Honda WR-V

Honda WR-V Gagah Riuhkan Tokyo Auto Salon 2024

Tokyo Auto Salon (TAS) 2024 berlangsung mulai hari ini (12/01) hingga 14 Januari mendatang di Chiba, Jepang. Tidak mau ketinggalan, Honda memeriahkan ajang pameran modifikasi ini dengan beberapa produk yang unik. Salah satunya adalah Honda WR-V yang diubah jadi gagah.

Field Explorer Concept, begitu nama modifikasi yang dipasangkan untuk WR-V versi JDM ini. Parasnya bikin pangling karena hilang sudah kesan mobil kota. Berganti jadi mobil yang siap dibawa untuk kegiatan cross country atau camping di dataran tinggi. Ban dengan kembangan tegas sepertinya akan memudahkan melahap jalur non-aspal. Roof rack ditambahkan untuk mengangkut peralatan kebutuhan tambahan di alam bebas.

Tidak ketinggalan body cladding tebal di area body bagian bawah, over fender dan pelindung di bawah bemper akan melindungi dari benturan-benturan ringan. Imbuhan warna gelap di area tambahan dan grill depan menegaskan kesan gagah crossover compact ini. Honda tidak menjelaskan apakah ada tambahan modifikasi di sistem penggeraknya, tapi sepertinya ini bisa jadi ide menarik untuk modifikasi WR-V Anda.

Borong Banyak

Honda Civic GT500 Tokyo Auto salon 2024

Selan WR-V, Honda juga memajang sederet produk lainnya. Beberapa Civic kencang dipamerkan di Tokyo Auto Salon 2024 ini. Salah satunya adalah Honda Civic Type R generasi terkini (FL 5) yang hadir dengan imbuhan aksesoris Mugen. Mereka juga menampilkan Honda Civic Type R FL5 CNF-R versi super durable berlivery HRC. Ditampilkan juga Honda Civic Type R FL5 versi Honda R & D Challenge FL5. Tak hanya itu saja, Honda juga menampilkan mobil balap terbaru yang akan digunakan di musim balap Super GT tahun 2024, Honda Civic Type R-GT.

Selain Civic, mereka seperti ingin mengingatkan kalau merek ini juga punya DNA balap yang kental. Honda menampilkan lini mobil balap legendaris yaitu Honda S800 dan N-One. Tentunya, tidak ketinggalan mobil balap yang sedang sulit dikalahkan, Red Bull Racing Honda RBPT RB19. Tentunya Anda paham, ini adalah mobil juara dunia F1 2023.

Review Honda WR-V E CVT, Mengupas Potensi Tersembunyi

Musim liburan Nataru (Natal 2023 dan Tahun Baru 2024) menjadi momen unik bagi Motomobi News yang menggelar aktivitas pengujian kendaraan bertajuk #MotomobiMauKemana. Salah satu kendaraan yang kami gunakan ialah Honda WR-V E CVT. Sejujurnya, unit yang kami inginkan di awal perencanaan aktivitas ialah varian RS CVT dengan fitur Honda Sensing. Namun, karena varian teratas tersebut sudah banyak menjadi pilihan pengguna Honda WR-V di Indonesia, akhirnya kami pun melakukan ‘manuver’ ke varian E CVT.

Beberapa rekan kami di kantor sempat mengutarakan bahwa rasa berkendara Honda WR-V varian E tergolong lebih nyaman ketimbang varian RS. Berbekal postur yang agak tinggi, membuat Honda WR-V ini masuk ke golongan sport utility vehicle (SUV) yang ringkas. Dimensinya yang tidak bongsor juga membuat mobil ini masih asyik buat digunakan di perkotaan.

Lebih banyak berinteraksi

Oke, rencana berkendara pun disiapkan. Perjalanan harus diselesaikan selama tiga hari dan rute perjalanan tak boleh kurang dari 500 km di sekitar Jawa Barat. Selama perjalanan, diusahakan rute tidak banyak melintasi jalan tol. Agar kami lebih banyak ‘berinteraksi’ dengan karakter Honda WR-V E ini. Keluar dari jalan tol Cikampek, kami mengarahkan kendaraan menuju Purwakarta, kemudian menuju Wanayasa.

Jujur saja, untuk sebuah kendaraan Honda, suspensi WR-V masih tergolong ‘kurang empuk’. Namun kami menganggapnya bukan menjadi kekurangan, melainkan sebagai karakter. Namanya juga SUV ringkas kan? Uniknya, jika di permukaan jalan halus dengan beberapa artikulasi ketinggian, suspensi WR-V E ini malah menunjukkan keunggulannya. Bantingan terasa mantap dan seolah meredam guncangan dengan baik.

Tidak pakai ban bertapak A/T

Ground clearance setinggi 220 mm juga membuat percaya diri dan menggoda kami untuk membawa mobil ini ke medan yang cukup menantang. Ya, kami mendaki kawasan Bukit Nyomot di Kabupaten Subang, dengan ketinggian lebih dari 300 meter di atas permukaan laut.

Beruntung kondisi jalan tidak becek, sehingga Honda WR-V E CVT mampu melahap permukaan jalan dengan baik. Padahal ban Goodyear Efficientgrip berukuran 215/60 R16 yang digunakan mobil seharga Rp 280 jutaan ini tidak memiliki tapak all-terrain.

Puas menghirup udara segar di sekitar perkebunan sawit tersebut, perjalanan kami lanjutkan ke daerah Pamanukan. Mesin L15ZF DOHC 1.5 liter bertenaga 119 hp dan torsi puncak 145 Nm, menghadirkan performa yang menyenangkan. Kami tidak perlu menginjak pedal gas dalam-dalam untuk mencapai kecepatan yang diinginkan, selain itu transmisi CVT juga selalu merespons dengan baik.

Rute kurang favorit

Setelah bermalam di Pamanukan, kami mencari rute yang ‘tidak umum’ untuk melanjutkan petualangan. Sejumlah daerah yang kami lewati adalah Haurgeulis, Gantar, Cibuluh, hingga Cikamurang, sebelum akhirnya menuju jalan tol Cisumdawu.

Berbagai macam permukaan jalan telah ditempuh, namun kami tidak mudah merasa lelah. Sebab mudah sekali menyesuaikan tubuh dengan jok Honda WR-V E, berkat fitur Height Adjuster. Kami pun menyukai bahan kain fabric pada joknya. Meski sebenarnya material plastik pada bagian interior masih bisa ditingkatkan kualitasnya.

Absennya fitur Honda Sensing, tidak membuat hati kami tetap tenang ketika berkendara. Karena untuk urusan keselamatan, Honda tetap menyematkan sistem pengereman ABS, yang dilengkapi Electronic Brakeforce Distribution dan Brake Assist. Tak ketinggalan Hill Start Assist, serta 4 buah airbag.

Usai melalui wilayah Jatinangor, kami pun tidak ingin langsung kembali ke ibu kota. Oleh karena itu perjalanan pun kembali kami belokkan menuju Bandung, Padalarang, Sukaluyu, Cikalong, Jonggol, Cileungsi, Cibubur, dan akhirnya tiba di Jakarta. Selama tiga hari perjalanan ‘Parahyangan Loop’ ini, kami sukses menempuh jarak sejauh 583 km dengan rata-rata konsumsi bahan bakar 17,1 km per liter. Menyenangkan!

Inilah Konsep Modifikasi Honda Untuk Tokyo Auto Salon 2024

Perhelatan pameran otomotif dwi tahunan Tokyo Auto Salon tinggal hitungan pekan. Event ini sedianya bakal dihelat pada 12-14 Januari 2024 mendatang di Makuhari Messe yang berlokasi di Prefektur Chiba, Jepang.

Tak ingin ketinggalan langkah dari kompetitor dari brand senegaranya, Honda pun menampilkan sedikit kisi-kisi bocoran mobil terbaru yang bakal dipamerkan di Tokyo Auto Salon 2024. Nah, apa saja mobil yang bakal menjadi bintang dari Honda di Makuhari Messe nantinya?

WR-V Spek JDM Made In India

SUV terbaru Honda yang belum lama ini debut perdana yakni WR-V. Uniknya, mobil ini tak diproduksi di Jepang, tapi di India! WR-V jadi mobil Honda spek JDM pertama yang diimpor dari Negeri Bollywood tersebut.

Unit perdana WR-V made in India ini rencananya akan mulai diimpor pada Maret 2024 mendatang. Jadi para konsumen di Jepang tak menunggu terlalu lama.

Untuk spek JDM, Honda membekali WR-V dengan mesin bensin 1.5-liter bertenaga 119 hp dan hanya tersedia opsi transmisi CVT. Bahkan untuk para konsumen di Jepang tak tersedia variant berpenggerak all-wheel drive (AWD). WR-V spek JDM nampaknya menjadi SUV yang ramah di kantong para konsumen kelas menengah.

WR-V Field Explorer Concept

Nah, para konsumen mungkin bakal sedikit ragu karena WR-V yang bakal beredar di Jepang adalah mobil impor. Untuk menepis hal tersebut, Honda pun membuat versi modifikasi dari WR-V. Tujuan utamanya tentu saja untuk lebih memikat para konsumen. Ya, target pasarnya memang kalangan anak muda dan keluarga yang baru pertamakali membeli SUV.

Mobil konsep berlabel WR-V Field Explorer Concept ini sekaligus menjadi model demonstrator dari paket aksesoris opsional yang ditawarkan Honda untuk WR-V.

Ubahan dimulai dari grille dengan imbuhan tulisan ‘Honda’ yang diterangi lampu LED. Warnanya sangat pas dengan lampu kabut berkelir kuning ala mobil off-road. Mika lampu depan dan belakang pun dibuat sedikit gelap.

Pada panel bodi, aksen garnish bernuansa chrome dan aluminium diganti dengan versi warna hitam.

Agar gaya petualang kian kental, velg standar diganti dengan versi warna hitam berbalut ban All-terrain. Pada bagian sisi bodi dilengkapi side skirt pelindung. Pada atap diimbuhi roof rack sebagai penunjang aktifitas petualang bersama Honda WR-V.

Hmm…gaya modifikasi yang bisa menginspirasi para pemilik Honda WR-V di Indonesia.

Accord e:HEV Sports Line

Honda tak hanya memamerkan WR-V versi custom, tapi juga sedan Accord versi hybrid yang juga telah dimodif.

Mobil modifikasi yang berlabel Accord e:HEV Sports Line ini sesuai namanya mengusung gaya sporty. Model terbaru Accord e:HEV memang baru resmi beredar di Jepang pada pertengahan tahun depan. Justru konsep modifikasi ini jadi trik Honda untuk menggaet para konsumen dan membuktikan jika mobil hybrid juga bisa tampil keren.

Aksesoris opsional yang digunakan didominasi warna hitam. Perangkat aerodinamika di sekujur bodi dilabur warna Glossy Black. Sedangkan velg standar diganti dengan velg alloy 19-inci model multi-spoke berwarna gelap. Ubahan pada Accord memang tak terlalu banyak.

Civic Type-R Ala Balap

Tak hanya dua mobil itu saja yang bakal tampil di Tokyo Auto Salon 2024. Ya, dapat anda tebak… Honda juga bakal memboyong modifikasi Civic Type R ala mobil balap Gr. A dan Gr. B racikan Mugen.

Honda bakal menampilkan mobil balap Civic Type R-GT yang berlaga di Super GT Series 2023. Civic Type R CNF-R berbahan bakar non-fosil yang berlaga di balap ketahanan carbon-neutral fuel juga bakal dipamerkan.

Oh ya, masih ada satu mobil balap lainnya yang info detailnya masih dirahasiakan. Basisnya masih Civic. Bocorannya, mobil balap yang bakal mengusung tema “Joy Resistance” ini berpenggerak hybrid dan dilengkapi perangkat aerodinamika ekstrim. Makin penasaran bukan? Kami juga…

Jadi, kita nantikan penampilan Honda di ajang Tokyo Auto Salon 2024 pada Januari 2024 mendatang…

 

Penjualan Honda WR-V Menonjol di Bulan November 2023

Menjelang akhir tahun 2023, PT Honda Prospect Motor mencatat penjualan secara retail sebanyak 10.165 unit di bulan November silam. Prestasi ini meningkat sebesar 6 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Salah satu model yang mencatat peningkatan penjualan tertinggi di bulan November tersebut ialah Honda WR-V.

Penjualan Honda WR-V di bulan November lalu mencapai 1.428 unit atau meningkat hingga 15 persen dibandingkan pada bulan Oktober. Model ini pertama kali diperkenalkan di dunia pada bulan November 2022 dan mulai didistribusikan kepada konsumen pada bulan Desember 2022. Honda WR-V berhasil mencatatkan total penjualan retail sebanyak 17.157 unit.

Kemudian model andalan Honda lainnya yaitu Brio mencatat penjualan sebanyak 4.905 unit. Raihan ini kembali menempatkan Honda Brio sebagai mobil terlaris Honda dengan kontribusi penjualan sebesar 48 persen dari total penjualan di bulan November 2023.

Penjualan terbesar selanjutnya berasal dari HR-V yang mencatat angka 1.537 unit dengan kontribusi sebesar 15 persen dari total penjualan Honda di bulan November 2023. Disusul Honda BR-V yang terjual sebanyak 1.353 unit, serta All New Honda CR-V terjual sebanyak 559 unit.

Model Honda lainnya ialah Mobilio mencatatkan penjualan sebanyak 148 unit, City Hatchback RS sebanyak 132 unit, Civic sebanyak 63 unit, City sebanyak 19 unit, Accord sebanyak 12 unit, serta Civic Type R sebanyak 9 unit.

“Hingga akhir tahun, model-model unggulan seperti WR-V, Brio, dan HR-V terus diminati oleh konsumen serta memberikan kontribusi signifikan terhadap penjualan Honda,” kata Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor.

Di akhir tahun 2023 ini, Honda mengadakan program penjualan yang bertajuk Ease of Mind with 0% Interest 2-3 Years untuk model Honda City, Honda Civic, dan Honda Accord. Program ini bertujuan untuk memudahkan konsumen dalam memiliki mobil sedan Honda dengan cicilan 0 persen selama hingga 3 tahun.

Honda Brio dan HR-V Masih Jadi Primadona Penjualan PT HPM

Sepanjang periode bulan Januari hingga Oktober 2023, PT Honda Prospect Motor (HPM) mengalami peningkatan angka penjualan unit sebesar 7 persen dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2022 silam. Tahun ini, beberapa model Honda menjadi penyumbang peningkatan angka penjualan, seperti Brio, HR-V, WR-V, termasuk CR-V generasi terbaru yang belum lama diperkenalkan.

Honda WR-V yang pertama kali melangsungkan debutnya pada bulan November 2022 dan mulai didistribusikan pada akhir tahun 2022, langsung mendapat respon positif dari para konsumen. Itu sebabnya WR-V menyumbang porsi sebesar 14 persen dari total penjualan Honda di tahun ini. Sedangkan, Brio dan HR-V menjadi model Honda dengan kontribusi penjualan 44 persen dan 20 persen dari total penjualan Honda dalam periode yang sama.

Pada bulan Oktober 2023 lalu, Honda mencatat penjualan secara retail sebesar 9.611 unit. All New Honda CR-V berhasil mencatat penjualan secara retail sebanyak 534 unit,atau meningkat sebesar 71 persen dibandingkan bulan September 2023. Untuk Brio terjual sebanyak 4.494 unit, HR-V sebanyak 1.474 unit, BR-V sebanyak 1.361 unit, dan WR-V sebanyak 1.241 unit.

Bagaimana dengan model lain? Mobilio masih terjual 251 unit, City Hatchback RS sebanyak 150 unit, Civic RS terjual 67 unit, Accord terjual 14 unit, City sebanyak 16 unit, tak ketinggalan Civic Type R sebanyak 9 unit.

“Kami berterima kasih kepada konsumen yang telah menyambut baik produk-produk Honda, sehingga Honda masih mencapai pertumbuhan penjualan yang positif. Kami terus berusaha menyegarkan pasar dengan berbagai aktivitas dan program penjualan yang memudahkan konsumen melakukan pembelian mobil Honda,” kata Yusak Billy, selaku Sales & Marketing and After Sales Director PT HPM.

Honda WR-V RS Versi The Elite Mejeng di GIIAS 2023

Inilah Honda WR-V RS yang tampil beda lewat kolaborasi dengan rumah modifikasi The Elite di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2023. Secara visual, Small SUV ini jauh lebih sporty, nampaknya Honda ingin menggaet para kawula muda yang menjadi pangsa pasar terbesarnya.

Garapan Honda WR-V oleh The Elite mengusung konsep Street Racing. Sporty namun tetap terlihat tangguh layaknya SUV. Gaya modifikasi pada WR-V RS ini meliputi stiker Honda berwarna merah-putih di kaca depan layaknya tampilan sebuah mobil balap, dilengkapi tambahan front diffuser.

Di bagian samping, Honda WR-V RS menggunakan pelek 7-spoke dengan suspensi yang direndahkan. Tentunya lengkap dengan side skirt serta body striping decal. Sementara di bagian belakang menampilkan penambahan body kit dengan custom rear spoiler, rear diffuser serta muffler.

Kolaborasi Sporty

Yusak Billy selaku Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor mengatakan, “Kami menampilkan bentuk kolaborasi modifikasi untuk Honda WR-V RS dengan The Elite untuk memberikan kesan sporty untuk para pengunjung khususnya konsumen kami dimana produk ini juga dapat menjadi pilihan anak muda serta keluarga muda yang aktif”.

Awalnya, The Elite Indonesia adalah salah satu badan usaha yang bergerak di industri Event Organizer otomotif. Kini menambah beberapa lini bisnis baru seperti The Elite Garage, The Elite Brand, dan The Elite Production yang bergerak di bidang digital.

Berawal dari beberapa car enthusiast ingin membuat terobosan baru untuk menjadi salah satu tolak ukur dunia modifikasi di Indonesia yang bisa dikenal oleh negara lain, maka terbentuklah The Elite Showcase. Acara tahunan ini selalu mengundang juri yang berpengaruh di luar negeri dan hanya memilih mobil modifikasi terbaik agar dapat menjadi pembuktian jika modifikasi di Indonesia sudah maju.

Kini, The Elite Indonesia membuat The Elite Garage, tempat Showcase mobil mobil dari tim The Elite Indonesia dan di lengkapi showcase merchandise yang diproduksi / dijual untuk umum dengan nama Elite Brand.

 

Honda TrackFest 2023, Uji Langsung Model RS dan Type R

Acara Honda TrackFEST sukses digelar di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok, 30-31 Mei 2023.

Gelaran ini menjadi privilege atau keistimewaan tersendiri dari Honda untuk konsumen pertama Honda Civic Type R. Untuk itu, Honda mengajak para konsumen Honda Civic Type R dan media untuk merasakan secara langsung performa mobilnya di Sirkuit bertaraf international ini.

Boyong semua model RS dan Type R

Selain memboyong Honda Civic Type R, Honda juga menampilkan semua line-up RS mulai dari New Honda Brio RS, Honda WR-V RS, Honda City Hatchback RS, All New Honda HR-V RS, All New Honda Civic RS hingga All New Honda Civic Type R.

Varian Type R dan varian RS merupakan bagian dari Honda Sport Grade Direction. Varian Type R mengusung konsep Ultimate Sport dengan performa racing dan merupakan Pinnacle of Honda Sporty Line Up. Varian Type R tampil pertama kali hadir melalui model Honda NSX tahun 1992 silam. Honda Civic sendiri pertama kali memiliki varian Type R pada tahun 1997, dan kini memasuki generasi yang ke-6.

Varian Type R juga pernah menginspirasi di model-model lainnya seperti Honda Integra dan Honda Accord.

Varian RS memiliki karakter tampilan serta performa yang sporty dengan DNA dunia balap. Varian RS selalu menawarkan tampilan sporty dengan penambahan aero kit dan desain eksklusif pada eksterior dan interior.

Varian RS juga menjadi grade teratas untuk beberapa model dengan tersematnya fitur dan teknologi lebih lengkap dari grade lainnya.

Banyak aktivitas motorsport

Kotaro Shimizu, President Director PT Honda Prospect Motor mengatakan, “Semua aktivitas dalam Honda TrackFEST kami rancang untuk menunjukkan karakter sporty serta berbagai keunggulan di masing-masing produk RS.”

Honda TrackFEST menyajikan ragam aktivitas menarik yang terbagi menjadi Honda Brio RS Fun Slalom, Honda Civic RS Fun Drag Race 201m, Honda City Hatchback RS Mandalika Cruising serta Honda WR-V RS Driving Technique.

Dalam aktivitas Honda Brio RS Fun Slalom, kami puas menguji Brio untuk melewati jalur dengan banyak tikungan. Kemudian diaktivitas Honda Civic RS Fun Drag Race 201m, kami mengendarai Honda Civic RS dan melaju sejauh 201 meter untuk merasakan akselerasi responsif dari turbonya.

Memasuki aktivitas Honda City Hatchback RS Mandalika Cruising, kami melakukan driving dengan mengikuti jalur balap yang benar di sirkuit ini. Untuk aktivitas Honda WR-V RS Driving Technique, kami merasakan pengendalian yang mudah dikontrol di berbagai kondisi jalan.

Yang paling spesial, kami juga merasakan panasnya aspal sirkuit Mandalika dengan mengendarai All New Honda Civic Type R. Hentakan tenaga mesin 2.0L VTEC Turbo bertenaga 314 hp terus meraung saat meraih torsi puncak 420 Nm dengan buas.

Tenaga dahsyat ini bisa dinikmati berkat tingkat kepresisian handling dan sistem traksi yang handal. Honda Civic balap ini memiliki pengembangan lebih pada sistem turbonya, sehingga tenaga maksimal terus bisa kami rasakan secara maksimal.

All New Honda Civic Type R didukung sistem Rev Match Control. Siatem ini membantu kami “Like a Pro Racer” mempermudah teknik ‘Heal and Toe’ dengan menaikkan putaran mesin saat melakukan pengereman untuk memasuki tikungan, dan lebih cepat keluar tikungan.

New Honda Civic Type R juga disematkan teknologi balap terdepan Honda yaitu mode berkendara +R dan Honda LogR. Saat menggunakan pilihan mode +R, kami serasa berada di dalam mobil balap bertenaga responsif, dengan deru suara mesin powerful dan suspensi yang rigid. Istimewa!

Honda WR-V Transmisi Manual Meluncur, Pilihan Beda Menikmati Keunggulan WR-V

Honda menambah varian baru untuk Honda WR-V. Kali ini hadir varian E dengan transmisi manual 6-speed. Mobil ini dapat dipesan di seluruh Indonesia sejak hari ini, Jumat (19/5). Varian terbaru tersebut memperluas pilihan bagi konsumen mengincar WR-V.

Dikatakan Honda, sejak pertama kali diluncurkan di Indonesia pada November 2022 lalu, SUV kompak ini telah mencatat penjualan sebesar 6.543 unit. Dengan penjualan wholesales tertinggi pada April 2023 lalu.

Honda WR-V sekarang ada varian bertransmisi manual.

Honda WR-V manual ini tetap mengusung berbagai keunggulan yang ditawarkan varian lainnya. Selain ground clearance tinggi, Honda WR-V juga menawarkan performa mesin bertenaga, kabin luas, serta teknologi yang canggih. Honda WR-V juga dilahirkan bergaya sporty dan berbagai keunggulan dibandingkan model lain di kelasnya.

Sedikit catatan, saat menguji Honda WR-V di Bali beberapa waktu yang lalu, kami merasa ini adalah varian dengan tingkat peredaman paling baik. Hal tersebut terbentuk karena menurut tim desain WR-V, mereka memberikan geometry suspensi yang berbeda, plus pelek yang lebih kecil dan ban lebih tebal.

Secara tampilan, Honda WR-V E (CVT dan M/T) memiliki tampilan sporty dengan pelek 16-inci. Karena ini varian paling bawah, dibekali lampu halogen. LED terpasang pada lampu kabut. Di belakang agak unik karena ada Rear Combi Lights with LED Light Bars. Sudah dipasangkan Power Retractable Door Mirror, Heat Rejecting Green Tinted Glass.

Transmisi manual untuk WR-V E

Mesin Sama

Seperti varian Honda WR-V lain, mengandalkan mesin 1.5 L i-VTEC DOHC. Tenaga maksimum 119 hp pada 6.600 rpm. Torsi puncak 145 Nm pada 4.300 rpm. Transmisi manual 6-percepatan terbaru ini siap menghantarkan asupan tenaga ke roda depannya.

Yusak Billy selaku Sales Marketing & Business Innovation Director PT Honda Prospect Motor mengatakan, “Honda WR-V E transmisi manual ini kami hadirkan untuk memenuhi permintaan konsumen, terutama dari luar pulau Jawa yang memiliki kebutuhan dan kondisi alam yang lebih bervariasi. Dengan tetap mempertahankan berbagai keunggulan dari Honda WR-V, kami percaya varian ini akan memberikan lebih banyak pilihan dengan value yang lebih besar bagi konsumen.”

Honda WR-V E (CVT dan M/T) tampil dengan pilihan warna mulai dari Crystal Black Pearl, Meteoroid Gray Metallic, dan Taffeta White. Dengan berbagai keunggulannya, Honda WR-V E M/T kini ditawarkan dengan harga yang lebih terjangkau bagi konsumen yaitu Rp 269,4 juta. Harga ini merupakan harga OTR Jakarta dan kepemilikan mobil pertama. Harga ini adalah harga OTR untuk nomor rangka tahun 2023.

 

PT Honda Prospect Motor_1

PT Honda Prospect Motor Dukung Pasar Domestik dan Ekspor

Tepat tanggal 28 Februari 2023, PT Honda Prospect Motor (PT HPM) mengadakan peringatan dua puluh tahun beroperasinya pabrik Honda di Indonesia di Karawang, Jawa Barat. Dalam seremoni tersebut, Honda terus berkomitmen untuk mendukung pertumbuhan industri otomotif di Indonesia, sekaligus memperkenalkan produk terbarunya yang bakal dikirim untuk pasar ekspor.

PT Honda Prospect Motor memulai produksi pertama di pabrik Karawang pada bulan Februari 2003. Pabrik pertama PT HPM memiliki luas bangunan 80.324 m2 dan kapasitas maksimal produksi hingga 80.000 unit per tahun. Pendirian pabrik kedua dilanjutkan pada tahun 2012 dan diresmikan pada bulan Januari 2014 dengan total luas bangunan sebesar 145.760 m2 serta kapasitas maksimal produksi hingga 120 ribu unit per tahun. 

Kapasitas produksi 200 ribu per tahun

Dengan hadirnya pabrik kedua PT HPM ini dapat meningkatkan kapasitas produksinya hingga maksimal 200 ribu unit per tahun. Untuk mengembangkan dan memperkuat bisnisnya di Tanah Air, PT HPM membangun pabrik connecting rod (setang piston) yang sudah beroperasi pada Desember 2022 silam.

Lebih lanjut, PT HPM juga telah memiliki pabrik stamping yang mulai beroperasi pada Mei 2016 dan telah memproduksi panel samping, atap, lantai dan sebagainya, didukung sistem canggih seperti Automatic Continuous Process dan sistem Robotic. Selain pabrik Stamping, PT HPM juga telah memulai operasi pabrik crankshaft (kruk as) pada September 2016. Fasilitas dalam pabrik ini menerapkan teknologi canggih dan mesin presisi tinggi yang ramah lingkungan.

Sudah 1,7 juta unit mobil diproduksi PT HPM

“Pasar Indonesia sangat penting untuk bisnis Honda secara regional dan global dimana HPM merupakan pasar terbesar di kawasan ASEAN dan juga Asia Oceania. Operasional pabrik HPM di Karawang, Indonesia, merupakan wujud konsistensi Honda untuk memproduksi berbagai model dengan kualitas standar internasional untuk pasar domestik dan ekspor,” papar Hiroshi Tokutake, Executive Vice President Asian Honda Motor Co., Ltd.

“Sejalan dengan visi kami untuk menjadi perusahaan yang diinginkan masyarakat dan masyarakat Indonesia dengan memaksimalkan kebahagiaan pelanggan. Kami berharap, pabrik kami dan ekspor produk kami tidak hanya memenuhi visi HPM, tetapi juga terus memberikan kontribusi positif bagi perekonomian dan masyarakat Indonesia,” tambah Kotaro Shimizu, President Director PT HPM.

Hingga saat ini, pabrik PT HPM telah memproduksi lebih dari 1,7 juta unit dimana memproduksi model-model favorit yaitu Honda Brio, All New Honda BR-V, All New Honda HR-V, Honda CR-V, Honda Mobilio dan produk terbaru Honda yaitu Honda WR-V. PT HPM ke depannya akan mulai mengekspor model-model terbarunya ke beberapa negara. Selain mobil, pabrik PT HPM juga telah mengekspor berbagai komponen mobil.

REview Honda WR-V

Penjualan Honda WR-V Lancar, Brio Masih Tetap Paling Laku

PT Honda Prospect Motor (HPM) mengumumkan, mobil paling laris secara ritel dari kubu mereka adalah Honda Brio. Itu mungkin sudah jadi hal biasa. Tapi yang menarik adalah, penjualan Honda WR-V menjadikan SUV kecil ini paling laris di segmennya. Mobil baru Honda itu tercatat terjual sebanyak 1.780 unit ke konsumen selama bulan Januari 2023.

Dengan begitu, sejak diluncurkan November 2022 lalu, pesaing Toyota Raize dan Daihatsu Rocky ini telah terjual sebanyak 2.411 unit di Indonesia. Angka diatas itu juga menandakan kalau WR-V menguasai pangsa pasar di segmennya sebesar 42 persen. Cukup bisa diapresiasi untuk sebuah mobil baru. Meski, karena ini Honda, tidak terlalu mengejutkan.

Honda WRV

“Kami berterima kasih kepada konsumen yang telah menyambut baik produk terbaru kami, yaitu Honda WR-V yang selama 3 bulan setelah diluncurkan sudah mengumpulkan pemesanan lebih dari 5.000 unit di Indonesia. Kami akan berupaya untuk secepatnya memenuhi permintaan konsumen untuk Honda WR-V dan produk-produk Honda lainnya. Untuk mendukung penjualan di awal tahun ini , kami juga menampilkan produk-produk terbaru serta program penjualan di IIMS 2023 yang akan memberikan nilai lebih bagi konsumen yang melakukan pembelian selama bulan Februari ini,” kata Yusak Billy, Business Innovation and Marketing & Sales Director PT HPM.

Masih Honda Brio

Selain WR-V, SUV Honda yang laris secara ritel adalah HR-V. Sebanyak 2.355 unit berpindah ke konsumen, sementara Honda CR-V sebanyak 399 unit.

Honda Brio

Di segmen MPV/Crossover MPV, Honda Mobilio mencetak penjualan sebesar 67 unit saja. Sementara BR-V 1.490 unit. Untuk sedan, memang bukan pasar yang ‘sexy’. Terbukti bulan lalu Honda Civic RS yang ganteng hanya mampu terjual sembilan unit. Sedangkan Accord dan Honda City (sedan) masing-masing 15 unit.

Kelas hatchback, melihat data yang dirilis oleh Honda, sepertinya cukup ‘jomplang’. Honda City Hatchback terjual 357 unit. Sementara Brio 4.531 unit. Hatchback kecil tersebut masih tetap jadi penyumbang pendapatan yang paling signifikan di kubu HPM.

 

Secara keseluruhan, bulan Januari 2023 lalu, berkat penjualan Honda WR-V dan lainnya, HPM sukses mencatat penjualan ritel (dari dealer ke konsumen) sebesar 11.018 unit. Ini menempatkan Honda di urutan ketiga setelah Daihatsu yang mencetak 22.053 unit. Status merek paling laris diraih oleh Toyota dengan 25.555 unit.

Tidak Ada Mobil Baru

HPM melalui salah satu main dealer, Imora, ikut meramaikan kegiatan IIMS 2023. Namun mereka tidak membawa mobil baru. Yang ada adalah menggenjot penjualan dengan beragam kegiatan promosi. 

Judul kegiatan tersebut adalah Rame-rame Beli Honda. Isinya beragam Mulai dari uang muka nol persen, angsuran mulai dari Rp 2 jutaan, jangka waktu cicilan sampai tujuh tahun hingga program tukar tambah. 

Kalau Anda beli mobil selama acara IIMS 2023, bisa dapat kesempatan untuk dapat hadiah jalan-jalan ke Hongkong, smartphone dan lucky dip. 

Honda WR-V 2022

Honda WR-V 2022, Saat Impresi Mengalahkan Ekspektasi

Honda Prospect Motor (HPM) mengajak kami untuk mencoba produk terbaru mereka, Honda WR-V. Uji coba ini dilaksanakan di Bali 19-21 Desember 2022. Karena waktu dan rutenya lumayan panjang, duduk sebagai pengemudi maupun penumpang.

Satu hal yang bisa kami simpulkan adalah, kompetitornya harus ekstra waspada. Honda WR-V 2022 punya modal kuat untuk bisa berbicara di pasar small SUV, selain karena mengusung nama Honda.

Honda WRV RS dan E

Soal desain dan kabin sudah di bahas di artikel sebelumnya. Kini, waktunya menjabarkan seperti apa performa mobil dengan ukuran panjang 4.060 mm ini.

Performa

Pertama, penggerak utamanya adalah mesin bensin 4-silinder 1,5 liter i-VTEC. Tanpa bantuan peranti induksi turbocharger. Mesin ini bisa Anda temukan juga pada Honda City atau All New BR-V. Tenaganya 119,3 hp pada 6.600 rpm. Torsi puncak 145 Nm muncul di 4.300 rpm. Untuk informasi, di kelas SUV kecil WR-V punya angka performa paling baik dibanding Kia Sonet, Toyota Raize/Daihatsu Rocky.

Penerus daya adalah transmisi CVT G-design shift. Tidak tahu apa maksudnya, tapi ini salah satu CVT terbaik yang pernah kami coba. Responsif dan paham apa yang diminta oleh pengemudi. Dengan kata lain, tidak lelet dan presisi.

Mesin Honda WR-V

Dikombinasikan dengan mesin dan dimensi, hasilnya adalah mobil yang lincah dan penurut. Untuk pemakaian di dalam kota tidak merepotkan karena responsif. Luar kota pun demikian, apalagi kalau harus melewati jalan yang tidak lebar. Cukup letakan tuas di D, maka WR-V mengolah sendiri apa yang harus dilakukan.

Raungan mesin sesekali terdengar saat kick down, namun secara cepat CVT mengubah raungan itu menjadi percepatan yang linear. Yang jadi catatan, kadang ada saja momen dimana CVT seperti grogi dan membuat mobil melonjak kasar. Contohnya saat harus berakselerasi tiba-tiba di tanjakan, tapi itu jarang terjadi. Itulah kenapa kami bisa bilang, performanya memuaskan untuk kondisi apapun.

Pengendaraan 

Salah satu nilai plus Honda WR-V 2022 adalah handling dan pengendaraan. Ekspektasi kami, karena mobil ini kecil, rasanya paling tidak jauh dari Honda Brio. Ternyata meleset.

WR-V dibekali suspensi MacPherson strut di depan namun masih menggunakan H-shape beam di belakang. Wajar, ini mobil entry level, jadi jangan berharap ada kejutan dengan hadirnya suspensi multi-link yang mahal.

REview Honda WR-V

Meski demikian, apa yang diberikan oleh SUV ini memuaskan kami. Redaman suspensi patut diacungi jempol. Pada tipe WR-V RS yang dilengkapi Honda Sensing ini, terasa kalau kakinya mampu meredam goncangan dengan baik. Lebih baik dari produk kembar Daihatsu-Toyota dan berbeda tipis dari Kia Seltos.

Bushing yang dipakai terasa berkualitas. Tidak ada bunyi suspensi yang protes saat harus melayani jalanan keriting. Kecuali kaki belakang saat melewati lubang yang agak dalam. Lubang yang tidak manusiawi memang menimbulkan bunyi, semua mobil pasti begitu. Tapi aspal bergelombang atau sambungan jalan bisa dilewati dengan nyaman tanpa bikin penumpang protes di kecepatan menengah.

Yang membuat agak keras adalah format roda. Ban pada varian RS memiliki profil 215/55 dengan pelek ring 17 inci. Anda pasti paham, ban tipis peredamannya tidak sebaik yang lebih tebal.

Honda WRV

Hal berbeda kami temukan pada WR-V varian E yang digunakan sebagai mobil panitia di Bali. Terasa jauh lebih empuk. Bukan hanya karena ban lebih tebal (215/60) dan pelek 16 inci. Tapi memang tim desain mobil ini memiliki perhitungan yang lain, khusus untuk tipe E.

Konrapee, Assistant Large Project Leader Honda WR-V mengatakan, “Untuk E, kami membuat tingkat peredaman yang berbeda. Tapi tetap membuat mobil ‘balance’ seperti yang diberikan oleh RS. Dampernya dirancang lebih halus.” Lebih nyaman memang, namun terasa terlalu lembut. Terutama di bagian belakang.

Lincah Bermanuver

Beralih ke pengendalian, setir dengan elektrik power steering memiliki bobot yang pas untuk sebuah mobil perkotaan. Tidak ada yang mengejutkan di bagian ini. Saat bermanuver yang kami harus apresiasi. Pergerakan roda terasa linear dengan arahan pengemudi, dengan respon yang cukup baik. Ini kami rasakan saat berkendara di jalanan sempit dan berliku di wilayah Ubud.

Secara keseluruhan, kualitas pengendaraan dan pengendalian Honda WR-V layak untuk diacungi jempol.

Sasis Diberikan Peredam

Tidak perlu berteriak untuk bercakap di mobil ini. Salah satunya adalah karena kualitas peredam memberikan nilai NVH (Noise, Vibration, Harshness) yang memuaskan. Poychat Ua Arayaporn, Large Project Leader Honda WR-V 2022 mengatakan bahwa mereka memberikan lapisan peredam spray foam langsung di monokok. Bukan sekedar busa di pintu dan plafon.

Dashboard WRV

Hasilnya adalah peredaman suara luar dan artikulasi ban yang hebat. yang terakhir itu dibantu juga oleh penggunaan ban Bridgestone. Namun tidak sebaik itu untuk mengurangi suara mesin. Putaran 2.500 rpm pun mesin sudah terdengar. Masih bisa ditolelir, tapi jadinya terasa tanggung.

Kesimpulan

Seperti kami bilang di atas, kompetitor di kelas SUV kecil kini harus lebih waspada. Honda WR-V memiliki kualitas yang melebihi ekspektasi. Jika dulu saat masih dipamerkan dalam kotak di GIIAS, kami yakin ini rasanya macam Honda Brio, sekarang berubah.

Dengan harga Rp 309,9 juta (termahal, versi RS With Honda Sensing) Anda diberikan mobil dengan performa, kenyamanan dan handling yang meyakinkan. Meski, secara harga masih kalah dari Toyota Raize GR Sport TSS (Rp 302 jutaan). Andalan Toyota itu dibekali rem parkir elektrik dan fitur pengaturan yang lebih lengkap. Tapi performa di atas kertas dan kualitas peredamannya belum bisa menyaingi WR-V.

Di kelas ini masih ada Kia Sonet dengan kelengkapan terbaik diantara yang lain. Tapi dengan banderol Rp 343 juta (tipe tertinggi, Premiere iVT) Sonet seperti melejit sendirian.

Mesin Honda WR-V

Jangan Harap Ada Honda WR-V Turbo

Honda WR-V kami uji di Bali 19-21 Desember 2022. Satu hal yang menggelitik adalah, kenapa masih menggunakan mesin 1,5 liter konvensional, saat kompetitornya mulai pakai turbo. Apakah akan ada varian hybrid atau BEV sekalian? Lalu kenapa tidak ada pengaturan setir teleskopik serta rem parkir elektrik?

Kami bertanya langsung kepada LPL (Large Project Leader) Honda WR-V Poychat Ua Arayaporn mengenai hal ini. Untuk turbo, jawabannya cukup teknis: Intercooler. Menurut engineer Honda ini, mereka harus mendesain mobil compact dengan interior yang lega. Dan memang haris diakui, kabin WR-V memang luas. Memasangkan peranti turbo, berarti mengubah tatanan ruang mesin, yang akan berimbas pada bergesernya firewall dan mengurangi volume interior.

“Salah satu yang paling signifikan adalah pemasangan intercooler di depan. Karena posisinya harus paling depan, otomatis semuanya akan mundur,” tutur wanita yang tinggal di Bangkok itu. Benar juga, saat kami perhatikan, memang ruang mesin terlihat tidak terlalu besar. Jarak antara grill dan radiator juga lumayan sempit karena ada sub-frame di situ.

Lalu kenapa tidak ada rem parkir elektronik dan tilt steering? Poychat tidak secara gamblang menjelaskan, tapi sepertinya tidak jauh-jauh dari alasan harga.

Tidak Ada BEV

Soal BEV, pertanyaan ini dijawab oleh President Director PT. Honda Prospect Motor Kotaro Shimizu. Ia menjelaskan kalau target mereka adalah menghasilkan mobil untuk pasar Indonesia yang harganya antara Rp 200 juta sampai Rp 300 jutaan.

Kalau menyematkan teknologi tersebut, harganya tidak akan masuk. “Tapi tenang saja, seperti yang sudah diketahui, Honda akan memasarkan mobil dengan teknologi seperti itu tahun depan. Ada dua model,” kata Shimizu.

Seperti biasa, produknya masih rahasia. Tapi kami yakin salah satunya adalah All New CR-V dengan teknologi hybrid ala Honda, e:HEV. Satunya belum diketahui. Indikasi kehadiran CR-V baru salah satunya diketahui dari pendaftaran hak paten yang sudah dilakukan. Lalu, khusus untuk SUV ini, HPM memberikan promo akhir tahun yang cukup signifikan. Kami jadi tak sabar ingin melihat sosoknya secara langsung…

Honda WR-V Produksi Pertama Meluncur, Siap Dikirim!

Akhirnya PT Honda Prospect Motor (HPM) secara resmi memulai produksi massal pertama Honda WR-V di pabrik PT HPM di Karawang, Jawa Barat, pada Kamis, (1/12). Kehadiran unit produksi pertama Honda WR-V ini sekaligus menandai dimulainya pengiriman ke semua dealer resmi Honda di seluruh Indonesia.

Seremoni ini dihadiri langsung oleh Kotaro Shimizu selaku President Director PT Honda Prospect Motor, Benawati Abas selaku Senior Vice President PT Honda Prospect Motor, Agus Budiman selaku Vice President PT Honda Prospect Motor, Masakazu Hihara selaku Vice President PT Honda Prospect Motor dan Dewan Direksi PT Honda Prospect Motor.

Punya standar kualitas tinggi

Dalam sambutannya, Kotaro Shimizu, President Director PT Honda Prospect Motor mengatakan, “Kami bangga bahwa Indonesia menjadi negara pertama di dunia yang meluncurkan dan memproduksi Honda WR-V. Kami percaya, fasilitas produksi Honda Indonesia memiliki standar kualitas tinggi dan siap memenuhi ekspektasi dari konsumen di Indonesia dan Internasional di waktu mendatang.”

Honda WR-V hadir melengkapi lini SUV Honda yang sebelumnya telah sukses dengan model seperti New Honda CR-V, All New Honda HR-V dan All New Honda BR-V. Sejak meluncur 2 November lalu, Honda WR-V disambut antusias oleh konsumen di Indonesia dengan angka pemesanan mencapai lebih dari 1.500unit dari seluruh Indonesia.

Honda WR-V dibekali karakter khas SUV Honda lainnya seperti ground clearance tinggi, performa mesin bertenaga, kabin luas, serta teknologi canggih. Mobil kompak ini dibangun melalui serangkaian riset dan menjalani tes di berbagai kondisi jalan di Indonesia. Berdasarkan hasil studi tersebut, Honda menawarkan SUV berukuran compact yang cocok untuk perkotaan maupun sub-urban, memiliki desain stylish dan sporty, performa bertenaga dan fitur yang canggih.

Dengan dimulainya produksi massal ini, Honda WR-V menambah jumlah model yang diproduksi di Pabrik PT HPM di Indonesia, meliputi model-model lainya yakni Honda Brio, All New Honda HR-V, All New Honda BR-V, Honda City Hatchback RS, Honda CR-V dan Honda Mobilio.

Selain untuk memenuhi permintaan di pasar otomotif Indonesia, beberapa model dan komponen produksi Pabrik PT HPM juga telah diekspor ke berbagai negara di seluruh dunia.

Honda L Engine, Bertahun-tahun Jadi Andalan di Indonesia

Membahas mesin Honda yang banyak beredar di Indonesia, tentu tidak jauh-jauh dari unit Honda L engine. Mesin ini pertama kali resmi berseliweran di Tanah Air pada Honda Jazz generasi pertama atau GD3. Mungkin beberapa waktu sebelumnya, Anda juga pernah melihat mesin L tersebut di Honda Fit yang diniagakan oleh sejumlah importir umum (IU). Setelah Honda Jazz, mesin L lalu digunakan pula oleh Honda City GD8.

Mesin berukuran kompak ini lalu disematkan oleh Honda pada beragam produk lainnya, tak hanya Jazz dan City generasi berikutnya saja, namun menyebar pada Brio, Mobilio, Freed, hingga HR-V. Tak itu saja, bahkan untuk hatchback sporty hybrid Honda CR-Z pun menggunakan mesin L sebagai basisnya.

Mesin L tak hanya sanggup menghasilkan performa yang baik untuk harian, bahkan saat dipakai di ajang balap mulai One Make Race, Touring dan Drag Race, ternyata masih patut diacungi jempol. Mesin L juga terbilang punya konsumsi bahan bakar yang efisien untuk dipakai harian. Jadi, semua tergantung si pengemudi, mau dibawa santai agar bahan bakarnya irit, oke. Dioprek supaya kencang kalau ingin balap, bisa juga.

Karena mesin Honda L ini tergolong modular, maka satu jenis mesin bisa untuk beragam model. Cukup sesuaikan kapasitasnya atau settingan ECU saja. Hasilnya, kerjaan divisi riset dan product planning PT Honda Prospect Motor jadi (relatif) gampang. Keluaran tenaga antar model, tinggal diatur sesuai kebutuhan.

Misalnya, output tenaga Honda Jazz yang mencapai 118 hp, sedangkan pada Freed yang punya desain multi-purpose vehicle (MPV) dibuat lebih jinak, yakni 116 hp. Oke, dari tahun ke tahun, mesin L semakin banyak digunakan pada produk Honda yang dipasarkan di Indonesia. Termasuk CR-V, Civic, dan Accord.

Mulai pakai DOHC

Jika pada awalnya mengadopsi teknologi single overhead camshaft (SOHC), maka untuk pasar Indonesia hadir mesin L dengan model dual overhead camshaft (DOHC) bersama Honda City Hatchback RS pada tahun 2021 silam. Ubahan signifikan dari cylinder head model SOHC yang menjadi model DOHC, cukup berpengaruh terhadap tenaga yang dihasilkan.

Torsi juga sudah bisa dicapai dari putaran rendah, sehingga pengemudi tidak perlu injak pedal gas terlalu dalam, akibatnya konsumsi bahan bakar pun menjadi lebih efisien. Rumus lain yang diterapkan, pada permukaan area piston dilapisi molybdenum, dengan ketebalan yang tepat. Sejalan dengan konsep mesin Earth Dreams Technology, Honda juga mengurangi jumlah kandungan emisi gas buang. Caranya memadukan exhaust manifold dengan kepala silinder dalam hitungan yang pas.

Mesin Honda WR-V

Di tahun 2022 ini, tepatnya di awal bulan November lalu, Honda kembali menghadirkan produk untuk pasar Indonesia, yakni WR-V. Peluncuran sekaligus global premiere tersebut menunjukkan keseriusan Honda dalam menggarap segmen Small Sport Utility Vehicle (SUV) di Indonesia. WR-V memadukan karakter SUV Honda yang memiliki desain kompak dan gaya lebih sporty.

Tak ketinggalan performa dan teknologi yang turut diusung, salah satunya ialah penggunaan mesin L15ZF 1.5 liter yang bertenaga 119 hp dan torsi 145 Nm. Sekali lagi, mesin L masih menjadi unit yang dipercaya oleh Honda untuk bersaing di pasar otomotif Indonesia. Hal ini menjadi bukti bahwa Honda L engine memiliki durabilitas dan dapat diandalkan untuk banyak kebutuhan.

WRV Raize

Honda WR-V dan Toyota Raize Beradu di Segmen SUV Kompak

Salah satu rival terdekat Honda WR-V ialah Toyota Raize.

Setelah penantian beberapa bulan, Honda WR-V resmi meluncur di Indonesia pada 2 November 2022. Honda WR-V menjadi sosok baru di segmen SUV kompak sekaligus melakukan debut globalnya di Indonesia. PT Honda Prospect Motor (HPM) mengklaim bahwa Honda WR-V ini dikembangkan di Indonesia. Namun, ada kemungkinan besar bahwa produk ini nantinya dipasarkan juga di luar negeri.

Pada segmen SUV kompak ini, rival terdekatnya ialah Toyota Raize. Kontan saja kami menilai bahwa Sport Utility Vehicle (SUV) kompak ini siap menantang Toyota Raize. Apalagi untuk harga, terutama varian teratasnya, perbedaannya amat tipis. Lalu, kira-kira mana yang lebih unggul? Berikut ialah komparasi antara Honda WR-V dan Toyota Raize, mengacu dari sejumlah data di atas kertas.

Dimensi

Secara dimensi, ketiga mobil itu sebenarnya tak terlalu beda jauh. Sebab, mobil ini memang masuk dalam kategori SUV kompak. Honda WR-V punya dimensi panjang 4.060 mm, lebar 1.780 mm, dan tinggi 1.608 mm. Jarak sumbu rodanya ialah 2.485 mm. Honda WR-V punya ground clearance 220 mm, masih lebih tinggi dibanding kompetitor terdekatnya. Sementara Toyota Raize 1.0 Turbo memiliki panjang 4.030 mm, lebar 1.710 mm, tinggi 1.635 mm dengan jarak sumbu 2.525 mm. Sedangkan, Toyota Raize punya ground clearance 200 mm.

Spesifikasi

Jelas sekali bahwa Honda WR-V memiliki kapasitas mesin paling besar di kelasnya. Jika Toyota Raize memiliki pilihan mesin 1.0 liter turbocharger dan 1.2 liter non-turbocharger, Honda masih percaya diri dengan mesin 1.5 liter non-turbo milik Honda BR-V untuk dijejalkan pada WR-V.

Honda WR-V mengusung mesin bensin 4 silinder 1.5 liter i-VTEC DOHC, dengan tenaga maksimum 119 hp dan torsi puncak 145 Nm. Mesin tersebut digandengkan dengan transmisi CVT. Untuk Toyota Raize, terdapat dua pilihan mesin. Yang pertama ialah mesin bensin 3 silinder 1.0 liter VVT-i DOHC dan dilengkapi perangkat turbocharger. Tenaganya mencapai 97 hp dan torsi maksimal ialah 140 Nm. Yang kedua adalah mesin bensin 3 silinder 1.2 liter Dual VVT-i DOHC bertenaga 87 hp dan punya torsi 112,7 Nm.

Fitur

Kedua mobil di kelas SUV kompak ini menyuguhkan beragam fitur canggih. Fitur Advanced driver Assistance System (ADAS) memang menjadi andalan, namun fitur tersebut hanya tersedia di beberapa tipe saja.

Honda WR-V dibekali dengan Honda Sensing khusus tipe tertinggi WR-V tipe RS with Honda SENSING. Terdapat ada fitur Collision Mitigation Brake System (CMBS), Auto-High Beam, Lane Keeping Assist System, Lead Car Departure Notification System (LCDN), Road Departure Mitigation (RDM), dan Adaptive Cruise Control (ACC).

Selanjutnya, ada Walk-Away Auto Lock, Remote Engine Start, Honda LaneWatch, Smart Entry dan Auto Foldable Side Door Mirror with LED Turning Signal. Honda WR-V memiliki kamera belakang yang dapat menunjukkan tampilan atas, tampilan normal (130°), atau tampilan belakang lebar (180°) saat transmisi dalam posisi mundur. Ada pula Auto Headlight pada Honda WR-V RS with Honda SENSING.

Toyota Raize pun tak ingin ketinggalan. Mobil ini juga memiliki fitur ADAS berupa Toyota Safety Sense (TSS) untuk tipe tertentu. Sistem TSS itu terdiri dari fitur Pre-Collision System, Adaptive Cruise Control, Lane Departure Assist with Steering Control, Front Departure Alert, Rear Cross Traffic Allert dan Blind Spot Monitor, serta Pedal Missoperation Control. Kamera parkir belakang, Hill Start Assist, dan Vehicle Stability Control pun turut dihadirkan.

Harga

Di segmen SUV kompak, kedua mobil ini bersaing cukup ketat. Dari segi harga pun saling mendekati, terutama pada varian teratas. Buat Anda yang memiliki kocek sekitar Rp 300 jutaan, maka kami sengaja mengambil sampel varian teratas dari keduanya. Honda WR-V Tipe RS CVT with Honda SENSING adalah Rp 309,9 juta, sedangkan Toyota Raize 1.0T GR CVT TSS TWO TONE ialah Rp 305,1 juta.

Honda WR-V 2022 dan Tantangan Produksinya

Kelahiran Honda WR-V dibayangi krisis komponen. Honda Prospect Motor pun berhati-hati dalam menentukan targetnya.

Indonesia jadi negara pertama yang memperkenalkan Honda WR-V terbaru. Tentunya, akan ada banyak rencana. Namun tantangannya juga besar. Dari sejak masa produksi hingga dijual. Honda perlu lima tahun untuk proses survey dan pengembangan. Hambatan berikutnya adalah produksi.

Seperti diketahui Honda WR-V dibuat secara lokal di pabrik Honda di Karawang Timur, Jawa Barat. Bersama dengan Brio, HR-V dan CR-V.

Menurut Yusak Billy, Business Innovation and Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor (HPM) Honda Prospect Motor (HPM), produksi WR-V dibatasi 1.700 unit saja hingga akhir tahun 2022. Ini masih berhubungan dengan kelangkaan chip semikonduktor. Produksi tahun depan, paling tidak untuk kuartal pertama juga akan terbatas. Kemungkinan sekitar 2.000-an unit.

Belum lagi, “Kami juga akan ekspor WR-V, tapi belum bisa disebutkan negara tujuannya,” tambah Yusak. Ia melanjutkan, total target pesanan WR-V selama satu tahun sejak diluncurkan adalah 30.000 unit. Namun ia tidak merinci apakah angka tersebut termasuk untuk ekspor.

Mengenai Honda WR-V 2022

Honda WR-V adalah SUV baru yang melengkapi deretan mobil tinggi Honda. Tersedia dalam dua varian utama, E dan RS serta satu varian RS yang dilengkapi dengan Honda Sensing. Mobil ini, menurut Kotaru Shimizu, President Director HPM menegaskan, “Mobil ini dirancang dan dikembangkan melalui riset dan pengujian yang langsung dilakukan di Indonesia untuk menyesuaikan dengan kebutuhan konsumen dan karakter jalan di Indonesia. Model ini dipersembahkan untuk orang-orang yang memiliki semangat untuk unggul dan akan membawa mereka menjadi pemenang dalam kehidupannya.”

Untuk membuktikan, Honda membekali small SUV ini dengan mesin 1,5 liter serupa dengan BR-V. Tentunya dengan penyesuaian. Tenaganya 121 ps, dengan torsi puncak 145 Nm. Ini angka yang cukup besar untuk ukuran mobil compact sepanjang empat meteran.

Harga Honda WR-V 2022 mulai dari Rp 271.900.000 untuk tipe E CVT. Diatasnya ada RS CVT dengan harga Rp 289.900.000. Sedangkan varian RS dengan Honda Sensing dihargai Rp 309.900.000. Menarik, harganya tidak terpaut jauh dari Toyota Raize yang jadi kompetitornya.

Honda WR-V Siap Mengaspal di Tanah Air

Honda kembali memperkenalkan produk WR-V dalam waktu hitungan jam saja.

Kehadiran produk Honda baru hanya tinggal menunggu waktu, bahkan hanya dalam hitungan jam saja. Setelah sempat tampil dengan balutan kamuflase di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022 dan roadshow ke beberapa kota di Tanah Air. Dugaan kuat, mobil ini merupakan Honda WR-V. Namun pihak HPM masih belum mau membeberkan nama resminya. 

Sebagai salah satu brand ternama di dunia otomotif, tentu Honda akan terus melakukan inovasi dan pengembangan teknologi untuk setiap varian mobilnya. Memasuki kuartal keempat tahun 2022, PT Honda Prospect Motor (HPM) pun telah siap melakukan world premiere mobil terbaru yang akan meramaikan pasar otomotif Indonesia.

Esok petang, pukul 15.00 WIB, Honda akan menguak tabir mobil misterius yang sempat membuat penasaran banyak khalayak. Buat Anda yang masih meragukan sosoknya, jangan khawatir. Sebab kami sudah memeriksa beberapa informasi terkait mobil tersebut. Pada Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) Samsat DKI Jakarta, sudah keluar data kendaraan baru Honda dengan kode DG47 dan DG48.

Ditambah pula dengan informasi pemakaian mesin 1.5 liter dan kode varian E dan, termasuk pilihan transmisi manual serta CVT. Berdasarkan informasi itu, nilai jual mobil tersebut mulai Rp 163 juta hingga Rp 189 juta. Namun angka tersebut belum menjadi harga yang Anda bakal jumpai saat Honda baru ini sudah berada di lantai showroom.

Honda WR-V bakal menjadi SUV keempat Honda di Indonesia setelah BR-V, HR-V, dan CR-V. Selain itu, Honda WR-V juga akan menjadi mobil Honda keenam yang mengusung logo RS, menyusul Honda Brio RS, Honda Civic RS, Honda City Hatchback RS, Honda HR-V RS, serta Honda Mobilio RS.

Nama WR-V sendiri sebenarnya sudah ada sejak 2017. Honda menyiapkannya sebagai sport utility vehicle (SUV) crossover subkompak yang diposisikan dibawah Honda HR-V. Namun, saat itu Honda WR-V hanya dijual di pasar Amerika Selatan dan India. Sedangkan WR-V merupakan singkatan dari Winsome Roundabout Vehicle.

Honda SUV RS

Sebentar Lagi Sosok Asli Honda SUV RS Terkuak!

Honda SUV RS mengaspal di awal November 2022.

Setelah sempat sedikit kecewa karena wujud asli Compact Sport Utility Vehicle (SUV) teranyar Honda belum tampil secara jelas di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022 silam, maka kini titik terang sosok asli mobil yang kini masih disebut sebagai Honda SUV RS tersebut semakin dekat. Ya, rencananya tanggal 2 November 2022 nanti bakal diluncurkan.

Apalagi pada NJKB Samsat DKI Jakarta, sudah keluar data kendaraan baru Honda dengan kode DG47 dan DG48. Ditambah pula dengan informasi pemakaian mesin 1.5 liter dan kode varian E dan, termasuk pilihan transmisi manual serta CVT. Mengacu pada informasi itu, nilai jual mobil tersebut mulai Rp 163 juta hingga Rp 189 juta.

Ada aksen seperti perpaduan antara Honda HR-V dan BR-V

Karena sudah resmi terdaftar, maka pasar otomotif Tanah Air menjelang akhir tahun 2022 akan semakin semarak dengan hadirnya mobil ini. Oke, kami pun jadi ingin membahas mengenai sosok misterius dari Honda ini. Pada bagian eksteriornya, terlihat SUV RS menerapkan desain lampu yang menyipit khas Honda, termasuk grille yang menyerupai model Honda lainnya, alias terpisah antara bagian atas dan bawah.

Kontur bodi samping mobil SUV RS ini seolah masih punya aksen seperti perpaduan antara HR-V dan BR-V. Terdapat garis tegas yang mengalir dari lampu depan menuju lampu belakang. Ciri khas sebuah SUV dihadirkan pula lewat aksen warna hitam yang mengelilingi bodi bagian bawah, termasuk mengelilingi lekuk spakbor ban.

Penyematan velg berdiameter besar seperti 17 inci atau 18 inci mungkin saja nanti hanya ada pada varian teratas saja. Pada bagian belakang, mobil ini terlihat keren berkat desain lampu belakang yang menyambung dari kedua sisinya. Lazimnya mobil konsep Honda tidak jauh dari aslinya, walaupun detailnya tentu memiliki sejumlah perbedaan.

Sepertinya Honda masih mempercayakan jantung mekanis L15 series untuk mengisi ruang mesin SUV kompak ini. Karena memang mesin 4 silinder berkapasitas 1.5 liter itu terkenal bandel dan punya efisiensi bahan bakar yang cukup baik. Terlebih lagi Honda sudah membuat mesin tersebut di Indonesia. Ada opsi transmisi manual bagi konsumen yang masih suka menginjak pedal kopling dan transmisi CVT yang praktis.