OMODA & JAECOO Resmikan Dealer ke-37 di Wilayah Tangerang

Ekspansi jaringan menjadi salah satu strategi OMODA & JAECOO demi memperkuat penetrasinya di pasar otomotif Indonesia. Terbaru, merek otomotif asal China ini resmi membuka dealer ke-37 di Indonesia melalui OMODA & JAECOO SUN Ciledug, Tangerang.

Berkolaborasi dengan SUN Motor Group, dealer ini ditujukan untuk memperluas layanan purnajual OMODA & JAECOO, khususnya  masyarakat Tangerang dan sekitarnya.

Bagi SUN Motor Group, kehadiran OMODA & JAECOO SUN Ciledug menjadi jaringan kelima setelah kota Solo, Semarang, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, serta City Store Cibubur.

“Ciledug dan sekitarnya merupakan kawasan strategis dengan potensi pengembangan ekonomi dan permukiman yang besar. Kehadiran dealer ini diharapkan dapat mempermudah konsumen untuk melihat langsung produk OMODA & JAECOO sekaligus mendapatkan pengalaman berkendara yang modern dan inovatif,” ujar Jim Ma, Business Unit Director OMODA & JAECOO Indonesia.

Dealer 3S dengan Empat Service Bay

Tidak sekadar showroom penjualan, OMODA & JAECOO SUN Ciledug mengusung konsep 3S (Sales, Service, Spare Parts). Dealer tersebut berlokasi di Jalan HOS Cokroaminoto Nomor 57, Larangan Utara, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Banten.

Bangunan ini berdiri di atas lahan sekitar 1.100 meter persegi dengan luas bangunan mencapai 4.000 meter persegi. Fasilitas purnajual didukung empat service bay yang mampu menangani hingga 15 unit kendaraan per hari.

Menariknya, kebutuhan konsumen kendaraan elektrifikasi juga mulai diakomodasi. Dealer ini menyediakan tiga wall charger, sehingga pemilik kendaraan listrik OMODA & JAECOO memiliki fasilitas pengisian daya saat berkunjung.

J5 EV hingga J8 SHS-P ARDIS Bisa Dicoba

Dari sisi produk, konsumen dapat melihat langsung beberapa model yang menjadi bagian dari portofolio kendaraan energi baru OMODA & JAECOO.

Unit display yang tersedia meliputi JAECOO J5 EV, J7 SHS-P, dan J8 SHS-P ARDIS. Konsumen juga dapat mengikuti program test drive untuk merasakan langsung karakter kendaraan sebelum menentukan pilihan.

Kehadiran J5 EV menjadi menarik karena memperkuat pilihan kendaraan listrik murni, sementara J7 SHS-P dan J8 SHS-P ARDIS membawa pendekatan elektrifikasi melalui teknologi plug-in hybrid.

Menurut Imelda Sundoro, Founder SUN Motor Group, kehadiran dealer ini diharapkan memberikan alternatif baru bagi konsumen yang mulai mencari kendaraan dengan teknologi New Energy Vehicle (NEV).

“Kepercayaan konsumen terhadap OMODA & JAECOO terus tumbuh dari waktu ke waktu. Hadirnya OMODA & JAECOO SUN Ciledug adalah bukti nyata komitmen kami memperkuat fondasi bisnis di Tangerang,” ujarnya.

Dengan bertambahnya jaringan menjadi 37 dealer, OMODA & JAECOO menunjukkan bahwa persaingan merek kendaraan energi baru di Indonesia tidak lagi hanya soal menghadirkan produk. Ketersediaan dealer, layanan servis, suku cadang, fasilitas charging, hingga pengalaman test drive kini menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan konsumen.

Voyah Passion S Meluncur, EV 637 Hp ini Sukses Lakukan Aksi 360 Derajat

Voyah resmi meluncurkan Passion S, SUV listrik berformat fastback yang membawa kombinasi performa tinggi, teknologi pintar dan kemewahan kabin. Diposisikan sebagai kendaraan listrik kelas menengah-besar, Passion S hadir dalam tiga varian dengan harga 229.900 hingga 279.900 yuan atau sekitar Rp530 juta–Rp645 juta jika dikonversikan secara kasar.

Sebelum resmi dijual, Passion S sempat menjadi perhatian setelah Voyah memperlihatkan aksi ekstrem “360° Tunnel Big Loop” pada 13 Agustus 2026 lalu. Aksi ini diklaim dilakukan secara nyata dan bukan hasil efek digital. Hmm…memukau.

Untuk menjawab keraguan publik, Voyah kemudian menayangkan video one-take tanpa potongan saat peluncuran resmi. Aksi ini sekaligus menjadi cara unik Voyah menunjukkan kemampuan struktur dan keselamatan kendaraan listrik terbarunya.

Fastback Futuristis dengan Aerodinamika 0,24 Cd

Passion S mengusung desain “Kunpeng Wing” pada bagian depan, dipadukan lampu star-ring dan logo Voyah yang dapat menyala.

Siluet fastback menjadi ciri utama, sementara pelek 21-inci dan kaliper rem performa tinggi memperkuat karakter sporty. Dimensinya mencapai 5.050 x 1.998 x 1.656 mm dengan wheelbase 3.000 mm.

Menariknya, Voyah juga memperhatikan aspek fungsional. Terdapat dua load-bearing hooks pada pintu bagasi yang masing-masing mampu menopang 3 kg. Nah, salah satunya dapat dimanfaatkan untuk menggantung layar proyektor ketika aktivitas luar ruang.

Dari sisi aerodinamika, Passion S memiliki koefisien hambatan udara 0,24 Cd. Active intake grille, 10 set saluran udara tembus dan 19 ventilasi turut mendukung efisiensi sekaligus pendinginan.

Kabin dengan Tiga Layar

Masuk ke interior, nuansa premium semakin terasa melalui konsep wrap-around cockpit. Sistem hiburan utama mengandalkan dua layar 15,6-inci beresolusi 2.5K, ditambah 29-inci HD AR-HUD dan panel instrumen 8,8-inci beresolusi 2K.

Sistem tersebut menjalankan Harmony Space 5.2 dan mendukung interaksi suara berbasis model besar MoLA.

Untuk penumpang, Voyah memasang sistem audio 2.160 watt dengan 27 speaker. Ada pula kulkas pintar berkapasitas 6,6 liter yang dapat menjaga suhu mulai -6 hingga 50 derajat Celsius.

LiDAR dan Huawei ADS 5.0

Passion S juga membawa perangkat ADAS kelas atas. Sistemnya menggunakan LiDAR 896-line generasi baru serta lima radar milimeter-wave 4D.

Perangkat tersebut mendukung Huawei Qiankun ADS 5.0, termasuk kemampuan City NCA, Highway NCA hingga Parking-to-Parking (P2P) 3.0.

Struktur keselamatan juga menjadi perhatian. Bodinya menggunakan konstruksi cage-style dengan material berkekuatan tinggi mencapai 91,3 persen, sementara torsional rigidity mencapai 48.415 Nm/derajat.

637 Hp dan Charging 800V

Untuk performa, Passion S tersedia dalam konfigurasi RWD dan AWD. Varian RWD menggunakan motor belakang 300 kW atau 402 hp.

Sementara versi AWD menggabungkan motor depan 175 kW dan motor belakang 300 kW dengan total output mencapai 475 kW atau sekitar 637 hp.

Sistem baterai menggunakan arsitektur 800V 5C fast charging dengan pilihan kapasitas 81 kWh dan 98 kWh. Jarak tempuh berdasarkan standar CLTC berada di rentang 630 hingga 740 km.

Pengisian dari 20 hingga 80 persen diklaim hanya membutuhkan 10 menit, dengan tambahan jarak tempuh hingga 474 km.

Untuk mengimbangi performanya, Passion S menggunakan suspensi double-wishbone di depan dan five-link di belakang. Varian tertinggi mendapatkan air suspension serta CDC electromagnetic damping.

Dengan performa 637 hp, jarak tempuh hingga 740 km dan teknologi ADAS Huawei, Voyah Passion S tidak sekadar menawarkan mobil listrik bertenaga besar, tetapi mencoba menggabungkan performa, kemewahan dan teknologi pintar dalam satu paket.

LEPAS L8 PHEV, 100 Km Full EV Dan Jarak Kombinasi 1.300 Km

Mobilitas harian kini semakin sulit dipisahkan dari kebutuhan akan efisiensi. Namun, ketika perjalanan berubah menjadi agenda luar kota, jarak tempuh dan fleksibilitas tetap menjadi pertimbangan utama. Di titik inilah LEPAS L8 PHEV mencoba menawarkan jalan tengah melalui kombinasi tenaga listrik dan mesin bensin.

Dibanderol Rp589 juta, LEPAS L8 PHEV membawa teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) yang memungkinkan kendaraan digunakan dengan tenaga listrik hingga 100 km untuk kebutuhan sehari-hari. Ketika perjalanan semakin jauh, mesin bensin mengambil peran sehingga pengguna tidak sepenuhnya bergantung pada pengisian daya.

LEPAS mengklaim combined range L8 PHEV mencapai lebih dari 1.300 km. Angka tersebut membuat SUV ini menarik bagi konsumen yang membutuhkan kendaraan untuk aktivitas perkotaan sekaligus perjalanan jarak jauh.

“LEPAS L8 PHEV kami hadirkan dengan fleksibilitas yang memungkinkan konsumen menikmati efisiensi tenaga listrik untuk keseharian, sekaligus memiliki keleluasaan melakukan perjalanan lebih jauh,” ujar Temmy Wiradjaja, Vice Country Director LEPAS Indonesia.

Bukan Sekadar Mengejar Jarak Tempuh

Kekuatan L8 PHEV tidak hanya berada pada angka jangkauan. LEPAS membangun kendaraan ini menggunakan LEX Platform dengan optimalisasi Noise, Vibration, and Harshness (NVH) untuk menciptakan kabin yang lebih senyap.

Kenyamanan juga menjadi bagian penting. Tersedia Massage Seat, 256-color Ambient Lighting, Air Conditioning Fragrance System dan perlindungan UV lebih dari 99 persen.

Kebutuhan penumpang selama perjalanan turut diperhatikan melalui berbagai ruang penyimpanan, delapan speaker Sony, Voice Assistant serta 50W wireless charger.

Dengan paket tersebut, L8 PHEV mencoba memosisikan diri sebagai kendaraan yang tidak hanya efisien, tetapi juga menawarkan pengalaman kabin yang lebih premium.

ADAS dan Kamera 540 Derajat

Untuk mendukung pengemudi, LEPAS membekali L8 PHEV dengan 16 Advanced Driver Assistance Systems (ADAS). Fitur tersebut bekerja membantu memantau lingkungan sekitar kendaraan dan memberikan peringatan ketika mendeteksi potensi risiko tertentu.

Perlindungan penumpang diperkuat delapan airbags, sedangkan kamera 540 derajat membantu pengemudi ketika bermanuver di ruang terbatas.

Urusan parkir juga dibuat lebih praktis melalui Automatic Parking Assist (APA) dan Remote Parking Assist (RPA).

Jadi Sumber Listrik di Luar Rumah

Menariknya, kemampuan elektrifikasi L8 PHEV tidak berhenti pada sistem penggerak. Melalui Vehicle-to-Load (V2L) hingga 6,6 kW, energi dari kendaraan dapat dimanfaatkan untuk mengoperasikan perangkat listrik ketika berada di luar rumah.

Fitur tersebut dapat berguna ketika piknik, berkemah atau melakukan aktivitas keluarga di area yang minim akses listrik.

Kemampuan melewati genangan hingga 600 mm juga memberikan tambahan fleksibilitas, meski pengguna tetap perlu menyesuaikan perjalanan dengan kondisi jalan dan batas keamanan kendaraan.

Untuk memberikan rasa tenang setelah pembelian, LEPAS menawarkan garansi kendaraan enam tahun/150.000 km, garansi baterai, motor dan controller delapan tahun/160.000 km, servis gratis empat tahun/60.000 km serta garansi mesin hingga 10 tahun/1.000.000 km.

Dengan kombinasi jarak listrik 100 km, combined range lebih dari 1.300 km, fitur kenyamanan dan teknologi bantuan berkendara, LEPAS L8 PHEV menawarkan pendekatan PHEV yang cukup lengkap: irit untuk rutinitas, tetapi tetap siap ketika perjalanan mendadak menjadi jauh.

Mitsubishi Raih 3.212 SPK di GIIAS 2026, New Xforce HEV Banyak Peminat

Mitsubishi Motors menutup GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 dengan catatan positif. PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) berhasil mengumpulkan 3.212 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) sepanjang pameran yang digelar di ICE BSD City, Tangerang ini.

Capaian ini bahkan melampaui target penjualan yang ditetapkan MMKSI untuk GIIAS tahun ini. Meski begitu, ada hal yang menarik, yakni semakin lengkapnya pilihan Mitsubishi Motors untuk konsumen Indonesia.

Mulai dari kendaraan keluarga hingga SUV dan teknologi elektrifikasi, portofolio Mitsubishi kini memasuki fase baru. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah Mitsubishi New Xforce HEV, kendaraan elektrifikasi pertama Mitsubishi Motors di Indonesia.

Tidak hanya mencatat respons positif selama GIIAS, New Xforce berhasil membukukan lebih dari 1.000 unit penjualan secara nasional. Angka ini dicapai sejak SUV urban ini diperkenalkan pada 16 Juli hingga penutupan GIIAS pada 9 Agustus 2026 lalu.

New Xforce HEV Buka Babak Elektrifikasi

New Xforce HEV menjadi pusat perhatian Mitsubishi di GIIAS 2026. Mengusung konsep “Elevated Urban SUV”, model ini dirancang untuk kebutuhan konsumen perkotaan yang membutuhkan kendaraan nyaman, praktis sekaligus efisien.

Teknologi HEV generasi kedua Mitsubishi Motors dengan konsep “Elevated by Electric” membuat karakter berkendara New Xforce HEV terasa berbeda. Motor listrik mengambil peran penting dalam menghasilkan respons yang lebih halus, senyap dan responsif, sementara sistem hybrid tetap menawarkan fleksibilitas penggunaan seperti kendaraan bermesin pembakaran internal.

Kemampuan tersebut juga diperlihatkan melalui Single Tank Challenge bersama pembalap Rifat Sungkar. Dalam pengujian tersebut, New Xforce HEV berhasil menempuh perjalanan lebih dari 1.000 kilometer dari Jakarta menuju Bali dalam satu tangki bahan bakar.

Bagi Mitsubishi, pencapaian itu menjadi pembuktian bahwa teknologi hybrid bukan sekadar tren, tetapi dapat memberikan manfaat nyata untuk kebutuhan perjalanan sehari-hari maupun jarak jauh.

Destinator Tetap Jadi Andalan SUV Keluarga

Di sisi lain, Mitsubishi Destinator terus memperkuat posisinya sebagai SUV keluarga premium. Memasuki tahun kedua sejak diperkenalkan di Indonesia pada 2025, model ini tetap menjadi bagian penting dari portofolio Mitsubishi di pasar domestik.

Destinator menawarkan kombinasi ruang kabin, kenyamanan, performa dan karakter SUV yang menjadi salah satu kekuatan Mitsubishi. Model ini juga diproduksi di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik sekaligus ekspor.

Kehadiran Destinator bersama New Xforce HEV menunjukkan strategi Mitsubishi yang tidak hanya mengandalkan satu jenis kendaraan. Konsumen diberikan pilihan berdasarkan kebutuhan, mulai dari SUV keluarga hingga SUV urban dengan teknologi hybrid.

Bukan Sekadar Mengejar SPK

Selama GIIAS 2026, MMKSI membawa 16 unit display dan enam kendaraan test drive. Aktivitas tersebut memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk melihat sekaligus merasakan langsung berbagai produk Mitsubishi.

Bagi MMKSI, GIIAS menjadi ruang penting untuk membangun interaksi dengan konsumen, komunitas dan media, bukan hanya mengejar transaksi.

Dengan 3.212 SPK, lebih dari 1.000 unit penjualan New Xforce sejak peluncuran, serta kehadiran teknologi HEV untuk pertama kalinya, GIIAS 2026 menjadi momentum penting bagi Mitsubishi Motors.

 

Mobil Baru Irit BBM Bikin Penasaran, Suzuki XL7 Hybrid Bisa Diandalkan

Di tengah membanjirnya kendaraan listrik dan hybrid, urusan efisiensi bahan bakar tetap menjadi pertimbangan penting bagi konsumen Indonesia. Terlebih harga bahan bakar fosil yang makin melambung, membuat konsumen harus pandai memilih mobil harian yang sesuai.

Salah satu mobil yang mencuri perhatian justru datang dari segmen SUV keluarga, yakni Suzuki New XL7 Hybrid. Model terbaru ini menawarkan kombinasi kapasitas tiga baris, karakter SUV, teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS), serta harga di rentang realistis untuk keluarga Indonesia.

Suzuki memasarkan New XL7 Hybrid dengan rentang harga sekitar Rp274,3 juta hingga Rp329 juta OTR Jakarta, tergantung varian. Model ini hadir sebagai salah satu pilihan menarik bagi konsumen yang ingin mobil keluarga dengan konsumsi bahan bakar lebih efisien tanpa harus beralih sepenuhnya ke mobil listrik.

XL7 Hybrid Bukan Sekedar Label Hybrid

Daya tarik XL7 Hybrid terletak pada pendekatan yang cukup sederhana. Teknologi SHVS bekerja membantu mesin bensin melalui Integrated Starter Generator (ISG), terutama ketika kendaraan membutuhkan tambahan tenaga dan saat proses start-stop.

Artinya, konsumen tetap mendapatkan karakter mobil konvensional yang mudah digunakan, tetapi dengan dukungan teknologi elektrifikasi untuk membantu efisiensi.

Posisinya menjadi menarik karena kebutuhan keluarga Indonesia tidak selalu identik dengan mobil listrik. Banyak konsumen masih membutuhkan kendaraan yang mudah digunakan untuk perjalanan dalam kota maupun luar kota, tanpa harus memikirkan pengisian baterai.

Pesaingnya Mulai Semakin Banyak

Pilihan mobil efisien di GIIAS 2026 semakin beragam. Mitsubishi New Xforce HEV, misalnya, hadir dengan mesin 1.6-liter dan motor listrik. Konsumsi bahan bakarnya diklaim mencapai 24,4 km/l, sementara MMKSI menargetkan total penjualan Xforce model ICE dan HEV mencapai sekitar 1.000 unit per bulan.

Di kelas berbeda, DFSK E5 Plus menawarkan teknologi PHEV dengan combined range hingga 1.400 kilometer. Model ini menjadi salah satu kejutan GIIAS 2026 dengan 380 SPK selama pameran, dari total 625 SPK DFSK. Angka tersebut sekaligus menunjukkan bahwa konsumen mulai terbuka terhadap PHEV.

Sementara itu, Toyota Veloz Hybrid EV tetap menjadi salah satu MPV hybrid yang relevan. Sebelum GIIAS 2026, model ini bahkan mencatat permintaan sekitar 800–1.000 unit per bulan menurut data Auto2000.

Hyundai juga mencatat Stargazer Cartenz dan Stargazer Cartenz X sebagai kontributor pemesanan tertinggi selama GIIAS 2026, meski rincian angka SPK per model belum dipublikasikan secara lengkap.

XL7 Hybrid Jadi Pilihan yang Lebih Masuk Akal?

Jika ukurannya bukan sekadar teknologi, tetapi kombinasi harga, kapasitas kabin, fleksibilitas perjalanan, efisiensi dan kemudahan penggunaan, Suzuki New XL7 Hybrid punya posisi yang kuat.

Konsumen tidak harus membayar mahal untuk mendapatkan teknologi elektrifikasi. Tidak perlu pula mengubah kebiasaan berkendara secara drastis.

Itulah yang membuat XL7 Hybrid menarik. Ketika pilihan mobil irit semakin banyak, konsumen justru memiliki persoalan baru: memilih teknologi yang paling sesuai kebutuhan.

Dan untuk keluarga yang membutuhkan mobil tujuh penumpang, efisien digunakan setiap hari, tetapi tetap siap diajak perjalanan jauh, Suzuki New XL7 Hybrid menjadi salah satu pilihan yang paling rasional.

Leapmotor B10 Resmi Hadir di Indomobil Expo Semarang 2026

Persaingan pasar mobil listrik di Indonesia semakin ramai. Setelah ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, Leapmotor memperluas jangkauannya ke Jawa Tengah dalam Indomobil Expo Semarang 2026 yang berlangsung pada 4–9 Agustus di 23 Semarang Shopping Center.

Langkah ini menjadi strategi jangka panjang PT Indomobil National Distributor bersama Stellantis dalam memperkenalkan kendaraan listrik global kepada konsumen di luar Jakarta. Semarang dipilih karena dinilai memiliki pertumbuhan ekonomi dan mulai menunjukkan potensi besar dalam adopsi kendaraan listrik.

Model yang menjadi pusat perhatian adalah Leapmotor B10, SUV listrik dengan teknologi pintar, kenyamanan premium, dan standar keselamatan global. Kehadiran model terbaru Leapmotor ini diharapkan menjadi pilihan lain agar jaringan distribusinya semakin luas di Indonesia.

Dari sisi performa, Leapmotor B10 dibekali baterai berkapasitas 67,1 kWh untuk melaju hingga 516 kilometer berdasarkan pengujian NEDC. Dengan jarak jelajah yang membuat SUV listrik ini tidak hanya cocok digunakan sebagai kendaraan harian di perkotaan, tetapi juga mendukung perjalanan antarkota tanpa rasa khawatir berlebihan terhadap ketersediaan pengisian daya.

Karakter berkendaranya juga menjadi salah satu nilai jual utama. Leapmotor mengembangkan sistem suspensi dan pengendalian bersama tim engineering Stellantis di Balocco, Italia. Hasilnya adalah handling yang stabil, kenyamanan lebih baik, serta pengalaman berkendara yang terasa lebih natural di berbagai kondisi jalan.

Keunggulan lain terletak pada pendekatan teknologi yang diterapkan Leapmotor. Berbeda dengan banyak produsen lain, perusahaan asal Tiongkok ini mengembangkan sendiri lebih dari 65 persen komponen utama kendaraannya, mulai dari baterai, motor listrik, kokpit digital hingga sistem elektronik. Strategi tersebut membuat integrasi teknologi menjadi lebih optimal sekaligus menjaga efisiensi biaya produksi.

Popularitas Leapmotor juga terus meningkat secara global. Sepanjang Juli 2026, perusahaan berhasil mencatatkan pengiriman lebih dari 101 ribu unit kendaraan di berbagai negara. Angka tersebut menjadi rekor baru sekaligus menjadikan Leapmotor sebagai startup kendaraan energi baru pertama di Tiongkok yang mampu menembus penjualan lebih dari 100 ribu unit dalam satu bulan.

Selama Indomobil Expo Semarang 2026, Leapmotor B10 dipasarkan dengan harga Rp507 juta OTR Semarang. Menariknya, tersedia harga perkenalan Rp457 juta OTR Semarang bagi 500 konsumen pertama.

Sebagai pendukung layanan purna jual, Leapmotor juga telah menghadirkan Stellantis Brand House Semarang yang menggabungkan layanan Leapmotor, Citroën, dan Jeep dalam satu lokasi. Kehadiran fasilitas ini menjadi bukti bahwa ekspansi Leapmotor di Indonesia tidak hanya berfokus pada penjualan, tetapi juga kesiapan layanan bagi konsumen dalam jangka panjang.

JETOUR T2 i-DM Meluncur di GIIAS 2026, Harga dibawah 700 Juta!

PT JETOUR Sales Indonesia resmi membuka babak baru di segmen Adventure Plug-in Hybrid SUV dengan meluncurkan JETOUR T2 i-DM pada ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Menggabungkan karakter SUV petualang dengan teknologi elektrifikasi Intelligent Dual Mode (i-DM), model terbaru ini dipasarkan dengan harga Rp688.000.000 (OTR Jakarta).

Kehadiran JETOUR T2 i-DM menjadi langkah strategis JETOUR dalam memperluas portofolio kendaraan elektrifikasi di Indonesia. Tak hanya menawarkan efisiensi khas plug-in hybrid, SUV ini tetap mempertahankan karakter tangguh yang telah menjadi identitas seri T, sekaligus menjawab kebutuhan konsumen yang menginginkan kendaraan nyaman untuk penggunaan harian maupun perjalanan lintas kota.

“Kami bangga dapat secara resmi menghadirkan JETOUR T2 i-DM ke Indonesia. Kehadiran model ini merupakan langkah penting bagi JETOUR dalam membawa era baru Adventure SUV ke pasar Indonesia, sekaligus memperluas akses konsumen terhadap teknologi i-DM kami” ujar Caroline Ling, President Director PT JETOUR Sales Indonesia.

Evolusi JETOUR T2 dengan Teknologi Plug-in Hybrid

Secara global, JETOUR T2 telah menjadi salah satu model terlaris JETOUR dengan penjualan kumulatif lebih dari 500.000 unit hanya dalam waktu 33 bulan. Di Indonesia sendiri, T2 berhasil menjadi kontributor penjualan terbesar JETOUR sekaligus meraih posisi mobil China bermesin ICE terlaris pada semester pertama 2026.

Kini, kesuksesan tersebut diteruskan melalui T2 i-DM yang mengusung teknologi Intelligent Dual Mode, tanpa menghilangkan DNA Adventure SUV yang telah melekat pada model ini.

Sistem plug-in hybrid tersebut mengombinasikan mesin Hybrid Dedicated Engine ACTECO 1.5 TGDI generasi kelima, baterai CATL LFP berkapasitas 18,4 kWh, 3-Speed Dedicated Hybrid Transmission (DHT), serta dual motor listrik yang bekerja secara cerdas sesuai kebutuhan berkendara.

Hasilnya, JETOUR mengklaim T2 i-DM mampu menempuh jarak lebih dari 1.200 kilometer dalam kondisi baterai dan tangki bahan bakar terisi penuh. Jarak jelajah tersebut menjadi salah satu keunggulan utama bagi konsumen yang gemar melakukan perjalanan jauh tanpa harus sering berhenti untuk mengisi bahan bakar maupun daya baterai.

Efisiensi semakin ditingkatkan melalui teknologi Energy Recovery yang secara otomatis mengubah energi saat deselerasi atau pengereman menjadi listrik untuk mengisi ulang baterai. Semua proses berlangsung tanpa perlu pengaturan mode berkendara yang rumit sehingga pengalaman berkendara tetap terasa praktis.

Tetap Tangguh untuk Menjelajah

Meski kini mengusung teknologi elektrifikasi, karakter petualang JETOUR T2 tetap dipertahankan.

SUV ini menggunakan struktur Hardtop Cage Body Monocoque yang memanfaatkan sekitar 80 persen baja berkekuatan tinggi. Konstruksi tersebut menghasilkan tingkat kekakuan bodi (torsional rigidity) mencapai 32.000 Nm/degree serta kemampuan menopang beban statis hingga 300 kilogram.

Desain eksterior bergaya boxy dipadukan dengan berbagai elemen fungsional seperti Tie-Down Point untuk mendukung kebutuhan aktivitas luar ruang. Identitas elektrifikasinya ditandai melalui emblem i-DM dan PHEV yang terpasang pada bodi kendaraan.

JETOUR T2 i-DM tersedia dalam lima pilihan warna, yakni Khaki White, Carbon Crystal Black, Aviation Silver, Highway Gray, dan Electroplated Green, dengan dua warna terakhir menjadi opsi eksklusif yang memberikan kesan lebih premium.

Garansi Panjang dan Promo Khusus GIIAS

Sebagai bagian dari program Fearless Adventure, setiap pembelian JETOUR T2 i-DM dilengkapi berbagai keuntungan purna jual.

Konsumen memperoleh garansi kendaraan dan mesin selama enam tahun tanpa batasan kilometer, serta garansi sistem baterai dan penggerak listrik selama delapan tahun atau 160.000 kilometer yang mencakup baterai, motor listrik, motor controller, hingga sistem kontrol.

Khusus selama GIIAS 2026, JETOUR juga menawarkan pilihan promo berupa voucher Paint Protection Film (PPF) senilai Rp22 juta atau program cicilan bunga 0 persen selama satu tahun, sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.

Perkuat Strategi Elektrifikasi JETOUR

Peluncuran T2 i-DM melanjutkan keberhasilan JETOUR T1 i-DM yang lebih dulu diperkenalkan di Indonesia. Menurut JETOUR, sekitar 60 persen pemesanan T1 berasal dari varian i-DM, menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap kendaraan plug-in hybrid.

Dengan memperluas teknologi Intelligent Dual Mode ke lini Adventure SUV, JETOUR mempertegas komitmennya menghadirkan kendaraan elektrifikasi yang tidak hanya efisien, tetapi juga tetap menyenangkan untuk diajak berpetualang.

Selama GIIAS 2026, pengunjung dapat melihat langsung JETOUR T2 i-DM bersama jajaran produk lainnya seperti JETOUR T2, T1, T1 i-DM, DASHING, dan X70 Plus di Hall 6C ICE BSD City. Kehadiran model ini sekaligus menandai dimulainya era baru Adventure SUV plug-in hybrid di pasar otomotif Indonesia.

Warna Ice Greyish Blue Jadi Magnet Baru Suzuki XL7 New Alpha

Pameran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 menjadi panggung bagi Suzuki untuk menghadirkan penyegaran pada salah satu SUV andalannya, Suzuki XL7 New Alpha. Bukan hanya membawa peningkatan fitur, Suzuki juga memperkenalkan pilihan warna baru Ice Greyish Blue, yang memberikan nuansa lebih modern sekaligus mempertegas karakter premium dari SUV berkapasitas tujuh penumpang tersebut.

Di tengah tren konsumen yang semakin memperhatikan tampilan kendaraan, kehadiran warna baru ini menjadi strategi Suzuki untuk menghadirkan pilihan yang lebih segar. Ice Greyish Blue memadukan nuansa abu-abu dengan semburat biru lembut, menghasilkan karakter yang elegan tanpa kehilangan kesan tangguh khas sebuah SUV.

Berbeda dengan warna-warna konvensional, Ice Greyish Blue mampu memunculkan permainan cahaya yang menarik ketika terkena sinar matahari. Pada siang hari, warna ini terlihat cerah dan modern, sementara pada malam hari tampil lebih eksklusif dengan kesan premium yang kuat. Karakter tersebut membuat XL7 New Alpha tetap tampil menonjol, baik saat digunakan untuk aktivitas harian maupun perjalanan bersama keluarga.

Pilihan warna baru ini juga berpadu harmonis dengan desain eksterior XL7 New Alpha. Grille depan beraksen gelap, lampu LED modern, velg bergaya sporty, roof rail, hingga over fender berwarna hitam semakin memperkuat identitas SUV yang gagah namun tetap elegan. Sentuhan tersebut membuat XL7 New Alpha terlihat lebih berkelas dibandingkan sekadar kendaraan keluarga biasa.

Masuk ke dalam kabin, Suzuki tetap mempertahankan keunggulan XL7 sebagai SUV keluarga yang mengutamakan kenyamanan. Konfigurasi tiga baris kursi menawarkan ruang yang lapang bagi tujuh penumpang, sementara pembaruan pada model terbaru menghadirkan berbagai fitur modern seperti head unit dengan tampilan baru, kamera 360 derajat, dashcam bawaan, hingga beragam fitur konektivitas yang mendukung mobilitas sehari-hari.

Di balik kap mesin, Suzuki masih mengandalkan teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) yang telah menjadi salah satu daya tarik utama XL7. Sistem hybrid ringan ini membantu meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar tanpa mengubah karakter berkendara yang sudah akrab bagi pengguna mobil bermesin bensin. Hasilnya, XL7 New Alpha tetap nyaman digunakan di dalam kota maupun saat menempuh perjalanan luar kota bersama keluarga.

Kehadiran Ice Greyish Blue juga menjadi jawaban bagi konsumen yang menginginkan kendaraan dengan tampilan lebih eksklusif tanpa harus melakukan modifikasi. Warna ini mampu memberikan kesan berbeda sejak pandangan pertama sekaligus meningkatkan nilai estetika kendaraan.

Dipadukan dengan berbagai program penjualan menarik selama GIIAS 2026, termasuk promo pembiayaan dan trade-in, Suzuki XL7 New Alpha semakin menarik untuk dipertimbangkan. Penyegaran melalui warna Ice Greyish Blue membuktikan bahwa Suzuki tidak hanya fokus pada teknologi dan efisiensi, tetapi juga memahami kebutuhan konsumen yang ingin tampil lebih percaya diri dengan kendaraan yang stylish.

Bagi pengunjung GIIAS 2026, Suzuki XL7 New Alpha berbalut Ice Greyish Blue menjadi salah satu model yang layak disempatkan untuk dilihat langsung. Warna baru ini bukan sekadar penyegaran visual, melainkan simbol evolusi XL7 sebagai SUV keluarga modern yang memadukan desain elegan, fitur lengkap, teknologi Smart Hybrid, serta nilai kepemilikan yang kompetitif di kelasnya.

Mitsubishi New Xforce HEV Siap Jadi Andalan Baru di GIIAS 2026

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) memanfaatkan ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 sebagai panggung untuk menunjukkan transformasi lini produknya di Indonesia. Mengusung tema “Life’s Adventure: Elevating Every Experience”, Mitsubishi tak sekadar memamerkan kendaraan terbaru, tetapi juga menghadirkan pengalaman yang lebih dekat dengan kebutuhan konsumen masa kini.

Berlokasi di Hall 10A ICE BSD City, Tangerang, Mitsubishi Motors mengajak pengunjung melihat perjalanan evolusi merek yang selama puluhan tahun menjadi bagian dari mobilitas masyarakat Indonesia. Sorotan utama tahun ini tentu tertuju pada kehadiran Mitsubishi New Xforce, yang kini tersedia dalam dua pilihan teknologi, yakni mesin konvensional atau Internal Combustion Engine (ICE) serta varian Hybrid Electric Vehicle (HEV).

Peluncuran New Xforce HEV menjadi salah satu momen paling penting bagi Mitsubishi Motors di Indonesia. Model ini merupakan kendaraan hybrid pertama Mitsubishi yang dipasarkan secara resmi sekaligus diproduksi secara lokal oleh PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI). Langkah tersebut mempertegas komitmen Mitsubishi dalam memperluas elektrifikasi tanpa meninggalkan karakter khasnya yang dikenal tangguh, nyaman, dan andal di berbagai kondisi jalan.

Presiden Direktur PT MMKSI, Atsushi Kurita, menegaskan bahwa perkembangan Mitsubishi Motors selalu mengikuti perubahan kebutuhan masyarakat. Karena itu, kehadiran New Xforce HEV menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memberikan lebih banyak pilihan teknologi sekaligus menghadirkan pengalaman berkendara yang semakin relevan bagi pelanggan Indonesia.

Tak hanya untuk pasar domestik, produksi lokal New Xforce HEV juga memiliki peran strategis. Fasilitas MMKI di Indonesia kini menjadi basis produksi (production hub) Mitsubishi New Xforce HEV untuk kawasan ASEAN. Kehadiran model ini sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat manufaktur penting dalam jaringan global Mitsubishi Motors.

Selain memperkenalkan Xforce HEV, MMKSI juga merayakan satu tahun kehadiran Mitsubishi Destinator. SUV tersebut diklaim mendapat sambutan positif sejak pertama kali diluncurkan dan berhasil meraih berbagai penghargaan dari industri otomotif nasional maupun internasional. Pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa inovasi dan kualitas produk Mitsubishi tetap mendapat kepercayaan konsumen.

Di GIIAS 2026, Mitsubishi menghadirkan total 16 unit display dan 6 unit kendaraan test drive. Selain New Xforce HEV dan Xforce ICE, pengunjung juga dapat melihat jajaran model populer lainnya seperti Destinator, Xpander, Xpander Cross, hingga Pajero Sport yang selama ini menjadi tulang punggung penjualan Mitsubishi di Indonesia.

MMKSI juga menyiapkan berbagai aktivitas interaktif di dalam booth agar pengunjung dapat mengenal lebih dekat teknologi, fitur, hingga layanan purna jual yang ditawarkan Mitsubishi Motors. Kesempatan melakukan test drive menjadi daya tarik tersendiri bagi calon konsumen yang ingin merasakan langsung performa kendaraan terbaru Mitsubishi.

Melalui kehadiran di GIIAS 2026, Mitsubishi Motors ingin menunjukkan bahwa transformasi perusahaan bukan hanya menghadirkan kendaraan baru, tetapi juga membangun pengalaman kepemilikan yang lebih lengkap. Dengan pilihan teknologi yang semakin beragam, mulai dari mesin konvensional hingga hybrid, Mitsubishi optimistis mampu menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia yang terus berkembang menuju era elektrifikasi.

Honda Super-ONE Siap Debut di GIIAS 2026

PT Honda Prospect Motor (HPM) dipastikan akan menghadirkan kejutan besar di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Pabrikan asal Jepang tersebut mengonfirmasi bakal meluncurkan Honda Super-ONE, model terbaru dari lini Honda Electric yang sekaligus menjalani debut perdana di kawasan Asia Tenggara.

Peluncuran ini menjadi salah satu agenda paling dinantikan di GIIAS 2026 yang berlangsung pada 30 Juli hingga 9 Agustus di ICE BSD City, Tangerang. Kehadiran Super-ONE juga mempertegas langkah Honda dalam memperluas portofolio kendaraan elektrifikasi di pasar Indonesia yang terus berkembang.

Berbeda dengan pendekatan banyak produsen yang hanya menonjolkan teknologi ramah lingkungan, Honda ingin mempertahankan identitas khas mereknya melalui Super-ONE. Mobil listrik ini dikembangkan dengan filosofi yang tetap mengedepankan sensasi fun to drive, karakter yang selama puluhan tahun melekat pada setiap produk Honda.

Menurut Honda, Super-ONE memadukan desain yang ekspresif, detail yang dirancang secara matang, serta performa yang mampu menghadirkan pengalaman berkendara emosional. Dengan kata lain, elektrifikasi bukan berarti menghilangkan karakter berkendara yang selama ini menjadi kekuatan utama Honda.

“Honda selama ini identik dengan kultur engineering, performa, dan komunitas yang menikmati mobil sebagai bagian dari gaya hidup dan identitas mereka. Honda Super-ONE yang akan kami tampilkan di GIIAS tahun ini adalah evolusi berikutnya dari kultur tersebut, membawa karakter khas setiap produk Honda yang fun to drive, sekaligus menegaskan posisi dan arah Honda di era elektrifikasi,” ujar Yulian Karfili, Communication Strategy Sub-Division Head PT Honda Prospect Motor.

Usung Tema “Culture. Evolved.”

Pada penyelenggaraan GIIAS 2026, Honda mengangkat tema “Culture. Evolved.” yang menggambarkan evolusi budaya, teknologi, serta filosofi berkendara yang telah menjadi identitas merek tersebut selama bertahun-tahun.

Konsep tersebut tidak hanya diwujudkan melalui produk baru, tetapi juga tercermin pada desain booth Honda yang diklaim tampil berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Pengunjung akan diajak merasakan pengalaman yang lebih interaktif sekaligus mengenal lebih dekat arah pengembangan kendaraan elektrifikasi Honda.

Honda Prelude Tampil Perdana dengan Aksesori Baru

Tak hanya Super-ONE, Honda juga menyiapkan sejumlah model unggulan lainnya untuk memikat pengunjung GIIAS 2026.

Salah satu yang paling menarik perhatian adalah Honda Prelude, yang untuk pertama kalinya tampil di ajang pameran otomotif dengan paket aksesori terbaru. Kehadiran coupe legendaris tersebut diyakini akan menjadi magnet bagi para pecinta otomotif maupun penggemar setia Honda.

Selain menampilkan jajaran kendaraan terbaru, Honda juga menjanjikan berbagai aktivitas interaktif serta program penjualan menarik selama pameran berlangsung.

Perkuat Strategi Elektrifikasi di Indonesia

Debut Honda Super-ONE menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia memegang peran penting dalam strategi elektrifikasi Honda di kawasan Asia Tenggara. Dengan memilih Indonesia sebagai lokasi peluncuran perdana regional, Honda menunjukkan optimisme terhadap pertumbuhan pasar kendaraan listrik nasional.

Jika melihat tren industri otomotif saat ini, kehadiran Super-ONE diperkirakan akan memperketat persaingan di segmen mobil listrik yang kini diisi berbagai merek global maupun pemain baru dari Tiongkok.

Seluruh lini produk terbaru Honda, termasuk Super-ONE dan Prelude, dapat disaksikan langsung di Booth Honda Hall 5C, ICE BSD City, selama penyelenggaraan GIIAS 2026. Bagi konsumen yang ingin mengenal lebih dekat teknologi elektrifikasi Honda sekaligus menikmati berbagai promo menarik, booth Honda dipastikan menjadi salah satu destinasi yang wajib dikunjungi selama pameran berlangsung.

Deepal S05 Resmi Buka Pre-Booking di Indonesia

Persaingan pasar kendaraan elektrifikasi di Indonesia semakin menarik dengan hadirnya Deepal S05, SUV terbaru dari Changan Indonesia. Setelah mencuri perhatian sejak diperkenalkan kepada publik pada April 2026, model ini kini resmi memasuki tahap pre-booking atau pemesanan awal mulai 30 Juni 2026.

Menariknya, Deepal S05 hadir dalam dua pilihan teknologi elektrifikasi, yakni Battery Electric Vehicle (BEV) dan Range Extended Electric Vehicle (REEV). Strategi tersebut memberikan keleluasaan bagi konsumen untuk memilih kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan mobilitas, baik sebagai mobil listrik murni maupun elektrifikasi dengan jarak tempuh ekstra.

CEO Changan Indonesia, Setiawan Surya, mengatakan pembukaan pre-booking menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memperluas lini kendaraan elektrifikasi di Tanah Air.

“Program pre-book Deepal S05 dan Deepal S05 REEV merupakan langkah nyata Changan dalam menghadirkan produk-produk elektrifikasi terbaru yang akan segera meluncur di Indonesia,” ujarnya.

Desain Futuristis dengan Sentuhan Premium

Deepal S05 mengusung filosofi desain Symbiotic Aesthetics yang terinspirasi dari bentuk sayap pesawat antariksa. Siluet bodinya tampil modern dengan garis-garis tegas, dipadukan lampu LED ramping, pintu frameless, serta spoiler belakang berbentuk V yang membantu menghasilkan koefisien hambatan udara hanya 0,25 Cd.

Dimensinya juga cukup proporsional untuk sebuah SUV perkotaan, dengan panjang 4.620 mm, lebar 1.900 mm, tinggi 1.600 mm, dan wheelbase 2.880 mm. Kombinasi tersebut menghadirkan kabin yang lapang sekaligus memberikan kenyamanan bagi seluruh penumpang.

Masuk ke interior, nuansa premium langsung terasa melalui layar sentuh 15,4 inci beresolusi 2.5K yang dilengkapi fitur Sunflower Screen, memungkinkan layar bergeser hingga 15 derajat mengikuti posisi pengemudi maupun penumpang depan.

Kenyamanan semakin ditingkatkan lewat panoramic roof seluas 1,9 meter persegi, ambient light 64 warna, material soft touch, wireless charging, serta jok depan yang telah dilengkapi pemanas, ventilasi, sandaran kaki elektrik, dan memori posisi.

Pilih BEV atau REEV, Mana yang Cocok?

Deepal S05 dibangun menggunakan platform EPA1 All Electric Digital Platform yang dirancang khusus untuk kendaraan elektrifikasi. Baik varian BEV maupun REEV sama-sama menggunakan penggerak roda belakang (RWD) serta suspensi independen di keempat roda.

Varian BEV dibekali motor listrik bertenaga 268 hp dengan torsi 290 Nm. Energinya berasal dari baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 68,8 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 470 kilometer berdasarkan standar NEDC.

Sementara itu, varian REEV menawarkan konsep berbeda. Motor listrik tetap menjadi penggerak utama, sedangkan mesin bensin 1.500 cc hanya berfungsi sebagai generator untuk mengisi daya baterai berkapasitas 27,28 kWh.

Dalam mode listrik murni, Deepal S05 REEV mampu melaju hingga 170 kilometer. Ketika mesin generator mulai bekerja, total jarak tempuhnya diklaim dapat melampaui 1.100 kilometer, menjadikannya solusi bagi konsumen yang masih memiliki kekhawatiran terhadap keterbatasan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik.

Harga Mulai Rp 500 Jutaan, Bonus Menarik Menanti

Selama masa pre-booking, Changan Indonesia memperkirakan harga Deepal S05 berada di kisaran Rp500 jutaan.

Sebanyak 500 konsumen pertama akan mendapatkan berbagai keuntungan berupa benefit hingga Rp20 juta, asuransi all risk selama satu tahun, serta kesempatan memperoleh program Battery Lifetime Warranty.

Selain itu, seluruh unit Deepal S05 juga dibekali garansi baterai selama 8 tahun atau 240.000 kilometer. Konsumen yang menginginkan perlindungan lebih lama dapat memilih paket garansi baterai seumur hidup sesuai program resmi Changan Indonesia.

Dengan kombinasi desain modern, teknologi canggih, pilihan sistem penggerak yang fleksibel, serta jarak tempuh yang kompetitif, Deepal S05 berpotensi menjadi salah satu SUV elektrifikasi paling menarik yang akan meramaikan pasar otomotif Indonesia pada 2026.

Honda City Facelift 2026 Debut di Thailand, Raih 10.000 SPK!

Honda kembali membuktikan bahwa sedan kompak masih memiliki tempat istimewa di hati konsumen. Setelah menjalani debut global di India beberapa waktu lalu, Honda City Facelift 2026 kini resmi meluncur di Thailand sebagai negara pertama di kawasan ASEAN yang mendapat model terbaru tersebut.

Sambutan pasar pun langsung melampaui ekspektasi. Dalam hitungan hari sejak peluncuran, Honda berhasil mengantongi lebih dari 10.000 surat pemesanan kendaraan (SPK).

Antusiasme tersebut bukan tanpa alasan. Selain membawa tampilan yang lebih modern, Honda juga memberikan pembaruan menyeluruh pada sektor fitur, teknologi, hingga pilihan sistem penggerak yang semakin efisien.

Desain Lebih Sporty dan Modern

Penyegaran paling mudah dikenali hadir pada bagian eksterior. Wajah Honda City kini tampil lebih agresif berkat desain grille baru yang dipadukan dengan bumper depan berkarakter tegas. Lampu utama Projector LED juga mengusung desain terbaru dengan integrasi LED Daytime Running Light (DRL) yang membuat tampilannya semakin premium.

Di bagian belakang, desain lampu kombinasi dan bumper ikut diperbarui sehingga memberikan kesan lebih futuristis. Velg alloy two-tone berukuran 16 inci serta emblem “H” bergaya monokrom semakin mempertegas identitas modern sedan andalan Honda ini.

Seperti sebelumnya, Honda menawarkan dua pilihan bodi, yakni Sedan dan Hatchback. Varian Sedan memiliki panjang 4.553 mm, sedangkan Hatchback hadir lebih ringkas dengan panjang 4.369 mm. Keduanya menggunakan wheelbase 2.589 mm yang tetap menjanjikan kabin lega untuk penggunaan sehari-hari.

Interior Naik Kelas, Teknologi Lebih Lengkap

Masuk ke dalam kabin, nuansa modern langsung terasa berkat hadirnya layar infotainment floating berukuran 10 inci yang telah mendukung Apple CarPlay dan Android Auto secara nirkabel.

Honda juga menambahkan sejumlah fitur yang sebelumnya hanya ditemui pada mobil kelas di atasnya, seperti wireless charger, ambient light, kaca spion tengah auto-dimming, hingga kamera 360 derajat untuk memudahkan manuver di area sempit.

Paket keselamatan aktif Honda Sensing pun semakin lengkap. Teknologi seperti Collision Mitigation Brake System (CMBS), Adaptive Cruise Control (ACC), Lane Keeping Assist System (LKAS), Road Departure Mitigation (RDM), Auto High Beam (AHB), Lead Car Departure Notification (LCDN), hingga LaneWatch kini menjadi nilai jual utama Honda City Facelift 2026.

Pilihan Mesin Turbo dan Hybrid e:HEV

Untuk pasar Thailand, Honda tetap menawarkan dua pilihan sistem penggerak.

Varian bermesin bensin menggunakan mesin 1.0 liter tiga silinder turbo yang menghasilkan tenaga 122 hp dan torsi 173 Nm. Seluruh tenaga disalurkan ke roda depan melalui transmisi CVT yang terkenal halus dan efisien.

Sementara itu, varian e:HEV mengombinasikan mesin bensin 1.5 liter Atkinson Cycle dengan motor listrik bertenaga 109 hp dan torsi 253 Nm. Pada kondisi normal, motor listrik menjadi sumber penggerak utama sehingga memberikan karakter akselerasi yang responsif sekaligus konsumsi bahan bakar yang sangat irit.

Honda mengklaim konsumsi BBM varian hybrid mampu mencapai 27,8 km/liter, menjadikannya salah satu sedan paling efisien di kelasnya.

Harga Lebih Kompetitif, Penjualan Langsung Melejit

Honda City Facelift 2026 dipasarkan di Thailand dengan harga mulai 569.000 hingga 749.000 baht atau sekitar Rp308 juta hingga Rp405 jutaan.

Menariknya, harga varian termurah justru turun sekitar 30.000 baht dibanding model sebelumnya. Strategi tersebut terbukti efektif karena hanya dalam beberapa hari setelah peluncuran, Honda berhasil membukukan lebih dari 10.000 SPK, sebuah pencapaian yang menunjukkan tingginya minat konsumen terhadap model terbaru ini.

Melihat respons positif di Thailand, peluang Honda City Facelift 2026 untuk segera menyapa pasar ASEAN lainnya, termasuk Indonesia, tentu semakin besar. Kini tinggal menunggu langkah PT Honda Prospect Motor (HPM) untuk membawa sedan andalan tersebut ke Tanah Air. Jika benar hadir, Honda City terbaru berpotensi menjadi salah satu sedan kompak paling menarik dengan kombinasi desain segar, fitur modern, dan teknologi hybrid yang semakin efisien.

Review: Eksterior Suzuki XL7 New Alpha, New Beta, dan New Zeta

Suzuki akhirnya memberikan sinyal kuat mengenai kehadiran SUV terbarunya melalui sebuah teaser resmi yang diunggah menjelang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Dari siluet yang diperlihatkan, banyak pihak meyakini model tersebut merupakan Suzuki XL7 terbaru 2026 yang mendapatkan penyegaran menyeluruh pada sektor eksterior.

Sebagai salah satu pemain utama di segmen Low SUV 7-penumpang, New Suzuki XL7 dipersiapkan untuk tampil lebih modern tanpa menghilangkan karakter tangguh yang telah menjadi identitasnya. Penyegaran ini juga diyakini akan hadir pada tiga varian, yakni New Zeta, New Beta, dan New Alpha.

Fascia Depan Lebih Berani dan Premium

Perubahan paling mencolok terdapat pada bagian depan. Suzuki menghadirkan desain grille baru yang lebih besar dengan pola horizontal yang membuat tampilan mobil terlihat lebih kokoh. Sentuhan krom maupun aksen hitam glossy pada beberapa varian turut meningkatkan kesan premium.

Bumper depan juga mengalami revisi dengan desain yang lebih tegas dan sporty. Lekukan baru pada area bumper dipadukan rumah fog lamp yang lebih modern sehingga memberikan karakter SUV yang lebih kuat dibanding model sebelumnya.

Sementara itu, desain kap mesin tetap mempertahankan garis-garis maskulin yang menjadi ciri khas XL7. Kombinasi tersebut membuat tampilan depan terlihat lebih proporsional sekaligus memberikan aura SUV yang siap diajak berpetualang.

Lampu LED Semakin Modern

Sektor pencahayaan menjadi salah satu aspek yang ikut mendapatkan perhatian. Lampu utama diperkirakan mengusung desain lebih ramping dengan teknologi LED yang memberikan pencahayaan lebih optimal sekaligus meningkatkan efisiensi energi.

Daytime Running Light (DRL) LED juga diprediksi hadir dengan desain baru sehingga memperkuat identitas visual ketika mobil melintas di jalan. Tampilan ini membuat New Suzuki XL7 terlihat semakin modern baik pada siang maupun malam hari.

Di bagian belakang, lampu kombinasi diperkirakan mendapat desain internal baru dengan efek smoked lens, khususnya pada varian New Alpha. Desain tersebut memberikan nuansa premium yang selaras dengan tren SUV modern.

Siluet Kokoh, Kini Lebih Elegan

Jika dilihat dari samping, karakter bodi Suzuki XL7 tetap mempertahankan bentuk boxy yang menjadi keunggulannya. Proporsi tersebut membuat kabin tetap lapang sekaligus mempertegas karakter SUV keluarga.

Ground clearance yang tinggi tetap menjadi nilai jual utama karena memberikan rasa percaya diri saat melintasi berbagai kondisi jalan. Roof rail masih dipertahankan sebagai identitas SUV sekaligus menunjang fungsi membawa perlengkapan tambahan ketika bepergian jauh.

Sentuhan over fender berwarna hitam juga tetap hadir untuk memperkuat kesan tangguh. Dipadukan dengan desain pelek alloy terbaru berukuran 16 inci yang lebih dinamis, tampilan samping New XL7 terlihat semakin segar dan modern.

Perbedaan Eksterior New Alpha, New Beta, dan New Zeta

Suzuki diperkirakan tetap mempertahankan diferensiasi yang jelas pada setiap varian.

New Alpha menjadi varian paling premium dengan berbagai sentuhan eksklusif seperti aksen hitam glossy, garnish yang lebih mewah, desain velg khusus, serta detail eksterior yang memberikan kesan flagship.

New Beta hadir sebagai pilihan menengah dengan keseimbangan antara fitur, desain, dan harga. Tampilan luarnya tetap modern namun tidak sebanyak sentuhan premium yang dimiliki Alpha.

Sementara New Zeta menjadi varian entry-level yang tetap mengusung desain khas XL7. Meski tampil lebih sederhana, seluruh elemen utama SUV modern seperti roof rail, cladding bodi, serta ground clearance tinggi tetap dipertahankan sehingga tampilannya tetap menarik.

Semakin Kompetitif di Segmen Low SUV

Penyegaran eksterior yang dilakukan Suzuki menunjukkan keseriusan pabrikan dalam mempertahankan daya saing XL7 di tengah ketatnya persaingan pasar Low SUV Indonesia.
Desain grille baru, bumper yang lebih agresif, lampu LED modern, pelek dengan desain baru, hingga penyempurnaan detail di berbagai sisi membuat Suzuki XL7 terbaru 2026 tampil jauh lebih segar dibanding model sebelumnya.

Jika seluruh perubahan tersebut benar-benar hadir pada versi produksi yang akan diperkenalkan di GIIAS 2026, New Suzuki XL7 diprediksi akan menjadi salah satu SUV keluarga paling menarik tahun ini. Tidak hanya menawarkan desain yang lebih modern dan premium, tetapi juga tetap mempertahankan karakter tangguh, fungsional, dan nyaman yang selama ini menjadi alasan utama masyarakat Indonesia memilih Suzuki XL7 sebagai kendaraan keluarga.

Honda Super-ONE Meluncur, Calon Brio EV untuk Indonesia?

Honda kembali membuat kejutan di pasar kendaraan listrik. Setelah diperkenalkan sebagai konsep pada Japan Mobility Show 2025, kini Honda Super-ONE resmi diluncurkan di Jepang dan langsung menarik perhatian pecinta otomotif. Mobil listrik mungil bergaya hatchback ini bahkan telah mengumpulkan lebih dari 7.000 pemesanan hanya dalam waktu sekitar satu bulan sejak inden dibuka pada April 2026.

Keberhasilan tersebut membuat banyak pihak bertanya-tanya: apakah Honda Super-ONE akan menjadi cikal bakal Honda Brio EV yang segera masuk Indonesia?

Desain Retro Modern

Honda Super-ONE dibangun menggunakan basis platform kei car listrik Honda N-ONE e. Namun berbeda dari saudara kembarnya yang lebih mengutamakan fungsi mobilitas perkotaan, Super-ONE hadir dengan pendekatan yang jauh lebih emosional dan menyenangkan untuk dikendarai.

Desain eksteriornya memadukan nuansa retro khas mobil Honda era 1960-an dengan sentuhan futuristis modern. Siluet bodi yang kompak dipadukan fender membulat, postur lebar, serta wajah agresif yang membuatnya sekilas mengingatkan pada versi listrik dari Honda Brio.

Honda juga melakukan sejumlah penguatan pada struktur sasis dan bodi untuk meningkatkan karakter berkendara yang lebih dinamis. Hasilnya adalah sebuah hot hatch listrik yang tidak hanya efisien, tetapi juga menawarkan sensasi berkendara yang lebih hidup.

Masuk ke dalam kabin, nuansa modern langsung terasa. Dashboard minimalis dibekali layar sentuh 9 inci yang telah terintegrasi dengan Google Built-in, memungkinkan akses langsung ke Google Maps, Google Assistant, dan berbagai layanan digital lainnya.

Sistem audio premium Bose dengan delapan speaker dan subwoofer turut melengkapi kenyamanan selama perjalanan.

Performa Cukup Buas

Di balik dimensinya yang kompak, Honda Super-ONE menyimpan performa yang cukup menarik. Motor listrik penggerak roda depan menghasilkan tenaga 63 hp (47 kW).

Namun Honda menambahkan fitur BOOST Mode yang mampu meningkatkan tenaga hingga 93 hp (70 kW) dengan torsi maksimum mencapai 162 Nm. Fitur ini sangat berguna saat membutuhkan akselerasi ekstra untuk mendahului kendaraan lain atau melintasi jalan menanjak.

Sensasi berkendara juga dibuat lebih menarik melalui simulasi transmisi 7-percepatan serta fitur Active Sound Control yang menghasilkan suara mesin virtual layaknya mobil sport bermesin konvensional.

Tersedia pula beberapa mode berkendara seperti ECON, CITY, NORMAL, dan SPORT yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.

Jarak Tempuh 274 Km

Honda membekali Super-ONE dengan baterai berkapasitas 29,6 kWh yang mampu menghasilkan jarak tempuh hingga 274 kilometer berdasarkan standar WLTP.

Pengisian daya cepat dari 20 hingga 80 persen hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit menggunakan fast charger DC, membuatnya cukup praktis untuk penggunaan harian.

Menariknya, spekulasi mengenai kehadiran mobil ini di Indonesia semakin kuat setelah muncul kode kendaraan baru Honda berembel-embel “EV” dalam data NJKB DKI Jakarta beberapa waktu lalu. Banyak pihak menduga model tersebut merupakan versi lokal dari Super-ONE yang berpotensi dipasarkan sebagai Honda Brio EV.

Meski hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari PT Honda Prospect Motor (HPM), kemunculan Super-ONE jelas menjadi sinyal bahwa Honda tengah mempersiapkan langkah besar di segmen mobil listrik kompak. Jika benar hadir di Indonesia, mobil ini berpotensi menjadi salah satu penantang serius di pasar city car listrik yang terus berkembang.

GWM Tank 500 Black Warrior Edition, Nuansa Sangar Serba Hitam

Inchcape GWM Indonesia menghadirkan kejutan menarik dalam ajang GWM Media Experience 2026 yang berlangsung di Arthayasa Stables & Country Club, Depok. Selain memberikan kesempatan kepada awak media untuk merasakan langsung pengalaman berkendara premium melalui konsep “Drive First Class, Everywhere”, GWM juga memperkenalkan varian edisi khusus terbaru, yakni GWM Tank 500 Black Warrior Edition.

SUV premium ini tampil dengan karakter yang jauh lebih eksklusif berkat balutan tema serba hitam yang memberikan kesan gagah, elegan, sekaligus misterius. Kehadirannya menjadi alternatif bagi konsumen yang menginginkan SUV berkapabilitas tinggi dengan tampilan yang lebih berkarakter dibandingkan model standar.

Tampil Sangar dengan Nuansa Black Edition

Daya tarik utama Tank 500 Black Warrior Edition terletak pada konsep desain full black yang diterapkan hampir di seluruh bagian eksterior kendaraan.

Jika pada Tank 500 reguler berbagai elemen krom menjadi aksen pemanis, pada Black Warrior Edition seluruh detail tersebut diubah menjadi warna hitam. Mulai dari grille depan, bingkai lampu utama, handle pintu, roof rail, side step, hingga pelek alloy 20 inci kini tampil dalam balutan warna gelap yang menegaskan karakter SUV premium nan tangguh.

Pendekatan desain ini membuat Tank 500 tampil lebih maskulin dan berwibawa tanpa kehilangan kesan mewah yang selama ini menjadi ciri khasnya.

Menurut CEO Inchcape GWM Indonesia, Bagus Susanto, varian ini hadir untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang menginginkan identitas visual yang lebih eksklusif.

“Black Warrior Edition menghadirkan sebuah pilihan bagi konsumen yang menginginkan kapabilitas Tank 500 Diesel 4×4, namun dengan identitas visual yang jauh lebih eksklusif dan tidak ditemukan di kendaraan lain di jalan.”

Menariknya, Black Warrior Edition tidak hanya sekadar edisi terbatas, tetapi juga menjadi pelengkap lini Tank 500 Diesel yang saat ini telah tersedia dalam varian 4×2 dan 4×4.

Kabin Mewah Tetap Dipertahankan

Meski mendapatkan sentuhan visual yang berbeda di bagian luar, area kabin tidak mengalami perubahan signifikan.

GWM tetap mempertahankan konfigurasi tujuh penumpang dengan jok premium berlapis kulit Nappa yang dilengkapi fitur ventilasi dan pemijat untuk meningkatkan kenyamanan selama perjalanan.

Dashboard modern masih mengandalkan layar digital berukuran 14,6 inci yang berfungsi sebagai pusat sistem infotainment dan berbagai pengaturan kendaraan.

Kenyamanan premium semakin diperkuat oleh hadirnya panoramic sunroof elektrik serta sistem audio Theatrical Sound 12 speaker yang dipadukan teknologi Active Noise Cancellation (ANC), sehingga suasana kabin tetap senyap meskipun melaju di berbagai kondisi jalan.

Mesin Diesel dan Kemampuan Off-Road Tetap Andal

Di sektor performa, Tank 500 Black Warrior Edition tetap mengandalkan mesin turbo diesel 2.4 liter berkode GW4D24 yang sama dengan varian Tank 500 Diesel 4×4.

Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga maksimum 181 hp dengan torsi puncak 480 Nm yang disalurkan melalui transmisi otomatis 9-percepatan.

Kemampuan jelajahnya didukung sistem penggerak empat roda (4×4), Triple Differential Lock, delapan mode berkendara off-road, hingga fitur Off-Road Adaptive Cruise Control yang membantu pengemudi saat melintasi medan berat.

Salah satu fitur unggulan yang tetap dipertahankan adalah TANK Turn. Teknologi ini memungkinkan kendaraan bermanuver dengan radius putar sangat kecil hingga sekitar 1,2 meter, memberikan keunggulan saat menghadapi jalur sempit maupun medan off-road yang menantang.

Siap Debut di GIIAS 2026

Meski telah diperkenalkan kepada media, GWM Indonesia masih menyimpan rapat informasi mengenai harga resmi Tank 500 Black Warrior Edition.

SUV edisi khusus ini dijadwalkan melakukan debut publik secara resmi pada ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show 2026 mendatang.

Dengan kombinasi tampilan serba hitam yang eksklusif, kabin mewah, serta kemampuan off-road yang telah teruji, Tank 500 Black Warrior Edition berpotensi menjadi salah satu SUV premium paling menarik di segmen diesel 4×4 tahun ini.

Geely Okavango Bakal Masuk Pasar SUV Indonesia?

Tak semua konsumen cocok atau berminat dengan mobil listrik. Peminat mobil bermesin pembakaran internal (Internal Combustion Engine/ICE) masih jauh lebih banyak. Oleh sebab itu Geely Auto Indonesia (GAI) saat ini tengah mempersiapkan untuk memboyong salah satunya ke Tanah Air.

Banyak prediksi yang beredar seputar model mobil apa yang nantinya dibawa pabrikan otomotif asal China tersebut. Salah satu nama yang muncul adalah Geely Okavango. Namanya diadopsi dari padang savannah di Afrika yang kondang dengan wisata safari.

SUV berkapasitas tujuh penumpang ini sejak tahun lalu namanya telah terdaftar dalam database kekayaan intelektual (PDKI) dengan nomor IDM001344365. Walau belum ada pengumuman resmi dari pihak Geely, langkah tersebut menjadi wujud kesiapan dari sisi legalitas untuk memasarkan model tersebut di Tanah Air. Lantas seperti apa sisi keunggulan yang ditawarkan Okavango?

SUV 7-Seater Yang Ideal

Geely Okavango posturnya terbilang cukup bongsor dengan panjang 4.860 mm, lebar 1.910 mm, dan tinggi 1.770 mm. Jarak sumbu roda yang cukup panjang yakni mencapai 2.825 mm mengindikasikan ruang kabin yang lumayan lapang.

SUV yang dipasarkan di China pakai label Haoyue ini ternyata kembaran dari Proton X90 yang dipasarkan di Malaysia. Lebih tepatnya, Proton X90 adalah versi rebadge dari Geely Okavango. Platform bodi serta mesin yang digunakan sama, cuma sedikit perbedaan gaya tampilan dan fitur.

Tampilan eksteriornya terlihat modern dan elegan dengan grille ukuran extra besar. Lampu depan dan belakang pakai LED. Kaca spion pun sudah model lipat elektrik. Pintu bagasi juga sudah model bukaan elektrik.

Elemen pendongkrak gaya tampilan seperti antena shark fin, roof rail, spoiler belakang, serta pelek berukuran 18 inci menguatkan aura SUV keluarga yang stylish dan sporty.

Dengan konfigurasi 2-3-2, kabin Okavango bisa memuat tujuh penumpang dewasa. Jok dikemas ala SUV mewah dengan material kulit berpola jahitan diamond serta lekuk dessin yang ergonomis. Pengemudi pun dapat mengatur posisi duduk dengan mudah berkat pengaturan elektrik.

Jika butuh ruang extra untuk membawa barang bawaan yang lebih banyak, jok belakang bisa dilipat dengan konfigurasi 50:50 untuk meningkatkan volume ruang bagasi.

Kenyamanan selama perjalanan ditunjang sistem pendingin udara triple-zone otomatis, lengkap dengan ventilasi di setiap baris. Hawa sejuk merata ke seluruh ruang kabin.

Pada dashboard berdesain minimalis namun elegan terpampang layar sentuh 12,3 inci dengan konektivitas Mirror Link dan Bluetooth. Panel instrumen digital berukuran sama di balik kemudi menampilkan informasi berkendara dengan lengkap.

Geely Okavango juga dilengkapi panoramic sunroof, tombol start/stop, keyless entry, port USB, serta power outlet 12 volt yang jadi fitur wajib pada SUV premium masa kini. Masih ditambah dengan wireless charging smartphone. Fitur yang lengkap dan sesuai kebutuhan penggunanya.

Fitur Berkendara Lengkap

Fitur keselamatan dan bantu berkendara yang dibekalkan pada Okavango pun cukup lengkap. SUV ini memiliki enam airbag, sistem pengereman ABS, electronic stability control, serta ISOFIX untuk kursi balita.

Fitur berkendara esensial seperti hill-hold control, hill-descent control, sensor parkir, kamera 360 derajat, tire pressure monitoring system hingga fitur anti-theft (anti maling) dan pengingat pintu terbuka terdapat pada Okavango.

Paket sistem bantuan berkendara terpadu Advanced Driver Assistance System (ADAS) yang dibekalkan pun cukup lengkap. Fitur seperti Adaptive Cruise Control (ACC), Lane Keeping Assist (LKA), Rear Cross Traffic Alert, dan Automatic Emergency Braking (AEB) meningkatkan kualitas keselamatan berkendara dalam setiap perjalanan.

Performa Mesin Hybrid Efisien

Di sektor performa, Geely Okavango dibekali  mesin bensin 1.5 liter turbocharged dengan modul mild hybrid 48V. Output tenaga yang dihasilkan mencapai 190 hp dengan torsi puncak 300 Nm. Transmisi pakai versi automatic dual-clutch (DCT) 7-speed.

Pengemudi pun dapat memilih opsi mode berkendara sesuai kebutuhan, yakni Sport, Eco dan Comfort.

Untuk ukuran SUV 7-seater, konsumsi BBM Okavango diklaim cukup irit yakni mencapai 6,6 liter/100 km atau sekira 15 km per liter.

Guna menunjang kenyamanan dan stabilitas berkendara, suspensi depan menggunakan MacPherson strut, dan di belakang pakai jenis multi-link.

Bakal Segera Masuk Indonesia?

Geely Okavango ternyata sudah lebih dulu dipasarkan di Filipina dalam dua varian, yakni Elite AT (standar) dan Urban Plus yang fiturnya lebih lengkap.

Harga jualnya mulai dari 1.368.000 Peso hingga 1.765.000 Peso, atau sekira Rp 386 jutaan sampai Rp 498 jutaan. Sesuai regulasi terbaru di Filipina, Okavango masuk kategori mobil hybrid yang mendapatkan insentif pajak.

Sementara saudara kembarnya di Malaysia yakni Proton X90 (2026) dibanderol mulai dari 106.800 Ringgit – 122.800 Ringgit. Lebh kurang sekira Rp 473 jutaan hingga Rp 544 jutaan.

Jika nantinya Okavango resmi dipasarkan di Indonesia, harga jual yang kompetitif jadi pertimbangan yang harus digodok oleh GAI agar dapat bersaing dengan kompetitor. Kita tunggu kemunculannya…