harga resmi changan deepal s07 dan lumin

Harga Resmi CHANGAN Deepal S07 dan Lumin Rilis di GJAW 2025

Harga resmi CHANGAN Deepal S07 dan Lumin telah diumumkan di event Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025. Dua line up mobil listrik ini menjadi pilihan menarik pasar kendaraan EV di Indonesia.

Kehadiran CHANGAN di GJAW 2025 menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan diri secara lebih luas di pasar Indonesia. Dengan tema ‘Sharing the Future’, CHANGAN menekankan bahwa partisipasi ini merupakan bukti nyata realisasi visi perusahaan dalam menghadirkan mobilitas masa depan yang cerdas, efisien, dan berkelanjutan.

“Kami bangga bahwa CHANGAN dapat hadir bersama Indomobil Group dan berkontribusi pada transformasi industri otomotif Indonesia, salah satu negara dengan pasar yang paling dinamis, inovatif, dan visioner di Asia Tenggara. Ketika kami melihat Indonesia, kami melihat potensi yang luar biasa untuk pertumbuhan jangka panjang. Oleh karena itu, hari ini kami mengambil langkah penting dengan memperkenalkan inovasi terbaru kami kepada Indonesia melalui CHANGAN Lumin dan CHANGAN Deepal S07,” ujar Henry Huang, SEA Sales Department Regional Director CHANGAN Automobile.

Berikut daftar harga CHAGAN Deepal S07 dan Lumin (OTR Jakarta):

  • CHANGAN Deepal s07: Rp 599.000.000
  • CHANGAN Lumin: Rp 178.000.000

Sekilas CHANGAN Deepal S07 dan Lumin

harga resmi changan deepal s07 dan lumin

Harga resmi CHANGAN Deepal S07 dan Lumin sudah terkuak di GJAW 2025. Bicara spesifikasi Deepal S07, e-SUV ini menghadirkan pengalaman berkendara yang berbeda dengan tampilan techno-sporty yang estetis dan dinamis.

SUV listrik dengan tagline Born to Outstand’ ini dilengkapi dengan teknologi cerdas, kenyamanan superior, serta Golden Shield Battery yang mumpuni, menjadikannya pilihan ideal bagi pengguna yang menginginkan keseimbangan antara performa dan kemewahan. CHANGAN Deepal S07 menawarkan jarak tempuh hingga 560 km dan didukung DC fast charging, menghadirkan keandalan untuk perjalanan jarak jauh, serta performa bertenaga yang tetap efisien.

Sementara itu, CHANGAN Lumin, kendaraan listrik kompak dengan desain unik dan stylish ini dirancang untuk menunjang gaya hidup perkotaan modern dengan semangat Seriously Playful.

Dilengkapi dengan teknologi cerdas serta ruang kabin luas dibalik dimensi eksteriornya yang ringkas, CHANGAN Lumin menawarkan kenyamanan untuk penggunaan harian di perkotaan. Mobil ini mampu menempuh jarak hingga 301 km dalam sekali pengisian daya dan didukung DC fast charging untuk kemudahan dan efisiensi waktu pengecasan.

Sebagai city car listrik yang menyenangkan, efisien, dan mudah digunakan, CHANGAN Lumin menjadi simbol gaya hidup baru yang menggabungkan desain ekspresif dan teknologi dalam satu paket cerdas.

Changan Resmi Masuk Indonesia, Siap Bersaing di Pasar EV

Brand mobil listrik yang masuk ke pasar otomotif Indonesia kini bertambah lagi, yakni Changan. Pabrikan asal Tiongkok ini resmi memperkenalkan diri pada Rabu (19/11) di Jakarta. Guna memperkuat eksistensinya di Indonesia, Changan menjalin kemitraan strategis dengan Indomobil Group.

Rencananya, dua model pertama Changan bakal debut resmi di ajang Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025, tanggal 21–30 November 2025 mendatang di ICE BSD City.

Ye Pei selaku Senior Executive VP Changan Automobile mengatakan bahwa Indonesia merupakan salah satu pasar terpenting di kawasan Asia Tenggara. Dia yakin, produk yang akan dipasarkan oleh Changan sesuai dengan selera dan trend pasar Tanah Air.

“Indonesia memiliki posisi strategis dalam perkembangan mobilitas hijau di Asia Tenggara. Melalui kemitraan kami dengan Indomobil Group, kami berkomitmen membangun fondasi yang kuat yang mencakup produk, teknologi, dan layanan berkelas dunia untuk mendukung transisi menuju elektrifikasi di Indonesia,” ujar Ye Pei saat peluncuran brand Changan di Jakarta, Rabu (19/11).

Sebagai tahap permulaan, Changan akan memasarkan dua produk baru sekaligus di Indonesia, yakni Changan Deepal SO7 dan Lumin L.

Beberapa waktu lalu kami sudah mencoba langsung kedua mobil tersebut dalam lawatan kami ke China. Deepal SO7 jadi andalan Changan di segmen sedan listrik (EV). Lumin L yang merupakan mobil listrik mungil atau micro EV ditargetkan bisa menggaet konsumen perkotaan dan yang baru pertamakali ingin membeli mobil listrik

Andrew Nasuri selaku Director of Indomobil Group menegaskan bahwa kerjasama antara Indomobil Group dan Changan Automobile bertujuan menghadirkan solusi mobilitas yang menggabungkan teknologi global dengan pemahaman mendalam terhadap kebutuhan lokal.

“Kehadiran Changan di Indonesia bukan sekadar memperkenalkan sebuah merek otomotif baru, tetapi menghadirkan perspektif baru dalam mobilitas”, papar Andrew Nasuri.

Pada kesempatan yang sama, Zhou Qing, VP Changan SEA Business Unit, menyampaikan bahwa Changan berkomitmen untuk dapat memberikan beragam pilihan mobilitas bagi para konsumen di Indonesia. Pada tahap awal, dua model akan ditawarkan, yakni SUV Deepal SO7 dan mobil listrik kompak Lumin. Nantinumya akan ada beberapa model lain yang bakal dipasarkan di Indonesia.

“Melalui dua brand Deepal dan Changan, menandai dimulainya portofolio energi baru Changan di Indonesia. Dalam tiga tahun ke depan kita akan perluas jajaran produk dengan hadirkan model baru termasuk BEV, PHEV, EREV,” kata Zhou Qing.

Changan dan Indomobil Group memiliki rencana pengembangan jangka menengah yang cukup agresif. Ditargetkan akan ada lima model baru yang dipasarkan di Indonesia dalam tiga tahun ke depan. Para konsumen pun dapat memiliki pilihan model kendaraan yang lebih beragam.

Siap Pikat Konsumen Tanah Air

Dari segi produk, Deepal S07 digadang bakal jadi pemikat para konsumen penyuka SUV kelas premium. Kendaraan yang mampu menempuh jarak maksimum hingga 560 km (standar uji NEDC) ini diharapkan bisa bersaing di pasar SUV Indonesia yang terus bertumbuh.

Lain halnya dengan Lumin L yang ditujukan bagi para pengguna di kawasan perkotaan. Desainnya yang mungil namun eyecatching sangat pas bagi para kawula muda.

Output motor listrik penggerak roda depan mencapai 35 kW atau 47 hp, dengan torsi maksimum 83 Nm. Kecepatan maksimumnya yang bisa tembus 101 km/jam cukup lunayan.

Berbekal baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) 27,98 kWh, jarak jelajah maksimumnya berdasarkan siklus uji NEDC mencapai 301 km. Cukup untuk menunjang mobilitas harian di area perkotaan maupun perjalanan antar kota jarak dekat.

Salah satu kelebihan dari Changan Lumin L sebagai micro EV yakni telah dilengkapi dengan sistem pengecasan cepat DC. Jadi bisa menggunakan fast charger DC yang tersedia di SPKLU. Dengan kemampuan fast charging, pengguna hanya butuh waktu relatif cepat untuk mengisi daya baterai, sehingga tak perlu menunggu lama untuk mengecas mengandalkan wall charger di rumah.

Nah, penasaran ingin melihat langsung seperti apa kedua mobil listrik yang diboyong Changan? Tunggu kemunculannya di GJAW 2025.

Changan Siap Dukung Mobilitas Masa Depan di Indonesia

Salah satu pendatang baru asal Tiongkok bakal hadir memperkuat pasar otomotif Tanah Air, CHANGAN.

Guna membangun pondasi keberadaannya di Indonesia, CHANGAN menggandeng Indomobil Group sebagai partner strategis. Dengan pengalaman serta reputasi kuat dan terpercaya di sektor bisnis maupun industri otomotif nasional, Indomobil punya peranan penting dalam tumbuh kembang merek CHANGAN di pasar otomotif Tanah Air.

“Sebagai bagian dari komitmen jangka panjang, Indomobil Group dan CHANGAN akan terus memperkuat kerja sama dalam menghadirkan solusi mobilitas berkelanjutan dan mendukung akselerasi elektrifikasi nasional serta mendorong transformasi industri otomotif Indonesia menuju masa depan yang lebih hijau dan cerdas,” papar Setiawan Surya, Chief Executive Officer CHANGAN Indonesia disela perjalanan bersama kami beberapa waktu lalu.

Teknologi dan Inovasi Manufaktur Mutakhir

Kami bersama sejumlah awak media ikut serta dalam acara Media Trip & Factory Visit Changan Automobile bersama CHANGAN Indonesia mengunjungi sejumlah fasilitas yang dimiliki CHANGAN Automobile di China. Salah satu lokasi menarik yang kami kunjungi adalah fasilitas manufaktur terpadu CHANGAN Digital Smart Factory yang berlokasi di Yubei, Chongqing, China.

Pabrik terpadu dengan luas areal 770.000 meter persegi ini adalah fasilitas manufaktur otomotif cerdas pertama di dunia yang menggunakan koneksi jaringan internet 5G dan teknologi kecerdasan buatan (AI).

Seluruh sistem teknologi yang digunakan di sini merupakan hasil kolaborasi CHANGAN Automobile dengan perusahaan teknologi China Unicom dan Huawei.

Kemampuan produksi yang dapat dicapai pabrik ini hingga 280.000 unit kendaraan per tahun. Hal tersebut didukung proses produksi berteknologi komputerisasi digital terintegrasi dan robotika. Mulai dari jalur distribusi bahan baku produksi, manufaktur baterai hingga proses perakitan kendaraan memiliki efisiensi serta fleksibilitas kerja yang tinggi.

Lini produk CHANGAN mencakup kendaraan penumpang, SUV, pick-up, dan kendaraan komersial ringan, dengan fokus kuat pada inovasi elektrifikasi, kendaraan otonom, dan konektivitas digital.

Selain fasilitas manufaktur, CHANGAN juga memiliki fasilitas R&D serta test track dan proving ground. Seluruh fasilitas tersebut saling terhubung satu sama lain, sehingga tahapan proses produksi dari hulu ke hilir nyaris tak ada yang terlewat.

Filosofi dan Inovasi Desain

Salah satu paparan yang kami dapatkan selama kunjungan ke fasilitas manufaktur CHANGAN yakni visi yang diusung.

Pondasi utama yang mengawali kiprah CHANGAN pada tahun 2017, yakni filosofi desain generasi pertama “Vibrant Vitality”, yang berakar pada budaya Timur.

Filosofi ini menggabungkan kecerdasan (intelligence) dan pendekatan berpusat pada manusia (human-centered design) dalam setiap rancangan kendaraan. Seluruh elemen tersebut diimplementasikan pada karya desain ikonik seperti Extreme Flow dan Yuyue Concept Car, yang kemudian jadi identitas desain khas CHANGAN yang kuat, berkarakter, dan sarat makna emosional.

Dalam mengembangkan kendaraan masa depan, CHANGAN pun berpegang pada tiga pilar utama inovasi:

Shangri-La Mission: Fokus pada elektrifikasi dan efisiensi energi.

Dubhe Plan: Pengembangan kendaraan otonom generasi baru.

Vast Ocean Plan: Berorientasi pada peningkatan nilai dan kenyamanan bagi konsumen.

CHANGAN mewujudkan visi Shangri-La Mission dengan menghadirkan berbagai inovasi teknologi elektrifikasi otomotif yang mendefinisikan ulang standar efisiensi dan keamanan. Salah satu contohnya yakni pengembangan Golden Shield Battery. Ini adalah baterai solid-state pertama di dunia yang menggunakan sistem pemanasan gelombang frekuensi tinggi, sehingga dapat memadukan efisiensi dan keamanan baterai dalam satu inovasi revolusioner.

CHANGAN juga memperkenalkan teknologi EREV (Extended-Range Electric Vehicle) atau REEV (Range-Extended Electric Vehicle). Solusi elektrifikasi otomotif cerdas ini memadukan motor listrik utama dengan mesin bensin sebagai generator.

Mesin bermotor bakar tidak menggerakkan roda, karena hanya berfungsi sebagai pengisi daya baterai ketika kapasitasnya menurun. Sistem penggerak roda pada EREV/REEV sepenuhnya dilakukan oleh motor listrik.

Pengendaraan jauh lebih senyap, halus, dan responsif seperti mobil listrik murni (BEV). Teknologi hybrid jenis baru ini menghasilkan jarak jelajah hingga 1.150 km dalam kondisi baterai dan tangki BBM terisi penuh. Tak perlu khawatir terhadap ketersediaan SPBU dan SPKLU selama menempuh perjalanan jauh.

Komitmen Jangka Panjang di Indoneisa

Melalui inovasi teknologi otomotif yang dimiliki, CHANGAN berkomitmen untuk menghadirkan teknologi elektrifikasi yang cerdas, efisien, dan berorientasi pada pengguna.

CHANGAN dan Indomobil berkomitmen mendukung agenda Net Zero Carbon 2060 yang dicanangkan pemerintah Indonesia. Langkah ini sejalan dengan target nasional untuk mencapai 400.000 pengguna kendaraan listrik pada 2025 dan 2 juta pengguna pada tahun 2030 mendatang.

Selain fokus pada keberlanjutan lingkungan, CHANGAN dan Indomobil berencana untuk memproduksi kendaraan secara lokal. Hal tersebut merupakan wujud komitmen jangka panjang CHANGAN dan Indomobil untuk mengembangkan industri otomotif nasional

Kemitraan antara CHANGAN dan Indomobil diharapkan mendorong transfer teknologi dan pengetahuan serta pemberdayaan sumber daya manusia Indonesia, sekaligus memperkuat basis industri kendaraan listrik di dalam negeri. Selain itu, dalam waktu mendatang Indonesia diharapkan dapat menjadi basis produksi CHANGAN untuk kawasan Asia Tenggara.

Penasaran ingin tahu seperti apa sosok kendaraan yang akan diboyong oleh CHANGAN ke pasar otomotif Indonesia? Tunggu tanggal tayangnya di GJAW 2025.

Changan Indonesia Siap Merangsek Pasar Mobil Listrik Tanah Air

Brand otomotif baru asal Tiongkok, Changan akan tampil di ajang Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 pada 21-30 November 2025 mendatang.

Solusi Mobilitas Berkelanjutan

Changan Automotive merupakan salah satu merek otomotif terkemuka Tiongkok dengan pengalaman lebih dari 40 tahun. Tak hanya memiliki beragam sub-brand, kemitraan produksi otomotif secara internasional juga dilakukan, antara lain GMC, Changan Ford, dan Changan Mazda.

Di Indonesia, Changan bermitra dengan Indomobil Group dan menunjuk Changan Indonesia sebagai pijakan untuk masuk ke pasar kendaraan elektrifikasi Tanah Air. Kolaborasi kedua perusahaan mencakup distribusi penjualan dan layanan purnajual, hingga produksi lokal model mobil Changan lainnya di masa mendatang.

Kerjasama antara Changan Automotive dengan Indomobil Group dalam entitas Changan Indonesia ini akan mendatangkan berbagai produk unggulan. Inovasi teknologi yang ada pada produk Changan diharapkan tak sekadar menjadi solusi mobilitas yang berkelanjutan, tapi sekaligus mendukung akselerasi elektrifikasi otomotif nasional.

Di ajang GJAW 2025, Changan Indonesia akan menempati booth yang berlokasi di Hall 3A | 3A4 ICE BSD City. Ada dua model mobil yang akan diluncurkan secara resmi yakni Lumin dan Deepal S07.

Kedua model mobil tersebut jadi langkah awal Changan Indonesia memperkenalkan keunggulan teknologi, desain, dan performa kendaraan Changan kepada para konsumen di Tanah Air.

Lumin dan Deepal S07 rencananya segera dipasarkan di Indonesia. Unit kendaraan pun akan dirakit secara lokal dengan skema CKD (Completely Knocked Down) di fasilitas perakitan National Assembler yang berlokasi di Purwakarta, Jawa Barat.

Kedua model mobil listrik tersebut dirancang sesuai kebutuhan konsumen Indonesia yang berorientasi pada efisiensi energi, desain modern, serta pengalaman berkendara cerdas dan menyenangakan.

Jaringan Penjualan

Changan Indonesia akan mulai memasarkan kedua mobil listrik pertamanya di Indonesia pada November 2025 mendatang.

Sebagai sarana pendukung, Changan akan mendirikan jaringan dealer secara bertahap, dan rencananya ada lima yang bakal beroperasi hingga akhir 2025.

Setiawan Surya, CEO Changan Indonesia mengatakan, jaringan lainnya akan terus ditambah sampai akhir 2027.

“Idealnya di semua provinsi punya dealer. Tapi dengan keterbatasan waktu, kita mulai dulu di kota-kota besar,” papar Setiawan Surya dalam temu media di Chongqing, China, Kamis (24/10).

Sebagai tahap awal pembangunan jaringan dealer akan difokuskan di area Jakarta (DKI Jakarta), Bandung (Jawa Barat), serta wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali.

Tentunya permintaan konsumen dan potensi pangsa pasar menjadi pertimbangan. Saat ini mayoritas penjualan kendaraan terutama mobil listrik masih didominasi konsumen Jakarta.

Selain potensi pasar yang besar, area Jabodetabek infrastrukturnya lebih mapan. Namun demikian, pihak Changan Indonesia secara bertahap akan merambah wilayah lain seiring perluasan ketersediaan infrasturktur di Indonesia terutama jaringan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) sebagai fasilitas pengecasan baterai mobil listrik.

“Tahun depan kita lanjut lagi, mungkin sampai 2027 sudah cukup di beberapa kota yang kita rasa ada marketnya,” imbuh Setiawan Surya.

Changan Deepal L07

Changan Resmi Masuk Ke Indonesia, Gandeng Indomobil Group

Changan Automotive resmi hadir ke Indonesia, bekerjasama dengan Indomobil Group. Peresmian kerjasama strategis ini dilakukan di Jakarta hari ini (21/02) oleh Andrew Nasuri Direktur, PT Indomobil Sukses Internasional Tbk. dan Chou Qing, Vice President of Changan Auto Southeast Asia Co. Ltd.

“Indomobil dengan bangga mengumumkan kemitraan strategis dengan Changan Automobile untuk membawa kendaraan berkualitas tinggi ke pasar Indonesia. Dengan pengalaman luas kami dalam industri otomotif dan jaringan distribusi yang kuat, kami berkomitmen dalam menyediakan kendaraan yang berkualitas dan andal bagi masyarakat Indonesia,” ujar Andrew Nasuri, Direktur Indomobil Group.

Penandatanganan kerjasama antara Changan Automotive dan Indomobil Group

Mengutip pernyataan resminya, Changan Automotive melalui anak perusahaan Mobitech Co. Ltd yang bergerak di usaha ekspor, impor dan operasional di luar Tiongkok yang menjalin kerjasama tersebut bersama Indomobil. Kemudian, PT IMG Sejahtera Langgeng, yang merupakan salah satu anak usaha Indomobil Group, bertanggung jawab atas distribusi dan penjualan kendaraan Changan di Indonesia.

Menurut Andrew Nasuri, kerjasama ini unik karena Changan dan Indomobil akan melakukan riset bersama, soal produk yang cocok untuk Indonesia. Seperti diketahui, konsumen Indonesia cukup spesifik. Selain itu, Indomobil tertarik bekerjasama dengan pabrikan ini karena portofolio produk yang luas. Bukan cuma kendaraan penumpang tapi juga komersial. Baik EV maupun konvensional.

Kemudian, soal kenapa Changan menggaet Indomobil Group, dikatakan Chou Qing, “Kami sangat hati-hati memilih partner. Indomobil memiliki pengalaman panjang dengan tim yang tidak kalah berpengalaman. Selain itu Indomobil dianggap memiliki strategi yang serupa dengan Changan.”

Siapa Changan Automotive?

Changan Deepal S07

Ini sebetulnya merek lama yang tumbuh pesat. Didirikan tahun 1862 oleh Li Hongzhang, seorang petinggi tentara Tiongkok di masa pemerintahan dinasti Qing. Awalnya, mereka membuat peralatan untuk kalangan militer. Kemudian tahun 1959, mulai membuat mobil SUV Changjiang Type 46.

Maju ke 1984, mereka mulai beroperasi penuh membuat dan memasarkan produk otomotif roda empat. Tahun 2021, Changan adalah perusahaan otomotif Tiongkok pertama yang mencapai penjualan 20 juta unit sejak 1984.

Tahun lalu, penjualan mereka secara global menyentuh angka 2,6 juta unit. Menurut Changan, ini adalah prestasi penjualan terbaik dalam tujuh tahun terakhir.

Mobilnya?

Belum diketahui mobil mana yang akan masuk ke Indonesia. Menurut Andrew Nasuri, mereka masih mempelajari produk yang pas. Namun yang pasti, mobil Changan untuk Indonesia akan dibuat secara lokal di salah satu pabrik yang dimilik oleh Indomobil. “Tapi belum tahu pabrik yang mana, karena mobilnya juga belum diputuskan,” kata Andrew.

Sepenelusuran kami, pasar Changan yang paling dekat dengan Indonesia adalah Thailand. Di negara itu, yang sama-sama menganut setir kanan, dipasarkan Changan Deepal S07 SUV, Sedan L07 dan SUV ‘bongkok’ E07. Selain itu, ada mobil perkotaan perpenggerak listrik Lumin L, yang sekelas Wuling Air ev.

Untuk informasi, Changan L07 juga berbagi platform dengan Mazda. Melahirkan Mazda EZ6.