Honda Super-ONE Siap Debut di GIIAS 2026

PT Honda Prospect Motor (HPM) dipastikan akan menghadirkan kejutan besar di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Pabrikan asal Jepang tersebut mengonfirmasi bakal meluncurkan Honda Super-ONE, model terbaru dari lini Honda Electric yang sekaligus menjalani debut perdana di kawasan Asia Tenggara.

Peluncuran ini menjadi salah satu agenda paling dinantikan di GIIAS 2026 yang berlangsung pada 30 Juli hingga 9 Agustus di ICE BSD City, Tangerang. Kehadiran Super-ONE juga mempertegas langkah Honda dalam memperluas portofolio kendaraan elektrifikasi di pasar Indonesia yang terus berkembang.

Berbeda dengan pendekatan banyak produsen yang hanya menonjolkan teknologi ramah lingkungan, Honda ingin mempertahankan identitas khas mereknya melalui Super-ONE. Mobil listrik ini dikembangkan dengan filosofi yang tetap mengedepankan sensasi fun to drive, karakter yang selama puluhan tahun melekat pada setiap produk Honda.

Menurut Honda, Super-ONE memadukan desain yang ekspresif, detail yang dirancang secara matang, serta performa yang mampu menghadirkan pengalaman berkendara emosional. Dengan kata lain, elektrifikasi bukan berarti menghilangkan karakter berkendara yang selama ini menjadi kekuatan utama Honda.

“Honda selama ini identik dengan kultur engineering, performa, dan komunitas yang menikmati mobil sebagai bagian dari gaya hidup dan identitas mereka. Honda Super-ONE yang akan kami tampilkan di GIIAS tahun ini adalah evolusi berikutnya dari kultur tersebut, membawa karakter khas setiap produk Honda yang fun to drive, sekaligus menegaskan posisi dan arah Honda di era elektrifikasi,” ujar Yulian Karfili, Communication Strategy Sub-Division Head PT Honda Prospect Motor.

Usung Tema “Culture. Evolved.”

Pada penyelenggaraan GIIAS 2026, Honda mengangkat tema “Culture. Evolved.” yang menggambarkan evolusi budaya, teknologi, serta filosofi berkendara yang telah menjadi identitas merek tersebut selama bertahun-tahun.

Konsep tersebut tidak hanya diwujudkan melalui produk baru, tetapi juga tercermin pada desain booth Honda yang diklaim tampil berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Pengunjung akan diajak merasakan pengalaman yang lebih interaktif sekaligus mengenal lebih dekat arah pengembangan kendaraan elektrifikasi Honda.

Honda Prelude Tampil Perdana dengan Aksesori Baru

Tak hanya Super-ONE, Honda juga menyiapkan sejumlah model unggulan lainnya untuk memikat pengunjung GIIAS 2026.

Salah satu yang paling menarik perhatian adalah Honda Prelude, yang untuk pertama kalinya tampil di ajang pameran otomotif dengan paket aksesori terbaru. Kehadiran coupe legendaris tersebut diyakini akan menjadi magnet bagi para pecinta otomotif maupun penggemar setia Honda.

Selain menampilkan jajaran kendaraan terbaru, Honda juga menjanjikan berbagai aktivitas interaktif serta program penjualan menarik selama pameran berlangsung.

Perkuat Strategi Elektrifikasi di Indonesia

Debut Honda Super-ONE menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia memegang peran penting dalam strategi elektrifikasi Honda di kawasan Asia Tenggara. Dengan memilih Indonesia sebagai lokasi peluncuran perdana regional, Honda menunjukkan optimisme terhadap pertumbuhan pasar kendaraan listrik nasional.

Jika melihat tren industri otomotif saat ini, kehadiran Super-ONE diperkirakan akan memperketat persaingan di segmen mobil listrik yang kini diisi berbagai merek global maupun pemain baru dari Tiongkok.

Seluruh lini produk terbaru Honda, termasuk Super-ONE dan Prelude, dapat disaksikan langsung di Booth Honda Hall 5C, ICE BSD City, selama penyelenggaraan GIIAS 2026. Bagi konsumen yang ingin mengenal lebih dekat teknologi elektrifikasi Honda sekaligus menikmati berbagai promo menarik, booth Honda dipastikan menjadi salah satu destinasi yang wajib dikunjungi selama pameran berlangsung.

Deepal S05 Resmi Buka Pre-Booking di Indonesia

Persaingan pasar kendaraan elektrifikasi di Indonesia semakin menarik dengan hadirnya Deepal S05, SUV terbaru dari Changan Indonesia. Setelah mencuri perhatian sejak diperkenalkan kepada publik pada April 2026, model ini kini resmi memasuki tahap pre-booking atau pemesanan awal mulai 30 Juni 2026.

Menariknya, Deepal S05 hadir dalam dua pilihan teknologi elektrifikasi, yakni Battery Electric Vehicle (BEV) dan Range Extended Electric Vehicle (REEV). Strategi tersebut memberikan keleluasaan bagi konsumen untuk memilih kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan mobilitas, baik sebagai mobil listrik murni maupun elektrifikasi dengan jarak tempuh ekstra.

CEO Changan Indonesia, Setiawan Surya, mengatakan pembukaan pre-booking menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memperluas lini kendaraan elektrifikasi di Tanah Air.

“Program pre-book Deepal S05 dan Deepal S05 REEV merupakan langkah nyata Changan dalam menghadirkan produk-produk elektrifikasi terbaru yang akan segera meluncur di Indonesia,” ujarnya.

Desain Futuristis dengan Sentuhan Premium

Deepal S05 mengusung filosofi desain Symbiotic Aesthetics yang terinspirasi dari bentuk sayap pesawat antariksa. Siluet bodinya tampil modern dengan garis-garis tegas, dipadukan lampu LED ramping, pintu frameless, serta spoiler belakang berbentuk V yang membantu menghasilkan koefisien hambatan udara hanya 0,25 Cd.

Dimensinya juga cukup proporsional untuk sebuah SUV perkotaan, dengan panjang 4.620 mm, lebar 1.900 mm, tinggi 1.600 mm, dan wheelbase 2.880 mm. Kombinasi tersebut menghadirkan kabin yang lapang sekaligus memberikan kenyamanan bagi seluruh penumpang.

Masuk ke interior, nuansa premium langsung terasa melalui layar sentuh 15,4 inci beresolusi 2.5K yang dilengkapi fitur Sunflower Screen, memungkinkan layar bergeser hingga 15 derajat mengikuti posisi pengemudi maupun penumpang depan.

Kenyamanan semakin ditingkatkan lewat panoramic roof seluas 1,9 meter persegi, ambient light 64 warna, material soft touch, wireless charging, serta jok depan yang telah dilengkapi pemanas, ventilasi, sandaran kaki elektrik, dan memori posisi.

Pilih BEV atau REEV, Mana yang Cocok?

Deepal S05 dibangun menggunakan platform EPA1 All Electric Digital Platform yang dirancang khusus untuk kendaraan elektrifikasi. Baik varian BEV maupun REEV sama-sama menggunakan penggerak roda belakang (RWD) serta suspensi independen di keempat roda.

Varian BEV dibekali motor listrik bertenaga 268 hp dengan torsi 290 Nm. Energinya berasal dari baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 68,8 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 470 kilometer berdasarkan standar NEDC.

Sementara itu, varian REEV menawarkan konsep berbeda. Motor listrik tetap menjadi penggerak utama, sedangkan mesin bensin 1.500 cc hanya berfungsi sebagai generator untuk mengisi daya baterai berkapasitas 27,28 kWh.

Dalam mode listrik murni, Deepal S05 REEV mampu melaju hingga 170 kilometer. Ketika mesin generator mulai bekerja, total jarak tempuhnya diklaim dapat melampaui 1.100 kilometer, menjadikannya solusi bagi konsumen yang masih memiliki kekhawatiran terhadap keterbatasan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik.

Harga Mulai Rp 500 Jutaan, Bonus Menarik Menanti

Selama masa pre-booking, Changan Indonesia memperkirakan harga Deepal S05 berada di kisaran Rp500 jutaan.

Sebanyak 500 konsumen pertama akan mendapatkan berbagai keuntungan berupa benefit hingga Rp20 juta, asuransi all risk selama satu tahun, serta kesempatan memperoleh program Battery Lifetime Warranty.

Selain itu, seluruh unit Deepal S05 juga dibekali garansi baterai selama 8 tahun atau 240.000 kilometer. Konsumen yang menginginkan perlindungan lebih lama dapat memilih paket garansi baterai seumur hidup sesuai program resmi Changan Indonesia.

Dengan kombinasi desain modern, teknologi canggih, pilihan sistem penggerak yang fleksibel, serta jarak tempuh yang kompetitif, Deepal S05 berpotensi menjadi salah satu SUV elektrifikasi paling menarik yang akan meramaikan pasar otomotif Indonesia pada 2026.

Honda City Facelift 2026 Debut di Thailand, Raih 10.000 SPK!

Honda kembali membuktikan bahwa sedan kompak masih memiliki tempat istimewa di hati konsumen. Setelah menjalani debut global di India beberapa waktu lalu, Honda City Facelift 2026 kini resmi meluncur di Thailand sebagai negara pertama di kawasan ASEAN yang mendapat model terbaru tersebut.

Sambutan pasar pun langsung melampaui ekspektasi. Dalam hitungan hari sejak peluncuran, Honda berhasil mengantongi lebih dari 10.000 surat pemesanan kendaraan (SPK).

Antusiasme tersebut bukan tanpa alasan. Selain membawa tampilan yang lebih modern, Honda juga memberikan pembaruan menyeluruh pada sektor fitur, teknologi, hingga pilihan sistem penggerak yang semakin efisien.

Desain Lebih Sporty dan Modern

Penyegaran paling mudah dikenali hadir pada bagian eksterior. Wajah Honda City kini tampil lebih agresif berkat desain grille baru yang dipadukan dengan bumper depan berkarakter tegas. Lampu utama Projector LED juga mengusung desain terbaru dengan integrasi LED Daytime Running Light (DRL) yang membuat tampilannya semakin premium.

Di bagian belakang, desain lampu kombinasi dan bumper ikut diperbarui sehingga memberikan kesan lebih futuristis. Velg alloy two-tone berukuran 16 inci serta emblem “H” bergaya monokrom semakin mempertegas identitas modern sedan andalan Honda ini.

Seperti sebelumnya, Honda menawarkan dua pilihan bodi, yakni Sedan dan Hatchback. Varian Sedan memiliki panjang 4.553 mm, sedangkan Hatchback hadir lebih ringkas dengan panjang 4.369 mm. Keduanya menggunakan wheelbase 2.589 mm yang tetap menjanjikan kabin lega untuk penggunaan sehari-hari.

Interior Naik Kelas, Teknologi Lebih Lengkap

Masuk ke dalam kabin, nuansa modern langsung terasa berkat hadirnya layar infotainment floating berukuran 10 inci yang telah mendukung Apple CarPlay dan Android Auto secara nirkabel.

Honda juga menambahkan sejumlah fitur yang sebelumnya hanya ditemui pada mobil kelas di atasnya, seperti wireless charger, ambient light, kaca spion tengah auto-dimming, hingga kamera 360 derajat untuk memudahkan manuver di area sempit.

Paket keselamatan aktif Honda Sensing pun semakin lengkap. Teknologi seperti Collision Mitigation Brake System (CMBS), Adaptive Cruise Control (ACC), Lane Keeping Assist System (LKAS), Road Departure Mitigation (RDM), Auto High Beam (AHB), Lead Car Departure Notification (LCDN), hingga LaneWatch kini menjadi nilai jual utama Honda City Facelift 2026.

Pilihan Mesin Turbo dan Hybrid e:HEV

Untuk pasar Thailand, Honda tetap menawarkan dua pilihan sistem penggerak.

Varian bermesin bensin menggunakan mesin 1.0 liter tiga silinder turbo yang menghasilkan tenaga 122 hp dan torsi 173 Nm. Seluruh tenaga disalurkan ke roda depan melalui transmisi CVT yang terkenal halus dan efisien.

Sementara itu, varian e:HEV mengombinasikan mesin bensin 1.5 liter Atkinson Cycle dengan motor listrik bertenaga 109 hp dan torsi 253 Nm. Pada kondisi normal, motor listrik menjadi sumber penggerak utama sehingga memberikan karakter akselerasi yang responsif sekaligus konsumsi bahan bakar yang sangat irit.

Honda mengklaim konsumsi BBM varian hybrid mampu mencapai 27,8 km/liter, menjadikannya salah satu sedan paling efisien di kelasnya.

Harga Lebih Kompetitif, Penjualan Langsung Melejit

Honda City Facelift 2026 dipasarkan di Thailand dengan harga mulai 569.000 hingga 749.000 baht atau sekitar Rp308 juta hingga Rp405 jutaan.

Menariknya, harga varian termurah justru turun sekitar 30.000 baht dibanding model sebelumnya. Strategi tersebut terbukti efektif karena hanya dalam beberapa hari setelah peluncuran, Honda berhasil membukukan lebih dari 10.000 SPK, sebuah pencapaian yang menunjukkan tingginya minat konsumen terhadap model terbaru ini.

Melihat respons positif di Thailand, peluang Honda City Facelift 2026 untuk segera menyapa pasar ASEAN lainnya, termasuk Indonesia, tentu semakin besar. Kini tinggal menunggu langkah PT Honda Prospect Motor (HPM) untuk membawa sedan andalan tersebut ke Tanah Air. Jika benar hadir, Honda City terbaru berpotensi menjadi salah satu sedan kompak paling menarik dengan kombinasi desain segar, fitur modern, dan teknologi hybrid yang semakin efisien.

Review: Eksterior Suzuki XL7 New Alpha, New Beta, dan New Zeta

Suzuki akhirnya memberikan sinyal kuat mengenai kehadiran SUV terbarunya melalui sebuah teaser resmi yang diunggah menjelang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Dari siluet yang diperlihatkan, banyak pihak meyakini model tersebut merupakan Suzuki XL7 terbaru 2026 yang mendapatkan penyegaran menyeluruh pada sektor eksterior.

Sebagai salah satu pemain utama di segmen Low SUV 7-penumpang, New Suzuki XL7 dipersiapkan untuk tampil lebih modern tanpa menghilangkan karakter tangguh yang telah menjadi identitasnya. Penyegaran ini juga diyakini akan hadir pada tiga varian, yakni New Zeta, New Beta, dan New Alpha.

Fascia Depan Lebih Berani dan Premium

Perubahan paling mencolok terdapat pada bagian depan. Suzuki menghadirkan desain grille baru yang lebih besar dengan pola horizontal yang membuat tampilan mobil terlihat lebih kokoh. Sentuhan krom maupun aksen hitam glossy pada beberapa varian turut meningkatkan kesan premium.

Bumper depan juga mengalami revisi dengan desain yang lebih tegas dan sporty. Lekukan baru pada area bumper dipadukan rumah fog lamp yang lebih modern sehingga memberikan karakter SUV yang lebih kuat dibanding model sebelumnya.

Sementara itu, desain kap mesin tetap mempertahankan garis-garis maskulin yang menjadi ciri khas XL7. Kombinasi tersebut membuat tampilan depan terlihat lebih proporsional sekaligus memberikan aura SUV yang siap diajak berpetualang.

Lampu LED Semakin Modern

Sektor pencahayaan menjadi salah satu aspek yang ikut mendapatkan perhatian. Lampu utama diperkirakan mengusung desain lebih ramping dengan teknologi LED yang memberikan pencahayaan lebih optimal sekaligus meningkatkan efisiensi energi.

Daytime Running Light (DRL) LED juga diprediksi hadir dengan desain baru sehingga memperkuat identitas visual ketika mobil melintas di jalan. Tampilan ini membuat New Suzuki XL7 terlihat semakin modern baik pada siang maupun malam hari.

Di bagian belakang, lampu kombinasi diperkirakan mendapat desain internal baru dengan efek smoked lens, khususnya pada varian New Alpha. Desain tersebut memberikan nuansa premium yang selaras dengan tren SUV modern.

Siluet Kokoh, Kini Lebih Elegan

Jika dilihat dari samping, karakter bodi Suzuki XL7 tetap mempertahankan bentuk boxy yang menjadi keunggulannya. Proporsi tersebut membuat kabin tetap lapang sekaligus mempertegas karakter SUV keluarga.

Ground clearance yang tinggi tetap menjadi nilai jual utama karena memberikan rasa percaya diri saat melintasi berbagai kondisi jalan. Roof rail masih dipertahankan sebagai identitas SUV sekaligus menunjang fungsi membawa perlengkapan tambahan ketika bepergian jauh.

Sentuhan over fender berwarna hitam juga tetap hadir untuk memperkuat kesan tangguh. Dipadukan dengan desain pelek alloy terbaru berukuran 16 inci yang lebih dinamis, tampilan samping New XL7 terlihat semakin segar dan modern.

Perbedaan Eksterior New Alpha, New Beta, dan New Zeta

Suzuki diperkirakan tetap mempertahankan diferensiasi yang jelas pada setiap varian.

New Alpha menjadi varian paling premium dengan berbagai sentuhan eksklusif seperti aksen hitam glossy, garnish yang lebih mewah, desain velg khusus, serta detail eksterior yang memberikan kesan flagship.

New Beta hadir sebagai pilihan menengah dengan keseimbangan antara fitur, desain, dan harga. Tampilan luarnya tetap modern namun tidak sebanyak sentuhan premium yang dimiliki Alpha.

Sementara New Zeta menjadi varian entry-level yang tetap mengusung desain khas XL7. Meski tampil lebih sederhana, seluruh elemen utama SUV modern seperti roof rail, cladding bodi, serta ground clearance tinggi tetap dipertahankan sehingga tampilannya tetap menarik.

Semakin Kompetitif di Segmen Low SUV

Penyegaran eksterior yang dilakukan Suzuki menunjukkan keseriusan pabrikan dalam mempertahankan daya saing XL7 di tengah ketatnya persaingan pasar Low SUV Indonesia.
Desain grille baru, bumper yang lebih agresif, lampu LED modern, pelek dengan desain baru, hingga penyempurnaan detail di berbagai sisi membuat Suzuki XL7 terbaru 2026 tampil jauh lebih segar dibanding model sebelumnya.

Jika seluruh perubahan tersebut benar-benar hadir pada versi produksi yang akan diperkenalkan di GIIAS 2026, New Suzuki XL7 diprediksi akan menjadi salah satu SUV keluarga paling menarik tahun ini. Tidak hanya menawarkan desain yang lebih modern dan premium, tetapi juga tetap mempertahankan karakter tangguh, fungsional, dan nyaman yang selama ini menjadi alasan utama masyarakat Indonesia memilih Suzuki XL7 sebagai kendaraan keluarga.

Honda Super-ONE Meluncur, Calon Brio EV untuk Indonesia?

Honda kembali membuat kejutan di pasar kendaraan listrik. Setelah diperkenalkan sebagai konsep pada Japan Mobility Show 2025, kini Honda Super-ONE resmi diluncurkan di Jepang dan langsung menarik perhatian pecinta otomotif. Mobil listrik mungil bergaya hatchback ini bahkan telah mengumpulkan lebih dari 7.000 pemesanan hanya dalam waktu sekitar satu bulan sejak inden dibuka pada April 2026.

Keberhasilan tersebut membuat banyak pihak bertanya-tanya: apakah Honda Super-ONE akan menjadi cikal bakal Honda Brio EV yang segera masuk Indonesia?

Desain Retro Modern

Honda Super-ONE dibangun menggunakan basis platform kei car listrik Honda N-ONE e. Namun berbeda dari saudara kembarnya yang lebih mengutamakan fungsi mobilitas perkotaan, Super-ONE hadir dengan pendekatan yang jauh lebih emosional dan menyenangkan untuk dikendarai.

Desain eksteriornya memadukan nuansa retro khas mobil Honda era 1960-an dengan sentuhan futuristis modern. Siluet bodi yang kompak dipadukan fender membulat, postur lebar, serta wajah agresif yang membuatnya sekilas mengingatkan pada versi listrik dari Honda Brio.

Honda juga melakukan sejumlah penguatan pada struktur sasis dan bodi untuk meningkatkan karakter berkendara yang lebih dinamis. Hasilnya adalah sebuah hot hatch listrik yang tidak hanya efisien, tetapi juga menawarkan sensasi berkendara yang lebih hidup.

Masuk ke dalam kabin, nuansa modern langsung terasa. Dashboard minimalis dibekali layar sentuh 9 inci yang telah terintegrasi dengan Google Built-in, memungkinkan akses langsung ke Google Maps, Google Assistant, dan berbagai layanan digital lainnya.

Sistem audio premium Bose dengan delapan speaker dan subwoofer turut melengkapi kenyamanan selama perjalanan.

Performa Cukup Buas

Di balik dimensinya yang kompak, Honda Super-ONE menyimpan performa yang cukup menarik. Motor listrik penggerak roda depan menghasilkan tenaga 63 hp (47 kW).

Namun Honda menambahkan fitur BOOST Mode yang mampu meningkatkan tenaga hingga 93 hp (70 kW) dengan torsi maksimum mencapai 162 Nm. Fitur ini sangat berguna saat membutuhkan akselerasi ekstra untuk mendahului kendaraan lain atau melintasi jalan menanjak.

Sensasi berkendara juga dibuat lebih menarik melalui simulasi transmisi 7-percepatan serta fitur Active Sound Control yang menghasilkan suara mesin virtual layaknya mobil sport bermesin konvensional.

Tersedia pula beberapa mode berkendara seperti ECON, CITY, NORMAL, dan SPORT yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.

Jarak Tempuh 274 Km

Honda membekali Super-ONE dengan baterai berkapasitas 29,6 kWh yang mampu menghasilkan jarak tempuh hingga 274 kilometer berdasarkan standar WLTP.

Pengisian daya cepat dari 20 hingga 80 persen hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit menggunakan fast charger DC, membuatnya cukup praktis untuk penggunaan harian.

Menariknya, spekulasi mengenai kehadiran mobil ini di Indonesia semakin kuat setelah muncul kode kendaraan baru Honda berembel-embel “EV” dalam data NJKB DKI Jakarta beberapa waktu lalu. Banyak pihak menduga model tersebut merupakan versi lokal dari Super-ONE yang berpotensi dipasarkan sebagai Honda Brio EV.

Meski hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari PT Honda Prospect Motor (HPM), kemunculan Super-ONE jelas menjadi sinyal bahwa Honda tengah mempersiapkan langkah besar di segmen mobil listrik kompak. Jika benar hadir di Indonesia, mobil ini berpotensi menjadi salah satu penantang serius di pasar city car listrik yang terus berkembang.

GWM Tank 500 Black Warrior Edition, Nuansa Sangar Serba Hitam

Inchcape GWM Indonesia menghadirkan kejutan menarik dalam ajang GWM Media Experience 2026 yang berlangsung di Arthayasa Stables & Country Club, Depok. Selain memberikan kesempatan kepada awak media untuk merasakan langsung pengalaman berkendara premium melalui konsep “Drive First Class, Everywhere”, GWM juga memperkenalkan varian edisi khusus terbaru, yakni GWM Tank 500 Black Warrior Edition.

SUV premium ini tampil dengan karakter yang jauh lebih eksklusif berkat balutan tema serba hitam yang memberikan kesan gagah, elegan, sekaligus misterius. Kehadirannya menjadi alternatif bagi konsumen yang menginginkan SUV berkapabilitas tinggi dengan tampilan yang lebih berkarakter dibandingkan model standar.

Tampil Sangar dengan Nuansa Black Edition

Daya tarik utama Tank 500 Black Warrior Edition terletak pada konsep desain full black yang diterapkan hampir di seluruh bagian eksterior kendaraan.

Jika pada Tank 500 reguler berbagai elemen krom menjadi aksen pemanis, pada Black Warrior Edition seluruh detail tersebut diubah menjadi warna hitam. Mulai dari grille depan, bingkai lampu utama, handle pintu, roof rail, side step, hingga pelek alloy 20 inci kini tampil dalam balutan warna gelap yang menegaskan karakter SUV premium nan tangguh.

Pendekatan desain ini membuat Tank 500 tampil lebih maskulin dan berwibawa tanpa kehilangan kesan mewah yang selama ini menjadi ciri khasnya.

Menurut CEO Inchcape GWM Indonesia, Bagus Susanto, varian ini hadir untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang menginginkan identitas visual yang lebih eksklusif.

“Black Warrior Edition menghadirkan sebuah pilihan bagi konsumen yang menginginkan kapabilitas Tank 500 Diesel 4×4, namun dengan identitas visual yang jauh lebih eksklusif dan tidak ditemukan di kendaraan lain di jalan.”

Menariknya, Black Warrior Edition tidak hanya sekadar edisi terbatas, tetapi juga menjadi pelengkap lini Tank 500 Diesel yang saat ini telah tersedia dalam varian 4×2 dan 4×4.

Kabin Mewah Tetap Dipertahankan

Meski mendapatkan sentuhan visual yang berbeda di bagian luar, area kabin tidak mengalami perubahan signifikan.

GWM tetap mempertahankan konfigurasi tujuh penumpang dengan jok premium berlapis kulit Nappa yang dilengkapi fitur ventilasi dan pemijat untuk meningkatkan kenyamanan selama perjalanan.

Dashboard modern masih mengandalkan layar digital berukuran 14,6 inci yang berfungsi sebagai pusat sistem infotainment dan berbagai pengaturan kendaraan.

Kenyamanan premium semakin diperkuat oleh hadirnya panoramic sunroof elektrik serta sistem audio Theatrical Sound 12 speaker yang dipadukan teknologi Active Noise Cancellation (ANC), sehingga suasana kabin tetap senyap meskipun melaju di berbagai kondisi jalan.

Mesin Diesel dan Kemampuan Off-Road Tetap Andal

Di sektor performa, Tank 500 Black Warrior Edition tetap mengandalkan mesin turbo diesel 2.4 liter berkode GW4D24 yang sama dengan varian Tank 500 Diesel 4×4.

Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga maksimum 181 hp dengan torsi puncak 480 Nm yang disalurkan melalui transmisi otomatis 9-percepatan.

Kemampuan jelajahnya didukung sistem penggerak empat roda (4×4), Triple Differential Lock, delapan mode berkendara off-road, hingga fitur Off-Road Adaptive Cruise Control yang membantu pengemudi saat melintasi medan berat.

Salah satu fitur unggulan yang tetap dipertahankan adalah TANK Turn. Teknologi ini memungkinkan kendaraan bermanuver dengan radius putar sangat kecil hingga sekitar 1,2 meter, memberikan keunggulan saat menghadapi jalur sempit maupun medan off-road yang menantang.

Siap Debut di GIIAS 2026

Meski telah diperkenalkan kepada media, GWM Indonesia masih menyimpan rapat informasi mengenai harga resmi Tank 500 Black Warrior Edition.

SUV edisi khusus ini dijadwalkan melakukan debut publik secara resmi pada ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show 2026 mendatang.

Dengan kombinasi tampilan serba hitam yang eksklusif, kabin mewah, serta kemampuan off-road yang telah teruji, Tank 500 Black Warrior Edition berpotensi menjadi salah satu SUV premium paling menarik di segmen diesel 4×4 tahun ini.

Geely Okavango Bakal Masuk Pasar SUV Indonesia?

Tak semua konsumen cocok atau berminat dengan mobil listrik. Peminat mobil bermesin pembakaran internal (Internal Combustion Engine/ICE) masih jauh lebih banyak. Oleh sebab itu Geely Auto Indonesia (GAI) saat ini tengah mempersiapkan untuk memboyong salah satunya ke Tanah Air.

Banyak prediksi yang beredar seputar model mobil apa yang nantinya dibawa pabrikan otomotif asal China tersebut. Salah satu nama yang muncul adalah Geely Okavango. Namanya diadopsi dari padang savannah di Afrika yang kondang dengan wisata safari.

SUV berkapasitas tujuh penumpang ini sejak tahun lalu namanya telah terdaftar dalam database kekayaan intelektual (PDKI) dengan nomor IDM001344365. Walau belum ada pengumuman resmi dari pihak Geely, langkah tersebut menjadi wujud kesiapan dari sisi legalitas untuk memasarkan model tersebut di Tanah Air. Lantas seperti apa sisi keunggulan yang ditawarkan Okavango?

SUV 7-Seater Yang Ideal

Geely Okavango posturnya terbilang cukup bongsor dengan panjang 4.860 mm, lebar 1.910 mm, dan tinggi 1.770 mm. Jarak sumbu roda yang cukup panjang yakni mencapai 2.825 mm mengindikasikan ruang kabin yang lumayan lapang.

SUV yang dipasarkan di China pakai label Haoyue ini ternyata kembaran dari Proton X90 yang dipasarkan di Malaysia. Lebih tepatnya, Proton X90 adalah versi rebadge dari Geely Okavango. Platform bodi serta mesin yang digunakan sama, cuma sedikit perbedaan gaya tampilan dan fitur.

Tampilan eksteriornya terlihat modern dan elegan dengan grille ukuran extra besar. Lampu depan dan belakang pakai LED. Kaca spion pun sudah model lipat elektrik. Pintu bagasi juga sudah model bukaan elektrik.

Elemen pendongkrak gaya tampilan seperti antena shark fin, roof rail, spoiler belakang, serta pelek berukuran 18 inci menguatkan aura SUV keluarga yang stylish dan sporty.

Dengan konfigurasi 2-3-2, kabin Okavango bisa memuat tujuh penumpang dewasa. Jok dikemas ala SUV mewah dengan material kulit berpola jahitan diamond serta lekuk dessin yang ergonomis. Pengemudi pun dapat mengatur posisi duduk dengan mudah berkat pengaturan elektrik.

Jika butuh ruang extra untuk membawa barang bawaan yang lebih banyak, jok belakang bisa dilipat dengan konfigurasi 50:50 untuk meningkatkan volume ruang bagasi.

Kenyamanan selama perjalanan ditunjang sistem pendingin udara triple-zone otomatis, lengkap dengan ventilasi di setiap baris. Hawa sejuk merata ke seluruh ruang kabin.

Pada dashboard berdesain minimalis namun elegan terpampang layar sentuh 12,3 inci dengan konektivitas Mirror Link dan Bluetooth. Panel instrumen digital berukuran sama di balik kemudi menampilkan informasi berkendara dengan lengkap.

Geely Okavango juga dilengkapi panoramic sunroof, tombol start/stop, keyless entry, port USB, serta power outlet 12 volt yang jadi fitur wajib pada SUV premium masa kini. Masih ditambah dengan wireless charging smartphone. Fitur yang lengkap dan sesuai kebutuhan penggunanya.

Fitur Berkendara Lengkap

Fitur keselamatan dan bantu berkendara yang dibekalkan pada Okavango pun cukup lengkap. SUV ini memiliki enam airbag, sistem pengereman ABS, electronic stability control, serta ISOFIX untuk kursi balita.

Fitur berkendara esensial seperti hill-hold control, hill-descent control, sensor parkir, kamera 360 derajat, tire pressure monitoring system hingga fitur anti-theft (anti maling) dan pengingat pintu terbuka terdapat pada Okavango.

Paket sistem bantuan berkendara terpadu Advanced Driver Assistance System (ADAS) yang dibekalkan pun cukup lengkap. Fitur seperti Adaptive Cruise Control (ACC), Lane Keeping Assist (LKA), Rear Cross Traffic Alert, dan Automatic Emergency Braking (AEB) meningkatkan kualitas keselamatan berkendara dalam setiap perjalanan.

Performa Mesin Hybrid Efisien

Di sektor performa, Geely Okavango dibekali  mesin bensin 1.5 liter turbocharged dengan modul mild hybrid 48V. Output tenaga yang dihasilkan mencapai 190 hp dengan torsi puncak 300 Nm. Transmisi pakai versi automatic dual-clutch (DCT) 7-speed.

Pengemudi pun dapat memilih opsi mode berkendara sesuai kebutuhan, yakni Sport, Eco dan Comfort.

Untuk ukuran SUV 7-seater, konsumsi BBM Okavango diklaim cukup irit yakni mencapai 6,6 liter/100 km atau sekira 15 km per liter.

Guna menunjang kenyamanan dan stabilitas berkendara, suspensi depan menggunakan MacPherson strut, dan di belakang pakai jenis multi-link.

Bakal Segera Masuk Indonesia?

Geely Okavango ternyata sudah lebih dulu dipasarkan di Filipina dalam dua varian, yakni Elite AT (standar) dan Urban Plus yang fiturnya lebih lengkap.

Harga jualnya mulai dari 1.368.000 Peso hingga 1.765.000 Peso, atau sekira Rp 386 jutaan sampai Rp 498 jutaan. Sesuai regulasi terbaru di Filipina, Okavango masuk kategori mobil hybrid yang mendapatkan insentif pajak.

Sementara saudara kembarnya di Malaysia yakni Proton X90 (2026) dibanderol mulai dari 106.800 Ringgit – 122.800 Ringgit. Lebh kurang sekira Rp 473 jutaan hingga Rp 544 jutaan.

Jika nantinya Okavango resmi dipasarkan di Indonesia, harga jual yang kompetitif jadi pertimbangan yang harus digodok oleh GAI agar dapat bersaing dengan kompetitor. Kita tunggu kemunculannya…