Mazda EZ-6

Sedan Mazda EZ-6 Laku Keras, Produksi Digenjot Untuk Penuhi Permintaan

Mazda EZ-6, sedan terbaru yang dipasarkan di China mendapatkan sambutan positif dari konsumen setempat. Mobil ini adalah hasil kerjasama antara Mazda dan Changan Automotive.

Dikatakan, EZ-6 mencetak penjualan 2.445 unit di bulan November lalu, atau hanya satu bulan setelah mobil resmi dijual. Untuk itu, Changan yang bertanggung jawab memproduksi, terpaksa meningkatkan kapasitas pabriknya di Nanjing.

Membludaknya permintaan ini selain karena desain dan fitur, juga dipicu oleh promosi yang dilakukan oleh Changan-Mazda. Program penjualan tersebut berlangsung hingga 31 Desember nanti.

Sedan listrik Mazda EZ-6 ada kemungkinan akan dipasarkan di Indonesia.

Mazda EZ-6 sendiri adalah mobil yang memang menarik. Dibuat di atas platform EPA buatan Changan, digabungkan dengan desain Kodo dari Mazda. Dibuat sebagai mobil listrik berbasis baterai (BEV), namun turut dipasarkan juga varian hybrid dengan format range extender (ada mesin, tapi hanya untuk isi baterai).

Total, EZ-6 dijual dalam tujuh varian dengan rentang harga mulai dari US $19.200 hingga US $24.000. Setara Rp 300 – 380 jutaan.

Harga yang menarik karena mobil ini punya standar kelengkapan sebuah Mazda. Interior lega dengan material berkualitas, ada layar infotainment digital berukuran 14,6 inci, audio premium buatan Sony, jok model zero gravity, hingga penggunaan prosesor Snapdragon 8155 untuk menjalankan fitur di mobil.

Interior mazda EZ-6

Penggeraknya motor listrik di sumbu roda belakang, yang bertenaga 190 kW (254,7 hp). Sumber energi tersedia dua pilihan baterai yang memberikan jarak tempuh 480 hingga 600 km. Pengisian diklaim hanya perlu 15 menit dari 30 hingga 80 persen.

Lalu, varian EREV (Extended Range EV) dibekali mesin 1,5 liter bertenaga 70 hp yang berfungsi sebagai generator pengisi baterai. Motor listriknya bertenaga 214,5 hp (160 kW) dengan jarak tempuh diklaim hingga 1.301 km.

Sumber: Car News China

Mazda EZ-6

Mazda EZ-6 Akan Masuk Indonesia? Ini Kata APM-nya

Masih ingat Mazda EZ-6? Ini adalah mobil EV Mazda yang dihasilkan atas kerjasama Changan Automobile dan Mazda. Tampil perdana di RRC Beijing Auto Show, April 2024 lalu.

Hari ini, dalam sesi Morning Dialogue di kantor Eurokars Motor Indonesia (EMI, pemegang merek Mazda) di Jakarta, Ricky Thio, COO PT EMI menegaskan tidak menutup kemungkinan kalau EZ-6 akan dibawa dan dipasarkan di Indonesia. Namun ia tidak mengatakan kapan mobil ini akan ada di showroom Mazda Indonesia.

Ricky mengatakan bahwa EMI sudah berkonsultasi dengan Mazda global, soal kemungkinan EZ-6 bisa dijual di Indonesia. Ini akan jadi hal menarik, karena kalau semua lancar bisa jadi sedan EV asal Jepang pertama di pasar tanah air. 

Tentang EZ-6

Sedan listrik Mazda EZ-6 ada kemungkinan akan dipasarkan di Indonesia.

Mazda EZ-6 memang dibangun menggunakan platform EPA dari Changan, tapi secara desain bentuk dan kelengkapan, 100 persen Mazda. Rasa berkendara Jinba-ittai (pengendara dan kendaraannya jadi satu) juga diklaim akan sangat kental.

Seperti bisa Anda lihat, bahasa desain Kodo sangat kental di mobil ini. Contohnya, grille yang melebar ala Mazda manapun, dengan lampu LED ramping membuat fascia depan terlihat dinamis.

Secara dimensi, panjangnya 4.921 mm dengan lebar 1.890 mm. Tingginya 1.485 mm.Jarak antar sumbu rodanya (wheelbase) 2.900 mm. 

interior Mazda EZ-6

Yang menarik adalah, Mazda EZ-6 juga tersedia dalam format PHEV. Yang satu ini, kemungkinan besar menggunakan mesin rotary, seperti yang dipakai oleh MX-30 R-EV. Fungsinya bukan untuk menggerakkan mobil, tapi mengisi ulang baterai selama perjalanan. 

Jarak tempuh EZ-6 EV diklaim hingga 600 km, diukur dengan metode CLTC. Versi hybrid bisa sampai 1.000 km.

Di kabin, desain khas Mazda terasa betul. Terutama kalau melihat kisi-kisi AC. layar monitor di tengah dashboard berukuran 14,6 inci dengan prosesor Snapdragon 8155. Layar ini jadi tempat untuk berbagai macam pengaturan. Mulai dari AC hingga ADAS.

Mazda EZ-6 akan mulai dijual di Tiongkok akhir tahun ini. Pasar global akan hadir setelahnya.