Langkah Strategis VinFast Wujudkan Ekosistem EV di Indonesia

VinFast, pabrikan otomotif asal Vietnam, menunjukkan keseriusan besar dalam membangun ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Meski tergolong pemain baru, VinFast Indonesia hadir dengan strategi jangka panjang untuk memperkuat posisinya di pasar kendaraan listrik nasional. Potensi besar Indonesia sebagai pasar otomotif terbesar di Asia Tenggara menjadi alasan kuat di balik langkah ekspansi agresif ini.

Salah satu langkah penting VinFast adalah pembangunan pabrik perakitan di Subang, Jawa Barat, dengan nilai investasi mencapai Rp 3,5 triliun. Pabrik seluas 170 hektare ini ditargetkan menyerap hingga 1.000 tenaga kerja lokal dan memiliki kapasitas produksi 50.000 unit per tahun. Proyek tersebut telah mencapai progres 77% pada Agustus 2025 dan dijadwalkan melakukan uji coba produksi pada Desember 2025, sebelum resmi beroperasi penuh pada Maret 2026.

Langkah ini sejalan dengan kebijakan pemerintah yang akan menghentikan pembebasan bea masuk impor mobil listrik CBU. Sebagai antisipasi masa transisi, VinFast tetap mengandalkan stok CBU, khususnya model VF3, untuk memenuhi permintaan pasar pada awal 2026. Model kompak ini mengusung baterai LFP 18,64 kWh dengan jarak tempuh hingga 215 km, ideal bagi mobilitas urban yang efisien dan ramah lingkungan.

Tak hanya berfokus pada produksi kendaraan, VinFast juga menyiapkan fondasi ekosistem kendaraan listrik nasional melalui pembangunan 100.000 stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) di seluruh Indonesia. Langkah ini mendukung visi global perusahaan, “EV for Everyone”, yang menargetkan pemerataan akses terhadap kendaraan listrik bagi seluruh lapisan masyarakat.

Dukungan terhadap investasi ini datang langsung dari pemerintah Indonesia. Menteri Investasi/BKPM Rosan Roeslani menegaskan bahwa kehadiran VinFast akan mempercepat adopsi kendaraan listrik dan memperkuat rantai pasok industri EV di Tanah Air.

Selain pasar ritel, VinFast juga memperluas penetrasi melalui kerja sama dengan layanan taksi listrik Xanh SM, yang saat ini mengoperasikan sekitar 1.000 unit VF e34 di berbagai kota seperti Jakarta, Bekasi, Surabaya, dan Makassar, dengan target mencapai 10.000 unit.

Dengan strategi mulai dari investasi pabrik, pasokan CBU, hingga pembangunan infrastruktur pengisian daya, VinFast menegaskan komitmennya untuk mendorong transisi menuju ekosistem kendaraan listrik yang berkelanjutan dan ramah lingkungan di Indonesia.

Diler mobil VinFast

22 Diler Mobil VinFast Bakal Dibuka Sepanjang 2025 Hingga 2027, Semuanya 3S!

22 diler mobil VinFast bakal dibuka sepanjang tahun 2025 hingga 2027. Ekspansi besar ini hasil kolborasi dengan PT Arimbi Amartapura (Amarta).

Berdasarkan perjanjian, VinFast akan memanfaatkan keahlian Amarta dalam menganalisa pasar dan menjalankan bisnis melalui jaringannya yang luas serta pengalaman di industri selama 25 tahun untuk mendirikan 22 showroom baru pada periode 2025 hingga 2027.

Kemitraan ini akan berfokus pada kota-kota besar seperti Jabodetabek dan Bandung. Sebanyak 11 showroom dijadwalkan dibuka pada 2025, di mana yang pertama diperkirakan akan diresmikan pada Maret 2025.

Kemitraan dengan Amarta tidak hanya memperluas jaringan diler VinFast di Indonesia secara signifikan. Tetapi juga sejalan dengan pergeseran global VinFast ke model dealership, yang bertujuan untuk mengoptimalkan operasional, mengurangi biaya, serta memperkuat kehadiran merek di pasar internasional.

“Kami sangat antusias untuk bekerja sama dengan Amarta dalam membawa EV pintar dan ramah lingkungan semakin kami lebih dekat ke konsumen Indonesia. Kemitraan ini memungkinkan kami untuk sepenuhnya memanfaatkan keahlian Amarta di pasar nasional, membangun fondasi yang kuat bagi VinFast untuk menjadi nama yang dikenal dalam mobilitas listrik,” jelas CEO VinFast Asia, Pham Sanh Chau (20/3).

Fasilitas dan Layanan 

Diler mobil VinFast

Sejumlah 22 diler mobil VinFast bakal dibuka sepanjang tahun 2025 hingga 2027 hasil kerjasama dengan Amarta.

Dirancang dengan estetika modern dan dilengkapi dengan fasilitas pengisian daya yang nyaman. Showroom VinFast diklaim akan menghadirkan pengalaman pelanggan yang menyeluruh, mulai dari display produk, area test drive, hingga layanan purna jual.

Showroom model ini infonya bisa memberikan kemudahan bagi pelanggan di setiap tahap perjalanan mereka. Mulai dari mengenal EV milik VinFast hingga kepemilikan dan penggunaan jangka panjang.

“Merupakan kehormatan bagi Amarta untuk bermitra dengan VinFast, sebuah merek kendaraan listrik yang dinamis dan visioner dari Vietnam. Kami percaya bahwa dengan menggabungkan wawasan pasar lokal Amarta dengan kualitas produk unggulan dan harga kompetitif VinFast, kami dapat memberikan nilai luar biasa bagi pelanggan Indonesia. Serta mendorong mobilitas hijau dan masa depan yang berkelanjutan,” jelas CEO Amarta, Angga Prawira Awang.

Diler mobil VinFast

Sebagai tambahan informasi, di atas kertas VinFast terus mencatat kemajuan pesat di pasar Indonesia, menegaskan komitmennya dalam mendorong transisi hijau di tingkat lokal.

Hingga saat ini, perusahaan telah bermitra dengan 14 dealer yang mengoperasikan 21 store di Jakarta, Bandung, Surabaya, Bali, dan lokasi utama lainnya, menawarkan berbagai EV VinFast, termasuk model mini e-SUV VF 3, VF 5, dan VF e34. VinFast juga menawarkan program pengisian daya gratis untuk semua pelanggan hingga 1 Maret 2028, serta garansi antara 7 hingga 10 tahun (tergantung model), sebagai wujud dedikasi untuk menjadikan transportasi ramah lingkungan lebih mudah diakses di Indonesia.

Dalam kurun waktu lebih dari satu tahun sejak memasuki pasar, ekosistem kendaraan listrik “For a Green Future” yang digagas oleh miliarder Pham Nhat Vuong telah membangun kehadiran yang kuat di Indonesia melalui peluncuran VinFast sebagai produsen mobil listrik, GSM sebagai layanan transportasi listrik berbasis ride-hailing, serta V-GREEN sebagai penyedia infrastruktur pengisian daya.