Yamaha Tracer 9 2025, punya lampu Matrix LED canggih.

Matrix LED di Yamaha Tracer 9 2025, Canggih Tapi Tidak Mudah

Lampu jenis matrix LED mungkin bukan barang baru di mobil. Fitur ini sudah sepuluh tahun lebih tersemat, dan biasanya mobil mewah. Namun untuk sepeda motor adalah hal yang sama sekali baru. Kini, pertama kalinya ada motor yang pakai matrix LED: Yamaha Tracer 9 2025.

Tracer 9 Tourer juga bukan motor murah. Ini adalah motor jelajah yang berstatus produk ‘flagship’ dari pabrikan Jepang itu.

Lalu, kenapa harus matrix LED? Untuk diketahui, lampu ini tidak sembarangan dan lebih pintar dari yang punya kendaraan. Deretan LED yang menjadi lampu utama memiliki kemampuan untuk memberikan tingkat pencahayaan secara independen. Jadi jangan kaget kalau dalam satu batok lampu, pendaran sinarnya bisa beda intensitas.

Kemampuan itu memberikan kelebihan dalam hal penyebaran cahaya yang lebih presisi untuk berbagai kondisi. Contoh, saat bermanuver, intensitas cahaya ke arah kendaraan berbelok bisa berbeda.

Kemudian saat pakai lampu jauh dan mendeteksi ada kendaraand ari arah berlawanan, cahaya bisa menyesuaikan. Lebih cepat dari tangan pengemudi mematikan high beam tersebut. Atau, lampu bisa lebih terang saat kondisi sangat gelap, meredup saat agak terang. Semua terjadi secara otomatis dan instan, menggunakan sensor dan software.

Bukan Hal Mudah

Yamaha Tracer 9 2025

Tapi itu saat terpasang di sebuah mobil yang kalau belok tidak miring. Beda dengan motor yang harus body-nya tidak bisa lurus terus.

Juru bicara Yamaha, mengutip dari situs Motorcycle News mengatakan sangat sulit mengembangkan matrix LED untuk di motor. “Kami mulai menelaah penggunaan lampu ini sejak 2019 atau 2020, sebelum bisa masuk ke lini produksi masal. Tapi itu bukan hal yang mudah.”

Ia mengatakan kondisi pergerakan motor yang banyak miring, membuat tim Yamaha harus berpikir keras untuk membuat sistem yang sesuai. “Untuk mendeteksi orang, sepeda, mobil, semuanya, sulit untuk membuatnya lancar dan efektif karena dapat salah mendeteksi.”

lampu matrix LED untuk motor. Pertama kalinya ada di Tracer 9 2025.

Diakui juga, sulit untuk membuat perangkat lunak yang sempurna, “Kami hanya mencoba membuat sesempurna mungkin dan itulah yang telah kami lakukan.”

Hasilnya, di bawah lampu depan Yamaha Tracer 9 2025, ada kamera untuk mendeteksi pergerakan di depan. Data dari kamera tersebut dikirim ke ECU, yang akan memerintahkan lampu untuk menyesuaikan pencahyaannya.

Sistem ini, meski terlihat canggih, tapi tetap bisa dimaatikan oleh yang mengendarai motor.

Harga Autovision Bi-LED Projector Dakar Carbon RSi

Autovision Luncurkan Bi-LED Projector Dakar Carbon RSi Cuma Rp 2,8 Jutaan

Harga lampu Autovision Bi-LED Projector Dakar Carbon RSi tergolong ramah di kantong, yaitu hanya Rp 2,8 jutaan. Lampu ini bisa dikontrol dari smartphone.

Bi-LED Projector Dakar Carbon RSi menjadi lampu perdana Autovision yang dilengkapi dengan teknologi canggih yang mampu terkoneksi dengan smartphone Android dan iOS via Bluetooth.

Pemilik kendaraan dapat mengubah pengaturan warna dan intensitas cahaya dari smartphone untuk disesuaikan dengan berbagai kondisi cuaca dan kebutuhan.

Lampu Autovision Bi-LED Projector Dakar Carbon RSi dilengkapi teknologi Bluetooth Smart Control. Cara kerjanya juga mudah, setelah lampu diaplikasi pada kendaraan, pemilik cukup meng-install aplikasi AV Link pada smartphone berbasis Android dan iOS. Maka pemilik kendaraan bisa mengubah warna dan intensitas cahaya lampu dari smartphone.

“Produk terbaru Autovision Headlight Bi-LED Projector Dakar Carbon RSi menjadi jawaban kebutuhan replacement lampu dan penerangan pada mobil-mobil yang sudah beredar di Tanah Air. Lampu terbaru ini memudahkan untuk pengaturan warna dan intensitas cahaya melalui smartphone dan gradasi pengaturan warna dan intensitas cahaya yang smooth,” jelas Lily Hernawan, Direktur SPN (5/5).

Harga dan Spesifikasi Autovision Bi-LED Projector Dakar Carbon RSi

Harga Autovision Bi-LED Projector Dakar Carbon RSi

Harga Autovision Bi-LED Projector Dakar Carbon RSi Rp 2.870.000. Lampu ini menawarkan rentang warna cahaya yang luar biasa, mulai dari 2.800 K (cahaya kuning) hingga 5.700 K (cahaya putih), memberikan fleksibilitas pencahayaan yang optimal.

Ditambah dengan pengaturan intensitas cahaya hingga 13.500 lumen, Anda dapat menyesuaikan pencahayaan sesuai kebutuhan untuk mendukung safety dalam berkendara untuk berbagai kondisi cuaca, baik hujan dan kabut, hingga dapat dioptimalkan ketika kondisi jalan minim cahaya.

Data Spesifikasi Dakar Carbon Rsi 

  • Dimensi WxLxH: 105mm x 131mm x 74 mm
  • Light Source: CSP 6 LED Chip + 1 LED Chip
  • Color: 2.800K – 5.700K
  • Power: low 52.5Wx2 – High 67.5wx2

Berikut beberapa contoh kendaraan yang dapat aplikasi lampu terbaru Autovision Dakar Carbon RSi seperti:

  • Mitsubishi Pajero Sport dan Xpander
  • Toyota Fortuner dan Camry
  • Toyota Kijang Innova reborn dan Yaris Cross
  • Mazda CX-5
  • Honda CR-V
  • Suzuki Ertiga
  • Volkswagen Scirocco
  • Toyota Rush dan Daihatsu Terios
  • Wuling Almaz dan masih banyak mobil pabrikan lainnya.

Autovision Bawa Dua BiLED Teranyar di IIMS 2024

Momen gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2024 menjadi ajang untuk Autovision menampilkan produk terbaru yang berkualitas. Sampurna Part Niaga (SPN) selaku pemegang resmi produk Autovision, memperkenalkan produk barunya, yaitu BiLED Dakar Carbon generasi ketiga dan BiLED Laser Borneo XS3.

Autovision BiLED merupakan terobosan teknologi modern, yang mana sistem pencahayaan LED tertanam di dalam projector. Lampu Projector BiLED dilengkapi reflektor kecil modern, yang dapat memantulkan cahaya lebih baik ke lensa, sehingga hasil cahaya lebih fokus ke depan.

“Autovision terus berinovasi dalam melahirkan lampu-lampu berkualitas dan berteknologi. Tujuannya tak hanya mengikuti perkembangan tren lampu, namun untuk memberikan kenyamanan, keamanan serta fungsionalitas terhadap berkendara,” kata Lily Hernawan, Direktur SPN.

Lampu jenis LED (Light Emitting Diode) keluaran Autovision menjadi lampu yang hemat energi, memiliki cahaya lebih terang, stabil dan lebih fokus, tidak menyilaukan dari arah berlawanan, aman untuk kelistrikan dan aki kendaraan, dan tahan hingga 30 ribu jam.

Enam kali lebih terang dari Halogen

Lampu BiLED Dakar generasi ketiga merupakan seri medium sebagai pendamping dari BiLED Projector seri premium BiLED Tesla. BiLED Dakar Carbon tersedia dengan ukuran lensa 3 inch dan rencana akan tersedia ukuran lensa 2,5 inci dalam waktu dekat.

Keunggulan BiLED Dakar Carbon berdaya maksimal hingga 125 Watt. Sedangkan, stabilitas daya berada pada angka 115 Watt. Untuk pencahayaan sinar jarak dekat bertambah 15 persen, dan sinar jarak jauh bertambah 5 persen dari BiLED Dakar Carbon generasi kedua.

Berkat daya lebih besar yang dihasilkan, maka output daya terang (lumen) setara enam kali pencahayaan bohlam Halogen standar. Termasuk plus pola pencahayaan dua kali lebih lebar. Hasilnya, visibilitas pengemudi saat berkendara pun meningkat.

Dimensi ramping BiLED Dakar Carbon generasi ketiga dikembangkan khusus untuk kemudahan instalasi, tanpa perlu merusak reflektor lampu orisinal. Sekaligus memungkinkan pengaplikasian pada lebih banyak tipe kendaraan dengan rumah lampu halogen seri H4, H7, dan HB3/HB4.

Harga produk BiLED Dakar Carbon generasi ketiga dimulai dari Rp 3,15 juta (sudah termasuk instalasi). Autovision memberikan garansi selama satu tahun untuk produk ini.

Dimensi ramping untuk memudahkan instalasi

Produk selanjutnya ialah lampu tambahan BiLED Laser Borneo XS3, dengan dimensi yang kecil dengan daya terang besar. Produk ini dapat diaplikasi oleh konsumen yang menginginkan pencahayaan lebih terang, dan membantu lampu depan LED pada kendaraan mereka.

Lampu BiLED Laser Borneo XS3 mudah untuk instalasi di sekitar grille maupun bumper kendaraan. Fungsinya sebagai lampu tambahan untuk pencahayaan yang lebih baik dan mendukung kenyamanan berkendara. BiLED Laser Borneo XS3 ini dapat diaplikasi untuk semua jenis kendaraan roda empat.

BiLED Laser Borneo XS3 dilengkapi CSP LED Chip yang memberikan stabilitas dan penerangan yang baik. Memiliki 2 warna cahaya 2.800K (kuning) dan 6.000K (putih). Serta daya sekitar 140W (sepasang) menghasilkan 14.000 Lumen.

Lampu BiLED Laser Borneo XS3 ini dipasarkan dengan harga sekitar Rp 1,5 juta dan bergaransi satu tahun.