Wuling Aira ev Jadi Kanvas Kreativitas Kolaborasi Otoproject dan SOVLO

Wuling berkolaborasi dengan Otoproject dan SOVLO untuk menghadirkan unit spesial Wuling Aira ev, pada ajang Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) 2026. Kolaborasi ini memadukan aspek modifikasi, aksesori, dan seni. Sekaligus mengeksplorasi karakter Aira ev sebagai kendaraan yang dapat merefleksikan gaya, serta kebutuhan penggunanya.

“Kolaborasi bersama Otoproject dan SOVLO di IMX 2026 menunjukkan bahwa Wuling Aira ev memiliki ruang yang luas untuk dikembangkan secara kreatif. Melalui kolaborasi ini, kami ingin menghadirkan perspektif baru bahwa kendaraan listrik tidak hanya menawarkan teknologi dan kemudahan mobilitas, tetapi juga dapat menjadi bagian dari gaya hidup serta medium untuk mengekspresikan karakter penggunanya,” kata Ricky Christian, Marketing Director Wuling Motors.

Melalui kolaborasi bersama Otoproject, Wuling Aira ev mendapatkan sejumlah sentuhan modifikasi dan aksesori yang mengedepankan aspek estetika, kenyamanan, serta fungsionalitas. Eksteriornya dilengkapi bodykit, karpet Carmat Maxmat Duraliner, Roofbox Adventure by Otorack, Crossbar Pro by Otorack, penggunaan velg HSR BSI berukuran 14 inci yang dibalut ban Accelera. Termasuk perlindungan wrap mobil dari Autoglaze.

Bagian interiornya dilengkapi Mirror Dashcam Nexus, Bespoke Steering Wheel Cover, Door Lock Absorber, Headrest & Lumbar Cushion by Cicido, Tissue Holder Pro Series, Eyeglasses Clip with Card Holder Luxury Series, hingga Big Cup Holder. Perpaduan berbagai elemen tersebut memberikan tampilan yang lebih atraktif sekaligus mendukung kenyamanan dan kebutuhan pengguna.

“Bersama Wuling, kami mengeksplorasi karakter Aira ev melalui berbagai sentuhan modifikasi dan aksesori yang tidak hanya memperkuat tampilannya, tetapi juga menunjang kenyamanan dan kebutuhan berkendara sehari-hari. Kreasi ini menunjukkan bahwa kendaraan listrik dapat dipersonalisasi sesuai kreativitas dan gaya masing-masing pengguna, tanpa menghilangkan karakter serta fungsi utamanya,” terang Martin, CEO Otoproject.

Sedangkan SOVLO menghadirkan dimensi seni melalui aktivitas live illustration pada bodi Wuling Aira ev, dengan mengusung tema Cerita Yang Tetap Hidup. Karya ini mengangkat elemen-elemen khas Indonesia yang masih ditemui dalam keseharian masyarakat saat ini, kemudian diterjemahkan melalui gaya ilustrasi yang modern, playful, dan youthful.

Warna-warna vibrant dan fresh dengan sentuhan khas Indonesia yang dibuat lebih contemporary turut memperkuat karakter visual karya tersebut. Proses ilustrasi telah dilakukan secara langsung oleh Keluarga Ilustrator Lokal SOVLO yang berkolaborasi dengan Doodle Art Indonesia di booth Wuling. Hasilnya adalah karya yang memadukan cerita dan elemen budaya Indonesia dengan ekspresi visual yang segar dan dekat dengan generasi muda.

“Melalui tema Cerita Yang Tetap Hidup, kami ingin mengangkat berbagai elemen khas Indonesia yang masih dekat dengan keseharian, tetapi menerjemahkannya dengan cara yang lebih fresh dan relevan bagi generasi muda. Melalui Live Illustration ini menjadi cara kami mempertemukan cerita Indonesia dengan dunia otomotif melalui visual yang playful dan contemporary,” tutup Afra Viena, Chief External Relation SOVLO.

MaxDecal 9600 Printable Series Buka Peluang Kreativitas Modifikasi Lebih Luas

MaxDecal kembali menggebrak teknologi vehicle wrap dan pelindung bodi terkini, dengan meluncuran produk anyar 9600 Printable Evolution Wrap Film Series, dalam event IMX 2026, yang berlangsung 9-11 Oktober 2026, di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang.

Keikutsertaan MaxDecal ini menjadi ajang pembuktian inovasi produk lokal berstandar internasional, dalam menjawab kebutuhan para pegiat, studio wrap, hingga modifikator otomotif Tanah Air. Booth MaxDecal di IMX 2026 yang bertemakan Based on View Workshop, dengan menghadirkan suasana bengkel futuristik, sekaligus menampilkan Honda NSX sebagai showcase utama.

Kali ini MaxDecal mengedepankan 9600 Printable Series, sebagai bagian dari lini flagship Evolution Wrap Film. Seri ini dikembangkan secara khusus untuk memberikan ruang kreasi warna yang jauh lebih luas, sekaligus memangkas waktu proses aplikasi dalam mewujudkan rancangan visual kendaraan.

Perluas Ruang Kreativitas Lebih Luas

“Di IMX 2026, kami menghadirkan rilis spesial MaxDecal 9600 Printable Evolution Wrap Film Series sebagai salah satu produk yang menjadi highlight. Keunggulan utamanya adalah hadir dengan karakter printable, seri ini dirancang untuk memberikan ruang kreativitas warna lebih luas, sekaligus proses lebih cepat dalam mewujudkan desain sesuai kebutuhan pelanggan,” tutur Nofian Hendra, Project Director & Research and Development (RnD) MaxDecal.

Kehadiran 9600 Printable Series membuka lebih banyak kemungkinan untuk menghadirkan tampilan kendaraan yang semakin personal, unik, dan presisi sesuai karakter pemiliknya. Untuk memvisualisasikan keunggulan material terbarunya, MaxDecal membawa Honda NSX berkelir silver yang mengedepankan karakter modern, clean, dan premium. Seluruh permukaan bodi mobil ini dibalut penuh menggunakan material 9600 Printable Evolution Wrap Film.

“Mobil ini kami jadikan sebagai salah satu showcase. Untuk memperlihatkan bagaimana material MaxDecal dapat memberikan perubahan visual yang sangat kuat, tanpa menghilangkan karakter asli dari kendaraan,” imbuh Nofian. Melalui tampilan Honda NSX ini, pengunjung dapat menyaksikan secara langsung presisi pengerjaan, ketajaman desain, hingga daya rekat material MaxDecal.

Karakter Berbeda Pada Kendaraan

Melihat tren otomotif saat ini, MaxDecal menilai perkembangan penggunaan sticker dan wrap di Indonesia berkembang sangat pesat. Konsumen kini tidak hanya mencari sekadar perubahan warna, melainkan mengejar unsur personalisasi, desain unik, finishing premium, serta material yang mampu memberikan karakter berbeda pada kendaraan.

“Kami terus melihat peluang untuk memperluas pasar internasional. Tidak hanya fokus pada pasar Indonesia, tetapi juga terus mengeksplorasi pasar-pasar baru di Asia dan kawasan lainnya,” tutup Nofian.

IMX 2026 Jadi Ajang Pembuktian Kehebatan Cat Spider

Ajang IMX 2026 dimanfaatkan oleh Cat Spider, sebagai automotive refinish produksi PT Anugerah Berkat Cahaya Abadi (ABCA), untuk melakukan kolaborasi masif menggandeng sederet kreator, modifikator top Indonesia dan Jepang, serta workshop ternama. Dalam IMX 2026, booth Cat Spider mengusung tema NextGEN Pit Stop dan mengubah Old Car menjadi New Car.

Di ajang ini Cat Spider juga memperlihatkan secara nyata lompatan teknologi coating buatan Indonesia yang berkualitas, ternyata mampu melampaui standar pabrikan global. Bintang utama di booth pameran Cat Spider adalah hasil kolaborasi bersama rumah modifikasi W2R Carchitect. Kedua pihak secara resmi meluncurkan Honda Accord Cielo ‘Shansokhu’ CD5 Modern Japanese Touring Car Championship (JTCC) Super GT Track Car.

“Khusus di booth pameran, kami menghadirkan unit kolaborasi flagship bersama W2R Carchitect, yaitu Honda Accord Cielo ‘Shansokhu’ dengan fully Spider ABCA Coating Paint Polyurethane (PU), full-system Spider dan Silstar Clear Coat,” kata Sugiarto, Marketing Director PT Anugerah Berkat Cahaya Abadi (ABCA).
Secara harfiah dalam bahasa Jepang, ‘Shansokhu’ bermakna kombinasi tiga warna. Mobil balap trek berdesain wide body alami ini mengalami total repaint dari warna dasar abu-abu menjadi perpaduan Tiga Warna (Tricolor) ikonik: Green, Black, and White.

Ekosistem Produk Unggulan Cat Spider

Teknologi Cat Spider juga menyelimuti berbagai karya modifikator papan atas, seperti Toyota Kijang Rover GH Style milik Gofar Hilman yang menjadi supergiveaway, Toyota Starlet milik Rico Lubis, Daihatsu Ayla V6 Turbo milik Om Mobi, Honda Civic Nouva milik Roy Ricardo, dan banyak lagi. Termasuk karya hasil kerja sama dengan bengkel-bengkel ternama di Tanah Air.

Kualitas pengecatan yang presisi ini mendapatkan apresiasi tinggi William, pemilik W2R Carchitect, yang mengawal langsung proses pengerjaan Shansokhu. “Di IMX 2026 ini, saya dan tim W2R sangat antusias kembali berkolaborasi membangun Shansokhu. Hasil akhirnya luar biasa, presisi warna dan kilau ketahanannya benar-benar melampaui ekspektasi kami,” ungkap William.

Ketahanan dan keindahan visual terpancar berkat ekosistem produk unggulan yang diterapkan secara full-system Spider dan Silstar Clear Coat. Seperti penggunaan Spider Tricolor PU Basecoat (Green, Black, & White) dengan formulasi warna berbasis Polyurethane premium dengan pigmentasi tinggi yang mampu mempertahankan ketajaman warna secara konsisten hingga lebih dari lima tahun.

Babak Baru di Lanskap Modifikasi

Juga penggunaan Silstar Spectra Clear (Top of The Line) sebagai lapisan Ultra High Solid Clear kasta tertinggi yang menghadirkan kilau mendalam, efisiensi maksimal, efek hidrofobik (daun talas), serta Self-Healing Technology yang mampu menyamarkan baret-baret halus secara otomatis, cukup dengan pemaparan panas sinar matahari. Mobil ini juga menggunakan Spider Hi-Grade Putty yakni inovasi dempul yang menghasilkan tekstur dempul yang padat, namun tetap berkarakter halus serta ringan.

Lapisan dasar epoxy primer mengunakan Spider PSEP 4:1 (direct to metal epoxy). Sebab memiliki tekstur halus dengan daya rekat ekstra kuat, langsung ke plat logam kendaraan. Memberikan perlindungan maksimal dari bahaya korosi dan karat. Spider PU Primer 4:1 digunakan sebagai lapisan surfacer berbasis Polyurethane di atas dempul, yang menyajikan pondasi permukaan sempurna dan halus, sebelum pengaplikasian warna utama (basecoat).

Melihat dinamika industri otomotif saat ini, terlihat jelas bahwa lanskap modifikasi cat kendaraan tengah memasuki babak baru yang sangat progresif. Eksplorasi gaya yang dahulu dianggap terlampau ekstrem atau ‘aneh’, kini justru menjadi standar baru estetika otomotif. Cat Spider juga memamerkan ekosistem refinish lengkap, yang dirancang untuk menjawab berbagai kebutuhan kustomisasi kendaraan berstandar internasional.

IMX 2026 Resmi Dibuka, Ekosistem Lengkap Modifikasi dan Lifestyle di Asia Tenggara

Pameran otomotif dan gaya hidup terbesar di Asia Tenggara, Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) 2026, berlangsung ICE BSD City Hall 1-3. Tahun ini, IMX kembali digelar selama tiga hari, mulai 9 hingga 11 Oktober 2026, dengan mengusung tema Next Gen Culture, yang merepresentasikan lahirnya generasi baru dalam industri modifikasi dan lifestyle otomotif Indonesia. Tentunya yang semakin kreatif, progresif, dan terkoneksi dengan perkembangan global.

“IMX 2026 bukan sekadar pameran otomotif, tetapi panggung pembuktian bahwa karya modifikator Indonesia telah berdiri sejajar sekelas builder dunia. Di tahun kesembilan ini, kami menghadirkan para legenda, builder terbaik, brand global, mobil-mobil ikonik, serta kolaborasi internasional dalam satu momentum yang mungkin tidak akan pernah terulang dengan komposisi yang sama,” ujar Andre Mulyadi, Project Director IMX, dalam sambutan pembukaannya.

Ekosistem Lengkap

Dari tahun ke tahun, semakin banyak pelaku usaha kecil yang terlibat, baik sebagai peserta pameran, penyedia jasa, maupun mitra kreatif. Semua ini menunjukkan bahwa IMX adalah ekosistem lengkap. Mulai dari hobi, kreativitas, hingga industri. Di hari pembukaan, dilanjutkan dengan unveiling sejumlah karya mobil modifikasi spektakuler.

Mulai dari World Premiere Drift Bull Lamborghini Murcielago oleh Garasi Drift, Daihatsu Ayla V6 Turbo oleh Motomobi, Toyota Neo86 Result Japan oleh Arief Muhammad, Porsche 964 RWB x Von Dutch, Honda Super Nouva by Roy Ricardo, Suzuki Jimny Anti-Zombie by Deddy Corbuzier, serta BYD Atto 1 Wide Body by Ridwan Hanif.

Cara Mudah Berpeluang Dapat Supergiveaway

IMX 2026 sukses mencatatkan sejarah baru dengan mengdatangkan para maestro dan legenda otomotif dunia, seperti Three JDM Legends (Keiichi Tsuchiya, Nobuteru Taniguchi, dan Max Orido), jajaran builder dan tuner internasional (Kei Miura, Hironao Yokomaku, Takahiro Ueno, Toshiya Ichiraku, Takahiro Kataoka, The Big Mike, dan Musa Musartwork), hingga international motorsport females (Maaya Orido dan Sara Choi).

Selain akan dimanjakan oleh ratusan karya unggulan di area NMAA Ultimate Builder, pengunjung IMX 2026 juga menghadirkan satu unit supergiveaway GH Style Toyota Kijang garapan Gofar Hilman untuk pengunjung yang beruntung. Kupon supergiveaway ini bisa didapatkan dengan dua cara mudah. Yang pertama, membeli tiket masuk (Presale maupun On The Spot) otomatis mendapatkan satu kupon undian. Atau yang kedua, membeli produk resmi Turbo Bastard Wheel (TBW), baik secara online (Tokopedia/Shopee) maupun offline di booth TBW saat pameran juga berhak atas kupon undian.

BMW Passato Memulai Perjalanan Menuju SEMA Show 2026

Masih dalam momen peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, National Modificator & Aftermarket Association (NMAA) bersama Ikatan Motor Indonesia (IMI), secara resmi mengumumkan keberangkatan proyek otomotif BMW Passato, menuju ajang otomotif dan modifikasi paling bergengsi di dunia, SEMA Show 2026. Event ini akan berlangsung pada 3 hingga 6 November 2026 di Las Vegas Convention Center, Nevada, Amerika Serikat.

NMAA IMI SEMA Project 2026 ini merupakan wujud nyata refleksi semangat kemerdekaan yang dibawa oleh generasi muda Indonesia ke kancah global. Momen ini sekaligus menegaskan pertumbuhan pesat car culture di Tanah Air yang berkembang pesat, beriringan dengan ekosistem Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX). Langkah ini bukanlah yang pertama, sebab IMX telah berulang kali secara konsisten mengirimkan mobil-mobil modifikasi terbaik karya anak bangsa ke berbagai pameran otomotif mancanegara untuk mengharumkan nama bangsa.

Menjadi bagian tak terpisahkan dari rangkaian IMX 2026: “Next Gen Culture” yang akan diadakan 9-11 October di ICE-BSD, pelepasan mobil ini mengusung misi besar untuk membuktikan bahwa karya, inovasi, dan kemandirian industri kreatif lokal mampu bersaing dan diakui secara sejajar di panggung internasional.

Dengan tema ‘From the Spirit of ’45 to the Global Stage’, BMW Passato yang dibangun menggunakan basis BMW 320i tahun 2010 hadir sebagai simbol perjuangan dan kebanggaan nasional. Mobil ini dirancang khusus dengan memadukan keunggulan engineering tingkat tinggi, kepiawaian craftsmanship lokal yang presisi, serta sentuhan seni bernuansa identitas budaya Nusantara yang kental.

Acara pelepasan ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional dan pemangku kepentingan kunci, antara lain Moreno Soeprapto (Ketua Umum IMI), Teuku Riefky Harsya (Menteri Ekraf), Andre Mulyadi (Founder NMAA dan Direktur Modifikasi IMI ), Frits Novianto Suhendar (Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia), serta para brand pendukung, dan builder.

Pengiriman BMW Passato ke Amerika Serikat di bulan kemerdekaan ini adalah momentum pembuktian bahwa Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga produsen karya otomotif yang berdaya saing global.

Kehadiran mobil karya anak bangsa di Las Vegas merupakan bentuk perjuangan modern dalam mengharumkan nama bangsa di ranah industri aftermarket dunia. “Semangat kemerdekaan para modifikator ditunjukan lewat karya yang menembus batas dunia. Pelepasan BMW Passato menuju SEMA Show 2026 adalah bukti bahwa modifikasi anak bangsa memiliki kualitas dan daya saing di tingkat internasional,” kata Andre Mulyadi.

“Atas nama Kementerian Ekonomi Kreatif, saya menyampaikan apresiasi kepada NMAA, IMI, serta seluruh ekosistem Indonesia Modification and Lifestyle Expo (IMX) 2026 yang hari ini secara resmi melepas BMW Passato karya builder Indonesia menuju SEMA Show 2026 di Las Vegas, Amerika Serikat. Tampil di SEMA Show yang dibawa bukan hanya sebuah mobil, tetapi juga cerita, tentang kreatifitas dan kualitas,” jelas Teuku Riefky Harsya.

NMAA-IMI SEMA Project 2026 berkolaborasi dengan Passato Garage selaku pemilik dari kendaraan modifikasi ini. Passato Garage dipandang memiliki visi dan misi yang sejalan dengan tujuan project ini, untuk bisa membawa para modifikator dan builder Indonesia maju ke kancah global.

Melalui sinergi antara NMAA, IMI, serta dukungan penuh dari para stakeholder industri aftermarket, partisipasi di SEMA Show 2026 diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia di rantai pasok otomotif global. Termasuk membuka jalan bagi produk-produk modifikasi lokal untuk masuk ke pasar ekspor dunia.

Cat Spider Bawa ‘Warna Nusantara, Standar Global’ di IMX Prambanan 2026

Cat Spider, produk automotive refinish lansiran PT Anugerah Berkat Cahaya Abadi (ABCA), hadir di gelaran IMX 2026 Series: Prambanan Heritage Meet Up, melaluia tema ‘Warna Nusantara, Kelas Dunia’. Cat Spider juga memperkenalkan varian warna terbaru, yang terinspirasi dari palet budaya Jawa. Sebagai bentuk penghormatan terhadap keindahan estetika Yogyakarta.

Bertempat di pelataran Candi Prambanan, kehadiran Cat Spider pada Minggu, 26 April 2026, bukan sekadar partisipasi biasa. Tema ‘Warna Nusantara, Kelas Dunia’, menjadi penegasan kembali bahwa produk Indonesia mampu tampil di panggung global. Sebab Cat Spider sebelumnya sukses memukau publik otomotif internasional di Osaka (Jepang), Malaysia, hingga Los Angeles (Amerika Serikat). Kini hadir bersama
National Modificator & Aftermarket Association (NMAA), di IMX 2026 Prambanan Series ini.

“Kehadiran kami di sini adalah pertemuan dua kekuatan besar. Next-gen culture dunia otomotif dan timeless heritage Nusantara,” ungkap Sugiarto, Direktur Marketing PT ABCA. Tentunya setelah membawa karya ‘Harmony of Waves’ ke event Osaka Auto Messe 2026.

Warna Palet Budaya Jawa

Cat Spider menampilkan lini produk revolusioner dalam gelaran kali ini. Mulai dari Spider SPC100 Ultra Mirror Chrome, Spider SPC88 Silver Chrome Effect & SPC99 Black Chrome Effect, Spider Polyurethane Striping & Lettering Paint (Pinstripe), Silstar SpectraClear 2:1, Rapid Color Clear & Chrome Sealer, hingga Spider Aerosol.

“Khusus di Prambanan ini, Cat Spider juga akan memperkenalkan varian warna terbaru yang terinspirasi dari palet budaya Jawa, sebuah tribute kepada tanah Yogyakarta yang kaya estetika,” imbuh Sugiarto.

Pada ajang IMX Prambanan 2026 ini, booth Cat Spider akan menyuguhkan Live Painting Demo, dengan kehadiran seniman otomotif lokal yang mendemonstrasikan teknik pinstriping dan airbrush secara langsung menggunakan produk Cat Spider.

Siapkan Rencana Strategis

Selain itu juga ada deretan display panel showcase yang memamerkan efek visual spektakuler. Dari lini Special Effect, Bunglon, hingga Color Clear. Termasuk kehadiran consultation corner lewat tim teknisi ahli dari PT ABCA, dengan memberikan konsultasi teknis gratis bagi modifikator, pemilik bengkel, hingga pehobi otomotif pemula.

Ke depan, kami berkomitmen untuk memperkuat kolaborasi dengan builder, modifikator, dan bengkel lokal. Termasuk melalui program pelatihan teknis pengecatan, dan ekspansi jaringan distribusi.

Setelah event di Prambanan, Cat Spider sudah menyiapkan rencana strategis melanjutkan rencana lainnya. Sejumlah agenda telah menunggu seperti Road to IMX 2026 berlanjut ke Surabaya di Jatim Expo pada 30-31 Mei 2026. Sebelum puncak IMX 2026 pada 9-11 Oktober 2026 di ICE BSD.

Cat Spider Bawa Chrome Sejati Buatan Indonesia di Los Angeles

PT Anugerah Berkat Cahaya Abadi (ABCA), salah satu produsen cat automotive refinish asal Indonesia, mengumumkan langkah bersejarah. Produk unggulannya, Cat Spider, hadir sebagai representasi buatan anak bangsa di kancah modifikasi kelas dunia, IMX Car Meet Up 2025 di Los Angeles, Amerika Serikat (AS), 16 November 2025.

Kehadiran Cat Spider dalam industri otomotif dunia ini bukan sekadar partisipasi, melainkan sebuah komitmen mengenai ambisi untuk menembus pasar global. Tak hanya menjadi tuan di negeri sendiri, namun juga disegani di pasar internasional.

IMX LA Car Meet Up sendiri menghadirkan puluhan mobil modifikasi dari para diaspora Indonesia yang ada di California, dan para car enthusiast di Amerika. Mereka antusias menghadiri event ini dari pagi hingga acara selesai pukul 16.00 sore waktu setempat. Keikutsertaan PT ABCA di IMX Los Angeles ini adalah langkah yang penuh tantangan sekaligus membanggakan. Sebab pasar AS dikenal sangat ketat dan merupakan barometer global untuk produk otomotif.

Tawarkan Teknologi Cat Chrome Buatan Indonesia

“Alasan utama kami mengikuti IMX di Los Angeles adalah untuk memperkenalkan produk Spider buatan dalam negeri di AS,” kata Sugiarto, selaku Direktur Marketing PT ABCA.

Cat Spider menampilkan panel-panel hasil cat terbaiknya di acara IMX Car Meet Up LA. Langkah ini merupakan bagian dari strategi menggaet minat para modifikator AS. Ia menyoroti bahwa sebelum ini, efek chrome pada modifikasi mobil di AS kebanyakan dihasilkan dari stiker. Cat Spider hadir untuk mengubah paradigma tersebut dengan menawarkan teknologi cat chrome asli buatan Indonesia.

“Kami melihat AS sebagai trendsetter, sehingga apa yang dihadirkan di negara tersebut bisa tertular sampai ke seluruh dunia. Kami turut berpartisipasi di car meet up LA, demi memperkenalkan produk Cat Chrome dari Indonesia, karena kebanyakan sebelum ini hanya stiker saja,” tambahnya.

Memungkinkan Sentuhan Candy

Cat Spider membawa tiga lini produk unggulannya ke IMX LA ini, yaitu Cat Chrome, Special Effect, dan Pinstriping. Inovasi utama ditekankan pada produk chrome dan special effect seperti bunglon, yang dinilai eksklusif untuk pecinta modifikasi mobil. Warna-warna yang unik dengan tingkat kesulitan yang tinggi, membuktikan bahwa karya Indonesia bisa dan siap untuk diandalkan di kalangan pecinta otomotif dunia.

Cat Spider juga memperkenalkan dua teknologi pendukung, yaitu Rapid Color Clear. Berupa cairan pelapis yang memungkinkan sentuhan candy di atas permukaan cat. Sehingga warna chrome dapat divariasikan menjadi rose-gold, black chrome, atau warna unik lainnya.

Cat Spider juga memperkenalkan Chrome Sealer, yang merupakan produk khusus untuk memastikan level mirror chrome tidak menurun saat dilapisi clear di atasnya.

Kehadiran di Los Angeles ini merupakan langkah awal yang dijalankan PT ABCA untuk ekspansi ke pasar internasional. Secara spesifik, PT ABCA menargetkan pembukaan hubungan baru, dengan para pemain kunci di LA dan memanfaatkan ajang IMX ini untuk menunjukkan panel-panel hasil cat yang revolusioner. Setelah Amerika Serikat, Jepang dan Australia menjadi target selanjutnya untuk ekspansi global Cat Spider.

PT ABCA meyakini bahwa tren otomotif akan selalu melahirkan kreativitas baru. Dengan mendorong teknologi cat chrome dan special effect ini, Cat Spider berharap dapat menunjang kreativitas para seniman otomotif global. Dengan inovasi tanpa batas, Cat Spider siap membuktikan bahwa kualitas terbaik bukan hanya standar global. Tetapi juga standar buatan anak bangsa.

Muscle MPV Daihatsu Xenia V8 Dapat Penyegaran

Selama beberapa tahun terakhir, Daihatsu Xenia V8 jarang terlihat oleh mata publik. Tapi menjelang Indonesia Modification and Lifestyle Expo (IMX) 2025, Multi Purpose Vehicle (MPV) sejuta umat ini mendapat penyegaran. Supaya tampil lebih atraktif dan semakin mengundang decak kagum.

Delapan tahun lalu, tepatnya di gelaran IMX yang pertama, menjadi debut Daihatsu Xenia V8 ini. Mobil ini langsung menjadi sorotan pengunjung, bersanding dengan deretan supercar. Tahun ini, Daihatsu Xenia V8 hadir kembali dengan tampilan jauh lebih macho, mengusung konsep Muscle Car ala Amerika.

Menggunakan format front engine, rear wheel drive, MPV dengan tempat duduk tiga baris masih setia dengan mesin V8 berkode 1UZ-FE 4.0 liter. Menjejalkan mesin yang biasa mengisi kabin depan Toyota Celsior atau Lexus LS400 itu, bukan hal yang mudah. “Pasang dudukan mesin kanan dan kiri, ternyata tidak muat ke belakangnya. Jadi harus bobok firewall,” ujar Om Mobi.

Urusan Kemudi Jadi Tantangan

Tantangan lain yang dihadapi tim Motomobi adalah urusan kemudi Daihatsu Xenia, yang tidak untuk penggunaan mesin berukuran gambot. “Steering system Xenia tidak dibuat relevan dengan penggunaan mesin konfigurasi V. Karena dirancang untuk ruang mesin standar, yang menggunakan mesin segaris. Harus diakali, supaya bisa diputar setirnya. Belum sempurna, rasanya masih sedikit aneh,” tambahnya.

Selain itu, gardan belakang diganti kepunyaan Toyota Hilux, untuk bisa menahan torsi mesin yang jauh lebih besar. Sistem suspensi belakang diganti total. Pengereman pun diperbarui, termasuk rem tangan hidrolik. Di bagian interior, tuas transmisi menggunakan produk Mitsubishi dan panel instrumen memakai produk aftermarket punya sepeda motor model sport. Asyiknya, dashboard masih tetap bawaan pabrik.

Untuk bagian eksterior, Pro Extreme ditunjuk untuk pengerjaan wrapping, menggunakan produk Avery Dennison asal Amerika. Hasilnya, mobil tampil hitam dengan sentuhan ungu dan marun saat terkena cahaya. Lampu depan pun diperbarui oleh Yoong Motor, menghadirkan tampilan lebih klimis.

Interior Bergaya Muscle Car Amerika

Di bagian interior, Vertue Concept mendesain dan memasang jok sesuai konsep muscle car Amerika 1960-1970an. Ada aksen ring dan jahitan putih. Dashboard dicat hitam, agar serasi dengan keseluruhan tema muscle car.

Dengan modifikasi eksterior, interior, dan mesin V8, Daihatsu Xenia yang awalnya dikenal sebagai mobil sejuta umat kini bertransformasi menjadi Muscle Car berperforma tinggi. Konsep ala Amerika klasik ini menjadi bukti kemampuan Motomobi dan tim spesialis modifikasi Indonesia, dalam menghadirkan karya kreatif yang unik serta berkelas.

Ford Mustang Milik Rifat Sungkar, Bukti Restomod Karya Indonesia

Indonesia Modification and Lifestyle Expo (IMX) 2025 dengan tema 8VOLUTION yang digelar di ICE BSD, Tangerang, lagi-lagi menjadi magnet bagi para pecinta otomotif dan pelaku industri modifikasi Tanah Air. Ajang ini tidak hanya menjadi tempat berkumpulnya karya-karya hebat yang memadukan kreativitas, teknologi, dan inovasi anak bangsa. Salah satu karya yang dinantikan selama ini dan akhirnya hadir di IMX 2025 adalah proyek restomod Ford Mustang milik Rifat Sungkar.

Mobil ini bukan sekadar proyek modifikasi biasa. Melainkan sebuah interpretasi modern dari mobil klasik yang dikerjakan dengan filosofi dan perhitungan matang. Uniknya, proyek restomod ini menggunakan basis BMW Seri 5 (E34) sebagai donornya. Bukan tanpa alasan kuat. Sebab BMW Seri 5 (E34) memiliki jarak sumbu roda (wheelbase) yang sangat mendekati dengan Ford Mustang. Sehingga sangat ideal dijadikan basis untuk proses kreasi ulang.

Bukti Aplikasi PP 45

“Mobil ini menjadi contoh untuk aplikasi PP 45 yang diperjuangkan IMI Mobility selama 3,5 tahun. Selama ini para builder di Indonesia kesulitan berbicara, karena belum ada aturan yang mengatur secara jelas. Nah, mobil saya ini adalah contoh konkret dari ubahan donor BMW Seri 5, menjadi Ford Mustang,” jelas Rifat Sungkar.

Menariknya, seluruh proses pengerjaan proyek ‘edan’ ini dilakukan oleh bengkel-bengkel lokal terbaik yang memiliki reputasi kuat di bidangnya masing-masing. Urusan bodi diserahkan kepada Dyna Works, lalu pembuatan komponen serat karbon buatan Autospot. Sedangkan proses pengecatan eksterior dipercayakan kepada Wetgloss.

Untuk bagian interior, Rifat menggandeng Cabin Car dan Ferari Jok. Kemudian Aruna Custom Project menangani bagian detil finishing. Di sisi performa, mesin digarap oleh AHT Garage, sistem knalpot dibuat oleh Labalans Exhaust, suspensi menggunakan ISC Coilover, dan kaca film dipercayakan kepada Atom. Dengan melibatkan banyak pihak dari industri modifikasi lokal, Rifat menegaskan bahwa mobil restomod ini merupakan hasil karya 100 persen anak bangsa.

Modifikasi Yang Terstruktur

“Saya ingin menunjukkan bahwa Indonesia punya kemampuan untuk membuat mobil dengan standar tinggi, tidak kalah dari builder luar negeri. Semua prosesnya dilakukan di sini, oleh tangan-tangan kreatif dari bengkel lokal,” imbuh Rifat.

Proyek ini bukan hanya sebuah karya seni otomotif, tetapi juga simbol kemajuan dunia modifikasi Indonesia yang semakin terstruktur dan diakui. Melalui karya seperti ini, IMX 2025 sekali lagi membuktikan dirinya sebagai ajang yang mendorong lahirnya inovasi, kolaborasi, dan kebanggaan terhadap industri modifikasi Tanah Air.

Tren Kendaraan Itasha di Indonesia, Kenapa Bisa Marak?

Bagi yang penasaran, Itasha sendiri mengacu ke kendaraan dengan ilustrasi tokoh dari budaya populer. Sebut saja seperti manga (komik), anime (animasi), karakter video game, bahkan vtuber. Itasha sendiri bermuara dari Jepang. Kata Itasha merupakan gabungan dari kata Itai dan Sha. Ita yang berarti menyakitkan dan Sha berarti kendaraan.

Ada beberapa versi asal usul kata Itai. Mulai dari tampilan mobil yang menyakitkan mata, livery itasha yang membuat mobil menjadi ‘sakit’ secara kiasan, hingga pembuatan mobil Itasha yang membutuhkan biaya besar. Sehingga membuat dompet menjadi ‘sakit’. Tercatat tren Itasha dimulai pada tahun 1980an di Jepang, saat itu hanya sekedar menempelkan stiker sederhana, atau memamerkan merchandise seperti boneka.

Namun menjelang pergantian abad, Itasha berubah menjadi karya seni sendiri dengan desain animasi serta livery yang semakin rumit. Selain mobil, Itasha juga merambah berbagai kendaraan. Mulai dari sepeda motor yang diberi nama Itansha, sepeda yaitu Itachari, bahkan hingga bus yaitu Itabasu. Jika pada truk disebut Itatorraku, sedangkan pesawat ialah Itahikoki.

Itasha Rambah Balap Super GT

Meningkatnya penggunaan internet juga menyebarkan tren Itasha, tercatat event pertama khusus Itasha digelar di Jepang pada tahun 2007 bernama Autosalone. Itasha juga mulai masuk ke ranah mainstream dengan hadirnya mobil Itasha sebagai livery mobil balap. Tercatat pada tahun 2005, sebuah Honda CR-X dengan Itasha NekoNeko Soft mengikuti ajang Motegi Endurance Race.

Namun kemunculan BMW Z4 dengan Itasha Hatsune Miku dari tim Goodsmile Racing pada ajang Super GT, mencatatkan sejarah sebagai mobil Itasha pertama yang mengikuti kejuaraan internasional yang diakui oleh FIA. Hingga kini Goodsmile Racing masih berlaga dengan ciri khas Itasha Hatsune Miku, bahkan tim ini memiliki fanbase khusus.

Itasha juga tidak hanya untuk kendaraan asli saja, produsen model kit asal Jepang Aoshima juga meluncurkan model tema Itasha pada tahun 2008. Kesuksesan model ini membuat produsen lain seperti Fujimi, Kyosho dan Tamiya ikut mengeluarkan miniatur Itasha. Tren ini juga menular ke luar negeri, mulai dari benua Amerika, Eropa dan Asia termasuk di Indonesia, dimana komunitas Itasha pertama di Tanah Air didirikan pada tahun 2012.

Tergolong Banyak Peminatnya

Tahun 2025 menjadi tonggak bagi komunitas Itasha di Indonesia dengan hadirnya Itasha Domei. Untuk pertama kalinya di Indonesia, pameran khusus kendaraan Itasha ini sukses digelar di Sabilulungan Dome, Soreang, Bandung, pada tanggal 13 September 2025. Total ada 60 kendaraan Itasha mulai dari mobil, sepeda motor, hingga sepeda.

Selain pameran, acara ini juga menggelar kompetisi Itasha dengan 30 kategori. Tim jurinya termasuk Roberto serta Liona dari Itasha Club Thailand. Hasilnya, King of Itasha dimenangkan oleh Bobby Gunawan, dengan Itasha Usada Pekora pada Porsche Cayman. Sedangkan, juara roda dua King of Itansha diraih Bronya Rand pada Yamaha R15.

Acara yang diramaikan komunitas Itasha seperti ITA Indonesia, MOONTEP dan Waifu Society ini juga diramaikan Supermachi: Night of Champion Cosplay & Coswalk, Uma Musume Challenge, Idol Performance yang diisi oleh Hoshi no Hikari dan Stellar Luna, hingga ditutup dengan DJ Performance oleh DJ Yochi.

Kesuksesan Itasha Domei ini membuat penyelenggara berkomitmen untuk kembali menghadirkan edisi kedua Itasha Domei pada tahun 2026. Dengan target acara yang lebih besar, meriah dan spektakuler. Hadirnya Itasha Domei ini juga semakin membawa Itasha yang awalnya merupakan hobi niche, agar menjadi lebih mainstream.

Royal Enfield Bareng Front Wheel Motors Gemparkan Custom War 2025

Royal Enfield tak ingin ketinggalan untuk berpartisipasi di Custom War 2025. Event ini salah satu perayaan kreativitas dan budaya kustom paling dinamis di Indonesia. Dalam acara tersebut, Royal Enfield menampilkan Groove FT 450. Sebuah sepeda motor custom, yang dikembangkan bekerja sama dengan Front Wheels Motors.

Selain peluncuran tersebut, Royal Enfield juga memamerkan berbagai sepeda motor custom yang memukau. Sebut saja Phoenix oleh AMS Garage, Delta oleh Purpose Built Moto, dan GRR FT 450. Royal Enfield memainkan peran penting dalam acara tahun ini, menegaskan bahwa sepeda motor Royal Enfield memang akomodatif untuk urusan kustomisasi.

Dibangun Hanya Dua Bulan

Groove FT 450 adalah sepeda motor custom yang dibangun pada sepeda motor Royal Enfield Guerrilla 450. Motor ini ialah hasil kolaborasi dengan Front Wheels Motors, dengan desain berani yang terinspirasi dari konsep flat track. Dibangun dalam kurun waktu hanya dua bulan, sepeda motor ini tetap mempertahankan rangka utama. Sekaligus memperkenalkan subframe modular, dan unibody bodywork yang terbuat dari aluminium setebal 3 mm.

Bodinya memiliki finishing biru mencolok, aksen emas, dan motif papan catur yang terinspirasi dari balap NASCAR. Komponen presisi termasuk suspensi Öhlins, rem Brembo, CNC-machined triple clamps, dan setang Renthal memastikan kontrol dan performa. Sedangkan komponen handmade seperti swingarm, knalpot, dan footpegs, menunjukkan adanya keterampilan di balik proyek ini.

Berat keseluruhan disunat hingga 15 kilogram, kemudian ada upgrade pada ECU, dan penggunaan throttle body billet 44 mm dengan dua injektor. Sepeda motor ini menggambarkan perjalanan kreatif Front Wheels Motors, serta potensi Guerrilla 450 sebagai pesaing sejati dalam kompetisi flat track.

Menjadi Inspirasi Kreativitas

“Indonesia selalu menjadi salah satu pusat kreativitas terkemuka di dunia kustomisasi. Acara seperti Custom War bukan hanya tentang sepeda motor, tetapi juga tentang komunitas, budaya, dan inspirasi. Dengan Groove FT 450, kami mendorong batasan yang dapat dicapai oleh Guerrilla 450,” kata Adrian Sellers, Head Custom & Motorsport Royal Enfield.

Dengan jajaran menawan sepeda motor custom Royal Enfield di Custom War 2025, termasuk debut Groove FT 450 bersama Phoenix oleh AMS Garage, Delta oleh Purpose Built Moto, dan GRR FT 450, Royal Enfield terus menginspirasi kreativitas, mendorong batasan, dan memperkuat posisinya sebagai pemain penting di segmen sepeda motor berukuran menengah.

Duet Ayah dan Anak Bikin BMW E21, Juara Hot Wheels Legends Tour UK 2025

Sebuah BMW Seri 3 generasi pertama (E21) yang terinspirasi oleh mobil balap Group 2, telah memenangkan Hot Wheels Legends Tour UK 2025. Prestasi tersebut disampaikan di event Gravity Show SlammedUK, Birmingham, Inggris. BMW E21 ini menjadi hasil dari restorasi selama 14 tahun, oleh Paul Foster dan Ethan Foster. Duet ayah dan anak berasal dari Wickford, Essex, Inggris.

BMW E21 lansiran 1982 milik Paul Foster ini, memadukan gaya Group 2 yang agresif dengan hasil modifikasi yang orisinal. Ban belakang berukuran 345/35 R15, fender wide-arch bermaterial fiberglass, diffuser berbahan alloy, dan splitter depan, memberikan kesan gagah. Sedangkan livery balap dengan aksen ungu, merah, dan biru, merupakan penghormatan kepada mobil balap touring BMW era 80an hingga 90an.

Sayap belakang berasal dari mobil balap Group 5 asli, dengan menggunakan bahan karbon. Fitur ini bertugas untuk menambah downforce dan kesan dramatis secara seimbang. Di balik kap depannya, ada seonggok mesin Rover V8 5.0 liter bertenaga 420 bhp, dengan sepasang throttle body buatan Jenvey.

Bagian Dari Keluarga

Fitur performa lainnya terdiri dari knalpot ‘buang samping’, transmisi DTM bikinan Getrag, dan limited slip buatan Quaife pada gardannya. Sedangkan coilover GAZ dan rem Willwood bertengger di setiap ruang spakbornya.

“Memenangkan Hot Wheels Legends Tour UK, menjadi hal yang sungguh membanggakan. Saya membangun mobil ini bersama putra saya, Ethan. BMW ini sudah menjadi bagian dari keluarga kami. Mewakili Inggris di Hot Wheels Legends Tour ini, sungguh menyenangkan. Terima kasih atas dukungan semua orang,” kata Paul Foster.

Setiap partisipan dinilai berdasarkan kriteria desain, keaslian, dan semangat garasi. Para jurinya ialah Charlie Angulo (desainer Hot Wheels), Nicola Hume (pembawa acara podcast ‘Talking Bull’ Red Bull), Jordan Clarke (pendiri Slammed UK), dan Mat Armstrong (influencer).

Menuju Final Eropa

“Tahun ini, Inggris kembali menghadirkan jajaran pesaing yang mencengangkan. Masing-masing penuh dengan semangat yang murni, keaslian, dan imajinasi, yang didambakan para penggemar Hot Wheels,” ujar Ted Wu, Senior Vice President & Global Head of Design for Vehicles and Building Sets Mattel.

Terdapat mobil balap legendaris, drifter JDM, mobil kompetisi time attack, dan konversi off-road, saat Hot Wheels menyaring beragam lebih dari 200 mobil modifikasi terbaik asal Inggris. BMW milik Paul kini akan menuju final Eropa, salah satu dari sejumlah kompetisi regional virtual, yang lainnya adalah Timur Tengah, Amerika Latin, dan Amerika Serikat.

Di setiap final regional, satu kendaraan akan dipilih untuk berkompetisi di Global Grand Finale. Yang pemenangnya nanti akan dilantik ke dalam Hot Wheels Garage of Legends. Yakni sebuah koleksi kendaraan paling ikonis dan bersejarah, yang bakal diabadikan menjadi diecast skala 1:64.

Nissan Skyline R32 Top Secret Bakal Premiere di IMX 2025

Legenda tuner Jepang, Kazuhiko ‘Smokey’ Nagata dari workshop Top Secret, memilih Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) 2025, sebagai lokasi world premiere karya oprekan terbarunya, yakni Nissan Skyline R32.

Menariknya, mobil ini belum pernah ditampilkan di Jepang sekalipun. Sehingga, Indonesia menjadi negara terpilih pertama, yang akan menyaksikan sosok mahakarya terbaru dari Smokey Nagata.

Unit mesin RB26DETT berada di balik kap depan, dimodifikasi agar mampu mengejar kecepatan puncak. Smokey menjelaskan bahwa mesin ini mampu beroperasi hingga 9.000 rpm, dengan tenaga yang tidak habis meski gas dibuka penuh. Filosofi khas Top Secret, obsesi terhadap kecepatan ekstrem, tercermin jelas dalam settingan mesin dengan output 800 hp.

Secara visual, R32 tampil dengan balutan cat emas terbaru khas Top Secret. Warna ini merupakan aksen terkini yang berbeda dari warna sebelumnya. Warna tersebut dipadukan dengan kap mesin serat karbon, serta lip spoiler depan karbon dengan sentuhan warna merah. Bagian samping mendapat tambahan side skirt, sedangkan di bagiam belakang ada diberi aksen karbon. Velg OZ Racing edisi Top Secret, melengkapi tampilan agresif mobil ini.

Di bagian dalam, Smokey menyiapkan kabin bernuansa merah dan abu-abu. Dibalut dengan material Alcantara, untuk menegaskan fungsi dan performa. Konsep ini menghadirkan suasana street racing sekaligus mengingatkan bahwa Nissan Skyline R32 adalah sosok Godzilla pecinta kecepatan.

Booth Top Secret di IMX 2025 akan menghadirkan dua mobil Nissan Skyline R32 sekaligus. Satu unit R32 ‘World Premiere’ berwarna emas dan R32 event car. Khusus yang event car, terdapat kembarannya dalam diecast skala 1:64. Diecast 1:64 ini hanya tersedia secara terbatas dan hanya ada di IMX 2025.

“Bagi kami, IMX bukan hanya tentang modifikasi lokal, tetapi juga pintu masuk karya internasional. Kehadiran Smokey Nagata bersama karya terbarunya, adalah bukti nyata bahwa Indonesia diperhitungkan dalam peta otomotif dunia,” tukas Andre Mulyadi, Project Director IMX 2025.

Chery J6 ‘Modifan’ Cellos ZXZ Jadi Supergiveaway IMX 2025

Indonesia Modification and Lifestyle Expo (IMX) selalu menghadirkan kejutan spesial bagi para pengunjung setianya. IMX memiliki signature program Supergiveaway yang memberikan mobil modifikasi eksklusif kepada pengunjung, dan tahun ini tradisi tersebut kembali hadir dengan gebrakan yang lebih besar.

Kali ini IMX berkolaborasi dengan content creator Cellos ZXZ, dan mengumumkan bahwa satu unit Chery J6 berwarna putih akan menjadi IMX Supergiveaway On The Spot. Sebelumnya, Cellos membeli dua unit Chery J6 RWD dari PT Chery Sales Indonesia. Satu unit J6 untuk penggunaan harian Cellos, sedangkan satunya lagi menjadi IMX Supergiveaway On The Spot.

Khusus Untuk Pengunjung IMX 2025

Supergiveaway On The Spot di IMX 2025 merupakan Supergiveaway khusus untuk pengunjung IMX 2025 yang hadir langsung di lokasi. Setiap pembelian tiket IMX 2025 ‘8VOLUTION’ berhak mendapatkan satu kupon. Potongan kupon tersebut nantinya dimasukkan ke dalam kotak IMX Supergiveaway On The Spot, yang tersedia di dalam lokasi acara IMX 2025.

Sosok di balik nama Cellos ZXZ, adalah Yoshua Marcellos. Ia adalah CEO BYON Combat dan figur yang aktif membagikan gaya hidup otomotif di media sosial. Untuk pertama kalinya, Cellos akan melakuan modifikasi mobil bersama National Modificator and Aftermarket Association (NMAA).

Karakter Unik dan Berani

Belkote Paints menyuplai warna khusus yang menjadi identitas visual utama. Wet Gloss memberikan lapisan perlindungan khusus untuk menjaga kilau bodi. Urusan interior dirombak total oleh Ferari Cibubur dengan nuansa merah menyala. Mega Arvia mendukung tampilan kaki-kaki dengan velg Rotiform. Sistem pencahayaan disuplai oleh Dan’s Motor dan Saber Industries by Yoong Motor Group. Sedangkan Pionir Jeep melengkapi mobil dengan aksesori off-road.

“Setiap tahunnya kami memberikan kesempatan untuk para pecinta otomotif di Indonesia, untuk memiliki mobil impiannya melalui Supergiveaway di IMX. Tahun ini, kami bekerja sama dengan Chery Indonesia. Guna menghadirkan Chery J6 yang sudah dimodifikasi oleh NMAA bersama Cellos ZXZ,” kata Andre Mulyadi, Founder NMAA & Project Director IMX. Dengan sentuhan dari berbagai nama besar di dunia modifikasi, hasil akhir Chery J6 ini diyakini akan menonjolkan karakter unik, dan berani. 

Outlet Yoong Motor Rambah Kawasan Alam Sutera

Yoong Motor Group Indonesia, selaku pelaku bisnis modifikasi sistem pencahayaan kendaraan, merambah kawasan Tangerang, dengan meresmikan cabang baru di kawasan Alam Sutera. Langkah ini semakin memperkokoh posisi Yoong Motor di pasar modifikasi otomotif, sekaligus mendekatkan layanan premium kepada konsumen.

“Kami melihat potensi besar di kawasan ini yang belum terjangkau jaringan kami. Sedangkan di Gading Serpong dan Ciledug, sudah hadir lebih dulu. Jadi, warga Alam Sutera dan sekitarnya tidak perlu jauh-jauh lagi untuk mendapatkan produk terbaik kami,” jelas Yomin Sugianto, pendiri Yoong Motor Group.

Outlet ke-87

Kawasan Alam Sutera adalah pasar menjanjikan dengan tantangan yang tidak kecil. Namun, Yoong Motor tidak terlalu mengkhawatirkan persaingan, karena produknya tergolong eksklusif dan telah mendapat kepercayaan konsumen sejak lama.

“Outlet ini menjadi cabang Yoong Motor yang ke-87. Kami hadir dengan fasilitas terbaik, showroom modern, ruang tunggu yang nyaman, hingga area display produk,” papar Francoise, selaku pemilik Yoong Motor Alam Sutera. Ke depannya, cabang ini akan dilengkapi dengan layanan nano coating, sticker, Paint Protection Film (PPF), kaca film, dan menjadi one-stop service untuk kebutuhan perawatan maupun modifikasi kendaraan.

Sebagai menu utama, Yoong Motor tetap fokus pada modifikasi pencahayaan, mulai dari lampu depan, lampu bekakang, maupun interior. Tersedia beragam brand lampu yang ditawarkan, seperti Saber, Hyperion, Hypervision, dan Osram. Sedangkan untuk restorasi lampu, biayanya mulai dari Rp 500 ribu.

Tidak Merusak Jalur Listrik Bawaan

Semua instalasi lampu mengutamakan keselamatan, kenyamanan pengendara, serta sesuai standar dari Yoong Motor. “Kelistrikan dihitung secara benar, tanpa merusak jalur perkabelan atau elektrikal asli dari mobilnya. Bahkan kami sudah menyiapkan teknologi yang tepat untuk mobil listrik dan hybrid,” ujar Yomin lagi.

Yoong Motor juga berkomitmen untuk memastikan kualitas dan daya tahan produknya. Tim riset Yoong Motor selalu melakukan uji coba intensif selama dua hingga tiga bulan sebelum produk dirilis. Termasuk melibatkan 20 tes ketahanan. Yoong Motor berani memberikan garansi yang berlaku secara nasional, dan bebas biaya selama masa garansi dua tahun. Baik untuk pemasangan maupun produk.

Yoong Motor cabang Alam Sutera ini berlokasi di Jalan Jalur Sutera Timur 7A No. 1, Kunciran, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Banten 15143 dan beroperasi setiap hari. Konsumen juga bisa menghubungi nomor 081290903936, untuk informasi lebih lanjut.

MaxDecal Bersama EKRAF dan Sekuya, Ramaikan Panca Fest 2025

MaxDecal, sebagai brand dalam industri sticker, bersama Kementerian Ekonomi Kreatif (EKRAF) dan Sekuya (anime game creator), menghadirkan pengalaman baru yang menggugah semangat kreativitas anak bangsa. Kolaborasi mereka dituangkan melalui MaxDecal Art Party, dalam ajang Panca Fest 2025, pada 13-14 Juni 2025 silam, di Brickhall, Fatmawati, Jakarta Selatan.

Kolaborasi ini lahir dari kesamaan visi dan misi untuk memperkuat serta mempromosikan karya seni anak bangsa. Sekaligus memajukan ekosistem ekonomi kreatif Indonesia di panggung nasional dan internasional.

Harapannya, melalui kolaborasi ini, dapat menunjukkan bagaimana kreativitas anak bangsa bisa diekspresikan secara tak terbatas. “Melalui Panca Fest 2025, MaxDecal dan EKRAF juga ingin menunjukkan bahwa seni dan otomotif dapat bersatu, bahkan berjalan beriringan,” ungkap Nofian Hendra, Project Director & R&D MaxDecal.

MaxDecal Art Party ini juga akan dihadiri Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Indonesia, Irene Umar. Kolaborasi ini menjadi sebuah wadah untuk mengekspresikan bakat-bakat seniman visual, para kreator atau illustrator terbaik di Indonesia. Selanjutnya, setiap hasil karya mereka pun diperlihatkan kepada khalayak luas.

Salah satu daya tarik utamanya adalah unit kendaraam Radical SR1 XXR dengan livery IP (Intellectual Property), yang terpilih dari hasil program EKRAFHUNT. Lebih dari 10 IP terpilih hasil program EKRAFHUNT, yang menunjukkan perpaduan sempurna antara kecepatan, desain, dan ekspresi artistik. Kehadiran karya terbaik ini juga menumbuhkan ekosistem kreatif yang berdampak secara nasional dan internasional.

Selama MaxDecal Art Party berlangsung, ada berbagai aktivitas seperti Booth Art Market yang menampilkan karya-karya visual dari seniman lokal. Juga hadir Live Cutting Sticker, yang memperlihatkan keahlian dalam memodifikasi kendaraan dengan detail artistik. Serta display mobil dari EKRAF yang telah dikustomisasi dengan sentuhan seni visual terkini.

Melalui kolaborasi dengan EKRAF dan Sekuya, MaxDecal juga menegaskan kontribusinya dalam mengembangkan kreativitas. Termasuk membantu mempromosikan para pelaku UMKM Indonesia, melalui produk-produk sticker dan seni berkualitas.

IMX 2025 Surabaya, Bukti Semangat Modifikasi Kota Pahlawan

Rangkaian Road to Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) 2025: 8VOLUTION, sukses menutup akhir pekan dengan serbuan antusiasme pecinta otomotif di Surabaya. IMX 2025 Surabaya digelar pada 31 Mei – 1 Juni 2025, di Surabaya Convention Center – Pakuwon Mall (PTC), sukses menyedot ribuan pengunjung. Bahkan seluruh tiket habis terjual sebelum acara berakhir.

Opening ceremony yang digelar pada 31 Mei turut dihadiri oleh Erwin Indrianto, Deputi Hubungan Antar Lembaga PP IMI, yang mewakili Bambang Soesatyo. Beserta Bambang Haribowo, selaku Ketua IMI Jawa Timur. Keduanya memberikan dukungan penuh terhadap kontribusi IMX, dalam memajukan industri kreatif otomotif di Indonesia.

“Semoga gelaran IMX di Surabaya berlangsung meriah dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Harapannya, ke depan semakin banyak daerah yang bisa dikunjungi oleh IMX. Semoga IMX terus berkembang, semakin besar, dan mampu membawa dunia modifikasi Indonesia menembus panggung internasional,” kata Erwin Indrianto.

Tiket Ludes, Die-cast Laris

Antusiasme pengunjung dan tingginya partisipasi komunitas menjadi bukti nyata keberhasilan acara IMX di Surabaya. Acara ini tidak hanya menghadirkan hiburan dan edukasi otomotif, tetapi juga memperkuat posisi IMX sebagai barometer tren modifikasi di Indonesia.

“Surabaya membuktikan diri sebagai kota yang penuh semangat dan potensi dalam dunia modifikasi. Tiket sold out, die-cast habis, dan suasana unloading yang berbeda. Kami bangga bisa membawa atmosfer IMX yang lebih segar di sini,” jelas Andre Mulyadi, Project Director IMX dan Founder NMAA.

Produk eksklusif seperti Mini GT LBWK Kenmeri Ver.3 edisi ketiga, yang hanya tersedia 1.500 unit bersertifikat resmi dari Liberty Walk, habis diserbu kolektor. IMX Auction pun sukses menarik perhatian, dengan sesi lelang die-cast LBWK Kenmeri Ver.3 bernomor seri cantik, yang jadi buruan para penggemar.

Dua IMX Golden Ticket Sekaligus

IMX Surabaya juga menjadi wadah edukasi otomotif. Pengunjung antusias mengikuti coaching clinic interaktif dari para modifikator ahli yang membagikan ilmu modifikasi. Momen ini menjadi bukti bahwa IMX tak hanya menampilkan kemeriahan, tetapi juga mendorong pertumbuhan kualitas para pelaku modifikasi Indonesia.

Program IMX Raffle Pack pun sukses memancing adrenalin pengunjung. Setiap jamnya, pengunjung beruntung mendapatkan hadiah spesial mulai dari die-cast langka, velg, produk aftermarket, hingga merchandise eksklusif. Di sisi lain, IMX Lifestyle Magnet menghadirkan sentuhan gaya, dengan penghargaan khusus bagi pengunjung dengan busana paling unik dan trendy.

Yang paling ditunggu ialah IMX Golden Ticket. Untuk pertama kalinya, Surabaya berhasil mencatat sejarah dengan meraih dua IMX Golden Ticket sekaligus. Dua mobil yang terpilih ialah Toyota 86 milik Rizky dari HPRT dan Ford Mustang milik Josiah dari Thames70Garage.

IMX 2025 Semarang Penuh Sesak Oleh Ribuan Pecinta Otomotif

Gelaran Road to Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) 2025: 8VOLUTION di Klenteng Sam Poo Kong, Semarang yang digelar 26 April 2025, berlangsung meriah. Event ini sukses disambangi ribuan pengunjung. Mulai dari pecinta otomotif, modifikator, hingga lifestyle enthusiast memadati lokasi sejak pagi. Mereka menantikan rangkaian acara yang menggabungkan semangat modifikasi, budaya lokal, dan gaya hidup otomotif.

Acara pembukaan dihadiri oleh Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI), Bambang Soesatyo; Kabid Pengembangan Destinasi Pariwisata Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah, Aria Chandra yang mewakili Gubernur Jawa Tengah, dan Andre Mulyadi selaku Project Director IMX dan Founder NMAA.

“Ini adalah pameran Indonesia Modification Expo ke-2 di Semarang. Kalau kalian melihat situasi pagi ini di sini, anak muda kita menunjukkan optimisme kehidupan ke depan melalui kegiatan hobinya. Jangan sampai hobi kita menghabiskan uang, karena hobi bisa menjadi bisnis tambahan,” tukas Bambang Soesatyo, saat membuka IMX 2025 Semarang.

“IMX Semarang menjadi bukti bahwa kota ini adalah barometer modifikasi di Indonesia. Ribuan pengunjung hari ini adalah energi positif bagi industri ini untuk terus tumbuh dan berinovasi,” ujar Andre Mulyadi.

Rangkaian acara IMX Semarang 2025 sangat beragam dan padat. Sebut saja IMX Raffle Pack, Auction, peluncuran produk terbaru Gofar Hilman yaitu Suzuki S-Presso GH Style, hingga Talkshow dan Awarding Ceremony. Highlight utama lainnya termasuk Semarang Car Meetup, yang menghadirkan mobil-mobil modifikasi terbaik kurasi NMAA. Tak ketinggalan kehadiran Toshi dan Hyuma dari Liberty Walk Jepang, serta Garasi Drift.

Acara ditutup dengan penuh antusias lewat penyerahan IMX Golden Ticket kepada Porsche Cayman Pandem. Mobil sport milik Egha Saputra, lolos kurasi dan berhak tampil di IMX Big Bang. Dengan antusiasme tinggi dan dukungan dari berbagai pihak, IMX Semarang 2025 sukses menjadi langkah awal yang meyakinkan menuju puncak perhelatan IMX 2025 mendatang. Semarang telah membuktikan dirinya sebagai pusat kreativitas otomotif Indonesia.