat mesin difungsikan, dengan daya baterai terisi penuh dan tangki BBM berisi 45 liter bensin, sistem hybrid REEV tersebut mampu menghadirkan jarak jelajah hingga lebih dari 1.100 km. Wah, sangat ekonomis dan efisien. Melakukan perjalanan jauh jadi bebas dari rasa was-was dan khawatir.

Dalam mode EV, kendaraan ini juga mampu menempuh jarak hingga 170 km (NEDC). Dengan teknologi REEV, berkendara tetap senyap bagaikan mobil, karena suara mesin pada Deepal S05 REEV cukup halus.

Dari sisi performa, Deepal S05 REEV dibekali satu motor listrik penggerak roda belakang beroutput 160 kW dengan torsi 320 Nm. Dari segi akselerasi, tarikannya cukup responsif. Tak jauh beda dari versi BEV.

Untuk pengendaraan yang halus dengan konsumsi energi lebih efisien, pilih mode Eco. Jika butuh suplemen daya extra dan tarikan yang lebih bergairah serta responsif, pilih mode Sport. Hanya saja kecepatan maksimum dibatasi di angka 180 km. Sudah lebih dari cukup untuk berkendara di tol.

Soal pengendaraan, handling kemudi kedua versi Deepal S05 cukup jinak. Hanya saja terdapat perbedaan sensasi antara versi BEV dan REEV saat menjadi penumpang di jok belakang. Pada saat bermanuver di jalan tol, ayunan suspensi versi REEV cenderung terasa lebih keras dari versi BEV. Sehingga gejala body roll pada versi REEV sedikit lebih terasa dibanding pada versi BEV. Mungkin selain dari faktor setting suspensi, bobot mobil serta tekanan angin ban juga turut berpengaruh. Selebihnya, tak ada hal yang jadi kekurangan pada kedua versi Deepal S05, baik BEV maupun REEV.

Changan Indonesia sudah mulai membuka pemesanan Deepal S05 BEV dan REEV bagi para konsumen yang berminat. Pemesanan melalui inden pre-booking jadi strategi Changan untuk menjaring konsumen yang lebih luas jelang perhelatan GIIAS 2026. Untuk saat ini Changan Indonesia belum memberi info berapa harga jual resminya. Hanya dikatakan harga untuk versi BEV maupun REEV di kisaran Rp 500 jutaan.

JETOUR G700 & T2 i-DM Diuji Dengan Trek Simulasi “Travel+”

JETOUR menggelar sesi uji kendara eksklusif di Beijing, China tepatnya di kawasan Haidian Airport. Pengujian ini dilakukan para media dan influencer global mengendarai JETOUR G700 dan JETOUR T2 i-DM dalam berbagai kondisi ekstrem hingga penggunaan harian.

Acara ini menjadi bagian dari strategi JETOUR dalam menghadirkan pengalaman “Travel+”, yang tidak hanya menampilkan teknologi, tetapi juga membuktikan langsung kapabilitas kendaraan di lapangan. Beragam skenario pengujian disiapkan, mulai dari akselerasi, pengereman, slalom, hingga simulasi off-road berat yang menguji stabilitas dan daya tahan kendaraan.

JETOUR G700 tampil sebagai bintang utama dengan karakter All-Terrain Premium Hybrid Off-road SUV. Dari sisi desain, G700 memadukan tampilan rugged dengan sentuhan kemewahan modern. Namun, kekuatan utamanya justru terletak pada performa dan teknologi. Dalam pengujian, SUV ini mampu berakselerasi dari 0–100 km/jam hanya dalam 4,6 detik, sekaligus menunjukkan kemampuan melibas genangan air hingga kedalaman 970 mm.

Di medan ekstrem, sistem GAIA Architecture yang dipadukan dengan tiga differential lock bekerja optimal untuk menjaga traksi di berbagai kondisi, termasuk saat melewati rintangan seperti side slope, cross-axle, hingga roller ramp. Hal ini menjadikan G700 tidak hanya tangguh, tetapi juga stabil dan presisi saat menghadapi tantangan off-road.

Menariknya, kenyamanan tetap menjadi prioritas. Kabin G700 dilengkapi sistem audio premium Lexicon yang dikembangkan bersama Rolls-Royce, menghadirkan kualitas suara layaknya teater. Selain itu, kursi multifungsi dengan fitur pijat 8 titik, sandaran kaki, dan meja lipat semakin memperkuat kesan premium di dalam kabin.

Sementara itu, JETOUR T2 i-DM menawarkan pendekatan berbeda dengan mengedepankan efisiensi dan fleksibilitas. SUV Plug-in Hybrid (PHEV) ini menggabungkan mesin 1.5TD dengan sistem hybrid 3DHT, menghasilkan tenaga total 280 kW dan torsi 610 Nm. Kombinasi ini memberikan performa responsif sekaligus efisiensi energi yang optimal.

Dalam sesi pengujian, T2 i-DM menunjukkan keseimbangan antara kenyamanan dan kemampuan jelajah. Handling tetap stabil saat melibas berbagai rintangan, sementara karakter berkendara terasa lebih halus dan adaptif untuk penggunaan sehari-hari. Teknologi seperti Snapdragon 8155 Smart Chip dan layar kontrol 15,6 inci juga memberikan pengalaman berkendara yang modern dan intuitif.

Fitur unggulan lainnya mencakup 540° panoramic imaging untuk visibilitas maksimal, suplai daya eksternal 3,3 kW untuk kebutuhan outdoor, serta parking air conditioning yang meningkatkan kenyamanan saat berhenti. Semua ini menjadikan T2 i-DM sebagai SUV yang siap mendukung gaya hidup aktif, baik di perkotaan maupun saat berpetualang.

Melalui sesi uji kendara ini, JETOUR G700 hadir sebagai SUV ekstrem dengan performa maksimal, sementara T2 i-DM menawarkan solusi mobilitas yang efisien dan serbaguna.

Dengan pendekatan yang menggabungkan teknologi, performa, dan lifestyle, JETOUR semakin memperkuat posisinya sebagai brand yang siap mendefinisikan ulang pengalaman berkendara modern, termasuk untuk pasar Indonesia yang memiliki kebutuhan mobilitas beragam.

Review: GWM Ora 03

Setelah tampil beberapa kali di GIIAS sejak tahun 2023, Great Wall Motors (GWM) Indonesia akhirnya resmi memasarkan mobil listrik perkotaan GWM Ora 03 di Tanah Air pada penghujung Juni 2025 lalu.

Mobil listrik bergaya retro futuristik ini masih diimpor secara utuh (CBU) dari China. Tak lama lagi paling cepat pada akhir tahun ini akan dirakit secara CKD (Completelly Knock Down) di fasilitas perakitan milik Inchape di Wanaherang, Bogor, Jawa Barat.

GWM Indonesia mengajak para awak media untuk mencoba sensasi berkendara dengan Ora 03 pada Rabu (9/7). Start dari parkiran Habitat SCBD, rombongan peserta test drive langsung masuk tol dalam kota menuju ruas tol Jagorawi. Tujuan kami adalah resto Plataran di kawasan Summarecon Bogor.

Desain Eksentrik Nan Memikat

Sepanjang perjalanan menuju Bogor, cukup banyak pengemudi yang penasaran melihat sosok GWM Ora 03. Tampilan eksterior Ora 03 yang bergaya retro futuristik memang terlihat beda dari mobil listrik atau city car hatchback yang beredar di Indonesia saat ini. Ini adalah daya tarik tersendiri dari Ora 03.

GWM menyebut desain mereka sebagai filosofi Ora Egg Aesthetic of Life. Postur Ora 03 yang berbentuk oval mirip telur dihiasi lekuk bodi yang aerodinamis. Bagaikan perpaduan Mini, Fiat 500 dan VW New Beetle plus tampilan wajah minimalis mobil listrik buatan RRC dan juga Tesla.

Pada bagian depan, desain lampu utama model bulat yang dikelilingi lamou siang hari (DRL) pada Ora 03 disebut Magic Retro Cat’s Eye Headlight. Pemilihan gaya yang berani saat brand lain pakai lampu model sipit dan meruncing tipis. Desain pelek alloy 18-inci yang dibekalkan pun unik.

Pilihan padu padan warna eksterior dan interior model two-tone yang ditawarkan GWM Ora 03 pun bernuansa retro modern. Bagi penyuka gaya klasik nan elegan, tersedia opsi warna bodi Hazel Wood Beige dan Brown Roof dipadukan dengan interior Beige-Brown.

Opsi warna Verdant Green dan White Roof nampak kontras dengan kemasan interior Green-Grey. Ini adalah warna favorit kami, dan ternyata juga jadi warna yang paling diminati oleh para konsumen. Untuk opsi warna bodi Hamilton White, Mars Red, dan Sun Black dipadukan dengan atap serta interior warna hitam.

Saat masuk ke dalam kabin Ora 03 dan mulai START, pengemudi akan disambut animasi ikan Koi yang berenang di layar dashboard berukuran 10.2-inci. Layar instrumen berkendara pun ukurannya sama. Ya,panel dashboard Ora 03 dihiasi layar digital ganda.

Nah, desain setir Ora 03 pun bernuansa retro modern dengan warna two-tone. Pada sisi kiri-kanan bilah setir terdapat aneka tombol multi fungsi untuk pengaturan fitur berkendara termasuk audio dan adaptive cruise control.

Konsol tengah bergaya minimalis dihiasi knob transmisi berbentuk bulat dan wireless charging pad. Soket USB-C tersedia di kabin depan dan belakang, jadi penumpang tak perlu rebutan. Pada atap terpasang panoramic sunroof yang jadi fitur pemikat pada GWM Ora 03.

Posisi duduk sebagai pengemudi maupun penumpang terasa nyaman berkat desain jok yang cukup ergonomis. Ruang kaki dan batas kepala dengan plafon pun cukup leluasa bagi orang berpostur jangkung. Oh ya, kabin mobil listrik yang satu ini cukup kedap dan tidak terdengar suara bising dari luar. Terbukti bahwa faktor kenyamanan berkendara memang sangat diperhatikan.

Dengan desain unik dan fitur yang lengkap, GWM Ora 03 menyasar kalangan konsumen muda generasi millennial dan Gen Z.

Hemat Konsumsi Energi

Mobil listrik GWM Ora 03 merupakan model perdana GWM yang dikembangkan menggunakan platform LEMON E.

Motor elektrik penggerak tunggal roda depan (FWD) jenis Permanent Magnet Synchronous Motor (PMSM) yang diusung berdaya 105 kW (141 hp) dan torsi puncak 210 Nm. Performa GWM Ora 03 dikatakan cukup mumpuni untuk pengendaraan di lalu lintas perkotaan maupun antar kota.

Seperti mobil listrik lain yang beredar di pasaran, Ora 03 dilengkapi lima mode berkendara: Sport, Eco+, Eco, Normal dan Auto.

Saat melaju di ruas jalan tol dengan mode Sport, akselerasinya cukup responsif. Hanya saja karena rombongan dikawal voorijder, kecepatan maksimum hanya bisa di kisaran 90 km/jam. Handling kemudinya pun cukup jinak dan presisi saat diajak bermanuver ringan. Fitur electric steering assistance dapat diatur secara mandiri sesuai selera.

Mungkin lain waktu kami bisa mencoba mengulik lebih dalam, dan pastinya lebih puas.

Untuk pasokan daya listrik, Ora 03 dibekali baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berdaya 47,8 kWh. Kami tak sempat menguji jarak tempuh Ora 03 secara maksimal. Tapi pihak GWM mengklaim daya baterai Ora 03 cukup untuk menempuh jarak hingga 400 km (standar ujj NEDC). Pengecasan baterai dari 0-80 persen pun dikatakan butuh waktu sekira 46 menit jika menggunakan fast charger DC.

Menurut pihak GWM, konsumsi daya listrik Ora 03 diklaim cukup efisien dan ekonomis alias irit. Berdasarkan uji internal GWM, konsumsi daya diklaim hanya 13,1 kWh per 100 km. Saat test drive, konsumsi daya 0ra 03 lebih kurang memang di kisaran 13 kWh per 100 km.

Perihal fitur keselamatan berkendara, Ora 03 sudah dilengkapi sistem terpadu ADAS level-2. Fiturnya meliputi Lane Assist System, Forward Assist System, Traffic Sign System, Traffic Jam Assist and Traffic Sign Recognition, Automatic Emergency Braking (AEB) hingga Arround Assist System.

Promo Perdana

Perihal harga jual, GWM Ora 03 dibanderol Rp 379.000.000, on the road Jakarta. Namun saat ini ada penawaran khusus selama bulan Juli hingga hingga akhir GIIAS 2025, pada 3 Agustus mendatang. Harga Ora 03 dikorting menjadi Rp 369.000.000 untuk pemesanan awal.

Untuk setiap pemesanan Ora 03 konsumen akan mendapatkan wall charger berikut instalasi di rumah konsumen, gratis. Selain itu juga memperoleh fitur power back door secara gratis, dengan syarat dan ketentuan berlaku.

Saat ini, mobil listrik Ora 03 tersedia di 13 jaringan dealer resmi GWM Indonesia yang tersebar di wilayah Jabodetabek, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, Pekanbaru dan Batam. GWM Indonesia berencana untuk terus menambah titik jaringan dealer di berbagai kota.

Guna menunjang kenyamanan kepemilikan, perusahaan asal Tiongkok ini memberikan jaminan garansi sebagai bagian dari layanan purnajual.

Garansi baterai EV selama 8 tahun atau 200.000 km.
Garansi umum selama 7 tahun atau 200.000 km.
Bebas biaya service tahunan untuk suku cadang dan jasa selama 3 tahun atau 30.000 km.

Sementara ini GWM Ora 3 hanya tersedia dalam satu varian. Nantinya saat perakitan secara lokal di pabrik Wanaherang dimulai pada akhir tahun ini, kemungkinan bakal ada varian lainnya.

Selama dua pekan masa perkenalan, Strategy & Marketing Director GWM Indonesia, Martina Danuningrat menuturkan bahwa peminat GWM Ora 03 cukup banyak dan melampaui perkiraan. Hanya saja jumlah angkanya tak disebutkan secara rinci. Pengiriman unit GWM Ora 03 pesanan konsumen akan dimulai pada bulan Agustus 2025.

“Sekarang kan baru SPK ya, delivery-nya bulan Agustus. Antusiasmenya sangat tinggi, dealer-dealer-nya juga ramai didatengin. SPK dan list-nya meningkat tajam,” ujar Martina Danuningrat saat ditemui di Bogor, Jawa Barat, Rabu sore (9/7).

Nah, bagaimana kesan Anda terhadap mobil listrik yang satu ini? Cukup memikat bukan?

Review: Jetour Dashing Inspira

Satu lagi merek asal negeri bambu mengaspal di Indonesia yaitu Jetour. Merek ini memang merupakan spesialis Sport Utility Vehicle (SUV), yang masih satu keluarga dengan Chery. Meski mobil Tiongkok identik dengan teknologi listrik, Jetour masih yakin dengan mobil full ICE. Untuk membuktikan performa Jetour, kami berkesempatan menjajal Jetour Dashing dengan rute Jakarta menuju Bandung.

Ada Dua Model Yang Ditawarkan

Belum lama ini Jetour Dashing belum lama ini mendapatkan penambahan pilihan warna baru, di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025. Ada dua model yang ditawarkan, yaitu Journey dengan harga Rp 403,8 juta, dan Inspira seharga Rp 434,8 juta. Untuk perjalanan yang bertajuk The Dashing Experience ini, pihak Jetour menyediakan varian Inspira.

Secara desain, Dashing tampil cukup agresif di bagian depan. Terdapat lampu DRL LED pada bagian atas, dan lampu utama LED di sisi bawah. Grille berukuran cukup besar dan memberi efek tiga dimensi. Garis bodi yang tinggi, memberikan kesan tangguh dan kekar.

Namun, bagian samping terlihat ramping, berkat penggunaan handle pintu model flushed. Velg menggunakan ukuran 19 inci yang disebut sebagai terbesar di kelasnya. Sedangkan pada bagian belakang, terdapat lampu belakang LED dengan desain inverted Y, serta rear spoiler.

Bagasi Dashing Berkapasitas 486 Liter

Perjalanan dimulai dari dealer Jetour di Kelapa Gading. Impresi pertama kami sebagai penumpang adalah interior yang luas. Baik di posisi depan maupun belakang, ruang kepala maupun ruang kaki masih tergolong lapang, meski desain atapnya merebah. Jok juga memiliki desain yang cukup ergonomis, dan dilapisi bahan kulit sintetis.

Pengemudi dan penumpang punya kemudahan mengatur posisi kursi, sebab keduanya sudah dilengkapi dengan jok elektrik. Pada jok tengah terdapat armrest serta cupholder untuk penumpang baris kedua. Harus membawa barang bawaan yang banyak, Bagasi Dashing memiliki kapasitas 486 liter, yang diklaim terbesar di kelasnya.

Setir Masih Terlalu Ringan

Jetour Dashing diposisikan untuk penggunaan urban dan juga untuk berpergian. Dashing dilengkapi dengan layar infotainment berukuran 10,25 inci, yang sudah mendukung Android Auto dan Apple CarPlay secara wireless. Hal kecil yang cukup membantu adalah wireless fast charging 50W, yang banyak absen di rivalnya.

Ketika mobil mulai mengarah ke jalan tol layang MBZ, interior mobil termasuk cukup kedap dengan suara ban yang cukup minim. Pada jalan tol suspensi independen MacPherson strut di depan, dan multilink di belakang, bisa meredam guncangan dengan baik dan stabil. Sistem kemudi Dashing juga terbukti ringan. Namun, sayangnya pada kecepatan tinggi masih terasa agak ringan.

Sedap Di Putaran Tengah

Sebelum menuju ke Bandung, kami singgah di Summarecon Villagio Outlet, untuk menyelesaikan sebuah tantangan. Seluruh kaca mobil ditutup dan setiap tim harus melakukan parkir dengan sempurna. Hal ini bukan tidak mungkin, lantaran Dashing dilengkapi surround camera 540 derajat, yang merupakan satu-satunya di kelasnya. Lagi-lagi, ada sedikit kekurangannya, yakni sudut kamera yang kurang luas.

Melesat di jalan tol Cipularang, kami berharap banyak dari mesin empat silinder 1.5 liter yang berada di balik kap depan. Dengan bantuan turbocharger, maka output mampu mencapai 154 hp dan torsi 230 Nm. Penyaluran tenaga melalui transmisi DCT 6-speed menuju roda depan juga tergolong halus. Membuat Jetour Dashing terasa nyaman pada putaran menengah dan konstan seperti di jalan tol.

Memasuki wilayah kota Bandung, via Lembang, kami merasakan ada hal yang sepatutnya bisa disempurnakan. Sebab pada putaran bawah, respons mesin cukup lambat dan terkadang muncul hentakan ketika turbo mulai beroperasi. Kami menduga komunikasi antara mesin dan transmisi, masih belum ‘akrab’…

Setidaknya perjalanan kami terasa berkesan, berkat adanya panoramic sunroof berukuran 75 inci, yang diklaim terbesar di kelasnya. Dashing dilengkapi fitur safety seperti enam buah airbag, cruise control dan ADAS dengan empat sistem. Cukup disayangkan, tidak ada fitur adaptive cruise control, yang berguna di perjalan jauh.

Dengan harga mulai Rp 400 jutaan, Jetour Dashing menjadi pilihan yang menarik dengan ‘value for money’ yang bagus, terutama dengan jumlah fitur yang didapat.

Hyundai Santa Fe Hybrid

Review: Hyundai All New Santa Fe Hybrid 2024

Setelah resmi diluncurkan bulan Oktober 2024 lalu, PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) mengajak sejumlah awak media untuk merasakan sensasi All New Santa Fe.

Acara media drive yang berlangsung pada 4-5 Desember 2024 ini memang telah kami nantikan. Pasalnya, lokasi yang akan dituju adalah kawasan pegunungan. Jelas sangat pas untuk mengulik tuntas kemampuan SUV terbaru dari Hyundai ini.

Rombongan awak media bertolak dari Jakarta menggunakan wahana kereta cepat Woosh menuju Stasiun Padalarang. Nah, dari sinilah perjalanan dimulai. Kami pun menjelajah area seputar Kawah Kamojang di Garut, Jawa Barat.

Performa Hybrid Tak Kalah Greget

All new Hyundai Santa Fe yang dipasarkan di Indonesia terdiri dari dua versi, bermesin bensin non-hybrid (ICE) dan mesin hybrid.

Masing-masing versi Santa Fe tersedia dalam dua varian, Prime dan Calligraphy.

Versi ICE dibekali mesin bensin 4-silinder Smartstream G2.5 GDi (Gasoline Direct Injection). Kinerja mesin kian sempurna dan efisien, berkat teknologi katup Continuously Variable Valve Duration (CVVD). Transmisinya automatic 8-speed yang dipadukan dengan sistem penggerak roda depan (FWD). Output tenaganya yang sebesar 300 hp dicapai pada 6.100 rpm. Sedangkan torsi puncak sebesar 421 Nm bermain di rentang 1.650-4.000 rpm. Sangat greget bukan?

Versi kedua yakni Santa Fe Hybrid dibekali mesin Smartstream G1.6T-GDi HEV. Mesin bensin empat silinder 1.598 cc turbochargerm menghasilkan tenaga maksimum sebesar 177 hp yang dicapai pada 5.500 rpm. Sedangkan torsi puncak sebesar 265 Nm bermain di rentang 1.500-4.500 rpm. Tak heran tarikannya cukup gesit dan responsif.

Modul hybrid HEV-nya memanfaatkan motor elektrik berdaya 44,2 kW (59 hp) dengan torsi 264 Nm yang bekerja mulai 1.700 rpm. Kombinasi mesin dan sistem hybrid menghasilkan tenaga 230 hp dengan torsi 367 Nm. Transmisinya automatic 6-speed dengan sistem penggerak roda depan (FWD). Nah, versi hybrid inilah yang kami kendarai.

Rute yang dilewati sangat beragam, mulai dari jalan tol hingga jalur pegunungan yang banyak tanjakan dan berkelok. Ini momen yang pas untuk membuktikan kemampuan Santa Fe Hybrid dalam menunjang beraneka aktivitas dan mobilitas penggunanya.

Fun To Drive

Mulai dari titik start di Stasiun Padalarang kami ambil rute via tol Purbaleunyi hingga keluar Cileunyi. Santa Fe Hybrid dilengkapi sejumlah opsi mode berkendara yang dapat dipilih pada Drive Mode yakni Eco, Sport, dan My Drive. Pilihan mode berkendara dapat menyesuaikan dengan kebutuhan pengendara serta kondisi jalan.

Meskipun di tol, tak ada salahnya mencoba mode berkendara ECO. Kecepatan berada di kisaran 100 km/jam sesuai rambu tol dan ritme laju konvoi. Tuas transmisi model putar pada Santa Fe tak beda dengan Kona, Ioniq 5 dan model Hyundai lainnya. Lebih mudah dan praktis dalam pengoperasiannya.

Sesuai labelnya yakni ECO, respon performa cenderung halus dan tak terlalu ngegas atau bermain di RPM tinggi. Konsumsi BBM di kisaran 20 km/liter pada mode ECO pun terbilang irit.

Sistem Hybridnya Beroperasi Secara Senyap

Memasuki kawasan Kamojang, jalan mulai menanjak dan menikung. Tentunya butuh tenaga dan torsi extra. Konsumsi BBM pun lebih banyak. Tak heran jika konsumsi BBM berada di kisaran 13 km/liter.

Berkat kurva tenaga dan torsi yang cukup memadai pada RPM relatif rendah, Santa Fe tak kehabisan nafas di tanjakan.

Berkendara makin menyenangkan berkat setting suspensi Santa Fe Hybrid yang mampu meredam gejala body roll saat bermanuver di jalan menanjak dan berkelok.

Sistem bantu berkendara terpadu Hyundai Smart Sense yang ada pada Santa Fe Hybrid Calligraphy pun sangat lengkap dan canggih.

Teknologi hybrid bisa kami katakan tak kalah canggih dibanding SUV hybrid lainnya. Sistem akan menentukan sendiri kapan harus beralih dari kinerja mesin bensin ke mode EV.

Perpindahan kinerja sistem hybridnya pun mulus dan senyap. Tanpa hentakan maupun suara meraung atau berdengung.

Oh ya, Santa Fe Hybrid juga dilengkapi sistem pengereman regeneratif yang akan mengubah energi pengereman menjadi daya listrik. Ketika melintasi jalan menurun yang cukup curam sekalipun, kemudi dan laju Santa Fe Hybrid bisa tetap terkendali dan tidak nyelonong.

Tentu saja ada tips dan trik yang harus dilakukan. Pada setir terdapat pengaturan sistem regeneratif. Saat level pengereman regeneratif ditingkatkan, laju kecepatan Santa Fe Hybrid akan berkurang lebih signifikan dan sistem rem bekerja lebih aktif. Hasilnya, respon kemudi lebih terprediksi dan mudah dikendalikan. Jadi tak perlu khawatir saat melintasi jalan menurun yang cukup curam.

Interior Nyaman dan Menyenangkan

Dengan postur yang tergolong besar, Santa Fe Hybrid sangat ideal sebagai kendaraan harian keluarga.

Kabinnya yang berkonfigurasi tiga baris bangku penumpang terbilang cukup lapang. Untuk varian Prime bisa mengangkut tujuh penumpang. Sedangkan varian Calligraphy dilengkapi bangku model Captain Seat dan bisa memuat enam penumpang.

Kemasan interior pada varian Calligraphy pun jauh lebih mewah dibanding Prime. Selain interiornya berlapis kulit, pada kaca bagian samping juga dilengkapi tirai.

Pada dashboard terpampang sepasang layar digital berjajar yang berfungsi sebagai panel instrumen dan penampil sistem multimedia. Masing-masing layar berukuran 12,3 inci.

Untuk kelengkapan fitur pada kabin pun cukup lengkap, canggih dan kekinian. Soket untuk pengisian daya ponsel tersedia pada setiap baris bangku. Jadi penumpang tak perlu saling berebutan. Pada konsol tengah di kabin depan terdapat dua unit charger nirkabel Qi Standard untuk smartphone.

Aspek kepraktisan pada kabin juga patut diacungi jempol. Di setiap sudut kabin terdapat cukup banyak kompartemen penyimpanan. Bahkan pada laci dashboard dilengkapi fungsi UV-C sterilization multi tray. Fitur yang satu ini tergolong mewah dan jarang ditemui.

Di Indonesia, Hyundai Santa Fe hadir dalam dua versi yakni hybrid dan non-hybrid (ICE). Masing-masing tersedia dalam varian Prime dan Calligraphy. Ingin tahu harganya?

Hyundai All New Santa Fe ICE
Prime: Rp 699 juta.
Calligraphy: Rp 784,5 juta.

Hyundai All New Santa Fe Turbo Hybrid
Prime: Rp 786,3 juta.
Calligraphy: Rp 869,6 juta.

NETA X, Menyenangkan Untuk Aktivitas Harian Dalam Kota

Dari sederet mobil listrik terbaru yang ada di Indonesia, NETA X adalah salah satu yang bikin kami penasaran ingin mencobanya. NETA X sebenarnya sudah diperkenalkan beberapa bulan lalu di GIIAS 2024.

Akhirnya kami berkesempatan untuk mencoba sensasi berkendara mobil listrik NETA X. Rutenya tak jauh, hanya di seputar kawasan kota Jakarta saja.

Mobil Harian Keluarga

Mobil listrik berjenis SUV/crossover ini diklaim cocok digunakan sebagai penunjang aktivitas harian. Terutama sebagai mobil penunjang aktivitas keluarga.

Bodinya sepintas terlihat agak bongsor, sehingga dapat diasumsikan kabin mobil ini cukup lapang. Ternyata kabinnya memang lega dan mampu memuat 5 penumpang dewasa.

Beragam fitur canggih pun dibekalkan pada NETA X. Mulai dari fitur bantu berkendara ADAS, hingga kemampuan menyalurkan energi listrik ke perangkat eksternal yang biasa disebut Vehicle to Load (V2L).

Fitur lain yang terdapat pada NETA X adalah Voice Command. Ini cukup keren dan jadi salah satu poin plus yang ada pada EV ini.

Konsumsi Listrik Efisien

Berdasarkan keterangan resmi pabrikan, mobil listrik NETA X dibekali sebuah motor listrik penggerak berdaya 120 kW atau setara 160 hp. Torsi maksimumnya 210 Nm.

Pasokan daya listrik NETA X bersumber dari baterai jenis Lithium-iron Phosphate (LFP) berkapasitas 63.56 kWh. Dalam kondisi daya terisi penuh, NETA X diklaim mampu menempuh jarak hingga 480 km.

Kami pun mencoba untuk membuktikan klaim tersebut. Sebelum berangkat dari titik start, indikator kapasitas daya baterai menunjukkan 90 persen dengan estimasi bisa menempuh jarak 457 km.

Dari dealer NETA di kawasan Kelapa Gading, kami meluncur menuju kawasan Kota Tua. Lalu lintas dari Kelapa Gading melewati Kemayoran, Gunung Sahari, Mangga Besar, Glodok hingga ke Kota Tua cukup padat merayap.

Tak Ragu Melibas Jalan Sempit

Kami pun melanjutkan perjalanan ke Pelabuhan Sunda Kelapa yang lokasinya tak jauh dari Kota Tua. Kemudian berlanjut lagi ke arah Pluit menuju resto Remy’s di kawasan PIK 2.

Perjalanan dari Kelapa Gading hingga ke PIK 2 sengaja lewat rute bawah, alias tidak lewat tol maupun jalan protokol yang lebar.

Tujuannya memang ingin merasakan berkendara di jalan raya perkotaan yang lalu-lintasnya padat serta melewati jalan agak sempit dengan NETA X.

Dari kawasan PIK 2 kami pun bergerak menuju ke dealer NETA di Kelapa Gading. Hanya saja kali ini kami lewat tol. Di sinilah kami bisa lebih banyak mengeksplorasi kemampuan NETA X.

Pihak pabrikan mengklaim NETA X mampu mencapai kecepatan 100 km/jam dalam waktu 9,5 detik. Top speednya dikatakan mencapai 150 km/jam.

Bagi kami, tak begitu penting sekencang apa karena ini mobil listrik untuk kendaraan harian dalam kota. Namun, saat pijakan pedal akselerator mulai kami rebahkan, NETA X cukup responsif dan tarikannya tergolong halus.

Saat diajak bermanuver pada kecepatan rata-rata 50-60 km/jam, handling kemudi lumayan presisi. Hanya saja saat fitur Lane Keep Assist (LKA) sedang ON, tangan tak perlu ‘gatal’ untuk mengolah kemudi. Jadi jika ingin bermanuver atau pindah jalur, disarankan untuk menonaktifkan fitur LKA.

Sistem pengereman cukup responsif pada berbagai rentang kecepatan. Suspensinya terasa sedikit keras, tapi bantingannya tak terlalu berlebihan di permukaan kurang halus.

Setibanya kembali di dealer NETA Kelapa Gading, indikator menunjukkan sisa daya baterai masih cukup untuk jarak tempuh 367 km.

Segera Launching

Dengan desain yang modern dan futuristik NETA X tersedia dalam empat pilihan warna yaitu, Glacier Blue, Jet Black, Sky Grey, dan Pearl White.

Opsi warna eksterior dan kemasan interiornya cukup eyecatching dan gak pasaran. Terlebih lagi varian Supreme yang kami coba sudah dilengkapi dengan panoramic sunroof.

Mobil listrik NETA X sebenarnya belum resmi launching. Saat di GIIAS 2024 pun baru tahap perkenalan. Namun tenyata PT NETA Indonesia sudah membuka daftar pre-book bagi para calon konsumen yang berminat.

PT NETA Auto Indonesia sedianya akan melakukan launching resmi NETA X pada 27 September 2024 mendatang. Bagi Anda yang berminat, sabar dulu ya…

Mazda Power Drive 2024 Tawarkan Eksplorasi Seluruh Line-Up

PT Eurokars Motor Indonesia (EMI), sebagai Agen Pemegang Merek (APM) dan distributor resmi Mazda di Indonesia, kembali mengadakan Mazda Power Drive 2024. Kegiatan tahunan ini rencananya akan diselenggarakan pada tanggal 21-22 September 2024, di JS Luwansa Hotel & Convention Center, Kuningan, Jakarta.

Dalam event Mazda Power Drive, peserta akan memperoleh kesempatan untuk merasakan langsung keunggulan setiap produk Mazda yang dipasarkan di Indonesia. Siapa saja dapat bergabung di acara ini, cukup dengam mendaftarkan kehadirannya di Mazda Power Drive 2024, melalui jaringan dealer resmi Mazda di wilayah Jabodetabek.

“Mazda Power Drive adalah event Mazda dengan kegiatan test drive terbesar yang PT EMI selenggarakan di tahun 2024. Acara ini kami dedikasikan untuk memberikan pengalaman berkendara yang menonjolkan keunggulan Mazda,” jelas Ricky Thio, Chief Operating Officer PT EMI.

Setiap produk Mazda mengusung filosofi Jinba-Ittai, yang menyatukan antara pengemudi dan kendaraan. Sedangkan filosofi desain Kodo juga menggabungkan estetika dengan dinamika, menciptakan tampilan elegan, dan penuh energi pada setiap lekukan kendaraan.

“Mazda Power Drive adalah kesempatan yang paling tepat untuk mengeksplorasi hampir seluruh line-up kami, bahkan mencoba mengendarainya,” lanjut Ricky Thio.

Aktivitas ini dirancang khusus untuk menghadirkan berbagai aktivitas menarik bagi para pengunjung. Mulai dari sesi Classroom, Test Drive, hingga Car Ownership Discussion. Mazda telah menyiapkan 31 unit kendaraan, untuk sesi test drive pada Mazda Power Drive 2024. Terdiri dari segmen Sedan, SUV, Hatchback, hingga Roadster.

Peserta akan mendapatkan edukasi dan pemahaman mendalam, mengenai produk Mazda. Dilanjutkan dengan kesempatan menjajal setiap produk Mazda, dengan rute khusus. Yang terakhir ialah diskusi mengenai penawaran menarik untuk pembelian produk Mazda bagi calon konsumen.

Toyota New Fortuner 2.8 GR Sport 4×4 Makin Mumpuni?

Kurang dari sepekan lalu PT Toyota-Astra Motor (TAM) menghadirkan Toyota New Fortuner 2.8 GR Sport 4×4 di Indonesia. Kami bersama sejumlah media berkesempatan menjajal New Fortuner 4×4 GR 2.8 Sport melintasi trek off-road yang ada di kawasan Pagedangan, BSD City, Tangerang Selatan.

Tampilan Lebih Garang Dan Sporty

Toyota melakukan penyegaran tampilan eksterior. Lampu depan LED desainnya berubah. Grille, serta bemper depan dan belakang versi GR bikin wajah Fortuner kian garang. Selain itu, kaliper rem warna merah yang terlihat dari sela palang pelek alloy model baru bikin gaya tampilan Fortuner makin sporty.

Interior pun tak luput dari sentuhan. Plafon berkelir hitam nampak kontras dengan aksen jahitan benang warna merah pada panel pintu. Perpaduan material kulit dan suede plus aksen jahitan benang warna merah pada jok GR Sport bikin tampilan interior Fortuner jadi makin trendy.

Pada dashboard terpampang layar head unit 9-inch yang dilengkapi OS Android. Sejumlah fitur pada sistem infotaintment meliputi koneksi Bluetooth, NFC Checking, dan Voice Command. Fitur kamera parkir Digital Rear View Monitor with DVR ditampilkan pada layar head unit.

Penumpang bangku baris kedua juga dimanjakan dengan fitur Rear Seat Entertainment (RSE) berupa layar digital 11.6-inci yang bisa diakses secara terpisah.

Konektivitas T Intouch

Ada hal baru yang disematkan pada model New Fortuner (kecuali varian G) yakni In-Car Wifi Hotspot via fitur T Intouch. Tak hanya teknologi konektivitas yang menghubungkan pengemudi, kendaraan, dan layanan melalui jaringan internet.

Teknologi ini menawarkan fitur Remote Immobilizer yang dapat diakses melalui aplikasi mToyota. Pemilik kendaraan bisa menonaktifkan mobil dari jarak jauh saat terjadi pencurian.

Selain itu, fitur In-Car Connectivity yang dilengkapi dengan Connected Head Unit dan Connected Rear Seat Entertainment (RSE) memungkinkan pengemudi dan penumpang untuk tetap terhubung.

Fitur lain yang disediakan oleh Toyota yakni layanan Emergency Roadside Assistance (ERA) yang dapat diakses melalui tombol khusus di head unit. WiFi Hotspot berbasis jaringan broadband 4G/LTE juga tersedia gratis bagi para pemilik New Fortuner untuk jangka waktu tiga bulan pertama.

Performa Menggiurkan

SUV berbodi bongsor ini dibekali mesin diesel 2.755 cc VNT Intercooler berkode 1GD-FTV. Tenaga puncak sebesar 201 hp yang bermain di putaran mesin menengah yakni kisaran 3.000-4.000 rpm tak banyak berubah dari versi terdahulu.

Torsi maksimumnya yang sebesar 500 Nm bermain di putaran bawah yakni kisaran 1.600-2.800 rpm. Menggiurkan bukan?

Penyaluran performa mesin ke poros roda via transmisi otomatis 6-speed Sport Sequential Switchmatic. 

Beringas Melibas Trek Off-road

Karena kami menjajal New Fortuner 2.8 GR Sport 4×4 di trek off-road, maka kami pun mengganti mode penggerak dari 2WD ke 4WD. Cukup operasikan knob putar di dekat setting AC, untuk memindah dari mode 2H ke 4H atau ke 4L.

Tinggal putar saja tuasnya, maka mode penggerak roda dapat berganti meskipun mobil dalam keadaan berjalan. Namun untuk yang 4L harus berhenti terlebih dahulu.

Dengan paket GR Performance, kualitas berkendara Fortuner ala GR ini pun jelas beda dari Fortuner biasa. Salah satu fitur penunjang pengendaraan yang dibekalkan adalah aplikasi Monotube Suspension Tuned by GR yang berfungsi untuk jalan aspal maupun trek off-road.

Bodi mobil tidak limbung saat melintasi jalan berlumpur dan berbatu. Dengan Monotube Suspension hasil racikan Gazoo Racing (GR), suspensi pun mampu meredam guncangan saat mobil melaju kencang.

LSD Bikin Gagah Beraksi

Tinggi bodi yang di angka 1.835 mm dan jarak ground clearance 220 mm membuat New Fortuner jadi lebih mudah melibas sejumlah rintangan di trek off-road yang kami coba.

Aksi di trek off-road pun kian ‘trengginas’ berkat perangkat Rear Differential Lock (R/D Lock). New Fortuner dapat dengan mudah melintasi trek miring meski dalam posisi satu ban belakang terangkat. Selain itu, masing-masing roda belakang memiliki putaran 100 persen sehingga roda tak kehilangan traksi.

Fitur yang tak kalah penting yakni Downhill Assist Control yang terintegrasi dengan kinerja sistem rem. Fitur ini menjaga agar mobil tidak merosot dan ‘nyelonong’ tak terkendali saat melewati turunan terjal.

Lengkap Dengan TSS

Sistem rem bekerja secara otomatis melakukan pengereman berkala saat melintasi turunan terjal. Pengemudi tetap bisa fokus mengendalikan arah kemudi.

Soal fitur, Toyota New Fortuner dilengkapi dengan teknologi bantu berkendara terpadu Toyota Safety Sense (TSS). Mulai dari Pre-Collision System (PCS), Lane Departure Alert (LDA), dan Dynamic Radar Cruise Control (DRCC), hingga Rear Cross Traffic Alert (RCTA).

Berkat fitur yang canggih dan lengkap, pengemudi dan penumpang dijamin merasa lebih aman dan nyaman saat berkendara dengan New Fortuner 2.8 GR Sport 4×4.

Untuk penyuka versi 2WD, New Fortuner 2.8 GR Sport A/T dibanderol Rp 650 juta. Sedangkan bagi para penyuka off-road, New Fortuner 2.8 GR Sport 4WD A/T dibanderol seharga Rp 720,8 juta.

parkir dan akses giias 2025

Jangan Ragu Buat Test Drive di GIIAS 2024

GIIAS 2024 menghadirkan pengalaman menarik bagi pengunjung dengan menyediakan area test drive yang semakin berskala besar dari sebelumnya. Pengunjung dapat menguji langsung berbagai kendaraan terbaru dari beragam brand kendaraan. Terdapat lintasan sepanjang lebih dari dua kilometer, dengan berbagai obstacle untuk menguji kenyamanan kendaraan.

Sebelum menjajal kendaraan test drive, pengunjung wajib melakukan registrasi untuk pengisian data diri menggunakan barcode yang sudah disediakan. Selanjutnya, pengunjung melakukan verifikasi di counter test drive ataupun test ride yang berlokasi di sekitar area tersebut.

Area test drive didesain dengan bermacam obstacle bertujuan untuk memungkinkan pengunjung merasakan secara langsung performa, kemampuan manuver, dan fitur keselamatan yang ditawarkan oleh beragam kendaraan dengan teknologi terbaru.

GIIAS 2024 menghadirkan area Water Obstacle, yang dirancang khusus untuk memberikan pengalaman langsung kepada pengunjung mengenai teknologi kendaraan listrik. Fitur unggulan terbaru di GIIAS 2024 yaitu Articulation Obstacle adalah area uji coba yang dirancang dengan rintangan khusus untuk menantang kemampuan suspensi kendaraan.

Bagi pengunjung yang ingin test ride, maka di GIIAS 2024 mengutamakan keselamatan. Sehingga pengunjung dengan diwajibkan menggunakan atribut keselamatan. Mulai dari helm, sepatu, dan celana panjang, sebelum menjajal kendaraan dalam test ride.

Jajal Line-Up Lengkap Jinba-Ittai di Mazda Power Drive 2023

Mazda Power Drive hadir menyapa para pelanggannya di Jakarta. Diselenggarakan pada tanggal 9-10 Desember 2023 mendatang, bertempat di Midaz Dining & Lounge Senayan Golf, event ini akan memberikan kesempatan spesial pagi para penggemar dan peminatnya, untuk dapat mencoba seluruh line-up Mazda yang tengah dipasarkan di Indonesia.

Mazda Power Drive menghadirkan sesi test drive, hingga melakukan pembelian atas unit Mazda, dengan penawaran harga yang sangat menarik, dan terbatas hanya pada saat event berlangsung. Dengan tema Celebrate The Ultimate Driving Experience, Mazda Power Drive 2023 akan memanjakan para pengunjungnya dengan line-up premium, dengan jaminan pengalaman berkendara yang mengesankan, mengadopsi filosofi Jinba-Ittai, yang konsisten mengutamakan keselarasan antara Sang Pengemudi dengan kendaraan.

Ada 30 unit test drive yang dapat diuji langsung

Event tahunan Mazda ini akan dibuka untuk umum pada pukul 10:00-17:00 WIB. Event ini bersifat gratis, tanpa dipungut biaya apapun. Pada Mazda Power Drive 2023, Mazda telah menyiapkan lebih dari 30 unit yang dapat dilihat bahkan dikendarai langsung oleh para pengunjung, dengan pilihan model, mulai dari Roadster (MX-5), Premium SUV (CX-60), SUV (CX-3, CX-8, dan CX-9), Sedan (Mazda2 dan Mazda3), serta Hatchback (Mazda3).

Tak ketinggalan, akan ada pula New Mazda CX-5 (Elite & Kuro) dan New Mazda2 Hatchback, yang baru saja diperkenalkan pada pekan lalu. Semakin spesial, pada event Mazda Power Drive kali ini, para pengunjung berkesempatan untuk menyaksikan ketangguhan sistem i-ACTIV AWD pada unit CX-60, di sesi ramp test.

Didampingi instruktur profesional Mazda

Para pengunjung dapat menempuh mode berkendara offroad yang tersedia pada CX-60, dengan didampingi oleh instruktur profesional Mazda, merasakan bagaimana Premium SUV ini unjuk gigi performa tenaga dan torsi.

Hanya di Mazda Power Drive 2023, Mazda akan menyuguhkan penawaran yang sangat menarik, mulai dari program cashback hingga Rp 100 juta, hingga program 2 years extended warranty, sehingga fasilitas garansi yang akan didapat oleh konsumen menjadi total 5 tahun atau 150 ribu km.

Bagi para peminat yang berencana melakukan pembelian, khusus di event ini, Mazda dan para mitra financing support juga akan menawarkan sejumlah opsi suku bunga mulai dari 0 persen, dengan tenor hingga 7 tahun. Disamping program cashback dan program perpanjangan jangka waktu fasilitas garansi, Mazda juga akan membagikan aksesoris mobil menarik dan souvenir eksklusif, secara gratis kepada para pengunjung yang beruntung.