Jetour T1 dan T1 i-DM Resmi Meluncur, Siap Menjelajah 1.200 Km

Jetour T1 dan T1 i-DM Resmi Mengaspal, Compact SUV Bergaya Petualang dengan Jarak Tempuh 1.200 Km

Pasar SUV di Indonesia semakin ramai dengan kehadiran pemain baru yang menawarkan kombinasi desain tangguh, teknologi modern, dan efisiensi tinggi. Kali ini, PT Jetour Motor Indonesia menghadirkan dua model sekaligus, yakni Jetour T1 bermesin bensin dan Jetour T1 i-DM yang mengusung teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).

Kehadiran keduanya menjadi langkah strategis Jetour untuk menjangkau konsumen yang menginginkan SUV serbaguna dengan karakter petualang namun tetap nyaman digunakan sehari-hari.

Desain Macho Siap Diajak Bertualang

Meski bermain di segmen compact SUV, dimensi Jetour T1 terbilang bongsor. Mobil ini memiliki panjang 4.706 mm, lebar 1.967 mm, dan tinggi 1.845 mm, menjadikannya salah satu SUV paling besar di kelasnya. Ground clearance setinggi 190 mm juga memberikan rasa percaya diri saat melintasi jalan rusak, medan berbatu, maupun jalur semi off-road.

Secara visual, Jetour T1 dan T1 i-DM mengusung DNA desain yang mirip dengan sang kakak, Jetour T2. Garis bodi tegas, fender besar, serta proporsi bodi yang tinggi menciptakan aura SUV petualang yang kuat. Velg alloy 19 inci berdesain two-tone semakin mempertegas kesan premium dan tangguh.

Tak hanya mengandalkan tampang, SUV ini juga telah membuktikan kualitasnya lewat raihan lima bintang ASEAN NCAP dan penghargaan Red Dot Design Award 2024. Bahkan, desain panel bodi depan dan belakang dirancang untuk meminimalkan risiko cedera pejalan kaki saat terjadi benturan.

Kabin Modern dan Fungsional

Masuk ke dalam kabin, nuansa modern langsung terasa. Tata letak dashboard dibuat minimalis dengan fokus pada kemudahan penggunaan. Jetour T1 i-DM dibekali layar sentuh berukuran 15,6 inci, sementara versi bensin menggunakan layar 12,8 inci. Keduanya dipadukan dengan panel instrumen digital 10,25 inci yang menampilkan berbagai informasi kendaraan secara real-time.

Dengan wheelbase mencapai 2.810 mm, ruang kabin terasa lapang untuk lima penumpang dewasa. Khusus T1 i-DM, panoramic sunroof turut menghadirkan kesan lega dan mewah. Menariknya, terdapat 45 ruang penyimpanan yang tersebar di berbagai sudut kabin, menjadikan SUV ini ideal untuk perjalanan jauh maupun aktivitas outdoor.

Dari sisi keselamatan, Jetour menyematkan ADAS Level 2 dengan 13 fitur, termasuk Adaptive Cruise Control, Blind Spot Detection, dan Automatic Emergency Braking.

T1 i-DM PHEV, Bisa Tempuh Hingga 1.200 Kilometer

Daya tarik utama tentu berada pada Jetour T1 i-DM. SUV ini mengombinasikan mesin ACTECO 1.5 TGDI Dedicated Hybrid Engine dengan motor listrik dan Dedicated Hybrid Transmission (DHT). Mesin bensin ini menghasilkan tenaga 134 hp dan torsi 220 Nm, sementara motor listrik menyumbang tenaga 201 hp dan torsi 310 Nm.

Energi listrik disuplai oleh baterai LFP berkapasitas 18,4 kWh yang mampu membawa mobil melaju hingga 100 km dalam mode listrik murni berdasarkan standar WLTC.

Ketika baterai dan tangki bahan bakar terisi penuh, Jetour mengklaim T1 i-DM mampu menempuh jarak hingga 1.200 km. Angka tersebut menjadikannya salah satu SUV PHEV dengan daya jelajah paling impresif di kelasnya.

Pengisian daya cepat juga cukup praktis. Menggunakan fast charger DC dengan konektor CCS2, baterai dapat terisi dari 30% hingga 80% hanya dalam waktu 27 menit. Selain itu, fitur Vehicle-to-Load (V2L) 3,3 kW memungkinkan mobil menjadi sumber listrik portabel untuk berbagai perangkat elektronik saat beraktivitas di luar ruangan.

Harga Jetour T1 dan T1 i-DM di Indonesia

Sebagai bagian dari program peluncuran, Jetour memberikan harga spesial untuk 500 konsumen pertama di masing-masing model:

Jetour T1 Bensin: Rp388 juta (harga perkenalan)
Jetour T1 Bensin: Rp408 juta (harga normal)
Jetour T1 i-DM: Rp538 juta (harga perkenalan)
Jetour T1 i-DM: Rp558 juta (harga normal)

JETOUR T1  hadir dengan lima pilihan warna Electroplated Green, Sand Gold, Aviation Silver, Khaki White dan Carbon Crystal Black. Khusus warna eksklusif, Anda bisa siapkan kocek lebih sebesar Rp10 juta.

 

JAECOO Resmikan Dealer Aneka Karawaci di Tangerang

JAECOO terus memperluas jaringan pemasarannya di Indonesia. Kali ini, JAECOO Indonesia meresmikan dealer baru bernama JAECOO Aneka Karawaci, yang berlokasi di Kota Tangerang, Banten.

Dealer yang dikelola oleh PT Jaya Mobilindo Sejahtera tersebut menjadi bagian dari 25 jaringan dealer JAECOO yang kini telah beroperasi di berbagai kota di Indonesia. Ke depan, JAECOO menargetkan ekspansi jaringan yang lebih luas dengan menghadirkan hingga 80 dealer secara nasional pada tahun 2026.

Mengusung konsep layanan terpadu 3S (Sales, Service, Spare Parts), dealer JAECOO Aneka Karawaci dirancang untuk memberikan pengalaman kepemilikan kendaraan yang lengkap bagi para pelanggan. Mulai dari proses pembelian unit kendaraan hingga layanan purna jual, seluruh kebutuhan konsumen dapat dilayani dalam satu lokasi yang sama.

Area showroom dealer ini mampu menampilkan hingga enam unit kendaraan display dari berbagai lini produk unggulan JAECOO. Beberapa model yang dipamerkan antara lain JAECOO J5 EV, JAECOO J7 SHS-P, serta JAECOO J8 SHS-P ARDIS. Dengan begitu, pelanggan dapat melihat secara langsung desain, teknologi, serta fitur yang ditawarkan oleh setiap model kendaraan.

Tak hanya area penjualan, fasilitas bengkel juga menjadi bagian penting dari dealer ini. Area servis dilengkapi dengan dua service bay yang mampu menangani hingga lima kendaraan setiap hari. Seluruh pekerjaan servis didukung oleh teknisi terlatih serta ketersediaan suku cadang resmi, sehingga kualitas layanan tetap terjaga sesuai standar pabrikan.

Sejalan dengan tren elektrifikasi kendaraan, dealer ini juga telah dilengkapi dengan fasilitas charging station. Kehadiran fasilitas tersebut menjadi bentuk dukungan JAECOO terhadap pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia, sekaligus memberikan kemudahan bagi pemilik kendaraan elektrifikasi JAECOO untuk melakukan pengisian daya.

Dealer JAECOO Aneka Karawaci berdiri di atas lahan seluas 1.295 meter persegi dengan luas bangunan mencapai 1.052 meter persegi. Berlokasi di Jalan Imam Bonjol No.31, Kelurahan Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, fasilitas ini dirancang dengan konsep modern dan nyaman untuk memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan.

Untuk jam operasional, dealer ini melayani konsumen setiap Senin hingga Sabtu pukul 08.30–17.30 WIB, serta Minggu pukul 08.30–15.30 WIB. Konsumen juga dapat memperoleh informasi terkait penjualan maupun layanan purna jual melalui nomor 0815-2377-3549.
Selain layanan di dealer, JAECOO Aneka Karawaci juga menyediakan fasilitas home service serta layanan darurat 24 jam yang dapat diakses melalui nomor 0800-1797-979.

Menurut Jim Ma, peresmian dealer ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memperluas jaringan layanan sekaligus mendekatkan brand kepada konsumen di berbagai wilayah Indonesia. Tangerang sendiri dinilai sebagai kawasan dengan pertumbuhan ekonomi dan kebutuhan mobilitas yang terus meningkat.

Sementara itu, Lusy Firmanto menegaskan bahwa kehadiran dealer ini diharapkan mampu memberikan pengalaman kepemilikan kendaraan yang lebih nyaman melalui layanan penjualan dan purna jual yang profesional.

Mobil Hybrid Dominasi Penjualan Toyota di IIMS 2026

Perhelatan pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 pada 5-15 Februari lalu menjadi stimulus pendongkrak angka penjualan bagi sejumlah pabrikan otomotif.

Hal tersebut dirasakan oleh PT Toyota-Astra Motor (TAM) yang mencatatkan total 2.793 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) selama gelaran IIMS 2026. Meningkatnya minat pasar Indonesia terhadap kendaraan ramah lingkungan berdampak pada penjualan lini kendaraan elektrifikasi Toyota. Dari seluruh capaian penjualan selama IIMS 2026, jenis kendaraan elektrifikasi menyumbang hingga 42,6 persen. Segmen MPV pun mendominasi penjualan kendaraan Toyota.

Mobil Hybrid Laris Manis

Kijang Innova Zenix Hybrid EV, masih jadi model terlaris dengan 615 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK).  Sebagai pendatang baru, Veloz Hybrid EV pun sukses memikat para konsumen dengan total pesanan 381 unit. Kehadiran varian hybrid pada Veloz terbukti efektif dalam mempopulerkan teknologi elektrifikasi ke kalangan konsumen yang jauh lebih luas di Tanah Air. Hal tersebut terlihat dari minat konsumen yang tinggi terhadap low MPV ini. Dalam waktu tiga bulan sejak World Premiere, Veloz Hybrid EV terjual sebanyak 5.000 unit.

Vice President Director Toyota-Astra Motor, Henry Tanoto, mengungkapkan apresiasinya terhadap respon pasar yang tetap dinamis walau tengah dalam kondisi ekonomi yang cukup sulit dan menantang saat ini.

“Kami sangat mengapresiasi kepercayaan pelanggan setia Toyota dan seluruh pengunjung IIMS 2026. Di tengah pasar yang cenderung stagnan, masyarakat masih memilih Toyota sebagai solusi mobilitas yang diandalkan. Terlihat dari sambutan yang luar biasa positif terhadap solusi elektrifikasi terbaru Toyota yang disiapkan untuk lebih banyak kalangan. Dengan pesanan lebih dari 5.000 unit hanya 3 bulan setelah world premiere, Veloz Hybrid EV kembali memperlihatkan popularitasnya dengan raihan 381 SPK di Iims 2026,” terang Henry.

Meskipun lini hybrid tengah jadi primadona, kendaraan bermesin konvensional pun tetap tak kehilangan pangsa pasarnya. Tiga model non-hybrid masuk lima besar mobil terlaris, yakni Kijang Innova (309 SPK), Avanza (306 SPK), dan Calya (259 SPK). Capaian tersebut menunjukkan pasar Indonesia masih imbang, antara kebutuhan terhadap mobil keluarga yang praktis dan terjangkau dengan mobil berteknologi elektrifikasi.

Optimisme Toyota di Tahun 2026

Selain meraih sukses di capaian penjualan, Toyota juga memperoleh dua penghargaan bergengsi di IIMS 2026, yakni kategori Best Low MPV untuk Veloz Hybrid EV dan Best Hatchback untuk GR Corolla.

Kedua anugerah penghargaan tersebut jadi penanda bahwa nilai Quality, Durability, dan Reliability (QDR) yang menjadi pilar utama Toyota tetap relevan dengan karakter para konsumen lintas segmen maupun generasi.

Ketiga pilar tersebut sejalan dengan strategi multi-jalur (multi-pathway) yang dijalankan Toyota guna menghadapi tantangan pasar otomotif domestik, regional maupun global. Oleh sebab itu, Toyota berkomitmen untuk senantiasa menghadirkan solusi mobilitas yang lengkap dalam memenuhi beragam kebutuhan masyarakat Indonesia serta turut berkontribusi pada pembangunan ekonomi dan pengurangan emisi nasional.

Sebagai catatan, kesuksesan Veloz Hybrid EV tak terlepas dari sejumlah sorotan sebagian kalangan masyarakat serta para pemerhati otomotif. Label harga Veloz Hybrid yang di kisaran Rp 299-390 jutaan head-to head dengan berbagai mobil listrik murni (Battery EV) maupun hybrid asal China yang tengah naik daun.

Dari segi value for money, produk mobil dari brand asal China menawarkan ragam teknologi dan fitur keselamatan aktif yang lebih lengkap, tampilan lebih mewah serta performa dan baterai lebih besar pada rentang harga Rp 300 juta hingga Rp 400 jutaan yang setara dengan Veloz Hybrid EV.

Namun demikian, Toyota tetap percaya diri serta optimis bahwa brand awareness dan citra produk Toyota sudah melekat kuat di kalangan masyarakat Tanah Air.  Ditambah lagi dengan kekuatan jaringan purnajual yang luas dan tersebar di seluruh pelosok Indonesia serta nilai jual kembali yang stabil menjadi keunggulan dan daya tawar kuat untuk menghadapi kompetitor.

JTD Toyota 2024

Toyota Unjuk Gigi, Tunjukan Semua Lini Mobil Elektrifikasi Selama Tiga Hari

Ini cara unik Toyota untuk mendorong pengetahuan khalayak soal paham Multi Pathway yang mereka anut. Multi pathway adalah bagian dari usaha pabrikan JEpang ini, untuk menghasilkan masa depan yang lebih berkelanjutan.

Salah satunya adalah, dengan mengeluarkan mobil yang lebih ramah lingkungan baik dalam bentuk Hybrid (HEV), Plug-in Hybrid (PHEV) ataupun mobil listrik murni (battery electric vehicle/BEV).

Toyota all new Prius road test.

Kali ini Toyota mengundang kami untuk mencoba lini mobil-mobil tersebut. Bukan cuma satu, tapi ada 12 unit HEV berbeda, ditambah satu unit PHEV. Mulai dari Yaris Cross hybrid, All New Prius, bahkan yang jarang dikeluarkan untuk pengujian media seperti Toyota RAV4 PHEV, Alphard dan Vellfire.

Pastinya tidak semua sempat kami rasakan karena memang waktu terbatas. Tapi di hari pertama, kami berkesempatan mencoba Yaris Cross dan MPV mewah All New Toyota Alphard HEV.

Impresinya cukup menyenangkan. Terutama untuk Alphard baru yang mampu menyuguhkan kenyamanan untuk penumpangnya. Biarpun diisi hingga tujuh orang.

Hari kedua bahkan lebih spesial karena selain menguji menguji All New Prius, kami ketambahan penumpang petinggi Toyota Astra Motor yang ikut mencoba produk terbarunya. Ia pun sama terkejutnya dengan kami soal performa penggerak Prius generasi keempat ini.

Kami akan membuat artikel lebih detail soal mobil-mobil elektrifikasi Toyota ini. Saat tulisan ini dibuat, rute Solo – Jogja sedang kami tempuh menggunakan Toyota Kijang Innova Zenix hybrid.

Lexus Indonesia

Lexus Indonesia Sukses Cetak Penjualan Tertinggi di Asia Pasifik

Lexus Indonesia kembali menegaskan komitmen mereka untuk mendukung proses elektrifikasi kendaraan bermotor di Indonesia. Tentunya, sesuai dengan segmennya yang menyasar kalangan atas. Hal ini ditegaskan Lexus pada acara media gathering di Jakarta (21/12). Acara dilangsungkan di Lexus Electrified: Aethereum 2.0, mal Senayan City, Jakarta.

“Lexus Indonesia terus mempopulerkan kendaraan dengan beragam teknologi elektrifikasi di Indonesia demi mewujudkan lingkungan yang bebas emisi karbon,” tegas Bansar Maduma, General Manager Lexus Indonesia. “Kami berterima kasih khususnya pada masyakarat Indonesia yang telah memberikan respon positif terhadap kendaraan elektrifikasi Lexus.”

Yang menarik, Lexus Indonesia mencatatkan penjualan 2.200 unit dari Januari hingga November 2023. Atau setara 20 persen pangsa pasar mobil mewah. Ini adalah angka penjualan terbesar untuk Lexus di kawasan Asia Pasifik. Sekaligus, menjadi tonggak sejarah penjualan tertinggi sejak merek ini hadir di Indonesia tahun 2007 lalu. 74 persen dari mobil yang terjual, dibekali teknologi perlistrikan. Diklaim sebagai persentase terbesar di kelas kendaraan premium yang menjual mobil dengan imbuhan teknologi elektrik.

Menurut Bansar, inilah hasil dari respon positif konsumen menengah ke atas untuk Lexus tadi. Jumlah produk dengan teknologi elektrifikasi mengalami peningkatan hingga 130 persen, dibanding periode yang sama tahun 2022. “Dengan semangat visi Lexus Electrified dan komitmen Making Luxury Personal, ke depannya Lexus akan terus menghadirkan kendaraan elektrifikasi yang semakin bervariasi dan semakin personal untuk pelanggan Indonesia,” tambah Bansar.

Masih Mempopolerkan

Mobil listrik

Meski berhasil mencetak angka penjualan yang bagus, Lexus mengaku kalau teknologi elektrifikasi ini masih harus dipopulerkan lagi. Upaya ekspansi Lexus untuk mempopulerkan elektrifikasi tidak sebatas menghadirkan kendaraan elektrifikasi yang cukup beragam. Lexus Indonesia juga telah menyediakan berbagai layanan dan privilege ekslusif untuk pelanggan elektrifikasi Lexus dan Lexus Enthusiast.

Mereka menyebutkan, penambahan Lexus Exclusive Parking Privilege dan Charging Station di PIK Avenue pada April lalu. Lexus juga meningkatkan kenyamanan dalam memiliki sebuah kendaraan elektrifikasi melalui ekstensi hybrid battery warranty menjadi 8 tahun. Serta diadakannya berbagai luxury lifestyle experience yang bertemakan elektrifikasi seperti Lexus Feast di bulan November.

Masih di tahun 2023, Lexus juga menghadirkan digital platform untuk dapat memberikan edukasi elektrifikasi melalui Lexus Virtual Electrified Experience yang dinamakan Aethereum yang dapat diakses pada www.lexusexperience.com. Tidak lama setelahnya, Lexus kemudian mentransformasikan Virtual Electrified Experience tersebut menjadi sebuah ekshibisi offline melalui Lexus Electrified: Aethereum yang untuk pertama kalinya diadakan di Summarecon Mall Kelapa Gading, Jakarta Utara pada Juni – Juli lalu. Kemudian di bulan November, Lexus kembali menghadirkan Lexus Electrified: Aethereum untuk kedua kalinya di Senayan City Mall, Jakarta Selatan dengan konsep yang berbeda dengan yang sebelumnya.