IMX 2026 Catat Transaksi Rp21 Miliar, Aam Raih Supergiveaway

Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) 2026 menutup penyelenggaraannya dengan capaian positif. Berlangsung selama tiga hari, 9–11 Oktober 2026, di ICE BSD, Tangerang, pameran bertema Next Gen Culture ini mencatat total transaksi mencapai Rp21 miliar.

Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp18 miliar. Kenaikan ini memperlihatkan bahwa industri modifikasi memiliki potensi ekonomi yang semakin besar, tidak hanya melalui penjualan kendaraan, tetapi juga komponen, aksesori, produk lifestyle, hingga koleksi otomotif.

Selama penyelenggaraan, IMX 2026 menarik puluhan ribu pengunjung dari berbagai daerah di Indonesia dan mancanegara. Area pameran yang lebih luas turut menjadi panggung bagi kolaborasi lintas negara, peluncuran produk, serta pertemuan komunitas otomotif.

Salah satu momen yang paling dinantikan adalah pengumuman pemenang Supergiveaway GH Style Toyota Kijang. Nama Aam keluar sebagai pemenang setelah pengundian kupon yang terkumpul selama tiga hari acara.

Aam Menangkan Toyota Kijang GH Style

Program Supergiveaway kembali menjadi daya tarik khas IMX. Tahun ini, penyelenggara berkolaborasi dengan Gofar Hilman untuk menghadirkan Toyota Kijang dengan sentuhan modifikasi GH Style.

Mobil tersebut merupakan interpretasi baru dari Kijang klasik yang dipadukan dengan karakter modifikasi bergaya SUV. Proyek ini melibatkan sejumlah pelaku industri kreatif otomotif lokal.

Pengundian dilakukan dengan pengawasan perwakilan Dinas Sosial dan pihak kepolisian, menurut keterangan penyelenggara. Mekanisme tersebut ditujukan untuk menjaga transparansi dalam penentuan pemenang.

Supergiveaway tidak hanya menjadi hadiah bagi pengunjung. Program ini juga memperlihatkan bagaimana mobil ikonik yang dekat dengan masyarakat Indonesia dapat diolah menjadi karya modifikasi bernilai kreatif.

Builder Dunia hingga Kolektor Diecast Berkumpul

IMX 2026 juga memperkuat daya tarik internasional melalui kehadiran sejumlah nama besar di dunia modifikasi.

Deretan tamu yang hadir antara lain Kei Miura dari Pandem Japan, Hironao Yokomaku dari VeilSide, Takahiro Ueno dari Vertex, Toshiya Ichiraku dari RWB Japan, serta Takahiro Kataoka dari Kuhl Racing.

Panggung internasional tersebut semakin beragam dengan kehadiran pembalap dan drifter perempuan, termasuk Maaya Orido dan Sara Choi.

Sementara itu, penggemar diecast mendapat kesempatan bertemu dengan pelaku industri dan kreator internasional, seperti Manson Cheung dari Hot Wheels dan Glen Chou dari Mini GT.

Sejumlah produk eksklusif turut menjadi incaran kolektor. Di antaranya Mini GT IMX Exclusive Event Car AE86 Keiichi Tsuchiya “Shokunin Green”, Garasi Drift x Musart Lamborghini Murcielago Pairs Set, serta Tarmac Toyota Aristo NOB Vertex.

Kehadiran produk-produk tersebut memperlihatkan bahwa budaya otomotif berkembang melampaui kendaraan ukuran penuh. Diecast, karya seni, dan merchandise kini menjadi bagian dari ekosistem modifikasi yang memiliki penggemarnya sendiri.

IMX Makin Dekat dengan Industri Otomotif

Kesuksesan IMX 2026 juga didukung kolaborasi dengan berbagai mitra industri. Ajang ini mendapat dukungan Ikatan Motor Indonesia (IMI), sementara BCA hadir sebagai Official Banking Partner.

Sejumlah merek otomotif juga berpartisipasi, termasuk Wuling, BYD, Omoda Jaecoo, Toyota, Jetour, dan Daihatsu.

Keterlibatan berbagai merek memperlihatkan bahwa IMX bukan hanya panggung bagi mobil modifikasi. Ajang ini juga menjadi ruang untuk mempertemukan produsen, pelaku usaha, kreator, kolektor, dan komunitas.

Dengan transaksi yang meningkat menjadi Rp21 miliar, IMX 2026 menunjukkan bahwa budaya modifikasi memiliki daya tarik komersial sekaligus kekuatan komunitas.

Tema Next Gen Culture pun terasa relevan. Modifikasi kini bukan semata urusan mengubah tampilan mobil, melainkan bagian dari gaya hidup dan industri kreatif yang terus berkembang.

OMODA & JAECOO Bawa Tren Modifikasi EV ke IMX 2026

Pameran Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) 2026 menjadi panggung bagi OMODA & JAECOO untuk menunjukkan bahwa kendaraan listrik tak hanya menawarkan efisiensi berkendara, tetapi juga ruang untuk mengekspresikan karakter pemiliknya.

Melalui tema “Co-Create Your Character”, OMODA & JAECOO menggandeng National Modificator & Aftermarket Association (NMAA) serta dua kreator lokal, Rebellionik dan 347 Homebreaks. Kolaborasi ini memadukan desain kendaraan, seni visual, dan juga gaya hidup.

OMODA O4 X Rebellionik

OMODA O4 menjadi medium eksplorasi desain bersama Rebellionik. Karakter futuristis dan dinamis kendaraan tersebut dipadukan dengan pendekatan visual yang berani, ekspresif, dan mengikuti perkembangan gaya kontemporer.

Menariknya, pengunjung dapat menyaksikan langsung proses live decal di area pameran. Aktivitas ini memperlihatkan bahwa modifikasi bukan sekadar mengubah tampilan akhir kendaraan, melainkan juga proses menerjemahkan gagasan kreatif menjadi identitas visual yang lebih personal.

Kolaborasi tersebut turut merambah dunia aksesori melalui jam tangan Rebelionik × OMODA. Produk ini tersedia untuk pembelian dan menjadi bagian dari program giveaway digital, memperluas konsep kolaborasi dari kendaraan menuju gaya hidup sehari-hari.

JAECOO J5 EV Mengusung Inspirasi Outdoor

Berbeda dari OMODA O4, JAECOO J5 EV bersama 347 Homebreaks mengambil inspirasi dari gaya hidup luar ruang atau outdoor lifestyle. Pendekatan ini berangkat dari ketertarikan Dendy Darman terhadap aktivitas eksplorasi alam, yang dinilai sejalan dengan karakter JAECOO J5 EV sebagai SUV listrik.

Unit yang ditampilkan di IMX mempertahankan desain eksterior hasil kolaborasi yang sebelumnya diperkenalkan di GIIAS. Kehadirannya memberikan gambaran bagaimana sebuah SUV listrik dapat dipersonalisasi agar lebih mencerminkan selera dan aktivitas penggunanya.

Bagi pemilik kendaraan, pendekatan semacam ini membuka kemungkinan untuk mengembangkan tampilan mobil tanpa harus terpaku pada konfigurasi standar pabrikan.

Modifikasi J5 EV Makin Beragam

Selain menggandeng kreator lokal, OMODA & JAECOO menghadirkan JAECOO J5 EV hasil kolaborasi dengan NMAA. Ubahan pada wrapping, velg, dan ban memperlihatkan bagaimana kombinasi komponen dapat menghasilkan karakter visual yang berbeda.

Pilihan lain hadir melalui JAECOO J5 EV dengan Genuine Body Kit, yang menawarkan tampilan lebih sporty dan premium. Pengunjung pun bisa melihat beberapa pendekatan personalisasi pada model yang sama, mulai dari permainan grafis hingga penggunaan aksesori bodi.

Program co-creation ini sebelumnya juga melibatkan survei pelanggan di IIMS 2026 yang mengumpulkan lebih dari 1.100 responden. Masukan tersebut menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam proses riset dan pengembangan pilihan personalisasi kendaraan.

Modifikasi EV dan Peluang Industri Aftermarket

Menurut Alexander Haimir, Brand Marketing OMODA & JAECOO Indonesia, bertambahnya pengguna JAECOO di Tanah Air, termasuk JAECOO J5 EV, membuka peluang bagi perkembangan modifikasi kendaraan listrik.

Tren ini juga menghadirkan perspektif baru bagi industri aftermarket. Ketika sebagian konsumen mulai beralih ke EV, personalisasi dapat menjadi nilai tambah dalam pengalaman kepemilikan, mulai dari pemilihan tampilan eksterior hingga aksesori yang sesuai kebutuhan.

Meski demikian, modifikasi tetap perlu mempertimbangkan kompatibilitas komponen, kualitas pemasangan, dan aspek keselamatan kendaraan.

Melalui IMX 2026, OMODA & JAECOO mempertemukan produsen, kreator, komunitas, dan pelaku aftermarket dalam satu ruang kolaborasi. Respons pengunjung terhadap berbagai karya tersebut berpotensi menjadi masukan untuk pengembangan personalisasi berikutnya.

Setelah IMX, OMODA & JAECOO juga menjadwalkan International User Summit pada 18–24 Oktober 2026 di Tiongkok. Kegiatan ini akan mengundang pengguna dari berbagai negara untuk mengenal teknologi, filosofi produk, serta memberikan masukan kepada brand.

Langkah tersebut melengkapi pendekatan co-creation yang dibawa ke IMX: bukan hanya menawarkan kendaraan, tetapi juga membuka ruang bagi pengguna untuk ikut membentuk karakter dan pengalaman berkendara mereka.

Wuling Aira ev Jadi Kanvas Kreativitas Kolaborasi Otoproject dan SOVLO

Wuling berkolaborasi dengan Otoproject dan SOVLO untuk menghadirkan unit spesial Wuling Aira ev, pada ajang Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) 2026. Kolaborasi ini memadukan aspek modifikasi, aksesori, dan seni. Sekaligus mengeksplorasi karakter Aira ev sebagai kendaraan yang dapat merefleksikan gaya, serta kebutuhan penggunanya.

“Kolaborasi bersama Otoproject dan SOVLO di IMX 2026 menunjukkan bahwa Wuling Aira ev memiliki ruang yang luas untuk dikembangkan secara kreatif. Melalui kolaborasi ini, kami ingin menghadirkan perspektif baru bahwa kendaraan listrik tidak hanya menawarkan teknologi dan kemudahan mobilitas, tetapi juga dapat menjadi bagian dari gaya hidup serta medium untuk mengekspresikan karakter penggunanya,” kata Ricky Christian, Marketing Director Wuling Motors.

Melalui kolaborasi bersama Otoproject, Wuling Aira ev mendapatkan sejumlah sentuhan modifikasi dan aksesori yang mengedepankan aspek estetika, kenyamanan, serta fungsionalitas. Eksteriornya dilengkapi bodykit, karpet Carmat Maxmat Duraliner, Roofbox Adventure by Otorack, Crossbar Pro by Otorack, penggunaan velg HSR BSI berukuran 14 inci yang dibalut ban Accelera. Termasuk perlindungan wrap mobil dari Autoglaze.

Bagian interiornya dilengkapi Mirror Dashcam Nexus, Bespoke Steering Wheel Cover, Door Lock Absorber, Headrest & Lumbar Cushion by Cicido, Tissue Holder Pro Series, Eyeglasses Clip with Card Holder Luxury Series, hingga Big Cup Holder. Perpaduan berbagai elemen tersebut memberikan tampilan yang lebih atraktif sekaligus mendukung kenyamanan dan kebutuhan pengguna.

“Bersama Wuling, kami mengeksplorasi karakter Aira ev melalui berbagai sentuhan modifikasi dan aksesori yang tidak hanya memperkuat tampilannya, tetapi juga menunjang kenyamanan dan kebutuhan berkendara sehari-hari. Kreasi ini menunjukkan bahwa kendaraan listrik dapat dipersonalisasi sesuai kreativitas dan gaya masing-masing pengguna, tanpa menghilangkan karakter serta fungsi utamanya,” terang Martin, CEO Otoproject.

Sedangkan SOVLO menghadirkan dimensi seni melalui aktivitas live illustration pada bodi Wuling Aira ev, dengan mengusung tema Cerita Yang Tetap Hidup. Karya ini mengangkat elemen-elemen khas Indonesia yang masih ditemui dalam keseharian masyarakat saat ini, kemudian diterjemahkan melalui gaya ilustrasi yang modern, playful, dan youthful.

Warna-warna vibrant dan fresh dengan sentuhan khas Indonesia yang dibuat lebih contemporary turut memperkuat karakter visual karya tersebut. Proses ilustrasi telah dilakukan secara langsung oleh Keluarga Ilustrator Lokal SOVLO yang berkolaborasi dengan Doodle Art Indonesia di booth Wuling. Hasilnya adalah karya yang memadukan cerita dan elemen budaya Indonesia dengan ekspresi visual yang segar dan dekat dengan generasi muda.

“Melalui tema Cerita Yang Tetap Hidup, kami ingin mengangkat berbagai elemen khas Indonesia yang masih dekat dengan keseharian, tetapi menerjemahkannya dengan cara yang lebih fresh dan relevan bagi generasi muda. Melalui Live Illustration ini menjadi cara kami mempertemukan cerita Indonesia dengan dunia otomotif melalui visual yang playful dan contemporary,” tutup Afra Viena, Chief External Relation SOVLO.

MaxDecal 9600 Printable Series Buka Peluang Kreativitas Modifikasi Lebih Luas

MaxDecal kembali menggebrak teknologi vehicle wrap dan pelindung bodi terkini, dengan meluncuran produk anyar 9600 Printable Evolution Wrap Film Series, dalam event IMX 2026, yang berlangsung 9-11 Oktober 2026, di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang.

Keikutsertaan MaxDecal ini menjadi ajang pembuktian inovasi produk lokal berstandar internasional, dalam menjawab kebutuhan para pegiat, studio wrap, hingga modifikator otomotif Tanah Air. Booth MaxDecal di IMX 2026 yang bertemakan Based on View Workshop, dengan menghadirkan suasana bengkel futuristik, sekaligus menampilkan Honda NSX sebagai showcase utama.

Kali ini MaxDecal mengedepankan 9600 Printable Series, sebagai bagian dari lini flagship Evolution Wrap Film. Seri ini dikembangkan secara khusus untuk memberikan ruang kreasi warna yang jauh lebih luas, sekaligus memangkas waktu proses aplikasi dalam mewujudkan rancangan visual kendaraan.

Perluas Ruang Kreativitas Lebih Luas

“Di IMX 2026, kami menghadirkan rilis spesial MaxDecal 9600 Printable Evolution Wrap Film Series sebagai salah satu produk yang menjadi highlight. Keunggulan utamanya adalah hadir dengan karakter printable, seri ini dirancang untuk memberikan ruang kreativitas warna lebih luas, sekaligus proses lebih cepat dalam mewujudkan desain sesuai kebutuhan pelanggan,” tutur Nofian Hendra, Project Director & Research and Development (RnD) MaxDecal.

Kehadiran 9600 Printable Series membuka lebih banyak kemungkinan untuk menghadirkan tampilan kendaraan yang semakin personal, unik, dan presisi sesuai karakter pemiliknya. Untuk memvisualisasikan keunggulan material terbarunya, MaxDecal membawa Honda NSX berkelir silver yang mengedepankan karakter modern, clean, dan premium. Seluruh permukaan bodi mobil ini dibalut penuh menggunakan material 9600 Printable Evolution Wrap Film.

“Mobil ini kami jadikan sebagai salah satu showcase. Untuk memperlihatkan bagaimana material MaxDecal dapat memberikan perubahan visual yang sangat kuat, tanpa menghilangkan karakter asli dari kendaraan,” imbuh Nofian. Melalui tampilan Honda NSX ini, pengunjung dapat menyaksikan secara langsung presisi pengerjaan, ketajaman desain, hingga daya rekat material MaxDecal.

Karakter Berbeda Pada Kendaraan

Melihat tren otomotif saat ini, MaxDecal menilai perkembangan penggunaan sticker dan wrap di Indonesia berkembang sangat pesat. Konsumen kini tidak hanya mencari sekadar perubahan warna, melainkan mengejar unsur personalisasi, desain unik, finishing premium, serta material yang mampu memberikan karakter berbeda pada kendaraan.

“Kami terus melihat peluang untuk memperluas pasar internasional. Tidak hanya fokus pada pasar Indonesia, tetapi juga terus mengeksplorasi pasar-pasar baru di Asia dan kawasan lainnya,” tutup Nofian.

Penta Prima Hadir di IMX 2026, Perkenalkan Paket Cat MUKIDI dan Warna Obsidian Black

Penta Prima kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung perkembangan industri otomotif Indonesia melalui partisipasinya di Indonesia Modification Expo (IMX) 2026. Berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 di Hall ICE BSD, Tangerang, Penta Prima menghadirkan berbagai inovasi produk, program unggulan, serta kolaborasi dengan sejumlah bengkel cat dan body repair ternama.

Mengusung konsep Street Culture, booth Penta Prima dirancang tidak hanya sebagai tempat memperkenalkan produk terbaru, tetapi juga menjadi ruang interaksi bagi komunitas otomotif, pelaku industri, bengkel, builder, hingga pecinta modifikasi kendaraan.

Salah satu program unggulan yang diperkenalkan adalah Paket Cat MUKIDI, singkatan dari Mulus, Kinclong dan Bergaransi. Program ini menjadi solusi pengecatan yang dirancang untuk memberikan hasil berkualitas sekaligus nilai tambah bagi konsumen maupun pelaku usaha bengkel cat dan body repair.

Dalam pelaksanaannya, Penta Prima menggandeng delapan bengkel ternama, yaitu Platinum Motorsport, Performa Autoforia, PolarisWorks, DeepGloss, Delima Auto Paint & Body Repair, King Garage, GG Autoworks, dan Rey’s Motor. Kolaborasi tersebut turut diperkuat oleh PusatSprayGun.com sebagai distributor peralatan spray gun di Indonesia.

Kemeriahan booth Penta Prima juga didukung kolaborasi bersama The Elite Indonesia yang menghadirkan sejumlah karya modifikasi ikonik, di antaranya Estilo Pandem, Honda Jazz GK5, dan Corolla Adhi KZ.

Perkenalkan Warna Obsidian Black dan Aktivitas Street Culture

Penta prima imx 2026
Selain Paket Cat MUKIDI, Penta Prima memanfaatkan IMX 2026 sebagai momentum untuk memperkenalkan warna hitam terbaru, Obsidian Black. Warna tersebut diaplikasikan langsung pada mobil Audi karya Platinum Motorsport yang menjadi salah satu daya tarik utama di booth Penta Prima.

Kehadiran Audi tersebut memperlihatkan penerapan warna dan kualitas finishing Penta Prima pada kendaraan dengan konsep modifikasi berkelas.

Direktur PT Bina Adidaya, Agus Santosa, mengatakan bahwa keikutsertaan Penta Prima di IMX 2026 merupakan upaya perusahaan untuk tumbuh bersama ekosistem otomotif Indonesia.

“Kami ingin IMX 2026 bukan hanya menjadi ajang pamer produk, tetapi menjadi bukti bahwa Penta Prima hadir dan tumbuh bersama ekosistem otomotif Indonesia. Melalui Paket Cat MUKIDI dan kolaborasi dengan berbagai bengkel ternama, kami ingin semakin dekat dengan para pelaku bengkel cat dan body repair di seluruh Indonesia,” ujar Agus.

Menghidupkan semangat Street Culture, Penta Prima turut menghadirkan berbagai aktivitas interaktif bagi pengunjung. Mulai dari pembagian kopi gratis, kompetisi Mobile Legends, hingga permainan 10 Second Challenge yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk memenangkan hadiah uang tunai.

Melalui partisipasi di IMX 2026, Penta Prima menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pertumbuhan industri otomotif nasional. Perusahaan tidak hanya ingin dikenal sebagai produsen cat, tetapi juga sebagai mitra bagi bengkel cat dan body repair di Indonesia.

Kolaborasi dengan bengkel, komunitas, builder, distributor peralatan, serta berbagai pelaku industri menjadi bagian dari strategi Penta Prima untuk memperkuat hubungan dengan ekosistem otomotif di berbagai daerah. Dengan menghadirkan inovasi produk dan program kolaboratif, Penta Prima berharap dapat terus memberikan kontribusi bagi perkembangan industri modifikasi dan layanan pengecatan kendaraan di Tanah Air.

Alfaglos Glasscoat Matte Meluncur di IMX 2026, Ini Inovasinya!!

Tren modifikasi otomotif terus bergerak mengikuti selera pemilik kendaraan. Jika sebelumnya tampilan cat mengilap menjadi pilihan utama, kini finishing matte atau doff juga memiliki tempat tersendiri. Terutama bagi pemilik mobil yang ingin menampilkan karakter lebih tegas, modern, dan berbeda.

Melihat perkembangan tersebut, Alfaglos menghadirkan produk terbarunya, Alfaglos Glasscoat Matte, di ajang Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) 2026. Pameran yang berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 di ICE BSD, Tangerang, ini menjadi panggung bagi pelaku industri aftermarket untuk memperkenalkan inovasi sekaligus menjangkau komunitas modifikasi yang semakin berkembang.

Kehadiran Glasscoat Matte menarik perhatian karena produk pelapis akhir memiliki peran penting dalam menentukan karakter visual kendaraan. Bukan sekadar memberikan warna, lapisan clear coat juga menjadi bagian dari sistem finishing yang perlu disesuaikan dengan kebutuhan proyek, teknik aplikasi, dan hasil akhir yang diinginkan.

Sesuai namanya, Glasscoat Matte ditujukan untuk kebutuhan finishing dengan tampilan matte. Karakter ini memberikan alternatif bagi bengkel pengecatan, modifikator, maupun pemilik kendaraan yang menginginkan penampilan berbeda dari finishing glossy konvensional.

Meski demikian, detail teknis seperti komposisi bahan, rasio pencampuran, waktu pengeringan, ketahanan terhadap goresan, serta harga produk masih perlu mengacu pada lembar spesifikasi resmi Alfaglos. Informasi tersebut penting agar konsumen dan aplikator dapat memahami karakter produk sekaligus menggunakannya sesuai prosedur.

Soal harga, Alfaglos belum mengumumkannya secara resmi namun produk ini akan segera dijual setelah IMX 2026.

Perjalanan Alfaglos sejak 1994

Peluncuran Glasscoat Matte menjadi bagian dari perjalanan panjang Alfaglos di industri pelapisan Indonesia. Merek ini dikembangkan oleh PT Alfatama Inticipta, perusahaan yang resmi berdiri pada 30 November 1994 dan berbasis di wilayah Demak, Jawa Tengah.

Pada awal perjalanannya, Alfaglos dikenal melalui produk Alfaglos Polyester Putty, dempul bodi yang dikembangkan untuk membantu pekerjaan perbaikan kendaraan menjadi lebih praktis. Seiring waktu, portofolionya berkembang mencakup dempul, primer, pelapis akhir, hingga produk pendukung refinishing otomotif.

Salah satu inovasinya adalah Alfaglos BodyLight, dempul polyester ringan yang diperkenalkan sebagai solusi untuk kebutuhan pengerjaan bodi kendaraan. Produk tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan menghadirkan material yang sesuai dengan kebutuhan bengkel modern.

Pada 2024, Alfaglos kembali hadir dalam ekosistem IMX untuk memperkenalkan inovasi produknya. Setahun kemudian, perusahaan membawa Alfaglos Glazing ke IMX 2025. Produk tersebut juga diperkenalkan melalui demonstrasi di Indonesian Custom Show 2025, dengan fokus pada penghalusan permukaan sebelum pengecatan.

Kini, Glasscoat Matte memperluas cerita inovasi tersebut ke ranah finishing. Perkembangan ini relevan dengan industri modifikasi yang semakin memperhatikan detail permukaan, karakter warna, dan konsistensi hasil akhir.

Menjawab kebutuhan modifikasi modern

IMX 2026 mengusung tema Next Gen Culture, mencerminkan perkembangan budaya modifikasi yang semakin kreatif dan terhubung dengan tren global. Bagi Alfaglos, momentum ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan produk kepada pelaku industri sekaligus memperkuat kedekatan dengan komunitas otomotif.

Keberhasilan sebuah finishing matte tentu tidak hanya ditentukan oleh produk pelapis. Persiapan permukaan, kesesuaian sistem cat, teknik penyemprotan, serta kondisi pengeringan turut memengaruhi hasil akhir.

Dengan pengalaman lebih dari tiga dekade, Alfaglos memiliki perjalanan panjang dalam menyediakan solusi pelapisan untuk pasar Indonesia. Kehadiran Glasscoat Matte memperlihatkan arah pengembangan produk yang mengikuti kebutuhan estetika kendaraan masa kini.

Pada akhirnya, inovasi ini bukan hanya soal menghadirkan tampilan doff, melainkan memperluas pilihan bagi konsumen dan bengkel untuk menghasilkan karya modifikasi dengan karakter yang semakin personal. Spesifikasi lengkap dan harga resmi Glasscoat Matte akan menjadi informasi penting berikutnya untuk menilai posisi produk baru ini di pasar otomotif Indonesia.

IMX 2026 Jadi Ajang Pembuktian Kehebatan Cat Spider

Ajang IMX 2026 dimanfaatkan oleh Cat Spider, sebagai automotive refinish produksi PT Anugerah Berkat Cahaya Abadi (ABCA), untuk melakukan kolaborasi masif menggandeng sederet kreator, modifikator top Indonesia dan Jepang, serta workshop ternama. Dalam IMX 2026, booth Cat Spider mengusung tema NextGEN Pit Stop dan mengubah Old Car menjadi New Car.

Di ajang ini Cat Spider juga memperlihatkan secara nyata lompatan teknologi coating buatan Indonesia yang berkualitas, ternyata mampu melampaui standar pabrikan global. Bintang utama di booth pameran Cat Spider adalah hasil kolaborasi bersama rumah modifikasi W2R Carchitect. Kedua pihak secara resmi meluncurkan Honda Accord Cielo ‘Shansokhu’ CD5 Modern Japanese Touring Car Championship (JTCC) Super GT Track Car.

“Khusus di booth pameran, kami menghadirkan unit kolaborasi flagship bersama W2R Carchitect, yaitu Honda Accord Cielo ‘Shansokhu’ dengan fully Spider ABCA Coating Paint Polyurethane (PU), full-system Spider dan Silstar Clear Coat,” kata Sugiarto, Marketing Director PT Anugerah Berkat Cahaya Abadi (ABCA).
Secara harfiah dalam bahasa Jepang, ‘Shansokhu’ bermakna kombinasi tiga warna. Mobil balap trek berdesain wide body alami ini mengalami total repaint dari warna dasar abu-abu menjadi perpaduan Tiga Warna (Tricolor) ikonik: Green, Black, and White.

Ekosistem Produk Unggulan Cat Spider

Teknologi Cat Spider juga menyelimuti berbagai karya modifikator papan atas, seperti Toyota Kijang Rover GH Style milik Gofar Hilman yang menjadi supergiveaway, Toyota Starlet milik Rico Lubis, Daihatsu Ayla V6 Turbo milik Om Mobi, Honda Civic Nouva milik Roy Ricardo, dan banyak lagi. Termasuk karya hasil kerja sama dengan bengkel-bengkel ternama di Tanah Air.

Kualitas pengecatan yang presisi ini mendapatkan apresiasi tinggi William, pemilik W2R Carchitect, yang mengawal langsung proses pengerjaan Shansokhu. “Di IMX 2026 ini, saya dan tim W2R sangat antusias kembali berkolaborasi membangun Shansokhu. Hasil akhirnya luar biasa, presisi warna dan kilau ketahanannya benar-benar melampaui ekspektasi kami,” ungkap William.

Ketahanan dan keindahan visual terpancar berkat ekosistem produk unggulan yang diterapkan secara full-system Spider dan Silstar Clear Coat. Seperti penggunaan Spider Tricolor PU Basecoat (Green, Black, & White) dengan formulasi warna berbasis Polyurethane premium dengan pigmentasi tinggi yang mampu mempertahankan ketajaman warna secara konsisten hingga lebih dari lima tahun.

Babak Baru di Lanskap Modifikasi

Juga penggunaan Silstar Spectra Clear (Top of The Line) sebagai lapisan Ultra High Solid Clear kasta tertinggi yang menghadirkan kilau mendalam, efisiensi maksimal, efek hidrofobik (daun talas), serta Self-Healing Technology yang mampu menyamarkan baret-baret halus secara otomatis, cukup dengan pemaparan panas sinar matahari. Mobil ini juga menggunakan Spider Hi-Grade Putty yakni inovasi dempul yang menghasilkan tekstur dempul yang padat, namun tetap berkarakter halus serta ringan.

Lapisan dasar epoxy primer mengunakan Spider PSEP 4:1 (direct to metal epoxy). Sebab memiliki tekstur halus dengan daya rekat ekstra kuat, langsung ke plat logam kendaraan. Memberikan perlindungan maksimal dari bahaya korosi dan karat. Spider PU Primer 4:1 digunakan sebagai lapisan surfacer berbasis Polyurethane di atas dempul, yang menyajikan pondasi permukaan sempurna dan halus, sebelum pengaplikasian warna utama (basecoat).

Melihat dinamika industri otomotif saat ini, terlihat jelas bahwa lanskap modifikasi cat kendaraan tengah memasuki babak baru yang sangat progresif. Eksplorasi gaya yang dahulu dianggap terlampau ekstrem atau ‘aneh’, kini justru menjadi standar baru estetika otomotif. Cat Spider juga memamerkan ekosistem refinish lengkap, yang dirancang untuk menjawab berbagai kebutuhan kustomisasi kendaraan berstandar internasional.

IMX 2026 Resmi Dibuka, Ekosistem Lengkap Modifikasi dan Lifestyle di Asia Tenggara

Pameran otomotif dan gaya hidup terbesar di Asia Tenggara, Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) 2026, berlangsung ICE BSD City Hall 1-3. Tahun ini, IMX kembali digelar selama tiga hari, mulai 9 hingga 11 Oktober 2026, dengan mengusung tema Next Gen Culture, yang merepresentasikan lahirnya generasi baru dalam industri modifikasi dan lifestyle otomotif Indonesia. Tentunya yang semakin kreatif, progresif, dan terkoneksi dengan perkembangan global.

“IMX 2026 bukan sekadar pameran otomotif, tetapi panggung pembuktian bahwa karya modifikator Indonesia telah berdiri sejajar sekelas builder dunia. Di tahun kesembilan ini, kami menghadirkan para legenda, builder terbaik, brand global, mobil-mobil ikonik, serta kolaborasi internasional dalam satu momentum yang mungkin tidak akan pernah terulang dengan komposisi yang sama,” ujar Andre Mulyadi, Project Director IMX, dalam sambutan pembukaannya.

Ekosistem Lengkap

Dari tahun ke tahun, semakin banyak pelaku usaha kecil yang terlibat, baik sebagai peserta pameran, penyedia jasa, maupun mitra kreatif. Semua ini menunjukkan bahwa IMX adalah ekosistem lengkap. Mulai dari hobi, kreativitas, hingga industri. Di hari pembukaan, dilanjutkan dengan unveiling sejumlah karya mobil modifikasi spektakuler.

Mulai dari World Premiere Drift Bull Lamborghini Murcielago oleh Garasi Drift, Daihatsu Ayla V6 Turbo oleh Motomobi, Toyota Neo86 Result Japan oleh Arief Muhammad, Porsche 964 RWB x Von Dutch, Honda Super Nouva by Roy Ricardo, Suzuki Jimny Anti-Zombie by Deddy Corbuzier, serta BYD Atto 1 Wide Body by Ridwan Hanif.

Cara Mudah Berpeluang Dapat Supergiveaway

IMX 2026 sukses mencatatkan sejarah baru dengan mengdatangkan para maestro dan legenda otomotif dunia, seperti Three JDM Legends (Keiichi Tsuchiya, Nobuteru Taniguchi, dan Max Orido), jajaran builder dan tuner internasional (Kei Miura, Hironao Yokomaku, Takahiro Ueno, Toshiya Ichiraku, Takahiro Kataoka, The Big Mike, dan Musa Musartwork), hingga international motorsport females (Maaya Orido dan Sara Choi).

Selain akan dimanjakan oleh ratusan karya unggulan di area NMAA Ultimate Builder, pengunjung IMX 2026 juga menghadirkan satu unit supergiveaway GH Style Toyota Kijang garapan Gofar Hilman untuk pengunjung yang beruntung. Kupon supergiveaway ini bisa didapatkan dengan dua cara mudah. Yang pertama, membeli tiket masuk (Presale maupun On The Spot) otomatis mendapatkan satu kupon undian. Atau yang kedua, membeli produk resmi Turbo Bastard Wheel (TBW), baik secara online (Tokopedia/Shopee) maupun offline di booth TBW saat pameran juga berhak atas kupon undian.

IMX 2026 “Next Gen Culture” Tinggal Menghitung Hari!

Menjelang penyelenggaraan Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) 2026 pada 9-11 Oktober di ICE BSD City, IMX kembali hadir untuk tahun kesembilan sebagai momentum penting yang menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu barometer industri modifikasi dan lifestyle di Asia Tenggara.

Tahun ini menjadi puncak dari perjalanan gelaran IMX, ditandai dengan hadirnya karya para builder berkelas dunia, kolaborasi internasional, serta deretan brand global yang menunjukkan semakin besarnya skala dan pengakuan terhadap industri modifikasi Indonesia.

Sejak pertama kali digelar pada 2018, IMX secara konsisten menjadi wadah yang mendorong peningkatan kualitas, kreativitas, dan daya saing para modifikator Tanah Air. Tahun ini IMX mengusung tema “Next Gen Culture”, yang merepresentasikan lahirnya generasi baru dalam industri modifikasi dan lifestyle otomotif Indonesia, lebih kreatif, progresif, serta semakin terkoneksi dengan perkembangan global.

Panggung Apresiasi

Semangat tersebut diwujudkan melalui beragam program khas IMX, mulai dari NMAA Ultimate Builder sebagai panggung apresiasi bagi karya builder modifikasi terbaik, area khusus mobil artis dan KOL, hingga IMX Roll of Fame yang akan disajikan spektakuler di akhir acara.

Antusiasme pengunjung juga semakin lengkap dengan hadirnya IMX Supergiveaway GH Style Toyota Kijang , sebuah Toyota Kijang hasil kolaborasi spesial bersama Gofar Hilman dan para modifikator terbaik Indonesia, yang akan menjadi hadiah utama bagi salah satu pengunjung beruntung IMX 2026.

“IMX 2026 bukan sekadar pameran otomotif, tetapi panggung pembuktian bahwa karya modifikator Indonesia telah berdiri sejajar sekelas builder dunia. Di tahun kesembilan ini, kami menghadirkan para legenda, builder terbaik, brand global, mobil-mobil ikonik, serta kolaborasi internasional dalam satu momentum yang mungkin tidak akan pernah terulang dengan komposisi yang sama,” jelas Andre Mulyadi, Project Director IMX.

Babak Baru Dari Industri Modifikasi

“IMX semakin istimewa dengan ditetapkannya subsektor modifikasi otomotif sebagai bagian dari Rindekraf. Pameran ini merupakan babak baru dari industri modifikasi dengan skala dan semangat yang semakin besar. IMX juga menjadi ruang bagi pelaku industri membangun jejaring kemitraan serta membuka akses pasar di dalam dan juga luar negeri,” papar Sabar Norma Megawati, Direktur Arsitektur dan Desain Ekonomi Kreatif.

Memasuki penyelenggaraan tahun ke-9, IMX 2026 kembali membawa warna baru yang membanggakan bagi dunia otomotif Tanah Air dengan sukses mendatangkan para maestro, serta legenda otomotif dari kancah internasional. Tak ketinggalan, IMX 2026 kembali menjadi pusat perhatian dunia lifestyle dan para kolektor, melalui hadirnya diecast skala 1:64 yang dirilis secara eksklusif dan terbatas.

Toyota Kijang Rover 1991 Siap Jadi Supergiveaway IMX 2026

Toyota Kijang Rover 1991 akan kembali mencuri perhatian dengan wajah yang jauh berbeda. Bukan sekadar direstorasi, MPV legendaris tersebut disulap menjadi mobil modifikasi bergaya khas yang siap menjadi Supergiveaway IMX 2026.

Mengusung nama IMX Supergiveaway GH Style Toyota Kijang, proyek ini mempertemukan karakter klasik Kijang dengan sentuhan desain modern dan kreativitas builder Indonesia.

Basis Kijang Rover dipilih karena memiliki hubungan kuat dengan sejarah otomotif Indonesia. Mobil tersebut pernah menjadi bagian dari perjalanan banyak keluarga, sebelum kini mendapatkan kehidupan kedua melalui tangan para modifikator.

Project Director IMX, Andre Mulyadi, mengatakan pemilihan Kijang Rover 1991 menjadi bagian dari upaya menunjukkan kemampuan industri modifikasi lokal.

Menurutnya, proyek ini membuktikan warisan otomotif Indonesia dapat dikembangkan menjadi karya dengan standar pengerjaan tinggi.

Gofar Hilman yang terlibat dalam proyek ini juga memiliki alasan tersendiri. Ia menyebut transformasi dari mobil basis hingga hasil akhirnya menjadi salah satu hal yang membuat proyek tersebut terasa spesial.

Dari Kijang Rover Jadi SUV Bergaya Klasik

Perubahan paling mencolok terlihat dari sektor eksterior. Andre Mulyadi dan Gofar Hilman merancang ulang karakter bodi dengan inspirasi dari SUV legendaris Toyota Land Cruiser.

Sentuhan tersebut menghasilkan siluet yang lebih kokoh dan maskulin. Bodykit custom kemudian memperkuat identitas GH Style pada mobil ini.

Permainan warna menjadi bagian penting dari keseluruhan tampilan. Wetgloss menangani pengerjaan paintwork dengan tingkat presisi tinggi.

Menariknya, proyek ini turut menggunakan cat lokal ABCA. Material tersebut dipilih untuk menghasilkan lapisan akhir yang tajam sekaligus memperlihatkan kualitas produk dalam negeri.

Elemen unik lainnya hadir melalui penggunaan stiker motif kayu dari Avery Dennison. Bukan sekadar tempelan dekoratif, material tersebut memiliki tekstur yang dirancang mengikuti karakter motif kayu.

Hasilnya memberikan nuansa klasik yang berpadu dengan konsep modifikasi modern. Kijang Rover pun seperti mengenakan pakaian baru tanpa sepenuhnya meninggalkan identitas masa lalunya.

Kabin Dibuat Lebih Berkelas

Perubahan kemudian berlanjut ke dalam kabin. Ferri dari Ferari Jok Cibubur dipercaya menggarap sektor interior.

Kabin Kijang Rover mendapatkan sentuhan baru untuk menciptakan suasana yang lebih elegan dan premium. Detail pengerjaan diarahkan agar interior mampu mengikuti karakter eksterior yang sudah berubah total.

Kolaborasi berbagai spesialis tersebut membuat mobil ini menjadi proyek lintas keahlian. Mulai desain, bodykit, pengecatan, kelir eksterior, hingga interior digarap oleh talenta berbeda.

Cara Mendapatkan Supergiveaway

Mobil modifikasi ini nantinya menjadi salah satu daya tarik utama IMX 2026. Pengunjung dapat memperoleh kupon Supergiveaway melalui pembelian tiket IMX 2026.

Setiap pembelian tiket, baik presale maupun on the spot, mendapatkan satu kupon yang akan diundi langsung di panggung utama.

Kesempatan lain tersedia melalui pembelian merchandise resmi Turbo Bastard Wheel (TBW). Merchandise dapat dibeli secara online melalui official store TBW di Tokopedia atau Shopee, maupun secara langsung di booth TBW selama IMX berlangsung.

Untuk pembelian online, peserta tidak diwajibkan hadir di lokasi IMX 2026.

Legalitas Program Supergiveaway

Menurut informasi penyelenggara, program IMX Supergiveaway GH Style Toyota Kijang merupakan program resmi yang disebut telah didaftarkan kepada Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Penyelenggara mencantumkan Nomor Registrasi 0743/07-2026 untuk program tersebut. Informasi mengenai legalitas dan penyelenggaraan program tersebut menjadi bagian dari ketentuan resmi Supergiveaway IMX 2026.

Peserta tetap disarankan membaca syarat dan ketentuan program secara lengkap, termasuk mekanisme pengundian, ketentuan kepesertaan, serta informasi lain yang ditetapkan oleh penyelenggara.

Program Supergiveaway ini disebut telah terdaftar dengan No. Registrasi 0743/07-2026 dan berada dalam pengawasan dinas terkait serta Kementerian Sosial Republik Indonesia.

IMX 2026 sendiri akan berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 di ICE BSD. Tentu Kijang Rover 1991 ini akan menjadi salah satu karya unik yang menunjukkan bahwa mobil klasik masih bisa menemukan panggung baru.

 

JAECOO J5 EV Genuine Body Kit, Lahir dari Program Co-Creation

JAECOO J5 EV Genuine Body Kit Lahir dari Suara Pemilik, Buktikan Modifikasi Bisa Berawal dari Co-Creation

Modifikasi mobil biasanya dimulai dari garasi, bengkel, atau ide pemilik yang ingin membuat kendaraannya tampil berbeda. Namun, JAECOO mencoba memulai perjalanan tersebut dari tempat yang berbeda: suara pelanggan.

JAECOO Indonesia akhirnya memperkenalkan JAECOO J5 EV Genuine Body Kit, aksesori resmi yang lahir dari program J5 EV Co-Creation di ajang IIMS 2026 lalu.

Produk ini sebelumnya diperkenalkan sebagai bagian dari bundling JAECOO J5 EV di GIIAS 2026. Untuk saat ini, Genuine Body Kit tersebut belum tersedia untuk pembelian secara terpisah.

Kehadirannya menjadi contoh bagaimana masukan para pemilik dapat bergerak dari sekadar percakapan menjadi produk yang bisa disentuh dan digunakan.

Dari Suara Pelanggan Menjadi Produk

Perjalanan tersebut bermula dari program J5 EV Co-Creation. JAECOO mengumpulkan pandangan pelanggan mengenai berbagai aspek personalisasi kendaraan.

Program serupa sebelumnya dikembangkan secara global melalui International User Summit di Wuhu, China, pada Oktober 2025.

Sebanyak 1.126 calon pelanggan dan pemilik J5 EV memberikan masukan. Mereka membicarakan desain body kit, warna atap, panel instrumen, hingga kombinasi pelek dan ban.

Hasilnya memperlihatkan dua karakter yang paling banyak diasosiasikan dengan J5 EV, yakni sporty dan premium.

Masukan tersebut kemudian menjadi salah satu pertimbangan dalam pengembangan Genuine Body Kit.

Dengan pendekatan ini, JAECOO ingin membuat proses personalisasi terasa lebih dekat. Pelanggan bukan hanya menjadi pengguna akhir, tetapi ikut memberi warna dalam perjalanan sebuah produk.

Seratus J5 EV, Seratus Cerita

Semangat ini kemudian dibawa ke JAECOO Weekend Drive: J5 EV Co-Creation, JAECOO Genuine for You.

Acara yang berlangsung pada Sabtu, (26/26) di The Terrace, Gatot Subroto, Jakarta, mempertemukan sekitar 100 JAECOO J5 EV milik pelanggan.

Setiap kendaraan hadir dengan interpretasi berbeda. Ada yang mengejar tampilan sporty, ada pula yang bermain pada detail untuk mempertegas karakter personal.

Di sinilah J5 EV tidak lagi sekadar kendaraan listrik. Mobil berubah menjadi kanvas bergerak bagi pemiliknya. JAECOO juga menyerahkan Genuine Body Kit kepada 10 pelanggan J5 EV.

Rangkaian acara turut menghadirkan talk show bersama National Modificator & Aftermarket Association (NMAA). Pembahasannya menyoroti perkembangan budaya modifikasi dan kendaraan sebagai medium ekspresi pemilik.

Bukan Sekadar Body Kit

Brand Manager OMODA JAECOO Indonesia, Alexander Haimir, mengatakan personalisasi menjadi bagian dari perjalanan pelanggan bersama JAECOO.

Menurutnya, J5 EV memberikan ruang untuk mengekspresikan karakter. Sementara program Co-Creation membuka kesempatan agar suara pelanggan ikut masuk dalam perjalanan pengembangan produk.

Semangat “JAECOO Genuine for You” juga akan berlanjut melalui program apresiasi pelanggan.

Menjelang satu tahun perjalanan J5 EV di Indonesia, JAECOO memberikan teaser J5 EV Anniversary Program. Program ini nantinya mencakup free software update, free comprehensive check, serta free pick-up & drop-off services. Detail program ini akan diumumkan kemudian.

Aktivitas ini juga menjadi bagian dari perjalanan JAECOO menuju IMX 2026. Komunitas J5 EV akan kembali menjadi bagian penting dalam cerita tersebut.

Bagi JAECOO, masa depan sebuah mobil tidak selalu ditentukan hanya dari apa yang dibuat pabrikan. Kadang, karakter terbaik justru muncul ketika pabrikan mau mendengarkan pemiliknya.

IMX 2026 Siap Bawa Underground Drift ke Basement ICE BSD

Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) 2026 menghadirkan kejutan berbeda tahun ini. Untuk pertama kalinya, aksi drifting internasional digelar di area basement ICE BSD.

Lewat konsep Underground Drift, pengunjung bisa menyaksikan langsung aksi para legenda drifting dunia. Ajang ini berlangsung Sabtu, 10 Oktober 2026, mulai pukul 19.00 hingga 21.00 WIB.

Lokasinya berada di Hall 1–2 ICE BSD Basement. Konsep ini menjadi salah satu sajian paling ekstrem dalam IMX 2026 “Next Gen Culture”.

Nama besar dari Jepang menjadi daya tarik utama. Salah satunya adalah Keiichi Tsuchiya, sosok yang dikenal luas sebagai “Drift King”.

Selain Tsuchiya, IMX juga menghadirkan pembalap profesional Nobuteru Taniguchi. Founder Vertex, Takahiro Ueno, turut ambil bagian dalam pertunjukan tersebut.

Ketiganya akan berkolaborasi dengan sejumlah drifter Indonesia. Mereka antara lain Dipo Garasi Drift, Kingston, Anindita Hidayat, dan Danny Ferdito.

Kombinasi tersebut membuat Underground Drift bukan sekadar pertunjukan otomotif. Ajang ini menjadi pertemuan budaya drifting Jepang dengan talenta lokal.

Drift di Basement, Sensasi Berbeda di IMX 2026

Konsep drifting di basement memberikan pengalaman yang berbeda bagi pengunjung. Raungan mesin dan aksi mobil drift akan berlangsung dalam ruang tertutup.

Atmosfer tersebut mengingatkan pada adegan drifting di film bertema otomotif. Bedanya, kali ini pengunjung IMX dapat menyaksikannya secara langsung.

Sejumlah mobil ikonik juga berpotensi hadir. Nama seperti Toyota AE86 dan Nissan Silvia S15 menjadi bagian yang paling dinantikan.

Tidak kalah menarik, supercar Drift Bull Lamborghini Murcielago disebut akan menjalani world premiere di IMX 2026.

Andre Mulyadi, Project Director IMX, menyebut Underground Drift sebagai kejutan spesial tahun ini. Menurutnya, kesempatan melihat legenda drift Jepang bersama drifter Indonesia menjadi momen bersejarah.

Tidak Perlu Tiket Tambahan

IMX 2026 sendiri berlangsung pada 9–11 Oktober di Hall 1, 2, dan 3 ICE BSD. Pengunjung yang sudah memiliki tiket masuk IMX dapat menyaksikan Underground Drift tanpa tiket tambahan.

Namun, akses menuju basement akan dibatasi sesuai kapasitas. Pembatasan tersebut diterapkan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan penonton.

Tiket IMX 2026 tersedia secara daring melalui situs resmi IMX Tixen. Tiket juga dapat dibeli langsung di lokasi acara.

Selain Underground Drift, IMX 2026 mendapat dukungan Ikatan Motor Indonesia (IMI). Pameran ini juga melibatkan berbagai mitra industri otomotif dan lifestyle.

BCA hadir sebagai Official Banking Partner. Sementara ABCA, Hot Wheels, NIXX, Warna Warni, dan Racing Fire Killer menjadi Co-Sponsor.

Sejumlah merek kendaraan juga dipastikan meramaikan pameran. Di antaranya Wuling, BYD, Jaecoo, Toyota, Jetour, dan Daihatsu.

Dengan hadirnya Underground Drift, IMX 2026 tidak hanya menjadi tempat memamerkan modifikasi. Event ini juga membawa pengalaman motorsport internasional langsung ke hadapan pengunjung.

Dua Legenda Modifikasi Jepang Siap Hadir di IMX 2026

IMX 2026 bakal menjadi panggung istimewa bagi pencinta modifikasi Indonesia. Dua nama besar dari Jepang dipastikan hadir dalam gelaran tahun ini. Mereka adalah Hironao Yokomaku, pendiri VeilSide, dan Kei Miura, sosok di balik TRA Kyoto, Pandem, serta Rocket Bunny.

Keduanya memiliki karakter desain berbeda. Namun, pengaruh mereka terhadap kultur modifikasi dunia sama-sama sangat besar.

Ajang IMX 2026 akan mengusung tema “Next Gen Culture”. Acara ini akan segera digelar di Hall 1, 2, dan 3 ICE BSD pada 9–11 Oktober 2026 mendatang. Tentunya, kehadiran dua maestro ini menjadi kesempatan langka bagi builder, kolektor, dan penggemar otomotif Tanah Air.

Hironao Yokomaku, Otak di Balik VeilSide

Hironao Yokomaku mendirikan VeilSide pada tahun 1990 silam. Nama ini diambil dari permainan arti kata nama belakangnya (Yoko = Side, Maku = Veil)

Kecintaannya terhadap kecepatan menjadi fondasi perjalanan VeilSide. Pada era 1990-an, Yokomaku bahkan mencatat sejumlah rekor drag race dan top speed Jepang. Salah satu pencapaiannya adalah catatan 0–300 km/jam dalam 13,72 detik. Rekor tersebut diraih menggunakan R-1 StreetDrag R32 Skyline.

Namun, VeilSide tidak hanya berbicara mengenai performa. Yokomaku memperkenalkan konsep complete package dalam membangun sebuah mobil.

Menurut pendekatan tersebut, performa mesin harus seimbang dengan handling dan desain aerodinamika.

VeilSide Mendunia Lewat Fast & Furious

Nama VeilSide semakin dikenal setelah karya Yokomaku masuk industri film Hollywood. Beberapa mobil ikonik dalam franchise Fast & Furious menggunakan sentuhan VeilSide. Salah satunya Mazda RX-7 merah yang tampil dalam film pertama.

VeilSide juga menggarap Honda S2000 milik Suki di 2 Fast 2 Furious. Mazda RX-7 Fortune yang digunakan Han dalam Tokyo Drift bahkan menjadi salah satu karya paling dikenali.

Hingga kini, Yokomaku tetap aktif melahirkan proyek baru. Salah satunya adalah lini mobil mewah kustom PREMIER4509LIMITED.

Kei Miura Membawa Revolusi Widebody

Jika Yokomaku dikenal melalui VeilSide, Kei Miura punya pengaruh besar melalui TRA Kyoto. Miura mengembangkan bahasa desain widebody yang kemudian melahirkan nama besar Pandem dan Rocket Bunny.

Perjalanannya juga tidak biasa. Sebelum dikenal sebagai desainer, Miura pernah bekerja sebagai kontraktor di Tokyo Disneyland. Dari sana, ia mengenal teknologi CAD. Pengalaman tersebut kemudian dikombinasikan dengan pemindaian 3D laser dan mesin CNC multi-axis.

Tahun 2010 menjadi titik penting dalam kariernya. Nissan S13 hasil karyanya membawa inspirasi NASCAR era 1980-an ke dunia modifikasi jalanan.

Box fenders, overfender lebar, dan ducktail menjadi ciri yang kemudian melekat pada desainnya.

Dua Gaya, Satu Pengaruh Besar

Miura mengembangkan desain berdasarkan kultur otomotif Kyushu. Ia memadukan estetika retro dengan karakter motorsport seperti Time Attack dan Group B Rally.

Katalog TRA Kyoto kini juga semakin luas. Berbagai mobil Jepang, Eropa, muscle car, hingga kendaraan niaga telah mendapat sentuhannya. Di Indonesia, karya Pandem dan Rocket Bunny juga semakin populer. Toyota GR Yaris Pandem “Mad Taxi” menjadi salah satu contohnya.

Kini, dua sosok yang membentuk wajah modifikasi modern tersebut akan hadir di IMX 2026.

Bagi Andre Mulyadi selaku Project Director IMX, kehadiran Yokomaku dan Miura menjadi bukti meningkatnya perhatian dunia terhadap industri modifikasi Indonesia.

IMX 2026 akhirnya bukan hanya tempat memamerkan mobil modifikasi. Gelaran ini menjadi ruang bertemunya dua legenda dunia dengan komunitas otomotif Tanah Air.

 

Hot Wheels Convention Car 2026 Siap Diserbu di IMX 2026

Mattel, Inc., secara resmi mengumumkan hadirnya ajang bergengsi Hot Wheels Collectors Convention 2026 yang akan berlangsung di Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) 2026 pada 9-11 Oktober 2026 di Hall 1, 2, dan 3 ICE BSD, Tangerang.

Masyarakat dan para penggemar otomotif berkesempatan menyaksikan secara langsung wujud skala asli 1:1 mobil Hot Wheels Convention Car 2026, Nissan Skyline GTR V-Spec II dalam acara Pre-Event Hot Wheels Indonesia Collectors Convention 2026 yang berlangsung pada 14–30 Agustus 2026 di Atrium Bintaro Jaya Xchange Mall 2 (BXc Mall 2), Tangerang Selatan.

Ajang perkenalan perdana ini dihadirkan untuk menyapa para penggemar Hot Wheels, sekaligus merayakan peluncuran Convention Car 2026 bermotif budaya Indonesia dalam sebuah wadah kebersamaan komunitas.

Hot Wheels Convention Car merupakan agenda Hot Wheels Asia Pasifik, yang dihadirkan sangat terbatas di enam negara: Malaysia, Australia, Filipina, China, Singapura dan Indonesia. Seluruh seri setiap negara identik dengan diecast yang sama, akan tetapi memiliki design blister yang berbeda sesuai dengan ikonik dari masing-masing negara.

Hot Wheels Convention Car 2026 di Indonesia sendiri bakal hadir di IMX 2026 ekslusif menghadap kanan, serta hadap kiri. Keduanya bisa didapatkan melalui dua jalur utama: eksklusif pada sesi Hot Wheels Collectors Convention Dinner yang berlangsung di Hotel Trembesi BSD pada 8 Oktober, atau selama gelaran acara puncak IMX 2026 9-11 Oktober di booth Hot Wheels.

Pada blister edisi Indonesia, Mattel menyematkan sentuhan ornamen motif Batik khas Indonesia yang tervisual secara ikonik. Kehadiran motif batik ini memberikan nilai estetika budaya Indonesia yang sangat kuat, artistik, dan eksklusif. Nilai keunggulan tersebut semakin dipertegas oleh desain grafis dan angle mobil pada kemasan milik Indonesia dengan angle ¾ tampak depan sempurna. Visualisasi BNR34 dari sudut terbaik milik Indonesia ini disinyalir akan menjadi incaran kolektor seluruh Dunia.

Setiap pengunjung yang ingin membeli Hot Wheels Collectors Convention bisa membeli tiket IMX 2026 di platform tixen.id. Pengunjung dengan minimum pembelanjaan Rp 1 juta dalam satu transaksi berhak mendapatkan satu kesempatan untuk membeli Hot Wheels Convention Car. Kesempatan pembelian berlaku untuk setiap kelipatan Rp 1 juta, dengan maksimum pembelanjaan yang diperhitungkan sebesar Rp 5 juta dalam satu transaksi.

Setelah menyelesaikan transaksi, pengunjung yang memenuhi syarat dan ingin membeli Hot Wheels Convention Car dapat mengunjungi Redemption Booth dengan menunjukkan bukti pembelanjaan yang valid.

Pengunjung yang memenuhi syarat akan mengikuti pengundian untuk menentukan varian Hot Wheels Convention Car yang dapat dibeli, yaitu Right Facing (menghadap kanan) atau Left Facing (menghadap kiri). Pengunjung kemudian dapat membeli Hot Wheels Convention Car dengan varian yang didapat dengan nominal Rp 1 juta. Hot Wheels Convention Car tersedia dalam jumlah terbatas dan hanya berlaku selama persediaan masih ada.

“IMX kali kedua dipercaya Mattel global untuk menjadi tuan rumah Hot Wheels Collector Convention, ini menjadi bukti bahwa industri otomotif dan lifestyle bisa berjalan seiring dan saling mendukung. Hal ini merupakan daya tarik serta kekuatan dimana IMX menjadi poros pameran otomotif dan lifestyle culture di Asia,” jelas Andre Mulyadi, Project Director IMX.

“Kami sangat senang dapat kembali berkolaborasi dengan IMX untuk menghadirkan Hot Wheels Collectors Convention 2026 di Indonesia. Tahun ini terasa semakin istimewa dengan hadirnya Nissan Skyline GT-R V-Spec II (BNR34) sebagai Hot Wheels Convention Car 2026, dengan desain kemasan eksklusif yang menghadirkan sentuhan budaya Indonesia,” ujar Libby McEniry, Director Marketing Activations Asia Pacific, Mattel.

Setelah rangkaian pre-event, puncak acara IMX 2026 Next Gen Culture akan resmi diselenggarakan pada 9-11 Oktober 2026 di Hall 1, 2, dan 3 ICE BSD City, Tangerang. Penjualan tiket bisa diakses melalui situs tixen.id. Pengunjung yang belum berkesempatan membeli tiket secara online juga tidak perlu khawatir, karena tiket On The Spot (OTS) tetap akan tersedia di lokasi pameran.

Sebagai bentuk kepedulian sosial dalam rangkaian acara ini, sebagian hasil lelang yang terkumpul pada sesi Hot Wheels Collectors Convention Dinner pada 8 Oktober, nantinya akan disumbangkan kepada NGO Save The Children guna mendukung program pendidikan bagi anak-anak di Sumba.

Keiichi Tsuchiya, Sang Drift King Dipastikan Hadir di IMX 2026

Dunia modifikasi dan motorsport Indonesia bakal kedatangan tamu istimewa pada ajang Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) 2026 “Next Gen Culture”. Sosok legendaris dunia drifting, Keiichi Tsuchiya, dipastikan hadir sebagai salah satu bintang utama dalam pameran otomotif terbesar di Indonesia tersebut yang akan berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 di ICE BSD City, Tangerang.

Kehadiran pria yang dijuluki Drift King itu menjadi kabar menggembirakan bagi para pecinta otomotif Tanah Air. Tsuchiya dikenal sebagai sosok yang mempopulerkan teknik drifting modern menggunakan Toyota AE86 Sprinter Trueno hingga menjadi fenomena global.

Berawal Balap Liar Hingga Legenda Dunia

Nama Keiichi Tsuchiya tidak lahir dari lintasan balap profesional. Sebelum dikenal dunia, ia mengasah kemampuan mengendalikan mobil melalui jalan pegunungan Jepang atau touge.

Karier balap profesionalnya dimulai pada 1977 lewat ajang Fuji Freshman Series. Namun gaya mengemudi agresif dan teknik oversteer yang ia tampilkan membuat namanya semakin populer di kalangan komunitas otomotif Jepang.

Popularitasnya semakin mendunia setelah merilis video legendaris Pluspy pada 1987 yang memperlihatkan aksi drifting di jalan pegunungan Jepang. Video tersebut menjadi salah satu tonggak lahirnya budaya drifting modern yang kini berkembang di berbagai negara.

Prestasi Tsuchiya di dunia balap pun tidak bisa dipandang sebelah mata. Ia pernah menjadi juara Formula Mirage 1990, finis runner-up Suzuka 1000 km 1994, dua kali juara kelas di ajang 24 Hours of Le Mans pada 1995 dan 1999, serta menjadi runner-up All Japan GT Championship musim 2001.

Setelah pensiun dari dunia balap profesional pada 2004, Tsuchiya tetap aktif sebagai Team Director tim ARTA, juri D1 Grand Prix, konsultan anime Initial D, hingga tampil sebagai cameo dalam film The Fast and The Furious: Tokyo Drift.

Siapkan Kejutan Khusus di IMX 2026

Tak sekadar hadir menyapa penggemar, Keiichi Tsuchiya mengungkapkan dirinya tengah menyiapkan sebuah proyek spesial yang hanya akan diperlihatkan pada IMX 2026.

“Saya siap hadir kembali di IMX 2026. Saya masih merahasiakan apa saja yang nanti saya hadirkan di IMX 2026. Tunggu kejutannya dari saya,” ujar Keiichi Tsuchiya.

Project Director IMX, Andre Mulyadi, menilai kehadiran sang Drift King menjadi salah satu momen penting bagi perkembangan industri modifikasi nasional.

Menurutnya, IMX ingin menghadirkan lebih banyak kolaborasi internasional sehingga builder dan modifikator Indonesia dapat belajar langsung dari tokoh-tokoh otomotif dunia.

Presale 3 Resmi Dibuka

Bersamaan dengan pengumuman kehadiran Keiichi Tsuchiya, panitia juga membuka penjualan tiket Presale 3 yang menjadi kesempatan terakhir mendapatkan harga spesial sebelum memasuki harga normal.

Kategori tiket yang tersedia meliputi:

Daily Pass Regular
Jumat (9 Oktober): Rp85.000
Sabtu (10 Oktober): Rp100.000
Minggu (11 Oktober): Rp100.000
3 Days Pass Regular: Rp275.000
3 Days Pass Fastlane VIP: Rp1.000.000

Pemegang tiket VIP akan memperoleh berbagai keuntungan seperti akses masuk lebih awal, jalur penukaran khusus, kaos edisi terbatas IMX, collectible pin, raffle coupon, hingga kesempatan mengikuti IMX Supergiveaway.

Selain menghadirkan Keiichi Tsuchiya, IMX 2026 juga akan diramaikan berbagai program unggulan seperti NMAA Ultimate Builder, IMX Drift Club Underground, peluncuran produk aftermarket terbaru, mobil-mobil modifikasi eksklusif, komunitas otomotif, hingga undian IMX Supergiveaway Car.

Berbagai merek otomotif seperti Wuling, Toyota, Jetour, GWM, Daihatsu, serta sejumlah brand aftermarket nasional maupun internasional dipastikan ikut berpartisipasi dalam ajang tersebut.

Dengan skala penyelenggaraan yang semakin besar setiap tahunnya, IMX 2026 diproyeksikan menjadi salah satu festival modifikasi paling bergengsi di Asia Tenggara sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat kreativitas industri modifikasi otomotif kawasan.

Cat ABCA Spider dan NMAA Boyong Toyota 86 Harmony of Waves di OAM 2026

Cat Spider, brand automotive refinish hasil produksi PT Anugerah Berkat Cahaya Abadi (ABCA), kembali mengikuti pameran Osaka Auto Messe (OAM) 2026, untuk yang kedua kalinya. Pada event modifikasi otomotif terbesar di Jepang pada 13 – 15 Februari 2026, ABCA Spider berkolaborasi dengan National Modificator & Aftermarket Association (NMAA), dengan menampilkan modifikasi Toyota 86 bertema Harmony of Waves.

Toyota 86 Harmony of Waves di event OAM 2026 menjadi unit modifikasi ikonik, yang dirancang khusus untuk mewakili Indonesia. Tampil mencolok dengan balutan livery yang merepresentasikan dua budaya besar: Harmony of Waves simbol ombak Ukiyo-e khas Jepang, dan corak Mega Mendung khas Cirebon, Indonesia.

Laut merupakan simbol energi, ketenangan, dan koneksi lintas budaya. Biru menggambarkan kehangatan dua budaya, persahabatan, dan cinta terhadap keindahan. Sekaligus menjadi warna yang kuat di Japanese car culture modern.
Keduanya menggambarkan harmoni dua elemen yang selalu bergerak dan berubah, namun selaras, seperti hubungan dua budaya yang saling menginspirasi.

Pakai Teknik Lukis Tangan

Menariknya, 90 persen dari tampilan livery tersebut dibuat langsung menggunakan teknik lukis tangan (hand-painted), bukan menggunakan stiker atau decal. Mobil milik Thio Daniel yang diberi nama ‘Milly’ ini bukan sekadar pameran visual, melainkan etalase berjalan bagi kualitas produk aftermarket lokal Indonesia. Produk yang kini siap berkompetisi dengan brand global di pasar Jepang.

“Kami menggunakan Spider Polyurethane Striping and Lettering Paint yang dibalut dengan Silstar SpectraClear 2:1. Produk Pinstrip Spider ini didesain khusus untuk pekerjaan seni seperti kuas atau air-brush. Kami memformulasikannya agar para penggiat seni otomotif kita tidak lagi bergantung pada produk luar negeri,” kata Sugiarto, Marketing Director PT ABCA.

Tidak hanya soal estetika, PT ABCA juga menonjolkan keunggulan teknis dari Clearcoat Spectra Silstar yang memiliki self-healing technology. Teknologi ini memungkinkan baret-baret halus pada bodi mobil hilang dengan sendirinya saat terkena panas matahari.

Mau Tembus Pasar Jepang

“Cat Pinstrip Spider berbahan dasar Polyurethane, sehingga warna lebih cerah dan tidak mudah pudar dibandingkan cat enamel biasa. Ditambah balutan Clear Spectra yang memberikan efek ‘daging tebal’ dan tampilan ‘becek’ yang abadi, serta terlindungi maksimal. Proyek mahakarya ini kami rampungkan dalam waktu yang sangat singkat, hanya sekitar satu mingguan,” imbuhnya.

Keikutsertaan PT ABCA di OAM 2026 merupakan seri pembuka dari rangkaian Road to Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) 2026 yang akan digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) Bumi Serpong Damai (BSD) pada Oktober 2026 mendatang. Selain memamerkan lini produk lengkap mulai dari dempul, thinner, hingga coloured chrome, PT ABCA juga membawa misi bisnis yang strategis.

“Tujuan kami bersama IMX adalah memajukan nama Indonesia di ranah internasional. Kami juga ingin bertemu dengan mitra lokal (local partner) yang tepat, baik untuk pasar Jepang maupun negara lainnya. Kami ingin produk Spider lebih dikenal dan dipercaya secara global,” tukas Sugiarto.

Ajang OAM selalu dinanti karena dikenal sebagai panggungnya mobil-mobil modifikasi terbaik seantero Jepang, mulai dari karya automaker, bengkel modifikasi, hingga brand aftermarket ternama. Ini adalah ajang global untuk memamerkan modifikasi otomotif Indonesia di panggung internasional.

Melalui ajang ini, PT ABCA membuktikan bahwa inovasi kimia otomotif dari Indonesia telah sejajar dengan standar tinggi di level internasional. Sekaligus menjadi jembatan bagi para builder lokal untuk berani tampil di pasar global. Kehadiran Cat Spider di OAM 2026 juga semakin menancapkan kiprahnya di panggung modifikasi kelas dunia.

IMX 2026 Kawal Era Baru Modifikasi Indonesia

Seiring dengan tahun ke-9 perjalanannya, Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) memperkuat posisinya sebagai pionir pameran modifikasi dan gaya hidup terbesar di Asia Tenggara. Melalui seremoni Kick-Off resmi yang digelar 20 Januari lalu, IMX 2026 memperkenalkan visi terbarunya yang bertajuk Next Gen Culture.

Pemilihan tema ini bukanlah tanpa alasan. Sebab IMX 2026 menangkap esensi pergeseran industri otomotif yang semakin sarat aspek digital, prinsip keberlanjutan (sustainability), serta kuatnya kreativitas generasi muda. Fokus utama tahun ini adalah merangkul milenial dan Gen Z, sebagai tulang punggung masa depan dalam industri kreatif.

IMX berkomitmen menjadi jembatan regenerasi. Transfer pengetahuan dan inspirasi antara pakar industri senior dengan talenta muda, terjadi secara organik untuk menjaga ekosistem otomotif nasional tetap relevan.

Bakal Pakai Tiga Hall ICE

Puncak kemeriahan IMX 2026 Next Gen Culture akan diselenggarakan pada 9-11 Oktober 2026. Untuk pertama kalinya, pameran ini akan berekspansi secara masif dengan menempati Hall 1, 2, dan 3 di Indonesia Convention & Exhibition (ICE), BSD City.

“Kementerian Ekonomi Kreatif sangat mendukung sekali gelaran IMX. Karena dalam modifikasi membutuhkan banyak tenaga kerja, mulai dari pengecatan, hingga pengerjaan modifikasi lainnya,” kata Sabar Norma Megawati Panjaitan, Direktur Arsitektur dan Desain Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif.

“Ekspansi IMX 2026 yang diselenggarakan di tiga Hall ICE BSD merupakan penanda penting bahwa industri modifikasi Indonesia sudah berkembang menjadi ekonomi kreatif yang matang, inklusif, dan berdaya saing tinggi. Kegiatan ini bukan sekedar pameran, melainkan sebuah gerakan industri yang mendorong pertumbuhan inovasi serta kolaborasi lintas sektor,“ imbuh Ronny Ahmad Nurudin, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung.

Ekosistem Terintegrasi

“Melalui Next Gen Culture, kami ingin memastikan bahwa semangat modifikasi diwariskan dengan cara yang lebih modern dan adaptif. IMX 2026 adalah panggung pembuktian bagi kreator lokal bahwa karya mereka memiliki standar teknologi masa depan yang siap bersaing di level internasional,” tukas Andre Mulyadi, Project Director IMX.

Road to IMX 2026: Strategi Globalisasi
Rangkaian perjalanan menuju acara puncak dimulai sejak Januari 2026. Momen ini menjadi kesempatan strategis bagi brand, manufaktur mobil, dan industri aftermarket untuk mengamankan lokasi booth di tiga hall baru, serta merancang kolaborasi sepanjang tahun. Dengan penggunaan tiga hall penuh dan jaringan kolaborasi lintas negara yang semakin kuat, IMX 2026 diproyeksikan menjadi edisi paling transformatif.

Lebih dari sekadar pameran, IMX kini berevolusi menjadi ekosistem terintegrasi yang menyatukan inovasi, peluang ekonomi dengan membuka akses ekspor produk lokal, dan menjadi pusat kreativitas. Melalui visi ini, IMX 2026 mengundang seluruh elemen bangsa untuk berkolaborasi membangun masa depan industri otomotif kreatif Indonesia yang tangguh, kompetitif, dan berpengaruh di kancah global.

IMX 2025 Tunjukkan Kekuatan Modifikasi Indonesia ke Dunia

Industri modifikasi Indonesia kembali menunjukkan taringnya di kancah internasional. Dalam gelaran IMX 2025: LA Car Meet Up yang berlangsung di kawasan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Los Angeles, puluhan mobil modifikasi karya diaspora Indonesia hadir memukau publik Amerika Serikat. Acara ini sekaligus menjadi titik puncak dari rangkaian IMX 2025 Series yang sebelumnya sukses digelar di Osaka, Semarang, Surabaya, hingga puncaknya di ICE BSD City pada Oktober lalu.

Meski Los Angeles dilanda hujan, antusiasme pecinta otomotif tak surut. Sejak pagi hingga sore, area KJRI LA dipenuhi pemilik mobil custom, builder, hingga car enthusiast lokal. Tidak hanya identik dengan showcase kendaraan, event ini juga menghadirkan live music, undian diecast limited khas IMX, dan berbagai tenant aftermarket serta lifestyle—semuanya memancarkan energi positif dan semangat komunitas otomotif lintas budaya.

Didukung oleh Ikatan Motor Indonesia (IMI), National Modificator & Aftermarket Association (NMAA), dan KJRI LA, IMX 2025 mengusung tema “Unity in Diversity”. Kolaborasi ini membuktikan kekuatan ekosistem modifikasi Indonesia yang makin siap bersaing di pasar global. Hal ini ditegaskan oleh Ketua Umum IMI, Moreno Soeprapto, yang menyampaikan apresiasinya: “IMX telah membuktikan kreativitas dan kualitas industri aftermarket Indonesia di pentas dunia. Ini momentum berharga yang patut kita jaga.”

Selain menjadi ajang showcase, IMX LA Car Meet Up juga mempertemukan brand dan pelaku industri otomotif dari Amerika Serikat, Jepang, dan Indonesia. Sejumlah produk lokal seperti ABCA Coating, Coga Bodykit, Ruchi Vision, hingga Turbo Bastard Wheel mendapat panggung untuk memperkenalkan keunggulan produk aftermarket Tanah Air.

Tak hanya soal mobil, gelaran ini juga menghidupkan diplomasi budaya. Beragam kuliner khas Indonesia seperti pempek, sate, hingga bebek Madura juga turut hadir dalam food bazaar. Para pengunjung internasional pun menikmati pengalaman kultural yang otentik, menjadikan IMX sebagai wadah unik di mana modifikasi bertemu gaya hidup dan kuliner Nusantara.

Andre Mulyadi, Project Director IMX sekaligus Direktur Modifikasi dan Kendaraan Listrik IMI, menegaskan bahwa LA Car Meet Up ini menjadi simbol kuat dari perjalanan industri modifikasi Indonesia menuju kancah global. Sebagai penutup, ia juga mengumumkan bahwa IMX 2026 siap digelar di ICE BSD pada 9–11 Oktober 2026 dengan konsep lebih besar dan atraktif.

Sampai jumpa di IMX 2026!