Geely EX2 Menjawab Tantangan Gaya Hidup Urban

Geely EX2 masih menjadi salah satu jagoan Geely Auto Indonesia. Mobil listrik ini hadir di pasar Tanah Air di awal tahun 2026, sebagai jawaban bagi konsumen yang menginginkan kendaraan dengan desain ekspresif, teknologi cerdas, dan pengalaman berkendara yang cekatan. Tak heran jika Geely EX2 menjadi mobil terlaris nomor satu di Tiongkok, dengan lebih dari 465 ribu unit yang terjual.

Geely EX2 hadir dengan membawa sederet keunggulan, untuk menciptakan pengalaman berkendara yang menyeluruh. Desain eksteriornya tampil secara ekspresif, melalui sejumlah pilihan warna yang terinspirasi dari ruang angkasa. Mulai dari Moon White, Star Silver, Comet Gray, hingga Nebula Beige. Tak ketinggalan Aurora Pink.

Bagian depan diperkuat dengan Smiling Front Grille yang atraktif. Sedangkan sektor pencahayaan didukung lampu depan berteknologi Feather-Flow LED, dan lampu belakang Light-Feather LED. Baik lampu depan maupun belakang, terlihat menyatu dengan garis bodi, untuk menciptakan tampilan yang modern. Eksteriornya didukung dengan velg 16 inci berdesain four-leaf clover.

Responsif dan Lincah

Sebagai solusi mobilitas urban yang cerdas, Geely EX2 mengoptimalkan setiap ruang yang tersedia. Front trunk berkapasitas 70 liter, bagasi belakang berukuran 1.320 liter, bahkan ruang kaki belakang 890 milimeter, memberikan fleksibilitas ruang penyimpanan terbaik di segmennya. Dengan 36 ruang penyimpanan dan kompartemen 28 liter di bawah kursi belakang, Geely EX2 dapat menampung barang bawaan milik pengguna dengan mudah.

Pengalaman berkendara terasa semakin menyenangkan, berkat konfigurasi penggerak roda belakang (RWD). Selain itu, penggunaan multi-link rear suspension, menghadirkan karakter berkendara yang stabil, responsif, dan lincah. Apalagi radius putar yang hanya 4,95 meter, amat sesuai untuk manuver di area perkotaan.

Untuk aspek keselamatan berkendara, Geely EX2 dilengkapi struktur bodi yang kokoh, enam buah airbag, dan sistem 11-in-1 E-Drive. Battery pack yang dikembangkan Geely pada EX2 ini, menyuguhkan desain perlindungan yang menyeluruh. Baik di bagian dalam, maupun luar baterai. Liquid-cooled battery system mampu menjaga baterai dalam kondisi optimal. Bahkan dalam cuaca ekstrem, atau penggunaan jangka panjang.

Dapat Penyesuaian Chassis

Geely EX2 mempunyai jangkauan berkendara hingga 395 km dan konsumsi energi 11,8 kWh/100 km (NEDC). Dengan kata lain, Geely EX2 menawarkan efisiensi paling rendah di kelasnya. Fitur fast charging memungkinkan pengisian daya 30–80 persen hanya dalam 25 menit saja. Melihat sektor teknologi, Geely EX2 dilengkapi sistem infotainment Flyme Auto dengan layar sentuh HD 14,6 inci dan kontrol jarak jauh via ponsel pintar, untuk mengelola status kendaraan kapan saja.

Adanya 12 fungsi ADAS, Geely EX2 meningkatkan keselamatan dan kecerdasan berkendara dalam setiap kondisi, dari jalanan kota hingga ruas yang sempit. Geely EX2 mendapat penyesuaian chassis, sesuai dengan kondisi jalan dan kebiasaan berkendara Indonesia. Tujuannya ialah memberikan kenyamanan di jalan bergelombang, dan stabilitas optimal di jalanan perkotaan.

Dari sisi biaya kepemilikan, Geely juga mencoba menawarkan efisiensi. Harga BBM non subsidi baru saja mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan, di mana hal ini membuat pemilik Geely EX2 ini jadi lebih irit sekitar 86 persen untuk biaya pemakaian sehari-hari dibanding dengan mobil bensin.

Harga Kompetitif

Geely EX2 tersedia dengan harga Rp 269,9 juta untuk varian Max dan Rp 239,9 juta untuk varian Pro (OTR Jakarta). Konsumen juga bakal mendapatkan wall charger dan portable charger secara cuma-cuma.

Tak hanya itu, Geely juga memberikan layanan Emergency Roadside Assistance (ERA) selama tiga tahun tanpa batasan jarak. Termasuk garansi kendaraan selama lima tahun, atau jarak tempuh 150 ribu km. Tak ketinggalan, garansi power battery, driving motor, dan motor controller selama delapan tahun, atau jarak tempuh 150 ribu km.

Geely Okavango Bakal Masuk Pasar SUV Indonesia?

Tak semua konsumen cocok atau berminat dengan mobil listrik. Peminat mobil bermesin pembakaran internal (Internal Combustion Engine/ICE) masih jauh lebih banyak. Oleh sebab itu Geely Auto Indonesia (GAI) saat ini tengah mempersiapkan untuk memboyong salah satunya ke Tanah Air.

Banyak prediksi yang beredar seputar model mobil apa yang nantinya dibawa pabrikan otomotif asal China tersebut. Salah satu nama yang muncul adalah Geely Okavango. Namanya diadopsi dari padang savannah di Afrika yang kondang dengan wisata safari.

SUV berkapasitas tujuh penumpang ini sejak tahun lalu namanya telah terdaftar dalam database kekayaan intelektual (PDKI) dengan nomor IDM001344365. Walau belum ada pengumuman resmi dari pihak Geely, langkah tersebut menjadi wujud kesiapan dari sisi legalitas untuk memasarkan model tersebut di Tanah Air. Lantas seperti apa sisi keunggulan yang ditawarkan Okavango?

SUV 7-Seater Yang Ideal

Geely Okavango posturnya terbilang cukup bongsor dengan panjang 4.860 mm, lebar 1.910 mm, dan tinggi 1.770 mm. Jarak sumbu roda yang cukup panjang yakni mencapai 2.825 mm mengindikasikan ruang kabin yang lumayan lapang.

SUV yang dipasarkan di China pakai label Haoyue ini ternyata kembaran dari Proton X90 yang dipasarkan di Malaysia. Lebih tepatnya, Proton X90 adalah versi rebadge dari Geely Okavango. Platform bodi serta mesin yang digunakan sama, cuma sedikit perbedaan gaya tampilan dan fitur.

Tampilan eksteriornya terlihat modern dan elegan dengan grille ukuran extra besar. Lampu depan dan belakang pakai LED. Kaca spion pun sudah model lipat elektrik. Pintu bagasi juga sudah model bukaan elektrik.

Elemen pendongkrak gaya tampilan seperti antena shark fin, roof rail, spoiler belakang, serta pelek berukuran 18 inci menguatkan aura SUV keluarga yang stylish dan sporty.

Dengan konfigurasi 2-3-2, kabin Okavango bisa memuat tujuh penumpang dewasa. Jok dikemas ala SUV mewah dengan material kulit berpola jahitan diamond serta lekuk dessin yang ergonomis. Pengemudi pun dapat mengatur posisi duduk dengan mudah berkat pengaturan elektrik.

Jika butuh ruang extra untuk membawa barang bawaan yang lebih banyak, jok belakang bisa dilipat dengan konfigurasi 50:50 untuk meningkatkan volume ruang bagasi.

Kenyamanan selama perjalanan ditunjang sistem pendingin udara triple-zone otomatis, lengkap dengan ventilasi di setiap baris. Hawa sejuk merata ke seluruh ruang kabin.

Pada dashboard berdesain minimalis namun elegan terpampang layar sentuh 12,3 inci dengan konektivitas Mirror Link dan Bluetooth. Panel instrumen digital berukuran sama di balik kemudi menampilkan informasi berkendara dengan lengkap.

Geely Okavango juga dilengkapi panoramic sunroof, tombol start/stop, keyless entry, port USB, serta power outlet 12 volt yang jadi fitur wajib pada SUV premium masa kini. Masih ditambah dengan wireless charging smartphone. Fitur yang lengkap dan sesuai kebutuhan penggunanya.

Fitur Berkendara Lengkap

Fitur keselamatan dan bantu berkendara yang dibekalkan pada Okavango pun cukup lengkap. SUV ini memiliki enam airbag, sistem pengereman ABS, electronic stability control, serta ISOFIX untuk kursi balita.

Fitur berkendara esensial seperti hill-hold control, hill-descent control, sensor parkir, kamera 360 derajat, tire pressure monitoring system hingga fitur anti-theft (anti maling) dan pengingat pintu terbuka terdapat pada Okavango.

Paket sistem bantuan berkendara terpadu Advanced Driver Assistance System (ADAS) yang dibekalkan pun cukup lengkap. Fitur seperti Adaptive Cruise Control (ACC), Lane Keeping Assist (LKA), Rear Cross Traffic Alert, dan Automatic Emergency Braking (AEB) meningkatkan kualitas keselamatan berkendara dalam setiap perjalanan.

Performa Mesin Hybrid Efisien

Di sektor performa, Geely Okavango dibekali  mesin bensin 1.5 liter turbocharged dengan modul mild hybrid 48V. Output tenaga yang dihasilkan mencapai 190 hp dengan torsi puncak 300 Nm. Transmisi pakai versi automatic dual-clutch (DCT) 7-speed.

Pengemudi pun dapat memilih opsi mode berkendara sesuai kebutuhan, yakni Sport, Eco dan Comfort.

Untuk ukuran SUV 7-seater, konsumsi BBM Okavango diklaim cukup irit yakni mencapai 6,6 liter/100 km atau sekira 15 km per liter.

Guna menunjang kenyamanan dan stabilitas berkendara, suspensi depan menggunakan MacPherson strut, dan di belakang pakai jenis multi-link.

Bakal Segera Masuk Indonesia?

Geely Okavango ternyata sudah lebih dulu dipasarkan di Filipina dalam dua varian, yakni Elite AT (standar) dan Urban Plus yang fiturnya lebih lengkap.

Harga jualnya mulai dari 1.368.000 Peso hingga 1.765.000 Peso, atau sekira Rp 386 jutaan sampai Rp 498 jutaan. Sesuai regulasi terbaru di Filipina, Okavango masuk kategori mobil hybrid yang mendapatkan insentif pajak.

Sementara saudara kembarnya di Malaysia yakni Proton X90 (2026) dibanderol mulai dari 106.800 Ringgit – 122.800 Ringgit. Lebh kurang sekira Rp 473 jutaan hingga Rp 544 jutaan.

Jika nantinya Okavango resmi dipasarkan di Indonesia, harga jual yang kompetitif jadi pertimbangan yang harus digodok oleh GAI agar dapat bersaing dengan kompetitor. Kita tunggu kemunculannya…

Sistem ADAS G-ASD Geely Lolos Standar Uni Eropa, Siap Dipakai!

Pada awal Januari 2026 lalu Geely baru saja memperkenalkan generasi terbaru teknologi ADAS (Advance Driver’s Assistance System) mereka dalam pameran teknologi Consumer Electronic Show (CES) 2026 di Las Vegas, AS. Sistem berbasis AI yang diberi nama “Geely-Afari Smart Driving” atau G-ASD ini dikatakan telah mendukung sistem otonom Level 3. Teknologi G-ASD bahkan telah digunakan pada model kendaraan Lynk & Co–salah satu sub-brand di bawah naungan Geely. Persaingan teknologi sistem bantuan berkendara terpadu ADAS global bakal kian sengit pastinya.

Tak butuh waktu lama, sistem ADAS G-ASD baru saja mendapatkan sertifikasi UN R171 dari badan uji Uni Eropa. Dengan sertifikasi tersebut, maka sistem G-ASD legal untuk digunakan di seluruh jalan raya kawasan Uni Eropa. Sejumlah model kendaraan dari brand di bawah naungan Geely Auto Group akan dilengkapi sistem G-ASD dan segera dipasarkan di Eropa paling cepat Juni 2026 mendatang. Gercep juga…

Apa Itu G-ASD?

Sistem ADAS G-ASD dikembangkan oleh Afari (Qianli) Technology, perusahaan sektor teknologi dari anak usaha Geely yakni Lifan Group yang berpusat di Chongqing, China.

Teknologi G-ASD ini dikembangkan dari sistem software G-Pilot yang dibuat oleh Afari untuk Geely. Pengaplikasian teknologi berbasis artificial intelligence (AI) pada sistem kendali fitur kendaraan menjadikan sistem G-ASD lebih canggih dari G-Pilot. Ini adalah bagian dari strategi teknologi “AI + Auto” yang disiapkan untuk kendaraan Geely di masa depan.

Inti utama dari G-ASD adalah World Action Model, atau WAM, kemampuan sistem kendaraan untuk bisa merespon kondisi di sekeliling secara lebih intuitif dan presisi. Dengan demikian, kinerja sistem bantuan berkendara akan menjadi lebih alami dan sempurna

Sistem G-ASD dibangun menggunakan basis platform AI 2.0 hasil rancangan mandiri Geely. Dengan arsitektur modular ini, kinerja sistem akan lebih konsisten dan stabil dalam mendeteksi perubahan kecepatan, jarak dan pergerakan obyek, serta perilaku dan gaya berkendara sehari-hari. Sistem juga secara berkala mengupdate dan meningkatkan koordinasi seluruh sistem yang ada pada kendaraan.

WAM menginput data dari beragam sumber, termasuk data autonomous driving, interaksi pengemudi, input sensor kendaraan, serta beragam data dari sumber eksternal.

Hasil pengolahan data yang dinput menjadi acuan kendali kinerja pada mesin, sasis, sistem sensor elektronik, serta fungsi fitur berkendara. Untuk versi berbasis Cloud, parameter dan kalkulasi yang diinput bisa lebih dari 100 miliar data. Wuih… canggih!

G-ASD Siap Melenggang Di Eropa

Sertifikasi UN R171 yang diperoleh Geely tak ubahnya ‘SIM’ yang membuat sistem G-ASD legal dan bebas digunakan pada seluruh kendaraan Geely yang beredar di negara anggota United Nations Economic Commission for Europe. Tak perlu repot lagi harus mengajukan izin di masing-masing negara.

Untuk pasar Eropa, mobil buatan Lotus akan jadi yang pertama dibekali sistem G-ASD. Walau brand asal Inggris, tapi mayoritas sahamnya dimiliki Geely Auto Group, anak usaha di bawah Geely Holding Group.

Persyaratan sertifikasi tersebut memang tidak mudah. Di Eropa, sistem otonom dapat digunakan di jalan tol, namun hanya sebatas bantuan navigasi. Untuk penggunaan di jalan raya perkotaan, syarat dan pengujiannya amat sangat ketat.

BMW bahkan baru memperolehnya pada 2025. Sebagai catatan, Mercedes-Benz jadi yang pertamakali mendapatkan sertifikasi sistem otonom L3 di dunia.

Teknologi yang dikembangkan Afari menarik minat Mercedes-Benz untuk menyuntik dana investasi senilai 1,34 miliar Yuan atau sekira Rp 3,3 trilyun! Pabrikan Jerman ini pun kini punya andil saham sebesar 3% di Afari. Cara cerdas untuk bisa memanfaatkan teknologi G-ASD dan sistem turunannya.

Geely Gelar Handover EX2, Serentak di Indonesia dan Thailand

Geely secara resmi menyerahkan 5.000 unit mobil listrik Geely EX2 kepada pemiliknya, secara serentak di Indonesia dan Thailand. Acara handover ini juga menegaskan komitmen Geely untuk industri otomotif Indonesia. Lantaran mobil yang diluncurkan resmi pada awal tahun 2026 di Indonesia ini, telah dirakit di dalam negeri dan memiliki TKDN hingga 46,5 persen.

“Sejak periode pre-booking Geely EX2 dibuka, kami telah menerima lebih dari 5.000 pemesanan. Jumlah pemesanan terus bertambah, dan kami melihat antusiasme konsumen ini didukung oleh value for money yang ditawarkan Geely EX2,” ujar Constantinus Herlijoso, Sales and Channel Development Director Geely Auto Indonesia.

“Saat ini, proses pengiriman kepada konsumen berlangsung secara bertahap, dengan estimasi waktu tunggu hingga Maret hingga April 2026,” lanjut Herlijoso.

Ditawarkan Dengan Dua Varian

Hatchback listrik EX2 sendiri ditawarkan dalam dua varian di Indonesia yaitu entry level Pro dan tertinggi Max. Keduanya dilengkapi dengan satu motor listrik yang mampu menghasilkan tenaga 115 hp dan torsi 150 Nm. Hasilnya 0-100 km/jam dapat ditempuh dalam waktu 11,5 detik menuju top speed 130 km/jam. Keduanya dibekali dengan baterai LFP ukuran 40,8 kWh sehingga mampu menempuh jarak hingga 395 km dalam sekali charge.

Pada bagian eksterior, keduanya dapat dibedakan dari velg. Varian Pro menggunakan velg kaleng ukuran 15 inci, sedangkan Max menggunakan alloy ukuran 16 inci. Kemudian pada bagian interior, terdapat perbedaan fitur seperti model Max sudah dilengkapi ambient lighting, 6 way adjustable driver seat, remote app vehicle control, kamera 540 derajat dan sistem ADAS level 2 dengan 12 sistem. Untuk harganya model Pro dibuka dari Rp 255 juta, lalu Max dimulai dari Rp 285 juta. Keduanya merupakan OTR Jakarta.

Lebaran Tetap Tenang dan Nyaman

Geely juga mengumumkan program aftersales Geely Semarak Lebaran. Tujuannya untuk memberikan rasa nyaman bagi pengguna Geely, yang menggunakan kendaraannya selama musim libur lebaran.

Sepanjang bulan Maret 2026, pemilik Geely dapat menikmati layanan general check up gratis untuk biaya jasa di seluruh bengkel resmi Geely, dengan cakupan pemeriksaan meliputi eksterior, ruang mesin, kabin pengemudi, hingga area underbody termasuk sistem kelistrikan.

Pada puncak arus mudik 19-24 Maret 2026, sebanyak 11 dealer Geely akan tetap beroperasi di lima kota besar yang menjadi jalur utama mudik, yaitu Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, dan Denpasar. Selain itu, ada layanan Emergency Roadside Assistance (ERA) yang beroperasi 24 jam. Tercatat hingga kini Geely sudah memiliki 45 dealer di Indonesia.

ZEEKR Comeback ke Indonesia Lewat Ajang IIMS 2026

Geely Auto Indonesia kembali hadir di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, dengan mengusung tema Refining the Era of Global Mobility. Tema ini menjadi cerminan komitmen Geely untuk terus berinovasi di bidang teknologi, desain, dan pengalaman berkendara bagi konsumen. Tak hanya menampilkan EX5, Starray EM-i, dan EX2, Geely juga memperkenalkan ZEEKR melalui dua model pertama di Indonesia.

“Dalam satu tahun kehadiran kami di Indonesia, kami telah meluncurkan tiga model EV dan PHEV. Ke depan, kami akan terus memperluas portfolio termasuk segmen ICE dan kendaraan 7-seater untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal yang beragam,” kata Evin Ye, Vice President of Geely Automobile International Corporation.

Dalam ekspansi globalnya, Geely Group kembali membawa ZEEKR ke pasar Indonesia, brand premium yang telah terbukti sukses di 40 negara. ZEEKR membawa standar kemewahan dan teknologi kelas dunia untuk melayani konsumen segmen premium.

“ZEEKR telah berkembang pesat di enam benua dengan lebih dari seribu diler di seluruh dunia. Pertumbuhan ekonomi, komitmen terhadap elektrifikasi, dan konsumen yang menerima inovasi, membuat Indonesia menjadi pasar ideal bagi kami,” imbuh Evin Ye.

Kehadiran ZEEKR di IIMS 2026 menghadirkan dua model yang menggabungkan inovasi teknologi dengan kemewahan otomotif. ZEEKR 009 adalah MPV EV dengan desain futuristik, kabin first-class, dan kecanggihan teknologi untuk keluarga modern.

Sedangkan ZEEKR 7X, SUV EV yang dikenal dengan teknologi berkendara dan performa yang canggih, fitur smart connectivity, serta kenyamanan premium. Sesuai dengan pengguna yang mencari pengalaman berkendara yang superior, dalam setiap perjalanan.

Partisipasi Geely di IIMS 2026 merupakan wujud dedikasi perusahaan, dalam menyediakan solusi mobilitas yang relevan dengan beragam kebutuhan, dan gaya hidup konsumen Indonesia.

Geely EX2 Mejeng di Ben’s Backyard BXc Park

Geely Auto Indonesia menampilkan Geely EX2 pada instalasi interaktif Ben’s Backyard x Geely. Sebagai bagian dari perayaan 10 tahun Tahilalats berkarya. Berlokasi di BXc Park, Bintaro Jaya Xchange Mall, hingga 18 Januari 2026. Instalasi ini menjadi wujud kolaborasi kreatif Geely bersama seniman lokal berbakat.

Ben’s Backyard merupakan instalasi publik hasil kolaborasi Bintaro Jaya Xchange, Tahilalats, Mahavisual sebagai inisiator. Geely, sebagai Official Car Partner, menghadirkan sudut pengalaman baru melalui Geely EX2 dengan visual yang ekspresif dan penuh warna. Mengusung tema EXtra Fun 2 You, mobil ini menjadi pusat instalasi dengan pendekatan yang memberikan ruang interaksi bagi pengunjung.

Terinspirasi Dari Sosok Ben

Ben’s Backyard menerjemahkan karakter, humor, dan keseharian khas Tahilalats ke dalam pengalaman fisik yang dapat dijelajahi pengunjung dari berbagai usia. Terinspirasi dari keseharian karakter Ben sebagai tokoh utama Tahilalats, instalasi ini menjadi ruang inklusif yang hangat.

“Instalasi ini merupakan interpretasi bersama kreator lokal untuk menerjemahkan rasa senang dari Geely EX2 ke dalam sebuah pengalaman nyata. Tahilalats, melalui karya-karyanya yang selalu humoris dan mengundang tawa,” ujar Constantinus Herlijoso, Sales & Channel Development Director Geely Auto Indonesia.

Bodi Dengan Decal Ilustratif

Geely juga melihat sambutan masyarakat terhadap sosok EX2 sangat positif sejak dibukanya fase pre-booking di Indonesia. Terutama dari kalangan muda hingga keluarga yang mencari kendaraan listrik, dengan desain stylish serta karakter yang dinamis. Melalui kolaborasi kreatif ini, Geely berharap dapat menjangkau lebih banyak calon konsumen, dengan cara yang lebih relevan dan dekat dengan keseharian mereka.

Sebagai bagian dari pengalaman Ben’s Backyard x Geely, Geely EX2 ditampilkan dalam warna Aurora Pink dengan decal ilustratif khas Tahilalats yang mengalir di sekujur bodinya. Ilustrasi bergaya doodle ini menggambarkan potongan keseharian dunia Ben, mulai dari elemen alam, karakter ikonik, hingga simbol-simbol sederhana yang jenaka, menjadikan mobil sebagai kanvas hidup yang menyatu dengan atmosfer instalasi.

Relevan Dalam Gaya Hidup Masa Kini

Penempatan Geely EX2 di dalam ruang ini tidak diperlakukan layaknya mobil pameran konvensional. Alih-alih berdiri sebagai objek statis, kendaraan ini hadir sebagai bagian alami dari ruang personal Ben. Lantai ilustratif, struktur transparan bernuansa pastel, serta area interaksi yang terbuka menciptakan suasana yang hangat dan inklusif, di mana pengunjung dapat berinteraksi dengan mobil secara dekat dan intuitif, seolah menjadi bagian dari aktivitas harian.

Melalui pendekatan ini, Geely EX2 merepresentasikan pertemuan antara mobilitas modern dan budaya pop lokal. Desain yang ekspresif, ceria, dan mudah didekati mencerminkan karakter penggunanya yang dinamis, sekaligus menunjukkan bagaimana kendaraan listrik dapat hadir secara relevan dalam gaya hidup masa kini, dekat dengan kreativitas, keseharian, dan cerita personal.

Geely Serahkan Starray EM-i Rakitan Lokal ke Konsumen Pertama

Geely Auto Indonesia baru saja meluncurkan secara resmi mobil plug-in hybrid (PHEV) Starray EM-i di Indonesia. Namun konsumen sebenarnya sudah memesan unitnya sejak Agustus 2025 lalu. Setelah melalui masa perkenalan dengan pemesanan via inden pre-booking, harga resminya pun kini telah diumumkan yakni Rp 499 juta (OTR Jakarta).

Sejak diperkenalkan di GIIAS 2025 lalu, para konsumen di Indonesia memberikan respon yang positif. Meskipun tak dijelaskan secara rinci, namun Geely mengeklaim pemesanan Starray EM-i sudah mencapai ratusan unit.

Agar distribusi unit pesanan para konsumen dapat lebih cepat, Starray EM-i telah dirakit secara lokal dengan skema completely knock-down (CKD) oleh PT Handal Motors di Purwakarta, Jawa Barat sejak September 2025.

Konversi posisi kemudi menjadi setir kanan telah dilakukan sesuai spek di Indonesia. Kualitas produk yang dirakit di Indonesia pun sesuai standar global Geely.

Perakitan unit Starray EM-i secara lokal di Indonesia merupakan langkah awal dari komitmen jangka panjang Geely untuk bisa berkontribusi terhadap kemajuan industri otomotif Indonesia.

Yusuf Anshori, Brand Director Geely Auto Indonesia, mengatakan, pengiriman Starray EM-i untuk tahap pertama sudah mulai dilakukan di bulan Oktober. Hal tersebut dikarenakan tahap awal proses perakitan baru selesai pada akhir bulan September.

Pengiriman Unit Kepada Konsumen

Geely Auto Indonesia pun resmi menyerahkan unit perdana Geely Starray EM-i kepada pelanggan pertama dalam acara “Geely Starray EM-i Exhibition – Drive More with Less Energy” di Summarecon Mall Serpong. Momentum ini menandai dimulainya fase distribusi nasional sekaligus menegaskan komitmen Geely terhadap perakitan lokal di Indonesia.

“Setiap unit Starray EM-i dirakit dengan standar global dan quality control ketat. Melalui perakitan lokal, kami mempercepat pengiriman kendaraan sekaligus mendukung industri otomotif nasional,” ujar Constantinus Herlijoso, Sales & Channel Development Director Geely Auto Indonesia.

Sebagai SUV hybrid canggih, Starray EM-i hadir dengan kombinasi baterai 18,4 kWh dan tangki bahan bakar 51 liter, yang mampu menempuh jarak listrik murni hingga 105 km dan jarak total lebih dari 1.000 km. Konsumsi bahan bakarnya sangat efisien, mencapai 83 km/liter, berkat teknologi EM-i Super Hybrid dengan tiga mode berkendara serta efisiensi termal mesin hingga 46,5%.

Dari sisi keselamatan, SUV ini mengusung struktur bodi berstandar tinggi dan sistem ADAS Level 2 dengan 14 fitur canggih yang meningkatkan proteksi dan kenyamanan berkendara. Sementara dari sisi desain, Starray EM-i tampil aerodinamis dengan interior fungsional dan lapang, mengusung filosofi desain “intentional design” — setiap detail dirancang untuk memberikan pengalaman berkendara yang cerdas dan menyenangkan.

Sebagai bagian dari komitmen purna jual, Geely juga menggelar Geely National Service Skills Competition 2025, kompetisi teknisi dan service advisor dari berbagai diler resmi di Indonesia. Program ini memastikan seluruh tenaga aftersales memiliki kemampuan teknis kuat dan pelayanan profesional berstandar internasional.

Ke depan, Geely akan terus memperluas jaringan diler dan layanan purna jual di seluruh Indonesia untuk menghadirkan pengalaman kepemilikan kendaraan premium dan efisien.

Geely Starray EM-i Resmi Meluncur di Indonesia

Geely Auto Indonesia kembali memperkuat posisinya di segmen kendaraan elektrifikasi dengan meluncurkan Geely Starray EM-i, SUV plug-in hybrid (PHEV) yang dibanderol Rp499 juta (OTR Jakarta).

Setelah sukses melalui masa pre-booking pada Agustus lalu, Starray EM-i kini resmi diproduksi secara lokal di fasilitas manufaktur Purwakarta sejak September 2025.

PHEV Pertama Berbasis Platform NEV

Menurut Evin Ye, Vice President of Geely Auto International Corporation, Starray EM-i merupakan model PHEV pertama Geely berbasis platform NEV (New Energy Vehicle) yang dirancang khusus untuk menghadirkan pengalaman berkendara modern, efisien, dan dinamis.

Setelah debut globalnya di Australia, SUV ini menjadi bagian dari ekspansi Geely ke lebih dari 20 pasar di Asia-Pasifik, Eropa, Amerika Latin, dan Afrika, menjadikannya tonggak penting dalam strategi global merek asal Tiongkok ini.

Performa Tinggi dan Efisiensi Maksimal

Ditenagai oleh mesin bensin 1.5 liter berpadu motor listrik 160 kW dan baterai 18,4 kWh, Geely Starray EM-i dibekali sistem 1DHT Automatic yang mendukung tiga mode berkendara, Pure, Hybrid, dan Power. SUV ini mampu mencapai efisiensi bahan bakar setara 83 km/liter, jarak tempuh listrik murni hingga 105 km, serta jangkauan total lebih dari 1.000 km dalam satu kali pengisian bensin dan daya.

Dengan efisiensi termal mesin mencapai 46,5%, Starray EM-i menawarkan kombinasi ideal antara tenaga, efisiensi, dan kenyamanan, menjadikannya SUV hybrid terbaik untuk pengguna perkotaan dan perjalanan jarak jauh di Indonesia.

Teknologi EM-i Super Hybrid

Menurut Dylan Ding, Chief Product Officer Geely Automobile Research Institute, sistem EM-i Super Hybrid dikembangkan dengan fokus pada efisiensi energi, performa tinggi, dan kenyamanan berkendara.

Teknologi ini memungkinkan transisi tenaga yang mulus antara mesin bensin dan motor listrik, menghasilkan pengalaman berkendara yang halus, responsif, dan hemat energi.

Dengan kombinasi teknologi elektrifikasi global dan produksi lokal berkualitas tinggi, Geely Starray EM-i siap menjadi pilihan utama di segmen mobil listrik hybrid Indonesia yang kian kompetitif.

Performa Tempuh Geely Starray EM-i Bisa Lebih dari 1.000 Kilometer

Geely Auto Indonesia sukses membuktikan efisiensi dan performa perjalanan jauh Starray EM-i di berbagai kondisi jalan di Indonesia. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Geely dalam memastikan kendaraan listrik hybrid, yang sesuai dengan kebutuhan dan karakter pengendara di Tanah Air.

Starray EM-i telah menempuh beragam rute dan kondisi jalan. Mulai dari jalan tol yang padat, jalur pegunungan yang menantang, hingga lalu lintas perkotaan. Dengan total jarak lebih dari 1.000 kilometer, termasuk perjalanan antar kota. Melalui perjalanan ini, sistem EM-i Super Hybrid dengan efisiensi termal mesin hingga 46,5 persen, mampu menghadirkan efisiensi bahan bakar tinggi. Tanpa kompromi dengan aspek kenyamanan dan performa berkendara di berbagai situasi.

“Seluruh rangkaian perjalanan membuktikan Starray EM-i tetap menghadirkan kenyamanan dan efisiensi yang optimal. Pengalaman selama perjalanan jarak jauh ini, semakin menegaskan kesiapan teknologi PHEV kami. Membuat setiap perjalanan tetap praktis dan tanpa cemas akan jarak tempuh,” papar Yusuf Anshori, Brand Director Geely Auto Indonesia.

Catat Efisiensi 80,7 km/liter

Dalam perjalanan dari Jakarta menuju Yogyakarta dan kembali ke Jakarta, Geely Starray EM-i berhasil mencatat jarak tempuh 1.017 km. Prestasi ini dicapai hanya dengan satu kali pengisian bahan bakar penuh, dan satu kali pengisian daya. Hasil ini menunjukkan efisiensi dan kemampuan daya jelajah dari sistem PHEV Geely.

Selain itu, Starray EM-i juga menjalani rute Jakarta-Bandung-Jakarta, yang mewakili kondisi lalu lintas harian di kawasan perkotaan. Dalam perjalanan yang meliputi kemacetan dalam kota, tanjakan menuju Lembang, serta jalur tol antar kota, SUV ini mencatatkan efisiensi hingga 80,7 km/liter. Hasil tersebut tentu dipengaruhi oleh beragam kondisi jalanan. Angka tadi menunjukkan bagaimana mode EV (Pure Mode) dan Hybrid bekerja secara adaptif, memanfaatkan tenaga listrik untuk efisiensi optimal di kecepatan rendah, dan menggabungkan mesin bensin untuk performa maksimal.

Dari sisi performa, Geely Starray EM-i memadukan mesin bensin 1.5 liter dan motor listrik, untuk menghasilkan efisiensi terbaik di kelasnya. Didukung oleh baterai 18,4 kWh yang mampu menempuh jarak listrik murni hingga 105 km, serta tangki bahan bakar berkapasitas 51 liter.

Perpindahan Tenaga Yang Halus

Teknologi EM-i Super Hybrid memadukan motor listrik dan mesin bensin secara tepat, memungkinkan perpindahan tenaga yang halus dan responsif. Dengan menggunakan platform GEA, Starray EM-i memberikan stabilitas, efisiensi bahan bakar, dan kenyamanan di berbagai situasi jalan.

Pilihan PHEV ini diklaim sangat relevan untuk pasar Indonesia, menawarkan efisiensi maksimal serta fleksibilitas penggunaan. Dengan tiga mode berkendara, Pure, Hybrid, dan Power, membuat Starray EM-i mampu menyesuaikan kebutuhan perjalanan konsumen, dengan konsumsi bahan bakar lebih efisien.

Geely Dan Renault Bermitra Kembangkan Platform Modular GEA

Kemitraan antara Renault dan Geely semakin erat. Kedua pabrikan otomotif tersebut saat ini tengah mengembangkan kendaraan berteknologi elektrifikasi. Tim Penelitian dan Pengembangan Renault di China bekerjasama dengan tim dari Geely untuk mengembangkan mobil SUV bermesin hybrid (PHEV) dan EV. Modelnya antara lain jenis SUV yang kini tengah trend.

Hal tersebut merupakan kelanjutan dari penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Renault Group dan Geely Holding Group yang dilakukan pada Februari 2025 lalu. Perjanjian kerangka kerja tersebut jadi bagian dari perluasan kemitraan strategis antara kedua belah pihak. Sebelumnya yakni pada tahun 2023, kedua belah pihak telah bekerjasama dalam hal pengembangan dan produksi mesin jenis hybrid.

Produksi dan penjualan kendaraan rendah emisi yang tengah digarap dilakukan melalui Renault do Brasil. Nantinya, proses produksi akan dilakukan di fasilitas manufaktur milik Renault Group yakni Ayrton Senna Complex yang berlokasi di São José dos Pinhais, Paraná, Brazil.

Platform GEA Geely

Kolaborasi antara kedua group otomotif ini membawa dampak positif bagi kedua belah pihak, terutama bagi Renault. Pasalnya, untuk pertama kalinya Geely berbagi rancang bangun platform modular Global Energy Architechture (GEA) dengan pabrikan lain.

Platform GEA saat ini digunakan pada model yang berada di bawah naungan sub-brand Galaxy, antara lain A7, E5 dan Xingyuan. Dua model yang akan diluncurkan yakni M9 dan Starship 9 juga menggunakan platform GEA.

Renault nantinya akan bertanggung jawab pada desain eksterior. Sementara untuk sasis dan teknologi yang digunakan kabarnya akan berbasis dari model SUV Geely Galaxy.

Kemitraan ini tentunya akan berdampak pada efisiensi biaya riset dan produksi. Selain itu, penetrasi ke pasar yang dituju menjadi semakin cepat pula.

Terlepas dari adanya kemitraan tersebut, kedua pabrikan tetap memproduksi lini model yang telah mereka miliki saat ini. Renault tetap fokus pada pengembangan kendaraan listrik ukuran kecil untuk pasar Eropa. Sedangkan SUV berbasis platform Geely ini nantinya akan dipasarkan oleh Renault di sejumlah kawasan strategis, antara lain Korea Selatan, Asia Tenggara, Amerika Latin, dan Afrika Utara.

Renault memiliki reputasi yang kuat serta didukung jaringan dealer yang luas di banyak negara. Tentunya kolaborasi ini akan memberi keuntungan bagi Geely, terutama akses pemanfaatan infrastruktur milik Renault baik sektor produksi maupun jaringan penjualan. akan seperti apa wujud SUV hasil kolaborasi antara Renault dan Geely yang berbasis platform GEA? Semoga akan muncul dalam waktu dekat.

 

Geely Siap Menggebrak Pasar Indonesia Melalui Starray EM-i

Geely Auto Indonesia resmi menampilkan Geely Starray EM-i untuk pertama kalinya di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025. Sport Utility Vehicle (SUV) berteknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) ini, rencananya akan menjadi model kedua Geely di Indonesia yang dirakit secara lokal, melalui skema knock down (KD). Bersamaan pula, Geely Starray EM-i membawa teknologi Geely EM-i Super Hybrid.

Geely EM-i Super Hybrid, atau E-Motive Intelligence, merupakan teknologi hybrid mutakhir dari Geely, yang memadukan tenaga listrik dan mesin bensin. Tujuannya untuk menghadirkan efisiensi lebih tinggi, performa maksimal, serta emisi yang lebih minim. Tidak seperti sistem hybrid yang diadaptasi dari mesin konvensional, EM-i dikembangkan sebagai true hybrid system sejak awal.

Tenang Melaju Hingga 1.000 km

Geely Starray EM-i Super Hybrid memadukan efisiensi, performa dinamis, dan kenyamanan berkendara. Geely Starray EM-i Super Hybrid menggunakan mesin hybrid dengan efisiensi termal tertinggi di dunia untuk mesin bensin produksi massal, mencapai 46,5 persen.

SiC (Silicon Carbide) Intelligent Electric Control bertugas untuk menjaga performa optimal, bahkan saat daya baterai rendah. Serta menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih halus dibandingkan mobil hybrid di kelasnya. Dengan kondisi baterai dan tangki bensin terisi penuh, Geely Starray EM-i dapat menempuh jarak lebih dari 1.000 km, berkat teknologi EM-i yang lebih efisien.

Two Luxury Through Lights

Geely Starray EM-i dilengkapi sistem keselamatan L2 ADAS (Advanced Driver Assistance System). Mencakup Adaptive Cruise Control, Lane Keeping Assist, dan Automatic Emergency Braking, untuk menjaga keselamatan pengemudi dan penumpang.

Dari sisi desain, Starray EM-i tampil modern dengan Two Luxury Through Lights pada bagian depan dan belakang. Interiornya mengusung kursi ergonomis dengan material premium, layar sentuh resolusi tinggi, integrasi ponsel, serta sistem perintah suara dua zona yang mendukung kenyamanan perjalanan.

Hadirnya Starray EM-i menegaskan komitmen Geely dalam menghadirkan kendaraan elektrifikasi. Mulai dari BEV, PHEV, hingga solusi mobilitas pintar. Semuanya disesuaikan dengan kebutuhan konsumen Indonesia. Proses perakitan lokal, diyakini turut mendukung pertumbuhan industri otomotif nasional, serta memperluas akses kendaraan yang ramah lingkungan untuk masyarakat.

Geely Xingyuan Moncer di Pasar Tiongkok

Geely Auto kembali membukukan tren positif, dengan berhasil menjual lebih dari 200 ribu unit Geely Xingyuan, selama paruh pertama tahun 2025. Dari periode Januari hingga Juni 2025, Geely Xingyuan mencatat penjualan kumulatif sebesar 204.940 unit. Prestasi ini menjadikannya model kendaraan yang berhasil melampaui angka 200 ribu unit, dalam penjualan pada paruh pertama tahun 2025.

Geely Xingyuan menempati peringkat pertama dalam total penjualan di semua kategori kendaraan saat ini di Tiongkok. Angka penjualan tersebut menjadi salah satu penyumbang terbesar penjualan kendaraan energi baru (NEV). Geely Auto yang mencatat pertumbuhan signifikan dengan total 725 ribu unit terjual, naik 126 persen dibandingkan tahun lalu.

Geely Auto sendiri membukukan penjualan global 1,4 juta unit di paruh pertama tahun 2025. Atau tumbuh 47 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Berkat pencapaian ini, Geely merevisi target penjualan tahunannya, dari 2,71 juta menjadi 3 juta unit.

Geely Xingyuan dipasarkan sebagai mobil listrik yang menggabungkan desain menarik, kenyamanan yang optimal, serta inovasi teknologi terkini. Dengan tampilan depan Smile Face yang unik dan pilihan warna atraktif, Geely Xingyuan tampil segar dan modern.

Interior Geely Xingyuan dirancang dengan pemanfaatan ruang hingga 85 persen, menghadirkan ruang kabin yang lebih lapang dibanding produk sekelasnya. Fitur penyimpanan barang mencakup 36 kompartemen fleksibel, bagasi depan berkapasitas 70 liter, dan laci rias seluas 10 liter. Sehingga memberikan kepraktisan maksimal untuk penggunaan sehari-hari. Sistem infotainment Flyme Auto dan konektivitas ponsel yang seamless, semakin melengkapi kenyamanan di dalam kendaraan

Geely Xingyuan ditenagai sistem e-drive pintar 11-in-1 dengan baterai CATL, dan kemampuan pengisian cepat yang menawarkan range yang lebih panjang. Dirancang dengan menerapkan sistem penggerak roda belakang, dan radius putar paling pendek di kelasnya, sehingga gesit di berbagai medan.

Suspensi independen dengan peredaman yang halus, menjanjikan kenyamanan berkendara bagi penggunanya. Untuk menunjang gaya hidup modern, Geely Xingyuan dilengkapi kunci Bluetooth dan wireless charger 50W.

Geely Indonesia Siapkan Program Menarik Untuk Model EX5

Kesuksesan yang dicapai sepanjang kwartal pertama tahun 2025 membuat Geely Auto optimis untuk terus berekspansi di pasar global. Indonesia pun jadi salah satu pangsa pasar potensial bagi pabrikan mobil listrik asal Tiongkok ini. Bahkan saat ini unit mobil listrik Geely EX5 yang mulai dipasarkan di Indonesia telah dirakit secara lokal dengan skema Completely Knock-Down (CKD) di Purwakarta, Jawa Barat.

Jelang perhelatan Gaikindo Indonesia International Auto Show GIIAS 2025 yang akan resmi digelar pada 24 Juli – 3 Agustus 2025, Geely Indonesia menawarkan promo eksklusif yang disebarkan di situs resmi gellyofficialjakarta.co.id.

Melalui promo Geely edisi pra-GIIAS ini, para calon pembeli bisa mendapat beragam keuntungan menarik.

Yang pertama yakni cashback atau diskon hingga Rp 3.000.000 untuk pembelian unit Geely EX5 yang dilakukan sebelum 24 Juli 2025.

Yang kedua ada Promo Geely: Gratis Servis Berkala 4 Tahun dengan nominal senilai Rp 7.000.000. Perawatan kendaraan ditangani langsung oleh teknisi resmi Geely yang terdidik dan tersertifikasi. Para konsumen bisa lebih tenang saat berkendara tanpa perlu memikirkan biaya servis rutin.

Bagi konsumen yang ingin mendandani mobil Geely EX5 pun tak perlu repot. Untuk pembelian unit sebelum 24 Juli 2025 akan mendapat 8 Aksesoris Eksklusif senilai Rp 4.000.000 secara cuma-cuma alias gratis.

Layanan Penjualan Dan Purna Jual

Untuk kian memperkuat rasa kepercayaan konsumen, Geely Auto Indonesia memberi layanan penjualan dan purna jual yang paripurna melalui program ‘EXceptional Value Deals’. Program yang berlangsung selama bulan Juli 2025 ini, ditujukan bagi calon pembeli maupun pemilik Geely EX5.

Screenshot

Melalui program ini, konsumen dapat memiliki Geely EX5 Pro dengan harga Rp 465.000.000 (OTR Jakarta) dan Geely EX5 Max dengan harga Rp505.000.000 (OTR Jakarta). Penawaran ini merupakan wujud komitmen Geely dalam membuka akses yang lebih luas terhadap kendaraan listrik berkualitas bagi masyarakat Indonesia.

Dalam rangka Road to GIIAS (Gaikindo Indonesia International Auto Show) 2025, Geely Auto Indonesia juga menghadirkan program Home Test Drive dan penawaran eksklusif terbatas yang berlangsung hanya selama bulan Juli ini. Layanan jemput bola ini dirancang untuk memberi kenyamanan dan kemudahan akses bagi konsumen yang ingin melakukan sesi test drive sebelum memutuskan membeli Geely EX5.

Perlindungan Maksimal

Penawaran lain yang paling menarik dari program ‘EXceptional Value Deals’ adalah Lifetime Battery Warranty atau garansi baterai seumur hidup khusus bagi pemilik pertama. Garansi ini berlaku selama kendaraan digunakan dengan jarak tempuh maksimal 30.000 km per tahun. Selain itu, pelanggan juga mendapatkan garansi untuk sistem penggerak listrik yang meliputi electric motor dan motor control system selama 8 tahun atau 180.000 km, dengan kondisi State of Health (SOH) ≥ 70%.

Para pemilik Geely EX5 pun tak perlu risau saat berkendara. Geely Indonesia memberi layanan ERA (Emergency Road Assistance) selama lima tahun.

Perihal pengisian daya baterai pun para konsumen tak perlu khawatir. Terdapat benefit tambahan seperti portable charger gratis dan opsi instalasi wall charger 7 kW bagi para konsumen yang membeli Geely EX5 selama bulan Juli 2025. Bahkan masih ada berbagai bonus tambahan lainya, termasuk kuota internet gratis 2 GB setiap bulan selama dua tahun atau lisensi aplikasi eksklusif selama lima tahun. Hmm…tawaran yang sangat menarik bukan?

Untuk informasi selengkapnya mengenai program promo ini dan varian produk Geely EX5, Anda dapat mengunjungi situs resmi geelyauto.id. Jangan lupa sambangi pula akun media sosial resmi Geely di Instagram @GeelyAutoIndonesia untuk mendapatkan beragam update informasi terbaru.

Review: Geely EX5

Sejak diperkenalkan pada Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025 silam, Geely EX5 berhasil mendapat perhatian banyak khalayak. Termasuk kami. Selain bentuknya yang kami nilai cukup oke, rasa berkendara dan kenyamanannya juga membuat kami penasaran. Geely EX5 memiliki sosok Sport Utility Vehicle (SUV), dengan dua baris tempat duduk.

Geely EX5 merupakan model mobil listrik kedua dari Geely Auto. SUV ini menganut basis platform Geely Electric Architecture (GEA). Saat debutnya pada Juni 2024 lalu, mobil listrik ini dipasarkan di negara asalnya dengan nama Galaxy EX5. Tak hanya dipasarkan di Cina, EX5 juga dipasarkan secara global ke Eropa, Australia, dan Asia Tenggara, termasuk di Indonesia.

Geely EX5 mempunyai panjang 4.615 mm, lebar 1.901 mm, tinggi 1.670 mm, dan wheelbase 2.750 mm. Dimensinya tidak bisa dibilang ringkas, tapi juga tidak bongsor. Sehingga menjanjikan interior yang cukup lapang. Fleksibilitas ruang kabin hadir berkat fitur Magic Space. Posisi duduk penumpang di jok baris kedua, dibuat untuk menghadirkan kenyamanan optimal. Apalagi Geely menyematkan sistem entertainment Flyme Auto.

Teknologi Fast Charging 100 kW

Berbekal klaim Geely, EX5 memiliki jangkauan lebih dari 450 km dalam sekali pengisian daya, maka kami mengarahkan perjalanan dari Jakarta menuju kota Bandung, via Subang, lalu kembali lagi. Lagipula Geely EX5 menggunakan teknologi fast charging 100 kW, yang mampu menambah jarak ratusan kilometer hanya dalam 20 menit.

Dengan baterai Aegis Short Blade berjenis Lithium Iron Phosphate (LFP) 60,22 kWh, Geely EX5 diklaim mampu menempuh jarak hingga 490-495 km. Semua itu dalam sekali pengisian penuh, berdasarkan standar New European Driving Cycle (NEDC). Ada dua varian untuk pasar Indonesia, pembedanya yaitu dengan jarak tempuh maksimum yang dimiliki. Geely EX5 Max dengan range 490 km. Sedangkan EX5 Pro mencapai 495 km.

Motor listrik yang digunakan, bertenaga 160 kW (setara dengan 214 hp) dan bertugas menggerakkan roda depan. Sedangkan torsi puncaknya yang mencapai 320 Nm. Akselerasi 0-100 km/jam diklaim hanya butuh waktu 6,9 detik saja.

Suspensi Seperti Sebuah Sedan

Geely EX5 menunjukkan performa suspensi yang optimal di berbagai kondisi jalan. Di wilayah perkotaan, ayunan suspensi menyerupai sebuah sedan. Kami sungguh menyenangi rasa berkendara di dalam kota. Lalu bagaimana di jalan tol? Ternyata langsung terasa perbedaannya. Bagi sebagian pengguna EX5, bisa jadi akan mengeluarkan keluhan terkait suspensi yang terlalu empuk. Hal ini terjadi jika EX5 digeber hingga di atas kecepatan 120 km/jam. Solusinya, ya jangan ngebut-ngebut…

Soal fitur keselamatan berkendara, EX5 dilengkapi sistem ADAS Level 2 dengan 13 fungsi. Sebut saja Adaptive Cruise Control, Lane Keeping Assist, Colission Mitigation Support depan dan belakang, Rear Cross Traffic Alert lengkap dengan rem otomatis. Tak ketinggalan Automatic Emergency Braking, Blind Spots Detection, Emergency Lane Keeping Assist, Traffic Sign Information, serta Doors Open Warning.

Selama perjalanan dua hari yang kami lakukan, tercatat konsumsi daya Geely EX5 tercatat rata-rata di angka 19,5 kWh per 100 km. Angka ini tergolong baik, mengingat unit yang kami gunakan diisi oleh tiga penumpang. Dan dua di antaranya, memiliki bobot yang sama sekali tidak ringan… Belum lagi dengan sejumlah barang bawaan, serta kombinasi kondisi jalan dengan tanjakan dan lalu lintas padat.

Geely Auto Indonesia menjamin baterai yang digunakan EX5 memiliki siklus daya tahan pemakaian hingga satu juta km. Anda berminat meminangnya? Oke, ini harganya. Geely EX5 Pro yang dibanderol Rp 475 juta. Lalu EX5 Max yang dipasarkan di angka Rp 515 juta. Keduanya ialah harga on the road Jakarta.

Horse Powertrain Bikin Kit Konversi Hybrid Buat EV

Horse Powertrain, sebuah usaha bersama (joint venture) antara Geely dan Renault Group, berhasil menciptakan sistem penggerak hybrid yang dirancang agar dapat ‘nemplok’ di kendaraan listrik (EV). Sistem tersebut terdiri dari mesin pembakaran internal (ICE), motor listrik, transmisi, serta jalur kelistrikan yang lengkap. Sehingga sistem penggerak tersebut, bisa langsung diaplikasikan ke ruang motor listrik yang berada pada EV.

Hal ini tentu memudahkan produsen kendaraan listrik, untuk dapat melakukan pemasangan unit, tanpa harus mengubah desain atau membuat jalur produksi baru. Mesin garapan Horse Production ini dirancang untuk mampu ‘meminum’ bensin biasa, campuran bensin dan etanol (E85), etanol murni, maupun bensin sintetis.

Mesin ini dapat beroperasi secara paralel hybrid (menggerakkan roda secara langsung). Dan juga bisa berfungsi sebagai range-extender (menghasilkan daya listrik untuk menggerakkan motor listrik). Selain itu, sistem penggerak bisa langsung dipasang ke subframe kendaraan. Walaupun ide awalnya untuk menggantikan motor listrik bawaan milik sebuah EV, tapi juga bisa diterapkan pada kendaraan yang bermesin konvensional.

“Selama satu dekade, kendaraan listrik dengan baterai dianggap sebagai satu-satu jalan untuk mencapai titik bebas emisi atau net-zero. Namun, kini kita semua memiliki banyak cara untuk mendapatkan solusi mobilitas yang ramah lingkungan,” papar Matias Giannini, CEO Horse Powertrain.

Ia juga menjelaskan jika sistem penggerak hybrid milik Horse Powertrain memungkinkan pabrikan kendaraan, untuk menawarkan banyak pilihan mesin kepada konsumen. Tanpa harus kompromi dengan proses pembuatan, maupun biaya yang harus diinvenstasikan.

Geely Auto Indonesia Mulai Sebar Unit EX5 ke Pemiliknya

Saat melakukan debut di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025, Geely EX5 langsung mencuri perhatian publik melalui desain modern, fitur canggih, dan efisiensi berkendara yang optimal. Tepat dua minggu setelah peluncuran tersebut, unit Geely EX5 mulai dikirimkan kepada pemiliknya.

Sebagai bagian dari komitmen dalam memenuhi permintaan pasar Tanah Air, Geely Auto Indonesia terus mengirimkan unit Geely EX5 kepada konsumen di seluruh negeri. Sebanyak 1.000 unit Geely EX5 dikirim langsung dari Guangzhou, China. Sehingga tiba di Indonesia pada bulan Maret ini, setelah menempuh perjalanan lintas negara sejauh ribuan kilometer.

Sebagai bentuk apresiasi, Geely Auto Indonesia mengadakan serimoni serah terima di salah satu diler resminya. Dalam acara tersebut, perwakilan pelanggan dari berbagai diler menerima kunci simbolis. Victor Gao, CEO Geely Auto Indonesia, secara langsung menyerahkan kunci simbolis di atas panggung.

Para pemilik pertama Geely EX5 mengungkapkan antusiasme mereka terhadap fitur-fitur unggulan mobil ini. Termasuk beragam pilihan warna, panoramic sunroof pada EX5 Max, serta kursi pijat mewah yang meningkatkan kenyamanan berkendara.

Selain fitur-fitur tersebut, ada pelanggan juga mengapresiasi proses pengiriman yang cepat dan efisien. Bahkan beberapa dari mereka menerima mobil hanya dalam waktu kurang dari sepuluh hari. Tentunya sebagian besar pengguna memberikan tanggapan positif, mengenai mobil ini

“Kursi pijatnya sangat nyaman. Tepat sekali digunakan setelah hari kerja yang panjang. Selain itu, pilihan warnanya juga sangat menarik,” ujar Roy, salah satu konsumen pertama.

Pengiriman Geely EX5 ini kemudian akan didistribusikan kepada konsumen, untuk mempercepat proses serah terima. Pencapaian ini semakin menegaskan dedikasi Geely, terutama dalam menghadirkan pengalaman berkendara yang inovatif bagi pelanggan di Indonesia.

Geely E5 penanda Geely kembali ke Indonesia

Kenapa Geely Mau Balik Lagi Ke Indonesia?

Geely Auto, raksasa otomotif China resmi beroperasi kembali di Indonesia. Diumumkan kemarin (22/01) di Pullman Central Park Jakarta, mereka menganggap ini adalah saat yang tepat untuk ada (lagi) di pasar otomotif Indonesia.

Victor Gao, CEO Geely Indonesia mengatakan bahwa Indonesia adalah pasar yang penting untuk mereka. Terutama demi mewujudkan visi Geely di pasar global. “Indonesia memegang peran penting dalam mewujudkan visi global Geely untuk mendorong mobilitas cerdas yang berkelanjutan,” tegasnya.

Gao juga melihat, Indonesia dengan populasi lebih dari 280 juta jiwa, semakin besar dan permintaan pasar terhadap solusi mobilitas modern terus meningkat. “Geely yakin dapat menjadi bagian utama dalam transformasi industri otomotif di Indonesia,” ujarnya.

Victor Gao, CEO Geely Indonesia

Geely pertama masuk ke negara ini pada 2010 dengan produk seperti Geely Panda, Emgrand dan MK. Namun tidak begitu berhasil hingga akhirnya meninggalkan pasar tanah air pada 2015.

Meski begitu, kami pernah diajak berkunjung ke pusat perakitan dan pengembangan mereka di Tiongkok tahun 2012. Saat itu, terlihat jelas kalau mereka punya ambisi besar bukan hanya di pasar setempat, tapi di berbagai belahan dunia.

Tidak lama, Geely mulai mengakuisisi Volvo, membeli saham Mercedes-Benz, membuat merek baru seperti Zeekr dan Lynk & Co, hingga yang paling menghebohkan, pabrikan mobil nasional Malaysia, Proton pun mereka ambil alih.

Volvo EM90

Dengan kekuatan seperti sekarang, tidak heran kalau Geely punya rencana jangka panjang yang terlihat meyakinkan. Contohnya, penandatangan kerjasama dengan Handal Motor Indonesia (HMI) untuk perakitan lokal Geely EX5.

“Geely EX5 merupakan langkah awal dari komitmen kami dalam menghadirkan kendaraan yang menggabungkan teknologi canggih, dengan mengutamakan kenyamanan dan keselamatan bagi konsumen Indonesia,” tambah Victor Gao.

Kemudian, tahun 2027, mereka mencanangkan untuk punya 100 dealer di Indonesia. Bukan perkara mudah punya dealer sebanyak itu dalam tempo dua tahun.

Jangka pendeknya, hingga akhir 2025 ini paling tidak ada 40 dealer Geely yang tersebar di Indonesia. EX5 sendiri akan hadir di IIMS 2025 dan sudah bisa dipesan.

Sah! Geely dan Handal Bermitra di Indonesia

Bulan ini, Geely Auto mengumumkan kemitraan strategis dengan PT Handal Indonesia Motor. Kolaborasi ini menandai langkah penting dalam upaya Geely untuk meningkatkan kemampuan manufaktur lokal, sekaligus berkontribusi pada industri otomotif Indonesia.

Kemitraan ini berfokus pada pembangunan pabrik baru tahap kedua, milik PT Handal Indonesia Motor di Bekasi, Jawa Barat. Dengan dimulainya operasi pabrik ini pada kuartal ketiga tahun 2025, konsumen dapat memperoleh unit Geely EX5 rakitan lokal. Kolaborasi ini sejalan dengan visi Geely, untuk menghadirkan teknologi terkini dan teknik perakitan modern ke operasi lokal. Sekaligus meningkatkan standar manufaktur, serta rantai pasok otomotif di Indonesia.

“Kami akan memasuki pasar Indonesia dengan model listrik murni, serta mencakup berbagai kategori dan harga. Dalam tiga tahun ke depan, kami berencana untuk memperkenalkan lima hingga tujuh model, guna memenuhi kebutuhan beragam segmen pasar,” kata Victor Gao, Managing Director Geely Auto Indonesia.

Melalui kesepakatan ini, Geely akan memperkenalkan teknologi baterai terbaru dan metode perakitan canggih. Tak ketinggalan untuk mendorong pertukaran pengetahuan, antara tim Indonesia dan Tiongkok. Kemitraan ini juga mendukung pengembangan rantai pasok baterai daya yang kuat di Indonesia.

Sejalan dengan standar TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) Indonesia, kemitraan ini akan berfokus pada peningkatan upaya lokalisasi. Produksi awal mencakup model Geely EX5, dengan rencana untuk memperluas produksi ke model Battery Electric Vehicles (BEV), Plug-in Hybrid Electric Vehicles (PHEV), dan Internal Combustion Engine (ICE).

“Kemitraan ini mencerminkan komitmen kami terhadap pasar Indonesia. Dengan menggabungkan kemajuan teknologi Geely dan keahlian manufaktur dari PT Handal Indonesia Motor, kami yakin kolaborasi ini akan merevolusi standar produksi otomotif di Indonesia,” pungkas Gao.