Geely Okavango Bakal Masuk Pasar SUV Indonesia?

Tak semua konsumen cocok atau berminat dengan mobil listrik. Peminat mobil bermesin pembakaran internal (Internal Combustion Engine/ICE) masih jauh lebih banyak. Oleh sebab itu Geely Auto Indonesia (GAI) saat ini tengah mempersiapkan untuk memboyong salah satunya ke Tanah Air.

Banyak prediksi yang beredar seputar model mobil apa yang nantinya dibawa pabrikan otomotif asal China tersebut. Salah satu nama yang muncul adalah Geely Okavango. Namanya diadopsi dari padang savannah di Afrika yang kondang dengan wisata safari.

SUV berkapasitas tujuh penumpang ini sejak tahun lalu namanya telah terdaftar dalam database kekayaan intelektual (PDKI) dengan nomor IDM001344365. Walau belum ada pengumuman resmi dari pihak Geely, langkah tersebut menjadi wujud kesiapan dari sisi legalitas untuk memasarkan model tersebut di Tanah Air. Lantas seperti apa sisi keunggulan yang ditawarkan Okavango?

SUV 7-Seater Yang Ideal

Geely Okavango posturnya terbilang cukup bongsor dengan panjang 4.860 mm, lebar 1.910 mm, dan tinggi 1.770 mm. Jarak sumbu roda yang cukup panjang yakni mencapai 2.825 mm mengindikasikan ruang kabin yang lumayan lapang.

SUV yang dipasarkan di China pakai label Haoyue ini ternyata kembaran dari Proton X90 yang dipasarkan di Malaysia. Lebih tepatnya, Proton X90 adalah versi rebadge dari Geely Okavango. Platform bodi serta mesin yang digunakan sama, cuma sedikit perbedaan gaya tampilan dan fitur.

Tampilan eksteriornya terlihat modern dan elegan dengan grille ukuran extra besar. Lampu depan dan belakang pakai LED. Kaca spion pun sudah model lipat elektrik. Pintu bagasi juga sudah model bukaan elektrik.

Elemen pendongkrak gaya tampilan seperti antena shark fin, roof rail, spoiler belakang, serta pelek berukuran 18 inci menguatkan aura SUV keluarga yang stylish dan sporty.

Dengan konfigurasi 2-3-2, kabin Okavango bisa memuat tujuh penumpang dewasa. Jok dikemas ala SUV mewah dengan material kulit berpola jahitan diamond serta lekuk dessin yang ergonomis. Pengemudi pun dapat mengatur posisi duduk dengan mudah berkat pengaturan elektrik.

Jika butuh ruang extra untuk membawa barang bawaan yang lebih banyak, jok belakang bisa dilipat dengan konfigurasi 50:50 untuk meningkatkan volume ruang bagasi.

Kenyamanan selama perjalanan ditunjang sistem pendingin udara triple-zone otomatis, lengkap dengan ventilasi di setiap baris. Hawa sejuk merata ke seluruh ruang kabin.

Pada dashboard berdesain minimalis namun elegan terpampang layar sentuh 12,3 inci dengan konektivitas Mirror Link dan Bluetooth. Panel instrumen digital berukuran sama di balik kemudi menampilkan informasi berkendara dengan lengkap.

Geely Okavango juga dilengkapi panoramic sunroof, tombol start/stop, keyless entry, port USB, serta power outlet 12 volt yang jadi fitur wajib pada SUV premium masa kini. Masih ditambah dengan wireless charging smartphone. Fitur yang lengkap dan sesuai kebutuhan penggunanya.

Fitur Berkendara Lengkap

Fitur keselamatan dan bantu berkendara yang dibekalkan pada Okavango pun cukup lengkap. SUV ini memiliki enam airbag, sistem pengereman ABS, electronic stability control, serta ISOFIX untuk kursi balita.

Fitur berkendara esensial seperti hill-hold control, hill-descent control, sensor parkir, kamera 360 derajat, tire pressure monitoring system hingga fitur anti-theft (anti maling) dan pengingat pintu terbuka terdapat pada Okavango.

Paket sistem bantuan berkendara terpadu Advanced Driver Assistance System (ADAS) yang dibekalkan pun cukup lengkap. Fitur seperti Adaptive Cruise Control (ACC), Lane Keeping Assist (LKA), Rear Cross Traffic Alert, dan Automatic Emergency Braking (AEB) meningkatkan kualitas keselamatan berkendara dalam setiap perjalanan.

Performa Mesin Hybrid Efisien

Di sektor performa, Geely Okavango dibekali  mesin bensin 1.5 liter turbocharged dengan modul mild hybrid 48V. Output tenaga yang dihasilkan mencapai 190 hp dengan torsi puncak 300 Nm. Transmisi pakai versi automatic dual-clutch (DCT) 7-speed.

Pengemudi pun dapat memilih opsi mode berkendara sesuai kebutuhan, yakni Sport, Eco dan Comfort.

Untuk ukuran SUV 7-seater, konsumsi BBM Okavango diklaim cukup irit yakni mencapai 6,6 liter/100 km atau sekira 15 km per liter.

Guna menunjang kenyamanan dan stabilitas berkendara, suspensi depan menggunakan MacPherson strut, dan di belakang pakai jenis multi-link.

Bakal Segera Masuk Indonesia?

Geely Okavango ternyata sudah lebih dulu dipasarkan di Filipina dalam dua varian, yakni Elite AT (standar) dan Urban Plus yang fiturnya lebih lengkap.

Harga jualnya mulai dari 1.368.000 Peso hingga 1.765.000 Peso, atau sekira Rp 386 jutaan sampai Rp 498 jutaan. Sesuai regulasi terbaru di Filipina, Okavango masuk kategori mobil hybrid yang mendapatkan insentif pajak.

Sementara saudara kembarnya di Malaysia yakni Proton X90 (2026) dibanderol mulai dari 106.800 Ringgit – 122.800 Ringgit. Lebh kurang sekira Rp 473 jutaan hingga Rp 544 jutaan.

Jika nantinya Okavango resmi dipasarkan di Indonesia, harga jual yang kompetitif jadi pertimbangan yang harus digodok oleh GAI agar dapat bersaing dengan kompetitor. Kita tunggu kemunculannya…

Bentley Bentayga Hybrid

Bentley Luncurkan Sepasang Bentayga Hybrid: S Dan Azure

Bentley Bentayga sukses menggeser paradigma konservatif selama bertahun-tahun.

Saat membahas 2 hal, Bentley dan Sport Utility Vehicle (SUV), maka hanya satu hal yang akan terucap, Bentayga. Ya, SUV ultra mewah dari pabrikan otomotif asal Inggris ini telah menggeser paradigma para pecinta Bentley konservatif dari model saloon dan limosin ke genre SUV.

Menjelang tutup tahun, Bentley dari markasnya di Crewe, Inggris meluncuran dua varian baru Bentayga Hybrid model 2023. Kedua varian tersebut adalah Bentayga Hybrid S sebagai varian yang lebih sporty dari Bentayga Hybrid standar, dan varian Azure sebagai versi yang jauh lebih mewah. Di luar dari sektor penggerak, pada dasarnya kedua varian ini nyaris identik dengan Bentayga model S dan Azure versi non hybrid.

Secara sepintas, tampilan eksterior Bentayga Hybrid S maupun versi non-hybrid terlihat mirip. Namun saat dicermati, pihak pabrikan menyematkan sejumlah penanda khas pada Bentayga Hybrid S.

Bentayga Hybrid S ditopang velg alloy eksklusif berukuran 22-inci dengan kaliper rem berwarna merah. Aksen eksterior didominasi warna hitam yang terlihat kontras dengan lampu depan dan lampu belakang. Demikian pula dengan bumper depan dan belakang serta pipa exhaust sport model oval yang disematkan pada Bentayga Hybrid S desainnya terinspirasi dari Bentayga Speed.

Tak hanya pada area eksterior, interior Bentayga Hybrid S pun mengusung gaya Bentayga S dengan sedikit mencuplik desain Bentayga Speed. Terlihat pada dial cluster instrumen yang begitu identik dengan Bentayga Speed, namun dengan tambahan indikator kapasitas daya hybrid yang posisinya berdekatan dengan indikator RPM.

Kabin minim getaran dan guncangan

Berbeda dengan varian Bentayga Hybrid Azure yang lebih mengutamakan esensi kemewahan pada tampilannya plus sejumlah peningkatan sektor kenyamanan berkendara. Kabin pun kini lebih senyap dan minim getaran serta guncangan.

Pada varian ini tak dilengkapi dengan sports exhaust seperti pada varian Bentayga S baik versi hybrid maupun non-hybrid. Akan tetapi pada area eksterior, Bentayga Hybrid Azure dikemas dengan aksen chrome pada bagian bawah bumper. Velg alloy 10-spoke 22-inci dan emblem ‘Azure’ menjadi ciri khusus pada varian ini.

Kemasan interior Bentayga Hybrid Azure terlihat lebih mewah dengan balutan kulit Nappa plus jahitan berpola ‘diamond’ yang tersedia dalam 15 pilihan warna. Kursi berpenghangat dengan 22-setelan posisi duduk dan setir motif two-tone dengan penghangat menjadi kelengkapan standar pada Bentayga Hybrid Azure. Aaah.. Anda bagai sedang berada di sebuah lounge VIP.

Spek mesin bensin 3.0-liter twin-turbo V6 dan transmisi automatic 8-speed yang diusung varian S maupun Azure tak ada perbedaan dari varian sebelumnya. Akan tetapi motor listrik hybrid yang diusung mengalami peningkatan output performa menjadi 100 kW dengan torsi 400 Nm.

Baterai lithium-ion 18 kWh yang dibekalkan pun mengalami peningkatan kapasitas daya sebesar 0,7 kWh dari varian sebelumnya. Dengan kapasitas daya baterai yang ‘sedikit’ lebih besar, daya jelajah pada mode EV pun meningkat menjadi 43 km dari sebelumnya yang di kisaran 40 km.

Torsi kombinasi menyentuh angka 700 Nm

Total output daya kombinasi spek hybrid terbaru ini menjadi 340 kW (setara 456 hp). Namun pihak pabrikan tak menyebutkan berapa torsi maksimum yang dihasilkan pada kedua varian hybrid terbaru ini. Sebagai catatan, Bentayga Hybrid model sebelumnya memiliki torsi kombinasi sebesar 700Nm.

Dengan adanya revisi pada spek dan output performa, pihak pabrikan mengklaim kedua varian baru Bentayga Hybrid ini mampu mencapai angka 100 km/jam dari posisi start dalam waktu 5,3 detik – terkoreksi 0,2 detik lebih cepat dari varian sebelumnya. Bentayga S dan Azure pun diklaim mampu melaju hingga 254 km/jam.

Perihal berapa harga jual kedua varian ini, pihak pabrikan untuk sementara belum mengumumkan secara resmi. Namun pemesanan untuk model Bentayga Hybrid S Hybrid dan Bentayga Hybrid Azure telah dibuka. Dan tentunya Bentley akan dengan senang hati melayani pesanan khusus untuk menyematkan sentuhan bercitarasa personal sesuai permintaan calon pemiliknya.

Rizky Vox