Ducati Desmo450 MX Merajai Kejurnas Motocross 2026

Ducati MX Team Indonesia membuka putaran keempat Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Motocross 2026 dengan hasil yang menjanjikan. Bertarung di Sirkuit Grand Wisata, Bekasi, Jawa Barat, Diva Ismayana sukses mengamankan posisi kedua pada sesi Qualifying maupun Qualifying Race, sementara Hilman Maksum kembali tampil konsisten dengan finis di posisi keempat.

Sejak sesi kualifikasi dimulai, persaingan di kelas MX1 berlangsung ketat. Diva Ismayana terus bersaing dengan Delvintor Alfarizi dalam perebutan catatan waktu tercepat. Hingga akhir sesi, pembalap Ducati MX Team Indonesia tersebut mencatat waktu 1 menit 27,585 detik, hanya terpaut 0,462 detik dari Delvintor yang berada di posisi terdepan.

Di sisi lain, Hilman Maksum juga memperlihatkan performa kompetitif. Ia beberapa kali bertukar posisi dengan Farhan Hendro dalam perebutan tiga besar sebelum akhirnya mengakhiri sesi di posisi keempat dengan waktu 1 menit 30,772 detik.

Sesi Qualifying Race

Persaingan semakin sengit pada Qualifying Race. Diva langsung memberikan tekanan kepada Delvintor sejak lap awal. Bahkan, saat berusaha memangkas jarak, Diva sempat hampir kehilangan kendali motornya. Beruntung ia mampu menyelamatkan Ducati Desmo450 MX dan memilih bermain lebih aman hingga finis di posisi kedua.

Sementara itu, Hilman Maksum harus bekerja keras setelah tertinggal di rombongan tengah selepas start. Dengan ritme balap yang konsisten dan sejumlah manuver overtake, ia kembali mengamankan posisi keempat sebagai bekal menghadapi dua balapan utama yang digelar keesokan harinya.

Diva mengaku puas dengan hasil yang diraih meski belum berhasil merebut posisi pertama. Menurutnya, persaingan kali ini sangat ketat, terlebih Delvintor tampil di kandangnya sendiri. Ia memilih tetap fokus menjaga ritme balap dan mengamankan poin penting untuk klasemen nasional.

Hal menarik lainnya datang dari debut pembalap asal Malaysia, Fikri Aziz, yang untuk pertama kalinya menjajal Ducati Desmo450 MX di kelas MX Executive A. Rider asal Kuala Lumpur tersebut langsung terkesan dengan karakter motor motocross terbaru buatan Borgo Panigale, Italia.

Menurut Fikri, Ducati Desmo450 MX menawarkan handling yang jauh lebih ringan dibanding motor yang biasa digunakannya di Malaysia. Selain itu, performa mesinnya juga terasa lebih bertenaga sehingga memberikan rasa percaya diri lebih tinggi saat melibas lintasan motocross.

Ia bahkan mengaku belum ada Ducati Desmo450 MX yang digunakan dalam kompetisi motocross di Malaysia. Kesempatan menjajal motor tersebut di Indonesia menjadi pengalaman yang sangat berkesan hingga membuatnya ingin memiliki satu unit untuk digunakan berlaga di masa mendatang.

Hasil positif yang diraih Diva Ismayana dan Hilman Maksum menjadi modal penting bagi Ducati MX Team Indonesia untuk menghadapi dua race utama Kejurnas Motocross 2026. Di sisi lain, pujian dari rider internasional terhadap performa Ducati Desmo450 MX semakin mempertegas daya saing motor tersebut sebagai salah satu motocross premium yang siap bersaing di level Asia.

Empat Pembalap Indonesia Berlaga di Kejuaraan Karting Elektrik

Barcode Gokart kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan talenta balap Indonesia dengan mengirimkan empat pembalap di ajang bergengsi SWS (Sodi World Series) International E-Finals 2026. Kejuaraan dunia karting elektrik tersebut akan berlangsung pada 11-13 Juni 2026 di Alcamo, Italia, dan diikuti ratusan pembalap dari berbagai negara.

Partisipasi tahun ini menjadi langkah penting bagi Barcode Gokart setelah sebelumnya mengirim dua pembalap ke SWS International E-Finals 2025 di Belgia. Menariknya, pada edisi 2026, Indonesia akan untuk pertama kalinya memiliki wakil di kategori Junior yang resmi dipertandingkan dalam ajang dunia tersebut.

Empat Pembalap Wakili Indonesia

Barcode Gokart membawa empat pembalap terbaik hasil kompetisi internal Barcode Gokart E-Sprint Series 2025. Tiga pembalap muda yang akan turun di kelas Junior adalah Bayu Anantha, Dastan Sugiharto dan Mason Tan.

Ketiganya berhasil menempati posisi tiga besar klasemen akhir Barcode Gokart E-Sprint Series Junior sepanjang musim 2025.

Sementara untuk kategori Senior, Indonesia akan diwakili oleh Ananda Julio yang sukses menjadi juara klasemen Barcode Gokart E-Sprint Series Senior 2025.

Keempat pembalap tersebut akan menghadapi persaingan ketat melawan peserta dari puluhan negara yang telah lolos melalui sistem kualifikasi Sodi World Series.

Komitmen Mengembangkan Pembalap Muda Indonesia

Setiap tahun, Barcode Gokart secara konsisten menyelenggarakan kompetisi E-Sprint Series untuk kategori Junior dan Senior. Kompetisi ini terbuka bagi pembalap pemula, amatir, hingga profesional sebagai wadah pembinaan dan pencarian bakat baru di dunia motorsport.

Menurut Daniel Sugiharto, partisipasi di Italia menjadi bukti keseriusan Barcode Gokart dalam membangun jalur pembinaan pembalap sejak usia dini.

“Tahun lalu kami menjadi yang pertama dari Indonesia yang mengikuti SWS International E-Finals di Belgia. Tahun ini kami kembali mencatat sejarah sebagai yang pertama mengirim pembalap Junior ke ajang perdana SWS International E-Finals Junior,” ujar Daniel.

Ia menambahkan bahwa Barcode Gokart tidak hanya menghadirkan fasilitas karting elektrik berstandar internasional, tetapi juga memiliki misi jangka panjang untuk melahirkan pembalap Indonesia yang mampu bersaing di level dunia melalui program pembinaan Barcode Academy.

Jalani Persiapan Intensif di Italia

Kontingen Indonesia dijadwalkan bertolak ke Italia pada 7 Juni 2026. Selama sepekan sebelum balapan, para pembalap akan menjalani berbagai program latihan untuk mempersiapkan kondisi fisik, teknik balap, serta adaptasi terhadap cuaca dan karakter lintasan di Italia.

Keberangkatan tim mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk myBCA, Liqui Moly, Akuma Drift Team, dan Ikatan Motor Indonesia sebagai regulator motorsport nasional.

Dengan semakin banyaknya pembalap muda Indonesia yang mendapat kesempatan tampil di panggung internasional, keikutsertaan Barcode Gokart dalam SWS International E-Finals 2026 diharapkan menjadi momentum positif bagi perkembangan karting elektrik dan regenerasi pembalap nasional menuju level yang lebih tinggi.

BLACKAUTO BATTLE 2026 Sukses Guncang Tangerang Selatan

Ratusan mobil modifikasi dan deretan mesin bertenaga monster sukses mengguncang kawasan AEON Mall Tangerang Selatan dalam seri pembuka BLACKAUTO BATTLE 2026. Ajang modifikasi otomotif bergengsi garapan BLACKXPERIENCE.COM
ini kembali menjadi magnet bagi para modifikator, pecinta audio mobil, hingga pemburu performa ekstrem dari berbagai daerah di Indonesia.

Bertempat di AEON Mall BSD City pada 16 Mei 2026, seri perdana BLACKAUTO BATTLE 2026 menjadi pembuka rangkaian kompetisi nasional yang tahun ini akan digelar di tiga kota besar Indonesia.

Selain Tangerang Selatan sebagai wakil wilayah Barat, BLACKAUTO BATTLE 2026 juga akan menyambangi kawasan Mangkunegaran Solo untuk regional Tengah, sebelum ditutup lewat Final Battle di Grand City Surabaya sebagai representasi wilayah Timur.

Menurut Boy Prabowo selaku perwakilan pelaksana acara, antusiasme peserta pada seri pembuka sangat luar biasa.

“Ratusan mobil secara total mengisi BlackAuto Battle 2026 seri pertama ini sebagai perwakilan West Region,” jelas Boy Prabowo.

Kelas Baru dan Mobil Bermesin Monster

Sebagai salah satu barometer tren modifikasi nasional, BLACKAUTO BATTLE 2026 menghadirkan sejumlah penyegaran konsep kompetisi, khususnya pada kategori Black Auto Modify.

Perubahan aturan diterapkan pada kelas Culture dan Contest untuk memberikan ruang kreativitas yang lebih luas bagi para modifikator.

Tak hanya itu, sektor performa juga makin panas lewat Black Auto Dyno Test yang kini membuka kelas bracket horsepower tanpa batasan kapasitas mesin maupun konfigurasi induksi tambahan.

Pengukuran tenaga mesin tetap menggunakan Mainline Dynolog asal Australia untuk menjaga akurasi data dyno.

Hasilnya, sejumlah mobil dengan tenaga ekstrem langsung mencuri perhatian publik. Beberapa di antaranya bahkan menembus angka horsepower yang jarang ditemukan pada mobil jalan raya.

Deretan mobil dengan tenaga brutal yang tampil di seri pembuka antara lain:

Toyota Hilux dengan tenaga 654,9 HP
Mitsubishi Lancer Evolution IX dengan tenaga 801,4 HP
Mitsubishi Lancer Evolution IV dengan tenaga tembus 1.023,3 HP

Atmosfer arena dyno pun menjadi salah satu pusat perhatian pengunjung sepanjang acara berlangsung.

Standar Penjurian Bertaraf Internasional

Untuk menjaga objektivitas penilaian, BLACKAUTO BATTLE 2026 kembali menggandeng asosiasi modifikasi dan audio mobil internasional.

Di kategori Black Auto Modify, sistem penjurian dipercayakan kepada APACT (Asia Pacific Car Tuning).

Sementara untuk kategori Black Out Loud, panitia menghadirkan tiga asosiasi audio mobil dunia sekaligus, yakni iCAN mewakili Asia, EMMA mewakili Eropa dan USACI mewakili Amerika.

Kolaborasi ini membuat standar kompetisi audio mobil di Indonesia semakin kompetitif dan terukur secara profesional.

Pemenang Siap Berangkat Tokyo Auto Salon 2027

Salah satu daya tarik terbesar BLACKAUTO BATTLE 2026 adalah hadiah utama berupa perjalanan eksklusif ke Jepang untuk menghadiri Tokyo Auto Salon 2027.

Empat pemenang utama yang akan diberangkatkan ke Negeri Sakura yaitu

Jawara Black Auto Master Contest
Jawara Black Auto Master Culture
King Of Black Contest
King Of Black Culture

Para pemenang nantinya akan menghadiri salah satu pameran otomotif modifikasi terbesar di dunia yang digelar di Makuhari Messe pada Januari 2027 mendatang.

Atmosfer Festival Otomotif yang Makin Meriah

Tak hanya kompetisi modifikasi dan audio, pengunjung juga dimanjakan dengan berbagai aktivitas menarik seperti Black Shot Challenge hingga hiburan interaktif lainnya.

Kombinasi mobil ekstrem, audio bertenaga besar, komunitas modifikasi, hingga atmosfer festival otomotif membuat seri perdana BLACKAUTO BATTLE 2026 berlangsung meriah dan penuh gengsi.

Dengan pembuka yang sukses besar di Tangerang Selatan, persaingan menuju Final Battle Surabaya dipastikan bakal semakin panas. Hmm…kita tunggu saja!