Mitsubishi New Xforce HEV Tembus 1.000 Km Sekali Isi BBM

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) resmi menghadirkan Mitsubishi New Xforce Hybrid Electric Vehicle (HEV) sebagai langkah penting dalam strategi elektrifikasi di Indonesia. Tak sekadar menghadirkan penyegaran desain, model ini menjadi kendaraan hybrid pertama Mitsubishi yang diproduksi secara lokal, sekaligus menawarkan kombinasi efisiensi bahan bakar, performa responsif, dan teknologi keselamatan yang lebih lengkap.

Sistem Hybrid Pintar

Mengusung filosofi “Electric Drive, Beyond Hybrid Confidence”, New Xforce HEV dirancang untuk memberikan pengalaman berkendara yang lebih nyaman dan natural. Mitsubishi mengembangkan sistem hybrid generasi kedua yang mengandalkan motor listrik sebagai penggerak utama dalam berbagai kondisi, sehingga karakter berkendara terasa lebih senyap, halus, sekaligus responsif.

Sistem penggeraknya memadukan mesin bensin 1.6L DOHC MIVEC dengan motor listrik berdaya 116 PS dan torsi 255 Nm. Mesin konvensionalnya menghasilkan tenaga 107 PS dengan torsi 134 Nm yang bekerja secara optimal ketika dibutuhkan. Kolaborasi keduanya menghasilkan akselerasi yang lebih spontan, terutama saat melaju di perkotaan, menyalip kendaraan lain, maupun menghadapi tanjakan.

Salah satu keunggulan utama New Xforce HEV terletak pada sistem hybrid pintar yang mampu bekerja secara otomatis. Komputer kendaraan akan terus memantau kondisi jalan, kecepatan, beban kendaraan, hingga kapasitas baterai untuk menentukan mode penggerak paling efisien. Mobil dapat berjalan menggunakan motor listrik, mesin bensin, atau kombinasi keduanya tanpa memerlukan intervensi dari pengemudi.

Ragam Pilihan Mode Berkendara

Untuk memberikan karakter berkendara yang lebih beragam, Mitsubishi membekali SUV ini dengan tujuh mode berkendara, yakni Normal, Wet, Gravel, Mud, Tarmac, EV Priority, dan Charge Mode. Tiga mode terakhir menjadi pembeda utama dibanding varian bermesin konvensional. EV Priority memaksimalkan penggunaan tenaga listrik, Charge Mode memungkinkan mesin mengisi ulang baterai saat berkendara, sedangkan Tarmac Mode menghadirkan respons akselerasi yang lebih agresif di jalan beraspal.

Di sektor keselamatan, New Xforce HEV kini dibekali paket Mitsubishi Safety Sensing yang menghadirkan berbagai fitur bantuan berkendara modern. Teknologi tersebut meliputi Forward Collision Mitigation (FCM), Adaptive Cruise Control (ACC), Blind Spot Warning (BSW), Rear Cross Traffic Alert (RCTA), Lane Change Assist (LCA), Automatic High Beam (AHB), hingga Multi Around Monitor (MAM). Kehadiran fitur-fitur ini meningkatkan rasa aman sekaligus membantu pengemudi dalam berbagai situasi lalu lintas.

Perbedaan juga terlihat pada sisi eksterior. Varian hybrid memperoleh identitas khusus berupa emblem Hybrid EV, velg alloy 18 inci dengan desain eksklusif, electric shifter, serta aksen grille dan lampu belakang berwarna clear smoke yang memberikan tampilan lebih modern sekaligus membedakannya dari versi bensin.

Efisiensi menjadi nilai jual utama New Xforce HEV. Berbekal tangki bahan bakar berkapasitas 42 liter dan sistem hybrid terbaru, Mitsubishi mengklaim SUV ini mampu menempuh jarak lebih dari 1.000 kilometer dalam sekali pengisian bahan bakar, tergantung kondisi jalan dan gaya berkendara. Klaim tersebut menjadikannya salah satu SUV hybrid paling efisien di kelasnya.

 

Untuk pasar Indonesia, Mitsubishi New Xforce dipasarkan dalam tiga pilihan varian. Varian Exceed dibanderol Rp388 juta, Ultimate Rp399 juta, sedangkan New Xforce HEV dengan harga Rp445 juta (OTR Jabodetabek). Varian Ultimate dan HEV juga tersedia dalam Premium Package dengan fitur premium Yamaha Premium Audio, power tailgate, power driver seat, wireless charger, ambient lighting, serta Tire Pressure Monitoring System (TPMS).

Lewat kehadiran New Xforce HEV, Mitsubishi mempertegas komitmen dalam menghadirkan SUV hybrid yang memadukan efisiensi, kenyamanan, performa, dan teknologi keselamatan dalam satu paket yang kompetitif. Hmm…menarik!

Jetour T1 dan T1 i-DM Resmi Meluncur, Siap Menjelajah 1.200 Km

Jetour T1 dan T1 i-DM Resmi Mengaspal, Compact SUV Bergaya Petualang dengan Jarak Tempuh 1.200 Km

Pasar SUV di Indonesia semakin ramai dengan kehadiran pemain baru yang menawarkan kombinasi desain tangguh, teknologi modern, dan efisiensi tinggi. Kali ini, PT Jetour Motor Indonesia menghadirkan dua model sekaligus, yakni Jetour T1 bermesin bensin dan Jetour T1 i-DM yang mengusung teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).

Kehadiran keduanya menjadi langkah strategis Jetour untuk menjangkau konsumen yang menginginkan SUV serbaguna dengan karakter petualang namun tetap nyaman digunakan sehari-hari.

Desain Macho Siap Diajak Bertualang

Meski bermain di segmen compact SUV, dimensi Jetour T1 terbilang bongsor. Mobil ini memiliki panjang 4.706 mm, lebar 1.967 mm, dan tinggi 1.845 mm, menjadikannya salah satu SUV paling besar di kelasnya. Ground clearance setinggi 190 mm juga memberikan rasa percaya diri saat melintasi jalan rusak, medan berbatu, maupun jalur semi off-road.

Secara visual, Jetour T1 dan T1 i-DM mengusung DNA desain yang mirip dengan sang kakak, Jetour T2. Garis bodi tegas, fender besar, serta proporsi bodi yang tinggi menciptakan aura SUV petualang yang kuat. Velg alloy 19 inci berdesain two-tone semakin mempertegas kesan premium dan tangguh.

Tak hanya mengandalkan tampang, SUV ini juga telah membuktikan kualitasnya lewat raihan lima bintang ASEAN NCAP dan penghargaan Red Dot Design Award 2024. Bahkan, desain panel bodi depan dan belakang dirancang untuk meminimalkan risiko cedera pejalan kaki saat terjadi benturan.

Kabin Modern dan Fungsional

Masuk ke dalam kabin, nuansa modern langsung terasa. Tata letak dashboard dibuat minimalis dengan fokus pada kemudahan penggunaan. Jetour T1 i-DM dibekali layar sentuh berukuran 15,6 inci, sementara versi bensin menggunakan layar 12,8 inci. Keduanya dipadukan dengan panel instrumen digital 10,25 inci yang menampilkan berbagai informasi kendaraan secara real-time.

Dengan wheelbase mencapai 2.810 mm, ruang kabin terasa lapang untuk lima penumpang dewasa. Khusus T1 i-DM, panoramic sunroof turut menghadirkan kesan lega dan mewah. Menariknya, terdapat 45 ruang penyimpanan yang tersebar di berbagai sudut kabin, menjadikan SUV ini ideal untuk perjalanan jauh maupun aktivitas outdoor.

Dari sisi keselamatan, Jetour menyematkan ADAS Level 2 dengan 13 fitur, termasuk Adaptive Cruise Control, Blind Spot Detection, dan Automatic Emergency Braking.

T1 i-DM PHEV, Bisa Tempuh Hingga 1.200 Kilometer

Daya tarik utama tentu berada pada Jetour T1 i-DM. SUV ini mengombinasikan mesin ACTECO 1.5 TGDI Dedicated Hybrid Engine dengan motor listrik dan Dedicated Hybrid Transmission (DHT). Mesin bensin ini menghasilkan tenaga 134 hp dan torsi 220 Nm, sementara motor listrik menyumbang tenaga 201 hp dan torsi 310 Nm.

Energi listrik disuplai oleh baterai LFP berkapasitas 18,4 kWh yang mampu membawa mobil melaju hingga 100 km dalam mode listrik murni berdasarkan standar WLTC.

Ketika baterai dan tangki bahan bakar terisi penuh, Jetour mengklaim T1 i-DM mampu menempuh jarak hingga 1.200 km. Angka tersebut menjadikannya salah satu SUV PHEV dengan daya jelajah paling impresif di kelasnya.

Pengisian daya cepat juga cukup praktis. Menggunakan fast charger DC dengan konektor CCS2, baterai dapat terisi dari 30% hingga 80% hanya dalam waktu 27 menit. Selain itu, fitur Vehicle-to-Load (V2L) 3,3 kW memungkinkan mobil menjadi sumber listrik portabel untuk berbagai perangkat elektronik saat beraktivitas di luar ruangan.

Harga Jetour T1 dan T1 i-DM di Indonesia

Sebagai bagian dari program peluncuran, Jetour memberikan harga spesial untuk 500 konsumen pertama di masing-masing model:

Jetour T1 Bensin: Rp388 juta (harga perkenalan)
Jetour T1 Bensin: Rp408 juta (harga normal)
Jetour T1 i-DM: Rp538 juta (harga perkenalan)
Jetour T1 i-DM: Rp558 juta (harga normal)

JETOUR T1  hadir dengan lima pilihan warna Electroplated Green, Sand Gold, Aviation Silver, Khaki White dan Carbon Crystal Black. Khusus warna eksklusif, Anda bisa siapkan kocek lebih sebesar Rp10 juta.