Leapmotor C10 Kawal Ajang ASICS Jakarta : Speed : Race 2026

Mobilitas modern kini tidak hanya berbicara tentang perjalanan dari satu tempat ke tempat lain. Kendaraan juga mulai mengambil peran dalam mendukung aktivitas, komunitas, hingga gaya hidup masyarakat perkotaan.

Pendekatan ini terlihat melalui kehadiran Leapmotor di ASICS Jakarta : Speed : Race 2026. Dalam ajang yang berlangsung pada Sabtu, (26/9) di kawasan PIK 2, Jakarta, Leapmotor C10 dipercaya sebagai Official EV Lead Car.

SUV listrik ini memimpin jalannya perlombaan, mengawal peserta sejak garis start hingga finish. Kehadirannya sekaligus membawa teknologi kendaraan listrik ke tengah komunitas olahraga yang lekat dengan semangat performa dan gaya hidup aktif.

Bagi Leapmotor Indonesia, kolaborasi ini menjadi cara untuk memperkenalkan kendaraan listrik melalui pengalaman yang lebih dekat dengan keseharian masyarakat. Bukan sekadar memamerkan produk, namun menempatkannya dalam aktivitas yang memiliki keterkaitan dengan kebutuhan mobilitas masa kini.

Ajang Lari yang Mengutamakan Performa

ASICS Jakarta : Speed : Race 2026 menghadirkan dua kategori utama, yakni 5K Race dan One Mile Race. Keduanya mengajak peserta menguji kecepatan, konsistensi, serta kemampuan menjaga performa sepanjang lintasan.

Mengusung semangat More Energy, to Move Body and Mind, acara ini tidak hanya berorientasi pada hasil akhir. Proses latihan, disiplin, dan perjalanan setiap pelari menuju performa terbaik turut menjadi bagian penting dari pengalaman tersebut.

Seleksi peserta pun menggunakan mekanisme yang berbeda dari pendaftaran umum. Penyelenggara menerapkan sistem ballot setelah memverifikasi Personal Best Time (PB) yang dimiliki calon peserta.

Pelari diwajibkan menyertakan catatan waktu resmi dari ajang lari nasional maupun internasional yang memenuhi standar kualifikasi. Dengan mekanisme tersebut, ajang ini dirancang untuk mempertemukan pelari dengan rekam jejak performa yang terukur.

Menghubungkan Teknologi dan Gaya Hidup

Samuel Christian Wowor, Brand Head Leapmotor Indonesia, menyampaikan bahwa partisipasi ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kendaraan listrik dalam konteks gaya hidup masyarakat modern.

Menurutnya, mobilitas, kesehatan, dan aktivitas sehari-hari semakin terhubung. Karena itu, kendaraan listrik diharapkan dapat menjadi bagian dari pengalaman masyarakat yang lebih luas, termasuk dalam kegiatan komunitas dan olahraga.

Sementara itu, Abiyoga Prakoso, Marketing Lead of Performance Running & Apparel ASICS Indonesia, menyambut kolaborasi tersebut sebagai pelengkap pengalaman perlombaan. Sinergi ini mempertemukan semangat performa, inovasi, dan gaya hidup aktif dalam satu kegiatan.

Kolaborasi Leapmotor dan ASICS juga memperlihatkan bagaimana industri otomotif mulai menjangkau ruang di luar jalan raya. Komunitas olahraga menjadi salah satu titik pertemuan antara teknologi, aktivitas sosial, dan kebutuhan mobilitas.

Memperluas Peran Kendaraan Listrik

Kehadiran Leapmotor C10 sebagai mobil pemimpin lomba menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kendaraan listrik melalui aktivitas publik. Pendekatan ini membuat teknologi elektrifikasi hadir dalam suasana yang lebih akrab bagi masyarakat.

Didukung ekosistem global Stellantis dan jaringan layanan di Indonesia, Leapmotor berupaya membangun kedekatan dengan konsumen melalui berbagai pengalaman. Kolaborasi seperti ini sekaligus memperluas percakapan mengenai mobil listrik, dari efisiensi perjalanan hingga perannya dalam gaya hidup urban.

Pada akhirnya, mobilitas berkelanjutan bukan hanya tentang teknologi yang tersimpan di balik bodi kendaraan. Lebih dari itu, elektrifikasi juga menyangkut bagaimana kendaraan menjadi bagian dari aktivitas masyarakat yang terus bergerak, baik di jalan raya maupun dalam komunitas yang mereka jalani.

Changan Deepal S07, SUV 600 Jutaan Dengan Teknologi Pintar

Changan Deepal S07, SUV Listrik Rp600 Jutaan yang Bawa Rasa Mewah hingga Teknologi Pintar

Segmen SUV listrik premium di Indonesia semakin ramai. Namun, keluarga modern kini tidak hanya mencari mobil dengan baterai besar dan jarak tempuh panjang. Produk seperti Changan Deepal S07 jadi incaran untuk mereka yang butuh nilai lebih.

Ruang kabin, kenyamanan, teknologi, keselamatan, hingga sensasi berkendara ikut menjadi pertimbangan. Di tengah kebutuhan tersebut, Changan Deepal S07 hadir dengan pendekatan yang cukup lengkap.

SUV listrik ini bermain di kisaran harga Rp600 jutaan. Posisinya menarik karena mencoba membawa nuansa kendaraan premium tanpa meninggalkan kepraktisan untuk keluarga, sama seperti keunggulan yang Changan Deepal S07 tawarkan di segmen SUV listrik Tanah Air.

Konsep Luxury Yacht menjadi salah satu benang merah Deepal S07. Kabinnya dirancang luas dengan atmosfer modern, seolah membawa kenyamanan ruang lounge ke dalam perjalanan. Tidak lupa, desain dari Changan Deepal S07 juga menunjukkan standar premium.

Kabin Menjadi Ruang Keluarga Bergerak

Masuk ke dalam Deepal S07, perhatian langsung tertuju pada konsol tengah bergaya floating dengan ventilasi udara tersembunyi yang khas pada Changan Deepal S07 untuk segmen luxury electric SUV.

Nuansa tersebut diperkuat pilihan interior Shadow Black dan Heatwave Orange. Pencahayaan 64 warna dan sistem audio premium 14 speaker kemudian membuat suasana kabin terasa lebih personal pada Changan Deepal S07.

Jok kulit premium tersedia dengan pengaturan elektrik dan memori untuk pengemudi serta penumpang depan, fitur yang memperlihatkan kenyamanan khas Changan pada Deepal S07.

Panoramic sunroof seluas 1,9 m² memberikan kesan lapang. Electric sunshade turut tersedia untuk mengatur intensitas cahaya yang masuk, persis sesuai standar mobil Eropa di kelas Changan Deepal S07.

Kenyamanan keluarga juga didukung kaca depan dengan teknologi peredam suara. Wireless fast charging 40W dan panel kontrol AC sentuh di baris belakang melengkapi kebutuhan perjalanan harian dengan Deepal S07 dari Changan.

Dengan kata lain, Deepal S07 tidak sekadar menyediakan tempat duduk. Kabinnya dirancang menjadi ruang yang menemani keluarga selama perjalanan, sesuatu yang menjadi nilai jual utama Changan Deepal S07 di pasar kendaraan listrik Indonesia.

Tampilan Sporty dengan Sentuhan Teknologi

Dari luar, karakter Deepal S07 bergerak ke arah tech-sporty. Segala keunggulan desain Changan Deepal S07 tercermin dari setiap detail bodi hingga lampu modernnya.

Proporsi wide-bodied membuat SUV ini terlihat berisi dan percaya diri. Pintu tanpa bingkai atau frameless doors berpadu dengan flush pop-out door handles. Seluruh kesan ini semakin mewah jika kita bandingkan di kelas Changan Deepal S07.

Powered tailgate, spion elektrik, serta pelek 20-inci dengan ban premium menjadi pelengkap sempurna pada SUV listrik Changan Deepal S07 ini.

Di balik desainnya, Deepal S07 menggunakan konfigurasi Rear-Wheel Drive (RWD). Pengaturan ini memberikan karakter berkendara yang berbeda sekaligus menjaga keseimbangan antara performa dan kenyamanan. Inilah daya pikat dari SUV Changan Deepal S07.

Akselerasi 0-100 km/jam dapat dicapai dalam 7,9 detik, membuat pengalaman berkendara Changan Deepal S07 kian istimewa di kelasnya.

Jarak Tempuh Panjang, Teknologi Tidak Ketinggalan

Untuk kebutuhan perjalanan lebih jauh, Deepal S07 menawarkan jarak tempuh hingga 560 km berdasarkan NEDC. Jelas, Changan Deepal S07 memberi solusi bersaing di kelas SUV listrik jarak jauh Tanah Air.

Dukungan DC Fast Charging juga membuat pengisian energi lebih praktis ketika mobil digunakan dengan intensitas tinggi—Changan Deepal S07 memang didesain untuk mobilitas tinggi masa kini.

Di balik pengalaman digitalnya terdapat chipset Qualcomm Snapdragon 8155. Layar utama Sunflower Screen berukuran 15,6 inci menjadi pusat interaksi di dalam kabin SUV listrik ini.

Sementara itu, AR-HUD 55 inci memberikan informasi berkendara tanpa membuat pengemudi terlalu sering mengalihkan pandangan, sesuai standar high-end yang ditawarkan.

Fitur lain seperti in-cabin monitoring system dan audio empat zona melengkapi pendekatan teknologi pintarnya, memastikan semua keunggulan Changan Deepal S07 benar-benar terasa di setiap perjalanan keluarga.

Keselamatan Jadi Lapisan Perlindungan

Deepal S07 juga membawa 19 fitur ADAS untuk membantu pengemudi menghadapi berbagai situasi perjalanan. Hal itu menjadi nilai tambah Changan Deepal S07 untuk pasar domestik maupun global.

Sistem panoramic recording 360° dan tampilan sasis transparan 540° membantu memperluas visibilitas di sekitar kendaraan. Seluruh fitur advanced ini dapat ditemukan di SUV Changan Deepal S07.

Perlindungan baterai mengandalkan Golden Shield Battery. Dari sisi keselamatan kendaraan, Deepal S07 juga telah meraih rating 5-Star Euro NCAP—sebuah pencapaian membanggakan untuk model Deepal S07 mereka.

Menurut CEO Changan Indonesia, Setiawan Surya, konsumen SUV listrik kini semakin mempertimbangkan pengalaman berkendara secara menyeluruh, apalagi dengan hadirnya SUV seperti Changan Deepal S07 yang inovatif.

Karena itu, Deepal S07 mencoba mempertemukan desain premium, teknologi pintar, performa, dan kenyamanan dalam satu paket unggulan khas Changan Deepal S07 generasi terbaru.

Kehadiran Deepal S07 di Indonesia juga mendapat dukungan kemitraan dengan Indomobil Group. Kolaborasi ini menjadi bagian dari langkah terbaik untuk memperluas layanan kendaraan elektrifikasi di Tanah Air.

JAECOO J5 EV Genuine Body Kit, Lahir dari Program Co-Creation

JAECOO J5 EV Genuine Body Kit Lahir dari Suara Pemilik, Buktikan Modifikasi Bisa Berawal dari Co-Creation

Modifikasi mobil biasanya dimulai dari garasi, bengkel, atau ide pemilik yang ingin membuat kendaraannya tampil berbeda. Namun, JAECOO mencoba memulai perjalanan tersebut dari tempat yang berbeda: suara pelanggan.

JAECOO Indonesia akhirnya memperkenalkan JAECOO J5 EV Genuine Body Kit, aksesori resmi yang lahir dari program J5 EV Co-Creation di ajang IIMS 2026 lalu.

Produk ini sebelumnya diperkenalkan sebagai bagian dari bundling JAECOO J5 EV di GIIAS 2026. Untuk saat ini, Genuine Body Kit tersebut belum tersedia untuk pembelian secara terpisah.

Kehadirannya menjadi contoh bagaimana masukan para pemilik dapat bergerak dari sekadar percakapan menjadi produk yang bisa disentuh dan digunakan.

Dari Suara Pelanggan Menjadi Produk

Perjalanan tersebut bermula dari program J5 EV Co-Creation. JAECOO mengumpulkan pandangan pelanggan mengenai berbagai aspek personalisasi kendaraan.

Program serupa sebelumnya dikembangkan secara global melalui International User Summit di Wuhu, China, pada Oktober 2025.

Sebanyak 1.126 calon pelanggan dan pemilik J5 EV memberikan masukan. Mereka membicarakan desain body kit, warna atap, panel instrumen, hingga kombinasi pelek dan ban.

Hasilnya memperlihatkan dua karakter yang paling banyak diasosiasikan dengan J5 EV, yakni sporty dan premium.

Masukan tersebut kemudian menjadi salah satu pertimbangan dalam pengembangan Genuine Body Kit.

Dengan pendekatan ini, JAECOO ingin membuat proses personalisasi terasa lebih dekat. Pelanggan bukan hanya menjadi pengguna akhir, tetapi ikut memberi warna dalam perjalanan sebuah produk.

Seratus J5 EV, Seratus Cerita

Semangat ini kemudian dibawa ke JAECOO Weekend Drive: J5 EV Co-Creation, JAECOO Genuine for You.

Acara yang berlangsung pada Sabtu, (26/26) di The Terrace, Gatot Subroto, Jakarta, mempertemukan sekitar 100 JAECOO J5 EV milik pelanggan.

Setiap kendaraan hadir dengan interpretasi berbeda. Ada yang mengejar tampilan sporty, ada pula yang bermain pada detail untuk mempertegas karakter personal.

Di sinilah J5 EV tidak lagi sekadar kendaraan listrik. Mobil berubah menjadi kanvas bergerak bagi pemiliknya. JAECOO juga menyerahkan Genuine Body Kit kepada 10 pelanggan J5 EV.

Rangkaian acara turut menghadirkan talk show bersama National Modificator & Aftermarket Association (NMAA). Pembahasannya menyoroti perkembangan budaya modifikasi dan kendaraan sebagai medium ekspresi pemilik.

Bukan Sekadar Body Kit

Brand Manager OMODA JAECOO Indonesia, Alexander Haimir, mengatakan personalisasi menjadi bagian dari perjalanan pelanggan bersama JAECOO.

Menurutnya, J5 EV memberikan ruang untuk mengekspresikan karakter. Sementara program Co-Creation membuka kesempatan agar suara pelanggan ikut masuk dalam perjalanan pengembangan produk.

Semangat “JAECOO Genuine for You” juga akan berlanjut melalui program apresiasi pelanggan.

Menjelang satu tahun perjalanan J5 EV di Indonesia, JAECOO memberikan teaser J5 EV Anniversary Program. Program ini nantinya mencakup free software update, free comprehensive check, serta free pick-up & drop-off services. Detail program ini akan diumumkan kemudian.

Aktivitas ini juga menjadi bagian dari perjalanan JAECOO menuju IMX 2026. Komunitas J5 EV akan kembali menjadi bagian penting dalam cerita tersebut.

Bagi JAECOO, masa depan sebuah mobil tidak selalu ditentukan hanya dari apa yang dibuat pabrikan. Kadang, karakter terbaik justru muncul ketika pabrikan mau mendengarkan pemiliknya.

Changan Nevo Q05 Memulai Pengiriman Unit ke Konsumen

Setelah mencuri perhatian di GIIAS 2026, SUV listrik Changan Nevo Q05 kini memasuki babak baru. SUV listrik kompak tersebut resmi diserahkan kepada konsumen di Indonesia. Hal ini menandai langkah besar Changan Nevo Q05 dalam industri otomotif dalam negeri.

Changan menggelar Changan Nevo Q05 Handover & Customer Appreciation di The Dome Senayan Park, Jakarta Pusat. Changan Nevo Q05 sendiri menjadi sorotan utama dalam acara ini. Pengirimannya mulai tersalurkan ke konsumen yang telah melakukan pemesanan.

Momentum tersebut sekaligus memperlihatkan perubahan posisi SUV Nevo Q05. Jika sebelumnya hanya menjadi pendatang baru di panggung otomotif, kini kendaraan Changan Nevo Q05 mulai menjadi bagian dari keseharian pemiliknya di Indonesia.

“Ketika konsumen memilih Changan Nevo Q05, kami memahami bahwa yang Anda pilih bukan hanya sebuah kendaraan, tetapi juga sebuah harapan akan pengalaman kepemilikan yang baik,” ujar Setiawan Surya, CEO Changan Indonesia.

Dari GIIAS 2026 hingga Menembus 1.000 SPK

Respons pasar terhadap model Changan Nevo Q05 terbilang kuat sejak diperkenalkan di GIIAS 2026. Changan mencatat pemesanan model ini telah menembus lebih dari 1.000 SPK.

Di China, Changan Nevo Q05 juga membawa rekam jejak yang menjadi modal penting. Model ini disebut menjadi compact SUV nomor satu selama empat bulan berturut-turut.

Penjualannya bahkan telah melampaui 120.000 unit dalam delapan bulan sejak diluncurkan di Negeri Tirai Bambu yang juga membuktikan daya tarik SUV Changan Nevo Q05 ini.

Di balik desainnya terdapat tim internasional yang melibatkan lebih dari 900 desainer dari 31 negara. Klaus Zyciora memimpin pengembangan desain mobil Changan Nevo Q05 dengan filosofi “Inspiration of Light”.

Changan kemudian membawa pendekatan desain Changan Nevo Q05 tersebut ke Indonesia dengan strategi yang tidak berhenti pada penjualan kendaraan.

Nevo Q05 Tawarkan Teknologi yang Menyentuh Keseharian

Nevo Q05 dibekali kabin yang mengoptimalkan ruang. Tidak hanya itu, kabin Changan Nevo Q05 menawarkan kecanggihan dan kenyamanan lewat head unit 14,6 inci serta digital instrument cluster berukuran 10,17 inci.

Sistem perintah suara juga dapat digunakan tanpa wake-up command yang menjadi salah satu fitur menarik dari Changan Nevo Q05. Menariknya, sistem tersebut mendukung Bahasa Indonesia sehingga interaksi dengan kendaraan terasa lebih natural.

Kenyamanan menjadi bagian lain yang ditawarkan. Selain itu, pengguna Changan Nevo Q05 mendapatkan fitur seperti ventilated front seats, pengaturan sandaran kursi belakang, panoramic roof, dan ambient lighting.

Kursinya menggunakan struktur sembilan lapis Cloud Comfort Foam yang dirancang untuk menopang tubuh secara optimal, khas fitur Changan Nevo Q05.

Untuk kebutuhan perjalanan, Nevo Q05 menawarkan jarak tempuh hingga 462 km berdasarkan standar NEDC. Selain itu, fitur V2L juga memungkinkan baterai kendaraan digunakan sebagai sumber listrik untuk berbagai aktivitas pada SUV Changan Nevo Q05 ini.

Sementara itu, pengisian cepat 3C mampu mengisi daya dari 30 persen hingga 80 persen dalam sekitar 15 menit pada Changan Nevo Q05.

Dari sisi keselamatan, terdapat 25 fitur ADAS serta kamera 540 derajat untuk membantu pengemudi melihat area di sekitar Changan Nevo Q05.

Dirakit di Indonesia, Harga Mulai Rp349 Jutaan

Nevo Q05 juga menjadi bagian dari langkah Changan memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Dengan dirakitnya Changan Nevo Q05 secara lokal di fasilitas Indomobil Group di Purwakarta, kehadiran SUV ini semakin nyata bagi konsumen.

Dukungan kepemilikan mencakup garansi baterai 8 tahun atau 240.000 km dan garansi kendaraan 5 tahun atau 150.000 km, dengan ketentuan yang berlaku. Jaringan layanan Changan pun kini didukung 23 dealer di berbagai kota di Indonesia, memudahkan servis Changan Nevo Q05.

Bersamaan dengan berakhirnya periode peluncuran, harga Nevo Q05 juga memasuki fase reguler. Varian Pro dari Changan Nevo Q05 dibanderol Rp349 juta, sedangkan Max Rp399 juta OTR Jakarta.

Nevo Q05 tersedia dalam lima pilihan warna, yakni Whispering Pine Green, Moonlight White, Moonlight Gray, Sunset Purple, dan Cloud Veil Gray sebagai bagian dari varian Changan Nevo Q05 di pasar Indonesia.

Dengan penyerahan unit kepada konsumen, perjalanan Nevo Q05 di Indonesia kini memasuki fase yang lebih nyata. Jadi, tidak heran jika Changan Nevo Q05 kini mulai mewarnai lalu lintas Indonesia dan menjadi kisah perjalanan baru para pemiliknya.

Hongqi House Mampang Penanda Babak Baru Hongqi di Indonesia

Hongqi memperkuat langkahnya di pasar Indonesia melalui kunjungan jajaran FAW Group ke Hongqi House Mampang, Jakarta.

Kunjungan ini menjadi momentum penting setelah Hongqi resmi diperkenalkan kepada masyarakat Indonesia pada Agustus 2026.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Hongqi Global bersama Indomobil Group melakukan penandatanganan plakat secara simbolis.

Penandatanganan berlangsung pada Selasa (15/9) dan menandai kehadiran Hongqi House Mampang sebagai Hongqi House pertama di Indonesia.

Momentum ini sekaligus mempertegas komitmen Hongqi dan Indomobil Group dalam membangun kehadiran jangka panjang di pasar otomotif nasional.

Usung Konsep Hospitality

Hongqi House Mampang tidak hanya dirancang sebagai tempat untuk melihat kendaraan. Fasilitas ini membawa pendekatan hospitality yang menjadi bagian dari pengalaman premium Hongqi.

Konsep tersebut terinspirasi dari budaya kemewahan Tiongkok. Konsumen akan mendapatkan sambutan personal dengan suasana yang lebih eksklusif dan intim.

Melalui pendekatan ini, pengunjung dapat mengenal brand Hongqi, berinteraksi dengan tim, serta mendapatkan informasi produk secara lebih nyaman.

Hongqi House juga menjadi ruang untuk membangun hubungan yang lebih dekat antara brand dan konsumen.

Kehadirannya diharapkan dapat membawa pengalaman Hongqi lebih dekat kepada masyarakat Indonesia. Terlebih, pasar premium nasional kini semakin terbuka terhadap merek otomotif asal Tiongkok.

FAW Group Perkuat Komitmen Bersama Indomobil

Kunjungan jajaran FAW Group menunjukkan perhatian langsung perusahaan induk Hongqi terhadap perkembangan brand di Indonesia.

Salah satu perwakilan yang hadir adalah Zhou Xiantao (周显涛), Deputy General Manager of China FAW Group Import & Export.

Ia turut hadir bersama jajaran manajemen Hongqi Indonesia dan Indomobil Group dalam kegiatan penandatanganan plakat.

Dalam momen tersebut, Zhou Xiantao didampingi Andrew Nasuri, Director of Indomobil Group. Hadir pula Meinisa selaku CEO Hongqi House Indonesia dan Santiko Wardoyo, President Director of Hongqi House Indonesia.

Penandatanganan ini menjadi simbol dimulainya perjalanan baru Hongqi bersama Indomobil Group.

Hongqi E-HS9 Jadi Model Pembuka

Pada kunjungan tersebut, Hongqi E-HS9 turut tampil di Hongqi House Mampang.

SUV listrik premium ini menjadi model pertama Hongqi yang diperkenalkan untuk pasar Indonesia.

Kehadiran E-HS9 sekaligus memperlihatkan arah awal Hongqi dalam membangun portofolio kendaraan premium di Tanah Air.

Dengan mengandalkan desain mewah dan teknologi elektrifikasi, E-HS9 menjadi pembuka perjalanan Hongqi di pasar Indonesia.

Selanjutnya, Hongqi House Mampang diharapkan menjadi salah satu titik penting dalam memperkenalkan produk, layanan, serta nilai kemewahan yang ditawarkan brand tersebut kepada konsumen Indonesia.

Hongqi E-HS9 Tawarkan Konsep Eastern Luxury yang Berwibawa

Kemewahan sebuah mobil tidak selalu harus ditampilkan secara berlebihan. Hongqi justru memilih pendekatan berbeda melalui E-HS9.

SUV listrik flagship ini membawa konsep Eastern Luxury dengan bahasa desain yang kuat dan penuh makna. Karakter tersebut menjadi pembeda E-HS9 di tengah persaingan SUV listrik premium yang semakin ramai.

Sebagai model pertama Hongqi di Indonesia, E-HS9 mengusung filosofi Signature Noble Design. Filosofi tersebut menerjemahkan warisan desain Timur ke dalam bentuk modern.

Pendekatan ini terlihat dari proporsi bodi hingga detail eksteriornya. Hongqi ingin menghadirkan kendaraan yang terasa mewah tanpa kehilangan identitas.

Desain Timur dalam Wujud Modern

Salah satu elemen paling mencolok terdapat pada bagian depan. E-HS9 menggunakan signature waterfall grille yang menjadi pusat perhatian.

Desain tersebut terinspirasi dari pegunungan dan aliran air. Hasilnya adalah tampilan depan yang tegas, tetapi tetap memiliki kesan elegan.

Hongqi juga menghadirkan proporsi Taihe yang mengedepankan harmoni dan keseimbangan. Karakter tersebut membuat E-HS9 memiliki postur yang berwibawa.

Garis merah ikonik Hongqi turut menjadi identitas visual yang sulit disalahartikan. Elemen tersebut merepresentasikan filosofi Shang Zhi Yi.

Menurut Andrew Nasuri, Director of Indomobil Group, desain E-HS9 menjadi cara Hongqi menerjemahkan warisannya ke era elektrifikasi.

“Desain E-HS9 mencerminkan bagaimana Hongqi menerjemahkan warisan yang telah menjadi bagian dari identitasnya selama puluhan tahun ke dalam sebuah bentuk yang modern dan relevan,” ujar Andrew.

Bukan Sekadar SUV untuk Penumpang Belakang

Sebagai SUV listrik berukuran penuh, E-HS9 menawarkan konfigurasi enam penumpang dengan susunan 2+2+2.

Panjang bodinya yang mencapai lebih dari 5,2 meter memberikan ruang kabin yang lapang. Dimensi besar tersebut sekaligus menciptakan road presence yang kuat.

Namun, Hongqi tidak hanya menempatkan E-HS9 sebagai kendaraan yang cocok dinikmati dari kursi belakang.

Pemilik yang memilih mengemudi sendiri tetap mendapatkan pengalaman berkendara yang menjadi bagian penting dari karakter E-HS9.

SUV ini dibekali dual electric motors dan sistem intelligent all-wheel drive (AWD). Kombinasi tersebut memberikan kemampuan penggerak yang kuat sekaligus membantu menjaga kontrol kendaraan.

Kenyamanan juga menjadi perhatian melalui penggunaan adaptive air suspension. Sistem tersebut membantu menjaga kualitas perjalanan tetap halus.

Dengan kombinasi tersebut, E-HS9 menawarkan dua pengalaman sekaligus. Pemilik dapat menikmati kemewahan sebagai penumpang atau mengambil kendali langsung dari balik kemudi.

Eastern Luxury sebagai Identitas

Pendekatan Hongqi pada E-HS9 menunjukkan bahwa kemewahan tidak harus mengikuti satu formula.

Melalui Signature Noble Design, Hongqi membawa identitas Timur ke dalam kendaraan listrik modern. Sementara itu, teknologi elektrifikasi memberikan relevansi baru bagi flagship SUV tersebut.

Perpaduan desain, ruang kabin, teknologi, dan kenyamanan akhirnya membentuk karakter E-HS9 yang berbeda sebagai representasi baru Eastern Luxury di pasar SUV listrik premium Indonesia.

LEPAS L8 PHEV dan E4 EV Tampil di GIIAS Surabaya 2026

LEPAS memperkuat pasar Jawa Timur dengan menampilkan dua kendaraan elektrifikasi di GIIAS Surabaya 2026. Keduanya adalah LEPAS L8 PHEV dan LEPAS E4 EV. Dalam kesempatan ini, LEPAS juga mengumumkan harga resminya untuk wilayah Jawa Timur.

LEPAS E4 EV ditawarkan mulai Rp359 juta OTR Jawa Timur. Sementara itu, LEPAS L8 PHEV dipasarkan dengan harga Rp599 juta OTR Jawa Timur.

Kehadiran kedua model tersebut memberikan pilihan berbeda bagi konsumen. E4 mengusung teknologi full electric, sedangkan L8 menawarkan fleksibilitas plug-in hybrid.

Pendekatan ini menjadi strategi LEPAS untuk menjangkau kebutuhan mobilitas yang semakin beragam, khususnya di Surabaya dan sejumlah wilayah Jawa Timur.

LEPAS L8 PHEV Siap Jelajah Lebih dari 1.300 Km

LEPAS L8 PHEV menyasar konsumen yang membutuhkan fleksibilitas kendaraan elektrifikasi. Urban SUV ini menawarkan combined range lebih dari 1.300 kilometer.

Angka tersebut membuat L8 menarik untuk penggunaan harian maupun perjalanan antarkota. Pengguna tidak harus bergantung sepenuhnya pada infrastruktur pengisian daya.

Kenyamanan juga menjadi perhatian melalui sejumlah fitur modern. Di antaranya Remote Parking Assist, Automated Parking Assist, dan Front Cloud-Feel Seats.

LEPAS turut memberikan paket LEPAS CARE untuk mendukung kepemilikan. Program tersebut mencakup garansi kendaraan enam tahun atau 150.000 km.

Garansi baterai dan motor berlaku hingga delapan tahun atau 160.000 km. Sementara garansi mesin mencapai 10 tahun atau 1 juta kilometer untuk pemilik pertama.

LEPAS E4 EV Mengandalkan Baterai 67 kWh

Berbeda dari L8, LEPAS E4 EV menawarkan pengalaman berkendara sepenuhnya menggunakan tenaga listrik. Model ini dibekali baterai berkapasitas 67 kWh. Jarak tempuhnya diklaim mencapai 600 kilometer berdasarkan standar CLTC.

Kemampuan pengisian cepat juga menjadi salah satu keunggulannya. E4 EV mendukung DC Fast Charging berdaya 130 kW. Dengan kemampuan tersebut, baterai dapat terisi dari 30 hingga 80 persen dalam waktu sekitar 20 menit.

E4 EV juga memiliki kemampuan melewati genangan dengan wading depth hingga 525 mm. Fitur tersebut memberikan tambahan kepercayaan diri saat menghadapi kondisi jalan tertentu.

Untuk pasar Jawa Timur, E4 EV dibanderol Rp359 juta OTR Jawa Timur. Konsumen mendapatkan garansi kendaraan selama enam tahun atau 150.000 km.

Dua Karakter Elektrifikasi dalam Satu Platform

LEPAS E4 EV dan L8 PHEV sama-sama menggunakan LEX Platform. Platform tersebut mengedepankan empat prinsip utama. Keempatnya adalah More Stable, More Spacious, More Quiet, dan More Energy-Efficient.

Meski memiliki fondasi yang sama, karakter keduanya berbeda. E4 EV cocok bagi konsumen yang ingin beralih sepenuhnya ke kendaraan listrik. Sementara, L8 PHEV menawarkan fleksibilitas lebih besar untuk perjalanan dengan jarak dan kebutuhan yang beragam.

Kehadiran dua model ini memperlihatkan strategi LEPAS di pasar Jawa Timur. Tidak hanya menawarkan kendaraan elektrifikasi, namun juga menghadirkan pengalaman Premium Lifestyle NEV melalui desain, teknologi, kenyamanan, dan layanan kepemilikan.

GIIAS Surabaya 2026 menjadi langkah penting untuk mendekatkan konsep tersebut kepada konsumen regional.

Test Drive Changan Nevo Q05 Jakarta-Bogor-Jakarta, Bikin Mobilitas Makin Praktis

SUV listrik kini tak lagi cukup mengandalkan tenaga instan dan kabin yang senyap. Konsumen membutuhkan mobil yang nyaman, lega, pintar, sekaligus praktis untuk menemani aktivitas sehari-hari. Karakter inilah yang coba ditawarkan Changan Nevo Q05 melalui Media Test Drive bertema “Smart Drive, Easy Life” dengan rute Jakarta-Bogor-Jakarta.

Perjalanan dimulai dari One Satrio, Kuningan, Jakarta Selatan, melewati kepadatan lalu lintas ibu kota sebelum masuk Tol Jagorawi menuju Bogor. Setelah itu, perjalanan kembali ke Jakarta memberikan kesempatan untuk merasakan karakter Nevo Q05 dalam kondisi jalan yang berbeda.

Dari pengalaman berkendara tersebut, SUV listrik Changan ini terasa cukup mudah dikendalikan. Respons motor listriknya cepat ketika pedal akselerator diinjak, namun tetap terasa halus dan mudah dikontrol. Karakter ini membuat Nevo Q05 menyenangkan digunakan, baik ketika merayap di lalu lintas perkotaan maupun saat membutuhkan tenaga lebih di jalan tol.

Tenaga 120 kW, Jarak Tempuh 462 Km

Changan Nevo Q05 menggunakan motor listrik penggerak roda depan dengan tenaga maksimum 120 kW dan torsi 190 Nm. Sumber energinya berasal dari Golden Shield Battery 2.0 berkapasitas 51,9 kWh, dengan jarak tempuh hingga 462 km berdasarkan standar NEDC.

Angka tersebut membuat Nevo Q05 cukup menarik sebagai kendaraan untuk mobilitas harian sekaligus perjalanan luar kota. Karakter motor listrik yang senyap juga membuat perjalanan Jakarta-Bogor terasa lebih rileks.

Kabin Lega dan Punya Banyak Ruang Penyimpanan

Salah satu daya tarik Nevo Q05 justru terasa ketika berada di dalam kabin. SUV ini memiliki dimensi panjang 4.435 mm, lebar 1.855 mm, tinggi 1.600 mm dan wheelbase 2.735 mm. Changan mengklaim pemanfaatan ruang kabinnya mencapai 86,6 persen.

Panoramic roof seluas 1,8 meter persegi memberikan kesan lapang, ditambah material soft-touch yang mencakup sekitar 80 persen area interior. Kenyamanan semakin didukung jok berbahan Cloud Comfort Foam sembilan lapis.

Praktikalitas juga menjadi perhatian. Melalui konsep “27 Storage Challenge”, tersedia 27 titik penyimpanan, termasuk hidden storage berkapasitas 90 liter. Bagasi memiliki kapasitas 540 liter dan dapat berkembang hingga 1.380 liter saat jok belakang dilipat.

Teknologi Pintar dan Keselamatan Lengkap

Di dashboard, layar utama 14,6 inci menjadi pusat pengoperasian berbagai fungsi kendaraan. Tersedia lima mode berkendara, yakni Eco, Comfort, Sport, Custom dan i-EM. Fitur lainnya mencakup MID 10,17 inci, Voice Control, wireless charger 50W dan sistem audio premium delapan speaker.

Untuk keselamatan, Nevo Q05 menawarkan 25 fitur Intelligent Driving & Active Safety Assistance. Perlengkapannya mencakup ABS, EBD, EBA, TCS, ESP, RSC, Real-Time Digital TPMS, enam airbag serta ISOFIX.

Nah, tersematnya  540° Surround View dan 360° Driving Video Recorder juga membantu pengemudi mendapatkan visibilitas lebih baik.

Secara keseluruhan, pengalaman test drive Jakarta-Bogor-Jakarta menunjukkan bahwa Changan Nevo Q05 bukan sekadar SUV listrik dengan tenaga instan. Kombinasi kabin lega, pengendalian juga mudah. Konsep “Smart Drive, Easy Life” terasa relevan untuk kebutuhan mobilitas modern di Indonesia.

Voyah Passion S Meluncur, EV 637 Hp ini Sukses Lakukan Aksi 360 Derajat

Voyah resmi meluncurkan Passion S, SUV listrik berformat fastback yang membawa kombinasi performa tinggi, teknologi pintar dan kemewahan kabin. Diposisikan sebagai kendaraan listrik kelas menengah-besar, Passion S hadir dalam tiga varian dengan harga 229.900 hingga 279.900 yuan atau sekitar Rp530 juta–Rp645 juta jika dikonversikan secara kasar.

Sebelum resmi dijual, Passion S sempat menjadi perhatian setelah Voyah memperlihatkan aksi ekstrem “360° Tunnel Big Loop” pada 13 Agustus 2026 lalu. Aksi ini diklaim dilakukan secara nyata dan bukan hasil efek digital. Hmm…memukau.

Untuk menjawab keraguan publik, Voyah kemudian menayangkan video one-take tanpa potongan saat peluncuran resmi. Aksi ini sekaligus menjadi cara unik Voyah menunjukkan kemampuan struktur dan keselamatan kendaraan listrik terbarunya.

Fastback Futuristis dengan Aerodinamika 0,24 Cd

Passion S mengusung desain “Kunpeng Wing” pada bagian depan, dipadukan lampu star-ring dan logo Voyah yang dapat menyala.

Siluet fastback menjadi ciri utama, sementara pelek 21-inci dan kaliper rem performa tinggi memperkuat karakter sporty. Dimensinya mencapai 5.050 x 1.998 x 1.656 mm dengan wheelbase 3.000 mm.

Menariknya, Voyah juga memperhatikan aspek fungsional. Terdapat dua load-bearing hooks pada pintu bagasi yang masing-masing mampu menopang 3 kg. Nah, salah satunya dapat dimanfaatkan untuk menggantung layar proyektor ketika aktivitas luar ruang.

Dari sisi aerodinamika, Passion S memiliki koefisien hambatan udara 0,24 Cd. Active intake grille, 10 set saluran udara tembus dan 19 ventilasi turut mendukung efisiensi sekaligus pendinginan.

Kabin dengan Tiga Layar

Masuk ke interior, nuansa premium semakin terasa melalui konsep wrap-around cockpit. Sistem hiburan utama mengandalkan dua layar 15,6-inci beresolusi 2.5K, ditambah 29-inci HD AR-HUD dan panel instrumen 8,8-inci beresolusi 2K.

Sistem tersebut menjalankan Harmony Space 5.2 dan mendukung interaksi suara berbasis model besar MoLA.

Untuk penumpang, Voyah memasang sistem audio 2.160 watt dengan 27 speaker. Ada pula kulkas pintar berkapasitas 6,6 liter yang dapat menjaga suhu mulai -6 hingga 50 derajat Celsius.

LiDAR dan Huawei ADS 5.0

Passion S juga membawa perangkat ADAS kelas atas. Sistemnya menggunakan LiDAR 896-line generasi baru serta lima radar milimeter-wave 4D.

Perangkat tersebut mendukung Huawei Qiankun ADS 5.0, termasuk kemampuan City NCA, Highway NCA hingga Parking-to-Parking (P2P) 3.0.

Struktur keselamatan juga menjadi perhatian. Bodinya menggunakan konstruksi cage-style dengan material berkekuatan tinggi mencapai 91,3 persen, sementara torsional rigidity mencapai 48.415 Nm/derajat.

637 Hp dan Charging 800V

Untuk performa, Passion S tersedia dalam konfigurasi RWD dan AWD. Varian RWD menggunakan motor belakang 300 kW atau 402 hp.

Sementara versi AWD menggabungkan motor depan 175 kW dan motor belakang 300 kW dengan total output mencapai 475 kW atau sekitar 637 hp.

Sistem baterai menggunakan arsitektur 800V 5C fast charging dengan pilihan kapasitas 81 kWh dan 98 kWh. Jarak tempuh berdasarkan standar CLTC berada di rentang 630 hingga 740 km.

Pengisian dari 20 hingga 80 persen diklaim hanya membutuhkan 10 menit, dengan tambahan jarak tempuh hingga 474 km.

Untuk mengimbangi performanya, Passion S menggunakan suspensi double-wishbone di depan dan five-link di belakang. Varian tertinggi mendapatkan air suspension serta CDC electromagnetic damping.

Dengan performa 637 hp, jarak tempuh hingga 740 km dan teknologi ADAS Huawei, Voyah Passion S tidak sekadar menawarkan mobil listrik bertenaga besar, tetapi mencoba menggabungkan performa, kemewahan dan teknologi pintar dalam satu paket.

iCAR V23 Tembus 100 Ribu Konsumen Global, SUV Listrik Boxy Makin Diminati

iCAR V23 semakin menunjukkan daya tariknya di pasar kendaraan listrik global. Dalam waktu kurang dari dua tahun sejak diperkenalkan pada Desember 2024, SUV listrik berdesain boxy tersebut berhasil mencatat lebih dari 100.000 konsumen di seluruh dunia.

Pencapaian ini menempatkan iCAR V23 sebagai salah satu model dengan pertumbuhan tercepat di segmen SUV boxy energi baru. Menariknya, pertumbuhan tersebut tidak hanya datang dari satu pasar, tetapi tersebar di lebih dari 20 negara dan kawasan.

Thailand menjadi salah satu pasar penting bagi V23. Sejak diperkenalkan sebagai pasar pertama, penjualannya beberapa kali menembus 1.000 unit per bulan dengan akumulasi lebih dari 7.500 unit.

Di Malaysia, tingginya permintaan bahkan mendorong dimulainya perakitan lokal. Sementara di Hong Kong, V23 sempat menjadi model terlaris di seluruh kategori kendaraan pada Juli 2026 setelah sebelumnya meraih pangsa pasar 13 persen pada Juni.

Cerita serupa muncul di Afrika Selatan. Lebih dari 300 pesanan masuk hanya dalam bulan pertama setelah peluncuran pada 28 Mei. V23 kemudian terus menjadi salah satu model yang memimpin segmen SUV boxy energi baru di negara tersebut.

Desain Boxy Jadi Senjata Utama

Kesuksesan V23 tidak terlepas dari pendekatan desain yang menjadi identitas utama iCAR. Mengusung filosofi “Desain Klasik + Teknologi yang Cerdas”, V23 tampil dengan bentuk kotak yang tegas dan proporsi bodi mendekati rasio 1:1.

SUV listrik ini memiliki lebar sekitar 1,9 meter dan tinggi 1,84 meter, menghasilkan tampilan yang mudah dikenali. Desain tersebut bahkan mendapat penghargaan Red Dot Award: Design Concept 2026.

Namun, daya tarik V23 tidak berhenti pada penampilan. Karakter SUV diperkuat approach angle 43 derajat, departure angle 41 derajat dan ground clearance 210 mm. Spesifikasi tersebut membuat V23 tidak hanya cocok digunakan di jalan perkotaan, tetapi juga memiliki kemampuan menghadapi jalur dengan tingkat kesulitan ringan.

Wheelbase 2.735 mm dan konfigurasi roda di sudut-sudut bodi juga dimanfaatkan untuk menciptakan efisiensi ruang kabin hingga 67,73 persen.

Lima Bintang ASEAN NCAP

V23 juga membawa faktor keselamatan sebagai nilai jual. Model ini disebut sebagai SUV boxy listrik pertama yang meraih rating keselamatan lima bintang ASEAN NCAP.

Menariknya, iCAR juga menyediakan lebih dari 20 titik plug-and-play yang memungkinkan pemilik melakukan personalisasi kendaraan. Konsep tersebut sejalan dengan filosofi iCAR yang menempatkan konsumen sebagai bagian dari proses co-creation.

Indonesia Mulai Perkuat Ekosistem

Di Indonesia, ekspansi iCAR mulai diperkuat melalui jaringan resmi. Kehadiran diler 3S SM Group Serpong menjadi salah satu langkah untuk menyediakan layanan penjualan, purnajual dan suku cadang dalam satu lokasi.

Langkah tersebut penting seiring upaya iCAR membangun basis konsumen Indonesia. Sebelumnya, iCAR juga telah meresmikan iCAR Andalan SCBD sebagai dealer keduanya di Tanah Air.

Dengan pencapaian global 100.000 konsumen, iCAR kini memiliki modal penting untuk memperluas pasar. Apalagi V23 tidak akan berjalan sendirian. iCAR juga menyiapkan model SUV boxy berikutnya, termasuk iCAR V27.

Jika V23 berhasil membuktikan bahwa desain klasik masih memiliki tempat di era kendaraan listrik, tantangan berikutnya adalah bagaimana iCAR mengubah momentum 100.000 konsumen global menjadi basis pertumbuhan baru di Indonesia.

iCAR Buka Dealer Kedua di SCBD, Perluas Jaringan di Jakarta Selatan

iCAR Indonesia semakin agresif memperluas jaringan penjualan kendaraan elektrifikasi di Jakarta. Bekerja sama dengan Andalan Group, iCAR resmi membuka iCAR Andalan SCBD pada 12 Agustus 2026, sekaligus menjadi dealer kedua merek tersebut di Indonesia.

Lokasinya cukup strategis, berada di SCBD Park, Jalan Jenderal Sudirman Lot 8 Kav. 52–53, Senayan, Jakarta Selatan. Pemilihan kawasan pusat bisnis ini bukan tanpa alasan. SCBD memiliki mobilitas tinggi dan menjadi salah satu titik aktivitas profesional serta pelaku usaha di Jakarta.

Dealer baru tersebut mengusung format 1S (Sales) dengan layanan penjualan dan purna jual dalam satu lokasi. Berdiri di atas lahan 150 meter persegi dengan luas bangunan 242 meter persegi, showroom ini menampilkan tiga kendaraan, termasuk iCAR V23 dan iCAR V27.

Yang menarik, konsumen juga dapat melakukan test drive untuk merasakan langsung karakter kendaraan iCAR. Sementara kebutuhan pengisian daya dapat memanfaatkan fasilitas SPKLU yang tersedia di kawasan SCBD Park.

Bukan Showroom Biasa

iCAR mencoba memberikan pengalaman berbeda melalui konsep desain “Classic Never Fades”. Interior showroom memadukan nuansa klasik dengan sentuhan modern. Paduan didominasi warna Classic Brown, material bernuansa premium dan  dekorasi bergaya vintage.

Konsep tersebut menjadi bagian dari identitas baru iCAR. Keinginan ini untuk  menampilkan kendaraan elektrifikasi dengan karakter desain yang kuat, bukan sekadar mengejar kesan futuristis.

Bagi calon konsumen, pendekatan tersebut memberikan suasana yang lebih nyaman ketika mengeksplorasi produk, berkonsultasi dengan tenaga penjualan maupun melakukan proses pembelian.

“SCBD merupakan salah satu kawasan bisnis paling dinamis di Jakarta dengan mobilitas yang tinggi. Kehadiran iCAR Andalan SCBD merupakan bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan produk dan layanan yang semakin mudah dijangkau,” ujar Marshall Ma, Country Director iCAR Indonesia.

Target 30 Dealer pada Akhir 2026

Pembukaan iCAR Andalan SCBD menjadi bagian dari strategi ekspansi yang jauh lebih besar. iCAR Indonesia menargetkan memiliki hingga 30 dealer di berbagai kota pada akhir 2026.

Andalan Group juga berencana membuka dealer iCAR berikutnya di kawasan Puri, Jakarta Barat. Dealer ini ditargetkan beroperasi pada akhir tahun ini. Jika terealisasi, jaringan tersebut akan semakin memperkuat penetrasi iCAR di wilayah Jabodetabek.

Ekspansi jaringan menjadi langkah penting bagi iCAR, terutama karena pasar kendaraan elektrifikasi Indonesia semakin ramai. Produk baru saja tidak cukup. Konsumen juga membutuhkan akses mudah untuk pembelian, konsultasi, test drive dan layanan purna jual.

Dengan membawa iCAR V23 dan V27 lebih dekat ke konsumen, kehadiran dealer di SCBD sekaligus menjadi etalase baru iCAR di salah satu kawasan bisnis paling prestisius Jakarta.

Jika target 30 dealer berhasil dicapai, fondasi iCAR akan jauh lebih kuat untuk mengejar pertumbuhan kendaraan elektrifikasi di Indonesia.

SCBD menjadi langkah kedua, tetapi ambisi iCAR jelas lebih besar: membawa SUV elektrifikasi semakin dekat dengan konsumen di berbagai kota Indonesia.

Leapmotor Mulai Produksi Lokal B10 dan C10 di Purwakarta

Peta persaingan kendaraan listrik Indonesia kembali berubah. Leapmotor resmi memulai perakitan lokal dua SUV listriknya, B10 dan C10, di fasilitas PT National Assemblers Plant 3, Purwakarta, Jawa Barat. Langkah ini menjadi lebih dari sekadar strategi memenuhi kebutuhan pasar, tetapi juga menegaskan ambisi Leapmotor menjadikan Indonesia bagian penting dari ekspansi kendaraan listrik di kawasan ASEAN.

Perakitan lokal tersebut dilakukan melalui kolaborasi Leapmotor, Stellantis, dan Indomobil Group dengan mengacu pada standar manufaktur global. Dengan pendekatan tersebut, kendaraan yang diproduksi di Indonesia tetap dituntut memenuhi standar kualitas, keamanan, serta konsistensi produksi yang berlaku dalam ekosistem Leapmotor dan Stellantis.

Kehadiran fasilitas lokal juga memberikan keuntungan lain bagi konsumen. Produksi di dalam negeri membuat rantai pasokan kendaraan menjadi lebih fleksibel sekaligus membuka ruang bagi Leapmotor untuk menyesuaikan portofolionya dengan perkembangan pasar Indonesia.

B10 dan C10 menjadi dua model pertama yang mengambil peran tersebut. Keduanya telah diperkenalkan secara resmi di GIIAS 2026 sebagai SUV listrik berbasis baterai dengan karakter berbeda. B10 bermain sebagai SUV listrik yang lebih kompak, sedangkan C10 menawarkan ruang kabin lebih besar untuk kebutuhan keluarga.

Keduanya membawa kombinasi teknologi kendaraan listrik, Level 2 Advanced Driver Assistance Systems (ADAS), serta standar keselamatan yang telah memperoleh rating lima bintang Euro NCAP. Pengembangan karakter berkendaranya juga melibatkan tim engineering Stellantis di Balocco Proving Ground, Italia.

Menariknya, kehadiran produksi lokal berjalan beriringan dengan strategi harga yang cukup agresif. Saat peluncuran di Indonesia, Leapmotor B10 dibanderol Rp499 juta OTR Jakarta, sedangkan C10 dipasarkan mulai Rp618 juta OTR Jakarta. Khusus periode GIIAS 2026, keduanya mendapatkan harga promosi masing-masing Rp449 juta dan Rp598 juta untuk 500 konsumen pertama.

Di balik produksi tersebut berdiri PT National Assemblers Plant 3 yang dikembangkan Indomobil Group untuk menopang kebutuhan kendaraan listrik. Fasilitas ini dirancang dengan pendekatan manufaktur modern, otomasi, serta sistem kontrol kualitas yang memungkinkan proses produksi dilakukan secara presisi.

Kapasitas produksi juga disiapkan untuk berkembang mengikuti permintaan. Pada tahap awal, fasilitas mampu memproduksi hingga lima unit per jam atau sekitar 10.000 kendaraan per tahun. Kapasitas tersebut dapat ditingkatkan hingga 17 unit per jam atau sekitar 34.000 unit per tahun melalui pengembangan fasilitas produksi, termasuk body shop dan paint shop.

Namun, strategi Leapmotor tidak berhenti di pabrik. Indomobil juga memperkuat jaringan dealer, layanan purnajual, ketersediaan suku cadang, serta teknisi yang mendapatkan pelatihan sesuai standar Leapmotor.

Pendekatan tersebut penting karena persaingan mobil listrik kini tidak hanya ditentukan oleh spesifikasi. Konsumen juga membutuhkan kepastian mengenai layanan setelah kendaraan dibeli.

Secara global, Leapmotor sendiri tengah mengalami pertumbuhan pesat. Pada Juni 2026, perusahaan mencatat 93.376 pengiriman kendaraan secara global, meningkat 95 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Dengan dimulainya perakitan B10 dan C10 di Purwakarta, Indonesia kini tidak hanya menjadi pasar bagi produk Leapmotor. Tanah Air mulai ditempatkan sebagai bagian dari strategi manufaktur dan ekspansi regional merek tersebut.

Bagi industri otomotif nasional, langkah ini juga menjadi sinyal bahwa investasi kendaraan listrik mulai bergerak dari sekadar menghadirkan produk impor menuju penguatan kapasitas produksi lokal. Sementara bagi Leapmotor, pabrik, produk, jaringan distribusi, dan layanan purnajual menjadi satu fondasi untuk mengejar target yang lebih besar: membangun kehadiran jangka panjang di Indonesia dan Asia Tenggara.

Leapmotor B10 Resmi Hadir di Indomobil Expo Semarang 2026

Persaingan pasar mobil listrik di Indonesia semakin ramai. Setelah ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, Leapmotor memperluas jangkauannya ke Jawa Tengah dalam Indomobil Expo Semarang 2026 yang berlangsung pada 4–9 Agustus di 23 Semarang Shopping Center.

Langkah ini menjadi strategi jangka panjang PT Indomobil National Distributor bersama Stellantis dalam memperkenalkan kendaraan listrik global kepada konsumen di luar Jakarta. Semarang dipilih karena dinilai memiliki pertumbuhan ekonomi dan mulai menunjukkan potensi besar dalam adopsi kendaraan listrik.

Model yang menjadi pusat perhatian adalah Leapmotor B10, SUV listrik dengan teknologi pintar, kenyamanan premium, dan standar keselamatan global. Kehadiran model terbaru Leapmotor ini diharapkan menjadi pilihan lain agar jaringan distribusinya semakin luas di Indonesia.

Dari sisi performa, Leapmotor B10 dibekali baterai berkapasitas 67,1 kWh untuk melaju hingga 516 kilometer berdasarkan pengujian NEDC. Dengan jarak jelajah yang membuat SUV listrik ini tidak hanya cocok digunakan sebagai kendaraan harian di perkotaan, tetapi juga mendukung perjalanan antarkota tanpa rasa khawatir berlebihan terhadap ketersediaan pengisian daya.

Karakter berkendaranya juga menjadi salah satu nilai jual utama. Leapmotor mengembangkan sistem suspensi dan pengendalian bersama tim engineering Stellantis di Balocco, Italia. Hasilnya adalah handling yang stabil, kenyamanan lebih baik, serta pengalaman berkendara yang terasa lebih natural di berbagai kondisi jalan.

Keunggulan lain terletak pada pendekatan teknologi yang diterapkan Leapmotor. Berbeda dengan banyak produsen lain, perusahaan asal Tiongkok ini mengembangkan sendiri lebih dari 65 persen komponen utama kendaraannya, mulai dari baterai, motor listrik, kokpit digital hingga sistem elektronik. Strategi tersebut membuat integrasi teknologi menjadi lebih optimal sekaligus menjaga efisiensi biaya produksi.

Popularitas Leapmotor juga terus meningkat secara global. Sepanjang Juli 2026, perusahaan berhasil mencatatkan pengiriman lebih dari 101 ribu unit kendaraan di berbagai negara. Angka tersebut menjadi rekor baru sekaligus menjadikan Leapmotor sebagai startup kendaraan energi baru pertama di Tiongkok yang mampu menembus penjualan lebih dari 100 ribu unit dalam satu bulan.

Selama Indomobil Expo Semarang 2026, Leapmotor B10 dipasarkan dengan harga Rp507 juta OTR Semarang. Menariknya, tersedia harga perkenalan Rp457 juta OTR Semarang bagi 500 konsumen pertama.

Sebagai pendukung layanan purna jual, Leapmotor juga telah menghadirkan Stellantis Brand House Semarang yang menggabungkan layanan Leapmotor, Citroën, dan Jeep dalam satu lokasi. Kehadiran fasilitas ini menjadi bukti bahwa ekspansi Leapmotor di Indonesia tidak hanya berfokus pada penjualan, tetapi juga kesiapan layanan bagi konsumen dalam jangka panjang.

LEPAS E4 EV Usung 18 ADAS, Jarak Tempuh 600 Km dan Fitur Lengkap

Mobil listrik kini tak lagi hanya dinilai dari kemampuan melaju dalam sekali pengisian daya. Faktor keselamatan, teknologi pendukung pengemudi, hingga kenyamanan selama berkendara menjadi pertimbangan utama calon konsumen. Karenanya, LEPAS Indonesia menghadirkan LEPAS E4 EV sebagai SUV listrik yang menggabungkan semua teknologi cerdas dalam satu paket.

Pada ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, LEPAS E4 EV menjadi salah satu model yang menarik perhatian. Selain menawarkan jarak tempuh lebih dari 600 kilometer berdasarkan standar CLTC, SUV listrik ini juga dibekali beragam fitur keselamatan layaknya kendaraan di segmen premium.

Salah satu daya tarik utamanya adalah kehadiran 18 fitur Advanced Driver Assistance Systems (ADAS). Teknologi ini dirancang untuk membantu pengemudi tetap waspada terhadap kondisi lalu lintas, menjaga jarak aman dengan kendaraan dan membantu perpindahan jalur.

Fitur keselamatan tersebut dipadukan dengan 540° Surround View Camera yang memberikan tampilan menyeluruh di sekitar kendaraan. Sistem ini sangat membantu ketika parkir di ruang sempit atau melakukan manuver di area yang memiliki banyak titik buta.

LEPAS juga membekali E4 EV dengan Tire Pressure Monitoring System (TPMS) untuk memantau tekanan angin ban secara real time. Informasi ini penting untuk menjaga stabilitas kendaraan sekaligus meningkatkan efisiensi energi selama perjalanan.

Perlindungan penumpang menjadi perhatian lain yang tidak kalah penting. LEPAS E4 EV telah dilengkapi enam airbags serta dikembangkan mengacu pada standar keselamatan NCAP. Kehadiran Electric Parking Brake (EPB) makin menambah kenyamanan saat berkendara.

Keunggulan lain yang menjadi nilai jual adalah sistem Battery Protection dengan sertifikasi IP68/IPX9K. Standar tersebut menunjukkan baterai terlindungi dari hempasan debu dan air, hingga kondisi cuaca ekstrem maupun jalan yang tergenang. Bahkan, LEPAS mengklaim E4 EV mampu melewati genangan air dengan kedalaman hingga 525 mm.

Dari sisi performa, SUV listrik ini mengusung baterai berkapasitas 67 kWh yang mampu menempuh perjalanan lebih dari 600 km (CLTC) dalam sekali pengisian daya. Kapasitas tersebut membuat E4 EV cocok digunakan untuk mobilitas harian hingga perjalanan antarkota.

Kenyamanan kabin juga mendapat perhatian melalui hadirnya PM0.3 Air Filter sehingga kualitas udara di dalam kabin tetap terjaga. Fitur ini menjadi nilai tambah bagi penggunanya.

Temmy Wiradjaja, Vice Country Director LEPAS Indonesia, mengatakan bahwa keselamatan merupakan bagian penting dari pengalaman berkendara yang ingin dihadirkan LEPAS. Menurutnya, berbagai teknologi pada E4 EV dirancang untuk memberikan rasa aman dan kepercayaan diri bagi penggunanya.

Selama GIIAS 2026, pengunjung dapat melihat langsung LEPAS E4 EV di Hall 9 sekaligus mengikuti sesi test drive. Mengusung semangat “Drive Your Elegance”, LEPAS E4 EV menawarkan kombinasi desain modern, teknologi kendaraan listrik, dan fitur keselamatan lengkap sebagai solusi mobilitas masa kini.

Leapmotor C10 Resmi di Indonesia, Harga Mulai Rp598 Juta!

Leapmotor Indonesia resmi memperkenalkan Leapmotor C10 di ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. SUV listrik global ini hadir sebagai Global Family SUV yang menggabungkan kenyamanan premium, teknologi pintar, serta standar keselamatan Eropa untuk memenuhi kebutuhan keluarga modern di Indonesia.

Di bawah naungan PT Indomobil National Distributor, Leapmotor C10 menjadi model pertama merek asal Tiongkok tersebut yang diproduksi secara Completely Knocked Down (CKD) di Indonesia melalui fasilitas PT National Assemblers, Purwakarta, Jawa Barat. Langkah ini menjadi bukti keseriusan Leapmotor dalam membangun pasar kendaraan listrik nasional sekaligus memperkuat ekosistem elektrifikasi di Tanah Air.

Mengusung filosofi Human-Centric Tech, Leapmotor C10 tidak sekadar menawarkan performa kendaraan listrik, tetapi juga menempatkan kenyamanan, kesehatan kabin, dan keselamatan seluruh penumpang sebagai prioritas utama.

Sentuhan Engineering Stellantis

Salah satu keunggulan utama Leapmotor C10 adalah proses pengembangannya yang melibatkan Stellantis N.V., grup otomotif global yang menaungi berbagai merek ternama dunia.

Karakter suspensi dan pengendalian mobil ini disempurnakan di Balocco Proving Ground, Italia, sehingga menghasilkan handling yang stabil, presisi, dan tetap nyaman untuk penggunaan harian maupun perjalanan jauh.

Secara desain, C10 tampil modern dengan garis bodi bersih, illuminating LED light bar, concealed door handle, serta pelek 20 inci yang mempertegas karakter premium sebuah SUV listrik global.

Dimensi bodinya juga menghadirkan ruang kabin yang lapang dengan area kaki dan kepala lebih lega bagi penumpang baris kedua, menjadikannya ideal sebagai kendaraan keluarga.

Teknologi CTC 2.0, Baterai Menyatu dengan Sasis

Leapmotor C10 dibangun menggunakan teknologi Cell-to-Chassis (CTC 2.0), yakni arsitektur yang mengintegrasikan baterai langsung ke struktur sasis kendaraan.

Teknologi ini memberikan beberapa keuntungan sekaligus, mulai dari kabin yang lebih luas, distribusi bobot lebih baik, hingga kekakuan struktur mencapai 42.500 Nm/degree, setara SUV premium Eropa.

Mobil ini dibekali baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 69,9 kWh yang dipadukan motor listrik penggerak roda belakang bertenaga 165 kW dengan torsi 360 Nm.

Dalam sekali pengisian penuh, Leapmotor C10 mampu menempuh jarak hingga 478 kilometer (NEDC).

Kabin Senyap dan Ramah Anak

Salah satu nilai jual yang paling menarik dari Leapmotor C10 adalah kualitas kabinnya.

Interior menggunakan material premium silicon leather yang telah mengantongi sertifikasi OEKO-TEX Standard 100, sehingga aman bagi kulit bayi, bebas zat berbahaya, tahan noda, sekaligus lebih ramah lingkungan.

Selain itu, kabin dirancang memiliki tingkat kebisingan sangat rendah, yakni ≤76 dB(A), berkat penggunaan 40 paket peredam suara serta kaca depan double-layer acoustic glass.

Hasilnya, percakapan antar penumpang tetap nyaman bahkan ketika mobil melaju di jalan tol dengan kecepatan tinggi.

Leapmotor C10 juga mengedepankan pengalaman berkendara berbasis perangkat lunak melalui konsep Software Defined Vehicle.

Pusat hiburan menggunakan Qualcomm Snapdragon 8155, dipadukan layar ganda berukuran 14,6 inci dan 10,25 inci, sistem operasi Leap OS 4.0, wireless Apple CarPlay & Android Auto, serta pembaruan Over The Air (OTA).

Untuk hiburan, tersedia sistem audio 12 speaker Surround Sound 840 Watt dengan konfigurasi 7.1 channel.

Dari sisi keselamatan, C10 telah mengantongi rating 5-Star Euro NCAP dan dilengkapi 7 airbag, struktur baja berkekuatan tinggi, serta 16 fitur Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) Level 2 yang membantu mengurangi risiko kecelakaan sejak dini.

Harga Mulai Rp598 Juta Selama GIIAS 2026

Leapmotor C10 dipasarkan dalam satu varian Flagship RWD dengan harga resmi Rp618 juta (OTR Jakarta).

Khusus selama GIIAS 2026, Leapmotor Indonesia memberikan harga spesial Rp598 juta bagi 500 pemesan pertama.

Dengan kombinasi teknologi hasil kolaborasi Stellantis, kabin premium yang mengutamakan kesehatan keluarga, standar keselamatan Eropa, serta status rakitan lokal, Leapmotor C10 hadir sebagai salah satu SUV listrik premium paling menarik yang meluncur di Indonesia tahun ini.

ZEEKR Debutkan 009 Grand dan 9X di Ajang GIIAS 2026

ZEEKR semakin serius memperkuat posisinya di pasar kendaraan premium Indonesia. Dalam ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, merek Tech Luxury di bawah naungan Geely Group ini menghadirkan empat model elektrifikasi sekaligus, termasuk dua model yang menjalani debut perdana di Tanah Air, yakni ZEEKR 009 Grand dan ZEEKR 9X.

Mengusung filosofi “Imagine Beyond”, ZEEKR ingin menunjukkan bahwa kemewahan modern tidak hanya diukur dari desain atau material premium, tetapi juga dari pengalaman berkendara yang nyaman, teknologi pintar yang intuitif, serta performa yang mampu memenuhi kebutuhan mobilitas sehari-hari.

Vice President of Geely Automobile International Corporation, Evin Ye, mengatakan bahwa konsumen di segmen luxury EV kini memandang mobil sebagai ruang pribadi yang mampu menghadirkan kenyamanan, produktivitas, sekaligus konektivitas di tengah padatnya aktivitas perkotaan. Karena itu, ZEEKR mengembangkan kendaraan yang memadukan teknologi global, kualitas manufaktur, dan kenyamanan kelas premium dalam satu ekosistem mobilitas.

ZEEKR 009 Grand, Layaknya Lounge Berjalan

Salah satu pusat perhatian di booth ZEEKR adalah ZEEKR 009 Grand, MPV listrik mewah yang untuk pertama kalinya diperkenalkan di Indonesia.

Berbeda dengan ZEEKR 009 reguler yang mengusung konfigurasi enam penumpang, varian Grand hadir dengan empat kursi independen yang dirancang untuk menghadirkan kenyamanan maksimal bagi penumpang VIP.

Kabin belakang diperkaya layar hiburan 4K berukuran 43 inci, sistem audio Yamaha 31 speaker, serta penggunaan material premium seperti Himalayan Stone Trim dan karpet wol buatan tangan. Seluruh elemen tersebut dirancang menghadirkan pengalaman berkendara layaknya berada di kabin jet pribadi.

Sementara itu, ZEEKR 009 tetap menawarkan kenyamanan tinggi melalui Sofaro First-Class Airline Seats, layar OLED panorama 17 inci, AR Head-Up Display, serta sistem audio Yamaha 30 speaker, menjadikannya pilihan ideal bagi keluarga maupun kebutuhan eksekutif.

ZEEKR 7X dan 9X Perkuat Segmen SUV Premium

Di segmen SUV, ZEEKR menghadirkan ZEEKR 7X, model lima penumpang yang menyasar kalangan profesional muda dan keluarga modern.

SUV listrik ini mengombinasikan interior berlapis kulit NAPPA, layar Mini-LED 16 inci, serta berbagai fitur keselamatan dan bantuan berkendara canggih. Soal performa, ZEEKR 7X menawarkan tenaga hingga 637 hp dengan akselerasi 0–100 km/jam hanya 3,8 detik, menjadikannya salah satu SUV listrik berperforma tinggi di kelasnya.

Sementara itu, ZEEKR 9X tampil sebagai flagship SUV terbaru yang mengusung teknologi Super Hybrid. Sistem tersebut dipadukan dengan Adaptive Air Suspension dan 48V Active Suspension, menghasilkan kualitas berkendara yang halus, stabil, dan nyaman di berbagai kondisi jalan.

Keunikan lain hadir pada kabin baris kedua yang dilengkapi Zero Gravity Seat serta kursi yang dapat berputar hingga 360 derajat. Konfigurasi ini memungkinkan penumpang mengubah posisi duduk sesuai kebutuhan, mulai dari bekerja, bersantai, hingga berinteraksi dengan penumpang lain layaknya berada di ruang lounge pribadi.

Perkuat Posisi di Segmen Luxury EV

Melalui kehadiran empat model tersebut, ZEEKR ingin menunjukkan bahwa kendaraan elektrifikasi premium kini mampu menjawab beragam kebutuhan, mulai dari mobilitas keluarga, perjalanan bisnis, hingga penggunaan eksekutif dengan tingkat kenyamanan tinggi.

Selama GIIAS 2026, Anda juga dapat merasakan langsung pengalaman berkendara ZEEKR 009 dan ZEEKR 7X melalui sesi test drive yang disediakan di area pameran. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen ZEEKR untuk memperkenalkan standar baru Tech Luxury, yaitu perpaduan desain elegan, inovasi teknologi, dan pengalaman berkendara premium yang semakin relevan dengan gaya hidup modern.

OMODA O4 Cyber Mecha Design Debut di GIIAS 2026

OMODA O4 Tampil Futuristis dengan Cyber Mecha Design, SUV Listrik Berteknologi AI yang Siap Menarik Perhatian

Setelah menjalani debut global di Indonesia, OMODA O4 kembali menjadi sorotan di GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Kali ini, OMODA mengajak pengunjung mengenal lebih dekat Cyber Mecha Design, filosofi desain yang menjadi identitas utama SUV listrik terbarunya sekaligus mempertegas arah pengembangan mobilitas masa depan.

Bagi OMODA, desain bukan sekadar soal tampilan. Cyber Mecha Design menjadi representasi perpaduan antara teknologi, karakter sporty, dan gaya hidup modern yang semakin dekat dengan konsep LOHAS (Lifestyle of Health and Sustainability). Filosofi ini menempatkan kendaraan listrik bukan hanya sebagai alat transportasi ramah lingkungan, tetapi juga bagian dari ekspresi diri penggunanya.

Head of Product OMODA & JAECOO Indonesia, Ryan Ferdiean Tirto, menjelaskan bahwa OMODA O4 dirancang untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang memadukan teknologi pintar, desain futuristis, dan keberlanjutan dalam satu paket. Karena itu, OMODA menyebut O4 sebagai “The First AI Car for Everyone”, kendaraan listrik yang membawa kecerdasan buatan lebih dekat ke kehidupan sehari-hari.

Perpaduan Teknologi dan Desain Bergaya Supercar

Cyber Mecha Design menggabungkan dua elemen utama. Kata Cyber menggambarkan dunia digital, artificial intelligence (AI), dan teknologi masa depan, sedangkan Mecha merepresentasikan kekuatan mekanis, presisi, dan performa.

Filosofi tersebut diwujudkan melalui proporsi bodi low and wide yang memberikan kesan rendah, lebar, dan sporty layaknya mobil performa tinggi. Garis bodi yang tegas dipadukan dengan permukaan berlekuk menciptakan siluet dinamis yang membuat OMODA O4 tampil berbeda dibandingkan SUV listrik pada umumnya.

Identitas visualnya semakin kuat berkat kehadiran Cyber Lightning, desain lampu depan berkarakter tajam yang menjadi ciri khas OMODA O4. Sementara itu, konsep Mecha Flow menyatukan setiap garis bodi sehingga keseluruhan desain terlihat mengalir sekaligus futuristis.

Kabin Modern dengan AI Cockpit

Nuansa futuristis tidak berhenti di bagian eksterior. Saat memasuki kabin, pengguna akan disambut interior berkonsep minimalis yang dipadukan dengan AI Cockpit, menghadirkan pengalaman interaksi digital yang lebih intuitif.

OMODA menilai tren kendaraan listrik saat ini tidak lagi hanya berbicara soal efisiensi energi. Konsumen juga menginginkan mobil yang mampu mendukung gaya hidup, memberikan pengalaman teknologi modern, sekaligus memiliki desain yang mencerminkan karakter pemiliknya.

Pendekatan tersebut menjadi alasan mengapa OMODA O4 dikembangkan sebagai SUV listrik yang menggabungkan keberlanjutan, kecerdasan buatan, serta desain emosional dalam satu kendaraan.

Siap Dipesan di GIIAS 2026

Bersamaan dengan penampilannya di GIIAS 2026, OMODA juga resmi membuka pemesanan OMODA O4 EV untuk pasar Indonesia.

Sebagai penawaran khusus, 1.000 konsumen pertama akan memperoleh paket free upgrade senilai Rp50 juta. Benefit tersebut meliputi Exclusive Diecast OMODA O4, Electrochromatic Panoramic Roof, peningkatan fitur AI, langganan AI Internet selama satu tahun, hingga Wall Charger 3-in-1.

Pemesanan dapat dilakukan langsung di booth OMODA & JAECOO selama GIIAS berlangsung, melalui jaringan dealer resmi di seluruh Indonesia, maupun lewat situs resmi OMODA. OMODA juga menyiapkan sistem antrean digital sehingga calon konsumen dapat memantau status pemesanan secara transparan.

Dengan mengusung Cyber Mecha Design dan teknologi AI sebagai identitas utamanya, OMODA O4 tidak sekadar menawarkan kendaraan listrik baru. SUV ini hadir sebagai representasi mobilitas masa depan yang memadukan desain berkarakter, teknologi cerdas, dan gaya hidup modern, sekaligus memperlihatkan arah baru perkembangan kendaraan elektrifikasi di Indonesia.

LEPAS E4 EV Resmi Meluncur di GIIAS 2026, Harga Rp339 Juta!

LEPAS akhirnya mengumumkan harga resmi SUV listrik pertamanya di Indonesia. Memanfaatkan momentum GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, LEPAS E4 EV resmi dipasarkan dengan banderol Rp339.000.000, harga khusus yang hanya berlaku selama pameran berlangsung.

Peluncuran ini menjadi langkah penting bagi LEPAS dalam memperkuat eksistensinya di segmen kendaraan listrik nasional. Sebagai Battery Electric Vehicle (BEV) pertama yang dipasarkan di Tanah Air, LEPAS E4 EV membawa filosofi “Drive Your Elegance”, menggabungkan desain premium, teknologi modern, serta kenyamanan berkendara dalam satu paket SUV listrik.

Vice Country Director LEPAS Indonesia, Temmy Wiradjaja, mengatakan bahwa kehadiran LEPAS E4 EV merupakan tonggak baru bagi perjalanan merek tersebut sebagai brand yang fokus pada kendaraan energi baru. Mobil ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia yang menginginkan kendaraan listrik berteknologi tinggi tanpa mengorbankan kenyamanan maupun tampilan elegan.

Dengan harga kompetitif di kelasnya, LEPAS E4 EV juga melengkapi lini produk elektrifikasi LEPAS bersama LEPAS L8. Konsumen pun memiliki pilihan SUV listrik premium dengan karakter yang berbeda sesuai kebutuhan mobilitas sehari-hari.

Tak hanya menawarkan produk, LEPAS juga memberikan paket purna jual yang cukup lengkap. Pembeli akan memperoleh program LEPAS CARE, garansi kendaraan selama 6 tahun atau 150.000 km, garansi baterai, motor listrik, dan controller hingga 8 tahun atau 160.000 km, serta layanan Road Assistance selama tiga tahun dengan cakupan hingga 50 kilometer.

Basis Platform Khusus Kendaraan Listrik

LEPAS E4 EV menggunakan LEX Platform yang dikembangkan khusus untuk menghadirkan pengalaman berkendara lebih stabil, kabin lebih lega, lebih senyap, dan lebih efisien dalam penggunaan energi. Platform ini juga telah memenuhi standar keselamatan Global NCAP, sehingga memberikan perlindungan optimal bagi pengemudi maupun penumpang.

Dari sektor performa, SUV listrik ini dibekali baterai berkapasitas 67 kWh yang dipadukan dengan 12-in-1 Integrated Electric Motor System. Motor listrik tersebut menghasilkan tenaga hingga 160 kW dengan efisiensi mencapai 90,8 persen serta putaran motor maksimum 24.200 rpm.

Performa akselerasinya pun cukup impresif. LEPAS E4 EV mampu melesat dari 0-100 km/jam hanya dalam 7,2 detik, menjadikannya salah satu SUV listrik yang menawarkan kombinasi performa dan efisiensi secara seimbang.

Soal daya jelajah, LEPAS mengklaim mobil ini mampu menempuh lebih dari 600 kilometer berdasarkan standar pengujian CLTC. Bahkan, dalam pengujian internal, LEPAS E4 EV berhasil mencatatkan jarak tempuh hingga 637 kilometer, menjadikannya salah satu yang terjauh di kelasnya.

Pengisian daya juga menjadi nilai jual utama. Berkat dukungan DC Fast Charging 130 kW, baterai dapat diisi dari 30 persen hingga 80 persen hanya dalam waktu sekitar 20 menit, sehingga waktu tunggu selama perjalanan menjadi jauh lebih singkat.

ADAS Lengkap hingga Teknologi V2L

Di sektor teknologi, LEPAS E4 EV sudah dibekali 18 fitur Advanced Driver Assistance System (ADAS) yang membantu meningkatkan keselamatan berkendara. Mobil ini juga memiliki 540° HD Panoramic View Camera untuk meminimalkan blind spot saat bermanuver.

Bagi pengguna dengan gaya hidup aktif, tersedia fitur Vehicle-to-Load (V2L) 3,3 kW yang memungkinkan mobil menyuplai listrik ke berbagai perangkat elektronik ketika beraktivitas di luar ruangan. Selain itu, kemampuan melintasi genangan air hingga 525 mm memberikan rasa percaya diri lebih saat menghadapi kondisi jalan yang kurang bersahabat.

Menariknya, Anda dapat  mencoba seluruh kemampuan LEPAS E4 EV melalui sesi test drive yang disediakan di booth LEPAS Hall 9. Tidak hanya melihat teknologi LEX Platform dari dekat, Anda juga dapat merasakan sendiri kenyamanan kabin, performa responsif, hingga efisiensi SUV listrik premium terbaru ini.

Sebagai pelengkap, LEPAS turut menghadirkan robot humanoid Mornine dan robot berkaki empat Argos yang menunjukkan bagaimana kecerdasan buatan dapat menjadi bagian dari ekosistem mobilitas masa depan. Kehadiran keduanya mempertegas komitmen LEPAS dalam menghadirkan pengalaman berkendara yang modern, cerdas, dan selaras dengan gaya hidup masyarakat masa kini.