Setahun Mengaspal, Suzuki Fronx Terjual lebih dari 14.000 unit

Hanya dalam waktu satu tahun sejak resmi diperkenalkan pada 28 Mei 2025, Suzuki Fronx berhasil mencatatkan pencapaian impresif di pasar otomotif Indonesia. Tak hanya menjadi salah satu model terlaris Suzuki, SUV kompak ini juga sukses memimpin pangsa pasar di segmennya, memperkuat kontribusi ekspor nasional, hingga mengoleksi belasan penghargaan bergengsi.

Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa strategi Suzuki menghadirkan SUV bergaya coupe dengan teknologi hybrid ringan (Smart Hybrid Vehicle by Suzuki/SHVS) mendapat sambutan positif dari konsumen Tanah Air.

Kuasai 35 Persen Pasar SUV Kompak

Berdasarkan data PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Suzuki Fronx membukukan penjualan ritel lebih dari 14.000 unit sepanjang periode Juni 2025 hingga Mei 2026. Capaian itu sekaligus mengantarkan Fronx menguasai 35 persen pangsa pasar di segmen SUV kompak dua baris, menjadikannya salah satu pemain dominan di kelasnya.

Menariknya, mayoritas konsumen memilih varian yang telah dibekali teknologi hybrid. Varian SGX menjadi favorit dengan kontribusi 52 persen, disusul GX sebesar 27 persen, sedangkan GL menyumbang 21 persen.

Artinya, sebanyak 79 persen pembeli memilih Suzuki Fronx dengan teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS), yang mengombinasikan efisiensi bahan bakar dengan pengalaman berkendara yang lebih halus.

Harga Suzuki Fronx Desember 2025

“Berkat kepercayaan pelanggan, Suzuki Fronx diserap dengan baik hingga sanggup mendominasi pangsa pasar sebesar 35 persen pada segmen SUV dua baris kompak hanya dalam satu tahun pertama,” ujar Donny Saputra, Deputy 4W Sales & Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS).

Diproduksi di Indonesia, Diekspor ke Enam Negara

Kesuksesan Suzuki Fronx tak hanya dirasakan di pasar domestik. SUV global ini juga menjadi salah satu tulang punggung ekspor Suzuki Indonesia.

Diproduksi di pabrik Suzuki Cikarang, Fronx telah mencatatkan ekspor lebih dari 6.000 unit Completely Built Up (CBU) ke enam negara tujuan. Selain itu, Suzuki juga mengirimkan lebih dari 4.000 unit Completely Knocked Down (CKD) untuk memenuhi kebutuhan pasar internasional.

Produksi lokal Fronx turut memberikan dampak positif terhadap industri nasional melalui peningkatan investasi, penggunaan komponen lokal, serta penyerapan tenaga kerja di dalam negeri.

Menurut Donny Saputra, kehadiran Fronx bukan hanya memperluas pilihan kendaraan bagi konsumen, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi pertumbuhan industri otomotif Indonesia dan memperkuat posisi Indonesia sebagai basis produksi kendaraan global Suzuki.

Raih 13 Penghargaan, Termasuk Car of the Year

Performa positif Suzuki Fronx juga mendapat pengakuan dari berbagai media dan institusi otomotif nasional. Selama tahun pertamanya, model ini berhasil mengoleksi 13 penghargaan bergengsi, termasuk predikat Car of the Year.

Penghargaan tersebut diberikan berkat kombinasi desain modern, efisiensi teknologi SHVS, fitur keselamatan yang kompetitif, serta nilai yang dianggap sesuai dengan kebutuhan konsumen Indonesia.

“Pencapaian Suzuki Fronx selama satu tahun pertama menjadi sejarah yang membanggakan bagi Suzuki Indonesia. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan produk berkualitas, layanan purnajual yang luas, serta inovasi yang memberikan nilai tambah bagi pelanggan,” tutup Donny.

Dengan performa penjualan yang kuat, kontribusi ekspor yang terus meningkat, serta sederet penghargaan bergengsi, Suzuki Fronx menunjukkan bahwa dirinya bukan sekadar pendatang baru. SUV kompak ini telah menjelma menjadi salah satu model paling sukses Suzuki di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.

Kia New Seltos Siap Meluncur di GIIAS 2026, Pakai Transmisi IVT

Persaingan di segmen SUV kompak bakal semakin panas. Menjelang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, PT Kia Sales Indonesia (KSI) memastikan akan meluncurkan Kia New Seltos, model terbaru yang membawa perubahan besar dibanding generasi sebelumnya.

Tak sekadar mendapat penyegaran desain, New Seltos kini dibangun di atas platform K3 terbaru yang diklaim menawarkan peningkatan signifikan pada aspek kenyamanan, keselamatan, hingga kualitas berkendara. Dengan bekal tersebut, SUV asal Korea Selatan ini siap menantang dominasi Mitsubishi Xforce, Suzuki Fronx, hingga Chery Tiggo Cross di pasar Indonesia.

Platform K3 Bawa Kabin Lebih Lapang dan Senyap

Salah satu perubahan paling penting pada New Seltos adalah penggunaan platform K3, menggantikan platform K2 yang digunakan model sebelumnya.

Menurut VP Operations Kia Sales Indonesia, Harry Yanto, platform anyar ini dirancang untuk menghadirkan kabin yang lebih lega sekaligus meningkatkan kualitas berkendara melalui reduksi Noise, Vibration, and Harshness (NVH).

“Platform K3 ini berkontribusi pada ruang kabin yang lebih lapang serta mampu mereduksi kebisingan dan getaran sehingga mobil menjadi lebih senyap dan nyaman,” ujar Harry Yanto.

Tak hanya itu, struktur bodinya kini memanfaatkan high-strength steel yang meningkatkan kekakuan sasis sekaligus memperbaiki kemampuan menyerap energi benturan saat terjadi kecelakaan.

Distribusi bobot kendaraan yang lebih seimbang juga membuat pengendalian terasa lebih stabil, baik saat melintasi jalan tol, tikungan, maupun tanjakan.

Mesin Smartstream Dipadukan Transmisi IVT

Berbeda dengan beberapa pasar global yang menawarkan mesin turbo dan transmisi Dual Clutch Transmission (DCT), Kia memilih konfigurasi yang lebih sesuai dengan karakter pengemudi Indonesia.

New Seltos dibekali mesin Smartstream Gamma II DOHC Dual CVVT 1.5 liter naturally aspirated yang menghasilkan tenaga 115 PS pada 6.300 rpm dan torsi 144 Nm pada 4.500 rpm.

Tenaga tersebut disalurkan melalui Intelligent Variable Transmission (IVT) yang diklaim mampu menghadirkan perpindahan rasio lebih halus dibanding CVT konvensional. Karakter transmisinya dirancang agar akselerasi terasa lembut, responsif di lalu lintas perkotaan, sekaligus tetap efisien dalam konsumsi bahan bakar.

Pengemudi juga dapat memilih tiga Drive Mode yang terdiri dari Eco, Normal, dan Sport. Sementara untuk menghadapi berbagai kondisi jalan, tersedia Terrain Mode dengan pilihan Snow, Mud, dan Sand.

Kombinasi sistem Motor Driven Power Steering (MDPS) dengan suspensi MacPherson Strut di depan dan Coupled Torsion Beam Axle di belakang membuat karakter berkendara New Seltos terasa stabil sekaligus nyaman untuk penggunaan harian.

ADAS Level 2 Jadi Nilai Tambah

Kia juga meningkatkan aspek keselamatan melalui hadirnya Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) Level 2.

Paket fitur tersebut meliputi Smart Cruise Control, Forward Collision-Avoidance Assist (FCA), Lane Following Assist (LFA), Lane Keeping Assist (LKA), Blind-Spot Collision Avoidance Assist (BCA), Manual Speed Limit Assist (MSLA), Rear Occupant Alert (ROA), serta didukung Blind Spot View Monitor dan Surround View Monitor 360 derajat pada varian tertentu.

Meluncur Perdana di GIIAS 2026

Kia New Seltos dijadwalkan resmi dipasarkan pada GIIAS 2026 dengan tiga pilihan varian, yakni Trendy, Motion, dan GT Line.

Varian GT Line akan menjadi model paling lengkap dengan Panoramic Sunroof, Front Projector LED, Wireless Charger, serta paket ADAS yang lebih komprehensif. Sementara pilihan warna yang tersedia meliputi Aurora Black Pearl, Gravity Gray, Ivory Silver Gloss, Glacier White Pearl, serta dua warna baru Morning Haze dan Magma Red.

Dengan platform baru, kabin yang lebih premium, teknologi keselamatan modern, dan karakter berkendara yang disesuaikan untuk kondisi jalan Indonesia, Kia New Seltos berpotensi menjadi salah satu penantang paling serius di segmen SUV kompak tahun ini. Kini, perhatian tinggal tertuju pada satu hal: berapa harga resmi yang akan diumumkan Kia saat peluncuran di GIIAS 2026?

OMODA 4 Tertangkap Kamera di Indonesia, Segera Meluncur?

Sebelum resmi diperkenalkan di Indonesia, sebuah unit OMODA 4 tiba-tiba tertangkap kamera saat melintas di jalan raya. Kemunculan SUV bergaya futuristis tersebut langsung memicu berbagai spekulasi. Pasalnya, hingga kini OMODA & JAECOO Indonesia belum mengumumkan jadwal peluncuran model tersebut secara resmi. Jika benar mobil yang terlihat merupakan OMODA 4, maka besar kemungkinan pabrikan tengah melakukan pengujian atau persiapan sebelum meluncurkannya ke pasar nasional.

Momen kemunculan OMODA 4 ini menjadi kejutan tersendiri bagi pecinta otomotif Tanah Air. Selama ini, model tersebut baru diperkenalkan secara global dan diposisikan sebagai SUV kompak terbaru yang akan melengkapi lini OMODA di bawah OMODA 5. Kehadirannya diyakini akan menyasar konsumen muda yang menginginkan desain agresif, teknologi modern, serta pilihan sistem penggerak ramah lingkungan.

Secara tampilan, OMODA 4 mengusung bahasa desain baru yang jauh lebih berani dibandingkan pendahulunya. Garis bodinya terlihat tajam dengan siluet bergaya coupe SUV, dipadukan lampu depan tipis berteknologi LED serta DRL berbentuk kilat yang menjadi identitas utamanya. Bagian belakang juga tampil modern dengan desain lampu horizontal yang memperkuat kesan futuristis. Dimensinya berada di kisaran panjang 4,4 meter sehingga menempatkannya di segmen SUV kompak yang siap bersaing dengan berbagai model populer di kelasnya.

Masuk ke dalam kabin, OMODA 4 diperkirakan menawarkan nuansa premium dengan layar infotainment berukuran 13,2 inci yang menjadi pusat pengaturan berbagai fitur kendaraan. Sistem hiburan tersebut didukung konektivitas pintar berbasis AI, panel instrumen digital, kamera 540 derajat, serta paket Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) yang mencakup sekitar 16 fitur keselamatan aktif untuk membantu pengemudi saat berkendara maupun parkir.

Untuk sektor dapur pacu, OMODA 4 dipersiapkan dalam beberapa pilihan teknologi. Secara global, model ini akan tersedia dalam versi Battery Electric Vehicle (BEV), hybrid, hingga Super Hybrid System (SHS) di sejumlah pasar. Varian listrik disebut menawarkan baterai berkapasitas sekitar 50–67 kWh dengan estimasi jarak tempuh hingga 450 kilometer, sementara versi hybrid mengedepankan efisiensi bahan bakar tanpa mengorbankan performa berkendara.

Hingga saat ini belum ada konfirmasi apakah unit yang tertangkap kamera tersebut merupakan kendaraan uji resmi untuk pasar Indonesia. Namun, kemunculannya tentu menjadi sinyal menarik bahwa OMODA 4 berpotensi segera menyapa konsumen nasional. Apabila benar diluncurkan dalam waktu dekat, SUV ini diyakini akan menjadi salah satu penantang baru di segmen SUV kompak berkat perpaduan desain futuristis, teknologi canggih, serta pilihan elektrifikasi yang semakin diminati pasar Indonesia.

Suzuki Fronx Sport Meluncur di Malaysia, Kapan di Indonesia?

Jelang memasuki semester kedua tahun 2026, Suzuki Cars Malaysia meluncurkan model Suzuki Fronx Sport. Sedikit muncul rasa penasaran, seperti apa spek mobil Suzuki Fronx Hybrid berimbuhan ‘Sport’ yang baru saja launching di Malaysia? Inilah penampakannya yang kami dapat dari Paultan.org

Suzuki Fronx Sport Tampil Menggoda

Daya tarik utama Suzuki Fronx Sport terletak pada paket aksesori resmi yang membuat tampilannya jauh lebih menggoda. Jika dibandingkan dengan Fronx Hybrid standar, versi Sport hadir dengan sejumlah sentuhan visual yang memberikan kesan lebih dinamis dan eksklusif.

Bagian depan mendapat grille dan emblem berwarna hitam yang mempertegas aura sporty. Sementara itu, body kit lengkap berupa front lip extension, side skirt, dan rear diffuser membuat tampilan SUV kompak ini terlihat lebih rendah dan agresif.

Suzuki juga menawarkan pilihan warna yang menarik, yakni kombinasi two-tone Pearl Snow White dengan Cool Black serta opsi monotone Cool Black yang memberikan kesan premium.

Penyempurna tampilannya adalah penggunaan velg alloy 17 inci yang dibalut ban Continental UltraContact UC7 berukuran 215/50 R17. Kombinasi tersebut membuat Fronx Sport tampil lebih proporsional sekaligus meningkatkan daya tarik visualnya.

Fitur Tambahan yang Menarik

Tak hanya bermain di sektor kosmetik, Suzuki turut menambahkan perangkat dashcam 4K depan dan belakang. Kehadiran fitur ini bukan sekadar untuk merekam perjalanan, tetapi juga memberikan perlindungan tambahan melalui fungsi pemantauan kendaraan saat parkir maupun saat berkendara.

Sementara itu, fitur kenyamanan dan hiburan masih mempertahankan spesifikasi Fronx Hybrid. Pengguna tetap mendapatkan head unit layar sentuh 9 inci yang mendukung Apple CarPlay dan Android Auto, wireless charging, paddle shift, serta lingkar kemudi berlapis kulit.

Di sektor keselamatan, Suzuki Fronx Sport tetap dibekali paket Advanced Driver Assistance System (ADAS) yang cukup lengkap. Fitur-fitur seperti Adaptive Cruise Control, Blind Spot Monitor, Rear Cross Traffic Alert, Lane Keep Assist, hingga Vehicle Sway Warning masih menjadi andalan.

Tetap Mengandalkan Teknologi Hybrid

Meski tampil lebih sporty, tidak ada perubahan pada sektor mekanis. Suzuki Fronx Sport masih menggunakan mesin bensin 1.5-liter empat silinder berkode K15C yang dipadukan dengan sistem mild hybrid melalui Integrated Starter Generator (ISG).

Mesin tersebut menghasilkan tenaga 103 PS pada 6.000 rpm dan torsi 138 Nm pada 4.400 rpm. Seluruh tenaga disalurkan melalui transmisi otomatis 6-percepatan.

Konfigurasi suspensi juga tetap sama dengan MacPherson Strut di depan dan Torsion Beam di belakang. Sistem pengereman menggunakan cakram berventilasi di depan dan tromol di belakang.

Di Malaysia, Suzuki Fronx Sport dipasarkan dengan harga 130.888 ringgit atau sekitar Rp589 jutaan. Selisihnya sekitar Rp58 juta dibandingkan Fronx Hybrid standar yang dibanderol mulai 118.888 ringgit.

Karena model yang dijual di Malaysia berasal dari fasilitas produksi Indonesia, peluang hadirnya Fronx Sport di pasar domestik sebenarnya cukup terbuka. Terlebih, tren konsumen Indonesia saat ini menunjukkan minat yang tinggi terhadap kendaraan dengan tampilan lebih sporty tanpa harus melakukan modifikasi tambahan.

Jika PT Suzuki Indomobil Sales melihat adanya potensi pasar yang menjanjikan, bukan tidak mungkin Suzuki Fronx Sport akan menjadi amunisi baru untuk memperkuat posisi Fronx di segmen SUV kompak nasional. Dengan modal desain yang lebih atraktif dan fitur yang tetap lengkap, varian ini berpotensi menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang menginginkan Fronx dengan karakter lebih eksklusif.

 

 

Mitsubishi XForce Puaskan Antusias Pengunjung Summarecon Mall Bekasi

Rangkaian roadshow Mitsubishi XForce berlanjut usai meluncur global di ajang Gaikindo Indonesia Auto Show (GIIAS) 2023. Kali ini, Mitsubishi XForce sapa pengunjung Summarecon Mall Bekasi pada 21-24 September 2023, setelah Mall Kelapa Gading dan Kemang Village yang mendapat antusias tinggi dari pengunjung.

Pameran kali ini dimeriahkan oleh ragam program penjualan menarik. Selain itu, kehadiran Mitsubishi XForce di Bekasi ini juga menghilangkan rasa penasaran pengunjung dengan menjajal langsung unit test drive yang disediakan.

Penyempurnaan Suspensi Terbaik di Kelasnya

Mitsubishi XForce dikembangkan untuk mendukung konsep Sport Utility Vehicle (SUV) kompak. Sistem suspensi yang disematkan juga disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan pasar Indonesia dan target pasar ekspornya.”Sebelum melakukan pengembangan, ada beberapa kompetitor yang kami tes suspensinya dan sejujurnya rasanya tidak nyaman. Jadi memang suspensi di XForce sudah kami tingkatkan,” ujar Hikaru Mii, Director of Product Strategy Division PT MMKSI.

Well-Tuned Suspension yang disematkan mampu memberikan performa layaknya mobil mewah Eropa dengan bantingan yang nyaman, namun tidak lemah. Ditunjang ground clearance 222 mm, Mitsubishi XForce menjadi SUV yang tertinggi di kelasnya.

Fitur Drive Mode Bekerja Maksimal

Sejumlah pengunjung yang melakukan test drive pun mengakui kenyamanan yang ada pada Mitsubishi XForce. Terutama fitur empat mode berkendara yang ditawarkan, yakni Mode Normal, Wet, Gravel dan Mud.

“Kami sudah melakukan banyak uji coba dan menurut pendapat kami mode yang paling cocok buat masyarakat Indonesia itu Wet Mode dan kemudian Gravel Mode,” terang Hikaru Mii.

Mode berkendara Wet Mode menjadi fitur pertama yang disematkan pada model kendaraan Mitsubishi Motors. Fitur ini siap memberi kenyamanan pada kondisi jalan basah dan licin. Pada Mode Mud, kendaraan bisa dipakai ketika menemukan jalan yang berlumpur.

Kabin Luas Dan Nyaman

Tak hanya itu, kenyamanan Mitsubishi XForce juga ada pada kabinnya. Pertama, fitur Dual Zone Auto Climate Control yang bisa mengatur kendali suhu di kabin sesuai keinginan masing-masing penumpang.

AC yang disematkan pada Mitsubishi XForce juga telah dilengkapi teknologi NanoeX. Fitur ini menjadi solusi untuk mendapatkan udara sejuk di tengah polusi udara yang terus meningkat, khususnya di Jabodetabek.

Sisi Entertainment Kolaborasi Yamaha Premium

Sisi interior Mitsubishi XForce hadir dengan nuansa modern. Meski terlihat kompak, interior Mitsubishi XForce terbilang luas dan lapang dengan berbagai ruang penyimpanan.

Dilengkapi horizontal axis instrument panel dengan white melange dan mocha interior anti kotor, floating console dan ambient lighting. Sementara monitor display memiliki Smartphone-Link Display Audio (SDA) berukuran 12,3 inci dilengkapi Wireless Connectivity Android Auto dan Apple Carplay. Ditambah Digital Driver Display berukuran 8 inci dengan visual berkualitas dan unik.

Mitsubishi XForce juga didukung oleh Dynamic Sound Yamaha Premium. Kolaborasi Mitsubishi Motors – Yamaha ini menjadi salah satu fitur andalan untuk kenyamanan dalam kabin.

Sangat memudahkan, Mitsubishi XForce juga memiliki fitur Hands-free Power Liftgate dalam membuka pintu bagasi dengan sensor kaki.

Berbagai program penjualan Mitsubishi dihadirkan selama roadshow ke sejumlah wilayah di Indonesia. Mulai dari bunga rendah, Smart Cash Bunga 0 persen selama 1 tahun, gratis perawatan jasa dan suku cadang hingga 50 ribu km/4 tahun dan garansi kendaraan hingga 120.000 km/4 tahun. Mitsubishi XFORCE hadir dengan dua pilihan varian, yakni Ultimate CVT dengan harga Rp 412,9 juta dan Exceed CVT dengan harga Rp 379,9 juta (OTR DKI Jakarta).

Honda WR-V Produksi Pertama Meluncur, Siap Dikirim!

Akhirnya PT Honda Prospect Motor (HPM) secara resmi memulai produksi massal pertama Honda WR-V di pabrik PT HPM di Karawang, Jawa Barat, pada Kamis, (1/12). Kehadiran unit produksi pertama Honda WR-V ini sekaligus menandai dimulainya pengiriman ke semua dealer resmi Honda di seluruh Indonesia.

Seremoni ini dihadiri langsung oleh Kotaro Shimizu selaku President Director PT Honda Prospect Motor, Benawati Abas selaku Senior Vice President PT Honda Prospect Motor, Agus Budiman selaku Vice President PT Honda Prospect Motor, Masakazu Hihara selaku Vice President PT Honda Prospect Motor dan Dewan Direksi PT Honda Prospect Motor.

Punya standar kualitas tinggi

Dalam sambutannya, Kotaro Shimizu, President Director PT Honda Prospect Motor mengatakan, “Kami bangga bahwa Indonesia menjadi negara pertama di dunia yang meluncurkan dan memproduksi Honda WR-V. Kami percaya, fasilitas produksi Honda Indonesia memiliki standar kualitas tinggi dan siap memenuhi ekspektasi dari konsumen di Indonesia dan Internasional di waktu mendatang.”

Honda WR-V hadir melengkapi lini SUV Honda yang sebelumnya telah sukses dengan model seperti New Honda CR-V, All New Honda HR-V dan All New Honda BR-V. Sejak meluncur 2 November lalu, Honda WR-V disambut antusias oleh konsumen di Indonesia dengan angka pemesanan mencapai lebih dari 1.500unit dari seluruh Indonesia.

Honda WR-V dibekali karakter khas SUV Honda lainnya seperti ground clearance tinggi, performa mesin bertenaga, kabin luas, serta teknologi canggih. Mobil kompak ini dibangun melalui serangkaian riset dan menjalani tes di berbagai kondisi jalan di Indonesia. Berdasarkan hasil studi tersebut, Honda menawarkan SUV berukuran compact yang cocok untuk perkotaan maupun sub-urban, memiliki desain stylish dan sporty, performa bertenaga dan fitur yang canggih.

Dengan dimulainya produksi massal ini, Honda WR-V menambah jumlah model yang diproduksi di Pabrik PT HPM di Indonesia, meliputi model-model lainya yakni Honda Brio, All New Honda HR-V, All New Honda BR-V, Honda City Hatchback RS, Honda CR-V dan Honda Mobilio.

Selain untuk memenuhi permintaan di pasar otomotif Indonesia, beberapa model dan komponen produksi Pabrik PT HPM juga telah diekspor ke berbagai negara di seluruh dunia.

Citroën C3_1

Citroën C3 Berpeluang Usik Pasar Compact SUV Tanah Air

Rencana kembalinya Citroën ke pasar otomotif Indonesia telah dipaparkan sejak beberapa waktu silam. Bahkan Citroën juga menyampaikan konsep purnajual kendaraan bagi konsumen loyalnya di masa datang. Nah, dugaan kami terkait produk unggulan Citroën yang bakal segera mengaspal di Tanah Air, salah satunya ialah Citroën C3.

Segmen compact Sport Utility Vehicle (SUV) memang sedang jadi sorotan oleh banyak brand otomotif, tak hanya di Indonesia saja, bahkan bagi sejumlah negara di dunia. Citroën ingin meramaikan segmen tersebut melalui kehadiran C3. Tapi jangan keliru, C3 yang bakal beredar di Indonesia merupakan unit dengan platform CC21, alias C3 yang juga dipasarkan di India dan Amerika Selatan. Bukan Citroën C3 yang diniagakan di Eropa.

Meski begitu, para penyuka Citroën tak perlu risau dengan kualitas produknya. Sebab CC21 ini menganut Citroën Common Modular Platform dan C3 menjadi model pertama yang diproduksi di dalam program Citroën C-Cubed. Desainnya terlihat sederhana, namun tetap atletis layaknya sebuah SUV. Bagian mukanya didominasi dengan lubang udara yang besar dan sepasang aksen chrome beserta 4 buah daytime running lamps.

Lampu utamanya berada di atas lampu kabut berbentuk bundar yang berada dalam bingkai hexagonal berwarna mencolok. Citroën C3 ini memiliki aksen dan kombinasi warna eksterior yang kontras, seperti biru dan putih, abu-abu dan hitam, oranye dan hitam, serta putih dan oranye. Pilar A dan B, serta roof rail Citroën C3 ini dilabur warna hitam.  

Citroën kini semakin berani untuk memasang panel body moulding di sekujur bodi, hal ini terlihat jelas pada C3. Velgnya pun mengadopsi desain yang unik dan berwarna two-tone. Bentuk atap yang tinggi, membuat visibilitas berkendara lebih leluasa. Ground clearance mobil ini juga cukup memadai untuk sebuah SUV kompak.

Interiornya menyiratkan desain unik yang fungsional, khas produsen mobil Prancis. Terdapat layar sentuh berukuran 10 inci, lubang udara berdesain unik, instrument cluster digital, dan lingkar setir yang sederhana. Lebih lanjut, ada aksen panel logam pada dashboard dan tempat meletakkan ponsel, power socket 12V, serta USB port.

Citroën juga menyuguhkan fitur Android Auto, Apple CarPlay, voice recognition, dan ruang bagasi berkapasitas 315 liter. Saat ini, ada dua pilihan mesin 3 silinder untuk Citroën C3 ini, yaitu varian 1.2 liter bertenaga 81 hp dan 1.2 liter dengan turbocharger yang bertenaga 108 hp. Pilihan transmisi yang kini tersedia ialah manual 5-speed dan manual 6-speed, namun tidak menutup kemungkinan akan tersedia transmisi dual-clutch maupun AMT.