TGRI Panen Kemenangan di Dua Ajang Balap Nasional

Dua akhir pekan beruntun menjadi momentum positif bagi TOYOTA GAZOO Racing Indonesia (TGRI). Tim balap Toyota tersebut sukses mengamankan kemenangan dari dua disiplin berbeda, yakni sprint rally dan slalom, dalam rangkaian Kejurnas 2026.

Hasil tersebut sekaligus menunjukkan konsistensi TGRI dalam mengembangkan performa mobil serta kemampuan pembalap dan engineer di lintasan kompetisi.

GR Yaris Rally2 Tampil Maksimal

Kemenangan pertama datang dari divisi Rally & Sprint Rally TGRI melalui duet Ryan Nirwan dan navigator Adi Indiarto. Keduanya menjadi yang tercepat pada Kejurnas Sprint Rally 2026 Seri ke-3 di Sirkuit Horse Racing Ki Ageng Astro Joyo, Pasuruan, Jawa Timur, 29–30 Agustus 2026.

Menggunakan GR Yaris Rally2, Ryan dan Adi harus menaklukkan lintasan perkebunan sepanjang 5,2 km dengan karakter full gravel. Kondisi berdebu dan permukaan yang menantang membuat kemampuan mobil, pembalap, navigator, serta strategi tim benar-benar diuji.

TGRI langsung tampil agresif sejak hari pertama. Catatan waktu yang dibukukan mencapai 4 menit 42,7 detik pada SS1 dan 4 menit 36,5 detik pada SS2.

Memasuki hari kedua, performanya justru semakin tajam. GR Yaris Rally2 mencatat waktu 4 menit 37,8 detik di SS3 dan 4 menit 31,3 detik pada SS4.

Dengan total waktu 18 menit 28,3 detik, TGRI finis di posisi pertama sekaligus unggul 6,4 detik dari pesaing terdekat.

Hasil ini menjadi modal penting bagi Ryan dan Adi untuk mengejar gelar Juara Nasional Sprint Rally 2026. Terlebih, keduanya sebelumnya telah mengunci gelar Juara Nasional Rally 2026 pada awal Agustus.

Agya GR Sport Kuasai Lintasan Slalom

Sepekan kemudian, giliran divisi Slalom TGRI yang mencuri perhatian. Mengandalkan Toyota Agya GR Sport, Anjasara Wahyu, Adrianza Yunial, A.M. Naufal Safwan, dan Alinka Hardianti tampil kompetitif pada MLDSPOT Autokhana Kejurnas Slalom 2026 Seri ke-3 di Lapangan Rampal, Malang.

Lintasan yang kembali digunakan setelah terakhir menjadi arena balap pada 2018 tersebut menghadirkan persaingan ketat perebutan poin nasional.

Anjasara sukses meraih Podium Pertama Kelas A2. TGRI juga mengamankan Podium Pertama Team Tandem melalui duet Anjasara dan Adrianza.

Sementara itu, trio Adrianza, Anjasara, dan Naufal membawa TGRI meraih posisi kedua Kejurnas Team A. Hasil lainnya datang dari Team F yang berhasil direbut TGRI, sedangkan Alinka menempati posisi kedua Kejurnas Wanita.

Dari hasil tersebut, TGRI kini memimpin klasemen sementara Team A dengan 65 poin dan Team Tandem dengan 70 poin.

Dua Seri Jadi Penentu

Rangkaian kemenangan ini membuat persaingan menuju akhir musim 2026 semakin menarik. Bagi TGRI, dua seri tersisa bukan sekadar kesempatan menambah trofi, tetapi juga pembuktian konsistensi pengembangan mobil balap dan kemampuan tim.

Ryan Nirwan pun optimistis GR Yaris Rally2 mampu kembali memberikan hasil terbaik. Di sisi lain, performa Agya GR Sport menjadi bukti bahwa pengembangan mobil untuk kompetisi juga dapat diterapkan pada model entry level Toyota.

Bagi Toyota, lintasan balap memang menjadi salah satu laboratorium untuk menjalankan prinsip continuous improvement. Dari mobil rally berperforma tinggi hingga Agya GR Sport, pengalaman di kompetisi menjadi bagian dari proses menghadirkan karakter kendaraan yang semakin baik.

 

Simpati Woman Rally Team Terbentuk, Beranggotakan Srikandi Pelahap Trek Rally

Warna baru kembali hadir di dunia motorsport Indonesia, dengan lahirnya Simpati Woman Rally Team (SWRT). Tim rally ini beranggotakan para pereli wanita berbakat Indonesia, yaitu Diva Zahra, Larasati, dan Patricia Revalina. SWRT sendiri diinisiasi dan dibentuk oleh Rifat Sungkar, sebagai bentuk komitmennya dalam membuka ruang lebih besar bagi perempuan, untuk berkembang dan berprestasi di dunia rally Indonesia.

Kehadiran SWRT menjadi simbol bahwa kemampuan pereli wanita mampu bersaing dan disejajarkan ,dengan para pereli pria di ajang motorsport Tanah Air. Selama tiga tahun terakhir, Rifat Sungkar juga aktif menjadi mentor bagi Diva Zahra, yang berhasil menunjukkan performa dan prestasi menjanjikan dalam berbagai ajang Sprint Rally nasional. Konsistensi menjadi salah satu dasar utama terbentuknya SWRT, sebagai tim yang memiliki visi besar untuk masa depan motorsport wanita Indonesia.

Terinspirasi Ria Sungkar

SWRT hadir dengan visi menjadi tim rally wanita terbaik di Indonesia, yang terus mampu bersaing dengan pereli lainnya. Sekaligus menginspirasi generasi muda untuk berprestasi di dunia otomotif. “Tiga tahun terakhir saya melihat langsung bagaimana perkembangan para pereli wanita ini. Dari situ saya semakin yakin bahwa perempuan Indonesia memiliki kemampuan yang sangat kompetitif di dunia rally. SWRT menjadi inspirasi bagi lebih banyak perempuan muda, agar berani masuk ke dunia motorsport,” jelas Rifat Sungkar.

Keinginan Rifat membentuk sebuah tim reli wanita, terinspirasi dari ibunya sendiri, yakni Ria Sungkar. Sang ibu yang telah berkiprah di dunia reli sejak 1972 itu, dan masih sempat mengikuti ajang reli di tahun 2000-an. Hal ini menjadi contoh nyata bagi Rifat, bahwa wanita Indonesia memiliki banyak kemampuan termasuk berprestasi di ajang motorsport. Pada musim 2026, SWRT akan mengikuti rangkaian Kejuaraan Nasional Sprint Rally pada empat Putaran. Mulai dari Putaran 2 di Jawa Tengah pada 7 Juni 2026, lalu di Putaran 3 Jawa Timur. Dilanjut dengan Putaran 4 di Jawa Tengah, dan Putaran 5 di Jakarta pada 1 November 2026.

Momentum Positif

Dalam mengikuti Kejurnas Sprint Rally 2026, Diva Zahra yang ditemani Reza sebagai navigator, akan turun di Kelas F3 menggunakan Honda Jazz. Sedangkan Larasati didampingi navigator senior Emay Ahmad, yang juga turun di Kelas F3 menggunakan Toyota Ist. Patricia Revalina akan berpasangan dengan Bagus Wahyu Kurniawan, untuk berkompetisi di Kelas F1 menggunakan Honda Jazz.

SWRT menargetkan menjadi tim pereli wanita terbaik dan mampu tampil kompetitif di ajang rally nasional. Kehadiran SWRT juga diharapkan mampu menjadi momentum positif bagi perkembangan olahraga otomotif Indonesia, khususnya dalam membuka kesempatan yang lebih luas bagi para wanita untuk berkembang dan berprestasi.

Dewa United Motorsports Kunci Gelar Juara di Kejurnas Sprint Rally 2025

Putaran kelima Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sprint Rally 2025 yang berlangsung di Sirkuit POJ City, Semarang, pada 17–19 Oktober 2025, menjadi momen penting bagi Dewa United Motorsports. Tim ini sukses tampil konsisten di tengah lintasan licin akibat hujan, dan memastikan diri sebagai Juara Nasional Tim 2025, setelah mengoleksi total 30 poin.
Mereka kini hanya perlu mengikuti putaran terakhir di Cikembar, Sukabumi, untuk meresmikan gelar juara tersebut.

Team Director Dewa United Motorsports, Kusuma Bagya, mengungkapkan bahwa keberhasilan ini tak lepas dari kesiapan matang seluruh anggota tim. “Kunci kesuksesan kami adalah kerja keras dan koordinasi antara pembalap, mekanik, serta strategi pemilihan ban dan setelan suspensi yang tepat di kondisi lintasan yang sulit,” jelasnya.

Dewa United Dominasi di Berbagai Kelas

Prestasi gemilang juga datang dari para pereli Dewa United Motorsports yang tampil impresif di masing-masing kelas. Adapun pasangan Emmannuel Amandio / H. Rizky Fauzi menjuarai Kelas F dengan total waktu 18 menit 22,5 detik menggunakan Mitsubishi Lancer CB5. Amandio menekankan pentingnya menjaga konsistensi dari SS1 hingga SS4.

Selain itu, pasangan Bintang Barlean / Ronan Riwong tampil dominan di Kelas M1, mencatat waktu 16 menit 15,5 detik dengan Toyota Yaris Proto, sekaligus mengamankan gelar juara nasional kelas M secara keseluruhan. Sementara TB Adhi / Fahrezi Fadh memastikan gelar juara nasional Kelas RC3 berkat performa stabil dengan Ford Fiesta Rally3, membukukan waktu 15 menit 58,2 detik.

Para pembalap menegaskan bahwa kondisi lintasan di Semarang memberikan tantangan tersendiri, terutama dengan karakter tanah yang berbeda dibanding seri sebelumnya. Namun, kesiapan teknis dan kerja sama tim terbukti menjadi faktor utama keberhasilan mereka.

Menuju Seri Penutup di Sukabumi

Dengan hasil di POJ City, Dewa United Motorsports menunjukkan dominasinya di ajang Sprint Rally Indonesia 2025. Kemenangan beruntun di berbagai kelas mempertegas status tim sebagai kekuatan utama di kancah reli nasional.

Putaran terakhir di Cikembar, Sukabumi, akan menjadi babak penentuan dan kesempatan bagi Dewa United Motorsports untuk menutup musim 2025 dengan catatan sempurna. Hmm, kita tunggu kabar selanjutnya!