GWM Tank 500 Black Warrior Edition, Nuansa Sangar Serba Hitam

Inchcape GWM Indonesia menghadirkan kejutan menarik dalam ajang GWM Media Experience 2026 yang berlangsung di Arthayasa Stables & Country Club, Depok. Selain memberikan kesempatan kepada awak media untuk merasakan langsung pengalaman berkendara premium melalui konsep “Drive First Class, Everywhere”, GWM juga memperkenalkan varian edisi khusus terbaru, yakni GWM Tank 500 Black Warrior Edition.

SUV premium ini tampil dengan karakter yang jauh lebih eksklusif berkat balutan tema serba hitam yang memberikan kesan gagah, elegan, sekaligus misterius. Kehadirannya menjadi alternatif bagi konsumen yang menginginkan SUV berkapabilitas tinggi dengan tampilan yang lebih berkarakter dibandingkan model standar.

Tampil Sangar dengan Nuansa Black Edition

Daya tarik utama Tank 500 Black Warrior Edition terletak pada konsep desain full black yang diterapkan hampir di seluruh bagian eksterior kendaraan.

Jika pada Tank 500 reguler berbagai elemen krom menjadi aksen pemanis, pada Black Warrior Edition seluruh detail tersebut diubah menjadi warna hitam. Mulai dari grille depan, bingkai lampu utama, handle pintu, roof rail, side step, hingga pelek alloy 20 inci kini tampil dalam balutan warna gelap yang menegaskan karakter SUV premium nan tangguh.

Pendekatan desain ini membuat Tank 500 tampil lebih maskulin dan berwibawa tanpa kehilangan kesan mewah yang selama ini menjadi ciri khasnya.

Menurut CEO Inchcape GWM Indonesia, Bagus Susanto, varian ini hadir untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang menginginkan identitas visual yang lebih eksklusif.

“Black Warrior Edition menghadirkan sebuah pilihan bagi konsumen yang menginginkan kapabilitas Tank 500 Diesel 4×4, namun dengan identitas visual yang jauh lebih eksklusif dan tidak ditemukan di kendaraan lain di jalan.”

Menariknya, Black Warrior Edition tidak hanya sekadar edisi terbatas, tetapi juga menjadi pelengkap lini Tank 500 Diesel yang saat ini telah tersedia dalam varian 4×2 dan 4×4.

Kabin Mewah Tetap Dipertahankan

Meski mendapatkan sentuhan visual yang berbeda di bagian luar, area kabin tidak mengalami perubahan signifikan.

GWM tetap mempertahankan konfigurasi tujuh penumpang dengan jok premium berlapis kulit Nappa yang dilengkapi fitur ventilasi dan pemijat untuk meningkatkan kenyamanan selama perjalanan.

Dashboard modern masih mengandalkan layar digital berukuran 14,6 inci yang berfungsi sebagai pusat sistem infotainment dan berbagai pengaturan kendaraan.

Kenyamanan premium semakin diperkuat oleh hadirnya panoramic sunroof elektrik serta sistem audio Theatrical Sound 12 speaker yang dipadukan teknologi Active Noise Cancellation (ANC), sehingga suasana kabin tetap senyap meskipun melaju di berbagai kondisi jalan.

Mesin Diesel dan Kemampuan Off-Road Tetap Andal

Di sektor performa, Tank 500 Black Warrior Edition tetap mengandalkan mesin turbo diesel 2.4 liter berkode GW4D24 yang sama dengan varian Tank 500 Diesel 4×4.

Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga maksimum 181 hp dengan torsi puncak 480 Nm yang disalurkan melalui transmisi otomatis 9-percepatan.

Kemampuan jelajahnya didukung sistem penggerak empat roda (4×4), Triple Differential Lock, delapan mode berkendara off-road, hingga fitur Off-Road Adaptive Cruise Control yang membantu pengemudi saat melintasi medan berat.

Salah satu fitur unggulan yang tetap dipertahankan adalah TANK Turn. Teknologi ini memungkinkan kendaraan bermanuver dengan radius putar sangat kecil hingga sekitar 1,2 meter, memberikan keunggulan saat menghadapi jalur sempit maupun medan off-road yang menantang.

Siap Debut di GIIAS 2026

Meski telah diperkenalkan kepada media, GWM Indonesia masih menyimpan rapat informasi mengenai harga resmi Tank 500 Black Warrior Edition.

SUV edisi khusus ini dijadwalkan melakukan debut publik secara resmi pada ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show 2026 mendatang.

Dengan kombinasi tampilan serba hitam yang eksklusif, kabin mewah, serta kemampuan off-road yang telah teruji, Tank 500 Black Warrior Edition berpotensi menjadi salah satu SUV premium paling menarik di segmen diesel 4×4 tahun ini.

Adrenalin Tumpah Ruah di Kagama Jatiluhur Xplore 2025

Gelaran event kedua dari Kagama 4×4 Adventure, Kagama Jatiluhur Xplore (Kajex), sukses dilaksanakan pada 6 hingga 9 November 2025 silam. Event yang dimotori para alumni lintas generasi dan fakultas dari Universitas Gadjahmada ini, diselenggarakan di trek alam seputar Waduk Jatiluhur, Jawa Barat.

Bagi yang menggemari keseruan off-road non-kompetisi, maka Kagama 4×4 Adventure Off-Road menjadi pilihan tepat.
Kegiatan ini terbagi menjadi empat trek, dengan total jarak 36 kilometer. Tercatat 90 kendaraan off-road dari berbagai brand, ambil bagian untuk menaklukkan trek ekstrem yang disajikan.

“Tahun lalu kami gelar dengan nama Jatiluhur Jungle Rush (JJR). Tahun ini kita usung nama Kajex. Kita bersyukur event kedua yang dinilai lebih menantang ini dapat dirampungkan dengan baik, dan tanpa hambatan yang berarti,” kata Adrianto, Ketua Pelaksana Kagama 4×4 Jatiluhur Xplore.

Evaluasi Dari Event Sebelumnya

Penyelenggara juga mengharapkan event ini mampu memberi kontribusi positif, terutama pada sektor pariwisata dan ekonomi di sekitar lokasi. Serta mampu merekatkan keakraban di kalangan penghobi off-road.

“Event Kajex ini merupakan evaluasi dari event sebelumnya. Ada beberapa penyempurnaan pada rancangan trek, sehingga menjadi lebih panjang dan menantang, tapi tetap aman,” imbuh Aleg Purbaya, Master Trek Kajex.

“Event Kajex cukup memacu adrenalin, menyenangkan, dan butuh strategi yang baik. Sehingga tidak membosankan. Ini event yang pantas dinantikan,” sambut M Harjanto, salah satu peserta yang datang dari Purworejo, Jawa Tengah.

Jelajah Alam Dengan Lebih Santai

Bersamaan dengan pelaksanaan Kajex, Kagama 4×4 Adventure juga menggelar acara off-road overland, yang juga dilaksanakan memutari alam sekitar waduk yang masih asri. Dengan jarak kurang lebih 90 kilometer.

“Ini adalah event overland pertama kami dan digelar untuk mewadahi off-roader yang ingin menjelajah alam dengan lebih santai. Dan alam di sekitar Jatiluhur ini cukup potensial. Karena menyimpan kecantikan alam yang masih tersembunyi,” tutur Hanung Wicaksono, arsitek medan overland.

Gelaran perdana ini terbukti mampu menyedot animo dengan peserta hingga 60 kendaraan. Jumlah ini jauh melebihi target awal, yang semula diperkirakan hanya 30 hingga 40 kendaraan saja.

Kegiatan Bakti Sosial

“Jalur overland cukup bervariasi, mulai aspal, menyeberang sungai hingga medan berlumpur. Dan kami menyaksikan pemandangan indah yang tersaji di sepanjang jalan di sekeliling waduk,” tutur Galih Nanda, seorang peserta yang menggunakan Toyota Fortuner.

Kegiatan bakti sosial menjadi bagian dari perjalanan overland ini. Di antaranya mengunjungi Kampung Ilmu, dan meninjau jalanan longsor yang sudah diperbaiki. Perbaikan jalan longsor tersebut merupakan sumbangan Kagama 4×4, yang bekerjasama dengan Perum Jasa Tirta II Jatiluhur. Selain itu, gelaran kali ini tidak terlepas dari dukungan dari PT Jasa Marga, PT Nusa Prima Pangan, PT Kilang Pertamina Internasional, PT Pupuk Sriwijaya, dan lainnya.

Kagama 4×4 Jatiluhur Xplore 2025, Janjikan Trek Menantang

Event tahunan Kagama 4×4 Jatiluhur Xplore (KAJEX) 2025 bakal dihelat pada 6 hingga 9 November 2025. Dengan wilayah kegiatan berada di sekitar Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat. Kegiatan off-road non kompetisi ini menyediakan empat trek off-road yang cukup menantang. Dengan total jarak 36 kilometer di wilayah Paranggombong, yang bisa ditempuh selama 30 menit dari Jatiluhur Valley Resort.

“Kami berharap event kali ini memberikan kontribusi positif pada sektor pariwisata di sekitar lokasi, dan tentunya dapat merekatkan keakraban. Khususnya di kalangan penghobi khususnya off-road,” jelas Adrianto, Ketua Pelaksana Kagama 4×4 Jatiluhur Xplore.

Diperkirakan ada sekitar 90an kendaraan 4×4 yang akan beraksidi keempat trek yang telah disiapkan. Dibandingkan dengan kegiatan yang serupa di tahun lalu, keempat trek ini bakal menyuguhkan medan yang lebih menantang dan juga ekstrem.

KAJEX 2025 sendiri merupakan event yang ramah dalam hal akomodasi. Para peserta dapat memanfaatkan penginapan yang berada di sekitar kompleks Jatiluhur Valley Resort ataupun menggelar tenda di tempat yang sudah direkomendasikan. Sehingga bisa mengajak keluarga dan tetap nyaman dalam berkegiatan.

Bersamaan dengan kegiatan off-road KAJEX 2025 ini adalah adanya agenda overland. Kegiatan cross country ini akan digelar selama dua hari yakni di tanggal 8 hingga 9 November 2025. Rencananya kegiatan ini diikuti sebanyak 50an peserta, yang akan menyisir jalur di sekeliling waduk Jatiluhur sejauh 96 kilometer.

Jalanan on-road ataupun light off-road menjadi rute yang menjanjikan pemandangan alam yang asri dan indah.
Selain itu juga akan digelar kegiatan lainnya seperti mengunjungi Kampung Ilmu dan bakti sosial. Termasuk meninjau jalanan longsor yang sudah diperbaiki atas sumbangan Kagama 4×4, yang bekerjasama dengan Perum Jasa Tirta II Jatiluhur.

Tak ketinggalan pula, masyarakat sekitar lokasi kegiatan dilibatkan aktif dengan memberikan ruang pamer dan penjualan produk industri UMKM masyarakat sekitar. Sebagai penutup, digelar Panggung Hiburan Rakyat, pada 9 November 2025. Di mana menjadi tempat untuk membaur antara peserta dan masyarakat sekitar.

Kagama 4×4, Tetap Guyub dan Rukun di Usia Ketiga

Kagama 4×4 Adventure merayakan hari jadinya yang ketiga, bertempat di Cisarua Green World Adventure (CIGWA), Megamendung, Bogor pada 24-26 Mei 2024 silam. Komunitas ini merupakan wadah berkumpulnya alumni Universitas Gadjahmada (UGM) lintas fakultas dan angkatan yang memiliki minat terhadap kendaraan 4×4.

Perhelatan The 3th Anniversary Kagama 4×4 Adventure dihadiri oleh ratusan alumni yang berasal dari berbagai daerah seperti Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi, Banten, Bandung, Kudus, Surakarta Yogyakarta, Surabaya dan Riau.

“Lebih dari tiga tahun silam, kita saling berkumpul menjadi sebuah komunitas. Merupakan salah satu kebanggaan dan kebahagiaan tersendiri bagi kami untuk berkumpul secara guyub. Kagama 4×4 Adventure telah menunjukkan kekompakan dan kesigapannya dalam banyak hal,” jelas Heri Budiarso, Ketua Umum Kagama 4×4 Adventure.

Besar harapan kedepannya Kagama 4×4 bisa memberikan kontribusi pada bangsa dan negara. Rangkaian acara dimulai pada hari Jumat (24/05) dengan mendirikan tenda oleh sebagian besar peserta dan dilanjut dengan sholat Jumat di lokasi. Keesokan harinya, cuaca cukup cerah, meski sisa hujan semalam membuat medan yang dilalui lebih menantang, justru menghadirkan keasyikan tersendiri.

“Ada 25 mobil yang berpartisipasi pada country road. Sedangkan lima mobil tampil memilih medan off-road yang lebih berat,” jelas Faried Agung Kuncoro, Sekretaris Jenderal Kagama 4×4 Adventure.

Cuaca yang bersahabat berlanjut hingga malam. Selepas acara off-road yang seru, peserta kembali ke basecamp dan dilanjutkan dengan acara team building dan game untuk anak-anak. Tak lupa dilakukan bakti sosial kepada Pondok Pesantren Al Quran Darunnashihin, dan Pondok Pesantren Darul Huffadz Arrahman dari Sukaresmi, Megamendung. Termasuk Pondok Pesantren Al Futuhat II, Bogor.

Dalam tiga tahun perjalanannya, Kagama 4×4 Adventure telah dapat membuktikan bahwa kebersamaan bisa muncul dari mana saja, yakni kesamaan kecintaan pada hobi berkendara kendaraan 4×4.