Keiichi Tsuchiya, Sang Drift King Dipastikan Hadir di IMX 2026

Dunia modifikasi dan motorsport Indonesia bakal kedatangan tamu istimewa pada ajang Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) 2026 “Next Gen Culture”. Sosok legendaris dunia drifting, Keiichi Tsuchiya, dipastikan hadir sebagai salah satu bintang utama dalam pameran otomotif terbesar di Indonesia tersebut yang akan berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 di ICE BSD City, Tangerang.

Kehadiran pria yang dijuluki Drift King itu menjadi kabar menggembirakan bagi para pecinta otomotif Tanah Air. Tsuchiya dikenal sebagai sosok yang mempopulerkan teknik drifting modern menggunakan Toyota AE86 Sprinter Trueno hingga menjadi fenomena global.

Berawal Balap Liar Hingga Legenda Dunia

Nama Keiichi Tsuchiya tidak lahir dari lintasan balap profesional. Sebelum dikenal dunia, ia mengasah kemampuan mengendalikan mobil melalui jalan pegunungan Jepang atau touge.

Karier balap profesionalnya dimulai pada 1977 lewat ajang Fuji Freshman Series. Namun gaya mengemudi agresif dan teknik oversteer yang ia tampilkan membuat namanya semakin populer di kalangan komunitas otomotif Jepang.

Popularitasnya semakin mendunia setelah merilis video legendaris Pluspy pada 1987 yang memperlihatkan aksi drifting di jalan pegunungan Jepang. Video tersebut menjadi salah satu tonggak lahirnya budaya drifting modern yang kini berkembang di berbagai negara.

Prestasi Tsuchiya di dunia balap pun tidak bisa dipandang sebelah mata. Ia pernah menjadi juara Formula Mirage 1990, finis runner-up Suzuka 1000 km 1994, dua kali juara kelas di ajang 24 Hours of Le Mans pada 1995 dan 1999, serta menjadi runner-up All Japan GT Championship musim 2001.

Setelah pensiun dari dunia balap profesional pada 2004, Tsuchiya tetap aktif sebagai Team Director tim ARTA, juri D1 Grand Prix, konsultan anime Initial D, hingga tampil sebagai cameo dalam film The Fast and The Furious: Tokyo Drift.

Siapkan Kejutan Khusus di IMX 2026

Tak sekadar hadir menyapa penggemar, Keiichi Tsuchiya mengungkapkan dirinya tengah menyiapkan sebuah proyek spesial yang hanya akan diperlihatkan pada IMX 2026.

“Saya siap hadir kembali di IMX 2026. Saya masih merahasiakan apa saja yang nanti saya hadirkan di IMX 2026. Tunggu kejutannya dari saya,” ujar Keiichi Tsuchiya.

Project Director IMX, Andre Mulyadi, menilai kehadiran sang Drift King menjadi salah satu momen penting bagi perkembangan industri modifikasi nasional.

Menurutnya, IMX ingin menghadirkan lebih banyak kolaborasi internasional sehingga builder dan modifikator Indonesia dapat belajar langsung dari tokoh-tokoh otomotif dunia.

Presale 3 Resmi Dibuka

Bersamaan dengan pengumuman kehadiran Keiichi Tsuchiya, panitia juga membuka penjualan tiket Presale 3 yang menjadi kesempatan terakhir mendapatkan harga spesial sebelum memasuki harga normal.

Kategori tiket yang tersedia meliputi:

Daily Pass Regular
Jumat (9 Oktober): Rp85.000
Sabtu (10 Oktober): Rp100.000
Minggu (11 Oktober): Rp100.000
3 Days Pass Regular: Rp275.000
3 Days Pass Fastlane VIP: Rp1.000.000

Pemegang tiket VIP akan memperoleh berbagai keuntungan seperti akses masuk lebih awal, jalur penukaran khusus, kaos edisi terbatas IMX, collectible pin, raffle coupon, hingga kesempatan mengikuti IMX Supergiveaway.

Selain menghadirkan Keiichi Tsuchiya, IMX 2026 juga akan diramaikan berbagai program unggulan seperti NMAA Ultimate Builder, IMX Drift Club Underground, peluncuran produk aftermarket terbaru, mobil-mobil modifikasi eksklusif, komunitas otomotif, hingga undian IMX Supergiveaway Car.

Berbagai merek otomotif seperti Wuling, Toyota, Jetour, GWM, Daihatsu, serta sejumlah brand aftermarket nasional maupun internasional dipastikan ikut berpartisipasi dalam ajang tersebut.

Dengan skala penyelenggaraan yang semakin besar setiap tahunnya, IMX 2026 diproyeksikan menjadi salah satu festival modifikasi paling bergengsi di Asia Tenggara sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat kreativitas industri modifikasi otomotif kawasan.

Kapan Lagi Bisa Ketemu AE86 Punya Keichii Tsuchiya

Dalam dunia drifting, ada dua sosok yang saling tak terpisahkan, yaitu Drift King (DK) Keiichi Tsuchiya dan Toyota Sprinter Trueno AE86 ‘The Super Mame-Go’. Asyiknya lagi, keduanya bakal hadir pada Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) 2024, yang digelar 4-6 Oktober nanti di ICE BSD, Tangerang

Untuk diketahui, Keiichi tidak pernah membawa AE86 kesayangannya ini keluar dari Jepang, untuk event apapun. Tapi penyelenggara IMX 2024 sukses membujuk Tsuchiya untuk membawanya ke BSD. Jadi, untuk pertama kalinya Toyota AE86 ini akan dipamerkan di luar Jepang.

Pastinya, momen ini akan menjadi kesempatan yang super langka. Tentu bagi para pecinta otomotif, untuk melihat lebih dekat legenda hidup Keiichi Tsuchiya bersama mobil kesayangannya.

Karir Berwarna

Keiichi Tsuchiya sendiri merupakan pembalap legendaris asal Jepang yang dikenal sebagai ‘Drift King’. Karirnya dimulai di dunia balap jalanan sebelum ia meraih kesuksesan di berbagai kompetisi balap resmi, termasuk All Japan Touring Car Championship, dan 24 Hours of Le Mans.

Dirinya lebih dikenal sebagai ‘Godfather of Drift’, sebab ia mempopulerkan keterampilan sideways yang menjadi seni drifting. Seni drifting ini lantas berkembang menjadi kompetisi motorsport, dan menjamur di seluruh dunia. Keterampilan sideways diasah Keiichi Tsuchiya dengan menggunakan Toyota Sprinter Trueno AE86. Mobil berkelir putih kesayangannya ini kemudian menjadi sosok mobil yang terkenal.

Sederet modifikasi pun dilakukan Keiichi Tsuchiya pada AE86 itu, terutama pada sektor mesin. Salah satu ciri khas tampilan AE86 ini adalah kap mesin berbahan karbon warna hijau. Hal inilah yang membuat nama mobilnya dijuluki ‘The Super Mame-Go’.

“Tentu saja merupakan kebanggaan buat IMX dan pecinta otomotif di Indonesia, karena Tsuchiya akan membawa Toyota AE86 miliknya untuk pertama kali dipamerkan di luar Jepang. Semoga publik Indonesia dapat melihat dan menyaksikan momen bersejarah ini di IMX 2024 nanti,” bangga Andre Mulyadi, Project Director IMX.

“Mobil ini merupakan bagian dari karir dan hidup saya, dan ini pertama kalinya mobil ini dibawa ke luar negeri. Saya mempercayakan Indonesia untuk jadi yang pertama melihat mobil ini di luar negeri,” sambut Keiichi Tsuchiya

Subaru BRZ Safety Driving Course Bukan Cuma Puaskan Adrenalin

Subaru Indonesia gelar acara bertajuk Subaru BRZ Safety Driving Course pada Sabtu, (13/5) di J99XAR MAXX DRIFT CIRCUIT, Karawaci.

Berkolaborasi dengan sekolah drift J99XAR Drift Academy, Subaru BRZ Safety Driving Course diadakan bagi para pemilik dan komunitas BRZ mempelajari teori serta praktik teknik berkendara khususnya kendaraan berpenggerak RWD.

Para Instruktur pun sangat berkelas dengan tampilnya drifter seperti Akbar Rais dan juga pembalap GT3, Aldi Hutasoit yang sigap dalam melakukan taxi ride di sirkuit. Program edukasi keselamatan berkendara ini pun sejalan dengan misi Subaru Corporation Japan dalam mewujudkan “Zero fatal traffic accidents by 2030”.

“Subaru Indonesia sangat senang dapat menyelenggarakan acara ini. Bersama J99XAR dengan para pemilik Subaru BRZ dan komunitas penggemar Subaru. Secara khusus kami berharap para pengguna Subaru BRZ dapat memahami dan memaksimalkan potensi kendaraannya, sehingga mengurangi resiko berkendara di kondisi apapun,” ujar Arie Christopher, Chief Operating Officer, Subaru Indonesia.

The all-new Subaru BRZ

The all-new Subaru BRZ memiliki 2 varian, Subaru BRZ M/T dengan harga Rp. 845 juta (on-the-road Jakarta) dan Subaru BRZ A/T EyeSight dengan harga Rp. 870 juta (on-the-road Jakarta). Tujuh warna pilihan eksterior Subaru BRZ disiapkan seperti World Rally Blue, Crystal Black Silica, Ignition Red, Crystal White Pearl, Magnetite Gray Metallic, Ice Silver Metallic, dan Saphire Blue Pearl.

Seperti biasa, The all-new Subaru BRZ mengandalkan mesin Boxer 2.4 liter naturally aspirated bertenaga 237 ps pada 7,000 rpm dan torsi puncak hingga 250 Nm mulai 3,700 rpm.

Tenaga mesin terbaru ini hadir dengan peningkatan  lebih dari 15 persen. Throttle response diklaim lebih responsif dan torsi lebih merata. Konfigurasi mesin ini juga memungkinkan hadirnya titik Center of Gravity yang rendah, untuk kestabilan melibas tikungan. Untuk penyuka kecepatan, ini akan jadi hal penting.

Arie menambahkan, kedepannya mungkin akan ada event Fun Drive Race. Ini menarik untuk para pemilik dan komunitas BRZ. Melihat potensi roadster ini memiliki banyak pengagumnya di tanah air. Kita tunggu saja.