IMX 2026 Catat Transaksi Rp21 Miliar, Aam Raih Supergiveaway

Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) 2026 menutup penyelenggaraannya dengan capaian positif. Berlangsung selama tiga hari, 9–11 Oktober 2026, di ICE BSD, Tangerang, pameran bertema Next Gen Culture ini mencatat total transaksi mencapai Rp21 miliar.

Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp18 miliar. Kenaikan ini memperlihatkan bahwa industri modifikasi memiliki potensi ekonomi yang semakin besar, tidak hanya melalui penjualan kendaraan, tetapi juga komponen, aksesori, produk lifestyle, hingga koleksi otomotif.

Selama penyelenggaraan, IMX 2026 menarik puluhan ribu pengunjung dari berbagai daerah di Indonesia dan mancanegara. Area pameran yang lebih luas turut menjadi panggung bagi kolaborasi lintas negara, peluncuran produk, serta pertemuan komunitas otomotif.

Salah satu momen yang paling dinantikan adalah pengumuman pemenang Supergiveaway GH Style Toyota Kijang. Nama Aam keluar sebagai pemenang setelah pengundian kupon yang terkumpul selama tiga hari acara.

Aam Menangkan Toyota Kijang GH Style

Program Supergiveaway kembali menjadi daya tarik khas IMX. Tahun ini, penyelenggara berkolaborasi dengan Gofar Hilman untuk menghadirkan Toyota Kijang dengan sentuhan modifikasi GH Style.

Mobil tersebut merupakan interpretasi baru dari Kijang klasik yang dipadukan dengan karakter modifikasi bergaya SUV. Proyek ini melibatkan sejumlah pelaku industri kreatif otomotif lokal.

Pengundian dilakukan dengan pengawasan perwakilan Dinas Sosial dan pihak kepolisian, menurut keterangan penyelenggara. Mekanisme tersebut ditujukan untuk menjaga transparansi dalam penentuan pemenang.

Supergiveaway tidak hanya menjadi hadiah bagi pengunjung. Program ini juga memperlihatkan bagaimana mobil ikonik yang dekat dengan masyarakat Indonesia dapat diolah menjadi karya modifikasi bernilai kreatif.

Builder Dunia hingga Kolektor Diecast Berkumpul

IMX 2026 juga memperkuat daya tarik internasional melalui kehadiran sejumlah nama besar di dunia modifikasi.

Deretan tamu yang hadir antara lain Kei Miura dari Pandem Japan, Hironao Yokomaku dari VeilSide, Takahiro Ueno dari Vertex, Toshiya Ichiraku dari RWB Japan, serta Takahiro Kataoka dari Kuhl Racing.

Panggung internasional tersebut semakin beragam dengan kehadiran pembalap dan drifter perempuan, termasuk Maaya Orido dan Sara Choi.

Sementara itu, penggemar diecast mendapat kesempatan bertemu dengan pelaku industri dan kreator internasional, seperti Manson Cheung dari Hot Wheels dan Glen Chou dari Mini GT.

Sejumlah produk eksklusif turut menjadi incaran kolektor. Di antaranya Mini GT IMX Exclusive Event Car AE86 Keiichi Tsuchiya “Shokunin Green”, Garasi Drift x Musart Lamborghini Murcielago Pairs Set, serta Tarmac Toyota Aristo NOB Vertex.

Kehadiran produk-produk tersebut memperlihatkan bahwa budaya otomotif berkembang melampaui kendaraan ukuran penuh. Diecast, karya seni, dan merchandise kini menjadi bagian dari ekosistem modifikasi yang memiliki penggemarnya sendiri.

IMX Makin Dekat dengan Industri Otomotif

Kesuksesan IMX 2026 juga didukung kolaborasi dengan berbagai mitra industri. Ajang ini mendapat dukungan Ikatan Motor Indonesia (IMI), sementara BCA hadir sebagai Official Banking Partner.

Sejumlah merek otomotif juga berpartisipasi, termasuk Wuling, BYD, Omoda Jaecoo, Toyota, Jetour, dan Daihatsu.

Keterlibatan berbagai merek memperlihatkan bahwa IMX bukan hanya panggung bagi mobil modifikasi. Ajang ini juga menjadi ruang untuk mempertemukan produsen, pelaku usaha, kreator, kolektor, dan komunitas.

Dengan transaksi yang meningkat menjadi Rp21 miliar, IMX 2026 menunjukkan bahwa budaya modifikasi memiliki daya tarik komersial sekaligus kekuatan komunitas.

Tema Next Gen Culture pun terasa relevan. Modifikasi kini bukan semata urusan mengubah tampilan mobil, melainkan bagian dari gaya hidup dan industri kreatif yang terus berkembang.

OMODA & JAECOO Bawa Tren Modifikasi EV ke IMX 2026

Pameran Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) 2026 menjadi panggung bagi OMODA & JAECOO untuk menunjukkan bahwa kendaraan listrik tak hanya menawarkan efisiensi berkendara, tetapi juga ruang untuk mengekspresikan karakter pemiliknya.

Melalui tema “Co-Create Your Character”, OMODA & JAECOO menggandeng National Modificator & Aftermarket Association (NMAA) serta dua kreator lokal, Rebellionik dan 347 Homebreaks. Kolaborasi ini memadukan desain kendaraan, seni visual, dan juga gaya hidup.

OMODA O4 X Rebellionik

OMODA O4 menjadi medium eksplorasi desain bersama Rebellionik. Karakter futuristis dan dinamis kendaraan tersebut dipadukan dengan pendekatan visual yang berani, ekspresif, dan mengikuti perkembangan gaya kontemporer.

Menariknya, pengunjung dapat menyaksikan langsung proses live decal di area pameran. Aktivitas ini memperlihatkan bahwa modifikasi bukan sekadar mengubah tampilan akhir kendaraan, melainkan juga proses menerjemahkan gagasan kreatif menjadi identitas visual yang lebih personal.

Kolaborasi tersebut turut merambah dunia aksesori melalui jam tangan Rebelionik × OMODA. Produk ini tersedia untuk pembelian dan menjadi bagian dari program giveaway digital, memperluas konsep kolaborasi dari kendaraan menuju gaya hidup sehari-hari.

JAECOO J5 EV Mengusung Inspirasi Outdoor

Berbeda dari OMODA O4, JAECOO J5 EV bersama 347 Homebreaks mengambil inspirasi dari gaya hidup luar ruang atau outdoor lifestyle. Pendekatan ini berangkat dari ketertarikan Dendy Darman terhadap aktivitas eksplorasi alam, yang dinilai sejalan dengan karakter JAECOO J5 EV sebagai SUV listrik.

Unit yang ditampilkan di IMX mempertahankan desain eksterior hasil kolaborasi yang sebelumnya diperkenalkan di GIIAS. Kehadirannya memberikan gambaran bagaimana sebuah SUV listrik dapat dipersonalisasi agar lebih mencerminkan selera dan aktivitas penggunanya.

Bagi pemilik kendaraan, pendekatan semacam ini membuka kemungkinan untuk mengembangkan tampilan mobil tanpa harus terpaku pada konfigurasi standar pabrikan.

Modifikasi J5 EV Makin Beragam

Selain menggandeng kreator lokal, OMODA & JAECOO menghadirkan JAECOO J5 EV hasil kolaborasi dengan NMAA. Ubahan pada wrapping, velg, dan ban memperlihatkan bagaimana kombinasi komponen dapat menghasilkan karakter visual yang berbeda.

Pilihan lain hadir melalui JAECOO J5 EV dengan Genuine Body Kit, yang menawarkan tampilan lebih sporty dan premium. Pengunjung pun bisa melihat beberapa pendekatan personalisasi pada model yang sama, mulai dari permainan grafis hingga penggunaan aksesori bodi.

Program co-creation ini sebelumnya juga melibatkan survei pelanggan di IIMS 2026 yang mengumpulkan lebih dari 1.100 responden. Masukan tersebut menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam proses riset dan pengembangan pilihan personalisasi kendaraan.

Modifikasi EV dan Peluang Industri Aftermarket

Menurut Alexander Haimir, Brand Marketing OMODA & JAECOO Indonesia, bertambahnya pengguna JAECOO di Tanah Air, termasuk JAECOO J5 EV, membuka peluang bagi perkembangan modifikasi kendaraan listrik.

Tren ini juga menghadirkan perspektif baru bagi industri aftermarket. Ketika sebagian konsumen mulai beralih ke EV, personalisasi dapat menjadi nilai tambah dalam pengalaman kepemilikan, mulai dari pemilihan tampilan eksterior hingga aksesori yang sesuai kebutuhan.

Meski demikian, modifikasi tetap perlu mempertimbangkan kompatibilitas komponen, kualitas pemasangan, dan aspek keselamatan kendaraan.

Melalui IMX 2026, OMODA & JAECOO mempertemukan produsen, kreator, komunitas, dan pelaku aftermarket dalam satu ruang kolaborasi. Respons pengunjung terhadap berbagai karya tersebut berpotensi menjadi masukan untuk pengembangan personalisasi berikutnya.

Setelah IMX, OMODA & JAECOO juga menjadwalkan International User Summit pada 18–24 Oktober 2026 di Tiongkok. Kegiatan ini akan mengundang pengguna dari berbagai negara untuk mengenal teknologi, filosofi produk, serta memberikan masukan kepada brand.

Langkah tersebut melengkapi pendekatan co-creation yang dibawa ke IMX: bukan hanya menawarkan kendaraan, tetapi juga membuka ruang bagi pengguna untuk ikut membentuk karakter dan pengalaman berkendara mereka.

IMX 2026 Jadi Ajang Pembuktian Kehebatan Cat Spider

Ajang IMX 2026 dimanfaatkan oleh Cat Spider, sebagai automotive refinish produksi PT Anugerah Berkat Cahaya Abadi (ABCA), untuk melakukan kolaborasi masif menggandeng sederet kreator, modifikator top Indonesia dan Jepang, serta workshop ternama. Dalam IMX 2026, booth Cat Spider mengusung tema NextGEN Pit Stop dan mengubah Old Car menjadi New Car.

Di ajang ini Cat Spider juga memperlihatkan secara nyata lompatan teknologi coating buatan Indonesia yang berkualitas, ternyata mampu melampaui standar pabrikan global. Bintang utama di booth pameran Cat Spider adalah hasil kolaborasi bersama rumah modifikasi W2R Carchitect. Kedua pihak secara resmi meluncurkan Honda Accord Cielo ‘Shansokhu’ CD5 Modern Japanese Touring Car Championship (JTCC) Super GT Track Car.

“Khusus di booth pameran, kami menghadirkan unit kolaborasi flagship bersama W2R Carchitect, yaitu Honda Accord Cielo ‘Shansokhu’ dengan fully Spider ABCA Coating Paint Polyurethane (PU), full-system Spider dan Silstar Clear Coat,” kata Sugiarto, Marketing Director PT Anugerah Berkat Cahaya Abadi (ABCA).
Secara harfiah dalam bahasa Jepang, ‘Shansokhu’ bermakna kombinasi tiga warna. Mobil balap trek berdesain wide body alami ini mengalami total repaint dari warna dasar abu-abu menjadi perpaduan Tiga Warna (Tricolor) ikonik: Green, Black, and White.

Ekosistem Produk Unggulan Cat Spider

Teknologi Cat Spider juga menyelimuti berbagai karya modifikator papan atas, seperti Toyota Kijang Rover GH Style milik Gofar Hilman yang menjadi supergiveaway, Toyota Starlet milik Rico Lubis, Daihatsu Ayla V6 Turbo milik Om Mobi, Honda Civic Nouva milik Roy Ricardo, dan banyak lagi. Termasuk karya hasil kerja sama dengan bengkel-bengkel ternama di Tanah Air.

Kualitas pengecatan yang presisi ini mendapatkan apresiasi tinggi William, pemilik W2R Carchitect, yang mengawal langsung proses pengerjaan Shansokhu. “Di IMX 2026 ini, saya dan tim W2R sangat antusias kembali berkolaborasi membangun Shansokhu. Hasil akhirnya luar biasa, presisi warna dan kilau ketahanannya benar-benar melampaui ekspektasi kami,” ungkap William.

Ketahanan dan keindahan visual terpancar berkat ekosistem produk unggulan yang diterapkan secara full-system Spider dan Silstar Clear Coat. Seperti penggunaan Spider Tricolor PU Basecoat (Green, Black, & White) dengan formulasi warna berbasis Polyurethane premium dengan pigmentasi tinggi yang mampu mempertahankan ketajaman warna secara konsisten hingga lebih dari lima tahun.

Babak Baru di Lanskap Modifikasi

Juga penggunaan Silstar Spectra Clear (Top of The Line) sebagai lapisan Ultra High Solid Clear kasta tertinggi yang menghadirkan kilau mendalam, efisiensi maksimal, efek hidrofobik (daun talas), serta Self-Healing Technology yang mampu menyamarkan baret-baret halus secara otomatis, cukup dengan pemaparan panas sinar matahari. Mobil ini juga menggunakan Spider Hi-Grade Putty yakni inovasi dempul yang menghasilkan tekstur dempul yang padat, namun tetap berkarakter halus serta ringan.

Lapisan dasar epoxy primer mengunakan Spider PSEP 4:1 (direct to metal epoxy). Sebab memiliki tekstur halus dengan daya rekat ekstra kuat, langsung ke plat logam kendaraan. Memberikan perlindungan maksimal dari bahaya korosi dan karat. Spider PU Primer 4:1 digunakan sebagai lapisan surfacer berbasis Polyurethane di atas dempul, yang menyajikan pondasi permukaan sempurna dan halus, sebelum pengaplikasian warna utama (basecoat).

Melihat dinamika industri otomotif saat ini, terlihat jelas bahwa lanskap modifikasi cat kendaraan tengah memasuki babak baru yang sangat progresif. Eksplorasi gaya yang dahulu dianggap terlampau ekstrem atau ‘aneh’, kini justru menjadi standar baru estetika otomotif. Cat Spider juga memamerkan ekosistem refinish lengkap, yang dirancang untuk menjawab berbagai kebutuhan kustomisasi kendaraan berstandar internasional.

IMX 2026 Resmi Dibuka, Ekosistem Lengkap Modifikasi dan Lifestyle di Asia Tenggara

Pameran otomotif dan gaya hidup terbesar di Asia Tenggara, Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) 2026, berlangsung ICE BSD City Hall 1-3. Tahun ini, IMX kembali digelar selama tiga hari, mulai 9 hingga 11 Oktober 2026, dengan mengusung tema Next Gen Culture, yang merepresentasikan lahirnya generasi baru dalam industri modifikasi dan lifestyle otomotif Indonesia. Tentunya yang semakin kreatif, progresif, dan terkoneksi dengan perkembangan global.

“IMX 2026 bukan sekadar pameran otomotif, tetapi panggung pembuktian bahwa karya modifikator Indonesia telah berdiri sejajar sekelas builder dunia. Di tahun kesembilan ini, kami menghadirkan para legenda, builder terbaik, brand global, mobil-mobil ikonik, serta kolaborasi internasional dalam satu momentum yang mungkin tidak akan pernah terulang dengan komposisi yang sama,” ujar Andre Mulyadi, Project Director IMX, dalam sambutan pembukaannya.

Ekosistem Lengkap

Dari tahun ke tahun, semakin banyak pelaku usaha kecil yang terlibat, baik sebagai peserta pameran, penyedia jasa, maupun mitra kreatif. Semua ini menunjukkan bahwa IMX adalah ekosistem lengkap. Mulai dari hobi, kreativitas, hingga industri. Di hari pembukaan, dilanjutkan dengan unveiling sejumlah karya mobil modifikasi spektakuler.

Mulai dari World Premiere Drift Bull Lamborghini Murcielago oleh Garasi Drift, Daihatsu Ayla V6 Turbo oleh Motomobi, Toyota Neo86 Result Japan oleh Arief Muhammad, Porsche 964 RWB x Von Dutch, Honda Super Nouva by Roy Ricardo, Suzuki Jimny Anti-Zombie by Deddy Corbuzier, serta BYD Atto 1 Wide Body by Ridwan Hanif.

Cara Mudah Berpeluang Dapat Supergiveaway

IMX 2026 sukses mencatatkan sejarah baru dengan mengdatangkan para maestro dan legenda otomotif dunia, seperti Three JDM Legends (Keiichi Tsuchiya, Nobuteru Taniguchi, dan Max Orido), jajaran builder dan tuner internasional (Kei Miura, Hironao Yokomaku, Takahiro Ueno, Toshiya Ichiraku, Takahiro Kataoka, The Big Mike, dan Musa Musartwork), hingga international motorsport females (Maaya Orido dan Sara Choi).

Selain akan dimanjakan oleh ratusan karya unggulan di area NMAA Ultimate Builder, pengunjung IMX 2026 juga menghadirkan satu unit supergiveaway GH Style Toyota Kijang garapan Gofar Hilman untuk pengunjung yang beruntung. Kupon supergiveaway ini bisa didapatkan dengan dua cara mudah. Yang pertama, membeli tiket masuk (Presale maupun On The Spot) otomatis mendapatkan satu kupon undian. Atau yang kedua, membeli produk resmi Turbo Bastard Wheel (TBW), baik secara online (Tokopedia/Shopee) maupun offline di booth TBW saat pameran juga berhak atas kupon undian.

IMX 2026 “Next Gen Culture” Tinggal Menghitung Hari!

Menjelang penyelenggaraan Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) 2026 pada 9-11 Oktober di ICE BSD City, IMX kembali hadir untuk tahun kesembilan sebagai momentum penting yang menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu barometer industri modifikasi dan lifestyle di Asia Tenggara.

Tahun ini menjadi puncak dari perjalanan gelaran IMX, ditandai dengan hadirnya karya para builder berkelas dunia, kolaborasi internasional, serta deretan brand global yang menunjukkan semakin besarnya skala dan pengakuan terhadap industri modifikasi Indonesia.

Sejak pertama kali digelar pada 2018, IMX secara konsisten menjadi wadah yang mendorong peningkatan kualitas, kreativitas, dan daya saing para modifikator Tanah Air. Tahun ini IMX mengusung tema “Next Gen Culture”, yang merepresentasikan lahirnya generasi baru dalam industri modifikasi dan lifestyle otomotif Indonesia, lebih kreatif, progresif, serta semakin terkoneksi dengan perkembangan global.

Panggung Apresiasi

Semangat tersebut diwujudkan melalui beragam program khas IMX, mulai dari NMAA Ultimate Builder sebagai panggung apresiasi bagi karya builder modifikasi terbaik, area khusus mobil artis dan KOL, hingga IMX Roll of Fame yang akan disajikan spektakuler di akhir acara.

Antusiasme pengunjung juga semakin lengkap dengan hadirnya IMX Supergiveaway GH Style Toyota Kijang , sebuah Toyota Kijang hasil kolaborasi spesial bersama Gofar Hilman dan para modifikator terbaik Indonesia, yang akan menjadi hadiah utama bagi salah satu pengunjung beruntung IMX 2026.

“IMX 2026 bukan sekadar pameran otomotif, tetapi panggung pembuktian bahwa karya modifikator Indonesia telah berdiri sejajar sekelas builder dunia. Di tahun kesembilan ini, kami menghadirkan para legenda, builder terbaik, brand global, mobil-mobil ikonik, serta kolaborasi internasional dalam satu momentum yang mungkin tidak akan pernah terulang dengan komposisi yang sama,” jelas Andre Mulyadi, Project Director IMX.

Babak Baru Dari Industri Modifikasi

“IMX semakin istimewa dengan ditetapkannya subsektor modifikasi otomotif sebagai bagian dari Rindekraf. Pameran ini merupakan babak baru dari industri modifikasi dengan skala dan semangat yang semakin besar. IMX juga menjadi ruang bagi pelaku industri membangun jejaring kemitraan serta membuka akses pasar di dalam dan juga luar negeri,” papar Sabar Norma Megawati, Direktur Arsitektur dan Desain Ekonomi Kreatif.

Memasuki penyelenggaraan tahun ke-9, IMX 2026 kembali membawa warna baru yang membanggakan bagi dunia otomotif Tanah Air dengan sukses mendatangkan para maestro, serta legenda otomotif dari kancah internasional. Tak ketinggalan, IMX 2026 kembali menjadi pusat perhatian dunia lifestyle dan para kolektor, melalui hadirnya diecast skala 1:64 yang dirilis secara eksklusif dan terbatas.

Dua Legenda Modifikasi Jepang Siap Hadir di IMX 2026

IMX 2026 bakal menjadi panggung istimewa bagi pencinta modifikasi Indonesia. Dua nama besar dari Jepang dipastikan hadir dalam gelaran tahun ini. Mereka adalah Hironao Yokomaku, pendiri VeilSide, dan Kei Miura, sosok di balik TRA Kyoto, Pandem, serta Rocket Bunny.

Keduanya memiliki karakter desain berbeda. Namun, pengaruh mereka terhadap kultur modifikasi dunia sama-sama sangat besar.

Ajang IMX 2026 akan mengusung tema “Next Gen Culture”. Acara ini akan segera digelar di Hall 1, 2, dan 3 ICE BSD pada 9–11 Oktober 2026 mendatang. Tentunya, kehadiran dua maestro ini menjadi kesempatan langka bagi builder, kolektor, dan penggemar otomotif Tanah Air.

Hironao Yokomaku, Otak di Balik VeilSide

Hironao Yokomaku mendirikan VeilSide pada tahun 1990 silam. Nama ini diambil dari permainan arti kata nama belakangnya (Yoko = Side, Maku = Veil)

Kecintaannya terhadap kecepatan menjadi fondasi perjalanan VeilSide. Pada era 1990-an, Yokomaku bahkan mencatat sejumlah rekor drag race dan top speed Jepang. Salah satu pencapaiannya adalah catatan 0–300 km/jam dalam 13,72 detik. Rekor tersebut diraih menggunakan R-1 StreetDrag R32 Skyline.

Namun, VeilSide tidak hanya berbicara mengenai performa. Yokomaku memperkenalkan konsep complete package dalam membangun sebuah mobil.

Menurut pendekatan tersebut, performa mesin harus seimbang dengan handling dan desain aerodinamika.

VeilSide Mendunia Lewat Fast & Furious

Nama VeilSide semakin dikenal setelah karya Yokomaku masuk industri film Hollywood. Beberapa mobil ikonik dalam franchise Fast & Furious menggunakan sentuhan VeilSide. Salah satunya Mazda RX-7 merah yang tampil dalam film pertama.

VeilSide juga menggarap Honda S2000 milik Suki di 2 Fast 2 Furious. Mazda RX-7 Fortune yang digunakan Han dalam Tokyo Drift bahkan menjadi salah satu karya paling dikenali.

Hingga kini, Yokomaku tetap aktif melahirkan proyek baru. Salah satunya adalah lini mobil mewah kustom PREMIER4509LIMITED.

Kei Miura Membawa Revolusi Widebody

Jika Yokomaku dikenal melalui VeilSide, Kei Miura punya pengaruh besar melalui TRA Kyoto. Miura mengembangkan bahasa desain widebody yang kemudian melahirkan nama besar Pandem dan Rocket Bunny.

Perjalanannya juga tidak biasa. Sebelum dikenal sebagai desainer, Miura pernah bekerja sebagai kontraktor di Tokyo Disneyland. Dari sana, ia mengenal teknologi CAD. Pengalaman tersebut kemudian dikombinasikan dengan pemindaian 3D laser dan mesin CNC multi-axis.

Tahun 2010 menjadi titik penting dalam kariernya. Nissan S13 hasil karyanya membawa inspirasi NASCAR era 1980-an ke dunia modifikasi jalanan.

Box fenders, overfender lebar, dan ducktail menjadi ciri yang kemudian melekat pada desainnya.

Dua Gaya, Satu Pengaruh Besar

Miura mengembangkan desain berdasarkan kultur otomotif Kyushu. Ia memadukan estetika retro dengan karakter motorsport seperti Time Attack dan Group B Rally.

Katalog TRA Kyoto kini juga semakin luas. Berbagai mobil Jepang, Eropa, muscle car, hingga kendaraan niaga telah mendapat sentuhannya. Di Indonesia, karya Pandem dan Rocket Bunny juga semakin populer. Toyota GR Yaris Pandem “Mad Taxi” menjadi salah satu contohnya.

Kini, dua sosok yang membentuk wajah modifikasi modern tersebut akan hadir di IMX 2026.

Bagi Andre Mulyadi selaku Project Director IMX, kehadiran Yokomaku dan Miura menjadi bukti meningkatnya perhatian dunia terhadap industri modifikasi Indonesia.

IMX 2026 akhirnya bukan hanya tempat memamerkan mobil modifikasi. Gelaran ini menjadi ruang bertemunya dua legenda dunia dengan komunitas otomotif Tanah Air.

 

IMX HUB, Ekosistem Baru Bagi Para Antusias Otomotif

Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX), sebagai platform modifikasi terbesar di Asia Tenggara, meresmikan IMX Hub di Kota Bandung. Berlokasi di Jalan Naripan No. 30, tempat ini menandai evolusi IMX. Dari sekadar acara tahunan, menjadi ekosistem yang hidup setiap hari bagi para antusias otomotif Indonesia.

Mengusung tema Driven by Culture, dengan konsep Modern Loft meets Automotive Lifestyle, IMX Hub dirancang sebagai offline space premium yang mengintegrasikan budaya mobil (car culture) dan budaya kopi (coffee culture). Ruang ini hadir untuk memberikan pengalaman energi dan kurasi berkualitas ala IMX sepanjang tahun bagi para car enthusiasts, modifikator, brand, hingga content creator.

Gunakan Sistem Seasonal

IMX Hub Bandung resmi beroperasi mulai 22 Januari 2026. Menggunakan sistem seasonal, Season 1 akan berlangsung hingga periode Hari Raya Idul Fitri dengan sejumlah aktivasi atraktif. Sebut saja Garasi Drift yang memperkenalkan Drift Bull Lamborghini Murcielago bermesin V12 Tersedia juga merchandise edisi terbatas hanya 100 pcs secara eksklusif. Lalu ada Moto Mobi (Chef Mobi) yang menghadirkan kolaborasi kuliner Mie Turbo Overboost, yakni mie dengan premium beef dan racikan resep istimewa.

Sedangkan Gofar Hilman menghadirkan lini produk terbatas dari Turbo Bastard Wheel (TBW). Termasuk kolaborasi eksklusif TBW x Hot Wheels dan display unit Suzuki S-Presso GH Style. Hingga Curated Car Display yang terdiri dari LBWK Lamborghini Aventador milik Raffi Ahmad, Veilside Fortune RX-7 Venom dari film Fast & Furious: Tokyo Drift, serta Nissan R35 GT-R bermesin GT3.

Cara Menikmati Car Culture Yang Berbeda

“IMX hub ini mengusung tema otomotif sebagai intinya. Tapi makanan yang disajikan tetap bisa dinikmati semua orang, dari pecinta otomotif dan juga pecinta kuliner. Kami pastikan pengunjung menikmati makanan dan minuman yang enak,” kata Akash, FnB Director IMX Hub.

“IMX Hub adalah evolusi dari ekosistem IMX. Kami ingin komunitas tidak hanya sekadar berkumpul, tetapi juga berkolaborasi, belajar, dan menikmati car culture dengan cara yang berbeda. Konsep IMX Hub ini adalah yang pertama di Indonesia, dan kami ingin menyajikan pengalaman tak terlupakan,” tutup Andre Mulyadi, Project Director IMX.

IMX 2026 Kawal Era Baru Modifikasi Indonesia

Seiring dengan tahun ke-9 perjalanannya, Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) memperkuat posisinya sebagai pionir pameran modifikasi dan gaya hidup terbesar di Asia Tenggara. Melalui seremoni Kick-Off resmi yang digelar 20 Januari lalu, IMX 2026 memperkenalkan visi terbarunya yang bertajuk Next Gen Culture.

Pemilihan tema ini bukanlah tanpa alasan. Sebab IMX 2026 menangkap esensi pergeseran industri otomotif yang semakin sarat aspek digital, prinsip keberlanjutan (sustainability), serta kuatnya kreativitas generasi muda. Fokus utama tahun ini adalah merangkul milenial dan Gen Z, sebagai tulang punggung masa depan dalam industri kreatif.

IMX berkomitmen menjadi jembatan regenerasi. Transfer pengetahuan dan inspirasi antara pakar industri senior dengan talenta muda, terjadi secara organik untuk menjaga ekosistem otomotif nasional tetap relevan.

Bakal Pakai Tiga Hall ICE

Puncak kemeriahan IMX 2026 Next Gen Culture akan diselenggarakan pada 9-11 Oktober 2026. Untuk pertama kalinya, pameran ini akan berekspansi secara masif dengan menempati Hall 1, 2, dan 3 di Indonesia Convention & Exhibition (ICE), BSD City.

“Kementerian Ekonomi Kreatif sangat mendukung sekali gelaran IMX. Karena dalam modifikasi membutuhkan banyak tenaga kerja, mulai dari pengecatan, hingga pengerjaan modifikasi lainnya,” kata Sabar Norma Megawati Panjaitan, Direktur Arsitektur dan Desain Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif.

“Ekspansi IMX 2026 yang diselenggarakan di tiga Hall ICE BSD merupakan penanda penting bahwa industri modifikasi Indonesia sudah berkembang menjadi ekonomi kreatif yang matang, inklusif, dan berdaya saing tinggi. Kegiatan ini bukan sekedar pameran, melainkan sebuah gerakan industri yang mendorong pertumbuhan inovasi serta kolaborasi lintas sektor,“ imbuh Ronny Ahmad Nurudin, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung.

Ekosistem Terintegrasi

“Melalui Next Gen Culture, kami ingin memastikan bahwa semangat modifikasi diwariskan dengan cara yang lebih modern dan adaptif. IMX 2026 adalah panggung pembuktian bagi kreator lokal bahwa karya mereka memiliki standar teknologi masa depan yang siap bersaing di level internasional,” tukas Andre Mulyadi, Project Director IMX.

Road to IMX 2026: Strategi Globalisasi
Rangkaian perjalanan menuju acara puncak dimulai sejak Januari 2026. Momen ini menjadi kesempatan strategis bagi brand, manufaktur mobil, dan industri aftermarket untuk mengamankan lokasi booth di tiga hall baru, serta merancang kolaborasi sepanjang tahun. Dengan penggunaan tiga hall penuh dan jaringan kolaborasi lintas negara yang semakin kuat, IMX 2026 diproyeksikan menjadi edisi paling transformatif.

Lebih dari sekadar pameran, IMX kini berevolusi menjadi ekosistem terintegrasi yang menyatukan inovasi, peluang ekonomi dengan membuka akses ekspor produk lokal, dan menjadi pusat kreativitas. Melalui visi ini, IMX 2026 mengundang seluruh elemen bangsa untuk berkolaborasi membangun masa depan industri otomotif kreatif Indonesia yang tangguh, kompetitif, dan berpengaruh di kancah global.

Muscle MPV Daihatsu Xenia V8 Dapat Penyegaran

Selama beberapa tahun terakhir, Daihatsu Xenia V8 jarang terlihat oleh mata publik. Tapi menjelang Indonesia Modification and Lifestyle Expo (IMX) 2025, Multi Purpose Vehicle (MPV) sejuta umat ini mendapat penyegaran. Supaya tampil lebih atraktif dan semakin mengundang decak kagum.

Delapan tahun lalu, tepatnya di gelaran IMX yang pertama, menjadi debut Daihatsu Xenia V8 ini. Mobil ini langsung menjadi sorotan pengunjung, bersanding dengan deretan supercar. Tahun ini, Daihatsu Xenia V8 hadir kembali dengan tampilan jauh lebih macho, mengusung konsep Muscle Car ala Amerika.

Menggunakan format front engine, rear wheel drive, MPV dengan tempat duduk tiga baris masih setia dengan mesin V8 berkode 1UZ-FE 4.0 liter. Menjejalkan mesin yang biasa mengisi kabin depan Toyota Celsior atau Lexus LS400 itu, bukan hal yang mudah. “Pasang dudukan mesin kanan dan kiri, ternyata tidak muat ke belakangnya. Jadi harus bobok firewall,” ujar Om Mobi.

Urusan Kemudi Jadi Tantangan

Tantangan lain yang dihadapi tim Motomobi adalah urusan kemudi Daihatsu Xenia, yang tidak untuk penggunaan mesin berukuran gambot. “Steering system Xenia tidak dibuat relevan dengan penggunaan mesin konfigurasi V. Karena dirancang untuk ruang mesin standar, yang menggunakan mesin segaris. Harus diakali, supaya bisa diputar setirnya. Belum sempurna, rasanya masih sedikit aneh,” tambahnya.

Selain itu, gardan belakang diganti kepunyaan Toyota Hilux, untuk bisa menahan torsi mesin yang jauh lebih besar. Sistem suspensi belakang diganti total. Pengereman pun diperbarui, termasuk rem tangan hidrolik. Di bagian interior, tuas transmisi menggunakan produk Mitsubishi dan panel instrumen memakai produk aftermarket punya sepeda motor model sport. Asyiknya, dashboard masih tetap bawaan pabrik.

Untuk bagian eksterior, Pro Extreme ditunjuk untuk pengerjaan wrapping, menggunakan produk Avery Dennison asal Amerika. Hasilnya, mobil tampil hitam dengan sentuhan ungu dan marun saat terkena cahaya. Lampu depan pun diperbarui oleh Yoong Motor, menghadirkan tampilan lebih klimis.

Interior Bergaya Muscle Car Amerika

Di bagian interior, Vertue Concept mendesain dan memasang jok sesuai konsep muscle car Amerika 1960-1970an. Ada aksen ring dan jahitan putih. Dashboard dicat hitam, agar serasi dengan keseluruhan tema muscle car.

Dengan modifikasi eksterior, interior, dan mesin V8, Daihatsu Xenia yang awalnya dikenal sebagai mobil sejuta umat kini bertransformasi menjadi Muscle Car berperforma tinggi. Konsep ala Amerika klasik ini menjadi bukti kemampuan Motomobi dan tim spesialis modifikasi Indonesia, dalam menghadirkan karya kreatif yang unik serta berkelas.

Ford Mustang Milik Rifat Sungkar, Bukti Restomod Karya Indonesia

Indonesia Modification and Lifestyle Expo (IMX) 2025 dengan tema 8VOLUTION yang digelar di ICE BSD, Tangerang, lagi-lagi menjadi magnet bagi para pecinta otomotif dan pelaku industri modifikasi Tanah Air. Ajang ini tidak hanya menjadi tempat berkumpulnya karya-karya hebat yang memadukan kreativitas, teknologi, dan inovasi anak bangsa. Salah satu karya yang dinantikan selama ini dan akhirnya hadir di IMX 2025 adalah proyek restomod Ford Mustang milik Rifat Sungkar.

Mobil ini bukan sekadar proyek modifikasi biasa. Melainkan sebuah interpretasi modern dari mobil klasik yang dikerjakan dengan filosofi dan perhitungan matang. Uniknya, proyek restomod ini menggunakan basis BMW Seri 5 (E34) sebagai donornya. Bukan tanpa alasan kuat. Sebab BMW Seri 5 (E34) memiliki jarak sumbu roda (wheelbase) yang sangat mendekati dengan Ford Mustang. Sehingga sangat ideal dijadikan basis untuk proses kreasi ulang.

Bukti Aplikasi PP 45

“Mobil ini menjadi contoh untuk aplikasi PP 45 yang diperjuangkan IMI Mobility selama 3,5 tahun. Selama ini para builder di Indonesia kesulitan berbicara, karena belum ada aturan yang mengatur secara jelas. Nah, mobil saya ini adalah contoh konkret dari ubahan donor BMW Seri 5, menjadi Ford Mustang,” jelas Rifat Sungkar.

Menariknya, seluruh proses pengerjaan proyek ‘edan’ ini dilakukan oleh bengkel-bengkel lokal terbaik yang memiliki reputasi kuat di bidangnya masing-masing. Urusan bodi diserahkan kepada Dyna Works, lalu pembuatan komponen serat karbon buatan Autospot. Sedangkan proses pengecatan eksterior dipercayakan kepada Wetgloss.

Untuk bagian interior, Rifat menggandeng Cabin Car dan Ferari Jok. Kemudian Aruna Custom Project menangani bagian detil finishing. Di sisi performa, mesin digarap oleh AHT Garage, sistem knalpot dibuat oleh Labalans Exhaust, suspensi menggunakan ISC Coilover, dan kaca film dipercayakan kepada Atom. Dengan melibatkan banyak pihak dari industri modifikasi lokal, Rifat menegaskan bahwa mobil restomod ini merupakan hasil karya 100 persen anak bangsa.

Modifikasi Yang Terstruktur

“Saya ingin menunjukkan bahwa Indonesia punya kemampuan untuk membuat mobil dengan standar tinggi, tidak kalah dari builder luar negeri. Semua prosesnya dilakukan di sini, oleh tangan-tangan kreatif dari bengkel lokal,” imbuh Rifat.

Proyek ini bukan hanya sebuah karya seni otomotif, tetapi juga simbol kemajuan dunia modifikasi Indonesia yang semakin terstruktur dan diakui. Melalui karya seperti ini, IMX 2025 sekali lagi membuktikan dirinya sebagai ajang yang mendorong lahirnya inovasi, kolaborasi, dan kebanggaan terhadap industri modifikasi Tanah Air.

Coga Rilis Body Kit Buat Honda Civic Estilo

Pameran Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) 2025 selalu menjadi tempat lahirnya inovasi karya anak bangsa. Tahun ini, Coga Body Kit memperkenalkan body kit terbaru untuk Honda Civic Estilo, dengan gaya street racing. Momen ini menjadi momen istimewa, mengingat Honda Civic Estilo merupakan salah satu model legendaris di dunia modifikasi Indonesia.

Mobil ini acapkali menjadi pilihan bagi banyak modifikator, karena dikenal memiliki bobot ringan, dan punya performa responsif. Produk Honda ini kini tampil jauh lebih berkarakter, berkat sentuhan khas modifikator lokal dari Coga.

“Honda Civic Estilo punya karakter kuat, mudah dikembangkan, dan punya potensi besar untuk tampil ekstrem. Uniknya, sampai sekarang masih sangat sedikit tuner di dunia yang membuat body kit khusus untuk mobil ini,” kata Andra, dari Coga Body Kit, saat peluncuran di IMX 2025.

Secara konsep, body kit terbaru dari Coga ini tetap mempertahankan gaya wide body dengan over fender besar, yang memberikan kesan tegas dan berotot. Bumper depan dan belakang didesain ulang sepenuhnya, menghasilkan tampilan aerodinamis namun tetap agresif, khas mobil dengan aura balap.

Coga juga memperhatikan detil craftsmanship yang menjadi ciri khas modifikator Indonesia. Kap mesin kini hadir dengan desain baru yang lebih ringan dan fungsional. Sedangkan elemen seperti front lips, side skirt, dan diffuser belakang dibuat presisi, untuk menjaga keseimbangan antara estetika serta performa.

Peluncuran body kit ini menjadi pembuktian, bahwa tuner Indonesia kini mampu bersaing secara desain dan kualitas dengan produk internasional. Melalui IMX 2025, Coga menegaskan perannya sebagai brand lokal yang konsisten menghadirkan karya orisinal, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat tren modifikasi di Asia Tenggara.

Dengan hadirnya body kit baru untuk Honda Civic Estilo ini, Coga menegaskan arah desain mereka ke masa mendatang. Yakni street performance look, yang menonjolkan gaya ekstrem tanpa meninggalkan sentuhan tangan lokal, dan esensi craftsmanship khas Indonesia.

MaxDecal Bawa Nissan GT-R Kolaborasi SekuyaEVOS Ikut IMX 2025

Industri aftermarket otomotif kembali disuguhkan terobosan memukau. MaxDecal, pelopor sticker kendaraan, tak hanya memamerkan produk unggulan di IMX 2025, namun juga membawa karya seni inovatif melalui kolaborasi dengan SekuyaEVOS, pada sebuah Nissan GT-R (R35).

Pada gelaran modifikasi otomotif dan lifestyle, yang berlangsung 10-12 Oktober 2025 di ICE BSD City ini, MaxDecal menggabungkan dunia anime, gaming, dan budaya otomotif, menjadi satu identitas visual yang atraktif.

“Kami ingin menunjukkan bahwa dunia otomotif tidak hanya tentang performa, tetapi juga tentang identitas, gaya, dan ekspresi,” ujar Nofian Hendra, Project Director & RnD MaxDecal. Dirinya berharap kolaborasi ini dapat menginspirasi generasi muda, untuk terus mengekspresikan diri dan berkreasi, serta membawa antusiasme positif, dalam menciptakan karya yang dapat melampaui batas-batas industri.

Starla dan Roar

Kolaborasi ini menghadirkan dua ikon utama. Yang pertama ialah Starla, karakter dari dunia Sekuya yang melambangkan harapan dan impian. Selanjutnya Roar, karakter EVOS yang digambarkan sebagai harimau kecil penuh keberanian. Keduanya menjadi jembatan visual yang menghubungkan berbagai karakter dalam satu kanvas otomotif.

Karya spektakuler MaxDecal berkolaborasi dengan SekuyaEVOS di IMX 2025 ini mendapat perhatian Kementerian Ekonomi Kreatif (EKRAF). “Saya ingin mengucapkan apresiasi untuk MaxDecal. Jangan lelah berjuang. Terus menginspirasi dan mendorong pertumbuhan industri kreatif di kancah nasional dan internasional,” ucap Irene Umar, Wakil Menteri EKRAF.

Puncak dari kolaborasi ini tersaji pada diperkenalkannya Nissan GT-R (R35), dibalut decal canggih, guna menerjemahkan visi kreatif paling kompleks sekalipun. MaxDecal mengaplikasikan 9600 Series Printable (9600 MCP 01) pada bodi ‘Godzilla’ ini. Dipadukan dengan laminasi FOG60 untuk memberikan tampilan akhir yang lebih glossy, membuat setiap detail desain ampak hidup di bodi mobil.

Kanvas Pribadi

“Kami melihat tren modifikasi bukan hanya tentang penampilan semata. Tetapi ini adalah sebuah kanvas di mana setiap pemilik mobil bisa bercerita tentang dirinya, jiwanya, dan visinya,” jelas Nofian Hendra.

Di IMX 2025, MaxDecal menghadirkan Paint Protection Film (PPF) dan 9600 Series yang memiliki keunggulan dapat dicetak. Selain itu, MaxDecal akan meluncurkan produk terbarunya: PPF G20 Max, G18 Max, dan S18, serta G10 Series. Keempat produk ini telah menggunakan teknologi canggih untuk memberikan perlindungan optimal dan ketahanan terbaik bagi kendaraan.

Revolusi Cat Spider, Hadirkan Teknologi Terdepan Cat Kendaraan

Cat Spider merupakan produk buatan dalam negeri, dengan inovasi terbaik dan kualitas dunia, turut tampil di ajang Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) 2025 di ICE BSD City, pada 10-12 Oktober 2025. Spider membawa Mitsubishi Lancer serta berkolaborasi dengan sejumlah modifikator dan sosok terkenal Tanah Air.

Cat Spider produksi PT Anugerah Berkat Cahaya Abadi (ABCA) ini mendemonstrasikan kekuatan teknologi cat lokal. Yang diklaim mampu menandingi, bahkan melampaui standar global. “Kami membawa mobil Mitsubishi Lancer hasil kolaborasi dengan W2R Carchitec, berwarna Jet Black. Di luar booth kita juga banyak kolaborasi dengan para public figure,” kata Sugiarto, Marketing Director PT ABCA.

Teknologi Revolusioner

Di IMX 2025, booth Spider mengusung tema Car & Coffee. Ini bukan sekadar tempat pamer, melainkan sebuah ruang komunal yang dirancang untuk merangkul para pecinta mobil dan pemilik body shop. “Kami ingin booth Spider menjadi tempat untuk nongkrong, ngopi, dan membicarakan ide serta visi modifikasi warna,” jelas Sugiarto.

Spider juga memamerkan seluruh lini produk unggulannya. Di antaranya cat warna hitam yang diklaim sebagai yang paling pekat di pasar, memberikan kedalaman optimal. Termasuk clear coat dengan teknologi self-healing yang revolusioner. Sehingga memungkinkan clear coat bisa ‘sembuh sendiri’ dari baret halus, hanya dengan bantuan paparan sinar matahari.

Cat Chrome Inovatif

SPC100 Ultra Mirror Chrome Aerosol yang sempat viral juga hadir dalam kemasan aerosol, memudahkan para antusias otomotif mendapatkan efek cermin yang sempurna tanpa alat khusus. Spider juga akan melakukan soft launching Spider Aerosol 100 Warna, inovasi terbaru cat aerosol dengan 100 pilihan warna tanpa perlu mixing, berteknologi tahan bensin, dan harga terjangkau.

Spider juga akan memberikan harga-harga khusus, termasuk untuk produk chrome SPC100 dan 88 yang dijamin termurah di Indonesia. Ada Live Demo Aplikasi SPC100 menggunakan kuas dan Live Painting Pinstripes & Airbrush, untuk melihat keahlian teknis secara langsung.

Tren modifikasi cat saat ini sangat positif dan semakin membaik, karena konsumen lebih teredukasi dan gampang menerima teknologi baru. “Ada banyak potensi yang bisa terus digali, seperti cat chrome teknologi terbaru yang menguji batas-batas teknik aplikasi cat model lama,” tutup Sugiarto.

Plan Paint dan Freeflow Kustom Bawa Mazda MX-5 Toraja Roadster

Dalam ajang Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) 2025 yang berlangsung di ICE BSD City, pada 10-12 Oktober 2025, Plan Paint mencuri perhatian, dengan kolaborasi akbar bersama Freeflow Kustom Painting dan DeVilbiss melalui penampilan Mazda MX-5 Toraja Roadster.

Proyek ini menjadi representasi nyata dari penggabungan presisi artistik seni tradisional Nusantara, dengan kecepatan eksekusi dan teknologi cat mutakhir. Karya ini lahir melalui proses riset dan diskusi yang panjang. Berkolaborasi dengan custom painter terbaik di Indonesia, yaitu Freeflow Kustom, dan NA AutoProject.

“Ini sebuah representasi nyata dari dedikasi dan inovasi tim kami, dalam menghadirkan standar baru bagi dunia custom automotive work di Indonesia,” ujar Anisa Andayani, CEO Plan Paint Indonesia.

Perwujudan Berani

Modifikasi Mazda MX-5 merupakan perwujudan yang berani, sebab memadukan gaya JDM (Japan Domestic Market) dengan seni tradisional Nusantara. Toraja Roadster seperti sebuah penggabungan seni dan teknologi.

“Karya besar selalu lahir dari kombinasi antara kreativitas, disiplin, dan ketepatan teknis. Kami ingin menjadi bagian dari gerakan yang mengangkat kualitas pengerjaan otomotif Indonesia ke level yang lebih tinggi,” imbuh Anisa.

Selama ini, Plan Paint Indonesia, telah banyak terlibat dalam proyek-proyek modifikasi, yang sukses tampil di IMX. Namun kali ini, Plan Paint memutuskan untuk melangkah lebih maju.

Bupati Tana Toraja, dr Zadrak Tombeg turut mengucapkan terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya, atas nama seluruh masyarakat Tana Toraja kepada Plan Paint Indonesia dan Freeflow Kustom yang telah meluncurkan Toraja Roadster ini.

Kekayaan Budaya Tak Ternilai

“Ini sebuah perpaduan inovasi otomotif global dan kekayaan tak ternilai dari budaya kita. Melihat motif-motif suci diwujudkan menjadi karya seni bertekstur dan berelief di atas bodi mobil, menunjukkan bahwa budaya Toraja mampu beradaptasi serta berdialog,” tambah dr Zadrak.

Secara mendasar, mobil ini diubah total dengan body kit agresif dari LBWK (Liberty Walk) Jepang yang didesain khusus untuk Mazda MX-5. Dipadukan dengan sistem suspensi AirBFT, serta tambahan velg elegan.

“Kami mengambil empat motif tradisional Toraja yang masing-masing memiliki filosofinya tersendiri. Motif yang kami buat benar-benar bertekstur, seperti relief. Jika dipegang, terasa ada bevel dan berkontur. Terkesan seperti sebuah ukiran nyata,” papar Mochamad Syamsul Fahmi atau lebih dikenal luas dengan Fahmi Freeflow.

Pengaplikasian Teknik 3D Painting

Ini adalah teknik yang baru pertama kali diaplikasikan pada kendaraan roda empat. Sebelumnya, sudah mencoba beberapa eksperimen pada sepeda motor dan berhasil,” kata Fahmi. Pengerjaan proyek ini memakan waktu total sekitar dua bulan efektif, meskipun proses pengecatan utamanya hanya satu bulan. Tantangan terbesar ada pada pengaplikasian teknik 3D painting itu sendiri.

“Mengkombinasikan desain dan warna juga sangat sulit. Ditambah lagi dengan waktu yang terbatas, untuk bisa tampil maksimal di IMX,” ungkap Fahmi.

Proyek Toraja Roadster menjadi wadah eksplorasi berbagai produk unggulan dari lini Plan Paint, mulai dari tahap dasar hingga hasil akhir yang maksimal.

IMX 2025 8VOLUTION Diserbu Pecinta Modifikasi dan Gaya Hidup Otomotif

Pameran otomotif dan gaya hidup terbesar di Asia Tenggara, Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) 2025, resmi dibuka hari ini, 10 Oktober 2025, di ICE BSD City Hall 9–10, Tangerang, Banten. Tahun ini, IMX kembali digelar selama tiga hari, dengan mengusung tema 8VOLUTION. Tema tersebut menandai delapan tahun perjalanan IMX, dalam mendukung industri modifikasi dan lifestyle di Indonesia serta Asia Tenggara.

IMX 2025 berhasil menarik perhatian pecinta otomotif dari berbagai penjuru, baik dalam negeri maupun mancanegara. Pembukaan acara berlangsung meriah, dengan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting yang turut memberikan dukungan terhadap perkembangan industri modifikasi nasional.

Acara dibuka secara resmi oleh Andre Mulyadi, Project Director IMX 2025. Bersama Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah Republik Indonesia, Maman Abdurrahman, S.T., Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI), Bapak Moreno Soeprapto, Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kementerian Pariwisata, Bapak Vinsensius Jemadu, dan Direktur Arsitektur dan Desain Kementerian Ekonomi Kreatif, Ibu Sabar Norma Megawati Panjaitan.

Industri Yang Amat Menarik

“IMX menjadi gerakan yang mempersatukan pelaku industri, kreator, dan komunitas otomotif Indonesia untuk terus berevolusi. Di tahun ke-8 ini, kami ingin dunia melihat bahwa karya anak bangsa sudah layak berdiri sejajar dengan negara-negara besar. Dalam hal inovasi modifikasi dan gaya hidup otomotif,” ujar Andre Mulyadi.

“Kita harus liat bahwa perlengkapan modifikasi itu didukung oleh penggiat usaha kecil dan menengah. Sebut saja oleh teman-teman yang bergerak di sektor cat mobil, modifikasi, body kit, banyak sekali yang terlibat. Itu yang menjadi perhatian kami,” imbuh Maman Abdurrahman, S.T.

“Ikatan Motor Indonesia akan mendukung IMX dan juga industri aftermarket. Karena industri ini sangat menarik,” kata Moreno Soeprapto.

Sejak pagi, antusiasme pengunjung memenuhi area pameran. Deretan mobil hasil modifikasi kreatif dan atraktif, menjadi daya tarik utama di setiap booth. Baik karya modifikator Indonesia maupun internasional, turut memeriahkan IMX 2025 ini. Melalui kolaborasi lintas negara, yang menunjukkan keberagaman gaya dan inspirasi modifikasi.

Banyak Tokoh Modifikasi Dunia

Aktivitas di setiap booth juga ramai dipadati pengunjung yang berburu merchandise eksklusif, koleksi diecast langka, hingga promo terbatas dari berbagai brand otomotif dan lifestyle ternama.

Tahun ini, IMX 2025 semakin istimewa dengan kehadiran tokoh modifikasi dunia dalam program IMX Overseas Guest. Ada Wataru Kato (Liberty Walk), Smokey Nagata (Top Secret), dan Ichiraku (Director Internasional RWB). Tidak hanya itu, Hana Vocado, figur pop otomotif asal Korea.

Deretan nama besar lainnya turut hadir, di antaranya: Big Mike, Ryan Rywire, Musa Tjahjono (USA), Takahiro Ueno (Vertex Japan), hingga Kuhl Racing Japan. Tampil pula deretan mobil modifikasi unggulan seperti Liberty Walk Lamborghini Aventador, Liberty Walk Nissan Skyline R32 Amoculture, hingga Nissan Skyline Top Secret R32 Gold dan Red.

Sebagai pameran yang konsisten menghadirkan inovasi dan kolaborasi, IMX 2025 menjadi ruang bertemunya pelaku usaha, komunitas, dan kreator otomotif dari berbagai negara.

Melalui semangat 8VOLUTION, IMX terus memperkuat posisinya sebagai pusat budaya modifikasi dan gaya hidup otomotif Asia Tenggara, Sekaligus memperlihatkan potensi besar industri kreatif Indonesia di mata dunia.

Smokey Nagata dari Top Secret Jepang Bakal Merapat ke IMX 2025

Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) 2025 mengumumkan kesuksesannya dalam membujuk Kazuhiko ‘Smokey’ Nagata, untuk hadir di ajang puncak IMX 2025, pada 10-12 Oktober nanti di ICE BSD, Tangerang. Pendiri bengkel tuning legendaris, Top Secret, memang menjadi salah satu wishlist utama yang selama ini diidamkan oleh audiens IMX 2025.

Keputusan Smokey untuk datang ke Indonesia menjadi pencapaian besar. Dengan kata lain, misi lobi yang dilakukan tim IMX ke Jepang pada 10 Agustus 2025 tersebut, membuahkan hasil. Setelah pertemuan langsung di markas Top Secret, Chiba, Jepang.

“Kami sangat antusias mengumumkan bahwa Smokey Nagata, menerima undangan kami untuk hadir di IMX 2025. Ini akan menjadi momen langka bagi pecinta otomotif Tanah Air untuk bertemu langsung dengan salah satu ikon terbesar di dunia JDM sepanjang sejarah,” kata Andre Mulyadi, Project Director IMX.

Modifikasi Secara Diam-Diam

Smokey memulai karirnya sebagai teknisi muda di Toyota, sebelum bergabung dengan Trust (Greddy). Di tempat ini, ia mulai melakukan modifikasi mobil pribadinya secara diam-diam, setelah jam kerja. Sehingga menciptakan nama Top Secret. Karena keahliannya, pada 1991, ia mendirikan bengkel tersebut. Sejak 1993, Top Secret rutin tampil di Tokyo Auto Salon hingga saat ini.

Namanya mendunia pada tahun 1998, melalui aksi nekat mencoba menembus 300 km/jam di jalan tol A1(M) Inggris, dengan menggunakan Toyota Supra kelir emas, bermesin RB26DETT bertenaga lebih dari 1.000 hp. Aksi itu berujung pada penangkapan dan deportasi, namun membuatnya dijuluki tuner paling berani di dunia. Ia juga dikenal dengan Supra V12 yang mencatat kecepatan 330 km/jam di Nardò Ring, Italia.

Warna emas pada mobil-mobil Top Secret menjadi arti bahwa kendaraan tersebut adalah mahakarya yang disetujui langsung oleh Smokey. Hingga kini, Top Secret tetap menjadi bengkel tuning papan atas dengan proyek ekstrem seperti GT-R VR38 dan Supra V12.

Mau Bawa Kejutan

Kehadiran Smokey di IMX 2025 memunculkan satu pertanyaan besar di kalangan penggemar. Apa ia bakal membawa langsung deretan mobil legendarisnya ke Tanah Air? Meski belum ada konfirmasi resmi, tim IMX memberi kode bahwa ‘kejutan besar’ sedang dipersiapkan.

IMX 2025 Surabaya, Bukti Semangat Modifikasi Kota Pahlawan

Rangkaian Road to Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) 2025: 8VOLUTION, sukses menutup akhir pekan dengan serbuan antusiasme pecinta otomotif di Surabaya. IMX 2025 Surabaya digelar pada 31 Mei – 1 Juni 2025, di Surabaya Convention Center – Pakuwon Mall (PTC), sukses menyedot ribuan pengunjung. Bahkan seluruh tiket habis terjual sebelum acara berakhir.

Opening ceremony yang digelar pada 31 Mei turut dihadiri oleh Erwin Indrianto, Deputi Hubungan Antar Lembaga PP IMI, yang mewakili Bambang Soesatyo. Beserta Bambang Haribowo, selaku Ketua IMI Jawa Timur. Keduanya memberikan dukungan penuh terhadap kontribusi IMX, dalam memajukan industri kreatif otomotif di Indonesia.

“Semoga gelaran IMX di Surabaya berlangsung meriah dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Harapannya, ke depan semakin banyak daerah yang bisa dikunjungi oleh IMX. Semoga IMX terus berkembang, semakin besar, dan mampu membawa dunia modifikasi Indonesia menembus panggung internasional,” kata Erwin Indrianto.

Tiket Ludes, Die-cast Laris

Antusiasme pengunjung dan tingginya partisipasi komunitas menjadi bukti nyata keberhasilan acara IMX di Surabaya. Acara ini tidak hanya menghadirkan hiburan dan edukasi otomotif, tetapi juga memperkuat posisi IMX sebagai barometer tren modifikasi di Indonesia.

“Surabaya membuktikan diri sebagai kota yang penuh semangat dan potensi dalam dunia modifikasi. Tiket sold out, die-cast habis, dan suasana unloading yang berbeda. Kami bangga bisa membawa atmosfer IMX yang lebih segar di sini,” jelas Andre Mulyadi, Project Director IMX dan Founder NMAA.

Produk eksklusif seperti Mini GT LBWK Kenmeri Ver.3 edisi ketiga, yang hanya tersedia 1.500 unit bersertifikat resmi dari Liberty Walk, habis diserbu kolektor. IMX Auction pun sukses menarik perhatian, dengan sesi lelang die-cast LBWK Kenmeri Ver.3 bernomor seri cantik, yang jadi buruan para penggemar.

Dua IMX Golden Ticket Sekaligus

IMX Surabaya juga menjadi wadah edukasi otomotif. Pengunjung antusias mengikuti coaching clinic interaktif dari para modifikator ahli yang membagikan ilmu modifikasi. Momen ini menjadi bukti bahwa IMX tak hanya menampilkan kemeriahan, tetapi juga mendorong pertumbuhan kualitas para pelaku modifikasi Indonesia.

Program IMX Raffle Pack pun sukses memancing adrenalin pengunjung. Setiap jamnya, pengunjung beruntung mendapatkan hadiah spesial mulai dari die-cast langka, velg, produk aftermarket, hingga merchandise eksklusif. Di sisi lain, IMX Lifestyle Magnet menghadirkan sentuhan gaya, dengan penghargaan khusus bagi pengunjung dengan busana paling unik dan trendy.

Yang paling ditunggu ialah IMX Golden Ticket. Untuk pertama kalinya, Surabaya berhasil mencatat sejarah dengan meraih dua IMX Golden Ticket sekaligus. Dua mobil yang terpilih ialah Toyota 86 milik Rizky dari HPRT dan Ford Mustang milik Josiah dari Thames70Garage.

Bekal Karya Anak Bangsa di Osaka Auto Messe 2025

Pameran otomotif Osaka Auto Messe 2025 akan berlangsung dalam hitungan hari saja. Gelaran yang diadakan pada 7-9 Februari tersebut, berlokasi di Intex Osaka, Jepang. Kesempatan ini juga dimanfaatkan oleh National Modificator & Aftermarket Association (NMAA) untuk mempromosikan produk aftermarket buatan Indonesia ke pasar global.

Inisiatif NMAA Great of Indonesia ingin membuktikan bahwa karya anak bangsa mampu bersaing di kancah internasional. Partisipasi NMAA di Osaka Auto Messe 2025, bukan hanya tentang promosi. Namun pembuktian bahwa Indonesia punya potensi besar di pasar global.

“Pada program ini juga kami membawa satu unit karya modifikator Indonesia, yakni sebuah Honda Civic Estilo. Mobil milik Reza Ardjil ini, akan memperlihatkan kualitas builder lokal ke panggung dunia,” kata Andre Mulyadi, Project Director Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX).

Honda Civic Estilo tersebut bergaya Street Racing USDM. Mobil ini mengusung sentuhan seni batik khas Indonesia, bertema ‘Batik Hokokai’. Dengan memadukan unsur batik tradisional Indonesia dan literasi budaya Jepang. Kombinasi estetika tradisional dan gaya balap modern, dipastikan bakal mengundang perhatian para pengunjung Osaka Auto Messe.

Kesuksesan partisipasi Indonesia di Osaka Auto Messe 2025 tak lepas dari dukungan dari Saber Industries, Venom Audio, Yoong Motor, dan Abca. NMAA akan membawa produk lokal kebanggaan Indonesia. Mulai dari velg Turbo Bastard Wheel, lampu dari Saber Industries, sistem audio premium Venom Audio, perlengkapan perawatan mobil Wetshine Care, dan cat Abca.