BMW Motorrad Boyong R 18 Transcontinental Ke India

Setelah dinantikan kemunculannya, BMW Motorrad India memboyong R 18 Transcontinental model 2023. Untuk segmen kelas premium di India, R 18 Transcontinental merupakan cruiser ketiga BMW setelah R 18 dan R 18 Classic. Seluruh model diimpor ke India dalam kondisi CBU (completely built-up unit).

Cruiser berukuran besar tak cocok untuk kondisi jalan raya di India? Jangan salah, di kota metropolitan seperti Mumbai berseliweran beraneka ragam moge ber-cc besar.

Moge merupakan simbol status kemapanan bagi kalangan elit di Negeri Bollywood. Para konsumennya adalah kalangan pengusaha serta pesohor papan atas.

Anda masih ingat dengan sejumlah model mobil edisi khusus BMW M yang jumlahnya terbatas? Sebagian besar berseliweran di India. Demikian pula halnya dengan BMW R 18 Transcontinental, daftar indennya telah cukup panjang…jauh sebelum motornya mendarat di pelabuhan Mumbai.

Cruiser Mewah Dan Canggih

Meski berbasis dari model R 18, namun Transcontinental jauh lebih besar dari R 18 standard. Body ekstra bongsor dan mesinnya yang besar membuatnya sejajar dengan cruiser premium seperti Honda Goldwing, HD Road Glide Ultra Custom Cruiser maupun Electra Glide

Sesuai kastanya, tampilannya pun terlihat sangat anggun dan berwibawa. Pada bagian depan terpasang fairing lengkap dengan windscreen berukuran besar. Pada bagian depan pun tersemat tulisan ‘BERLIN BUILT’.

Aksen chrome pada sejumlah elemen body dan mesin kian memperkuat aura kemewahan nan elegan.

Mulai dari spion, tuas pada setang, knalpot dan sejumlah aksesoris R 18 Transcontinental bernuansa chrome yang mengkilap.

Panel instrument analognya yang bernuansa klasik dikombinasikan dengan layar digital 10.25-inci sebagai penampil fitur berkendara.

Untuk model tahun 2023, BMW R 18 Transcontinental hadir dalam lima pilihan warna yakni Black Storm Metallic, Gravity Blue Metallic, Manhattan Metallic Matte, Option 719 Mineral White Metallic dan warna kombinasi Option 719 Galaxy Dust Metallic/Titan Silver 2 Metallic.

Aksen garis strip ganda merupakan bagian dari nostalgia motor boxer BMW Motorrad era tahun 1936 yang melegenda.

Fitur Mewah Nan Melimpah

Mesin boxer-twin terbesar dalam line-up motor BMW berkapasitas 1.802 cc yang diusung terlihat menawan. Output tenaga maksimum 91 hp dicapai pada 4.750 rpm dan torsi maksimum 158 Nm dicapai pada 3.000 rpm. Namun demikian, anda tetap dapat merasakan torsi sebesar 150 Nm pada rentang 2.000-4.000 rpm. Performa yang terbilang sangat pas untuk motor jenis cruiser.

Tenaga dan torsi ke roda yang diolah transmisi manual 6-speed diteruskan ke roda belakang via kopel. Ciri khas sepeda motor BMW. Motor ini juga dilengkapi gigi mundur, untuk memudahkan saat hendak keluar dari area parkir.

Tiga mode berkendara yakni Rain, Roll dan Rock dapat dipilih sesuai kebutuhan saat riding.

Fitur berkendara lain yang dibekalkan antara lain Active Cruise Control, Hill Start Control, Automatic Stability Control dan Dynamic Engine Brake Control.

Sebagai pemanja telinga saat touring dipercayakan pada Marshall Gold Series Stage 2 Sound System dengan 6 buah speaker.

“BMW Motorrad memasuki era baru sepeda motor touring mewah dengan diluncurkannya model all-new BMW R 18 Transcontinental. Tampilan yang eye-catching menambah rasa percaya diri saat berkendara.” papar Vikram Pawah, President, BMW Group India.

Perihal label harga, moge kelas premium di India terbilang sangat mahal. Terlebih untuk sepeda motor impor CBU yang pastinya terkena bea pajak barang mewah dan bea impor cukup tinggi.

Sebagai perbandingan, BMW R 18 Transcontinental di Amerika Serikat dibanderol mulai dari $24.995 atau sekitar Rp 379,3 jutaan.

Sedangkan para konsumen di India harus merogoh kocek cukup dalam yakni 3.150.000 rupee yang kurang lebihnya setara Rp 576,6 jutaan. Toh, bagi kalangan elit, harga tak pernah menjadi masalah bukan?