Alfaglos Glasscoat Matte Meluncur di IMX 2026, Ini Inovasinya!!

Tren modifikasi otomotif terus bergerak mengikuti selera pemilik kendaraan. Jika sebelumnya tampilan cat mengilap menjadi pilihan utama, kini finishing matte atau doff juga memiliki tempat tersendiri. Terutama bagi pemilik mobil yang ingin menampilkan karakter lebih tegas, modern, dan berbeda.

Melihat perkembangan tersebut, Alfaglos menghadirkan produk terbarunya, Alfaglos Glasscoat Matte, di ajang Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) 2026. Pameran yang berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 di ICE BSD, Tangerang, ini menjadi panggung bagi pelaku industri aftermarket untuk memperkenalkan inovasi sekaligus menjangkau komunitas modifikasi yang semakin berkembang.

Kehadiran Glasscoat Matte menarik perhatian karena produk pelapis akhir memiliki peran penting dalam menentukan karakter visual kendaraan. Bukan sekadar memberikan warna, lapisan clear coat juga menjadi bagian dari sistem finishing yang perlu disesuaikan dengan kebutuhan proyek, teknik aplikasi, dan hasil akhir yang diinginkan.

Sesuai namanya, Glasscoat Matte ditujukan untuk kebutuhan finishing dengan tampilan matte. Karakter ini memberikan alternatif bagi bengkel pengecatan, modifikator, maupun pemilik kendaraan yang menginginkan penampilan berbeda dari finishing glossy konvensional.

Meski demikian, detail teknis seperti komposisi bahan, rasio pencampuran, waktu pengeringan, ketahanan terhadap goresan, serta harga produk masih perlu mengacu pada lembar spesifikasi resmi Alfaglos. Informasi tersebut penting agar konsumen dan aplikator dapat memahami karakter produk sekaligus menggunakannya sesuai prosedur.

Soal harga, Alfaglos belum mengumumkannya secara resmi namun produk ini akan segera dijual setelah IMX 2026.

Perjalanan Alfaglos sejak 1994

Peluncuran Glasscoat Matte menjadi bagian dari perjalanan panjang Alfaglos di industri pelapisan Indonesia. Merek ini dikembangkan oleh PT Alfatama Inticipta, perusahaan yang resmi berdiri pada 30 November 1994 dan berbasis di wilayah Demak, Jawa Tengah.

Pada awal perjalanannya, Alfaglos dikenal melalui produk Alfaglos Polyester Putty, dempul bodi yang dikembangkan untuk membantu pekerjaan perbaikan kendaraan menjadi lebih praktis. Seiring waktu, portofolionya berkembang mencakup dempul, primer, pelapis akhir, hingga produk pendukung refinishing otomotif.

Salah satu inovasinya adalah Alfaglos BodyLight, dempul polyester ringan yang diperkenalkan sebagai solusi untuk kebutuhan pengerjaan bodi kendaraan. Produk tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan menghadirkan material yang sesuai dengan kebutuhan bengkel modern.

Pada 2024, Alfaglos kembali hadir dalam ekosistem IMX untuk memperkenalkan inovasi produknya. Setahun kemudian, perusahaan membawa Alfaglos Glazing ke IMX 2025. Produk tersebut juga diperkenalkan melalui demonstrasi di Indonesian Custom Show 2025, dengan fokus pada penghalusan permukaan sebelum pengecatan.

Kini, Glasscoat Matte memperluas cerita inovasi tersebut ke ranah finishing. Perkembangan ini relevan dengan industri modifikasi yang semakin memperhatikan detail permukaan, karakter warna, dan konsistensi hasil akhir.

Menjawab kebutuhan modifikasi modern

IMX 2026 mengusung tema Next Gen Culture, mencerminkan perkembangan budaya modifikasi yang semakin kreatif dan terhubung dengan tren global. Bagi Alfaglos, momentum ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan produk kepada pelaku industri sekaligus memperkuat kedekatan dengan komunitas otomotif.

Keberhasilan sebuah finishing matte tentu tidak hanya ditentukan oleh produk pelapis. Persiapan permukaan, kesesuaian sistem cat, teknik penyemprotan, serta kondisi pengeringan turut memengaruhi hasil akhir.

Dengan pengalaman lebih dari tiga dekade, Alfaglos memiliki perjalanan panjang dalam menyediakan solusi pelapisan untuk pasar Indonesia. Kehadiran Glasscoat Matte memperlihatkan arah pengembangan produk yang mengikuti kebutuhan estetika kendaraan masa kini.

Pada akhirnya, inovasi ini bukan hanya soal menghadirkan tampilan doff, melainkan memperluas pilihan bagi konsumen dan bengkel untuk menghasilkan karya modifikasi dengan karakter yang semakin personal. Spesifikasi lengkap dan harga resmi Glasscoat Matte akan menjadi informasi penting berikutnya untuk menilai posisi produk baru ini di pasar otomotif Indonesia.

Maxmat Duraliner, Karpet Mobil Premium Mulai Rp999 Ribu

Industri aksesori otomotif Tanah Air kembali diramaikan oleh inovasi terbaru dari Otoproject. Produsen aftermarket lokal tersebut resmi memperkenalkan Maxmat Duraliner, karpet mobil generasi terbaru yang dirancang untuk memberikan perlindungan maksimal, kenyamanan, sekaligus tampilan premium bagi interior kendaraan.

Kehadiran Maxmat Duraliner menjadi jawaban atas tingginya permintaan konsumen yang menginginkan karpet mobil berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau. Produk ini diposisikan sebagai pilihan baru bagi pemilik mobil yang mengutamakan keamanan, daya tahan, dan kemudahan perawatan.

Salah satu keunggulan utama Maxmat Duraliner adalah proses produksinya yang menggunakan teknologi 3D Bespoke Scan.

Teknologi ini memungkinkan setiap karpet dibuat mengikuti kontur lantai kendaraan secara presisi sehingga pemasangannya lebih rapat dan tidak mudah bergeser. Saat ini Otoproject telah memiliki hampir 300 pola kendaraan yang dipasarkan di Indonesia, dan terus menambah model baru sesuai kebutuhan pasar.

Selain presisi, Maxmat Duraliner juga mengusung tiga fitur unggulan.

Pertama, desain custom fit yang mengikuti bentuk lantai mobil. Kedua, material anti-slip yang membantu mencegah karpet bergeser sehingga mengurangi risiko mengganggu pedal gas maupun rem saat berkendara. Ketiga, material anti-bau sehingga kabin tetap nyaman meski kendaraan terparkir di bawah terik matahari.

Material yang digunakan berupa PVC premium heavy-duty dengan karakter kuat, tahan air, mudah dibersihkan, dan memiliki usia pakai lebih lama dibanding karpet konvensional berbahan spons atau busa.

Sebagai bentuk kepercayaan terhadap kualitas produknya, Otoproject bahkan memberikan garansi hingga lima tahun untuk kerusakan seperti sobek atau jahitan yang lepas, selama bukan akibat benda tajam.

Untuk harga, Maxmat Duraliner dipasarkan mulai Rp999.000 untuk mobil dua baris tanpa area kargo. Sementara varian dua baris dengan bagasi atau tiga baris tanpa bagasi dibanderol Rp1.299.000.

Untuk mobil tiga baris lengkap dengan area kargo harganya Rp1.599.000, sedangkan MPV besar dibanderol Rp2.199.000. Adapun versi tertinggi untuk van besar dijual Rp2.599.000. Selama periode peluncuran, Otoproject juga memberikan potongan harga Rp200.000 untuk setiap pembelian Maxmat Duraliner.

Selain Maxmat Duraliner, Otoproject juga tetap menghadirkan lini produk Maxmat 5D Premium, Maxmat 5D Elite, hingga Maxmat 7D Luxeliner yang ditujukan bagi konsumen yang menginginkan perlindungan lantai kabin lebih menyeluruh dengan desain premium. Harga produk-produk ini bervariasi mulai sekitar Rp1,3 jutaan hingga Rp3,3 jutaan, tergantung jenis kendaraan dan konfigurasi karpet yang dipilih.

Melalui peluncuran Maxmat Duraliner, Otoproject menunjukkan komitmennya menghadirkan aksesori otomotif berkualitas tinggi buatan lokal. Dengan kombinasi teknologi, material premium, garansi panjang, serta harga yang kompetitif, produk ini berpotensi menjadi salah satu pilihan menarik bagi pemilik mobil yang ingin menjaga kebersihan sekaligus meningkatkan tampilan interior kendaraannya.

IMX 2025 Tunjukkan Kekuatan Modifikasi Indonesia ke Dunia

Industri modifikasi Indonesia kembali menunjukkan taringnya di kancah internasional. Dalam gelaran IMX 2025: LA Car Meet Up yang berlangsung di kawasan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Los Angeles, puluhan mobil modifikasi karya diaspora Indonesia hadir memukau publik Amerika Serikat. Acara ini sekaligus menjadi titik puncak dari rangkaian IMX 2025 Series yang sebelumnya sukses digelar di Osaka, Semarang, Surabaya, hingga puncaknya di ICE BSD City pada Oktober lalu.

Meski Los Angeles dilanda hujan, antusiasme pecinta otomotif tak surut. Sejak pagi hingga sore, area KJRI LA dipenuhi pemilik mobil custom, builder, hingga car enthusiast lokal. Tidak hanya identik dengan showcase kendaraan, event ini juga menghadirkan live music, undian diecast limited khas IMX, dan berbagai tenant aftermarket serta lifestyle—semuanya memancarkan energi positif dan semangat komunitas otomotif lintas budaya.

Didukung oleh Ikatan Motor Indonesia (IMI), National Modificator & Aftermarket Association (NMAA), dan KJRI LA, IMX 2025 mengusung tema “Unity in Diversity”. Kolaborasi ini membuktikan kekuatan ekosistem modifikasi Indonesia yang makin siap bersaing di pasar global. Hal ini ditegaskan oleh Ketua Umum IMI, Moreno Soeprapto, yang menyampaikan apresiasinya: “IMX telah membuktikan kreativitas dan kualitas industri aftermarket Indonesia di pentas dunia. Ini momentum berharga yang patut kita jaga.”

Selain menjadi ajang showcase, IMX LA Car Meet Up juga mempertemukan brand dan pelaku industri otomotif dari Amerika Serikat, Jepang, dan Indonesia. Sejumlah produk lokal seperti ABCA Coating, Coga Bodykit, Ruchi Vision, hingga Turbo Bastard Wheel mendapat panggung untuk memperkenalkan keunggulan produk aftermarket Tanah Air.

Tak hanya soal mobil, gelaran ini juga menghidupkan diplomasi budaya. Beragam kuliner khas Indonesia seperti pempek, sate, hingga bebek Madura juga turut hadir dalam food bazaar. Para pengunjung internasional pun menikmati pengalaman kultural yang otentik, menjadikan IMX sebagai wadah unik di mana modifikasi bertemu gaya hidup dan kuliner Nusantara.

Andre Mulyadi, Project Director IMX sekaligus Direktur Modifikasi dan Kendaraan Listrik IMI, menegaskan bahwa LA Car Meet Up ini menjadi simbol kuat dari perjalanan industri modifikasi Indonesia menuju kancah global. Sebagai penutup, ia juga mengumumkan bahwa IMX 2026 siap digelar di ICE BSD pada 9–11 Oktober 2026 dengan konsep lebih besar dan atraktif.

Sampai jumpa di IMX 2026!