Sirkuit Sabaru Kalteng (Kalimantan Tengah) disiapkan oleh Ditlantas Polda setempat untuk atasi balap liar.
Dirlantas Polda Kalteng Kombes Pol Yusep Dwi Prastiya mengatakan balap liar hampir selalu muncul dalam setiap pertemuan bersama masyarakat, pengemudi ojek online hingga organisasi kepemudaan turut terlibat dalam kegiatan ini.
“Beberapa kali kami melaksanakan audiensi dengan masyarakat, dengan ojol, dengan teman-teman OKP, itu selalu terkait dengan balap liar menjadi topik pembahasan,” kata Kombes Pol Yusep, dikutip dari laman Korlantas Polri (6/4).
Untuk penanganan jangka pendek, Ditlantas Polda Kalteng akan memperkuat penjagaan di titik-titik yang sering digunakan untuk balap liar. Tidak hanya patroli, personel juga disiagakan langsung di sejumlah ruas jalan seperti Jalan Ahmad Yani, Murjani, Adonis Samad hingga RTA Milono.
“Kita meningkatkan, mengoptimalkan kembali penjagaan. Jadi tidak hanya patroli, tetapi penjagaan di ruas-ruas jalan yang terindikasi digunakan sebagai tempat untuk melaksanakan balap liar,” ujarnya.
Menurut Kombes Pol Yusep, kehadiran petugas di lokasi diharapkan dapat membuat rencana balap liar dibatalkan.
“Mudah-mudahan dengan kita ada di sana, masyarakat yang akan melaksanakan itu juga akan membatalkan atau mengurungkan niatnya,” kata Dirlantas Kalteng.
Selain penanganan jangka pendek, ia juga bersama pemerintah daerah akan merencanakan jangka menengah menghidupkan kembali Sirkuit Sabaru sebagai tempat penyaluran aktivitas otomotif.
“Nah, Sabaru itu nanti akan kita coba optimalkan. Jadi kita akan berdayakan, kita akan membuat beberapa event kemudian menggandeng pemerintah daerah,” ujarnya.
Kombes Pol Yusep menilai sebagian besar pelaku balap liar bukan mencari taruhan, melainkan ingin menunjukkan diri di depan teman sebaya dan penonton.
“Mereka lebih kepada unjuk diri, ada penonton kemudian supaya dilihat,” pungkasnya.
Profil Sirkuit Sabaru

Foto: Tabengan Online
Sirkuit Sabaru Kalteng rencananya akan disiapkan kembali oleh Ditlantas Polda Kalimantan Tengah untuk atasi balap liar yang makin meresahkan warga.
Sedikit mengulas profilnya, Sirkuit Sabaru Palangkaraya Kalimantan Tengah memiliki panjang sekira 1,7 km. Sirkuit ini juga pernah beberapa kali digunakan untuk Kejurnas OnePrix.
Sirkuit yang ada di Palangkaraya ini resmi berdiri pada tahun 2003 silam. Memiliki lintasan lurus yang cukup panjang, Sirkuit Sabaru sering menjadi tantangan bagi pembalap untuk menjaga performa mesin tetap stabil di tengah cuaca panas Palangka Raya.