pabrik byd indonesia

Pabrik BYD Indonesia di Subang Resmi Dibuka, Kapasitas Produksi Capai 150 Ribu Unit per Tahun

Pabrik BYD Indonesia resmi beroperasi di Subang, Jawa Barat. Model pertama yang diproduksi adalah BYD M6.

Peresmian fasilitas manufaktur BYD Indonesia dihadiri dan dibuka oleh Menteri Perindustrian Republik Indonesia Agus Gumiwang Kartasasmita dan Ketua Dewan Ekonomi Nasional Republik Indonesia Luhut Binsar Pandjaitan.

Turut mendampingi Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM Todotua Pasaribu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, jajaran Forkopimda Jawa Barat, anggota DPR RI, pejabat kementerian dan lembaga, serta Bupati Subang Reynaldi Putra Andita Budi Raemi.

Fasilitas manufaktur di Indonesia menjadi pabrik produksi BYD ke-13 secara global. Kehadirannya merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam membangun basis produksi dan berkembang bersama industri lokal di berbagai negara.

Melalui fasilitas di Subang, BYD membawa pengalaman, teknologi, dan kapabilitas manufaktur global ke Indonesia. Langkah tersebut diharapkan dapat membuka peluang lebih besar bagi industri nasional untuk terlibat dalam perkembangan kendaraan energi baru.

Keputusan membangun pabrik di Indonesia juga didasarkan pada potensi besar pasar kendaraan energi baru di Asia Tenggara. Hal ini sejalan dengan arah pemerintah dalam mempercepat transisi energi dan mendorong terciptanya mobilitas yang lebih hijau serta berkelanjutan.

Pangsa Kendaraan Energi Baru Indonesia Terus Meningkat

pabrik byd indonesia

 

Perkembangan kendaraan energi baru di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Pangsa kendaraan energi baru meningkat dari sekitar 1 persen pada 2022 menjadi 23 persen pada Juli 2026.

Pertumbuhan tersebut mencerminkan semakin cepatnya penerimaan masyarakat terhadap teknologi elektrifikasi. Kondisi ini juga menjadi fondasi penting bagi pengembangan kapasitas produksi kendaraan energi baru dan industri pendukungnya di dalam negeri.

Sejak memasuki pasar Indonesia pada Januari 2024, BYD secara bertahap memperluas jaringan penjualan dan layanan. Pada periode Januari hingga Juli 2026, BYD Indonesia mencatatkan penjualan sebanyak 32.800 unit dengan pangsa pasar sekitar 35 persen.

Hingga saat ini, BYD telah mengirimkan lebih dari 100.000 kendaraan energi baru kepada konsumen Indonesia serta memperluas jaringan penjualan dan layanan ke lebih dari 100 lokasi di berbagai wilayah.

Pabrik BYD Subang Berdiri di Lahan 126 Hektare

pabrik byd indonesia

Fasilitas manufaktur BYD Indonesia dibangun di atas lahan seluas sekitar 126 hektare dengan kapasitas produksi hingga 150.000 unit kendaraan per tahun. Pembangunan fasilitas ini diselesaikan dalam waktu sekitar 20 bulan sejak dimulainya konstruksi.

BYD mengembangkan pabrik di Subang dengan tingkat otomatisasi tinggi dan sistem produksi cerdas yang terintegrasi. Fasilitas ini juga menjadi investasi terbesar di Kabupaten Subang dan dirancang untuk mendukung visi BYD menghadirkan “The Most Advanced Factory in Indonesia”.

Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, mengatakan kehadiran fasilitas manufaktur tersebut tidak hanya bertujuan memproduksi kendaraan di Indonesia.

Menurutnya, fasilitas ini juga akan membuka peluang bagi tenaga kerja lokal, mengembangkan keterampilan dan talenta, serta memperkuat keterlibatan industri nasional dalam ekosistem kendaraan energi baru.

Ke depan, BYD juga mempersiapkan pengembangan kapabilitas manufaktur di Indonesia, termasuk fasilitas baterai dan berbagai elemen pendukung ekosistem kendaraan energi baru.

“BYD Made in Indonesia and for Indonesia,” ujar Eagle Zhao.