Suzuki XL7 Terbaru Diserahkan Konsumen, 1.300 Unit SPK Diraih dalam 16 Hari

Penantian konsumen terhadap Suzuki XL7 terbaru mulai terjawab. Dua pekan setelah diperkenalkan, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) resmi menyerahkan secara perdana XL7 kepada pelanggan pada Sabtu, (15/8) di Pullman Hotel Jakarta.

Sebanyak 26 konsumen Jabodetabek menjadi perwakilan dari ratusan pembeli awal yang mulai menerima SUV keluarga tersebut. Pada saat bersamaan, Suzuki juga mengawali distribusi XL7 terbaru ke sejumlah kota di Indonesia.

Baru 16 Hari, SPK Tembus 1.300 Unit

Respons pasar menjadi salah satu sorotan dalam seremoni ini. Sejak diperkenalkan pada 29 Juli 2026, Suzuki XL7 terbaru telah mencatat lebih dari 1.300 surat pemesanan kendaraan (SPK) hanya dalam waktu 16 hari.

“Capaian ini menjadi awal yang berarti sekaligus menunjukkan penerimaan konsumen terhadap XL7 sebagai kendaraan yang dapat mendukung kebutuhan mobilitas keluarga Indonesia,” ujar Donny Saputra, Deputy Managing Director PT Suzuki Indomobil Sales.

Angka tersebut menjadi sinyal menarik di tengah persaingan SUV keluarga yang semakin ramai. XL7 terbaru hadir bukan dengan perubahan total, melainkan membawa sejumlah penyegaran yang menyasar bagian-bagian penting untuk menunjang kebutuhan keluarga.

Tiga Varian, Pilihan Makin Beragam

Suzuki mempertahankan karakter XL7 sebagai SUV 7-seater dengan pembaruan pada eksterior, kabin, sistem hiburan dan fitur keselamatan.

Di balik kap mesin, XL7 mengandalkan mesin bensin K15B 1.462 cc dengan pilihan transmisi manual dan otomatis. Khusus New Alpha Hybrid dan New Beta Hybrid, Suzuki menyematkan teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) untuk membantu menghadirkan perpaduan performa dan efisiensi.

Pilihan harganya pun cukup beragam. XL7 New Zeta M/T menjadi varian termurah dengan harga Rp274,3 juta, sementara New Alpha Hybrid A/T two-tone menjadi varian tertinggi dengan banderol Rp329,7 juta, seluruhnya berstatus OTR DKI Jakarta.

Mobil Diterima, Layanan Tetap Berjalan

Suzuki juga menyiapkan dukungan kepemilikan melalui 235 jaringan bengkel resmi di Indonesia. Konsumen dapat memperoleh perawatan berkala, suku cadang Suzuki Genuine Parts dan layanan teknisi bersertifikasi.

Pengalaman tersebut diperkuat aplikasi MySuzuki, yang memungkinkan pelanggan melakukan reservasi servis, melihat riwayat perawatan serta mengakses katalog suku cadang dan aksesori resmi.

Dengan distribusi nasional yang mulai berjalan dan pesanan yang telah menembus 1.300 unit, XL7 terbaru kini memasuki tahap penting: membuktikan bahwa pembaruan yang ditawarkannya mampu menjawab kebutuhan keluarga Indonesia dalam penggunaan sehari-hari.

Suzuki XL7 Beta Hybrid Tawarkan Aspek Value for Money

Tepat di ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, Suzuki memperkenalkan XL7 model terbaru. LMPV tiga baris ini tetap hadir dalam tiga varian, yaitu Alpha Hybrid, Beta Hybrid, dan Zeta. Tak cuma menyuguhkan teknologi mild hybrid saja, tapi juga menawarkan sejumlah fitur modern serta tampilan eksterior yang semakin atraktif.

Biasanya konsumen Tanah Air gemar memilih varian tertinggi dari suatu model kendaraan, atau malah membeli varian bawah untuk menyesuaikan budget. Tapi dengan Suzuki menyediakan varian Beta Hybrid sebagai middle-spec, maka konsumen kendaraan keluarga yang berbekal dana sebesar Rp 300 juta lebih sedikit, tentu punya pilihan baru.

Agar XL7 Beta Hybrid terbaru ini semakin terlihat segar dibanding model sebelumnya, Suzuki telah memberi sentuhan di sejumlah bagian. Karakter SUV tetap dipertahankan pada eksteriornya, namun kini dibalut detail desain yang lebih ‘tenang’. Sehingga cocok digunakan sebagai kendaraan keluarga maupun untuk penunjang aktivitas harian.

Karakter Tetap Dipertahankan

Bagian depannya menggunakan grille berukuran besar, dengan pola horizontal beraksen satin silver, sehingga menghasilkan kesan premium. Bumper depan dengan desain baru, dilengkapi garis tegas dan skid plate bernuansa silver. Untuk mendongkrak pencahayaan saat berkendara, terdapat sepasang LED foglamp. Sedangkan headlamp menggunakan LED yang seolah menyatu dengan grille.

Bagian sisi kendaraan memang tidak banyak berbeda dengan XL7 model sebelumnya. Namun karakter khasnya tetap dipertahankan. Sudah menjadi ciri khas dari setiap Suzuki XL7 ialah adanya overfender yang lebih menonjol, layaknya pada kendaraan SUV. Setiap ruang fender diisi oleh velg Polished Alloy Multi-Spoke ring 16 yang dibalut ban Dunlop Enasave EC300+ berukuran 195/60 R16.

Penyegaran pada bagian belakangnya terpusat pada kombinasi lampu belakang yang diberi sentuhan black accent. Sedangkan bumper belakang tetap mempertahankan skid plate berkelir silver. Kesan sporty semakin mencuat berkat adanya rear spoiler dengan high mount stop lamp.

Interior Dengan Warna Atraktif

Masuk ke dalam kabin, Suzuki juga memberi sentuhan pada desain interior. Kombinasi warna yang atraktif dipadu dengan material soft-touch, utamanya pada bagian dashboard hingga doortrim. Headunit touchscreen berukuran 9 inci menjadi pusat informasi kendaraan dan hiburan selama perjalanan. Tersedia konektivitas smartphone, USB port, Bluetooth, monitor kamera parkir, dan sebagainya. 

Untuk panel instrumen, terdapat kombinasi tampilan analog dengan Multi Information Display (MID) digital, untuk memantau kondisi kendaraan. Kenyamanan pengemudi dan penumpang, ditunjang oleh sistem AC dengan digital touch-panel, ditambah fitur Auto Climate Control with Heater.

Suzuki masih mengandalkan unit K15B 1.5 liter DOHC VVT, yang dipadu dengan teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS). Mesin bensin empat silinder tersebut mampu menelurkan 105 PS pada 6.000 rpm, dan torsi puncak 138 Nm di 4.400 rpm.

Tidak Mengesampingkan Aspek Keselamatan

Teknologi SHVS tersebut memakai ISG (Integrated Starter Generator) dan baterai Lithium-Ion Battery 10 Ah. Teknologi ini bertugas sebagai sistem mild hybrid, yang berfungsi membantu mesin bensin pada kondisi tertentu. Tak ketinggalan juga ada fitur Engine Auto Stop.

Sebuah mobil hybrid tak hanya mengedepankan efisiensi bahan bakar saja. Sebab Suzuki XL7 Beta Hybrid tidak mengesampingkan aspek keselamatan berkendara. Oleh karenanya, terdapat ABS dengan EBD, Rear Parking Sensor, Electronic Stability Programme (ESP), Seatbelt Reminder, Hill Hold Control (pada transmisi otomatis), hingga Dual SRS Airbag.

Untuk pasar Jakarta, Suzuki XL7 Hybrid Beta dengan transmisi manual 5-speed, dijual dengan harga Rp 301,9 juta. Sedangkan yang bertransmisi otomatis 4-speed dibanderol seharga Rp 312,9 juta. Anda berminat?

Bebas Cemas, Ini Alasan Memilih Teknologi Smart Hybrid Suzuki!

Minat masyarakat Indonesia terhadap kendaraan elektrifikasi terus meningkat. Namun, di balik tren tersebut masih ada satu kekhawatiran yang sering muncul, terutama bagi penggemar jalan ke luar kota, yakni range anxiety atau rasa cemas terhadap jarak tempuh kendaraan sebelum harus kembali mengisi energi.

Kekhawatiran ini umumnya dirasakan oleh calon pengguna mobil listrik murni, terutama ketika harus melintasi wilayah yang infrastruktur pengisian dayanya belum merata. Di sinilah Suzuki menawarkan solusi yang lebih realistis melalui teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) yang disematkan pada Suzuki XL7 Hybrid.

Simpel dan Logis

Berbeda dengan mobil listrik maupun hybrid penuh, sistem Smart Hybrid Suzuki tidak mengharuskan pemilik kendaraan mencari stasiun pengisian daya. Baterai akan terisi secara otomatis saat kendaraan melaju melalui proses regenerative braking dan kerja mesin. Artinya, pengemudi cukup mengisi bensin seperti biasa tanpa perlu mengubah kebiasaan berkendara.

Inilah yang membuat XL7 Hybrid menjadi pilihan logis bagi keluarga Indonesia yang sering melakukan perjalanan antarkota. Mulai dari mudik, liburan bersama keluarga, hingga perjalanan bisnis ke berbagai daerah dapat dilakukan tanpa harus merencanakan lokasi pengisian baterai di sepanjang rute.

Cara Kerja Teknologi SHVS

Teknologi SHVS bekerja melalui kombinasi mesin bensin dengan Integrated Starter Generator (ISG) dan baterai lithium-ion. Saat akselerasi, ISG membantu meringankan kerja mesin sehingga konsumsi bahan bakar menjadi lebih efisien. Ketika kendaraan melambat atau melakukan pengereman, energi yang biasanya terbuang akan dikonversi menjadi listrik dan disimpan kembali ke baterai.

Selain meningkatkan efisiensi, sistem ini juga membuat proses start mesin terasa lebih halus melalui fitur Engine Auto Stop yang secara otomatis mematikan mesin saat berhenti sejenak, lalu menghidupkannya kembali dengan cepat ketika pengemudi menginjak pedal gas atau melepas rem. Hasilnya bukan hanya hemat bahan bakar, tetapi juga memberikan pengalaman berkendara yang lebih nyaman.

Untuk perjalanan jauh, Suzuki XL7 Hybrid juga menawarkan berbagai keunggulan lain yang mendukung kenyamanan seluruh penumpang. Kabin tiga baris yang lapang mampu mengakomodasi hingga tujuh orang dengan ruang kepala dan kaki yang lega. Bagasi fleksibel memudahkan membawa perlengkapan liburan, sementara posisi duduk yang tinggi memberikan visibilitas lebih baik saat melintasi berbagai kondisi jalan.

Ground clearance yang tinggi juga menjadi nilai tambah ketika kendaraan harus melewati jalan bergelombang atau medan yang kurang bersahabat di luar kota. Dipadukan dengan konsumsi bahan bakar yang efisien, biaya perjalanan menjadi lebih terkendali tanpa mengorbankan kenyamanan.

Perawatan Terjamin Mudah

Bagi sebagian konsumen, kendaraan elektrifikasi sering kali identik dengan biaya kepemilikan yang tinggi dan perawatan yang rumit. Namun, Smart Hybrid Suzuki justru menawarkan pendekatan yang lebih sederhana. Sistem hybrid ringan ini tetap mempertahankan karakter mobil bermesin bensin sehingga proses perawatan dapat dilakukan di jaringan bengkel resmi Suzuki yang telah tersebar luas di berbagai daerah di Indonesia.

Di tengah perkembangan kendaraan elektrifikasi, Smart Hybrid Suzuki hadir sebagai jembatan bagi konsumen yang ingin menikmati manfaat teknologi ramah lingkungan tanpa harus mengubah pola penggunaan kendaraan. Inilah alasan mengapa Suzuki XL7 Hybrid menjadi salah satu SUV keluarga yang paling masuk akal bagi masyarakat Indonesia, terutama bagi mereka yang memiliki mobilitas tinggi dan sering melakukan perjalanan luar kota.

Bebas dari kekhawatiran mencari stasiun pengisian daya, tetap hemat bahan bakar, nyaman dikendarai, dan didukung jaringan layanan purna jual yang luas membuat Suzuki XL7 Hybrid membuktikan bahwa elektrifikasi tidak selalu harus rumit. Justru dengan pendekatan yang sederhana dan relevan, Smart Hybrid menjadi solusi yang paling logis untuk kebutuhan mobilitas keluarga Indonesia saat ini.

 

Warna Ice Greyish Blue Jadi Magnet Baru Suzuki XL7 New Alpha

Pameran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 menjadi panggung bagi Suzuki untuk menghadirkan penyegaran pada salah satu SUV andalannya, Suzuki XL7 New Alpha. Bukan hanya membawa peningkatan fitur, Suzuki juga memperkenalkan pilihan warna baru Ice Greyish Blue, yang memberikan nuansa lebih modern sekaligus mempertegas karakter premium dari SUV berkapasitas tujuh penumpang tersebut.

Di tengah tren konsumen yang semakin memperhatikan tampilan kendaraan, kehadiran warna baru ini menjadi strategi Suzuki untuk menghadirkan pilihan yang lebih segar. Ice Greyish Blue memadukan nuansa abu-abu dengan semburat biru lembut, menghasilkan karakter yang elegan tanpa kehilangan kesan tangguh khas sebuah SUV.

Berbeda dengan warna-warna konvensional, Ice Greyish Blue mampu memunculkan permainan cahaya yang menarik ketika terkena sinar matahari. Pada siang hari, warna ini terlihat cerah dan modern, sementara pada malam hari tampil lebih eksklusif dengan kesan premium yang kuat. Karakter tersebut membuat XL7 New Alpha tetap tampil menonjol, baik saat digunakan untuk aktivitas harian maupun perjalanan bersama keluarga.

Pilihan warna baru ini juga berpadu harmonis dengan desain eksterior XL7 New Alpha. Grille depan beraksen gelap, lampu LED modern, velg bergaya sporty, roof rail, hingga over fender berwarna hitam semakin memperkuat identitas SUV yang gagah namun tetap elegan. Sentuhan tersebut membuat XL7 New Alpha terlihat lebih berkelas dibandingkan sekadar kendaraan keluarga biasa.

Masuk ke dalam kabin, Suzuki tetap mempertahankan keunggulan XL7 sebagai SUV keluarga yang mengutamakan kenyamanan. Konfigurasi tiga baris kursi menawarkan ruang yang lapang bagi tujuh penumpang, sementara pembaruan pada model terbaru menghadirkan berbagai fitur modern seperti head unit dengan tampilan baru, kamera 360 derajat, dashcam bawaan, hingga beragam fitur konektivitas yang mendukung mobilitas sehari-hari.

Di balik kap mesin, Suzuki masih mengandalkan teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) yang telah menjadi salah satu daya tarik utama XL7. Sistem hybrid ringan ini membantu meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar tanpa mengubah karakter berkendara yang sudah akrab bagi pengguna mobil bermesin bensin. Hasilnya, XL7 New Alpha tetap nyaman digunakan di dalam kota maupun saat menempuh perjalanan luar kota bersama keluarga.

Kehadiran Ice Greyish Blue juga menjadi jawaban bagi konsumen yang menginginkan kendaraan dengan tampilan lebih eksklusif tanpa harus melakukan modifikasi. Warna ini mampu memberikan kesan berbeda sejak pandangan pertama sekaligus meningkatkan nilai estetika kendaraan.

Dipadukan dengan berbagai program penjualan menarik selama GIIAS 2026, termasuk promo pembiayaan dan trade-in, Suzuki XL7 New Alpha semakin menarik untuk dipertimbangkan. Penyegaran melalui warna Ice Greyish Blue membuktikan bahwa Suzuki tidak hanya fokus pada teknologi dan efisiensi, tetapi juga memahami kebutuhan konsumen yang ingin tampil lebih percaya diri dengan kendaraan yang stylish.

Bagi pengunjung GIIAS 2026, Suzuki XL7 New Alpha berbalut Ice Greyish Blue menjadi salah satu model yang layak disempatkan untuk dilihat langsung. Warna baru ini bukan sekadar penyegaran visual, melainkan simbol evolusi XL7 sebagai SUV keluarga modern yang memadukan desain elegan, fitur lengkap, teknologi Smart Hybrid, serta nilai kepemilikan yang kompetitif di kelasnya.

Setahun Mengaspal, Suzuki Fronx Terjual lebih dari 14.000 unit

Hanya dalam waktu satu tahun sejak resmi diperkenalkan pada 28 Mei 2025, Suzuki Fronx berhasil mencatatkan pencapaian impresif di pasar otomotif Indonesia. Tak hanya menjadi salah satu model terlaris Suzuki, SUV kompak ini juga sukses memimpin pangsa pasar di segmennya, memperkuat kontribusi ekspor nasional, hingga mengoleksi belasan penghargaan bergengsi.

Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa strategi Suzuki menghadirkan SUV bergaya coupe dengan teknologi hybrid ringan (Smart Hybrid Vehicle by Suzuki/SHVS) mendapat sambutan positif dari konsumen Tanah Air.

Kuasai 35 Persen Pasar SUV Kompak

Berdasarkan data PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Suzuki Fronx membukukan penjualan ritel lebih dari 14.000 unit sepanjang periode Juni 2025 hingga Mei 2026. Capaian itu sekaligus mengantarkan Fronx menguasai 35 persen pangsa pasar di segmen SUV kompak dua baris, menjadikannya salah satu pemain dominan di kelasnya.

Menariknya, mayoritas konsumen memilih varian yang telah dibekali teknologi hybrid. Varian SGX menjadi favorit dengan kontribusi 52 persen, disusul GX sebesar 27 persen, sedangkan GL menyumbang 21 persen.

Artinya, sebanyak 79 persen pembeli memilih Suzuki Fronx dengan teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS), yang mengombinasikan efisiensi bahan bakar dengan pengalaman berkendara yang lebih halus.

Harga Suzuki Fronx Desember 2025

“Berkat kepercayaan pelanggan, Suzuki Fronx diserap dengan baik hingga sanggup mendominasi pangsa pasar sebesar 35 persen pada segmen SUV dua baris kompak hanya dalam satu tahun pertama,” ujar Donny Saputra, Deputy 4W Sales & Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS).

Diproduksi di Indonesia, Diekspor ke Enam Negara

Kesuksesan Suzuki Fronx tak hanya dirasakan di pasar domestik. SUV global ini juga menjadi salah satu tulang punggung ekspor Suzuki Indonesia.

Diproduksi di pabrik Suzuki Cikarang, Fronx telah mencatatkan ekspor lebih dari 6.000 unit Completely Built Up (CBU) ke enam negara tujuan. Selain itu, Suzuki juga mengirimkan lebih dari 4.000 unit Completely Knocked Down (CKD) untuk memenuhi kebutuhan pasar internasional.

Produksi lokal Fronx turut memberikan dampak positif terhadap industri nasional melalui peningkatan investasi, penggunaan komponen lokal, serta penyerapan tenaga kerja di dalam negeri.

Menurut Donny Saputra, kehadiran Fronx bukan hanya memperluas pilihan kendaraan bagi konsumen, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi pertumbuhan industri otomotif Indonesia dan memperkuat posisi Indonesia sebagai basis produksi kendaraan global Suzuki.

Raih 13 Penghargaan, Termasuk Car of the Year

Performa positif Suzuki Fronx juga mendapat pengakuan dari berbagai media dan institusi otomotif nasional. Selama tahun pertamanya, model ini berhasil mengoleksi 13 penghargaan bergengsi, termasuk predikat Car of the Year.

Penghargaan tersebut diberikan berkat kombinasi desain modern, efisiensi teknologi SHVS, fitur keselamatan yang kompetitif, serta nilai yang dianggap sesuai dengan kebutuhan konsumen Indonesia.

“Pencapaian Suzuki Fronx selama satu tahun pertama menjadi sejarah yang membanggakan bagi Suzuki Indonesia. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan produk berkualitas, layanan purnajual yang luas, serta inovasi yang memberikan nilai tambah bagi pelanggan,” tutup Donny.

Dengan performa penjualan yang kuat, kontribusi ekspor yang terus meningkat, serta sederet penghargaan bergengsi, Suzuki Fronx menunjukkan bahwa dirinya bukan sekadar pendatang baru. SUV kompak ini telah menjelma menjadi salah satu model paling sukses Suzuki di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.

Suzuki XL7 Hybrid Alpha Kuro, Makin Stylish Dengan Nuansa Hitam

Seperti yang dijanjikan, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) resmi meluncurkan Suzuki XL7 Hybrid Alpha Kuro secara daring pada 19 September 2025 lalu.

Kehadiran varian terbaru dari Suzuki XL7 ini diharapkan dapat semakin memperkuat lini model XL7 di pasar SUV Indonesia.

Tak hanya sebagai varian tertinggi dari lini model Suzuki XL7. New XL7 Hybrid Alpha Kuro sekaligus melengkapi varian XL7 yang sudah ada, yakni Zeta, Beta, dan Alpha.

Pihak SIS optimis XL7 Hybrid Alpha Kuro bakal diminati para konsumen dan menargetkan penjualan sebanyak 300 unit per bulan.

Suzuki menegaskan bahwa varian Alpha Kuro tak hanya menjadi opsi baru bagi para konsumen dan pelanggan setia Suzuki di Tanah Air. Aksen bernuansa hitam memberi karakter gaya sporty yang sedikit berbeda dari varian XL7 yang telah ada.

4W Deputy Managing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Donny Saputra memaparkan bahwa nama ‘Kuro’ diambil dari bahasa Jepang, yang artinya Hitam. Penjelasan tersebut memiliki makna jika varian baru ini kurang lebih adalah Black Edition.

“Melihat antusiasme terhadap New XL7 Hybrid Alpha sebagai varian paling diminati, kami hadirkan New XL7 Hybrid Alpha Kuro. Model kendaraan dengan aksen warna Hitam ini menjadi persembahan spesial untuk konsumen setia Suzuki,” ujar Donny Saputra dalam tele press conference secara online.

Aksen Hitam Sporty dan Eksklusif

Sesuai labelnya yakni ‘Kuro’ yang berarti Hitam, tampilan eksterior varian Alpha Kuro didominasi aksen warna hitam. Aura sporty dan kesan eksklusif pun semakin menonjol. Sentuhan aksen serba hitam pada eksterior saat ini tengah menjadi trend di kalangan para kawula muda.

Lampu depan dan belakang kini hadir dengan efek smoke ala JDM street style. Aksen garnish warna hitam glossy di bumper depan memberi kesan eksklusif.

Di area bodi bagian samping, nuansa hitam disematkan pada handle pintu dan garnish bawah pintu. Roof rail berwarna hitam pada atap kian memberi kesan gagah dan sporty.

Aksen bernuansa hitam juga diimbuhkan pada bagian belakang. Mulai dari garnish pintu bagasi, upper spoiler, serta emblem Alpha kini bernuansa hitam.

Agar tampilan makin paripurna, Suzuki XL7 Hybrid Alpha Kuro dibekali velg 16 inci hitam glossy berbalut ban berukuran 195/60 R16.

Ground clearance dengan ketinggian 200 mm menjadi keunggulan SUV andalan Suzuki ini. Tak hanya menunjang kemampuan saat melewati jalanan bergelombang atau medan semi-offroad. Pengemudi tak perlu khawatir saat harus melewati jalan dengan genangan air yang kerap ditemui di Indonesia.

Teknologi Mild Hybrid

Pada sektor performa, Suzuki XL7 Hybrid Alpha Kuro tak mengalami ubahan. Masih dengan mesin bensin 4-silinder, DOHC, berkapasitas 1.500 cc berkode K15B.

Baterai Lithium-Ion 12V 10Ah jadi penunjang sistem Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS).

Output tenaga maksimum sebesar 102 hp dicapai pada putaran mesin 6.000 rpm. Torsi puncak sebesar 138 Nm bermain di 4.400 rpm. Mesin berpenggerak roda depan ini dipadukan dengan transmisi automatic 4-speed dengan torque converter.

Teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) menjadi keunggulan pada lini model Suzuki XL7 Hybrid.

Sistem hybrid ini bekerja cerdas pada saat berkendara dalam kondisi stop-and-go melalui bantuan motor listrik Integrated Starter Generator (ISG).

Saat mobil berhenti, kinerja mesin akan berhenti secara otomatis untuk menghemat konsumsi bahan bakar. Mesin akan kembali menyala dengan halus ketika pengemudi menekan pedal gas

Baterai Lithium-Ion 12V 10Ah jadi sumber pasokan daya listrik untuk motor ISG. Salah satu fungsi dari motor listrik ISG yakni memberikan suplemen daya tambahan pada saat akselerasi awal, sehingga beban kinerja mesin jadi lebih ringan. Akselerasi pun makin gesit dan responsif, namun konsumsi bahan bakar tetap efisien. Pengendaraan pun jauh lebih halus dibandingkan mesin non-hybrid.

Single Tone Atau Two-tone?

Suzuki XL7 Hybrid Alpha Kuro hadir dalam tiga pilihan warna. Bagi penyuka warna single-tone, tersedia varian Cool Black yang dijual dengan harga Rp 312.200.000. Penyuka tampilan bernuansa two-tone, ada dua pilihan kombinasi warna, yakni Savanna Ivory-Black dan Show White Pearl-Black yang dipasarkan seharga Rp 314.200.000. Seluruhnya harga on-the-road (OTR) Jakarta.

Unit model XL7 Hybrid Alpha Kuro telah tersedia di jaringan dealer resmi Suzuki seluruh Indonesia. Konsumen bisa langsung menyambangi outlet Suzuki terdekat untuk melihat unitnya dan sekaligus melakukan pembelian.

Berikut varian dan harga lengkap Suzuki XL7:

Zeta MT : Rp 264 juta
Zeta AT : Rp 275 juta

Beta MT SHVS : Rp 286 juta
Beta AT SHVS : Rp 297 juta

Alpha MT SHVS : Rp 296,2 juta
Alpha AT SHVS : Rp 307,2 juta
Alpha MT SHVS Two Tone : Rp 298,2 juta Alpha AT SHVS Two Tone: Rp 309,2 juta

Alpha Kuro Cool Black Rp 312,2 juta
Alpha Kuro Savanna Ivory-Black (Two Tone) Rp 314,2 juta
Alpha Kuro Snow White Pearl-Black (Two Tone) Rp 314,2 juta

Maruti Suzuki Victoris, Siap Mendominasi Pasar SUV 5-seater

Maruti Suzuki terus gencar memperkuat lini SUV untuk pasar domestik India dan juga pasar global. Model terbaru yang belum lama ini dirilis di India yakni Victoris.

Ini bukanlah versi facelift atau versi All-New dari Grand Vitara. Victoris merupakan model baru yang menjadi bagian visi dan strategi modernisasi yang dilakukan Maruti Suzuki. Gaya desain SUV 5-seater ini bikin pangling bukan?

Victoris panjang bodinya 4.360 mm, lebar 1.795 mm, dan tinggi 1.655 mm. Cuma selisih 15 mm lebih tinggi dan 10 mm lebih lebar dari Grand Vitara. Jarak antar sumbu roda (wheelbase) antara Victoris maupun Gramd Vitara dentik yakni 2.600 mm.

Di pasar Eropa, mobil seukuran Victoris masuk kategori SUV sub-compact. Namun di India justru Suzuki menempatkan Victoris sebagai model utama atau flagship. Hanya beda persepsi sesuai dengan kondisi pangsa pasar.

Gaya Eksterior Tampil Beda

Meskipun dari segi ukuran mungkin nyaris sama dengan Grand Vitara, namun Victoris punya gaya desain yang berbeda. Pada bagian depan terlihat jelas lampu utama LED yang lebih melebar ke bagian samping. Bentuk grille pun lebih tipis dan ramping dibanding Grand Vitara yang pakai grille berukuran besar dan lebar khas Suzuki. Desain bumper depan pun dihiasi lubang intake dan skid plate yang nampak beda dibandingkan Grand Vitara. Jika melihat wajah Victoris, Anda tak akan menyangka jika ini adalah mobil buatan Suzuki.

Tampilan bodi bagian samping juga terlihat beda dengan Grand Vitara. Fender depan Victoris bentuknya agak mengkotak dan menyatu dengan bodi. Beda gaya dengan Grand Vitara yang fendernya dilabur warna hitam. Victoris pakai pelek ukuran 17-inci dengan desain bilah mirip diafragma lensa kamera.

Pada bagian kubah kabin, dari pilar A hingga ke bagian buritan desainnya berbeda dari Grand Vitara. Ditambah lagi dengan desain lampu belakang LED model full melebar.

Warna eksterior masih tetap dengan gaya khas Suzuki, yakni opsi single-tone maupun bi-tone (two-tone) dengan separuh bodi bagian atas dilabur warna hitam. Kian jelas jika Suzuki ingin menghadirkan gaya desain SUV 5-seater yang sedikit tampil beda.

Masuk ke dalam kabin pun gaya tampilannya beda dengan Grand Vitara. Panel interior dikemas dengan bahan bertekstur. Desain jok yang ergonomis dibalut bahan lembut dan berpori ala mobil kelas premium. Interior tampil dengan nuansa two-tone perpaduan warna Black dan Ivory.

Pada area dashboard terpampang layar utama berukuran 10.1-inci untuk fungsi multimedia infotainment. Sistem terpadu yang terintegrasi pada layar dashboard antara lain fitur Alexa dan kamera 360. Tata suara kabin pun sangat mewah dengan set sistem audio Dolby Atmos lansiran Harman Kardon. Fitur tambahan seperti wireless charger pad di konsol tengah pun desainnya simple, praktis dan fungsional. Mobil ini juga dilengkapi fitur modern seperti pintu bagasi otomatis dan Victoris jadi mobil pertama buatan Maruti Suzuki yang dilengkapi sistem ADAS level 2. Bahkan mobil SUV terbaru Suzuki ini meraih poin lima bintang dalam uji keselamatan berkendara Bharat NCAP.

Yang bikin kabin Victoris terlihat mewah adalah panoramic sunroof di plafon. Fitur pendongkrak level kegantengan ini dijamin bikin konsumen makin kepincut. Masih pula ditambah pencahayaan kabin dengan 64 pilihan warna iluminasi yang bikin nuansa interior kian mewah dan eksklusif.

Jika gaya standar masih kurang memuaskan, tersedia aksesoris opsional Raffine Package yang terdiri dari aksen garnish chrome pada eksterior serta aksen garnish motif kayu pada interior. Masih ditambah lagi dengan karpet kabin bergaya eksklusif serta iluminasi tambahan pada dek pintu.

Opsi Performa Lebih Beragam

Karena basis platform Heartect yang dipakai Victoris sama seperti Grand Vitara, maka opsi mesin pun identik yakni mild hybrid dan strong hybrid (SHVS).

Sesuai trend serta kebutuhan konsumen dan regulasi yang berlaku di India, Suzuki Victoris tak cuma minum bensin, tapi juga punya opsi kombo bensin/BBG. Opsi kombo ini sangat populer di India, karena harga bahan bakar gas CNG di India amat sangat murah serta tersedia di seluruh pelosok negeri.

Opsi paling bertenaga yakni Strong Hybrid yang memadukan mesin bensin 1.5-liter plus motor elektrik. Output tenaga kombinasi mode hybrid mencapai 114 hp dengan torsi puncak 141 Nm. Penyaluran daya melalui transmisi automatic 6-speed dengan sistem penggerak all-wheel-drive (AWD) Suzuki Allgrip Select. Oh ya, baterai lithium-ion untuk modul hybrid yang digunakan Victoris merupakan produksi lokal dari TDS Lithium-Ion Battery Gujarat Pvt Ltd di Gujarat, India. Mobil ini jadi bukti keunggulan potensi industri otomotif dalam negeri India.

Bakal Masuk Ke Indonesia?

Maruti Suzuki untuk saat ini masih belum mengungkap secara resmi berapa label harga dan varian yang dimiliki Victoris. Hanya saja untuk saat ini para konsumen di India sudah bisa melakukan pemesanan via booking pre-order dengan membayar DP jaminan sebesar 11.000 Rupee atau setara Rp 2 jutaan. Masih belum jelas pula apakah nantinya label harga Victoris bakal lebih mahal dari Grand Vitara atau hanya beda tipis-tipis.

Seperti yang telah kami uraikan, Suzuki Victoris tak hanya memenuhi kebutuhan pasar domestik India. Maruti Suzuki juga akan memasarkan Victoris untuk pasar global. Sedianya Victoris bakal diekspor ke lebih dari 100 negara. Apakah nantinya PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) selaku agen pemegang merek mobil Suzuki di Tanah Air bakal memboyong Victoris ke Indonesia? Hmm…bukan hil yang mustahal…

 

Seberapa Susah Mengurus Hybrid Suzuki?

Berkembangnya teknologi hybrid yang semakin populer, mendukung masyarakat mulai melirik produk Suzuki berteknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS). Suzuki pun terus berusaha memberikan edukasi mengenai perawatan mobil hybrid Suzuki yang, diklaim, dalam setahun terakhir pengguna mobil hybrid Suzuki juga turut bertambah.

 

Hasilnya, sebanyak 12.993 pemilik mobil Suzuki SHVS dikatakan puas dengan layanan yang diberikan oleh Bengkel Resmi Suzuki. Angka ini terhitung selama 14 bulan terakhir (Mei 2022 – Juli 2023).

Sejalan dengan komitmen PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) yang menawarkan produk value for money maka teknologi SHVS pun disematkan pada berbagai model, termasuk All New Ertiga, Grand Vitara, dan New XL7 Hybrid. Ketiga model ini juga tampil pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2023.

Hariadi, Asst. to Dept. Head Service PT Suzuki Indomobil Sales menjelaskan, “Memiliki mobil hybrid seperti yang dihadirkan oleh Suzuki sangatlah menyenangkan. Setidaknya itulah cerita pengalaman yang kami dapatkan dari pelanggan yang telah melakukan perawatan rutin di Bengkel Resmi Suzuki. Sebagai contoh saja, total biaya perawatan rutin All New Ertiga Hybrid dan New XL7 Hybrid selama 5 tahun mulai dari angka 6 jutaan Rupiah.”

Konsep Dasarnya

pada dasarnya, SHVS terbentuk dari penggunaan mesin pembakaran internal dan penyematan Integrated Starter Generator (ISG) serta Lithium-Ion Battery. ISG memiliki fungsi ganda sebagai motor dan generator. Benda ini akan memberikan bantuan akselerasi saat diperlukan. Lalu mengembalikan energi listrik secara otomatis saat deselerasi. Namun tidak dapat menggerakkan roda secara langsung.

Sementara Lithium-Ion Battery bertugas menyimpan energi listrik yang digunakan saat mesin membutuhkan dukungan tenaga maupun menjalankan berbagai perangkat kelistrikan.

Setahun setelah peluncuran, Lithium-Ion Battery pada teknologi hybrid Suzuki belum mengalami keluhan signifikan dari pelanggan.  Tapi bagaimanapun, layaknya kendaraan, harus tetap dirawat. Supaya awet dan tidak merepotkan nantinya. Berikut cara merawat SHVS agar tetap berfungsi dengan baik:

Perawatan Rutin di Bengkel Resmi Suzuki  

Perawatan berkala yang tepat tentu di bengkel resmi. Harga terjangkau, gratis jasa servis, Oli dan Part sampai 50.000 km, ditangani tenaga ahli yang memiliki sertifikasi, hingga pengecekan sebanyak Standar 23 item.

Panaskan Kendaraan Secara Rutin

Panaskan kendaraan Anda secara rutin sebelum berangkat, terutama pada pagi hari atau setelah kendaraan tidak digunakan dalam waktu yang lama. Berapa lama? Sayangnya Suzuki tidak menjelaskan. Tapi rasanya tidak perlu sampai satu menit.

Pastikan juga untuk memperhatikan indikator daya baterai yang tertera pada MID (Multi Information Display) agar Anda tetap dapat memonitor kondisinya dengan tepat.

Hindari Jalan Banjir

Hindari berkendara di daerah yang sering terkena banjir tinggi untuk menjaga sistem elektrikal tetap berfungsi dengan baik. Pasti paham, air yang merendam bagian bawah kendaraan dan komponen elektrikal dapat menyebabkan kerusakan serius dan berpotensi mengganggu kinerja kendaraan.

Beginilah Cara Kerja Teknologi SHVS Suzuki XL7 Hybrid!

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) memilih kota Yogyakarta sebagai lokasi pengujian teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) pada Suzuki XL7 Hybrid.

Yogyakarta dinilai sebagai kota yang sesuai untuk mendapatkan impresi berkendara sesungguhnya. Lanskapnya variatif dan banyaknya destinasi wisata  menarik, dianggap cocok mewakili gaya New XL7 Hybrid sebagai mobil keluarga.

“Untuk menyusuri Yogyakarta yang apik, New XL7 Hybrid sudah dibekali teknologi SHVS agar perjalanan jadi lebih efisien dan ramah lingkungan. Kami mendorong pengguna mengeksplorasi teknik mengemudi untuk memaksimalkan kapabilitas fitur-fitur baru yang tersedia pada New XL7 Hybrid,” ujar Donny Saputra, 4W Marketing Director PT SIS.

Teknologi SHVS Mengurangi Dampak Bagi Lingkungan

Kami pun merasakan bagaimana sistem SHVS bekerja. Selama pengujian SHVS, kami menerapkan gaya berkendara Eco-Driving setiap saat. Teknologi ini mampu mengoptimalkan penggunaan bahan bakar hanya ketika diperlukan saja, dan menghentikannya saat tidak diperlukan dengan memanfaatkan peran Engine Auto Start-Stop.

Sistem kerja pada SHVS ditunjang oleh dua komponen utama yaitu Integrated Starter Generator (ISG) serta Lithium-ion battery. Bermanfaat untuk Engine Auto Start-Stop saja, namun juga dapat memberikan Acceleration Assist kepada mesin dan melakukan Regenerative Braking. Hal ini guna menyuplai kebutuhan listrik yang terpakai untuk menghidupkan beragam komponen elektrikal di mobil ini.

Kinerja SHVS Dipantau Melalui Tampilan MID

Peran Acceleration Assist bekerja untuk menyalurkan energi listrik kepada ISG sebagai motor yang meringankan beban putaran mesin sesuai kebutuhan saat berakselerasi. Energi listrik ini disalurkan dan dapat dipakai berulang kali berkat Regenerative Braking dengan memanfaatkan momen deselerasi untuk menghasilkan kembali daya listrik yang akan disimpan di Lithium-ion Battery dan lead acid battery.

Untuk memudahkan, proses kerja dari SHVS kami langsung memantau lewat Multi Information Display (MID) di panel instrument cluster yang tampilannya lengkap.

Hendra Kurniawan, Direktur Utama PT Sumber Aneka Mobil dari main dealer Suzuki di Yogyakarta, ikut menyampaikan sambutan hangat atas inisiasi petualangan New XL7 Hybrid ini. Yogyakarta adalah kota yang strategis untuk penjualan varian hybrid Suzuki. Kota wisata lokal nomor satu ini, memiliki banyak destinasi menarik untuk keluarga dan wisatawan.

“Sungguh menggembirakan New XL7 Hybrid berkesempatan menjelajahi Kota Yogyakarta kami yang autentik. Yogyakarta memang memiliki banyak sekali destinasi wisata dalam dan luar kota yang selalu ramai mengundang minat wisatawan lokal maupun mancanegara. Dengan teknologi dan fitur New XL7 Hybrid, kami yakin kepercayaan masyarakat terhadap New XL7 Hybrid akan bertambah baik dan perjalanan pelanggan menjadi semakin berkesan di kota istimewa ini,” tuturnya.

Suzuki XL7 Hybrid Muncul Bulan Depan?

Bermain di segmen hybrid bukan hal baru bagi Suzuki, baik di pasar internasional maupun di pasar Indonesia. Khusus untuk di pasar otomotif Tanah Air, Suzuki telah menggarap pasar kendaraan hybrid melalui kehadiran Ertiga Diesel Hybrid di tahun 2017 dan All New Ertiga Hybrid di tahun 2022. Guna melengkapi lini produknya di Indonesia, hadir gambar teaser kendaraan baru di akun Instagram @suzuki_id milik PT Suzuki Indomobil Sales. Besar kemungkinan merupakan sosok XL7 Hybrid.

Jika memang XL7 Hybrid menjadi produk baru Suzuki pada tanggal 15 Juni 2023 nanti, maka tidak menutup kemungkinan mobil ini mengacu pada unit XL6 Hybrid yang lebih dahulu diperkenalkan di pasar India. Wajar saja, sebab sejumlah produk Suzuki yang beredar di Indonesia pun tidak berbeda dengan lini produk di India.

Rasanya, teknologi yang bakal diusung pada Suzuki XL7 Hybrid pun sudah familiar bagi kami. Sebut saja mesin K series 1.5 liter dengan Integrated Starter Generator, dipadu bersama baterai Lead acid dan Lithium-ion. Jika masih memakai sistem Smart Hybrid (mild hybrid), maka teknologi tersebut sama dengan All New Ertiga Hybrid.

Namun, jika sudah menerapkan teknologi Progressive Smart Hybrid, maka mesinnya mendapat ‘asupan’ sistem DualJet. Bahkan, All New XL6 Hybrid untuk pasar India telah menggunakan transmisi otomatis 6-speed, bukan 4-speed lagi. Asyiknya, sudah ada fitur Paddle shifter juga. Semoga saja teknologi Progressive Smart Hybrid dan transmisi otomatis 6-speed tersebut hadir di XL7 Hybrid nanti.

Untuk interiornya, kemungkinan Suzuki masih memberikan aksen warna hitam pada kabin XL7 Hybrid. Hal tersebut menjadi karakter yang membedakan dengan Ertiga yang menggunakan aksen interior warna coklat atau krem. Jika terkait banderolnya, maka kami menduga bisa melebih angka Rp 300 juta. Harap bersabar ya…