BMW Bawa M3 Competition dan M3 CS Touring di GJAW 2025

BMW Group Indonesia kembali berpartisipasi di ajang Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 di ICE BSD, Tangerang. Dengan membawa sedan M3 Competition terbaru serta station wagon M3 CS Touring.

“Dua model ini membawa DNA balap khas BMW M dalam bentuk paling murni. Dengan perpaduan tenaga, presisi, kenyamanan harian, serta teknologi keselamatan. Keduanya menjadi simbol bagaimana BMW terus menghadirkan inovasi yang relevan,” kata Peter Medalla, President Director BMW Group Indonesia.

Pada bagian eksterior, M3 Competition mendapatkan pembaruan di bagian depan dengan hadirnya lampu baru dengan fitur adaptive LED Headlights dengan matrix beam dan aksen biru.

Torsi Monster 650 Nm

Masuk ke dalam, kini M3 Competition kini dilengkapi BMW Curved Display yang terdiri dari layar 12,3 inci dan 14,9 inci yang menggunakan BMW Operating System 8.5 yang menjadi dasar generasi terbaru BMW iDrive dengan pengoperasian via sentuhan atau perintah suara. Kemudian terdapat Setir M baru tiga palang dengan penanda merah jam 12 serta air vent yang didesain ulang.

M3 Competition tetap menggunakan mesin enam silinder 3.0 liter M TwinPower Turbo yang kini mampu menghasilkan tenaga 530 hp. Torsi masih sama, yakni 650 Nm. Hasilnya akselerasi dari 0 hingga 100 km/jam dapat ditempuh dalam waktu 3,5 detik menuju top speed yang dibatasi hingga 250 km/jam. Tenaga mesin disalurkan melalui transmisi M Steptronic 8-speed, dengan Drivelogic menuju keempat roda melalui sistem xDrive.

BMW juga membawa varian edisi terbatas M3 CS Touring yang kini menjadi station wagon tercepat di sirkuit Nürburgring. Model ini mendapatkan penggunaan komponen CFRP dibagian interior seperti front splitter, air inlet, kap mesin, cover spion dan diffuser belakang. Model ini dapat dibedakan lampu depan LED berwarna kuning, dan aksen merah pada grille depan dan emblem belakang.

Tawarkan Kepraktisan

Masuk ke dalam, terdapat BMW Curved Display yang terdiri dari instrument cluster 12,3 inci yang menampilkan M Shift Lights di bagian atas, dan layar infotainment 14,9 inci. Sistem ini sudah mendukung BMW Operating System 8.5 dengan generasi terbaru sistem display dan kontrol BMW iDrive.

Jok mobil menggunakan M Carbon bucket yang dibalut kulit Merino berwarna Black Red dengan sandaran kepala terintegrasi, logo model CS illuminated. Detail M lain yang khas termasuk badge merah CS di konsol tengah, sabuk pengaman M, serta door sill plate dengan tulisan model. Mobil ini masih menawarkan kepraktisan dengan electric tailgate dan bagasi, dengan volume 500 liter dan dapat diperluas hingga 1.510 liter.

M3 CS Touring menggunakan mesin silinder silinder 3.0 liter twin turbo yang dimodifikasi, sehingga tenaga mesin naik menjadi 551 hp dan torsi 650 Nm. Hasilnya 0-100 km/jam dapat ditempuh dalam waktu 3,5 detik, menuju top speed yang dibatasi secara elektronik pada 300 km/jam. Tenaga mesin disalurkan melalui transmisi M Steptronic 8-speed, dengan Drivelogic menuju keempat roda lewat sistem M xDrive.

Model ini juga mendapatkan kalibrasi DSC dan M Dynamic Mode secara khusus. Demikian pula sistem kemudi M Servotronic dan sistem pengereman terintegrasi. Pengereman menggunakan Compound dengan kaliper dalam warna Red High-Gloss.

Untuk harganya model M3 CS Touring dibanderol dengan harga Rp 3,307 miliar. Sedangkan model M3 Competition Sedan dibanderol seharga Rp 2,497 miliar. Keduanya merupakan harga off the road.

BMW M3 CS Touring Hebohkan Balap Ketahanan di Bathurst

Peluncuran model terbaru BMW di Australia dalam kejuaraan balap ketahanan Bathurst 12 Hours sukses bikin heboh. Pasalnya, yang diluncurkan bukan model biasa pula, tapi BMW M3 CS Touring. Versi wagon dari M3 CS ini bakal beredar di pasar global, kecuali Negeri Paman Sam. Konsumen di AS nampaknya harus gigit jari. Hmm…

Sport Wagon?

BMW M3 CS Touring menjawab keinginan para penyuka mobil harian keluarga. Tapi jangan adu kebut sambil antar jemput anak ke sekolah atau belanja ke supermarket.

Mesin 6-silinder 3.0-liter twin turbo di balik bonnetnya diupgrade. Tekanan boost turbo ditingkatkan jadi 30 psi. Outputnya yang terdongkrak jadi 543 hp lebih unggul 20 hp dari spek standar M3 Competition. Torsi puncaknya pun melejit jadi 650 Nm.

Transmisinya masih tetap versi automatic 8-speed seperti versi standardnya. Sistem penggerak all-wheel drivenya pun sama.

Performa yang menggelora diimbangi paket M Driver’s Package sebagai kelengkapan standar. Software setelan suspensi diracik ulang. Penguatan dilakukan pada sasis depan. Sistem rem diupgrade dengan versi high performance. Tersedia pula opsi rem cakram keramik-karbon. Sistem exhaust sport dengan adjustable valves dan pipa peredam titanium bikin suara makin menggelora.

Upgrade Ektensif

Agar karakter balap semakin kental, perlu upgrade yang lebih ekstensif di sejumlah sektor. Lips spoiler ala mobil balap dipasang pada bemper belakang. Grille dibuat lebih polos dan free-flow tanpa bingkai chrome. Aliran udara ke radiator kian leluasa. Mika lampu LED siang hari pakai warna kuning seperti mobil balap.

Diet bobot juga dilakukan. Kap mesin, splitter depan dan sirip diffuser belakang, air intakes depan hingga spion pakai bahan serat karbon. Walau bobot cuma berkurang 15 kg, tapi gaya tampilan makin garang. Gaya balap makin sempurna dengan satu set pelek M light-alloy 19 inci di depan dan 20 inci di belakang.

M3 CS Touring dilengkapi jok balap M Carbon dengan setelan elektronik dan penghangat. Setir sport BMW M berbalut kulit Alcantara. Emblem “CS” pun dilengkapi lampu iluminasi. M3 CS Touring pun siap menggerus aspal jalan raya dan tarmac sirkuit balap.

Hasil rombakan pada M3 versi wagon favorit para kaum hawa ini sangat memuaskan. Saat pedal gasnya direbahkan, cuma butuh 3,5 detik untuk mencapai 100 km/jam dan 11,7 detik untuk tembus 200 km/jam. Top speed bisa menyenggol angka 300 km/jam.

Beredar Mulai Maret 2025

Ya, BMW M3 CS Touring akan beredar mulai Maret 2025 mendatang. Sebarannya mulai dari Eropa, Australia, Jepang, hingga Korea Selatan. Tak disebutkan berapa unit yang akan diproduksi dan berapa kuota yang disediakan untuk setiap negara tujuan.

Di Inggris harganya mulai dari £120.600 atau setara Rp 2,44 miliaran. Sedangkan di Negeri Kanguru harganya AU$253.900 atau sekira Rp 2,57 miliaran.