Liberty Media ambil alih MotoGP dari Dorna.

Liberty Media Dipastikan Bakal Ambil Alih MotoGP Dari Dorna

Pemilik event balapan Formula 1 (F1), Liberty Media resmi mendapatkan persetujuan dari Uni Eropa untuk mengakuisisi kepemilikan MotoGP dari Dorna. Dengan begitu, diharapkan kesepakatan antara Liberty Media dan Dorna, bisa dijalankan pada 3 Juli mendatang.

Persetujuan tersebut menurut situs balapan Crash, diambil setelah Komisi Uni Eropa melakukan peninjauan mendalam, mengenai resiko jika Dorna diambil alih Liberty Media, akan melemahkan kompetisi hak siar untuk MotoGP.

Pada akhirnya, mereka menganggap akuisisi ini tidak akan menimbulkan masalah persaingan di kawasan ekonomi Eropa.

Dengan lampu hijau dari Uni Eropa, pemilik event F1 tersebut akan memulai babak baru di balapan MotoGP. Liberty Media akan menguasai 84 persen saham Dorna, sementara sisanya dipegang oleh pengelola balapan motor tersebut.

MotoGP kini dikelola Liberty media.

Disebutkan juga, ada beberapa perubahan menajemen. Namun Carmelo Ezpeleta yang telah menjabat sebgai CEO Dorna sejak 1998, akan tetap berada di posisinya. Demikian juga dengan Chief Operating & Financial Officer, Enrique Aldama serta beberapa tim manajemennya.

Namun beberapa orang dari dewan direksi Liberty Media akan masuk ke manajemen Dorna. Termasuk Chase Carey yang merupakan direktur Liberty Media dan mantan CEO F1 serta Sean Bratches (mantan Managing Director of Commercial Operations F1). Keduanya menempati posisi di dewan direksi.

Semua Orang Happy

“Persetujuan hari ini dari Komisi Eropa menandai syarat akhir untuk menutup akuisisi Liberty atas MotoGP,” kata Derek Chang, Presiden dan CEO Liberty Media, dikutip dari Crash hari ini (24/06). “Kami sangat gembira untuk secara resmi memulai kemitraan Liberty dengan Carmelo dan tim manajemennya yang luar biasa.

Chang juga mengakui, MotoGP adalah balapan premium yang sangat atraktif, dengan basis penggemar yang kuat. Plus, punya profil keuangan yang menarik.

“Kami yakin olahraga dan merek (MotoGP) ini memiliki potensi pertumbuhan yang signifikan, yang akan kami wujudkan melalui pendalaman hubungan dengan basis penggemar inti dan perluasan ke audiens global yang lebih luas,” tambah Chang.

Sementara Ezpeleta juga menyambut gembira kesepakatan ini. Menurutnya, kehadiran Liberty Media jadi momen untuk evolusi balapan MotoGP. “Ini batu loncatan penting yang memastikan masa depan yang lebih cerah untuk MotoGP,” tegas Ezpeleta.

Tercatat sebesar €4,2 miliar digelontorkan dan memposisikan Liberty Media untuk meniru transformasi Formula 1 yang sukses secara komersial. Dan sejak diambil alih dari Bernie Ecclestone pada 2017, balapan pemuncak itu memang mengalami lonjakan minat global.

Ditambah lagi Netflix membuat dokumenter F1 Drive To Survive yang seru. Bukan tidak mungkin mereka akan membuat yang serupa untuk MotoGP.

Mandalika Siap Jadi Tuan Rumah Indonesian GP 2023

Pertamina Grand Prix of Indonesia (Indonesian GP) 2023 segera digelar di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok pada 13-15 Oktober 2023. Perihal ini disampaikan langsung lewat Press Conference di kantor Injourney, pada Selasa (03/10).

Press Conference Indonesian GP 2023 dihadiri oleh Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo, Ketua Umum IMI Bambang Soesatyo, Direktur Pemasaran dan Program Pariwisata InJourney Maya Watono dan Direktur Utama ITDC Ari Respati.

Disela acara, Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo mengatakan, gelaran Indonesia GP tahun ini merupakan kehormatan bagi Indonesia, termasuk IMI sebagai organisasi otomotif.

Kontribusi pada ekonomi nasional dan daerah

“Tahun lalu dampaknya luar biasa dan bukan hanya di NTB saja. MotoGPTM Mandalika mampu menarik jumlah penonton 100 ribu orang lebih dan nilai tambah ekonomi sampai Rp 4,5 triliun, saya harap bisa meningkat tahun ini dan makin berkontribusi pada ekonomi nasional dan daerah,” ujarnya.

Begitu juga bagi Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Angela Tanoesoedibjo yang menilai ajang MotoGPTM Mandalika tahun ini merupakan event sport tourism penting bagi pariwisata Indonesia.

“MotoGPTM Mandalika tahun ini kita accelerate lagi untuk pertumbuhan pariwisata Indonesia. Karena Mandalika juga merupakan satu dari lima destinasi super prioritas,” tuturnya.

Diyakini gelaran kali ini akan lebih sukses

Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo menuturkan pihaknya mendukung penuh pelaksanaan MotoGPTM Mandalika tahun ini.

“MotoGPTM ini ajang yang sangat prestisius dengan global coverage. Melalui event ini kami ingin membuat Mandalika menjadi salah satu pusat sport tourism dan katalis positif bagi pariwisata dan ekonomi setempat,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Pemasaran dan Program Pariwisata InJourney, Maya Watono meyakini gelaran kali ini akan lebih sukses dibanding MotoGPTM Mandalika pertama dengan multiplier effect yang lebih luas.

“MotoGPTM Mandalika ini bukan hanya akan mengakselerasi pariwisata NTB, tetapi jauh dari itu, akan menjadi momentum positif pertumbuhan dua sektor tersebut secara nasional,” tuturnya.

Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Ari Respati menjelaskan bahwa ajang ini menjadi ikon dan kebanggaan masyarakat NTB. Oleh karena itu, ia memastikan persiapan tahun ini jauh lebih baik dari sebelumnya.

Pengecatan ulang area sirkuit

ITDC sebagai pengelola KEK Mandalika telah melakukan penyempurnaan infrastruktur. Penyempurnaan mencakupi jalan kawasan sepanjang 35 km, kantong-kantong parkir 7.888 kapasitas (mobil dan motor), gate kawasan, serta pembangunan Kuta Lane sebagai salah satu spot favorit yang menghubungkan Bazaar Mandalika menuju area Kuta Beach Park (KBP).

Pihak MGPA dan Dyandra&Co. Juga memaparkan berbagai rencana untuk gelaran ini. “Persiapan hampir mencapai 100 persen. Mulai dari perbaikan lintasan (track), kesiapan marshal, medical centre, fasilitas paddock, grandstand, hingga inner-circuit,” papar Priandhi Satria, Direktur Utama MGPA.

MGPA bersama Roadgrip Ltd telah memulai pengecatan ulang kerb dan area run-off Sirkuit.  Dari total luasan 27.380 m2, pengecatan ulang telah mencapai kurang lebih 22.000 m2.  Selain itu, telah dilakukan juga pemasangan sensor untuk area track-limit yang baru sesuai permintaan FIM, serta timing system.

MGPA juga telah melakukan pelatihan bagi marshal yang akan bertugas selama gelaran race.  Tercatat 402 marshall yang 95 persennya berasal dari warga lokal telah siap untuk bertugas.

Dari sisi medical centre, bekerja sama dengan RSUD Provinsi NTB, MGPA menyiapkan penyediaan peralatan medis lengkap. Sementara di area paddock, MGPA terus berkoordinasi dengan Dorna Sports SL untuk menyiapkan layout dan berbagai fasilitas sebagai pusat operasi bagi tim balap, termasuk paddock facilities lainnya seperti Media Center, Relaxing Zone, dan Team Office.

Untuk para penonton, dan tamu undangan telah disiapkan ruangan Premier Box maupun area VIP Deluxe. Seluruh grandstand pun telah disiapkan untuk dapat menampung penonton sesuai kapasitas masing-masing grandstand.

Soal akomodasi, Garuda Indonesia menyediakan tambahan jadwal penerbangan dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) ke Bandara Internasional Lombok (LOP) dan arah sebaliknya pada 12-14 Oktober 2023 dan 16-17 Oktober 2023.

Menariknya lagi, opening ceremony Indonesian GP 2023 didahului oleh lagu kebangsaan Indonesia Raya yang akan dibawakan oleh Finalis America’s Got Talent, Putri Ariani.