Maxus Mifa 7 dan Mifa 9

Maxus Mifa 7 & 9 Mulai Diserahkan Ke Konsumen

Maxus, yang diageni oleh PT Indomobil Energi Baru memulaih proses serah terima produk mobil listrik Mifa 7 dan 9 kemarin (18/01) di Jakarta.

Kedua MPV listrik ini diperkenalkan pada acara Gaikindo Jakarta Auto Week 2024 lalu rupanya sukses menggaet perhatian publik. Proses delivery pun terbilang cepat untuk sebuah mobil yang benar-benar baru di pasar Indonesia.

Maxus Mifa 7 dan 9 mulai serah terima kepada konsumen

“Hari ini, Maxus Indonesia dengan penuh rasa syukur menyerahkan unit-unit pertama Maxus MIFA 7 dan Maxus MIFA 9 milik para pelanggan yang telah melakukan pemesanan dari bulan Oktober lalu,” kata ujar Yudhy Tan, Chief Operating Officer (COO) PT Indomobil Energi Baru.

“Acara ini merupakan wujud nyata komitmen Maxus untuk segera memenuhi kebutuhan pelanggan. Dengan mulai menyerahkan kendaraan hanya dalam waktu kurang dari dua bulan sejak peluncurannya di GJAW 2024,” tambahnya.

Maxus Mifa 7

Maxus Mifa 7 dan 9 merupakan MPV berpenggerak listrik dengan tiga baris tempat duduk. Mifa 7 akan menyasar pangsa pasar MPV medium sekelas Nissan Serena, dengan interior lega dan sederet fitur yang terlihat mahal.

Seperti audio racikan JBL, layar monitor 12,3 inci atau panoramic sunroof. MPV ini mampu menempuh jarak 430 km, plus memiliki kemampuan fast charging 130 kW.

Rakit Lokal

Maxus Mifa 9 siap tampil di GJAW 2024

 

Sedangkan Mifa 9 diposisikan di atasnya dan akan berhadapan dengan minivan mewah macam Toyota Alphard atau Denza D9. Kelengkapannya pasti lebih mewah, namun yang layak disoroti adalah jarak tempuhnya yang diklaim mencapai 565 km berdasarkan pengujian WLTP. Aktualnya hampir bisa dipastikan akan berbeda. Baterainya 90 kWh, yang bisa tersisi dari 30-80 persen dalam 30 menit.

Indomobil Energi baru juga menempelkan kedua Maxus ini dengan garansi purna jual. Seperti servis gratis selama lima (5) tahun atau 75.000 kilometer (mana yang tercapai lebih dulu). Selain itu, mereka juga sudah mendapatkan persetujuan dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) untuk ikut serta dalam program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) dan merakit produknya di dalam negeri.

Saat ini, Maxus Mifa 9 dijual dengan harga Rp 1.088.000.000, sedangkan Mifa 7 dipasarkan seharga Rp 788 juta. Keduanya OTR Jakarta. 

Maxus Mifa 9 siap tampil di GJAW 2024

Maxus Mifa 9 Akan Tampil di GJAW 2024, Siap Dirakit Lokal

Masih ingat merek mobil listrik Maxus? PT Indomobil Energi Baru (IEB) yang sekarang resmi jadi Agen Pemegang Merek (APM) Maxus mengumumkan mereka akan tampil di gelaran Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2024, November nanti. Produk yang dipajang tentunya MPV mewah Mifa 9.

Dikutip dari rilis resminya, keikutsertaan Maxus dalam pameran ini sebagai langkah lanjutan menyusul kesepakatan kerjasama antara Indomobil Group dan SAIC-Maxus pada bulan Mei 2024.

interior Maxus Mifa 9

IEB yang merupakan bagian dari Indomobil Group, memiliki komitmen dan strategi jangka panjang dalam mengembangkan Maxus di Indonesia. Komitmen ini diperkuat dengan dukungan penuh Indomobil Group terhadap kebijakan pemerintah dalam pengembangan industri kendaraan listrik di Indonesia.

Salah satu langkah signifikan yang dijalankan adalah mendaftarkan Maxus Mifa 9 dalam program percepatan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) yang dicanangkan oleh pemerintah. Untuk bisa masuk program tersebut, Mifa 9 harus dibuat di dalam negeri. Makanya, sepertinya tidak akan lama lagi akan ada pabrik yang merakit MPV listrik ini.

Mifa 9 siap CKD

Dengan dibuat di Indonesia, diharapkan harga Mifa 9 bisa ditekan hinga di abwah Rp 1,1 milyar. Untuk informasi, saat diperkenalkan di GIIAS 2023 lalu, mobil ini dibanderol Rp 1,4 milyar.

Chief Operating Officer PT Indomobil Energi Baru, Yudhy Tan menyampaikan, “Kami bangga dapat memproduksi Maxus Mifa 9 di dalam negeri. Sebagai bagian dari komitmen kami terhadap pengembangan kendaraan listrik di Indonesia. Dengan harga yang lebih kompetitif dan kualitas premium, kami percaya Maxus Mifa 9 akan menjadi pilihan utama. (Terutama) bagi yang mencari kendaraan ramah lingkungan, dengan tingkat kenyamanan dan performa yang tinggi.”

GAC Aion Y Plus uji jalan

GAC Aion Y Plus Mulai Uji Jalan di Indonesia

GAC Aion Y Plus mulai menjalani uji coba di jalanan Indonesia. Bukan spyshot, tapi kegiatan ini diumumkan langsung oleh PT Indomobil Energi Baru dan GAC Aion melalui rilis resminya.

Melalui uji coba ini, pastinya mereka akan mendapatkan informasi soal bagaimana kinerja Y Plus saat dihadapkan pada kondisi jalanan dan lalu lntas di Indonesia.

Hasilnya, diklaim kalau GAC Aion Y Plus adalah “Sahabat berkendara yang cerdas, aman, terdepan secara teknologi dan fitur, ramah lingkungan, serta menyediakan pengalaman pengguna yang memuaskan.”

Pengujian tersebut mencakup berbagai aspek. Dimulai dari performa mesin, efisiensi energi, sistem pengereman. Lalu suspensi, hingga teknologi keselamatan dan kenyamanan bagi pengemudi serta penumpang.

AION Y Plus

“Ini guna membuktikan bahwa Aion Y Plus merupakan solusi kendaraan yang tepat bagi kebutuhan konsumen Indonesia. Kami sangat senang dapat melakukan kegiatan ini, karena kini kami satu langkah lebih dekat menuju peluncuran Aion Y Plus di Indonesia,” kata Andry Ciu, CEO PT Indomobil Energi Baru.

Ditegaskan Andry juga, secara keseluruhan, pihaknya yakin kehadiran Aion Y Plus dapat mendisrupsi industri otomotif nasional. Sekaligus membawa dampak positif bagi lingkungan dengan rangkaian teknologi yang dibawa. 

Aion Y Plus diperkirakan akan mulai tampil ke hadapan publik Indonesia di GIIAS 2024, bulan Juli nanti. Harganya belum mereka ungkap. Tapi sepertinya akan sangat kompetitif. 

Pabrikan Tiongkok ini juga sudah menyiapkan fasilitas perakitan di wilayah Jawa Barat. Pabrik ini juga nantinya akan menjadi basis ekspor untuk Y Plus ke sejumlah pasar mancanegara.