Keliling Jakarta dengan Mobil Elektrifikasi Honda e:Technology

Wisata keliling kota, tentu bakal memberikan keasyikan tersendiri bagi sebagian orang. Di era modern seperti sekarang, berkeliling kota sambil menyambangi sejumlah tempat unik maupun yang bersejarah, seolah nyaris terlupakan. Agar tidak terhanyut dengan aktivitas yang menyita waktu sehari-hari, Honda menggelar acara yang inspiratif, yakni Honda e:Technology City Tour.

Dalam acara yang diadakan pada 29 Februari 2024 ini, para peserta diajak berwisata di berbagai lokasi menarik di Jakarta, menggunakan mobil-mobil elektrifikasi Honda. Mulai dari Honda e, All New Honda Accord RS e:HEV dan All New Honda CR-V RS e:HEV.

Tjikini En Omstreken

Tur perdana ini mengambil tema Tjikini En Omstreken atau dalam bahasa Indonesia berarti Cikini dan sekitarnya. Peserta akan mengunjungi berbagai tempat bersejarah. Dimulai dari Taman Ismail Marzuki dan Museum Sumpah Pemuda, hingga mencicipi kuliner legendaris es krim Tjanang dan roti buatan Maison Weiner.

Selama perjalanan, para peserta akan mendapatkan berbagai informasi menarik dari tempat-tempat bersejarah yang dikunjungi. Tak ketinggalan, edukasi mengenai isu-isu lingkungan serta berbagai teknologi ramah lingkungan dari Honda. Teknologi yang dicoba langsung oleh peserta, hadir melalui mobil-mobil berteknologi hybrid dan baterai, yang digunakan untuk perjalanan dari satu lokasi ke lokasi lainnya dalam tur ini.

Disiapkan produk elektrifikasi Honda 

Para peserta menggunakan mobil listrik Honda e yang bebas emisi karbon. Honda e ini merupakan mobil BEV (Battery Electric Vehicle) berdesain retro-futuristic, memiliki kabin canggih, dengan digital interface, bahkan kapasitas baterainya memungkinkan mobil ini mampu menempuh jarak hingga 220 km.

Selain Honda e, tersedia juga All New Honda CR-V RS e:HEV dan All New Honda Accord RS e:HEV. Kedua mobil tersebut memiliki sistem hybrid canggih dengan manajemen daya yang mengoptimalkan efisiensi bahan bakar dan emisi yang rendah. Pada sistem hybrid Honda, motor listrik bekerja secara dominan, terutama pada kondisi perjalanan dalam kota.

Berlangsung hingga Juli 2024

Honda juga turut menampilkan mobil Listrik Honda N-Van EV Prototype, motor listrik Honda EM1 e, hingga power product Honda LiB-AID E500. Honda e:Technology City Tour akan berlangsung mulai dari bulan Maret hingga Juli 2024. Selain rute Tjikini En Omstreken, terdapat pula dua rute lainnya, yaitu Jelajah Kawasan Weltevreden serta Rute Kharisma Menteng.

Acara city tour ini disusun sebagai sebuah tur yang dapat membuat para peserta mengapresiasi sejarah Jakarta. Anda berminat ikut city tour ini? Caranya cukup mudah, Anda dapat mendaftar melalui link yang tersedia pada akun Instagram @hondaisme dan @jktgoodguide.

Museum Honda Collection Hall Siap Beroperasi Kembali

Sempat ditutup pada 4 Desember 2023 silam, fasilitas museum Honda Collection Hall yang berada di Mobility Resort Motegi, Tochigi mulai tanggal 1 Maret 2024 nanti. Kabar ini diumumkan langsung oleh Honda Motor Co., Ltd. Alasan ditutupnya Honda Collection Hall di akhir tahun lalu itu ialah adanya renovasi, serta penambahan display produk mobil, motor, power products, termasuk mesin balap.

Honda Collection Hall akan beroperasi setiap hari, mulai dari pukul 10.00 hingga pukul 16.30 waktu setempat. Fasilitas Honda Collection Hall diresmikan Honda pada bulan Maret 1998 bertepatan dengan perayaan 50 tahun berdirinya Honda Motor Co., Ltd.

Terdapat sejumlah display yang menarik

Tak lupa Honda menambahkan panel instrumen yang berisi filosofi dan sejarah secara audio visual di setiap lantai Honda Collection Hall. HondaJet Elite II dengan ukuran aktual ditampilkan oleh Honda di pintu masuk lantai pertama, dimana pengunjung dapat masuk ke kabinnya. Bahkan pengunjung juga dapat mencoba langsung produk personal mobility vehicle terbaru dari Honda yaitu UNI-ONE.

Pada lantai dua, terdapat sejumlah display yang menarik. Ada auxiliary bicycle engine yang dulu pernah diproduksi di pabrik Honda di Hamamatsu, motor balap yang pernah digunakan untuk berpartisipasi di balapan Isle of Man TT race, motor Super Cub, serta mobil balap F1 pertama Honda. Tak ketinggalan Honda Civic generasi pertama, mesin CVCC, mesin balap yang digunakan Honda di ajang balap motor dunia serta F1.

Acara spesial Garage Collection

Naik ke lantai tiga, ada display Honda Legend dan Honda NSX. Masih di lantai yang sama, Honda menampilkan sejarah perkembangan teknologi, mulai dari robot ASIMO hingga industri penerbangan Honda Aircraft Company.

Pada tahun 2024, Honda Collection Hall akan mengadakan berbagai acara spesial mulai dari Garage Collection pada bulan Maret 2024. Acara ini bakal dilaksanakan sebanyak tiga kali dalam setahun. Diawali dengan memamerkan display sepeda motor seri CB. Dilanjutkan tanggal 6 Juli 2024 dan 14 Oktober 2024, dengan memamerkan sepeda motor Honda bermesin dua tak yaitu seri NS dan NSR.

Mulai tanggal 19 Oktober 2024 hingga 9 Maret 2025, Honda akan menampilkan sepeda motor Goldwing yang akan merayakan ulang tahun ke-50. Selain itu juga, Honda akan merayakan ulang tahun ke-25 untuk mobil Honda S2000 yang pada tahun 2024 ini.

Akan ada area baru yaitu Library & Design Gallery yang dapat diakses oleh publik. Di area ini, publik dapat melihat berbagai majalah mobil dan motor, serta berbagai sketsa produk Honda. Selain Honda Collection Hall yang berada di Mobility Resort Motegi, Honda juga berencana untuk terus menampilkan berbagai produk historisnya, di Welcome Plaza Aoyama (Minato-ku, Tokyo) serta di Honda Racing Gallery (Suzuka, Mie Prefecture).

All New Honda HR-V SE, Patut Menjadi Varian Favorit?

Biasanya karakter konsumen kendaraan roda empat di Indonesia, langsung memilih produk dengan varian tertinggi. Dengan catatan memang memiliki kemampuan untuk membeli varian teratas. Tidak terkecuali bagi konsumen Honda yang memilih All New HR-V varian RS sebagai pilihannya. Meski begitu, ada varian lain dari All New HR-V yang patut dipertimbangkan, yakni varian SE.

All New Honda HR-V SE ini ternyata dihadirkan oleh PT Honda Prospect Motor (HPM) untuk mengakomodir keinginan dan selera pasar Tanah Air. Bagaimana tidak? Sebab, pada crossover sport utility vehicle (SUV) ini memiliki fungsionalitas dan sederet kelengkapan yang terbukti efektif bagi konsumen Indonesia.

Sarat garis horizontal

Secara desain fisiknya, All New Honda HR-V SE terlihat serupa dengan varian S dan E. Namun, terlihat amat berbeda jauh dengan varian Turbo RS. Bagian depan varian SE ini terlihat unik, sebab grille berdesain horizontal. Bahkan garis di grille bagian atas seolah mengalir hingga lampu utama. Garis tegas dari kap mesin mengalir melalui sisi bodi hingga lampu belakang.

Bagian atap semakin merebah ke belakang, seperti mobil fastback. Adanya over fender di setiap fender, menambah kesan kekar layaknya SUV berukuran besar. Tak ketinggalan ada side skirt yang berdesain cukup tebal. Di bagian belakang, penampilannya semakin modern dibandingkan HR-V generasi sebelumnya, sebab lampu belakangnya berdesain horizontal.

Kabin dengan rasa sporty

Masuk ke kabinnya, tidak bisa dipungkiri kalau SUV ini tetap memiliki kesan sporty, meski bukan varian Turbo RS. Seperti ada ‘rasa-rasa’ Honda Civic-nya… Atap panoramic memang terlihat oke untuk kebanyakan konsumen Indonesia. Tapi kami pribadi merasa lebih sedap dipasang sliding roof saja…

Untuk bagian depan, kami tidak mengalami masalah dengan aspek kelapangan ruang kepala maupun kaki. Namun, ketika beranjak ke bagian belakang, lain cerita. Ruang kepala agak terbatas, sebab bagian atap yang mulai rendah. Hal ini amat dirasakan jika penumpang memiliki tinggi di atas 174 cm.

Tidak ada turbocharger

All New Honda HR-V SE ini menggunakan unit mesin bensin empat silinder 1.5 liter DOHC berteknologi Earth Dreams i-VTEC. Mesin dengan kode L15ZF tersebut mampu menghadirkan tenaga 119 hp dan torsi maksimal 145 Nm. Memang tidak dilengkapi turbocharger seperti pada varian Turbo RS, namun performa untuk penggunaan dalam kota, kami merasa sudah lebih dari cukup.

Suspensi All New Honda HR-V kami anggap memiliki karakter yang moderat. Tidak kaku, namun tidak terlalu lembut pula. Selain itu, pengendaliannya tergolong sigap, dengan tingkat body roll yang tidak mengganggu proses manuver. Untuk tingkat kekedapan kabin, kami rasa mungkin terasa lebih baik jika tidak ada atap panoramic.

Melaju di tol dengan santai

Ada dua fitur yang kami sukai pada All New Honda HR-V SE, yaitu Adaptive Cruise Control (ACC) dan Lane Keeping Assist System (LKAS). Untuk ACC, kami tidak perlu menginjak pedal gas, karena mobil bakal melaju sesuai dengan kecepatan yang sudah diinginkan. Karena sudah adaptif, maka selalu menyesuaikan kecepatan kendaraan di depan.

Sedangkan untuk LKAS, berfungsi menjaga mobil tetap melaju di jalurnya. Sehingga amat bermanfaat saat melaju di jalan tol. Lagipula LKAS ini baru dapat aktif saat mulai berada di kecepatan 72 km/jam. Dengan begitu banyak hal yang ditawarkan Honda pada All New HR-V SE ini, rasanya wajar jika cukup banyak konsumen Indonesia yang menyukai varian ini. Apalagi harganya belum menyentuh angka Rp 500 juta, tepatnya di Rp 424,6 juta (on the road DKI Jakarta).

Honda dan Shining Bright, Bikin Apparel Ala BR-V N7X Edition

PT Honda Prospect Motor berkolaborasi dengan fashion brand, Shining Bright, meluncurkan koleksi apparel eksklusif di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2024. Seluruh produk pada koleksi The Stylish Family Wear ini terinspirasi dari New Honda BR-V N7X Edition yang diluncurkan pada 15 Februari 2024 silam.

Varian terbaru dari Honda BR-V ini mengusung konsep The Stylish Family Car, dengan menghadirkan performa, kenyamanan, dan keselamatan berkendara, termasuk penampilannya yang diklaim semakin stylish. Mobil ini terinspirasi dari N7X Concept yang diperkenalkan Honda pada tahun 2021.

Didominasi oleh warna Khaki

Sesuai dengan desain dan karakter New Honda BR-V N7X Edition, koleksi eksklusif yang dirancang Shining Bright ini juga menampilkan desain yang bergaya, dan nyaman untuk digunakan pada berbagai aktivitas keluarga, baik dewasa sampai anak-anak.

Koleksi apparel eksklusif ini juga mengambil inspirasi dari warna Sand Khaki Pearl pada New Honda BR-V N7X Edition. Dalam dunia fashion, warna khaki mewakili karakter yang klasik, elegan, juga tak lekang waktu.

Harus tak lekang oleh waktu

Honda menganggap bahwa desain untuk mobil harus selalu mengikuti tren yang disukai oleh konsumen. Harus tak lekang oleh waktu, terlihat indah, namun juga fungsional. Desain dan warna ialah beberapa faktor yang dipertimbangkan oleh konsumen. Karena dapat mewakili karakter dan kepribadian, sama halnya dengan pilihan busana mereka.

“Untuk itu, kami menggandeng Shining Bright sebagai brand fashion lokal yang selalu mengedepankan desain stylish, sekaligus nyaman untuk berbagai usia. Sejalan dengan perkenalan New Honda BR-V N7X Edition sebagai The Stylish Family Car,” kata Yessy Anastasia, Public Relations & Event Dept. Head PT Honda Prospect Motor.

“Shining Bright merasa bangga bisa berkolaborasi dengan Honda, yang telah menghasilkan produk-produk yang dicintai oleh konsumennya. Setiap produk pada koleksi eksklusif ini, kami buat sesuai dengan aspek New Honda BR-V N7X Edition. Disesuaikan dengan karakter sebuah kendaraan yang tangguh dan sporty, namun tetap stylish,” tambah Fiyan Sastro, Brand Owner Shining Bright.

Produk dari koleksi eksklusif kolaborasi Honda x Shining Bright ini di antaranya adalah jaket berwarna hitam yang elegan. Kemudian pada jersey, dihadirkan dengan menampilkan kombinasi warna two-tone, sand khaki, dan hitam sesuai aksen Dark Chrome pada New Honda BR-V N7X Edition.

Honda BR-V N7X

Honda BR-V N7X Edition Pakai Tampilan Konsep Awal

Hari ini (15/02/2024) All New Honda BR-V N7X Edition diperkenalkan pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2024. Keunikan dari All New Honda BR-V N7X Edition ini adalah menggunakan penampilan yang serupa dengan konsep Honda N7X.

Honda N7X Concept sendiri dikembangkan melalui serangkaian riset yang dilakukan oleh Honda R&D Asia Pacific, terhadap penggunaan sport utility vehicle (SUV) oleh keluarga dan berbagai karakter jalan di Indonesia yang berbeda-beda. Konsep tersebut kemudian diterapkan pada generasi kedua dari Honda BR-V yang diluncurkan pada tahun 2022 silam.

Lima bintang pada pengujian ASEAN NCAP

All New Honda BR-V langsung mendapat predikat keselamatan terbaik lima bintang dari ASEAN NCAP. Sejak diluncurkan, model ini meraih penjualan sebanyak 41 ribu unit dalam kurun waktu dua tahun. Tidak hanya di Indonesia, kualitas untuk All New Honda BR-V juga diakui secara internasional, dengan permintaan ekspor dari 30 negara di berbagai belahan dunia.

“All New Honda BR-V telah memberikan definisi baru dalam kenyamanan berkendara. Melalui varian spesial ini, kami ingin memberikan nilai lebih bagi konsumen dengan menjadikan tampilan BR-V semakin bergaya, serupa dengan konsep yang ditawarkan N7X,” kata Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor.

Tersedia pilihan warna spesial

Perubahan pada All New Honda BR-V N7X Edition berfokus pada tampilan eksterior dengan warna baru yang lebih stylish, penambahan aero kit dan garnish pada eksterior, serta nama baru yang lebih ikonik. Untuk pertama kalinya Honda memperkenalkan warna Sand Khaki Pearl pada model Honda BR-V, yang tersedia khusus untuk N7X Edition.

Perubahan pada eksterior All New Honda BR-V N7X Edition meliputi penambahan New Exclusive N7X Edition Aero Kit yang terdiri dari Front Under Spoiler, Side Under Spoiler, Rear Under Spoiler serta Dark Chrome Emblem.

Sedangkan di bagian depan juga terdapat New Sleek Dark Chrome Front Grille yang dipadukan dengan Chrome Garnish, serta New LED Foglight with Stylish Chrome Garnish. Pada bagian samping terdapat New Power Retractable Black Door Mirror with LED Turning Signal serta Door Handle and Tailgate Spoiler.

Tak ketinggalan New Black Shark Fin Antenna, New Reflector Garnish pada bagian belakang mobil. Termasuk Wheel Arch Protector berwarna hitam dan velg alloy ukuran 17 inci berdesain baru.

Seluruh jok dilapisi dengan material kulit berwarna hitam, termasuk lingkar setir dan tuas transmisi yang dibalut dengan material serupa.

Harga hanya melonjak Rp 1 juta

Selain memiliki warna spesial, terdapat pula pilihan warna lainnya, yaitu Premium Opal White Pearl, Crystal Black Pearl, dan Meteoroid Grey Metallic.

All New Honda BR-V N7X Edition ditawarkan dengan kenaikan harga hanya Rp 1 juta dari varian sebelumnya. Mulai dari Rp 319,4 juta untuk tipe E CVT, lalu tipe Prestige dengan harga Rp 343,4 juta, serta tipe Prestige dengan fitur Honda SENSING di harga Rp 363,4 juta.

Mengenal Kei Car ABC, Trio Mungil Dari Jepang 

Jepang dikenal sebagai negara yang unik mulai dari budaya hingga adatnya. Rupanya keunikan ini juga berlaku dalam mobil buatan Jepang. Ada jenis mobil yang unik di Jepang, yakni Keijidosha atau lazim dikenal dengan nama Kei car. 

Awalnya Kei car sendiri bertujuan memberikan mobilitas ke penduduk Jepang yang bangkit setelah Perang Dunia II, namun dengan ekonomi Jepang yang terus membaik, bahkan produsen mobil pun membuat sports car yang masuk ke dalam regulasi kei car, pada era 1990an. 

Ada tiga Kei car yang popular dikenal dengan nama ABC. Kenapa ABC? Karena diambil dari huruf depan dari ketiga model tersebut, mulai dari Autozam AZ-1, Honda Beat, dan Suzuki Cappuccino. Penasaran dengan jejak ABC ini? Ayo simak bersama… 

Bermula Dari Solusi Mobilitas 

Kei car atau keijidosha yang berarti mobil ringan dalam bahasa Jepang pertama kali dibuat oleh pemerintah Jepang pada tahun 1949. Kei car memiliki regulasi yang membatasi dimensi serta kapasitas mesin, namun diberikan insentif pajak agar terjangkau. Sehingga diharapkan bisa memberikan solusi mobilitas bagi warga Jepang yang baru saja bangkit pasca Perang Dunia II. 

Awalnya regulasi Kei car sendiri tidak diminati pabrikan karena sangat membatasi. Baru setelah adanya revisi, Kei car mulai populer di era 50an melalui kehadiran Subaru 360. Meski ekonomi Jepang terus naik, Kei car terbukti tetap populer dan mulai mengikuti zaman. Ketika bubble economy yang membawa kekayaan ke publik Jepang lahir, mobil mungil ini ikut berevolusi.

Tidak hanya fitur-fitur canggih mulai muncul di Kei car, pabrikan Jepang menghasilkan sports car sesuai regulasi tersebut. Antara lain adalah panjang mobil hingga 3,3 meter, lebar 1,4 meter, dan tinggi 2 meter. Sedangkan mesin dibatasi hingga 660 cc dan tenaga maksimal 63 hp saja. 

Autozam AZ-1 

Mobil pertama dalam angka ABC merupakan Autozam AZ-1. Brand ini merupakan sub brand dari Mazda yang pertama kali muncul pada tahun 1989. Target pasarnya ialah muda atau yang berjiwa muda. Karena itu lini Autozam umumnya diisi dengan mobil entry level dengan desain yang menarik. AZ-1 sendiri bukan dikembangkan oleh Mazda melainkan Suzuki.

Hal ini dikarenakan Mazda dan Suzuki berkolaborasi dalam pengembangan Kei car serta rebadge produk. Proposal mobil yang menjadi AZ-1 sendiri awalnya dibuat untuk Suzuki, namun akhirnya ditolak manajemen karena dianggap terlalu ekstrim. Bentuknya tergolong eksotis dengan penempatan mesin ditengah dan pintu gullwing.

Chassisnya menggunakan material logam besi, tapi bodinya terbuat dari fiberglass. Awalnya AZ-1 memakai lampu pop-up, namun pada versi akhir malah menggunakan lampu bulat. Sumber tenaga AZ-1 berasal dari mesin Suzuki F6A tiga silinder 657 cc 12 katup DOHC turbocharger, yang dipasang melintang di tengah. Tenaganya 63 hp dan torsi mencapai 85 Nm. Output tersebut disalurkan menuju roda belakang melalui transmisi manual 5 speed. 

Dengan berat hanya 720 kg, AZ-1 sendiri mampu melaju dari 0-100 km/jam dalam waktu 11 detik. Top speed yang dibatasi pada 140 km/jam. Hanya ada 4.392 unit AZ-1 yang pernah dibuat hingga tahun 1994. Selain itu AZ-1 juga memiliki kembaran Suzuki bernama Cera yang diproduksi lebih sedikit lagi yaitu 531 unit saja. 

Honda Beat

Kalau menyebut Honda Beat di Indonesia, pasti terlintas skuter matik yang telah dijual sejak tahun 2008. Namun di Jepang, nama Beat digunakan untuk nama Kei car milik Honda. Beat menjadi produk yang special, lantaran menjadi mobil terakhir yang disetujui oleh Soichiro Honda sebelum meninggal. 

Desain Beat berasal dari proyek mobil sport Pininfarina, yang kemudian dikembangkan lebih lanjut oleh Honda. Beat menggunakan desain roadster dengan atap vinyl yang bisa dibuka tutup. Interiornya juga atraktif berkat pola jok beraksen hitam dan putih. 

Honda menggunakan mesin E07A tiga silinder 656 cc yang mampu menghasilkan tenaga 63 hp dan torsi 60 Nm. Mesin dengan posisi melintang di tengah ini, dilengkapi dengan Multi Throttle Responsive Engine Control (MTREC) individual throttle body untuk setiap silinder.

Tenaga mesin disalurkan melalui transmisi manual 5 speed menuju roda belakang. Akselerasi dari 0-100 km/jam dapat ditempuh dalam waktu 12 detik. Top speed dibatasi pada 135 km/jam saja. Honda Beat diproduksi hingga tahun 1996 dengan total produksi mencapai 33.600 unit.

Suzuki Cappuccino

Jika AZ-1 awalnya lahir sebagai proyek Suzuki yang ditolak manajemen. Maka Cappuccino dibuat sebagai penggantinya. Dibandingkan AZ-1 dan Beat yang menggunakan layout mid-engine, Suzuki lebih memilih mesin depan yang dianggap biaya pembuatannya lebih terjangkau. 

Body Cappuccino menggunakan model roadster yang unik dengan atap metal yang bisa dilepas sehingga bisa dikonversi menjadi T-bar, targa, maupun atap terbuka. Suzuki Cappuccino juga memiliki distribusi bobot 50:50 yang ideal, sehingga pengendaliannya tidak kalah dengan AZ-1 dan Beat. 

Mesin yang digunakannya serupa dengan Autozam AZ-1, yaitu Suzuki F6A. Uniknya, Suzuki Cappuccino tak hanya ditawarkan dengan transmisi manual 5 speed saja, namun juga ada opsi transmisi otomatis 3 speed. Karena bodinya menggunakan material aluminium, maka Cappuccino ini cukup ringan dengan berat 725 kg.

Akselerasi 0-100 km/jam dapat ditempuh dalam waktu 10 detik. Lalu top speed dibatasi hingga 137 km/jam saja. Berbeda dengan AZ-1 dan Beat, Cappuccino sendiri diekspor menuju pasar Eropa. Masa produksi Cappuccino termasuk Panjang, dari tahun 1991 hingga 1998 dengan total produksi mencapai 28.010 unit.

Honda Stylo 160 Tampil Dengan Gaya Fashionable

Hari ini (02/02/2024), PT Astra Honda Motor (AHM) meluncurkan skuter matik premium berpenampilan keren 160 cc pertama di Indonesia, yakni New Honda Stylo 160. Skuter matik yang memadukan desain modern dengan klasik ini, memiliki performa yang mumpuni di kelasnya. Model ini diklaim mampu mengekspresikan gaya hidup penggunanya sehari-hari.

Honda Stylo menggunakan mesin berpendingin cairan yang memiliki kapasitas 160 cc. Mesin ini juga didukung teknologi enhanced Smart Program Plus (eSP+), sehingga mampu menghasilkan performa yang responsif.

Dimensi bodi proporsional

Sensasi berkendara yang nyaman dihasilkan melalui dimensi bodi yang proporsional, mudah dikendalikan, dan ketinggian jok yang sesuai untuk konsumen di Indonesia. Tak ketinggalan ada lampu depan LED, Honda smart key, termasuk soket USB charger type A, sesuai kebutuhan sehari-hari penggunanya. 

“Kami berupaya terus berinovasi untuk konsumen Indonesia. Honda Stylo 160 kami hadirkan sebagai skuter matik premium fashionable berdesain modern klasik. Fitur-fitur unggulan pun tersemat pada skutik ini, akan memberikan kesenangan berkendara dan bergaya,” kata Susumu Mitsuishi, Presiden Director PT AHM.

Gunakan rangka eSAF

“Melalui New Honda Stylo 160, AHM ingin hadir sebagai partner terbaik para pecinta fashion premium sebagai bagian dari wujud ekspresi mereka untuk menjadi trendsetter saat berkendara di jalan sekaligus saat merasakan kesenangan berkendara yang aman dan nyaman,” tambah Thomas Wijaya, Executive Vice President Director AHM.

Kenyamanan berkendara yang dihadirkan oleh New Honda Stylo 160 hadir berkat penggunaan rangka enhanced Smart Architecture Frame (eSAF). Desain rangka ini juga memberikan ruang yang cukup besar pada kapasitas tangki bahan bakar, serta ruang area kaki yang lapang.

Enam warna atraktif

Skutik ini dipasarkan dengan dua varian, yakni ABS dan CBS, dengan enam varian warna. Tipe ABS dipasarkan dengan harga Rp 30,425 juta, dalam pilihan warna yaitu Royal Green, Royal Matte Black, dan Royal Matte White. Sedangkan tipe CBS dipasarkan dengan harga Rp 27,550 juta, tersedia dalam pilihan warna Glam Red, Glam Black, dan Glam Beige.

Honda Surabaya Center

Honda Tambah Fasilitas Perbaikan Body di Surabaya

Kemampuan layanan purna jual mobil Honda kembali diperkuat. Kali ini, PT Honda Prospect Motor (HPM) mengumumkan telah membuka fasilitas perbaikan bodi dan cat di Surabaya hari ini (26/01). Bengkel ini dikelola oleh Honda Surabaya Center.

Menurut rilis yang kami terima, ini adalah upaya untuk mempermudah konsumen dalam menemukan layanan purna jual berkualitas. Layanan purnajual bodi dan cat di Honda diklaim diperkuat dengan berbagai peralatan modern untuk perbaikan rangka mobil dan pengelasan mobil. Demi memberikan hasil perbaikan yang presisi, akurat dan tetap menjaga kekuatan struktur mobil. Proses pengecatan juga dilakukan oleh teknisi yang telah terlatih dengan menggunakan fasilitas pengecatan yang mendukung, sehingga dihasilkan hasil akhir yang berkualitas.

Honda Surabaya buka bengkel perbaikan body

Layanan bodi dan cat di tempat ini memiliki fasilitas tiga bay Bongkar/Pasang, tiga bay Ketok/Las, satu bay Tarik Bodi, empat bay untuk proses pendempulan, tiga bay Primer Surface, tiga bay Paint Preparation, Spray Booth. Tidak lupa emapt bay untuk poles, satu bay Final Inspection serta 20 bay Parkir. Dengan fasilitas terbarunya, Honda Surabaya Center dapat melayani hingga 270 unit kendaraan per bulannya.

Fasilitas bodi dan cat tersebut menempati area tambahan seluas  1.916 m2. Berlokasi di Pergudangan Gedangan Permai Blok A3-A6> Kalau Anda perlu menggunakan jasa mereka, cukup datang ke Honda Surabaya Center di Jalan Jend. Basuki Rachmat.

“Kami berupaya secara terus-menerus memberikan layanan yang menyeluruh, khususnya dalam aspek layanan purnajual fasilitas bodi dan cat,” ujar Denny MT, After Sales Operation Assistant General Manager PT HPM. “Melalui Honda Surabaya Center yang memiliki fasilitas bodi dan cat yang semakin luas dan lengkap. Kami berharap konsumen dapat dengan mudah menemukan layanan terbaik yang mereka butuhkan.”

Digemari di Jepang, Honda N-Box Ludes 2,5 Juta Unit

Honda N-Box Series meraih rekor sebagai produk Honda tercepat dengan angka penjualan 2,5 juta unit di Jepang pada akhir tahun 2023. Angka ini diklaim berdasarkan data dari Japan Automobile Sales Association and All Light Self-Cooperative Association.

Line-up Honda N-Box Series pertama, Honda N-Box, diluncurkan Desember 2011 dengan menawarkan ruang kabin yang lapang. Diklaim punya  performa bertenaga serta memiliki efisiensi bahan bakar.

Awal peluncurannya, Honda N-Box langsung diminati konsumen di Jepang. Honda kembali memperkenalkan varian Honda N-Box+ pada Juli 2012. Lalu Honda N-Box SLASH pada Desember 2014. Honda N-Box Series pun sukses mencapai penjualan kumulatif satu juta unit pada akhir tahun 2016, serta penjualan kumulatif dua juta unit pada akhir tahun 2021.

Memasuki Oktober 2023, Honda N-Box generasi ketiga resmi meluncur dan mempertahankan ruang kabin nyaman, serta visibilitas luas. Memberikan rasa nyaman untuk pengendaranya. Produk ini juga dilengkapi teknologi konektivitas Honda CONNECT serta Honda SENSING yang lebih lengkap. Menutup tahun 2023, Honda N-Box terjual sebanyak 231.385 unit dan menjadi sebagai salah satu produk dengan angka penjualan terbanyak di Jepang.

Honda N-Box Series meraih peringkat pertama produk Light Four-Wheel Vehicle Ranking di Jepang, sejak tahun 2015 hingga tahun 2023. Honda N-Box Series juga berhasil meraih peringkat pertama untuk kategori 4-Wheel Overall Ranking pada tahun 2022 dan 2023.

 

Review Honda City Hatchback, Melebihi Ekspektasi

Bukan mobil yang benar-benar baru, tapi kami sulit untuk tidak mengemudikan Honda City Hatchback RS dalam aktivitas #MotomobiMauKemana. Mobil ini sudah mengaspal di Indonesia sejak tahun 2021 silam.

Ya, Honda City Hatchback RS ini ‘ceritanya’ menggantikan untuk Honda Jazz RS yang disukai oleh banyak konsumen Tanah Air selama ini. Desain hatchback ini tidak kalah keren, terlihat lebih lebar dan panjang, namun tetap ringkas. Kami sangat suka sekali desain fascia depan mobil ini, terlihat agresif dan dinamis.

Posisi mengemudi yang asyik

Masuk ke kabinnya, desain kursi depan berdesain sporty dan dibalut bahan fabric. Posisi duduk pun tergolong ergonomis. Hanya saja belum terdapat fitur electric seat, wajar saja karena nanti malah bisa membuat harga mobilnya jadi mahal… Setir juga sudah dilengkapi pengaturan tilt dan telescopic, sehingga posisi mengemudi jadi lebih asyik.

Untuk bagian belakang, ruang kaki penumpang juga cukup lapang dan posisi duduk pun oke. Tak lupa jok belakang sudah dilengkapi dengan ISOFIX, jadi sangat mengakomodir penggunaan car seat untuk balita pada mobil ini. Bagasi cukup lega untuk membawa barang, apalagi jika hanya digunakan untuk aktivitas sehari-hari. Kursi penumpang belakang dapat dilipat hingga rata lantai, untuk menghasilkan kapasitas lebih luas.

Terkait fitur infotaiment, Honda City Hatchback RS sudah dilengkapi dengan Apple Carplay dan Android Auto dengan menggunakan kabel data. Audio yang dihasilkan juga cukup bagus untuk menemani perjalanan.

Walaupun odometer mobil ini sudah lebih dari 40 ribu km, suspensinya masih kencang dan tidak berisik. Guncangan dan perbedaan level jalan dapat diredam dengan baik. Bermanuver melewati tikungan juga dapat dilakukan secara gesit. Peredaman suara dari luar juga sama sekali tidak mengecewakan, apalagi untuk kendaraan di kelasnya.

Tanpa Honda Sensing? Oke juga

Unit yang kami gunakan ialah varian tipe RS CVT tanpa fitur Honda Sensing. Kami suka! Sebab, kami jadi bisa sedikit nakal… Meski begitu, varian ini sudah dilengkapi fitur standar keselamatan yang mumpuni. Mulai dari Multi Angle Rear View Camera, rem dengan sistem ABS+EBD+BA, dan tak ketinggalan enam buah airbag.

Dengan total perjalanan kami sekitar 250 km selama empat hari, kami mendapatkan konsumsi rata-rata 14,8 km per liter. Padahal gaya berkendara kami tidak selalu eco-driving. Bagaimana tidak, mesin bensin empat silinder L15ZF 1.5 liter DOHC i-VTEC yang digunakannya, mampu menelurkan tenaga 119 hp dan torsi 145 Nm. Sedangkan bobot kendaraan ialah sekitar 1.210 kg.

Honda City Hatchback RS CVT tanpa Honda Sensing ini dibanderol dengan harga Rp 362,5 juta. Tapi jika saja pada aktivitas akhir tahun tersebut, yang dipinjamkan adalah unit dengan transmisi manual 6-speed, rasanya kami bakal memperpanjang masa peminjaman unitnya…

Reviewer: Rifqi Y. Laman

Editor: Aldi Prihaditama

Honda 0 Series Tampil di Ajang CES 2024, Cerminan Mobil Honda Nanti?

Honda 0 Series, mobil listrik konsep  terbaru Honda dipamerkan di Consumer Electrics Show (CES) 2024 di Las Vegas, Nevada yang digelar 10 – 12 Januari 2024. Tak tanggung, Honda memboyong dua model konsep mobil listrik, Saloon dan Space-Hub.

Kabarnya, kedua model ini akan segera meluncur pada tahun 2026 secara global mulai dari Amerika Utara, Amerika Selatan, Asia, Eropa, Afrika dan Timur Tengah. Meski kami sangsi bentuknya akan sespektakuler itu. 

Model konsep pertama yaitu Saloon. Ini adalah flagship dari Honda 0 Series. Mirip dengan Lamborghini Countach. Mengusung pendekatan Thin, Light and Wise. Tampilannya yang rendah dan sporty membedakan dengan model kendaraan listrik pada umumnya. Sisi desain interior menawarkan ruang kabin luas, futuristik serta istimewa untuk memberi kenyamanan penumpangnya.

Panel instrumen Saloon dilengkapi teknologi Human-Machine Interface (HMI) yang memungkinkan pengoperasian mudah sehingga mewujudkan penggunaan interface yang lebih canggih dan sesuai.

Visibilitas Saloon diciptakan untuk memberikan pengalaman berkendara yang menyenangkan. Mobil ini menerapkan sistem steer-by-wire serta teknologi sistem manajemen gerakan. Termasuk kontrol postur, yang telah dikembangkan oleh Honda melalui pengembangan teknologi robotic.

Space Hub

Mobil konsep lainnya dalam yaitu Space-Hub. Menawarkan ruang kabin fleksibel yang dapat disesuaikan dengan kebututuhan. Selain itu, Space-Hub menciptakan resonansi timbal balik yang akan semakin memperkuat keterhubungan di antara satu sama lain.

Kemudian AD/ADAS yang menjamin keamanan dan keselamatan akan menggunakan Honda SENSING Elite. Kendaraan akan mempelajari preferensi pengguna, seperti selera musik, serta mengidentifikasi perilaku dan kecenderungan pengemudi selama mengemudi, hingga memberikan berbagai rekomendasi. Kesenangan berkendara dengan perasaan menyatu dengan kendaraan.

Kinerja efisiensi listrik yang luar biasa melalui e-Axles sebagai tenaga penggerak dengan efisiensi konversi daya dan pengemasan yang sangat baik. Baterai diklaim menghasilkan target jangkauan yang memadai serta meminimalkan ruang muat pada kendaraan.

Teknologi ini juga menawarkan performa pengisian lebih cepat. 15 persen hingga 80 persen menjadi sekitar 10-15 menit. Sementara teknologi pengendalian sistem baterai menjadi lebih baik. Honda juga berupaya membatasi degradasi kapasitas baterai menjadi kurang dari 10 persen setelah 10 tahun penggunaan.

 

Edifice Honda Type R Berjiwa Sporty di Pergelangan Tangan

Setiap produk Honda Type R, tentu penuh dengan semangat dalam menghadirkan mobil berjiwa sporty yang terbaik. Casio melalui jajaran jam tangan chrono Edifice, memperkenalkan produk berdesain spesial yang membangkitkan semangat balap Honda. Tanpa melupakan detail terhadap warna, material, dan warna Championship White yang akurat. Produk tersebut ialah Edifice Honda Type R Edition.

Jam tangan ini diciptakan untuk merayakan semangat dan esensi motorsport dari Honda Type R yang menghadirkan rasa berkendara luar biasa. Ide brilian ini tercetus usai, tim pengembangan Edifice bertemu dengan kepala pengembangan kendaraan Honda Type R.

Esensi sejati dari balapan tercermin jam tangan ini. Cat berpendar dalam kegelapan (glow in the dark) sengaja digunakan pada tanda indeks dan jarum jam. Desainnya menghadirkan simbol-simbol yang melambangkan identitas Type R. Mulai dari logo Red H, cat Championship White yang otentik, tombol dengan tanda R, logo Type R pada tali jam tangan dan casing belakang.

Tak ketinggalan bahan Alcantara dan jahitan berwarna merah yang juga digunakan pada mobil Type R. Terakhir, jajaran jam chrono ini menggunakan kode model Honda Type R ikonik yang tercetak pada strap kulit berwarna putih. Casing terbuat dari resin yang diperkuat dengan serat karbon untuk daya tahan tinggi dan bobot yang ringan.

Tak hanya berpenampilan sporty, jam tangan ini juga memberikan kepraktisan. Sebab dilengkapi dengan Smartphone Link via konektivitas Bluetooth, sistem pengisian daya Tough Solar, lampu LED dengan kecerahan tinggi, serta kristal safir yang tahan gores.

Penggunanya dapat memanfaatkan aplikasi smartphone untuk penyesuaian waktu otomatis, pengoperasian jam yang mudah, serta pengelolaan World Time dan pengaturan alarm yang mudah. Anda ingin memilikinya, siapkan saja dana sekitar Rp 15 jutaan. Itupun kalau Anda masih bisa menemukannya di toko Edifice terdekat…

SUV Honda WR-V

Review Honda WR-V E CVT, Mengupas Potensi Tersembunyi

Musim liburan Nataru (Natal 2023 dan Tahun Baru 2024) menjadi momen unik bagi Motomobi News yang menggelar aktivitas pengujian kendaraan bertajuk #MotomobiMauKemana. Salah satu kendaraan yang kami gunakan ialah Honda WR-V E CVT. Sejujurnya, unit yang kami inginkan di awal perencanaan aktivitas ialah varian RS CVT dengan fitur Honda Sensing. Namun, karena varian teratas tersebut sudah banyak menjadi pilihan pengguna Honda WR-V di Indonesia, akhirnya kami pun melakukan ‘manuver’ ke varian E CVT.

Beberapa rekan kami di kantor sempat mengutarakan bahwa rasa berkendara Honda WR-V varian E tergolong lebih nyaman ketimbang varian RS. Berbekal postur yang agak tinggi, membuat Honda WR-V ini masuk ke golongan sport utility vehicle (SUV) yang ringkas. Dimensinya yang tidak bongsor juga membuat mobil ini masih asyik buat digunakan di perkotaan.

Lebih banyak berinteraksi

Oke, rencana berkendara pun disiapkan. Perjalanan harus diselesaikan selama tiga hari dan rute perjalanan tak boleh kurang dari 500 km di sekitar Jawa Barat. Selama perjalanan, diusahakan rute tidak banyak melintasi jalan tol. Agar kami lebih banyak ‘berinteraksi’ dengan karakter Honda WR-V E ini. Keluar dari jalan tol Cikampek, kami mengarahkan kendaraan menuju Purwakarta, kemudian menuju Wanayasa.

Jujur saja, untuk sebuah kendaraan Honda, suspensi WR-V masih tergolong ‘kurang empuk’. Namun kami menganggapnya bukan menjadi kekurangan, melainkan sebagai karakter. Namanya juga SUV ringkas kan? Uniknya, jika di permukaan jalan halus dengan beberapa artikulasi ketinggian, suspensi WR-V E ini malah menunjukkan keunggulannya. Bantingan terasa mantap dan seolah meredam guncangan dengan baik.

Tidak pakai ban bertapak A/T

Ground clearance setinggi 220 mm juga membuat percaya diri dan menggoda kami untuk membawa mobil ini ke medan yang cukup menantang. Ya, kami mendaki kawasan Bukit Nyomot di Kabupaten Subang, dengan ketinggian lebih dari 300 meter di atas permukaan laut.

Beruntung kondisi jalan tidak becek, sehingga Honda WR-V E CVT mampu melahap permukaan jalan dengan baik. Padahal ban Goodyear Efficientgrip berukuran 215/60 R16 yang digunakan mobil seharga Rp 280 jutaan ini tidak memiliki tapak all-terrain.

Puas menghirup udara segar di sekitar perkebunan sawit tersebut, perjalanan kami lanjutkan ke daerah Pamanukan. Mesin L15ZF DOHC 1.5 liter bertenaga 119 hp dan torsi puncak 145 Nm, menghadirkan performa yang menyenangkan. Kami tidak perlu menginjak pedal gas dalam-dalam untuk mencapai kecepatan yang diinginkan, selain itu transmisi CVT juga selalu merespons dengan baik.

Rute kurang favorit

Setelah bermalam di Pamanukan, kami mencari rute yang ‘tidak umum’ untuk melanjutkan petualangan. Sejumlah daerah yang kami lewati adalah Haurgeulis, Gantar, Cibuluh, hingga Cikamurang, sebelum akhirnya menuju jalan tol Cisumdawu.

Berbagai macam permukaan jalan telah ditempuh, namun kami tidak mudah merasa lelah. Sebab mudah sekali menyesuaikan tubuh dengan jok Honda WR-V E, berkat fitur Height Adjuster. Kami pun menyukai bahan kain fabric pada joknya. Meski sebenarnya material plastik pada bagian interior masih bisa ditingkatkan kualitasnya.

Absennya fitur Honda Sensing, tidak membuat hati kami tetap tenang ketika berkendara. Karena untuk urusan keselamatan, Honda tetap menyematkan sistem pengereman ABS, yang dilengkapi Electronic Brakeforce Distribution dan Brake Assist. Tak ketinggalan Hill Start Assist, serta 4 buah airbag.

Usai melalui wilayah Jatinangor, kami pun tidak ingin langsung kembali ke ibu kota. Oleh karena itu perjalanan pun kembali kami belokkan menuju Bandung, Padalarang, Sukaluyu, Cikalong, Jonggol, Cileungsi, Cibubur, dan akhirnya tiba di Jakarta. Selama tiga hari perjalanan ‘Parahyangan Loop’ ini, kami sukses menempuh jarak sejauh 583 km dengan rata-rata konsumsi bahan bakar 17,1 km per liter. Menyenangkan!

Inilah Konsep Modifikasi Honda Untuk Tokyo Auto Salon 2024

Perhelatan pameran otomotif dwi tahunan Tokyo Auto Salon tinggal hitungan pekan. Event ini sedianya bakal dihelat pada 12-14 Januari 2024 mendatang di Makuhari Messe yang berlokasi di Prefektur Chiba, Jepang.

Tak ingin ketinggalan langkah dari kompetitor dari brand senegaranya, Honda pun menampilkan sedikit kisi-kisi bocoran mobil terbaru yang bakal dipamerkan di Tokyo Auto Salon 2024. Nah, apa saja mobil yang bakal menjadi bintang dari Honda di Makuhari Messe nantinya?

WR-V Spek JDM Made In India

SUV terbaru Honda yang belum lama ini debut perdana yakni WR-V. Uniknya, mobil ini tak diproduksi di Jepang, tapi di India! WR-V jadi mobil Honda spek JDM pertama yang diimpor dari Negeri Bollywood tersebut.

Unit perdana WR-V made in India ini rencananya akan mulai diimpor pada Maret 2024 mendatang. Jadi para konsumen di Jepang tak menunggu terlalu lama.

Untuk spek JDM, Honda membekali WR-V dengan mesin bensin 1.5-liter bertenaga 119 hp dan hanya tersedia opsi transmisi CVT. Bahkan untuk para konsumen di Jepang tak tersedia variant berpenggerak all-wheel drive (AWD). WR-V spek JDM nampaknya menjadi SUV yang ramah di kantong para konsumen kelas menengah.

WR-V Field Explorer Concept

Nah, para konsumen mungkin bakal sedikit ragu karena WR-V yang bakal beredar di Jepang adalah mobil impor. Untuk menepis hal tersebut, Honda pun membuat versi modifikasi dari WR-V. Tujuan utamanya tentu saja untuk lebih memikat para konsumen. Ya, target pasarnya memang kalangan anak muda dan keluarga yang baru pertamakali membeli SUV.

Mobil konsep berlabel WR-V Field Explorer Concept ini sekaligus menjadi model demonstrator dari paket aksesoris opsional yang ditawarkan Honda untuk WR-V.

Ubahan dimulai dari grille dengan imbuhan tulisan ‘Honda’ yang diterangi lampu LED. Warnanya sangat pas dengan lampu kabut berkelir kuning ala mobil off-road. Mika lampu depan dan belakang pun dibuat sedikit gelap.

Pada panel bodi, aksen garnish bernuansa chrome dan aluminium diganti dengan versi warna hitam.

Agar gaya petualang kian kental, velg standar diganti dengan versi warna hitam berbalut ban All-terrain. Pada bagian sisi bodi dilengkapi side skirt pelindung. Pada atap diimbuhi roof rack sebagai penunjang aktifitas petualang bersama Honda WR-V.

Hmm…gaya modifikasi yang bisa menginspirasi para pemilik Honda WR-V di Indonesia.

Accord e:HEV Sports Line

Honda tak hanya memamerkan WR-V versi custom, tapi juga sedan Accord versi hybrid yang juga telah dimodif.

Mobil modifikasi yang berlabel Accord e:HEV Sports Line ini sesuai namanya mengusung gaya sporty. Model terbaru Accord e:HEV memang baru resmi beredar di Jepang pada pertengahan tahun depan. Justru konsep modifikasi ini jadi trik Honda untuk menggaet para konsumen dan membuktikan jika mobil hybrid juga bisa tampil keren.

Aksesoris opsional yang digunakan didominasi warna hitam. Perangkat aerodinamika di sekujur bodi dilabur warna Glossy Black. Sedangkan velg standar diganti dengan velg alloy 19-inci model multi-spoke berwarna gelap. Ubahan pada Accord memang tak terlalu banyak.

Civic Type-R Ala Balap

Tak hanya dua mobil itu saja yang bakal tampil di Tokyo Auto Salon 2024. Ya, dapat anda tebak… Honda juga bakal memboyong modifikasi Civic Type R ala mobil balap Gr. A dan Gr. B racikan Mugen.

Honda bakal menampilkan mobil balap Civic Type R-GT yang berlaga di Super GT Series 2023. Civic Type R CNF-R berbahan bakar non-fosil yang berlaga di balap ketahanan carbon-neutral fuel juga bakal dipamerkan.

Oh ya, masih ada satu mobil balap lainnya yang info detailnya masih dirahasiakan. Basisnya masih Civic. Bocorannya, mobil balap yang bakal mengusung tema “Joy Resistance” ini berpenggerak hybrid dan dilengkapi perangkat aerodinamika ekstrim. Makin penasaran bukan? Kami juga…

Jadi, kita nantikan penampilan Honda di ajang Tokyo Auto Salon 2024 pada Januari 2024 mendatang…

 

Honda e:N1

Honda, Isuzu, Toyota, Mitsubishi Investasi Besar di Thailand

15 Desember lalu, Honda mengumumkan mereka telah sukses melakukan perakitan mobil listrik Honda e:N1 di Thailand.  Isuzu siap menghadirkan pickup elektrik tahun 2025 nanti. Toyota sudah siap uji coba mobil komersial listrik, yang kami perkirakan bentuknya macam Hilux Champ/Rangga. Tapi itu hanya secuil kabar.

Berita besarnya adalah, empat pabrikan otomotif Jepang itu melakukan penanaman modal besar-besaran di Thailand. Total 150 milyar Baht (setara Rp 66,9 trilyun) akan mengucur dalam jangka waktu lima tahun ke depan. Ini diungkap resmi oleh pemerintah Thailand, melalui Chai Watcharong, juru bicara perdana menteri.

Menurut Chai, perdana menteri Thailand Settha Thavisin telah melakukan diskusi dengan tujuh pabrikan Jepang, saat berlangsungnya peringatan 50 tahun kerjasama Thailand-Jepang pada 14-18 Desember lalu. Dalam diskusi tersebut tujuh pabrikan berkomitmen untuk menjadikan Thailand sbeagai pusat produksi mereka.

Sementara itu, empat diantaranya berjanji akan memperluas produksi EV di negara itu. Investasi Toyota dan Honda masing-masing sebesar 50 milyar baht, Isuzu yang menguasai setengah pasar pikap di negara itu mengucurkan 30 milyar baht dan Mitsubishi menanamkan 20 milyar Baht.

“Perdana Menteri menegaskan kembali bahwa produsen mobil Jepang telah memainkan peran penting dalam pengembangan dan promosi industri kendaraan listrik di Thailand untuk menjadi pemimpin dalam produksi kendaraan listrik di kawasan ASEAN,” kata Chai Watcharong.

Investasi Toyota cs di segmen EV ini akan memuluskan jalan menuju target 750.000 kendaraan listrik di Thailand pada 2030 yang akan datang. Di Indonesia, target produksi mobil listrik adalah 600.000 unit di tahun yang sama, mulai 2024. Tentunya, di Indonesia ada syarat harus memenuhi TKDN 40 persen. Ketentuan itu harus dipenuhi oleh produsen kalau mau mendapatkan insentif pajak.

Sumber: Thaigov.go.th

Honda Z50R, Sepeda Motor Mungil Berpenampilan Garang

Sebenarnya banyak ide menarik yang sayang untuk dilewatkan. Hal inilah yang pernah dilakukan oleh Honda dalam menciptakan sepeda motor mini Honda Z. Ide awalnya bermula dari keperluan untuk taman hiburan Tama Tech di Tokyo, Jepang. Wajar saja, sebab Honda memiliki taman hiburan Tama Tech tersebut.

Taman hiburan Tama Tech memiliki sejumlah atraksi dan wahana yang berfokus pada dunia motorsport. Salah satunya ialah trek balap motor trail, sehingga dibutuhkan sepeda motor trail mini untuk dapat digunakan oleh berbagai kalangan. Motor trail mungil pun segera dirancang agar menarik banyak pengunjung Tama Tech di tahun 1961.

Untuk pasar lebih luas

Motor ini dirancang untuk memberikan keseruan berkendara dan harus punya kepraktisan. Jika setangnya dilepas, maka Honda Z50 mampu diletakkan di dalam bagasi mobil pemiliknya atau diangkut saja secara mudah dengan mobil minivan maupun pickup. Selanjutnya, Honda memutuskan untuk membuat motor trail mini ini untuk pasar yang lebih luas.

Di era yang sama, banyak produsen yang membuat motor berukuran mini dengan frame yang seadanya dan menggunakan mesin pemotong rumput yang bising. Kreasi tersebut berhasil memikat sejumlah konsumen yang menginginkan ‘mainan’ baru untuk anak mereka. Singkat kata, motor yang menyenangkan bagi kanak-kanak.

Menyenangkan untuk segala usia

Honda punya solusi lain untuk menghadirkan motor mini yang tak hanya menyenangkan untuk dikendarai, namun juga dapat digunakan oleh orang dewasa dan kanak-kanak. Hasilnya ialah diperkenalkannya Z100 di tahun 1964 dan dilanjutkan oleh Z50A di tahun 1969.

Yang paling hits di banyak konsumen global ialah Honda Z50 dan langsung menyandang julukan ‘Monkey Bike’, sebab posisi tangan pengendara yang seolah seperti postur seekor monyet sedang mengendarai motor mungil. Seiring perkembangan zaman, Honda Z50 hadir dengan berbagai varian untuk mengakomodir kebutuhan konsumen.

Varian Z50R bergaya kompetisi

Salah satu varian yang dari Honda Z yang cukup jarang beredar ialah Z50R. Sebab motor trail mungil ini lebih bergaya kompetisi dibandingkan tampilan yang ‘imut’. Model ini dianggap menjadi varian pamungkas dari seri Z, sampai berakhir di tahun 1999. Honda Z50R ini mengusung mesin yang serupa dengan sedikit penambahan tenaga. Namun, penampilan fisiknya sudah berubah drastis.

Di Indonesia, populasinya cukup langka dan kami beruntung untuk menemukan salah satu unit Honda Z50R keluaran 1994. Kondisinya masih tergolong orisinil dan masih berfungsi normal. Selain kanak-kanak, pengendara dengan tinggi badan di bawah 170 cm yang pas untuk menunggangi motor ini.

Motor ini ditenagai oleh mesin empat langkah satu silinder berkapasitas 49 cc dan berpendingin udara. Meski teknologinya amat sederhana, namun terbukti memiliki durabilitas yang amat baik dan mudah dalam perawatannya. Sistem penggeraknya juga serupa motor bebek dan menggunakan kopling sentrifugal.

Untuk harga, saat ini sepertinya masih cukup menarik, dengan kisaran Rp 35 juta hingga nyaris Rp 50 juta. Jika Anda suka motor Jepang, apalagi yang berukuran mini, maka Honda Z50R ini patut dipertimbangkan dan diburu. Terutama yang kondisinya masih belum tersentuh ‘tangan jahil’ dan masih banyak menggunakan komponen bawaan pabrik.  

Penjualan Honda WR-V Menonjol di Bulan November 2023

Menjelang akhir tahun 2023, PT Honda Prospect Motor mencatat penjualan secara retail sebanyak 10.165 unit di bulan November silam. Prestasi ini meningkat sebesar 6 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Salah satu model yang mencatat peningkatan penjualan tertinggi di bulan November tersebut ialah Honda WR-V.

Penjualan Honda WR-V di bulan November lalu mencapai 1.428 unit atau meningkat hingga 15 persen dibandingkan pada bulan Oktober. Model ini pertama kali diperkenalkan di dunia pada bulan November 2022 dan mulai didistribusikan kepada konsumen pada bulan Desember 2022. Honda WR-V berhasil mencatatkan total penjualan retail sebanyak 17.157 unit.

Kemudian model andalan Honda lainnya yaitu Brio mencatat penjualan sebanyak 4.905 unit. Raihan ini kembali menempatkan Honda Brio sebagai mobil terlaris Honda dengan kontribusi penjualan sebesar 48 persen dari total penjualan di bulan November 2023.

Penjualan terbesar selanjutnya berasal dari HR-V yang mencatat angka 1.537 unit dengan kontribusi sebesar 15 persen dari total penjualan Honda di bulan November 2023. Disusul Honda BR-V yang terjual sebanyak 1.353 unit, serta All New Honda CR-V terjual sebanyak 559 unit.

Model Honda lainnya ialah Mobilio mencatatkan penjualan sebanyak 148 unit, City Hatchback RS sebanyak 132 unit, Civic sebanyak 63 unit, City sebanyak 19 unit, Accord sebanyak 12 unit, serta Civic Type R sebanyak 9 unit.

“Hingga akhir tahun, model-model unggulan seperti WR-V, Brio, dan HR-V terus diminati oleh konsumen serta memberikan kontribusi signifikan terhadap penjualan Honda,” kata Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor.

Di akhir tahun 2023 ini, Honda mengadakan program penjualan yang bertajuk Ease of Mind with 0% Interest 2-3 Years untuk model Honda City, Honda Civic, dan Honda Accord. Program ini bertujuan untuk memudahkan konsumen dalam memiliki mobil sedan Honda dengan cicilan 0 persen selama hingga 3 tahun.

Honda Accord vs toyota camry

Ini Yang Ditawarkan Honda Accord RS e:HEV dan Toyota Camry Hybrid

Honda Prospect Motor baru saja mengumumkan dimulainya penjualan Honda Accord generasi kesebelas kemarin (07/12) di Jakarta. Hadir dengan teknologi e:HEV (hybrid) dan trim RS yang sporty. Tentunya ini menggelitik kami untuk membandingkannya, dengan sang rival abadi, Toyota Camry yang juga punya varian hybrid.

Kedua mobil ini berada di segmen yang sama dengan harga yang terpaut tipis. Honda Accord RS e:HEV dihargai Rp 959.900.000 sedangkan Toyota Camry Hybrid dijual senilai Rp 937.400.000. Keduanya harga OTR wilayah Jakarta.

Dengan harga tersebut kami tidak akan menilai mana yang lebih baik dibeli, tapi mencoba mengungkap apa yang ditawarkan. Selebihnya silahkan Anda nilai sendiri.

Desain

Honda Accord mulai bergeser sejak generasi sepuluh lalu dalam hal desain. Bentuknya mulai terlihat menyasar pasar lebih luas dengan rupa yang lebih sporty. Hal serupa dilakukan juga oleh Toyota untuk Camry.

Bentuk kedua mobil ini sarat dengan lekukan tajam. Accord dengan muka yang tegak, lampu depan yang tipis mengapit grill terlihat tegas seperti menyatakan kemampuannya. Sementara Camry mengkombinasikan muka khas Toyota dengan grill lebar dan lekukan body yang lebih dinamis.

Jujur, keduanya sukses mengkombinasikan kesan sedan mahal dengan aura sporty. Meski menurut kami bentuk Toyota ini terlihat lebih kompleks dan terkesan mengedepankan ‘ini sedan modern’.

Secara dimensi, Accord memiliki panjang 4.962 mm sementara Camry 4.885 mm. Hal serupa berlaku untuk urusan wheelbase meski bedanya hanya 5 mm (Accord 2.830 mm vs Camry 2.825 mm). Sementara, lebar sedan Toyota tersebut adalah 1.840 mm, kalah lebar dari Accord yang 1.862 mm. Camry juga lebih ceper 4 mm (1.445 vs 1.449 mm).

Artinya, Accord akan punya ruang yang sedikit lebih lega, meski bedanya terlalu tipis untuk Anda sadari.

Fitur & Kenyamanan

Toyota Camry pernah menggebrak dengan sistem konektivitas T intouch. Sebuah sistem yang memungkinkan pemiliknya mengetahui berbagai hal soal mobil. Mulai dari posisi, pembatas jarak tempuh (geofencing), speed & idle alert, pengingat servis hingga koneksi untuk meminta bantuan Toyota saat keadaan darurat.

Honda Accord RS e:HEV menggebrak dengan teknologi yang lebih canggih: Honda Connect. Sistem yang memungkinkan Anda lebih leluasa mengoperasikan dan mengetahui kondisi kendaraan. Contohnya, Anda bisa menyalakan mesin dan AC melalui handphone. Melihat kemampuan ini, telematika Toyota sepertinya harus segera dibenahi.

Bentuk dashboard keduanya seperti mengikuti tema desain eksterior. Accord dibekali dashboard yang minimalis dan rata minim lekukan. Camry, sekali lagi terlihat kompleks dan modern. Meski begitu, keduanya memiliki nilai ergonomis yang tinggi karena mudah dijangkau dan dipahami.

Harus diakui, kedua sedan ini dibekali interior yang kualitasnya mumpuni. Meski di Honda kami menemukan beberapa kekurangan seperti di area penempatan subwoofer yang kurang rapi. Jok dan trim semua diberikan bahan dengan kualitas yang sepadan dengan harga jual.

Layar monitor untuk multimedia tidak ada yang mengejutkan di kedua mobil ini. Accord menggebrak dengan layar multimedia yang sudah built-in dengan Google dan koneksi internet. Tentunya, ada biaya langganan untuk mengaktifkannya. Sebagai pengolah suara, Honda menyerahkannya pada Bose. Yang menarik, ada Heads Up Display (HUD berukuran 11,5 inci di Accord. Isinya lengkap pula, bisa menampilkan navigasi. Ini yang pertama di kelasnya.

Toyota Camry membalas dengan monitor model floating berukuran 9-inci, yang punya kemampuan NFC. Ditambah kemudahan pengendalian fitur multimedia, AC dan mengoperasikan tirai jendela dari armrest belakang. Untuk sistem audio, JBL jadi andalan di mobil ini.

Baik Camry maupun Accord sudah dibekali dengan sunroof. Bedanya, Accord diberikan panoramic sunroof yang membentang dari depan ke belakang. Selebihnya, fitur bantu berkendara seperti cruise control adaptif sudah jadi standar di keduanya. Begitu juga dengan ABS, EBD, lane keeping assist dan sebagainya.

Performa

Mesin empat silinder jadi pilihan Camry dan Accord untuk jadi penggerak utama. Camry dibekali penggerak dari keluarga mesin Dynamic Force, A25A-FXS, berkapasitas 2,5 liter. Dipasangkan dengan Toyota Hybrid System (THS) jadi penggerak listriknya. Toyota tidak mengungkap berapa total tenaga yang dihasilkan, tapi beberapa sumber kami mengatakan berada di kisaran 208 hp.

Ini beda tipis dengan punya Accord yang menghasilkan daya total 207 hp. Didapat dari mesin bensin empat silinder berkapasitas 2,0 liter. Dipadukan dengan motor listrik membentuk sistem penggerak hybrid Honda yang disebut e:HEV.

Kesimpulan

Kedua mobil ini seperti benar-benar beradu di pasaran dengan harga yang tidak terpaut jauh. Yang mungkin bisa jadi pertimbangan, desain Camry sudah ada sejak 2018 dan mengalami facelift tahun 2021 lalu.

Honda Accord RS hadir dengan desain yang benar-benar fresh dan punya kelebihan di bagian infotainment serta telematika Honda Connect. Selain itu, ini adalah Accord pertama yang diberikan penggerak hybrid.

Sementara Camry, sudah lebih ‘berpengalaman’ karena varian hybrid sudah ada sejak Camry generasi XV50 yang muncul di 2011 lalu.