Mobil Baru Irit BBM Bikin Penasaran, Suzuki XL7 Hybrid Bisa Diandalkan

Di tengah membanjirnya kendaraan listrik dan hybrid, urusan efisiensi bahan bakar tetap menjadi pertimbangan penting bagi konsumen Indonesia. Terlebih harga bahan bakar fosil yang makin melambung, membuat konsumen harus pandai memilih mobil harian yang sesuai.

Salah satu mobil yang mencuri perhatian justru datang dari segmen SUV keluarga, yakni Suzuki New XL7 Hybrid. Model terbaru ini menawarkan kombinasi kapasitas tiga baris, karakter SUV, teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS), serta harga di rentang realistis untuk keluarga Indonesia.

Suzuki memasarkan New XL7 Hybrid dengan rentang harga sekitar Rp274,3 juta hingga Rp329 juta OTR Jakarta, tergantung varian. Model ini hadir sebagai salah satu pilihan menarik bagi konsumen yang ingin mobil keluarga dengan konsumsi bahan bakar lebih efisien tanpa harus beralih sepenuhnya ke mobil listrik.

XL7 Hybrid Bukan Sekedar Label Hybrid

Daya tarik XL7 Hybrid terletak pada pendekatan yang cukup sederhana. Teknologi SHVS bekerja membantu mesin bensin melalui Integrated Starter Generator (ISG), terutama ketika kendaraan membutuhkan tambahan tenaga dan saat proses start-stop.

Artinya, konsumen tetap mendapatkan karakter mobil konvensional yang mudah digunakan, tetapi dengan dukungan teknologi elektrifikasi untuk membantu efisiensi.

Posisinya menjadi menarik karena kebutuhan keluarga Indonesia tidak selalu identik dengan mobil listrik. Banyak konsumen masih membutuhkan kendaraan yang mudah digunakan untuk perjalanan dalam kota maupun luar kota, tanpa harus memikirkan pengisian baterai.

Pesaingnya Mulai Semakin Banyak

Pilihan mobil efisien di GIIAS 2026 semakin beragam. Mitsubishi New Xforce HEV, misalnya, hadir dengan mesin 1.6-liter dan motor listrik. Konsumsi bahan bakarnya diklaim mencapai 24,4 km/l, sementara MMKSI menargetkan total penjualan Xforce model ICE dan HEV mencapai sekitar 1.000 unit per bulan.

Di kelas berbeda, DFSK E5 Plus menawarkan teknologi PHEV dengan combined range hingga 1.400 kilometer. Model ini menjadi salah satu kejutan GIIAS 2026 dengan 380 SPK selama pameran, dari total 625 SPK DFSK. Angka tersebut sekaligus menunjukkan bahwa konsumen mulai terbuka terhadap PHEV.

Sementara itu, Toyota Veloz Hybrid EV tetap menjadi salah satu MPV hybrid yang relevan. Sebelum GIIAS 2026, model ini bahkan mencatat permintaan sekitar 800–1.000 unit per bulan menurut data Auto2000.

Hyundai juga mencatat Stargazer Cartenz dan Stargazer Cartenz X sebagai kontributor pemesanan tertinggi selama GIIAS 2026, meski rincian angka SPK per model belum dipublikasikan secara lengkap.

XL7 Hybrid Jadi Pilihan yang Lebih Masuk Akal?

Jika ukurannya bukan sekadar teknologi, tetapi kombinasi harga, kapasitas kabin, fleksibilitas perjalanan, efisiensi dan kemudahan penggunaan, Suzuki New XL7 Hybrid punya posisi yang kuat.

Konsumen tidak harus membayar mahal untuk mendapatkan teknologi elektrifikasi. Tidak perlu pula mengubah kebiasaan berkendara secara drastis.

Itulah yang membuat XL7 Hybrid menarik. Ketika pilihan mobil irit semakin banyak, konsumen justru memiliki persoalan baru: memilih teknologi yang paling sesuai kebutuhan.

Dan untuk keluarga yang membutuhkan mobil tujuh penumpang, efisien digunakan setiap hari, tetapi tetap siap diajak perjalanan jauh, Suzuki New XL7 Hybrid menjadi salah satu pilihan yang paling rasional.

Pilihan LMPV di GIIAS 2026, Suzuki New XL7 Layak Dilirik

GIIAS 2026 bukan hanya menjadi panggung bagi mobil-mobil baru dengan teknologi terkini. Bagi pecinta keluarga, pameran otomotif terbesar ini juga menjadi kesempatan untuk melirik mobil yang menawarkan satu kebutuhan penting: kabin luas dan nyaman untuk perjalanan bersama keluarga.

Di kelas kendaraan tujuh penumpang, pilihan semakin beragam. Mulai dari Low MPV hingga SUV keluarga, konsumen dapat menemukan sejumlah model yang menawarkan konfigurasi kabin lapang, fleksibilitas tempat duduk, serta ruang bagasi yang cukup untuk kebutuhan sehari-hari.

Salah satu model yang menarik perhatian adalah Suzuki New XL7 Hybrid. Mobil ini menawarkan karakter SUV dengan konfigurasi tiga baris yang tetap mengutamakan kepraktisan. Posisi duduk yang cukup tinggi memberikan visibilitas baik bagi pengemudi, sementara konfigurasi bangku memungkinkan kabin disesuaikan ketika membawa penumpang maupun barang.

Menariknya, teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) menjadi nilai tambah bagi konsumen yang menginginkan mobil keluarga dengan teknologi elektrifikasi tanpa harus beralih sepenuhnya ke kendaraan listrik.

Dari sisi harga, Suzuki Indonesia mencantumkan New XL7 Alpha AT Hybrid sebesar Rp315,3 juta OTR Jakarta. Varian tertingginya, New XL7 Alpha AT Kuro Two Tone, berada di Rp321,3 juta. Sementara pilihan paling terjangkau New XL7 Hybrid adalah Beta MT dengan harga Rp292,9 juta. Harga tersebut merupakan daftar resmi Suzuki Indonesia per Juli 2026 dan dapat berubah sewaktu-waktu.

Ragam Pilihan Model 7-seater

Meski begitu, Suzuki XL7 bukan satu-satunya pilihan. Beberapa brand raksasa besar juga memiliki line up 7-penumpang yang menarik. Salah satunya adalah Mitsubishi. Mitsubishi Xpander tetap menjadi salah satu alternatif kuat bagi keluarga yang mengutamakan kenyamanan penumpang. Karakter MPV-nya terasa dari pengaturan kabin yang praktis, akses keluar-masuk yang mudah, serta ruang penumpang yang dirancang untuk perjalanan keluarga. Harga Xpander saat ini berada di kisaran Rp274,5 juta hingga Rp348 juta OTR Jakarta, tergantung varian.

Pilihan lain datang dari Hyundai Stargazer Cartenz. Model ini menawarkan format MPV dengan kabin yang fleksibel dan pilihan captain seat pada varian tertentu. Di GIIAS 2026, harga Stargazer Cartenz dipatok mulai Rp241,4 juta untuk varian Trend MT, sementara varian Prime HSS mencapai Rp318 juta.

Sementara itu, Toyota Veloz menjadi opsi bagi keluarga yang menginginkan perpaduan desain modern, kabin tujuh penumpang, dan fitur kenyamanan yang cukup lengkap. Kehadiran Veloz Hybrid EV juga menambah pilihan bagi konsumen yang mulai mempertimbangkan kendaraan elektrifikasi. Toyota bahkan menawarkan program khusus selama GIIAS 2026 untuk pembelian Veloz Hybrid EV.

Pada akhirnya, pilihan mobil keluarga tidak semata ditentukan oleh ukuran bodi. Kenyamanan baris kedua, akses ke baris ketiga, fleksibilitas bagasi, hingga biaya kepemilikan menjadi pertimbangan penting.

Dalam persaingan ini, Suzuki New XL7 Hybrid serius dalam menawarkan paket yang menarik: kabin tujuh penumpang, fitur premium, teknologi hybrid, dan harga yang masih kompetitif. Bagi Anda yang membutuhkan satu mobil untuk aktivitas harian sekaligus perjalanan luar kota, Suzuki New XL7 Hybrid rasanya pantas masuk daftar pilihan.

Begini Skema Pembiayaan Suzuki XL7 di GIIAS 2026!

Segmen SUV hybrid semakin mendapat perhatian masyarakat Indonesia. Hal itu terlihat selama gelaran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, di mana Suzuki XL7 Hybrid menjadi salah satu model yang cukup ramai dikunjungi calon konsumen. Bukan hanya karena tampil dengan penyegaran desain, tetapi juga didukung program penjualan yang membuat biaya kepemilikan menjadi lebih ringan.

Di tengah persaingan SUV tujuh penumpang, faktor pembiayaan kini menjadi pertimbangan utama. Suzuki memahami kondisi tersebut dengan menghadirkan berbagai pilihan kredit melalui perusahaan pembiayaan rekanan. Konsumen dapat memilih tenor mulai satu hingga lima tahun, disertai program bunga spesial untuk periode tertentu, uang muka yang lebih fleksibel, hingga skema cicilan bertahap yang menyesuaikan kemampuan finansial. Selain itu tersedia pula program SUFI Eazy One Year Payment, SUFI Eazy Flexi Step Payment, serta Angsuran Dibayar di Belakang (ADDB) yang menjadi salah satu daya tarik selama GIIAS 2026.

Tidak hanya itu, Suzuki juga memberikan berbagai keuntungan tambahan bagi konsumen yang melakukan Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) selama pameran. Mulai dari cashback, voucher belanja, bonus aksesori resmi, program trade-in, hingga kesempatan mengikuti undian berhadiah sesuai ketentuan program yang berlaku di booth Suzuki. Besaran promo dapat berbeda bergantung pada tipe kendaraan dan perusahaan pembiayaan yang dipilih.

Dari sisi produk, Suzuki XL7 Hybrid terbaru memperoleh sejumlah penyempurnaan pada desain eksterior, interior, sistem hiburan, hingga fitur keselamatan yang lebih lengkap. Teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) tetap menjadi andalan karena mampu membantu efisiensi konsumsi bahan bakar tanpa mengubah karakter berkendara yang ringan dan nyaman untuk penggunaan harian maupun perjalanan luar kota.

Untuk pasar Jakarta, Suzuki memasarkan XL7 Hybrid Beta MT dengan harga Rp301,9 juta, Beta AT Rp312,9 juta, sementara varian tertinggi Alpha Hybrid AT dibanderol Rp327,7 juta, sedangkan versi Alpha Hybrid two-tone dipasarkan Rp329,7 juta. Rentang harga tersebut menempatkan XL7 Hybrid sebagai salah satu SUV elektrifikasi dengan banderol paling kompetitif di kelasnya.

Kombinasi harga, teknologi hybrid ringan, serta paket pembiayaan yang fleksibel membuat Suzuki XL7 Hybrid menjadi salah satu pilihan menarik selama GIIAS 2026. Bagi konsumen yang memang berencana mengganti kendaraan keluarga tahun ini, momentum pameran menjadi kesempatan terbaik untuk memperoleh total biaya kepemilikan yang lebih menguntungkan sekaligus menikmati berbagai promo eksklusif yang hanya tersedia selama berlangsungnya GIIAS 2026.

Berikut daftar harga Suzuki XL7 Hybrid 2026:

XL7 New Alpha Hybrid AT (two-tone color): Rp 329.700.000XL7

New Alpha Hybrid AT (single-tone color): Rp 327.700.000

XL7 New Beta Hybrid AT: Rp 312.900.000

XL7 New Beta Hybrid MT: Rp 301.900.000

XL7 New Zeta AT: Rp 285.300.000

XL7 New Zeta MT: Rp 274.300.000.

 

Bebas Cemas, Ini Alasan Memilih Teknologi Smart Hybrid Suzuki!

Minat masyarakat Indonesia terhadap kendaraan elektrifikasi terus meningkat. Namun, di balik tren tersebut masih ada satu kekhawatiran yang sering muncul, terutama bagi penggemar jalan ke luar kota, yakni range anxiety atau rasa cemas terhadap jarak tempuh kendaraan sebelum harus kembali mengisi energi.

Kekhawatiran ini umumnya dirasakan oleh calon pengguna mobil listrik murni, terutama ketika harus melintasi wilayah yang infrastruktur pengisian dayanya belum merata. Di sinilah Suzuki menawarkan solusi yang lebih realistis melalui teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) yang disematkan pada Suzuki XL7 Hybrid.

Simpel dan Logis

Berbeda dengan mobil listrik maupun hybrid penuh, sistem Smart Hybrid Suzuki tidak mengharuskan pemilik kendaraan mencari stasiun pengisian daya. Baterai akan terisi secara otomatis saat kendaraan melaju melalui proses regenerative braking dan kerja mesin. Artinya, pengemudi cukup mengisi bensin seperti biasa tanpa perlu mengubah kebiasaan berkendara.

Inilah yang membuat XL7 Hybrid menjadi pilihan logis bagi keluarga Indonesia yang sering melakukan perjalanan antarkota. Mulai dari mudik, liburan bersama keluarga, hingga perjalanan bisnis ke berbagai daerah dapat dilakukan tanpa harus merencanakan lokasi pengisian baterai di sepanjang rute.

Cara Kerja Teknologi SHVS

Teknologi SHVS bekerja melalui kombinasi mesin bensin dengan Integrated Starter Generator (ISG) dan baterai lithium-ion. Saat akselerasi, ISG membantu meringankan kerja mesin sehingga konsumsi bahan bakar menjadi lebih efisien. Ketika kendaraan melambat atau melakukan pengereman, energi yang biasanya terbuang akan dikonversi menjadi listrik dan disimpan kembali ke baterai.

Selain meningkatkan efisiensi, sistem ini juga membuat proses start mesin terasa lebih halus melalui fitur Engine Auto Stop yang secara otomatis mematikan mesin saat berhenti sejenak, lalu menghidupkannya kembali dengan cepat ketika pengemudi menginjak pedal gas atau melepas rem. Hasilnya bukan hanya hemat bahan bakar, tetapi juga memberikan pengalaman berkendara yang lebih nyaman.

Untuk perjalanan jauh, Suzuki XL7 Hybrid juga menawarkan berbagai keunggulan lain yang mendukung kenyamanan seluruh penumpang. Kabin tiga baris yang lapang mampu mengakomodasi hingga tujuh orang dengan ruang kepala dan kaki yang lega. Bagasi fleksibel memudahkan membawa perlengkapan liburan, sementara posisi duduk yang tinggi memberikan visibilitas lebih baik saat melintasi berbagai kondisi jalan.

Ground clearance yang tinggi juga menjadi nilai tambah ketika kendaraan harus melewati jalan bergelombang atau medan yang kurang bersahabat di luar kota. Dipadukan dengan konsumsi bahan bakar yang efisien, biaya perjalanan menjadi lebih terkendali tanpa mengorbankan kenyamanan.

Perawatan Terjamin Mudah

Bagi sebagian konsumen, kendaraan elektrifikasi sering kali identik dengan biaya kepemilikan yang tinggi dan perawatan yang rumit. Namun, Smart Hybrid Suzuki justru menawarkan pendekatan yang lebih sederhana. Sistem hybrid ringan ini tetap mempertahankan karakter mobil bermesin bensin sehingga proses perawatan dapat dilakukan di jaringan bengkel resmi Suzuki yang telah tersebar luas di berbagai daerah di Indonesia.

Di tengah perkembangan kendaraan elektrifikasi, Smart Hybrid Suzuki hadir sebagai jembatan bagi konsumen yang ingin menikmati manfaat teknologi ramah lingkungan tanpa harus mengubah pola penggunaan kendaraan. Inilah alasan mengapa Suzuki XL7 Hybrid menjadi salah satu SUV keluarga yang paling masuk akal bagi masyarakat Indonesia, terutama bagi mereka yang memiliki mobilitas tinggi dan sering melakukan perjalanan luar kota.

Bebas dari kekhawatiran mencari stasiun pengisian daya, tetap hemat bahan bakar, nyaman dikendarai, dan didukung jaringan layanan purna jual yang luas membuat Suzuki XL7 Hybrid membuktikan bahwa elektrifikasi tidak selalu harus rumit. Justru dengan pendekatan yang sederhana dan relevan, Smart Hybrid menjadi solusi yang paling logis untuk kebutuhan mobilitas keluarga Indonesia saat ini.

 

Suzuki XL7 Hybrid Alpha, Beta, dan Zeta, Pilih Sesuai Budget!

Di tengah kebutuhan masyarakat akan kendaraan yang irit, nyaman, sekaligus bergaya SUV, Suzuki XL7 Hybrid menjadi salah satu pilihan yang menarik di segmen Low MPV crossover. Menariknya, Suzuki menghadirkan tiga pilihan varian, yakni Zeta, Beta, dan Alpha, sehingga calon konsumen dapat memilih mobil yang paling sesuai dengan kebutuhan, gaya hidup, sekaligus kemampuan finansial.

Bagi profesional muda yang baru memulai karier atau pasangan muda yang sedang membangun keluarga, Suzuki XL7 Hybrid Zeta merupakan pilihan paling rasional. Sebagai varian pembuka, tipe ini tetap dibekali teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) yang mampu membantu efisiensi konsumsi bahan bakar saat digunakan di dalam kota maupun perjalanan antarkota.

Dengan harga yang paling terjangkau di keluarga XL7 Hybrid, konsumen sudah mendapatkan kabin lega berkapasitas tujuh penumpang, posisi berkendara yang tinggi layaknya SUV, serta biaya operasional yang lebih hemat dibanding kendaraan bermesin konvensional.

Naik ke Suzuki XL7 Hybrid Beta, konsumen akan menemukan keseimbangan yang menarik antara harga dan kelengkapan fitur. Varian ini cocok bagi pekerja aktif yang setiap hari memiliki mobilitas tinggi, sering bertemu klien, atau gemar bepergian bersama keluarga pada akhir pekan.

Tampilan yang semakin modern dipadukan dengan berbagai fitur kenyamanan membuat setiap perjalanan terasa lebih menyenangkan. Selisih harga yang tetap kompetitif menjadikan Beta sebagai pilihan ideal bagi konsumen yang ingin naik kelas tanpa harus mengeluarkan anggaran terlalu besar.

Sementara itu, Suzuki XL7 Hybrid Alpha menjadi trim tertinggi yang ditujukan bagi konsumen yang menginginkan pengalaman berkendara lebih premium. Varian ini sangat cocok bagi pebisnis muda, eksekutif, maupun keluarga modern yang mengutamakan kenyamanan dan teknologi. Kehadiran head unit berukuran lebih besar, kamera 360 derajat, dashcam bawaan, tampilan interior eksklusif, hingga berbagai fitur keselamatan modern memberikan rasa percaya diri saat berkendara di berbagai kondisi jalan. Bukan sekadar tampil mewah, seluruh fitur tersebut juga memberikan nilai tambah dalam penggunaan sehari-hari.

Keunggulan utama seluruh varian XL7 Hybrid tetap terletak pada teknologi SHVS yang membantu mesin saat akselerasi sekaligus memanfaatkan energi ketika deselerasi. Sistem ini membuat konsumsi bahan bakar menjadi lebih efisien tanpa mengubah kebiasaan berkendara penggunanya. Konsumen tidak perlu melakukan pengisian daya baterai secara eksternal karena seluruh proses berlangsung secara otomatis selama kendaraan digunakan.

Selain efisiensi, XL7 Hybrid juga menawarkan kabin yang lapang untuk tujuh penumpang. Konfigurasi kursinya fleksibel sehingga memudahkan membawa perlengkapan kerja, perlengkapan olahraga, hingga barang bawaan saat liburan bersama keluarga. Ground clearance yang tinggi turut memberikan rasa percaya diri ketika melewati jalan berlubang, polisi tidur, maupun kondisi jalan yang kurang bersahabat.

Dari sisi harga, Suzuki juga memberikan pilihan yang mudah dijangkau sesuai kebutuhan. Varian Zeta menjadi opsi bagi konsumen yang mengutamakan efisiensi anggaran, Beta menawarkan keseimbangan terbaik antara fitur dan harga, sedangkan Alpha menjadi pilihan bagi mereka yang menginginkan kelengkapan teknologi dan kenyamanan maksimal. Dengan rentang harga yang kompetitif di kelasnya, konsumen dapat memilih sesuai kemampuan finansial tanpa harus mengorbankan kualitas.

Melalui strategi tiga pilihan trim tersebut, Suzuki berhasil menghadirkan XL7 Hybrid sebagai SUV keluarga yang mampu menjawab kebutuhan berbagai kalangan. Baik pekerja muda, keluarga kecil, maupun profesional mapan, semuanya dapat menemukan varian yang sesuai dengan gaya hidup masing-masing.

Suzuki XL7 terbaru dipasarkan dengan harga On the Road DKI Jakarta sebagai berikut:

XL7 New Alpha Hybrid AT (two-tone color): Rp329.700.000
XL7 New Alpha Hybrid AT (single-tone color): Rp327.700.000
XL7 New Beta Hybrid AT: Rp312.900.000
XL7 New Beta Hybrid MT: Rp301.900.000
XL7 New Zeta AT: Rp285.300.000
XL7 New Zeta MT: Rp274.300.000

 

Suzuki XL7 Hybrid Alpha Kuro, Makin Stylish Dengan Nuansa Hitam

Seperti yang dijanjikan, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) resmi meluncurkan Suzuki XL7 Hybrid Alpha Kuro secara daring pada 19 September 2025 lalu.

Kehadiran varian terbaru dari Suzuki XL7 ini diharapkan dapat semakin memperkuat lini model XL7 di pasar SUV Indonesia.

Tak hanya sebagai varian tertinggi dari lini model Suzuki XL7. New XL7 Hybrid Alpha Kuro sekaligus melengkapi varian XL7 yang sudah ada, yakni Zeta, Beta, dan Alpha.

Pihak SIS optimis XL7 Hybrid Alpha Kuro bakal diminati para konsumen dan menargetkan penjualan sebanyak 300 unit per bulan.

Suzuki menegaskan bahwa varian Alpha Kuro tak hanya menjadi opsi baru bagi para konsumen dan pelanggan setia Suzuki di Tanah Air. Aksen bernuansa hitam memberi karakter gaya sporty yang sedikit berbeda dari varian XL7 yang telah ada.

4W Deputy Managing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Donny Saputra memaparkan bahwa nama ‘Kuro’ diambil dari bahasa Jepang, yang artinya Hitam. Penjelasan tersebut memiliki makna jika varian baru ini kurang lebih adalah Black Edition.

“Melihat antusiasme terhadap New XL7 Hybrid Alpha sebagai varian paling diminati, kami hadirkan New XL7 Hybrid Alpha Kuro. Model kendaraan dengan aksen warna Hitam ini menjadi persembahan spesial untuk konsumen setia Suzuki,” ujar Donny Saputra dalam tele press conference secara online.

Aksen Hitam Sporty dan Eksklusif

Sesuai labelnya yakni ‘Kuro’ yang berarti Hitam, tampilan eksterior varian Alpha Kuro didominasi aksen warna hitam. Aura sporty dan kesan eksklusif pun semakin menonjol. Sentuhan aksen serba hitam pada eksterior saat ini tengah menjadi trend di kalangan para kawula muda.

Lampu depan dan belakang kini hadir dengan efek smoke ala JDM street style. Aksen garnish warna hitam glossy di bumper depan memberi kesan eksklusif.

Di area bodi bagian samping, nuansa hitam disematkan pada handle pintu dan garnish bawah pintu. Roof rail berwarna hitam pada atap kian memberi kesan gagah dan sporty.

Aksen bernuansa hitam juga diimbuhkan pada bagian belakang. Mulai dari garnish pintu bagasi, upper spoiler, serta emblem Alpha kini bernuansa hitam.

Agar tampilan makin paripurna, Suzuki XL7 Hybrid Alpha Kuro dibekali velg 16 inci hitam glossy berbalut ban berukuran 195/60 R16.

Ground clearance dengan ketinggian 200 mm menjadi keunggulan SUV andalan Suzuki ini. Tak hanya menunjang kemampuan saat melewati jalanan bergelombang atau medan semi-offroad. Pengemudi tak perlu khawatir saat harus melewati jalan dengan genangan air yang kerap ditemui di Indonesia.

Teknologi Mild Hybrid

Pada sektor performa, Suzuki XL7 Hybrid Alpha Kuro tak mengalami ubahan. Masih dengan mesin bensin 4-silinder, DOHC, berkapasitas 1.500 cc berkode K15B.

Baterai Lithium-Ion 12V 10Ah jadi penunjang sistem Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS).

Output tenaga maksimum sebesar 102 hp dicapai pada putaran mesin 6.000 rpm. Torsi puncak sebesar 138 Nm bermain di 4.400 rpm. Mesin berpenggerak roda depan ini dipadukan dengan transmisi automatic 4-speed dengan torque converter.

Teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) menjadi keunggulan pada lini model Suzuki XL7 Hybrid.

Sistem hybrid ini bekerja cerdas pada saat berkendara dalam kondisi stop-and-go melalui bantuan motor listrik Integrated Starter Generator (ISG).

Saat mobil berhenti, kinerja mesin akan berhenti secara otomatis untuk menghemat konsumsi bahan bakar. Mesin akan kembali menyala dengan halus ketika pengemudi menekan pedal gas

Baterai Lithium-Ion 12V 10Ah jadi sumber pasokan daya listrik untuk motor ISG. Salah satu fungsi dari motor listrik ISG yakni memberikan suplemen daya tambahan pada saat akselerasi awal, sehingga beban kinerja mesin jadi lebih ringan. Akselerasi pun makin gesit dan responsif, namun konsumsi bahan bakar tetap efisien. Pengendaraan pun jauh lebih halus dibandingkan mesin non-hybrid.

Single Tone Atau Two-tone?

Suzuki XL7 Hybrid Alpha Kuro hadir dalam tiga pilihan warna. Bagi penyuka warna single-tone, tersedia varian Cool Black yang dijual dengan harga Rp 312.200.000. Penyuka tampilan bernuansa two-tone, ada dua pilihan kombinasi warna, yakni Savanna Ivory-Black dan Show White Pearl-Black yang dipasarkan seharga Rp 314.200.000. Seluruhnya harga on-the-road (OTR) Jakarta.

Unit model XL7 Hybrid Alpha Kuro telah tersedia di jaringan dealer resmi Suzuki seluruh Indonesia. Konsumen bisa langsung menyambangi outlet Suzuki terdekat untuk melihat unitnya dan sekaligus melakukan pembelian.

Berikut varian dan harga lengkap Suzuki XL7:

Zeta MT : Rp 264 juta
Zeta AT : Rp 275 juta

Beta MT SHVS : Rp 286 juta
Beta AT SHVS : Rp 297 juta

Alpha MT SHVS : Rp 296,2 juta
Alpha AT SHVS : Rp 307,2 juta
Alpha MT SHVS Two Tone : Rp 298,2 juta Alpha AT SHVS Two Tone: Rp 309,2 juta

Alpha Kuro Cool Black Rp 312,2 juta
Alpha Kuro Savanna Ivory-Black (Two Tone) Rp 314,2 juta
Alpha Kuro Snow White Pearl-Black (Two Tone) Rp 314,2 juta

Suzuki Bakal Luncurkan XL7 ‘Kuro’ Edition?

Sebuah unggahan video baru saja tayang di laman akun Instagram SuzukiID milik Suzuki Indonesia. Pada video teaser yang diunggah tersebut nampak siluet bodi mobil berwarna hitam pekat.

Walau sosok mobilnya terkesan misterius, namun dari bentuk desain lampu belakang yang ditampilkan, menguatkan dugaan jika mobil tersebut adalah Suzuki XL7. Apakah bakal segera muncul XL7 edisi baru?

‘Black’ Atau ‘Kuro’ Edition?

“The kind of black thats makes you, want to go black,”  demikian keterangan yang ada dalam unggahan video tersebut.

Nah, kian menguatkan dugaan jika PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) selaku APM mobil Suzuki di Tanah Air bakal meluncurkan mobil baru bertema warna hitam.

Penegasan edisi ‘black’ (hitam) ini juga dituliskan pada keterangan postingan tersebut jika diterjemahkan lebih kurang memiliki arti:

“Lahir dalam balutan hitam pekat, diciptakan untuk mencuri perhatian. Bersiaplah menyambut kedatangan edisi terberani kami,”

Dalam keterangan yang ditampilkan, Suzuki juga menambahkan kata ‘Kuro’ pada video teaser tersebut. Kuro dalam bahasa Jepang berarti hitam atau gelap.

Meskipun hingga saat ini pihak Suzuki belum memberi bocoran atau info lebih jauh, kuat dugaan jika mobil edisi warna hitam ini bakal berlabel ‘Black’ atau ‘Kuro’. Entah label nama apa yang nantinya bakal disematkan. Yang jelas, ini adalah salah satu langkah SIS dalam memberi penyegaran pada salah satu model andalannya.

Perihal edisi penyegaran atau facelift, hal tersebit jadi salah satu dugaan seputar mobil yang kemungkinan bakal segera muncul tersebut.

Jika diamati secara sepintas, pada video itu terlihat lampu belakang yang identik dengan Suzuki XL7 atau Ertiga. Tapi saat dicermati lebih detail, ternyata ada ciri yang beda.

Bagian warna merah dari lampu rem hanya mengalir secara vertikal, sedangkan pada lampu rem XL7 atau Ertiga yang beredar saat ini, bagian warna merahnya mengalir secara vertikal dan diteruskan secara horizontal di bagian bawah.

Kami pun mencari model lampu rem yang mendekati atau identik pada lini model Suzuki terbaru. Bentuk desainnya ternyata justru mirip lampu rem Maruti Suzuki XL6 (Ertiga) facelift yang belum lama diluncurkan di India. Selain itu, lampu belakang pada mobil yang terlihat di video tampil dalam nuansa smoke (pekat) agar serasi dengan nuansa tematik hitam yang diusung.

Sebagai catatan, Suzuki XL7 dan Ertiga terbaru yang saat ini beredar di Indonesia hadir dalam dua versi yakni Smart Hybrid (SHVS) dan bermesin bensin non-hybrid. Nah, varian manakah yang akan tampil sebagai basis model dari edisi hitam tersebut?

Perihal kapan mobil baru ‘Black Edition’ atau ‘Kuro Edition’ tersebut akan muncul, belum ada info lebih lanjut dari pihak Suzuki Indonesia. Jadi, kita tunggu kapan tanggal tayangnya. Semoga bakal meluncur dalam waktu dekat.

Penjualan mobil hybrid Suzuki bulan April 2025

Penjualan Mobil Hybrid Suzuki Bulan April 2025 Raih 51 Persen!

Penjualan mobil hybrid Suzuki bulan April 2025 tembus 51 persen. Hasil ini tentunya menjadi angin segar Suzuki Indonesia, dimana penjualan mobil nasional saat ini tergolong masih mandek.

Di tengah ketatnya persaingan pasar otomotif nasional dan meningkatnya kesadaran konsumen, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menunjukkan bahwa mobil ramah lingkungan bukan lagi sekadar alternatif.

Situasi tersebut tercermin pada retail sales mobil penumpang Suzuki bulan April 2025, dimana penjualan model hybrid berkontribusi 51 persen.

Capaian ini merefleksikan permintaan tinggi sekaligus perubahan sikap pengguna menuju preferensi kendaraan beremisi rendah. Penerimaan pasar terhadap teknologi hybrid menjadi solusi mobilitas berkelanjutan yang mudah dan dapat diandalkan serta sesuai kondisi Indonesia.

Kecepercayaan pelanggan tidak lepas dari asal usul merek yang terpercaya dan teruji seperti Suzuki. Lebih meyakinkan lagi, 83% dari keseluruhan model hybrid terjual selama 4 bulan tersebut merupakan produksi Indonesia, tepatnya dari pabrik Suzuki Cikarang, Jawa Barat.

Lokasi manufaktur menjadi alasan kuat bagi konsumen ketika mengambil keputusan jangka panjang, karena komitmen produsen merupakan pemberi ketenangan bagi pelanggan selama menggunakan mobilnya.

Keberhasilan ini lebih dari sekadar momen musiman atau keberuntungan. Tren solid ini telah dibangun sejak awal tahun, dimulai dengan kontribusi penjualan model hybrid 46% pada Januari 2025, tumbuh menjadi 47% pada Februari, kemudian mencapai puncaknya pada bulan Maret sebesar 52%.

“Pada bulan lalu, kami mencatat adanya koreksi kecil pada angka retail sales April 2025, Namun jika melihat data dalam perspektif luas, penurunan tersebut masih dapat diterima dalam konteks fluktuasi pasar yang lebih besar. Secara persentase, kontribusi model hybrid masih menunjukkan kinerja positif dan harus terus di kelola secara baik,” jelas Dept. Head of 4W Sales PT SIS, Randy R. Murdoko (19/5).

Suzuki XL7 Hybrid dan All New Ertiga Hybrid Jadi Andalan

Penjualan mobil hybrid Suzuki bulan April 2025

Penjualan mobil hybrid Suzuki bulan April 2025 tembus 51 persen. Dalam hal ini dua model yaitu All New Ertiga Hybrid dan XL7 Hybrid memberikan sumbangsih yang mumpuni.

Suzuki memproduksi model hybrid di Indonesia seperti New XL7 Hybrid dan All New Ertiga Hybrid. Langkah ini bukan hanya dilakukan untuk memenuhi permintaan dari konsumen dalam negeri saja.

Sejumlah negara turut merasakan kualitas unggul serta manfaat dari mobil-mobil tersebut melalui kinerja ekspor, antara lain Amerika Selatan, Oceania, maupun berbagai negara di Asia Tenggara. 

“Membangun kepercayaan terhadap teknologi hybrid memang ada tantangan tersendiri. Namun dengan konsistensi beserta ketulusan kami dalam melayani pelanggan, secara perlahan manfaatnya telah terlihat maupun dapat dirasakan bersama. Popularisasi model hybrid kami bukan sekedar tentang penjualan saja, tetapi juga merupakan bentuk kontribusi nyata Suzuki bagi Indonesia,” tutup Randy.

Penjualan mobil suzuki XL7 meningkat di 2024

Suzuki XL7 Hybrid Pimpin Penjualan Ritel, Carry Masih Jadi Raja

PT Suzuki Indomobil Sales (PT SIS) mengumumkan penjualan Suzuki XL7 Hybrid dengan catatan positif. Bahkan mobil ini memberikan kontribusi penjualan yang signifikan untuk Suzuki selama Juni 2023 lalu.

Secara keseluruhan, XL7 Hybrid langsung memimpin penjualan dengan capaian sebesar 15 persen dari total penjualan ritel Suzuki. Posisi kedua disusul oleh All New Ertiga yang menorehkan kontribusi 10 persen dari total penjualan secara keseluruhan. Sedangkan, pada penjualan mobil komersil masih dikuasai oleh New Carry yang menjajaki 55 persen dari total penjualan Suzuki.

Per 15 Juni 2023 lalu, Suzuki perdana memperkenalkan varian Suzuki XL7 dengan Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) dan fitur-fitur terkini. Secara keseluruhan penjualan ritel XL7 mencetak angka 36 persen dibandingkan penjualan bulan Mei 2023. Hal tersebut menciptakan peningkatan penjualan secara ritel sebesar 24 persen, dibandingkan Juni 2022.

Penjualan didominasi oleh New XL7 Hybrid tipe Alpha (AT) dengan pilihan warna New Savanna Ivory – Black dan White – Black.  Varian New XL7 Alpha Beta) ini diklaim yang paling mendominasi total penjualan XL7. Persentasenya sebesar 74 persen.

Sementara, yang tetap menjadi incaran lain adalah All New Ertiga. Penjualan secara ritel All New Ertiga periode Januari – Juni 2023 diklaim mengalami peningkatan sebesar 12 persen. Penjualan didominasi oleh All New Ertiga Hybrid tipe GX dengan transmisi otomatis (AT). Disusul model All New Ertiga tipe GL dan All New Ertiga Hybrid Suzuki Sport.

Suzuki Carry Masih Dominan

Pada sektor komersil, New Carry masih memimpin dengan berkontribusi sebesar 55 persen terhadap penjualan Suzuki secara keseluruhan di bulan Juni 2023. Peningkatan ini juga membuktikan bahwa New Carry berhasil mempertahankan gelar sebagai “Rajanya Pick-Up” yang memiliki performa tangguh, dan sanggup mengangkut muatan ber kapasitas maksimal 1 ton.

Selain New Carry, XL7, dan All New Ertiga, pada kategori model impor juga membawa kabar gembira. Tercatat pada bulan Juni 2023, angka penjualan kategori mobil CBU berkontribusi sebesar 16 persen dari total penjualan ritel Suzuki.

Konsumsi BBM New Suzuki XL7 Hybrid Makin Ekonomis?

Pilihan model SUV bagi para pecinta Suzuki di Indonesia kini bertambah satu lagi, New XL7 Hybrid. Varian terbaru SUV 7-penumpang XL7 ini mengikuti jejak Ertiga Hybrid yang telah lebih dulu dipasarkan oleh PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) di Indonesia. Lalu, seberapa irit konsumsi BBM XL7 setelah dapat teknologi tersebut?

New XL7 Hybrid merupakan komitmen Suzuki dalam memenuhi kebutuhan konsumen. Khususnya SUV ramah lingkungan sebagai sarana mobilitas keluarga modern sehari-hari. Seperti halnya Ertiga Hybrid, varian terbaru XL7 ini dibekali teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS). 

Smart Hybrid Meringankan Kinerja Mesin

Mesin 1.5-liter berkode K15B yang dibekalkan pada New XL7 Hybrid sama seperti varian non-hybridnya. Output tenaga 103 hp dikail pada 6.000 rpm dan torsi maksimum 138 Nm dirasakan pada 4.400 rpm.

Nah, jantung utama dari New XL7 Hybrid yakni sistem SHVS (Smart Hybrid Vehicles by Suzuki). Sistem ini terdiri dari perangkat Integrated Starter Generator (ISG) dan 2 buah baterai (lithium-ion dan lead acid). Perangkat ISG memiliki fungsi ganda. Yang pertama yakni membantu putaran mesin saat akselerasi awal. Fungsi kedua sebagai motor starter mesin saat fitur Engine Auto Start-Stop bekerja.

Saat dalam kondisi ON, fitur ini akan mematikan mesin untuk menghemat pemakaian bahan bakar ketika mobil tak bergerak lebih dari 3 detik di lampu merah atau di kemacetan. Ketika pijakan kaki pada pedal rem dilepas atau pedal gas dipijak kembali, motor ISG akan menstarter mesin secara otomatis.

Nah, saat fungsi Engine Auto Start-Stop bekerja dan mesin mobil mati, AC akan tetap hidup. Baterai akan memasok energi listrik sebagai penggerak motor pulley kompresor AC.

Sementara untuk pasokan daya listrik, New XL7 Hybrid memanfaatkan dua buah baterai. Yang pertama yakni baterai lithium-ion bervoltase 12 V. Jenis yang digunakan sama seperti pada Ertiga Hybrid. Hanya saja New XL7 Hybrid baterainya berukuran 10 Ah seperti pada Grand Vitara Hybrid. Sedangkan pada Ertiga Hybrid ukurannya 6 Ah.

Kapasitas daya listrik baterai pun akan terus terisi berkat sistem pengisian daya regeneratif. Energi dari pengereman dan deselerasi diubah menjadi energi listrik yang kemudian disimpan pada baterai lithium-ion yang diusung.Posisi penempatan baterai lithium-ion berada di bawah jok depan dijamin aman.

Perihal perawatan baterai, Suzuki memberi garansi resmi selama 8 tahun. Jadi tak perlu khawatir bukan?Untuk sistem kelistrikan lainnya pada kendaraan seperti lampu maupun head unit tetap menggunakan baterai lead-acid alias accu standar 42 Ah bervoltase 12 V.

Konsumsi BBM XL7

Untuk XL7 versi non-hybrid bertransmisi automatic, konsumsi BBM rata-rata di kisaran 14,5 -15,5 km/l. Kecepatan berkendara antara 40-110 km/jam. Untuk dalam kota, agak sulit mengukurnya. Lebih pada berapa lama merayap di tengah kemacetan lalu lintas daripada berapa jauh jarak yang ditempuh.

Sementara berdasarkan klaim Suzuki, konsumsi BBM Suzuki XL7 Alpha A/T non-hybrid di kisaran 15 km/l. Kini giliran New XL7 Hybrid, dan fungsi Engine Auto Start-Stop dalam posisi ON. Kecepatan berkendara pun sama yakni kisaran 40-110 km/jam. Saat kami menjelajah area Yogyakarta selama 2 hari ini, konsumsi BBM New XL7 Hybrid bertransmisi automatic juga lumayan irit, yakni di angka 13,8 km/l dengan jarak tempuh sejauh 200 km.

Kenyamanan berkendara tentunya ditunjang oleh gaya berkendara normal, atau eco-driving. Tak lupa fitur cruise control siap membantu meringankan kaki melalui tombol yang ada di bagian kanan setir. Jadi kaki tidak perlu selalu menginjak pedal gas, terutama pada saat melaju konstan di jalan tol.

Dengan mesin yang sama, konsumsi BBM New XL7 Hybrid terbilang cukup ekonomis jika dibandingkan dengan Ertiga Hybrid. Ertiga Hybrid yang bobotnya jauh lebih ringan, konsumsi BBM rata-rata di kisaran 19 km/l (automatic). Tak jauh beda bukan?

Konsumsi BBM kendaraan tentunya bergantung pada sejumlah faktor seperti kecepatan berkendara, kondisi rute jalan dan kepadatan lalu lintas. Selain itu, cara mengemudi pun turut berpengaruh. Bisa dikatakan teknologi Smart Hybrid terbukti membuat kinerja mesin menjadi lebih ringan, konsumsi BBM pun kian ekonomis.

Suzuki XL7 Hybrid Dibekali Fitur Yang Tak Kalah Memikat

Suzuki XL7 Hybrid jadi varian terbaru yang diperkenalkan oleh PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) dalam jajaran SUV yang dipasarkan di Indonesia. Saat melihat wujudnya, konsumen yang awam mungkin akan berpikir mobil ini tak ada bedanya dari XL7 versi non-Hybrid. Namun nyatanya tidak demikian.

Nah, ubahan apa yang paling mencolok pada Suzuki New XL7 Hybrid dibandingkan versi tanpa label Hybrid?

Interior Tampil Lebih Elegan

Yang mungkin sedikit mengecoh konsumen mungkin pada area interiornya. Layout kabin XL7 Hybrid sepintas terlihat tak berbeda dari varian non-Hybrid. Panel instrumen plus layar MID (multi-information display) di balik setir palang tiga terlihat identik. Kelengkapan seperti soket listrik 12V, USB dan Aux juga tak berubah.

Sistem infotaintment dengan layar sentuh 8 inci pada XL7 Hybrid sama seperti varian non-Hybrid. Tetap dilengkapi dengan switch audio control serta koneksi Bluetooth. Namun saat dicermati, interior pada XL7 Hybrid varian Alpha maupun Beta kini tampil kian mewah dibandingkan versi non-Hybrid. Kombinasi kulit dan kain pada jok terlihat lebih elegan. Aksen ornamen kayu di dashboard dan panel pintu pun membuat tampilan interior layaknya SUV kelas premium. Nuansa warna beige pada interior pun kini berganti dengan warna silver.

Fitur penyejuk kabin otomatis pada XL7 Hybrid menunjang kenyamanan berkendara. Terlebih dengan adanya sistem ISG dan baterai lithium-ion 10 Ah yang lebih besar dari Ertiga Hybrid. Meskipun mesin mobil mati saat fitur Engine Start-Stop bekerja, AC akan tetap berfungsi. Jadi tak perlu khawatir kepanasan saat tengah terjebak di kemacetan lalu lintas.

Tombol pengaturan fitur Cruise Control pada setir pun cukup mudah dioperasikan. Fitur ini sangat membantu ketika berkendara pada kecepatan konstan seperti di jalan tol yang lurus dan cukup panjang. Setidaknya kaki tak lekas pegal karena harus selalu menginjak pedal gas. Suzuki XL7 Hybrid hanya tersedia dalam dua varian teratas yakni Alpha dan Beta.

Smart E-Mirror Touch Screen

Yang menarik dari sederet fitur yang ada pada interior XL7 Hybrid yakni Smart E-Mirror Touchscreen. Fitur yang satu ini mungkin tak banyak diketahui para konsumen. Kaca spion tengah pada plafon kabin sekaligus berfungsi sebagai layar penampil gambar dari kamera di depan maupun belakang mobil. Tak seperti pada gambar rekaman dari kamera pada mobil lainnya yang ditampilkan pada layar head unit di dashboard. Fitur ini tak akan mengganggu fungsi layar head unit pada bagian tengah dashboard.

Saat transmisi berada di posisi gigi mundur, kamera akan bekerja secara otomatis. Pengendara bisa melihat situasi di belakang kendaraan dari rekaman gambar kamera parkir yang ditampilkan pada kaca spion.

Tak hanya memudahkan saat parkir, fitur ini sekaligus meningkatkan visibilitas pengemudi dan mengurangi blind spot saat parkir mundur. Anda pun dapat merekam situasi perjalanan saat berkendara.

Rekaman gambar dari kamera akan tersimpan pada kartu memori micro SD yang terpasang di dalam spion tengah tersebut. Nah, kapasitas 32 GB pun bisa ditambah menjadi 64 GB. Keren kan! Fitur ini jadi keunggulan yang tak dimiliki kompetitor sekelasnya seperti Daihatsu Terios, Toyota Rush, hingga Honda BR-V dan Mitsubishi Xpander Cross.

Berkendara Aman dan Nyaman

Suzuki XL7 Hybrid bertransmisi manual memiliki fitur pembeda dari varian automatic, yakni Gear Shift IndIcator. Fitur yang terintegrasi dengan sensor rpm mesin ini akan memberi tanda kepada pengemudi kapan waktunya untuk melakukan perpindahan gigi. Fungsinya kurang lebih mirip seperti indikator shift light pada mobil balap. Untuk varian bertransmisi otomatis, terdapat fitur Hill Hold Control. Fitur ini sangat membantu saat kendaraan tengah terjebak di kemacetan atau saat merayap di jalan tanjakan.

Perihal fitur keselamatan berkendara seperti anti-lock braking system (ABS), electronic stability programme (ESP), dual airbag, dan electronic brake distribution (EBD) tetap menjadi kelengkapan standar pada XL7 Hybrid.

Kabin Lapang Dan Nyaman

Seperti halnya di area Jabodetabek maupun kota lainnya, tipikal konsumen peminat Suzuki New XL7 Hybrid di Yogyakarta pun kurang lebih sama. Sebagian besar adalah pengusaha dan profesional muda dengan taraf ekonomi cukup mapan. Dengan kapasitas 7-penumpang, New XL7 Hybrid sangat cocok digunakan sebagai kendaraan penunjang aktifitas sehari-hari maupun mobil keluarga.

Seperti halnya pada XL7 non-Hybrid, posisi duduk tak berubah. Seluruh penumpang dapat duduk dengan nyaman. Meskipun pada baris kedua tak dilengkapi sandaran tangan di bagian tengah, justru hal ini membuat area bangku menjadi tak terasa sempit. Terutama bagi penumpang bertubuh extra large.

Bahkan pada penumpang berpostur jangkung tetap dapat duduk dengan nyaman di baris paling belakang sekalipun. Ya, pada MPV maupun SUV biasanya penumpang baris paling belakang posisi duduknya kurang nyaman. Terutama pada posisi lutut yang mentok maupun batas kepala yang nyaris menyentuh plafon.

Kapasitas Barang Bawaan Lebih Besar

Dibandingkan dengan MPV berkapasitas 5-penumpang yang banyak beredar di pasaran, Suzuki New XL7 Hybrid jelas lebih unggul. Selain dapat memuat penumpang lebih banyak, kapasitas muat barang pun lebih besar. Label harga pun tak terpaut jauh.

Dengan konfigurasi duduk 2-3-3, jok baris kedua dan ketiga bisa dilipat. Volume ruang bagasi pun jadi bertambah besar. Memudahkan saat harus membawa barang bawaan dan belanjaan yang cukup banyak. Bahkan anda pun dapat memuat sepeda MTB di dalam kabin Suzuki New XL7 Hybrid. Jok dalam posisi terlipat tentunya.

Memuat koper dan tas ransel kemping atau tas travel berukuran besar kerap menjadi problem utama saat hendak travelling. Belum lagi ditambah dengan coolbox penyimpan minuman dingin yang ukurannya cukup besar dan memakan tempat.

Kapasitas kargo New XL7 Hybrid bisa menampung empat hingga lima koper besar plus tas bawaan dengan melipat jok baris ketiga. Segala perabotan pun jadi kian mudah dan praktis untuk dimuat dalam kabin.

Sejak diperkenalkan pada akhir Juni lalu, PT Sumber Baru Mobil sebagai salah satu dealer resmi mobil Suzuki di kota Yogyakarta telah mendapat 47 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) New XL7 Hybrid. Ini baru dari satu dealer saja dan jumlahnya tentu akan kian bertambah.

Dengan sejumlah inovasi dan fitur memikat yang dibekalkan, PT SIS yakin Suzuki New XL7 Hybrid dapat bersaing dengan kompetitor sekelasnya. Bahkan secara simultan Suzuki akan menghadirkan New XL7 Hybrid di 33 kota besar di Indonesia.

Beginilah Cara Kerja Teknologi SHVS Suzuki XL7 Hybrid!

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) memilih kota Yogyakarta sebagai lokasi pengujian teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) pada Suzuki XL7 Hybrid.

Yogyakarta dinilai sebagai kota yang sesuai untuk mendapatkan impresi berkendara sesungguhnya. Lanskapnya variatif dan banyaknya destinasi wisata  menarik, dianggap cocok mewakili gaya New XL7 Hybrid sebagai mobil keluarga.

“Untuk menyusuri Yogyakarta yang apik, New XL7 Hybrid sudah dibekali teknologi SHVS agar perjalanan jadi lebih efisien dan ramah lingkungan. Kami mendorong pengguna mengeksplorasi teknik mengemudi untuk memaksimalkan kapabilitas fitur-fitur baru yang tersedia pada New XL7 Hybrid,” ujar Donny Saputra, 4W Marketing Director PT SIS.

Teknologi SHVS Mengurangi Dampak Bagi Lingkungan

Kami pun merasakan bagaimana sistem SHVS bekerja. Selama pengujian SHVS, kami menerapkan gaya berkendara Eco-Driving setiap saat. Teknologi ini mampu mengoptimalkan penggunaan bahan bakar hanya ketika diperlukan saja, dan menghentikannya saat tidak diperlukan dengan memanfaatkan peran Engine Auto Start-Stop.

Sistem kerja pada SHVS ditunjang oleh dua komponen utama yaitu Integrated Starter Generator (ISG) serta Lithium-ion battery. Bermanfaat untuk Engine Auto Start-Stop saja, namun juga dapat memberikan Acceleration Assist kepada mesin dan melakukan Regenerative Braking. Hal ini guna menyuplai kebutuhan listrik yang terpakai untuk menghidupkan beragam komponen elektrikal di mobil ini.

Kinerja SHVS Dipantau Melalui Tampilan MID

Peran Acceleration Assist bekerja untuk menyalurkan energi listrik kepada ISG sebagai motor yang meringankan beban putaran mesin sesuai kebutuhan saat berakselerasi. Energi listrik ini disalurkan dan dapat dipakai berulang kali berkat Regenerative Braking dengan memanfaatkan momen deselerasi untuk menghasilkan kembali daya listrik yang akan disimpan di Lithium-ion Battery dan lead acid battery.

Untuk memudahkan, proses kerja dari SHVS kami langsung memantau lewat Multi Information Display (MID) di panel instrument cluster yang tampilannya lengkap.

Hendra Kurniawan, Direktur Utama PT Sumber Aneka Mobil dari main dealer Suzuki di Yogyakarta, ikut menyampaikan sambutan hangat atas inisiasi petualangan New XL7 Hybrid ini. Yogyakarta adalah kota yang strategis untuk penjualan varian hybrid Suzuki. Kota wisata lokal nomor satu ini, memiliki banyak destinasi menarik untuk keluarga dan wisatawan.

“Sungguh menggembirakan New XL7 Hybrid berkesempatan menjelajahi Kota Yogyakarta kami yang autentik. Yogyakarta memang memiliki banyak sekali destinasi wisata dalam dan luar kota yang selalu ramai mengundang minat wisatawan lokal maupun mancanegara. Dengan teknologi dan fitur New XL7 Hybrid, kami yakin kepercayaan masyarakat terhadap New XL7 Hybrid akan bertambah baik dan perjalanan pelanggan menjadi semakin berkesan di kota istimewa ini,” tuturnya.

Suzuki XL7 Hybrid Muncul Bulan Depan?

Bermain di segmen hybrid bukan hal baru bagi Suzuki, baik di pasar internasional maupun di pasar Indonesia. Khusus untuk di pasar otomotif Tanah Air, Suzuki telah menggarap pasar kendaraan hybrid melalui kehadiran Ertiga Diesel Hybrid di tahun 2017 dan All New Ertiga Hybrid di tahun 2022. Guna melengkapi lini produknya di Indonesia, hadir gambar teaser kendaraan baru di akun Instagram @suzuki_id milik PT Suzuki Indomobil Sales. Besar kemungkinan merupakan sosok XL7 Hybrid.

Jika memang XL7 Hybrid menjadi produk baru Suzuki pada tanggal 15 Juni 2023 nanti, maka tidak menutup kemungkinan mobil ini mengacu pada unit XL6 Hybrid yang lebih dahulu diperkenalkan di pasar India. Wajar saja, sebab sejumlah produk Suzuki yang beredar di Indonesia pun tidak berbeda dengan lini produk di India.

Rasanya, teknologi yang bakal diusung pada Suzuki XL7 Hybrid pun sudah familiar bagi kami. Sebut saja mesin K series 1.5 liter dengan Integrated Starter Generator, dipadu bersama baterai Lead acid dan Lithium-ion. Jika masih memakai sistem Smart Hybrid (mild hybrid), maka teknologi tersebut sama dengan All New Ertiga Hybrid.

Namun, jika sudah menerapkan teknologi Progressive Smart Hybrid, maka mesinnya mendapat ‘asupan’ sistem DualJet. Bahkan, All New XL6 Hybrid untuk pasar India telah menggunakan transmisi otomatis 6-speed, bukan 4-speed lagi. Asyiknya, sudah ada fitur Paddle shifter juga. Semoga saja teknologi Progressive Smart Hybrid dan transmisi otomatis 6-speed tersebut hadir di XL7 Hybrid nanti.

Untuk interiornya, kemungkinan Suzuki masih memberikan aksen warna hitam pada kabin XL7 Hybrid. Hal tersebut menjadi karakter yang membedakan dengan Ertiga yang menggunakan aksen interior warna coklat atau krem. Jika terkait banderolnya, maka kami menduga bisa melebih angka Rp 300 juta. Harap bersabar ya…