Deepal S05 BEV & REEV, Pilihan Bagi Kaum Muda Aktif dan Dinamis

Deepal S05 BEV & REEV Jadi Pilihan Bagi Kaum Muda Aktif dan Dinamis

Rasa penasaran kami terhadap kendaraan elektrifikasi yang dihadirkan oleh Changan ke Indonesia yakni Deepal S05 pun terobati.

Changan Indonesia mengajak sejumlah awak media untuk merasakan sensasi berkendara dari compact SUV tersebut dalam sesi test drive dari Jakarta menuju kawasan Ciletuh pada 7-8 Juli 2026. Seperti apa sensasinya?

Interior Modern dan Mutakhir

Saat melihay sosok mobil ini, desainnya simple tapi enak dilihat. Ternyata Deepal S05 merupakan hasil garapan dari studio desain Changan di Turin, Italia. Desain sederhana yang bersih namun dinamis jadi daya tarik utama pada mobil ini. Tak menghebohkan dengan pernak pernik yang bikin sakit mata.

Detail sederhana yang mungkin luput dari perhatian adalah handle pintu tersembunyi. Bahkan logo merek yang menyala di pilar C tak sekadar elemen dekoratif, tapi berfungsi sebagai indikator tingkat pengisian daya baterai. Pengguna dapat mengetahui dengan cepat dan mudah, apakah daya baterai telah terisi sampai penuh atau belum.

Selain eksterior, yang menjadi perhatian utama konsumen dalam memilih mobil adalah tampilan interiornya.

Kabin Deepal S05 terlihat modern dengan layar sentuh berukuran 15,4 inci beresolusi 2.5K Ultra Clear sebagai pusat kendali utama fitur kendaraan maupun hiburan. Dengan layar HD, tampilan gambar dari fitur kamera 360 derajat pun terlihat lebih jelas. Layar pintar ini juga sudah dilengkapi dengan teknologi Sunflower Screen, sehingga dapat digeser hingga 15 derajat ke sisi pengemudi maupun penumpang depan. Jadi tampilan layar tidak silau oleh paparan cahaya matahari saat berkendara siang hari.

Berkat chip prosesor canggih Qualcomm 8155, kinerja sistem kendali fitur berkendara maupun multimedia menjadi lebih cepat dan responsif. Informasi berkendara juga dapat diakses melalui proyeksi layar Augmented Reality Head Up Display (AR-HUD) 50,4 inci. Panduan navigasi yang ditampilkan secara realtime terlihat lebih jelas serta tidak mengganggu konsentrasi berkendara. Tak kalah dari mobil mewah berharga miliaran.

Bagi pengguna ponsel pintar, pada konsol tengah terdapat sepasang charger nirkabel berdaya 50W. Jadi tak perlu repot mencolok kabel charger. Perjalanan pun terasa sangat menyenangkan berkat sistem audio premium dengan 14 speaker yang menghasilkan suara yang jernih.

Kenyamanan berkendara turut ditingkatkan melalui fitur pemanas, ventilasi, sandaran kaki, serta fungsi memory seat pada jok penumpang depan. Desain jok belakang pun ergonomis dengan posisi duduk yang cukup nyaman. Ruang kaki dan ruang kepala juga cukup leluasa, karena desain kabin mobil ini mengacu pada postur orang Eropa yang rerata bertubuh jangkung.

Ruang bagasi di balik jok belakang pada kedua varian standar volumenya 492 liter. Jika butuh ruang extra, jok belakang bisa dilipat untuk menambah volume ruang bagasi hingga mencapai 1.250 liter. Khusus varian BEV, di balik kap depan terdapat kompartemen bagasi tambahan bervolume 159 liter. Dengan ruang bagasi yang lebih besar, daya muat barang pada varian BEV RWD jelas lebih unggul dibandingkan versi REEV RWD.

Pilih BEV atau REEV?

Di Indonesia Deepal S05 tersedia dalam dua versi yakni BEV (Battery Electric Vehicle) dan REEV (Range Extended Electric Vehicle).

Untuk versi BEV energinya mengandalkan baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 56,12 kWh dengan jarak tempuh maksimum hingga 470 km (NEDC). Lebih kecil dari spek Eropa yang dibekali baterai berdaya 68,8 kWh dengan jarak tempuh hingga 485 km. Berkat kemampuan pengisian daya cepat, hanya butuh sekira 15 menit untuk pengecasan dari 30% hingga 80% menggunakan SPKLU fast charger DC berdaya 200 kW. Jika kurang dari itu, maka waktunya pun akan sedikit lebih lama.

Satu motor listrik beroutput 200 kW dengan torsi puncak 290 Nm menggerakkan roda belakang (RWD). Saat kami mengendarai versi BEV, tarikan performa terasa responsif dengan akselerasi instan khas mobil listrik. Pada mode Eco, penyaluran tenaga terasa halus, dan suaranya sangat senyap.

Untuk versi REEV, baterainya berdaya 27,28 kWh. Namun versi ini dibekali dengan mesin bensin 1.500 cc yang berfungsi sebagai generator untuk mengisi ulang daya baterai secara otomatis mengisi daya baterai saat terindikasi daya baterai hampir habis. Jadi Anda tetap dapat melanjutkan perjalanan tanpa perlu khawatir kehabisan daya baterai dan repot mencari SPKLU.

Jika hanya mengandalkan daya baterai murni pada mode EV, jarak jelajah hanya sekira 170 km. Saat mesin difungsikan, dengan daya baterai terisi penuh dan tangki BBM berisi 45 liter bensin, sistem hybrid REEV tersebut mampu menghadirkan jarak jelajah hingga lebih dari 1.100 km. Wah, sangat ekonomis dan efisien. Melakukan perjalanan jauh jadi bebas dari rasa was-was dan khawatir.

Dalam mode EV, kendaraan ini juga mampu menempuh jarak hingga 170 km (NEDC). Dengan teknologi REEV, berkendara tetap senyap bagaikan mobil, karena suara mesin pada Deepal S05 REEV cukup halus.

Dari sisi performa, Deepal S05 REEV dibekali satu motor listrik penggerak roda belakang beroutput 160 kW dengan torsi 320 Nm. Dari segi akselerasi, tarikannya cukup responsif. Tak jauh beda dari versi BEV.

Untuk pengendaraan yang halus dengan konsumsi energi lebih efisien, pilih mode Eco. Jika butuh suplemen daya extra dan tarikan yang lebih bergairah serta responsif, pilih mode Sport. Hanya saja kecepatan maksimum dibatasi di angka 180 km. Sudah lebih dari cukup untuk berkendara di tol.

Soal pengendaraan, handling kemudi kedua versi Deepal S05 cukup jinak. Hanya saja terdapat perbedaan sensasi antara versi BEV dan REEV saat menjadi penumpang di jok belakang. Pada saat bermanuver di jalan tol, ayunan suspensi versi REEV cenderung terasa lebih keras dari versi BEV. Sehingga gejala body roll pada versi REEV sedikit lebih terasa dibanding pada versi BEV. Mungkin selain dari faktor setting suspensi, bobot mobil serta tekanan angin ban juga turut berpengaruh. Selebihnya, tak ada hal yang jadi kekurangan pada kedua versi Deepal S05, baik BEV maupun REEV.

Changan Indonesia sudah mulai membuka pemesanan Deepal S05 BEV dan REEV bagi para konsumen yang berminat. Pemesanan melalui inden pre-booking jadi strategi Changan untuk menjaring konsumen yang lebih luas jelang perhelatan GIIAS 2026. Untuk saat ini Changan Indonesia belum memberi info berapa harga jual resminya. Hanya dikatakan harga untuk versi BEV maupun REEV di kisaran Rp 500 jutaan.

MG MGS5 EV Tembus 2.000 SPK, Kirim 1.000 Unit ke Konsumen

MG Motor Indonesia berhasil mencatat lebih dari 2.000 surat pemesanan kendaraan (SPK) untuk MGS5 EV hanya dalam beberapa bulan sejak resmi diperkenalkan di pasar nasional.

Untuk itu, MG Motor Indonesia menggelar MGS5 EV Handover Celebration di Jakarta pada Sabtu (4/8). Momen ini sekaligus menjadi penyerahan simbolis 1.000 unit MGS5 EV kepada konsumen di berbagai wilayah Indonesia.

“Kami sangat mengapresiasi sambutan hangat banyak keluarga Indonesia yang memercayakan mobilitas masa depan mereka pada MGS5 EV. Setiap konsumen kini menjadi bagian dari komunitas global pengguna MG. Komitmen kami akan terus berlanjut melalui layanan purna jual yang andal untuk memberikan kenyamanan dan peace of mind kepada setiap pengguna MGS5 EV,” ujar Jason Huang, CEO MG Motor Indonesia.

Program Harga Spesial Diperpanjang

Melihat tingginya minat masyarakat, MG memutuskan memperpanjang program harga spesial MGS5 EV hingga akhir kuartal ketiga atau September 2026.

Selama periode tersebut, konsumen masih dapat membawa pulang MGS5 EV dengan harga:

– MGS5 EV Ignite : Rp333,9 juta (OTR Jakarta)
– MGS5 EV Magnify : Rp355,9 juta (OTR Jakarta)

Dirancang untuk Kebutuhan Keluarga Modern

MGS5 EV dikembangkan sebagai SUV listrik yang mampu memenuhi kebutuhan keluarga Indonesia. SUV listrik ini menawarkan kombinasi kabin lapang, kenyamanan berkendara, efisiensi energi, serta berbagai teknologi yang memudahkan aktivitas sehari-hari.

Karakter tersebut menjadikan MGS5 EV sebagai salah satu SUV listrik yang bisa menjadi pilihan lain di Indonesia sepanjang 2026.

Paket Purna Jual yang Kompetitif

Tak hanya menawarkan harga menarik, MG juga memberikan berbagai keuntungan purna jual bagi setiap pembeli MGS5 EV.

Konsumen akan memperoleh garansi kendaraan selama enam tahun atau 150.000 kilometer, garansi baterai delapan tahun atau 160.000 kilometer, gratis perawatan berkala selama empat tahun, portable charger tanpa biaya tambahan, kaca film (window tint), hingga paket internet i-SMART selama tiga tahun.

Berbagai fasilitas tersebut menjadi nilai tambah yang memberikan rasa aman selama masa kepemilikan kendaraan.

Perkuat Jaringan Servis Nasional

MG Motor Indonesia juga terus memperkuat layanan purna jual untuk mendukung pertumbuhan populasi kendaraan listriknya.

Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menghadirkan MG Satellite Workshop, yaitu layanan servis resmi yang menjangkau konsumen di wilayah yang belum memiliki dealer MG. Seluruh pekerjaan servis dilakukan oleh teknisi profesional dengan penggunaan suku cadang asli MG.

Selain itu, MG memperluas kerja sama dengan jaringan Body & Paint di berbagai daerah di luar Jabodetabek agar proses perbaikan kendaraan menjadi lebih mudah dijangkau.

Dalam waktu dekat, MG juga akan membuka MG Workshop Center sebagai bengkel flagship yang dilengkapi fasilitas modern, pusat pelatihan teknisi, riset layanan servis, hingga ketersediaan suku cadang yang lebih lengkap.

Bagi konsumen yang membutuhkan layanan tanpa harus datang ke bengkel, MG juga menyediakan MG Mobile Service yang memungkinkan proses perawatan maupun servis ringan dilakukan langsung di lokasi pelanggan.

“Kepercayaan yang diberikan konsumen merupakan pencapaian yang sangat berarti bagi kami. Selamat datang di MG Family dan menjadi bagian dari perjalanan warisan otomotif global MG sejak 1924. Kami berharap MGS5 EV dapat menghadirkan kebahagiaan dalam setiap perjalanan,” tutup Jason Huang.

Keberhasilan mencatat 2.000 pemesanan serta penyerahan 1.000 unit dalam waktu singkat menunjukkan bahwa MGS5 EV semakin mendapat tempat di hati konsumen Indonesia. Dengan harga yang kompetitif, layanan purna jual yang terus diperluas, serta berbagai program kepemilikan menarik, MG optimistis mampu memperkuat posisinya di pasar SUV listrik nasional.

Deepal S07, eSUV Premium untuk Mobilitas Keluarga Modern

Perubahan gaya hidup masyarakat perkotaan membuat kebutuhan akan kendaraan keluarga ikut berevolusi. Jika dulu kapasitas penumpang dan performa menjadi pertimbangan utama, kini konsumen semakin selektif dalam memilih kendaraan yang mampu menghadirkan efisiensi, teknologi cerdas, keselamatan, kenyamanan, hingga jaminan purnajual yang memberikan rasa tenang dalam jangka panjang.

Melalui lini model SUV listrik Deepal S07, Changan Automobile menghadirkan mobil elektrifikasi ramah lingkungan berteknologi modern yang dapat memenuhi kriteria para konsumen seperti yang telah kami paparkan.

Deepal S07 mengombinasikan desain futuristis, kabin mewah, performa bertenaga, serta biaya operasional yang jauh lebih efisien dibandingkan SUV bermesin konvensional.

“Kebutuhan keluarga modern terus berkembang. Mereka membutuhkan kendaraan yang aman, nyaman, efisien, serta didukung teknologi yang memudahkan aktivitas sehari-hari. Changan Deepal S07 kami hadirkan sebagai SUV listrik yang menjawab kebutuhan tersebut, sekaligus menghadirkan pengalaman mobilitas yang lebih cerdas dan berkualitas bagi keluarga Indonesia,” ujar Setiawan Surya, CEO Changan Indonesia.

Desain Futuristis Pencuri Perhatian

Kesan modern terpancar dari tampilan luar Deepal S07. Identitas futuristik diperkuat melalui LED Daytime Running Light (DRL) Starleaf, lampu belakang Star Flame LED, serta garis bodi aerodinamis yang dipadukan dengan frameless door dan hidden door handle.

Pilihan warna Comet White, Nebula Green, Lunar Grey, Eclipse Black, hingga Sunset Orange membuat karakter SUV listrik ini semakin eksklusif. Velg berukuran 19 inci maupun 20 inci turut mempertegas aura premium yang dimilikinya.

Dimensi bodi sepanjang 4.750 mm dengan wheelbase mencapai 2.900 mm menghasilkan ruang kabin yang lapang. Menariknya lagi, radius putar hanya 5,75 meter membuat Deepal S07 tetap lincah bermanuver di jalan perkotaan maupun area parkir yang sempit.

Kabin Mewah Bernuansa Luxury Yacht

Masuk ke dalam kabin, nuansa premium langsung terasa berkat konsep Luxury Yacht yang menjadi inspirasi desain interiornya. Jok bergaya integral, panoramic glass roof lengkap dengan electric sunshade, serta pilihan warna interior Sunset Orange maupun Eclipse Black menciptakan atmosfer yang mewah sekaligus nyaman.

Pusat perhatian terdapat pada layar Sunflower Screen berukuran 15,6 inci yang dapat berputar hingga 15 derajat ke arah pengemudi maupun penumpang depan. Fitur ini masih sangat jarang ditemui di kelasnya.

Deepal S07 juga mengusung konsep kabin minim tombol fisik. Hampir seluruh pengaturan kendaraan dilakukan melalui layar sentuh sehingga memberikan tampilan interior yang bersih dan modern.

Fitur Augmented Reality Head-Up Display (AR-HUD) membantu pengemudi memperoleh berbagai informasi penting tanpa harus mengalihkan pandangan dari jalan. Sementara Intelligent Voice Assistant yang mendukung Bahasa Indonesia dan Inggris memungkinkan pengemudi mengoperasikan berbagai fungsi kendaraan hanya melalui perintah suara.

Kelengkapan lainnya meliputi Apple CarPlay dan Android Auto nirkabel, wireless fast charger 40W, layar sentuh untuk penumpang belakang, serta sistem audio premium 14 speaker.

Deepal bahkan menghadirkan sejumlah mode berkendara unik seperti Camping Mode, Nap Mode, Snow Cabin Mode, hingga Car Wash Mode yang membuat pengalaman berkendara semakin praktis.

Performa Bertenaga dengan Jarak Tempuh Impresif

Deepal S07 menggunakan motor listrik Permanent Magnet Synchronous Motor (PMSM) yang menghasilkan tenaga 160 kW atau sekitar 214 hp dengan torsi maksimum 320 Nm.

SUV listrik berpenggerak roda belakang (RWD) ini mampu berakselerasi dari 0-100 km/jam hanya dalam 7,6 detik dengan kecepatan maksimum mencapai 180 km/jam. Bahkan kemampuan towing hingga 1.500 kg menjadi nilai tambah bagi konsumen yang membutuhkan kendaraan serbaguna.

Sumber tenaganya berasal dari Golden Shield Battery berkapasitas 79,97 kWh yang mampu membawa kendaraan melaju hingga 560 kilometer berdasarkan standar NEDC atau sekitar 475 kilometer menurut pengujian WLTP.

Pengisian daya juga sangat praktis. Menggunakan DC Fast Charging, baterai dapat terisi dari 30 persen menjadi 80 persen hanya dalam waktu sekitar 35 menit.

Teknologi Cell-to-Vehicle (CTV) yang mengintegrasikan baterai dengan struktur bodi meningkatkan kekuatan kendaraan sekaligus efisiensi termal. Bahkan baterainya diklaim tetap memiliki umur pakai optimal meski telah digunakan hingga 600.000 kilometer.

Fitur Keselamatan Lengkap dan Biaya Operasional Lebih Hemat

Sebagai kendaraan keluarga, Deepal S07 dibekali paket keselamatan yang sangat lengkap. Mulai dari kamera 360 derajat dengan Transparent Chassis, Driver Monitoring System (DMS), hingga 19 fitur Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) seperti Automatic Emergency Braking, Front Collision Warning, dan Lane Departure Warning.

Tak hanya aman, biaya kepemilikannya pun sangat menarik. Dengan tarif pengisian daya di SPKLU sekitar Rp2.466 per kWh, biaya mengisi baterai hingga penuh hanya sekitar Rp197 ribu. Untuk penggunaan harian sekitar 60 kilometer, biaya listrik diperkirakan hanya berkisar Rp25 ribuan per hari—lebih hemat dibandingkan konsumsi bahan bakar SUV bermesin bensin.

Dengan harga Rp599 juta on the road Jakarta, Deepal S07 menawarkan nilai yang kompetitif di segmen SUV listrik premium. Changan Indonesia juga memberikan garansi baterai selama 8 tahun atau 240.000 kilometer, ditambah servis gratis selama 5 tahun atau 60.000 kilometer.

Melihat kombinasi desain futuristis, kabin premium, performa bertenaga, teknologi pintar, fitur keselamatan lengkap, hingga efisiensi biaya operasional, Deepal S07 layak menjadi standar baru eSUV premium bagi keluarga Indonesia yang ingin beralih ke era mobilitas listrik.

Review: Eksterior Suzuki XL7 New Alpha, New Beta, dan New Zeta

Suzuki akhirnya memberikan sinyal kuat mengenai kehadiran SUV terbarunya melalui sebuah teaser resmi yang diunggah menjelang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Dari siluet yang diperlihatkan, banyak pihak meyakini model tersebut merupakan Suzuki XL7 terbaru 2026 yang mendapatkan penyegaran menyeluruh pada sektor eksterior.

Sebagai salah satu pemain utama di segmen Low SUV 7-penumpang, New Suzuki XL7 dipersiapkan untuk tampil lebih modern tanpa menghilangkan karakter tangguh yang telah menjadi identitasnya. Penyegaran ini juga diyakini akan hadir pada tiga varian, yakni New Zeta, New Beta, dan New Alpha.

Fascia Depan Lebih Berani dan Premium

Perubahan paling mencolok terdapat pada bagian depan. Suzuki menghadirkan desain grille baru yang lebih besar dengan pola horizontal yang membuat tampilan mobil terlihat lebih kokoh. Sentuhan krom maupun aksen hitam glossy pada beberapa varian turut meningkatkan kesan premium.

Bumper depan juga mengalami revisi dengan desain yang lebih tegas dan sporty. Lekukan baru pada area bumper dipadukan rumah fog lamp yang lebih modern sehingga memberikan karakter SUV yang lebih kuat dibanding model sebelumnya.

Sementara itu, desain kap mesin tetap mempertahankan garis-garis maskulin yang menjadi ciri khas XL7. Kombinasi tersebut membuat tampilan depan terlihat lebih proporsional sekaligus memberikan aura SUV yang siap diajak berpetualang.

Lampu LED Semakin Modern

Sektor pencahayaan menjadi salah satu aspek yang ikut mendapatkan perhatian. Lampu utama diperkirakan mengusung desain lebih ramping dengan teknologi LED yang memberikan pencahayaan lebih optimal sekaligus meningkatkan efisiensi energi.

Daytime Running Light (DRL) LED juga diprediksi hadir dengan desain baru sehingga memperkuat identitas visual ketika mobil melintas di jalan. Tampilan ini membuat New Suzuki XL7 terlihat semakin modern baik pada siang maupun malam hari.

Di bagian belakang, lampu kombinasi diperkirakan mendapat desain internal baru dengan efek smoked lens, khususnya pada varian New Alpha. Desain tersebut memberikan nuansa premium yang selaras dengan tren SUV modern.

Siluet Kokoh, Kini Lebih Elegan

Jika dilihat dari samping, karakter bodi Suzuki XL7 tetap mempertahankan bentuk boxy yang menjadi keunggulannya. Proporsi tersebut membuat kabin tetap lapang sekaligus mempertegas karakter SUV keluarga.

Ground clearance yang tinggi tetap menjadi nilai jual utama karena memberikan rasa percaya diri saat melintasi berbagai kondisi jalan. Roof rail masih dipertahankan sebagai identitas SUV sekaligus menunjang fungsi membawa perlengkapan tambahan ketika bepergian jauh.

Sentuhan over fender berwarna hitam juga tetap hadir untuk memperkuat kesan tangguh. Dipadukan dengan desain pelek alloy terbaru berukuran 16 inci yang lebih dinamis, tampilan samping New XL7 terlihat semakin segar dan modern.

Perbedaan Eksterior New Alpha, New Beta, dan New Zeta

Suzuki diperkirakan tetap mempertahankan diferensiasi yang jelas pada setiap varian.

New Alpha menjadi varian paling premium dengan berbagai sentuhan eksklusif seperti aksen hitam glossy, garnish yang lebih mewah, desain velg khusus, serta detail eksterior yang memberikan kesan flagship.

New Beta hadir sebagai pilihan menengah dengan keseimbangan antara fitur, desain, dan harga. Tampilan luarnya tetap modern namun tidak sebanyak sentuhan premium yang dimiliki Alpha.

Sementara New Zeta menjadi varian entry-level yang tetap mengusung desain khas XL7. Meski tampil lebih sederhana, seluruh elemen utama SUV modern seperti roof rail, cladding bodi, serta ground clearance tinggi tetap dipertahankan sehingga tampilannya tetap menarik.

Semakin Kompetitif di Segmen Low SUV

Penyegaran eksterior yang dilakukan Suzuki menunjukkan keseriusan pabrikan dalam mempertahankan daya saing XL7 di tengah ketatnya persaingan pasar Low SUV Indonesia.
Desain grille baru, bumper yang lebih agresif, lampu LED modern, pelek dengan desain baru, hingga penyempurnaan detail di berbagai sisi membuat Suzuki XL7 terbaru 2026 tampil jauh lebih segar dibanding model sebelumnya.

Jika seluruh perubahan tersebut benar-benar hadir pada versi produksi yang akan diperkenalkan di GIIAS 2026, New Suzuki XL7 diprediksi akan menjadi salah satu SUV keluarga paling menarik tahun ini. Tidak hanya menawarkan desain yang lebih modern dan premium, tetapi juga tetap mempertahankan karakter tangguh, fungsional, dan nyaman yang selama ini menjadi alasan utama masyarakat Indonesia memilih Suzuki XL7 sebagai kendaraan keluarga.

BYD Umumkan Harga Resmi M6 Dual Mode di Indonesia

PT BYD Motor Indonesia akhirnya mengumumkan harga resmi BYD M6 Dual Mode (DM) untuk pasar Indonesia. Kabar ini langsung menarik perhatian karena MPV berteknologi elektrifikasi tersebut dibanderol mulai Rp 298 juta OTR Jakarta, menjadikannya salah satu kendaraan energi baru dengan harga paling kompetitif di segmennya.

Di tengah meningkatnya biaya mobilitas dan harga bahan bakar yang terus berfluktuasi, kehadiran BYD M6 DM menjadi alternatif menarik bagi konsumen yang menginginkan efisiensi layaknya mobil listrik tanpa harus mengubah kebiasaan berkendara sehari-hari.

Segmen Multi Purpose Vehicle (MPV) memang masih menjadi tulang punggung pasar otomotif nasional dengan kontribusi lebih dari 30 persen terhadap total penjualan kendaraan di Indonesia. Karena itu, efisiensi bahan bakar dan biaya kepemilikan menjadi faktor penting dalam menentukan pilihan kendaraan keluarga.

Teknologi Dual Mode, Sensasi Mobil Listrik Tanpa Khawatir Jarak Tempuh

BYD M6 DM mengusung teknologi Dual Mode (DM) generasi terbaru yang dirancang dengan pendekatan EV-Oriented. Artinya, pengalaman berkendara tetap mengutamakan karakter kendaraan listrik yang halus, responsif, dan senyap.

Namun berbeda dengan mobil listrik murni, teknologi DM mengombinasikan motor listrik dan mesin bensin secara cerdas sehingga mampu memberikan fleksibilitas lebih tinggi untuk perjalanan harian maupun jarak jauh.

BYD menyebut teknologi ini mengusung filosofi G.A.S.S. atau Gesit, Andal, Senyap, dan Super Irit. Karakter tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan konsumen Indonesia yang memiliki pola mobilitas sangat beragam.

Biaya Perawatan Lebih Hemat hingga 30 Persen

Salah satu keunggulan utama BYD M6 DM adalah efisiensi biaya kepemilikan. Berdasarkan simulasi penggunaan selama tiga tahun, kendaraan ini diklaim mampu menghadirkan biaya perawatan sekitar 30 persen lebih rendah dibandingkan kendaraan konvensional di segmen yang sama.

Efisiensi tersebut diperoleh dari kemampuan sistem Dual Mode dalam mengoptimalkan penggunaan tenaga listrik dan bahan bakar sesuai kondisi perjalanan. Hasilnya, konsumsi energi menjadi lebih efisien tanpa mengorbankan kenyamanan maupun performa berkendara.

Tersedia Lima Varian dengan Harga Kompetitif

Untuk menjangkau kebutuhan konsumen yang beragam, BYD menghadirkan M6 DM dalam dua tipe utama, yakni Classic dan Cross.

Varian Classic menjadi pilihan paling terjangkau dengan harga mulai Rp 298 juta untuk tipe Standard dan Rp 318 juta untuk tipe Dynamic.

Sementara tipe Cross hadir dengan tampilan lebih premium dan fitur yang lebih lengkap. Harga yang ditawarkan terdiri dari Advanced Rp 360 juta, Superior Rp 380 juta, dan Superior Captain Seat Rp 390 juta.

Dengan rentang harga tersebut, BYD M6 DM berpotensi menjadi salah satu penantang serius di segmen MPV elektrifikasi yang saat ini semakin berkembang di Indonesia.

Sejak diperkenalkan pada Mei 2026, BYD mengungkapkan bahwa lebih dari 20.000 konsumen telah menunjukkan minat terhadap teknologi Dual Mode. Antusiasme tersebut menjadi indikasi bahwa pasar Indonesia mulai menerima kendaraan energi baru sebagai solusi mobilitas masa depan yang lebih efisien, fleksibel, dan ekonomis.

Geely Okavango Bakal Masuk Pasar SUV Indonesia?

Tak semua konsumen cocok atau berminat dengan mobil listrik. Peminat mobil bermesin pembakaran internal (Internal Combustion Engine/ICE) masih jauh lebih banyak. Oleh sebab itu Geely Auto Indonesia (GAI) saat ini tengah mempersiapkan untuk memboyong salah satunya ke Tanah Air.

Banyak prediksi yang beredar seputar model mobil apa yang nantinya dibawa pabrikan otomotif asal China tersebut. Salah satu nama yang muncul adalah Geely Okavango. Namanya diadopsi dari padang savannah di Afrika yang kondang dengan wisata safari.

SUV berkapasitas tujuh penumpang ini sejak tahun lalu namanya telah terdaftar dalam database kekayaan intelektual (PDKI) dengan nomor IDM001344365. Walau belum ada pengumuman resmi dari pihak Geely, langkah tersebut menjadi wujud kesiapan dari sisi legalitas untuk memasarkan model tersebut di Tanah Air. Lantas seperti apa sisi keunggulan yang ditawarkan Okavango?

SUV 7-Seater Yang Ideal

Geely Okavango posturnya terbilang cukup bongsor dengan panjang 4.860 mm, lebar 1.910 mm, dan tinggi 1.770 mm. Jarak sumbu roda yang cukup panjang yakni mencapai 2.825 mm mengindikasikan ruang kabin yang lumayan lapang.

SUV yang dipasarkan di China pakai label Haoyue ini ternyata kembaran dari Proton X90 yang dipasarkan di Malaysia. Lebih tepatnya, Proton X90 adalah versi rebadge dari Geely Okavango. Platform bodi serta mesin yang digunakan sama, cuma sedikit perbedaan gaya tampilan dan fitur.

Tampilan eksteriornya terlihat modern dan elegan dengan grille ukuran extra besar. Lampu depan dan belakang pakai LED. Kaca spion pun sudah model lipat elektrik. Pintu bagasi juga sudah model bukaan elektrik.

Elemen pendongkrak gaya tampilan seperti antena shark fin, roof rail, spoiler belakang, serta pelek berukuran 18 inci menguatkan aura SUV keluarga yang stylish dan sporty.

Dengan konfigurasi 2-3-2, kabin Okavango bisa memuat tujuh penumpang dewasa. Jok dikemas ala SUV mewah dengan material kulit berpola jahitan diamond serta lekuk dessin yang ergonomis. Pengemudi pun dapat mengatur posisi duduk dengan mudah berkat pengaturan elektrik.

Jika butuh ruang extra untuk membawa barang bawaan yang lebih banyak, jok belakang bisa dilipat dengan konfigurasi 50:50 untuk meningkatkan volume ruang bagasi.

Kenyamanan selama perjalanan ditunjang sistem pendingin udara triple-zone otomatis, lengkap dengan ventilasi di setiap baris. Hawa sejuk merata ke seluruh ruang kabin.

Pada dashboard berdesain minimalis namun elegan terpampang layar sentuh 12,3 inci dengan konektivitas Mirror Link dan Bluetooth. Panel instrumen digital berukuran sama di balik kemudi menampilkan informasi berkendara dengan lengkap.

Geely Okavango juga dilengkapi panoramic sunroof, tombol start/stop, keyless entry, port USB, serta power outlet 12 volt yang jadi fitur wajib pada SUV premium masa kini. Masih ditambah dengan wireless charging smartphone. Fitur yang lengkap dan sesuai kebutuhan penggunanya.

Fitur Berkendara Lengkap

Fitur keselamatan dan bantu berkendara yang dibekalkan pada Okavango pun cukup lengkap. SUV ini memiliki enam airbag, sistem pengereman ABS, electronic stability control, serta ISOFIX untuk kursi balita.

Fitur berkendara esensial seperti hill-hold control, hill-descent control, sensor parkir, kamera 360 derajat, tire pressure monitoring system hingga fitur anti-theft (anti maling) dan pengingat pintu terbuka terdapat pada Okavango.

Paket sistem bantuan berkendara terpadu Advanced Driver Assistance System (ADAS) yang dibekalkan pun cukup lengkap. Fitur seperti Adaptive Cruise Control (ACC), Lane Keeping Assist (LKA), Rear Cross Traffic Alert, dan Automatic Emergency Braking (AEB) meningkatkan kualitas keselamatan berkendara dalam setiap perjalanan.

Performa Mesin Hybrid Efisien

Di sektor performa, Geely Okavango dibekali  mesin bensin 1.5 liter turbocharged dengan modul mild hybrid 48V. Output tenaga yang dihasilkan mencapai 190 hp dengan torsi puncak 300 Nm. Transmisi pakai versi automatic dual-clutch (DCT) 7-speed.

Pengemudi pun dapat memilih opsi mode berkendara sesuai kebutuhan, yakni Sport, Eco dan Comfort.

Untuk ukuran SUV 7-seater, konsumsi BBM Okavango diklaim cukup irit yakni mencapai 6,6 liter/100 km atau sekira 15 km per liter.

Guna menunjang kenyamanan dan stabilitas berkendara, suspensi depan menggunakan MacPherson strut, dan di belakang pakai jenis multi-link.

Bakal Segera Masuk Indonesia?

Geely Okavango ternyata sudah lebih dulu dipasarkan di Filipina dalam dua varian, yakni Elite AT (standar) dan Urban Plus yang fiturnya lebih lengkap.

Harga jualnya mulai dari 1.368.000 Peso hingga 1.765.000 Peso, atau sekira Rp 386 jutaan sampai Rp 498 jutaan. Sesuai regulasi terbaru di Filipina, Okavango masuk kategori mobil hybrid yang mendapatkan insentif pajak.

Sementara saudara kembarnya di Malaysia yakni Proton X90 (2026) dibanderol mulai dari 106.800 Ringgit – 122.800 Ringgit. Lebh kurang sekira Rp 473 jutaan hingga Rp 544 jutaan.

Jika nantinya Okavango resmi dipasarkan di Indonesia, harga jual yang kompetitif jadi pertimbangan yang harus digodok oleh GAI agar dapat bersaing dengan kompetitor. Kita tunggu kemunculannya…

Leapmotor C10 Siap Diboyong Masuk Pasar SUV EV Indonesia

Leapmotor C10 diproyeksikan menjadi salah satu pemain baru yang menarik di pasar kendaraan listrik Indonesia. Dalam ajang Beijing Auto Show 2026, Indomobil National Distributor mengonfirmasi rencana memboyong SUV listrik ini ke Tanah Air. Langkah ini menjadi bagian dari strategi ekspansi Leapmotor yang didukung oleh Stellantis.

Menurut Tan Kim Piauw, Leapmotor C10 dinilai cocok sebagai kendaraan keluarga modern di Indonesia, terutama untuk penggunaan perkotaan. Tidak hanya itu, model ini juga direncanakan akan dirakit secara lokal dengan skema completely knocked down (CKD), sejalan dengan kebijakan pemerintah terkait peningkatan kandungan lokal kendaraan elektrifikasi.

Desain Minimalis Namun Elegan

Dari sisi desain, Leapmotor C10 mengusung konsep minimalis elegan yang menonjolkan kesan bersih dan modern. Dimensinya yang mencapai panjang 4.739 mm dan lebar 1.900 mm memberikan postur gagah khas SUV medium. Pilihan velg hingga 20 inci serta warna-warna kalem seperti Pearl White hingga Jade Green semakin memperkuat aura premium.

Masuk ke interior, C10 menawarkan pengalaman layaknya ruang keluarga. Material yang digunakan telah bersertifikasi Oeko-Tex Standard 100, memastikan bebas zat berbahaya dan aman bagi anak-anak. Desain kabin tanpa sudut tajam, jok yang dapat direbahkan sepenuhnya, serta panoramic sunroof berukuran besar menghadirkan kenyamanan maksimal untuk seluruh penumpang.

Fitur teknologi menjadi salah satu daya tarik utama. SUV ini dibekali layar utama 14,6 inci dan panel instrumen 10,25 inci yang didukung chipset Qualcomm Snapdragon 8295. Sistem infotainment sudah mendukung pembaruan over-the-air (OTA) serta voice assistant untuk kemudahan pengoperasian. Meski belum tersedia Apple CarPlay atau Android Auto, penyesuaian untuk pasar global, termasuk Indonesia, kemungkinan akan dilakukan.

Platform E4 dan Cell-to Chassis

Dari sisi teknis, Leapmotor C10 menggunakan platform E4 (Four-Leaf Clover) yang mengintegrasikan berbagai sistem utama dalam satu kontrol pusat. Teknologi Cell-to-Chassis (C2C) juga menjadi keunggulan, di mana baterai menjadi bagian struktural kendaraan untuk meningkatkan efisiensi dan kekakuan bodi.

Performa mobil ini didukung motor listrik penggerak roda belakang dengan tenaga 160 kW (218 hp) dan torsi 320 Nm. Baterai LFP berkapasitas 69,9 kWh memungkinkan jarak tempuh hingga 420 km (WLTP) atau 510 km (NEDC). Pengisian cepat DC dari 30% ke 80% hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit, menjadikannya praktis untuk penggunaan harian maupun perjalanan jauh.

Untuk kenyamanan berkendara, sistem suspensi dirancang agar mampu meredam berbagai kondisi jalan, bahkan diklaim setara dengan mobil premium seperti Tesla dan Maserati. Hal ini tentu menjadi nilai tambah bagi konsumen di Indonesia yang menghadapi kondisi jalan beragam.

Dalam hal keselamatan, Leapmotor C10 telah meraih rating bintang lima dari Euro NCAP, didukung struktur bodi kuat serta fitur ADAS lengkap yang meningkatkan keamanan berkendara.

Dengan kombinasi desain elegan, teknologi canggih, dan kenyamanan tinggi, Leapmotor C10 berpotensi menjadi pilihan menarik di segmen SUV listrik keluarga. Kehadirannya di Indonesia diprediksi akan semakin memanaskan persaingan pasar EV yang kini berkembang pesat.

JETOUR Gelar Exhibition di Jakarta, T2 Jadi Bintang Unggulan 

JETOUR resmi memulai rangkaian exhibition kuartal II 2026 dari Jakarta dengan menghadirkan lini SUV unggulannya. Bertempat di Grand Indonesia, pameran ini menjadi langkah strategis JETOUR untuk semakin dekat dengan konsumen sekaligus memperkenalkan DNA petualangan yang menjadi identitas brand.

Mengusung tema “It’s Time to Resume Your Adventure”, JETOUR tidak hanya menampilkan produk, tetapi juga menghadirkan pengalaman interaktif yang menggambarkan filosofi Travel+. Konsep ini menekankan bahwa kendaraan bukan sekadar alat transportasi, melainkan bagian dari eksplorasi gaya hidup modern.

JETOUR T2, Tangguh untuk Jalanan Kota hingga Off-Road

Sorotan utama dalam exhibition ini adalah JETOUR T2, SUV yang dirancang untuk menghadapi berbagai kondisi jalan. Mulai dari penggunaan harian di perkotaan hingga petualangan ringan di medan off-road, T2 menawarkan kombinasi kekuatan dan kenyamanan.

Struktur bodinya menggunakan hingga 80% high-strength steel dengan rigiditas torsional mencapai 31.000 Nm/derajat. Hal ini memberikan stabilitas tinggi sekaligus meningkatkan keselamatan penumpang. Bahkan, atap kendaraan mampu menahan beban statis hingga 300 kg—menegaskan karakter tangguhnya.

Masuk ke dalam kabin, JETOUR T2 menghadirkan pengalaman layaknya first-class lounge. Layar sentuh besar 15,6 inci menjadi pusat kontrol, didukung sistem audio premium 12-channel dari Sony yang memberikan kualitas suara imersif.

Fitur panoramic sunroof 64 inci, AC dual-zone, serta kursi elektrik dengan ventilasi dan memori semakin meningkatkan kenyamanan. Tak hanya itu, penggunaan material peredam suara serta double glass membuat kabin tetap senyap di berbagai kondisi perjalanan.

JETOUR T2 juga dibekali teknologi keselamatan canggih, termasuk 540° Surround Vision dengan fitur transparent chassis yang membantu visibilitas saat bermanuver.

SUV ini juga dilengkapi ADAS Level 2 berbasis Bosch, dengan dukungan radar dan kamera modern untuk meningkatkan keselamatan berkendara. Fitur unik lainnya adalah Wading Radar yang mampu mendeteksi kedalaman air hingga 700 mm secara real-time—fitur yang sangat berguna di kondisi jalan tergenang.

Pilihan Model Lain dan Harga Kompetitif

Selain T2, JETOUR juga menampilkan model lain seperti JETOUR DASHING yang menyasar konsumen urban dengan desain futuristik, serta JETOUR X70 Plus yang menawarkan kenyamanan maksimal untuk keluarga.

Ketiga model ini dipasarkan dengan harga kompetitif, mulai dari Rp381 jutaan hingga Rp588 jutaan (OTR Jakarta), menjadikannya alternatif menarik di segmen SUV Indonesia.

Sebagai bentuk komitmen kepada pelanggan, JETOUR menawarkan program purna jual yang menarik, termasuk garansi mesin hingga 10 tahun atau 1.000.000 km pada model tertentu, serta servis gratis selama tiga tahun.

Selama pameran berlangsung, pengunjung juga berkesempatan mendapatkan berbagai promo, mulai dari potongan harga hingga lucky dip.

Dengan kombinasi desain, teknologi, dan pengalaman berkendara yang ditawarkan, JETOUR semakin memperkuat posisinya sebagai brand SUV yang mengedepankan petualangan, kenyamanan, dan keamanan dalam satu paket lengkap.

Fitur Aletra L8 EV Bikin Pengunjung Motomobi Karnaval 2026 Terpikat

Kehadiran Aletra L8 EV di ajang Motomobi Karnaval 2026 yang berlangsung di QBig BSD City sukses mencuri perhatian para pengunjung.

Tak sedikit yang penasaran dengan ragam fitur yang ditawarkan MPV listrik ini, terutama karena dirancang khusus sesuai karakter dan kebutuhan konsumen Indonesia.

Aletra L8 EV tak hanya cocok untuk mobilitas dalam kota, tetapi juga siap diajak perjalanan jarak jauh berkat kombinasi kenyamanan kabin, fitur berkendara, serta efisiensi daya yang dimilikinya.

Kabin Nyaman Family Friendly

Dari sisi interior, Aletra L8 EV tampil sebagai kendaraan yang sangat family friendly. Kabinnya mampu menampung hingga 7 atau 8 penumpang, dengan pilihan konfigurasi Captain Seat 7-seater dan Standard 8-seater. Ruang kabin yang luas membuat setiap penumpang tetap nyaman, bahkan saat perjalanan panjang.

Pengemudi dimanjakan dengan kursi depan yang dilengkapi fitur 6-way electric adjustment, serta pengaturan setir tilt & telescopic untuk mendapatkan posisi berkendara ideal. Setir flat bottom dengan Electric Power Assisted Steering juga memberikan kemudahan saat bermanuver, tanpa membuat tangan cepat lelah.

Kesan mewah semakin terasa berkat penggunaan material jok premium yang ergonomis, lengkap dengan bantalan penopang di sisi kanan dan kiri. Ditambah lagi, kehadiran panoramic roof yang membentang hingga baris belakang menciptakan suasana kabin yang lega dan modern.

Untuk kenyamanan suhu, Aletra L8 EV dibekali AC dual zone dengan sistem double blower yang memastikan sirkulasi udara merata hingga ke baris ketiga. Tak hanya itu, kualitas udara di dalam kabin tetap terjaga berkat filter PM 2.5 yang mampu menyaring debu dan polusi dari luar.

Fitur hiburan juga menjadi daya tarik utama. Layar sentuh 12,4 inci beresolusi tinggi sudah mendukung Android Auto dan Apple CarPlay secara nirkabel. Pengguna dapat dengan mudah mengakses navigasi seperti Google Maps atau menikmati musik selama perjalanan. Sistem audio 7 speaker turut menghadirkan kualitas suara yang jernih dan menyenangkan.

Untuk mendukung kebutuhan digital, tersedia wireless charger 50W serta port USB di setiap baris kursi. Selain itu, ruang penyimpanan di dalam kabin juga sangat melimpah, mulai dari cup holder, konsol tengah, hingga kompartemen tambahan yang membuat perjalanan semakin praktis.

Fitur Penunjang Berkendara

Dari sisi kenyamanan berkendara, Aletra L8 EV dilengkapi sistem Active Comfort Suspension yang mampu meredam guncangan dengan baik di berbagai kondisi jalan. Fitur cruise control juga membantu pengemudi menjaga kecepatan stabil saat melaju di jalan tol.

Fitur keselamatan pun tergolong lengkap, mulai dari kamera 360 derajat dengan blind spot monitoring, hingga sistem keselamatan aktif seperti ABS, EBD, BA, TCS, VSC, HAC, TPMS, serta 4 airbags dan ISOFIX untuk kursi anak.

Performa dan Jarak Jelajah

Untuk performa, Aletra L8 EV mengandalkan motor listrik penggerak roda depan dengan tenaga 120 kW (161 hp) dan torsi 240 Nm. Kecepatan maksimum mencapai 160 km/jam, cukup untuk kebutuhan harian maupun perjalanan luar kota.

Tersedia dua pilihan baterai, yakni 50,4 kWh dengan jarak tempuh hingga 415 km, serta 64,7 kWh yang mampu mencapai 540 km (CLTC). Jarak ini tergolong kompetitif di segmen MPV listrik.

Harga Kompetitif

Menariknya, harga yang ditawarkan cukup kompetitif, yakni Rp468 juta untuk semua varian, baik 7-seater maupun 8-seater. Harga tersebut sudah termasuk wall charger untuk pengisian daya di rumah.

Sebagai nilai tambah, Aletra juga memberikan paket purna jual lengkap, mulai dari garansi baterai hingga 8 tahun, free maintenance 3 tahun, hingga layanan bantuan darurat.

Dengan fitur lengkap, kenyamanan maksimal, serta harga yang kompetitif, Aletra L8 EV menjadi salah satu pilihan menarik di segmen mobil listrik keluarga di Indonesia.

Kia Tampil di IIMS 2026 Dengan Memboyong Carens Generasi Baru

Brand otomotif asal Korea Selatan, Kia turut tampil di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026. Hal tersebut menjadi bagian dari komitmen jangka panjang Kia untuk bisa terus berkiprah di pasar otomotif Indonesia.

Langkah strategis ini sejalan dengan adanya reorganisasi manajemen Kia Sales Indonesia yang kini dikelola langsung oleh prinsipal pusat. Kia kini hadir dengan semangat dan citra baru sebagai brand otomotif global yang modern, relevan, dan berorientasi pada pengalaman pelanggan.

IIMS 2026 menjadi momentum penting bagi Kia untuk bisa berinteraksi langsung dengan konsumen Indonesia. Tak hanya membuka dialog yang lebih luas tentang kebutuhan dan ekspektasi dari para konsumen, tapi juga cara pandang masyarakat Indonesia terhadap trend mobilitas.

Respon para konsumen diharapkan dapat menjadi input bagi Kia dalam membangun relasi jangka panjang dengan pasar otomotif Indonesia.

Sejumlah sentuhan bernuansa budaya Korea di area booth merefleksikan karakter Kia sebagai brand Korea Selatan dan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung IIMS.

The All New Carens

Salah satu produk unggulan terbaru Kia yang diboyong ke IIMS 2026 adalah All New Carens. Tak sekadar mengalami penyegaran visual. All New Carens merupakan sarana penunjang mobilitas masyarakat perkotaan yang sekaligus menjadi wujud transformasi Kia dalam menghadirkan kendaraan modern dan canggih yang mampu membangkitkan gairah emosional para pemiliknya.

Pembaruan desain, penyempurnaan fitur dan teknologi, serta pendekatan yang lebih modern merupakan bagian dari evolusi MPV Kia Carens yang dikenal oleh masyarakat Indonesia sejak lama.

“Peluncuran The All New Carens di IIMS 2026 menjadi langkah strategis bagi Kia dalam menghadirkan produk yang semakin selaras dengan kebutuhan keluarga Indonesia. Melalui The Next Chapter Kia dan wajah baru dari The All New Carens, kami ingin menawarkan kombinasi antara kenyamanan, fleksibilitas, serta desain modern yang relevan dengan dinamika mobilitas saat ini,” ujar Jong Sung Park, CEO Kia Sales Indonesia.

MPV Ideal Idaman Keluarga

Bahasa desain terbaru Kia, Opposite United, menonjolkan karakter yang lebih berani dan modern pada tampilan All New Carens.

Dengan panjang 4.550 mm, lebar 1.800 mm, dan tinggi 1.708 mm, postur All New Carens terbilang proporsional.

Evolusi desain pada MPV legendaris Kia ini terlihat pada fascia depan bergaya Digital Tiger Face dengan Diamond Finish Decor yang jadi ciri khas baru mobil Kia. Nuansa futuristik kian kuat dengan lampu siang hari (DRL) LED Star Map yang terintegrasi dengan lampu sein serta lampu utama LED model Ice Cube MFR.

Lampu belakang LED Star Map yang seolah nenyatu antara sisi kiri dan kanan, bikin All New Carens tampil beda dari generasi sebelumnya. Kesan sporty kian kental berkat desain baru pada bumper depan denhan imbuhan skid plate warna silver. Kesan MPV premium pun dikuatkan oleh velg alloy 17-inci Crystal Cut Dual Tone, serta imbuhan sunroof.

Pilihan warna eksterior Clear White, Gravity Gray, Ivory Silver, dan Aurora Black memberi kesan mewah dan elegan.

Kabin Lapang dan Nyaman

Dengan konfigurasi 7-seater yang fungsional serta opsi 6-seater berkarakter luxury premium, All New Kia Carens menawarkan ruang kabin yang lapang, fkeksibel dan nyaman sesuai karakternya sebagai MPV.

Kemasan interior bergaya modern dan semi futuristik didominasi warna hitam dengan balutan bahan Premium Fabric yang lembut dan berkesan mewah.

Pada varian teratas dilengkapi layar digital Dual Panoramic Display, yang terdiri dari sepasang layar 12,3 inci sebagai penampil fungsi infotaintment dan panel instrumen. Layar infotainment pada All New Kia Carens dilengkapi konektivitas Apple CarPlay dan Android Auto.

Pada varian tertentu, dilengkapi layar TFT LCD 4.2-inci Supervision Cluster dan layar infotainment 8 inci yang mengedepankan aspek fungsional serta kemudahan akses informasi.

Fitur pendukung kenyamanan seperti Infotainment/Temperature Control Swap Switch, wireless smartphone charger, remote engine start, electric one touch tumble seat, serta seatback table dirancang untuk mendukung pengalaman berkendara yang praktis dan ramah keluarga.

Perjalanan makin menyenangkan dengan tata audio Bose® 8 Speaker Premium Sound System yang menghasilkan output suara nan syahdu.

Performa dan Fitur Berkendara

Di sektor performa, All New Carens dibekali mesin 1.5L Smartstream Gamma II DOHC Dual CVVT bertenaga 113 hp dan torsi 144 Nm. Penyaluran performa lebih halus dan efisien berkat transmisi jenis Intelligent Variable Transmission (IVT).

Perihal keselamatan berkendara, All New Carens dilengkapi sistem Advanced Driver Assistance System (ADAS) dengan deretan fitur lengkap. Mulai dari Forward Collision Warning (FCW), Forward Collision Avoidance Assist (FCA), Lane Keeping Assist dan Lane Follow Assist, Smart Cruise Control dengan Stop & Go, serta Blind Spot Collision Warning & Avoidance Assist.

Selain itu, fitur keselamatan lain seperti 6 airbags, Dual SRS Airbags, Surround View Monitor, Rear View Monitor, Forward & Reverse Parking Distance Warning, dan Tire Pressure Monitoring System (TPMS) hadir untuk memberi perlindungan menyeluruh.

Harga Kompetitif

Setelah diperkenalkan di Indonesia pada awal tahun ini, label harga MPV keluarga ini akhirnya diumumkan secara resmi.

All New Carens hadir di Indonesia dalam tiga varian dengan harga jual yang kompetitif.

Label harganya mulai dari Rp 319.000.000 (Trendy). Untuk varian Motion dibanderol seharga Rp 359.000.000 dan untuk varian Signature harganya Rp 399.000.000, (harga on the road Jakarta).

Kia memberikan layanan purnajual hingga 4 tahun, meliputi towing service, jump-start battery, bantuan ban kempis, pengantaran bahan bakar darurat, hingga locksmith service.

Guna memberikan ketenangan dan rasa aman bagi para konsumen, Kia memberi jaminan garansi kendaraan selama 7 tahun atau 200.000 km dan jaminan suku cadang selama 12 bulan atau 20.000 km, mana yang tercapai lebih dulu.

Honda Freed 2024

All New Honda Freed 2024 Diperkenalkan, Mulai Dijual Juni Ini

Honda Freed mendapatkan model baru yang meluncur di Jepang pada 9 Mei 2024 kemarin. Sekali lagi, ini model baru. Bukan facelift atau MMC atau apalah itu istilahnya.

Pabrikan Jepang ini memperkenalkan Freed dalam varian utama Air, yang terbagi lagi dalam beberapa sub-varian. Serta satu Freed Crosstar yang terlihat lebih ‘gagah’. Keduanya akan masuk showroom mulai bulan Juni 2024 nanti.

Seperti generasi sebelumnya, desainer Honda Freed 2024 tetap mengedepankan konsep berjudul ‘Just Right’ untuk urusan bentuk, dimensi dan keseluruhan paket yang ditawarkan di dalamnya. 

Honda Freed Crosstar 2024

Konsep ini dipertahankan karena itulah yang disukai konsumennya. Baik di Jepang maupun global.

Secara desain, bentuknya berubah total. Menurut rilis Honda Jepang, desainnya memungkinkan Anda untuk menebak selega apa bagian interionya. Panel-panel body yang dibuat one-piece (satu kesatuan) membuat mobil terlihat besar.

Fasia depan kini terlihat lebih minimalis dan modern baik untuk Freed Air maupun Crosstar. Lampu baru di depan atau belakang pastinya LED.

Honda kembali menunjukkan kehaliannya dalam mendesain kabin. Freed baru dibekali dengan berbagai konfigurasi kursi. Mulai dari 5-seater atau 6-seater. Pelipatan bangku memungkinkan Anda memanfaatkan ruang semaksimal mungkin.

Pasti Hybrid

Mobil ini juga sudah dilengkapi Honda Connect dan layar monitor besar yang belum disebutkan ukurannya. Tidak ketinggalan ada paket fitur bantu berkendara Honda Sensing.

Dashboard Honda Freed 2024

Kemudian, khusus untuk Freed Crosstar, dibekali dengan body moulding plastik yang membuat mobil keluarga ini terlihat lebih macho. Seperti menyuarakan siap mengemban tugas berat yang harus dijalani. Khusus Crosstar juga, interiornya diwarnai hitam dan ada opsi untuk memudahkan akses keluar masuk pengguna kursi roda (well cab). 

Honda belum mengumumkan spesifikasi penggerak Freed 2024. Tapi diperkirakan ada dua opsi mesin untuk Freed 2024 ini. Yang pertama pastinya hybrid 4-silinder 1,5 liter (e:HEV). Pilihan lainnya adalah mesin konvensional 4-silinder 1,5 liter. Tidak disebutkan mesin yang mana, tapi kami tidak akan terkejut kalau L15 masih diandalkan untuk mobil ini.

Seperti sebelumnya, di Jepang Freed tersedia dalam opsi penggerak FWD (gerak roda depan) atau AWD. 

Harga juga belum dibuka ke publik, diperkirakan antara JPY 2,5 untuk versi Honda Freed Air bermesin konvensional. Freed e:HEV kemungkina dijual di kisaran angka JPY 2,8 jutaan. Lalu versi Crosstar berkisar di angka JPY 3,1 hingga 3,2 juta.

Masuk Indonesia? Belum tentu dalam waktu dekat ini. 

Deretan mobil 300 jutaan

Deretan Mobil Tujuh Penumpang Rp 300 Jutaan Untuk Liburan Keluarga

Akhir tahun makin dekat, waktunya memikirkan liburan untuk keluarga. Tentunya, mobil adalah salah satu penunjang sarana jalan-jalan. Kalau Anda sedang cari MPV tujuh tempat duduk dengan kisaran harga tidak kurang dari Rp 300 jutaan, kami punya beberapa saran mobil yang bisa dipilih.

Di bawah ini deretan mobil MPV dengan transmisi otomatis. Kenapa harus transmisi metik? Karena untuk liburan, kenyamanan harus diperhatikan, selain keselamatan berkendara tentunya. Itulah kenapa kami pilihkan varian paling tinggi dari masing-masing mobil. Kami tidak akan bahas mana yang irit BBM, karena itu banyak faktor yang harus masuk perhitungan. Selamat menyimak.

Suzuki XL7 Alpha FF A/T

Rp 305.200.000

Ini agak berbeda dengan XL7 biasa. Dari luar, yang paling kelihatan adalah aksen garis merah di beberapa tempat. Seperti sedikit di spion, body samping bagian bawah, juga di grille bawah. Khusus varian FF, XL7 hanya tersedia dalam pilihan warna putih, dengan atap hitam. .

Suzuki XL7 Alpha FF dibekali dengan beberapa peningkatan fitur di kabin. Untuk sistem hiburan, dibekali dengan layar head unit 8-inci, yang kualitas suaranya dibantu oleh DSP (Digital Sound Processor) buatan Soundstream. Lengkap dengan subwoofer ukuran 10 inci. Jok dan setir dibungkus kulit dengan aksen merah di beberapa tempat. Sudah ada power outlet yang tersebar di ketiga baris. Cup holder sudah pasti ada.

Fitur keselamatan didukung oleh dual airbag, rem ABS dengan tambahan EBD dan BA serta hill start assist. Lampu utama sudah LED dengan kemampuan auto on. Jadi kalau gelap, menyala sendiri.

Sayangnya, tidak ada perbedaan penggerak. Mesinnya sama seperti keluarga Suzuki Ertiga yang lain yaitu mesin empat silinder (K15B) berkapasitas 1,5 liter. Tenaganya 102,3 hp dengan torsi 138 Nm. Transmisi otomatis 4-speed akan menggerakan roda depan.

Wuling Cortez EX 1.5T Lux+

Rp 306.650.000

Wuling Cortez bisa jadi alternatif kalau Anda mencari MPV. Khusus untuk varian EX 1.5T Lux+, sudah dibekali dengan captain seat di baris kedua. Sehingga bisa nyaman untuk perjalanan jarak jauh. Ada panoramic roof pula.

Selain itu, mobil ini juga dibekali sistem konektivitas IoV dimana Anda bisa mengakses mobil melalui smartphone. Tentu dengan menggunakan aplikasi MyWuling. Anda bisa menyala/matikan mobil dari rumah, mengecek keberadaan mobil, buka dan mengunci pintu, dan sebagainya. Ini lebih lengkap dari yang T-Intouch yang dimiliki Toyota. Meski tidak punya kemampuan bantuan darurat.

Kemampuan teknisnya juga tertinggi di kelas mobil tujuh penumpang Rp 300 jutaan. Mesin 1,5 liter dibekali turbocharger sehingga menghasilkan 140 hp dengan torsi puncak 250 Nm. Transmisinya juga menggunakan CVT.

Hyundai Stargazer Prime IVT

Rp 307.100.000

Hyundai Stargazer terasa menarik karena harganya yang ada di bawah Rp 310 juta. Isinya dibekali beragam fitur canggih mulai dari cruise control, lane keeping assist hingga gimmick seperti wireless charger untuk mengisi ulang baterai gadget Anda. Juga tersedia fasiliatas koneksi gadget dengan mobil melalui aplikasi. Dengan begitu, Anda bisa menyalakan mobil dan AC sebelum masuk, juga fungsi pemantau kendaraan.

Mobil ini juga dibekali dengan panel instrumen digital di hadapan pengemudi yang isinya cukup informatif. Termasuk di dalamnya ada pemantau tekanan angin ban. Varian Prime adalah yang paling mahal di keluarga Hyundai Stargazer. Yang menarik, Hyundai memberikan opsi captain seat untuk mobil ini. Namun karena opsional, maka ada tambahan Rp 1 juta lagi di luar harga di atas.

Penggeraknya tidak jauh berbeda. Mesin 1,5 liter empat silinder dengan tenaga 113,4 hp dan torsi 144 Nm. Tidak sebesar Wuling memang. Tapi masih bisa diandalkan untuk angkutan harian keluarga.

Toyota Veloz Q TSS

Rp 331.100.000

Toyota Veloz Q ini dibekali dengan paket fitur bantu keselamatan berkendara Toyota Safety Sense (TSS). Isinya lengkap. Paling penting ada Pre Collision Warning dan Pre Collision Braking. Ini akan memberi tahu Anda akan bahaya yang mendekat. Kalau pengemudinya cuek, bisa mengerem sendiri. Front Departure Alert, bisa membunyikan peringatan saat mobil depan mulai bergerak.

Lane departure warning akan memberitahu kalau Anda pindah jalur tanpa memberikan isyarat (menyalakan lampu sein). Lalu, bisa menahan stir sejenak kalau Anda memaksa. Mobil ini juga dilengkapi enam airbag untuk melindungi semua baris.

Hadir juga, T-Intouch, layanan konektivitas untuk kenyamanan dan keamanan mobil. Ada Geofencing yang akan memberikan peringatan kalau mobil berada di luar radius area yang sudah Anda tentukan. Kalau terkena masalah di jalan, T-Intouch memungkinkan Anda untuk langsung menghubungi layanan konsumen Toyota.

Dari sisi kenyamanan, jok Veloz Q TSS memang tidak dilapisi kulit seluruhnya, karena masih dikombinasikan dengan bahan kain. Head unit layar sentuh 9-inci, lebih besar dari XL7 Alpha FF, tapi tidak dilengkapi dengan DSP. Anda harus tambah sendiri ke ahli audio.

Mesinnya 4-silinder 1.5 liter. Tapi tenaganya lebih besar ketimbang MPV Suzuki di atas dengna angka 104,5 hp. Penerus daya tentunya CVT. Sesuai namanya. Fitur TSS yang canggih, membuat harga mobil ini lebih tinggi dibanding XL7 Alpha FF.

Mitsubishi Xpander Cross CVT (Premium Package)

Rp 326.750.000

Satu lagi MPV jangkung. Mitsubishi Xpander Cross resmi meluncur bulan Agustus 2022 lalu. Tidak seperti BR-V atau Veloz, Xpander Cross tidak punya paket fitur canggih. Namun, DNA Mitsubishi yang punya handling hebat ada di mobil ini.

Berkat fitur Active Yaw Control, kendali Xpander Cross 2022 terasa mumpuni. Kami pernah mencobanya langsung beberapa waktu yang lalu. Dan rasa pengendaliannya berbeda dengan Xpander biasa. Mobil seperti patuh terhadap perintah pengendara. Ini akan menyenangkan untuk berbagai macam kondisi lalu lintas.

Di luar itu, fitur hiburannya cukup baik. Meski tidak dilengkapi dengan sistem audio premium. Layar sentuh 9-inci yang bisa terkoneksi dengan gawai. Pengemudi juga dibantu oleh kehadiran cruise control, meski belum adaptif. Mesinnya juga 1,5 liter bertenaga 103,5 hp dengan torsi 141 Nm. Transmisinya sekarang menggunakan CVT.

Honda BR-V Prestige With Honda Sensing

Rp 348.600.000

Nah, seperti yang dijelaskan oleh nama dan harganya, Honda BR-V ini dibekali paket fitur bantu berkendara Honda Sensing. Ya, mungkin BR-V bukan MPV murni karena oleh pembuatnya diklaim sebagai crossover MPV-SUV. Tapi tetap saja, bentuknya seperti MPV. Hanya lebih tinggi sedikit.

Fitur Honda Sensing juga lengkap. Kemampuannya kurang lebih sama seperti Toyota Veloz Q TSS. Namun Honda menambahkan cruise control yang mampu menjaga jarak dengan mobil di depannya. Alias Adaptive Cruise Control. Juga ada lampu jauh otomatis (Auto High beam).

Selain itu, mesin yang digunakan BR-V adalah salah satu penggerak yang paling bertenaga. Mesin 1,5 liter 4-silinder mampu menghasilkan 120,3 hp. Transmisinya CVT, sehingga perpindahan akan terasa mulus.

Kia Carens 1.5 MPI Premiere

Rp 396.000.000

Ini yang paling mahal. Kia Carens yang hadir kembali tahun ini, mengusung perubahan total dari segi desain, kemampuan dan fitur. Yang menonjol dari mobil ini adalah rasa premium yang ditawarkannya. Kualitas interior jempolan dengan jok kulit di semua baris. Lalu jok depannya diberikan pengatur suhu supaya punggung tidak berkeringat.

Yang harus diperhatikan, varian 1.5 MPI Premier tidak dilengkapi dengan captain seat untuk baris kedua. Itu ada di varian 1.4 Turbo yang harganya melewati Rp 400 juta. Sayang sekali. Namun fitur lainnya hampir sama. Ada cruise control, ambient light di kabin, audio yang diracik oleh Bose, panel instrumen digital yang bisa berubah tatanan sesuai mode berkendara (Sport, Normal, Eco).

Karena ini mesinnya 1,5 liter tanpa turbo, tenaga yang dihasilkan adalah 113,4 hp dengan torsi puncak 144 Nm. Versi 1.4T punya daya hingga 138 hp dan 242 Nm. Transmisi versi 1.5 adalah Intelligent VT. Itu CVT juga.