Jaecoo J5 EV Jadi Alternatif Penyuka SUV di Tanah Air

Pasar mobil listrik di Tanah Air kian meriah. Jaecoo Indonesia kembali menambah lini model yang dipasarkan yakni J5 EV. Acara launching SUV penyedot setrum dari brand asal Tiongkok ini berlangsung di Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (3/11).

Merek yang berada di bawah naungan Chery Group ini optimistis J5 EV dapat jadi pilihan konsumen yang menginginkan opsi baru selain SUV konvensional.

Di acara peluncuran Jaecoo J5 EV, Ryan Tirto, Head of Product Jaecoo Indonesia mengungkapkan Jaecoo J5 EV tak sekadar tampil dengan desain yang modern dan gaya yang macho. Tapi juga keseimbangan antara performa, efisiensi, dan gaya hidup modern yang ramah lingkungan.

Kehadiran SUV listrik ini menjadi langkah strategis Jaecoo dalam memperkuat lini model kendaraan berteknologi elektrifikasi yang dipasarkan di Indonesia.

SUV EV Stylish

Jaecoo J5 EV tampil dengan gaya desain futuristik nan stylish memadukan antara estetika mobil SUV premium yang elegan dan fungsionalitas sebuah kendaraan penunjang mobilitas.

Desain bodi yang aerodinamis tak semata demi estetika, tapi sekaligus meningkatkan efisiensi berkendara. Bagian fepan yang terkesan polos ternyata dilengkapi teknologi Active Grille Shutter (AGS). Grille dapat membuka dan menutup otomatis sesuai kecepatan berkendara untuk menyesuaikan aliran udara yang masuk. Tak hanya sebagai pendingin baterai dan motor penggerak, tapi juga meningkatkan efisiensi energi saat berkendara.

Dengan panjang 4.380 mm, lebar 1.860 mm, dan tinggi 1.650 mm, postur J5 EV terbilang sedang. Jarak pijakan (ground clearance) yang mencapai 200 mm, dengan approach angle (sudut masuk) 20° dan departure angle (sudut keluar) 29,8°, menjadikan J5 EV dapat beradaptasi dengan beraneka kondisi jalan yang ada di Indonesia. Velg 18 inci bikin gaya tampilan J5 EV makin gagah.

Interior Mewah dan Modern

Kabin J5 EV dilengkapi panel layar sentuh berukuran besar yang jadi daya pikat. Layar sentuh vertikal berukuran 13,2 inci untuk sistem infotaintment dilengkapi konektivitas Android Auto dan Apple CarPlay. Informasi berkendara dilayani panel instrumen digital 8-inci di balik kemudi.

Kenyamanan berkendara dalam kabin ditunjang jok berdesain ergonomis dengan material kulit sintetis. Posisi duduk jok depan bisa disetel secara otomatis dalam 6 posisi dan jok belakang 4 posisi.

Nuansa interior bergaya modern serta elegan makin terlihat mewah dengan panoramic roof seluas 1,45 m2 yang dilengkapi tabir perlindungan sinar UV hingga 99 persen.

Utilitas berkendara yang jadi keunggulan J5 EV yakni volume bagasi di belakang yang sebesar 480 liter yang bisa dimekarkan jadi 1.180 liter dengan melipat kursi belakang. Di dalam kabin juga terdapat 35 kompartemen penyimpanan untuk barang kecil.

Karena kap depan tak berisi mesin, maka menjadi ruang bagasi tambahan dengan volume 35 liter. Bagasi di depan (front trunk) dilapisi material tahan panas dan mudah dibersihkan.

Performa Responsif

J5 EV mengandalkan motor listrik tunggal penggerak roda depan (FWD) bertenaga 155 kW (setara ±210 PS/207 hp) dengan torsi puncak 288 Nm.

Sumber daya listrik dipasok oleh baterai lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 60,9 kWh, yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 461 kilometer berdasarkan standar pengujian NEDC. Perihal jarak tempuh maksimum tersebut, hasilnya tentunya bisa bervariasi bergantung gaya berkendara dan kondisi jalan.

Untuk pengisian daya, dari 30% hingga 80% menggunakan perangkat fast charger DC beroutput 130 kW cuma butuh waktu sekira 28 – 30 menit. Sangat cepat dan efisien.

Fitur penunjang utilitas yang dibekalkan pada J5 EV yakni Vehicle-to-Load (V2L) dengan output daya hingga 3,3 kW. Energi baterai dapat digunakan untuk perangkat listrik eksternal.

Sensasi Berkendara J5 EV

Dari segi penunjang pengendaraan, ada tiga mode berkendara yang dapat dipilih, yakni Eco, Normal, dan Sport.

Fitur bantu keselamatan berkendara seperti Auto Hold, Hill Descent Control, dan sistem bantuan pengemudi aktif (ADAS) menambah kenyamanan saat berkendara. Suspensi independen yang menopang keempat roda berfungsi menjaga stabilitas berkendara di berbagai kondisi permukaan jalan.

Kami berkesempatan untuk mencoba J5 EV beberapa waktu lalu dari dealer Jaecoo Bekasi ke Gunung Gayatri di kawasan Bogor.

Saat melaju di jalan tol dengan mode Sport, torsinya yang sebesar 288 Nm menghasilkan akselerasi yang responsif. Saat melintasi jalan menanjak menuju area perkemahan, mobil pun terasa ringan. Ditambah lagi dengan fitur Hill Descent Control membuat mobil tak melorot serta kehilangan traksi dan tenaga.

Untuk pengendaraan harian, mode Normal menjadi pilihan paling seimbang. Performa akselerasi terasa halus tanpa hentakan, sementara setir memberi bobot berbeda sesuai kecepatan, ringan di kecepatan rendah dan stabil saat melaju cepat.

Yang menurut kami agak anomali adalah saat mencoba mode Eco di tol. Yang semestinya kenaikan kurva tenaga cukup halus dan melandai, tapi ini justru sebaliknya.

Tarikan tenaga dan torsi terasa besar, rasanya tak seperti mode Eco. Ditambah lagi respon kemudi yang terlalu ringan dan agak lari kiri-kanan. Saat melaju cukup kencang pun bagian depan mobil seolah mengambang. Mungkin perlu ada pengecekan dan revisi serta kalibrasi. Tak hanya pada sistem software ECU, tapi juga pada sistem kemudi dan suspensi.

Sensasi berkendara dengan J5 EV memang jauh berbeda karakter jika dibandingkan saat kami mencoba mobil Jaecoo lainnya seperti J7 maupun J8.

Rakitan Lokal

J5 EV dirakit secara lokal melalui kerja sama Jaecoo dengan PT Handal sebagai mitra produksi di Indonesia. Dengan skema CKD, tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) J5 EV disebut mencapai sekitar 40%.

Perakitan secara lokal menjadi langkah awal Jaecoo Indonesia dalam mendorong industri otomotif di Tanah Air serta pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik nasional.

Harga yang ditawarkan untuk SUV listrik ini cukup menarik dan benar-benar kompetitif. Untuk 1.000 konsumen pertama, Jaecoo J5 EV tipe Standard, bisa didapat konsumen dengan banderol Rp 249,9 juta (OTR Jakarta). Sedangkan varian Premium dipasarkan Rp 299,9 juta (OTR Jakarta).

Setelah kuota tersebut terpenuhi, harga diperkirakan akan menyesuaikan dengan kondisi pasar.

Jaecoo Indonesia memberikan jaminan garansi selama 8 tahun/160.000 km untuk High Voltage Component (Baterai), dan garansi kendaraan selama 6 tahun/150.000 km (mana yang tercapai lebih dulu).

Para konsumen yang melakukan pembelian Jaecoo J5 EV di awal juga akan mendapat berbagai keuntungan. Mulai dari gratis paket layanan Internet of Vehicle Selama 1 tahun, layanan Roadside Assistance 1 tahun dan Pick Up Drop Off selama 2 tahun serta bebas biaya jasa servis selama 4 tahun/60.000 km (mana yang tercapai lebih dulu).

Dengan harga di bawah Rp 300 juta, J5 EV menjadi salah satu SUV listrik dengan harga terjangkau di Indonesia saat ini. Tentunya bakal jadi opsi alternatif selain mobil bermesin konvensional bagi konsumen yang butuh SUV serbaguna penunjang mobilitas harian terutama di perkotaan.

Jaecoo J5 EV Resmi Dipasarkan Mulai Dari Rp 350 Jutaan

Setelah menghadirkan J8 ARDIS dan J8 SHS ARDIS serta debut J7 SHS Discover, Jaecoo Indonesia kembali meluncurkan mobil listrik terbaru mereka, J5 EV, di arena Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025. Peluncuran J5 EV melengkapi rangkaian besar peluncuran Jaecoo di GIIAS 2025.

Kehadiran deretan mobil terbaru di GIIAS 2025 menjadi bagian dari komitmen jangka panjang Jaecoo di Indonesia. Jaecoo berambisi untuk menghadirkan SUV yang lebih cerdas, ramah lingkungan, dan tangguh bagi para penjelajah modern.

Mobil listrik Jaecoo J5 EV sempat tampil di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025, namun saat itu masih prototipe. Basis desain yang digunakan adalah Jaecoo J5 versi bermesin bensin.

“Kehadiran J5 EV di GIIAS 2025 menjadi tonggak penting bagi Jaecoo, tidak hanya karena ini adalah langkah awal kami di segmen SUV listrik murni, tapi juga sebagai bagian dari pameran lini produk Jaecoo yang paling lengkap untuk pasar Indonesia sejauh ini,” buka Max Zhou, Country Director Jaecoo Indonesia, dalam keterangan resminya.

Postur bodi SUV bertenaga listrik baterai ini identik dengan varian bensinnya, dengan panjang 4.380 mm, lebar 1.860 mm, tinggi 1.650 mm serta jarak wheelbase 2.620 mm.

Kemampuan melintasi medan off road ditunjang dengan sudut masuk 20 derajat dan sudut keluar 30 derajat. Trek dengan permukaan batu terjal maupun rintangan kubangan air dapat dilintasi dengan mudah.

Kenyamanan dan stabilitas berkendara di jalan raya maupun trek off road ditunjang dengan suspensi MacPherson strut (depan) dan sistem multi-link (belakang). Tak perlu ragu melintasi berbagai kondisi jalan, berkendara akan tetap terasa nyaman.

Oh ya, Jaecoo J5 EV yang dipasarkan di Indonesia bukan lagi versi setir kiri, tapi sudah versi setir kanan. Desain eksterior bergaya modern dan semi futuristik terlihat dari siluet bodi yang tegas dan aerodinamis.

Performa Mumpuni

Jaecoo J5 EV dibekali satu motor elektrik penggerak roda depan berdaya 67 kW (89,8 HP) dengan output maksimum mencapai 155 kW (207 HP) pada putaran 18.000 rpm. Torsi puncak mencapai 288 Nm. Akselerasi 0-100 km/jam yang dicapai dalam waktu 7,7 detik terbilang lumayan cepat.

Pasokan daya listrik bersumber dari baterai berdaya 60,9 kWh. Pada kondisi pengisian daya penuh, jarak jelajah J5 EV mampu mencapai hingga 400 km (standar WLTC) atau 470 km (standar NEDC). Konsumsi daya listriknya di angka 16.6 kWh per 100 kilometer atau 6 kilometer per kWh. Cukup efisien.

Compact SUV EV ini sudah dilengkapi dengan kemampuan pengisian daya cepat (fast charging). Dengan perangkat fast charger DC, pengisian daya dari 30 persen hingga 80 persen hanya butuh waktu 27 menit. Cukup cepat dan efisien. Sangat cocok bagi pengguna di kawasan perkotaan yang butuh efisiensi waktu cukup tinggi.

Perihal fitur keselamatan berkendara, Jaecoo J5 EV tak hanya dilengkapi 6 airbag di sekeliling kabin. Terdapat pula 17 fitur Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) yang akan memastikan keamanan penumpang dalam setiap perjalanan.

Perakitan Secara Lokal

Saat ini Jaecoo Indonesia telah memulai perakitan Completely Knock Down (CKD) untuk model J7 SHS di fasilitas PT Handal Indonesia Motor (HIM). Dalam beberapa waktu mendatang lini model Jaecoo lainnya, termasuk J5 EV, J8 ARDIS dan J8 SHS ARDIS akan menyusul untuk dirakit secara lokal di Indonesia. Perakitan secara lokal tak hanya mempercepat dan kian memudahkan distribusi produk Jaecoo kepada konsumen di berbagai wilayah Indonesia. Harga jual kendaraan pun jadi bisa lebih kompetitif.

Para konsumen dan pengunjung GIIAS 2025 saat ini sudah bisa melakukan pemesanan secara pre-booking. Jaecoo J5 EV tersedia dalam dua varian. Untuk varian Standard label harganya Rp 350 juta, sedangkan varian Premium dibanderol Rp 450 juta.

JAECOO Tampilkan Sederet SUV Canggih di GIIAS 2025 

Perhelatan GIIAS 2025 yang berlangsung di ICE BSD, Tangerang, Banten dimanfaatkan brand otomotif asal China, Jaecoo untuk unjuk gigi di pasar otomotif Indonesia.

Jaecoo Indonesia selaku agen pemegang merek (APM) brand otomotif Jaecoo di Indonesia menunjukkan komitmen terhadap mobilitas cerdas dan berkelanjutan.

Perpaduan antara teknologi hybrid, sistem digital terintegrasi, dan desain mobil yang menarik jadi strategi Jaecoo untuk bisa memposisikan dirinya sebagai kekuatan baru di segmen SUV premium. Tak hanya di Indonesia, tapi juga di Asia Tenggara dan pasar global. Beragam SUV berteknologi modern pun diluncurkan di GIIAS 2025.

Dua Varian J8 Sudah Bisa Dipesan

Sebagai penguatan lini model kendaraan berteknologi elektrifikasi, Jaecoo Indonesia meluncurkan SUV plug-in hybrid J8 SHS ARDIS.

SUV kelas premium ini menjadi mobil hybrid pertama di Indonesia dengan teknologi sistem canggih tiga motor elektrik. Distribusi tenaga dan handling berkendara pada mobil ini dikatakan jauh lebih stabil.

Jaecoo J8 SHS ARDIS dibekali sistem Super Hybrid System (SHS) yang memadukan dua motor elektrik penggerak (di depan dan belakang) dan mesin bensin 1.5 liter turbo.

Sistem hybrid berpenggerak all wheel drive (AWD) ini dikombinasikan dengan sistem transmisi 3 Dedicated Hybrid Transmission (3 DHT). Sebagai sumber daya listrik, J8 SHS ARDIS dibekali baterai lithium-iron phosphate (LFP) M3P berdaya 34,46 kWh.

Performa yang dihasilkan sistem hybrid pada J8 SHS ARDIS sangat menggairahkan. Output tenaga maksimum kombinasi hybrid mencapai 395 kW (529,7 HP) dengan torsi maksimum 650 Nm! Tak heran jika mobil ini dapat berakselerasi dari 0–100 km/jam hanya dalam waktu 5,4 detik. Sangat gesit dan tak kalah dari SUV non hybrid dengan mesin ber-cc besar.

SUV ini juga menawarkan jarak tempuh mode EV mengandalkan energi baterai hingga 180 km. Dengan mode hybrid, jarak jelajah J8 SHS ARDIS dikatakan mampu tembus hingga 1.400 km hanya dengan sekali pengisian BBM full tank!

Hal tersebut membuat Jaecoo J8 SHS ARDIS sangat ideal untuk perjalanan harian dalam kota maupun antar kota. Konsumsi BBM pun dikatakan jauh lebih efisien tanpa mengorbankan performa. Emisi gas buang CO2 mobil ini pun dikatakan jauh lebih rendah.

Soal pengendaraan, SUV ini dilengkapi sistem suspensi CDC Magnetic (Continuous Damping Control). Redaman suspensi dapat disesuaikan dengan kondisi jalan, bahkan hingga 100 kali redaman per detik. Wow! Kenyamanan berkendara lebih optimal saat berkendara di jalanan kota maupun medan ekstrem.

Saat ini Jaecoo Indonesia sudah membuka pemesanan untuk J8 SHS Ardis via inden pre-booking dengan harga Rp 850 juta.

Konsumen yang melakukan pemesanan lebih awal akan mendapatkan prioritas pengiriman unit pesanan mulai September 2025. Selain itu, konsumen juga akan mendapatkan perangkat V2L (Vehicle to Load) berkapasitas 6,6 kW dan perangkat wall charging selama periode pemesanan berlangsung.

Jaecoo Indonesia menawarkan program perawatan kendaraan seumur hidup untuk J8 SHS ARDIS. Keuntungan eksklusif ini hanya berlaku untuk pemilik pertama dalam penggunaan normal (tidak melebihi 30.000 km per tahun) dan tidak berlaku untuk penggunaan sebagai kendaraan komersial, sewaan, atau dimodifikasi.

Selain J8 SHS ARDIS, Jaecoo Indonesia juga meluncurkan model non hybrid yakni J8 ARDIS. Dari sisi performa, J8 ARDIS dibekali mesin bensin 2.0 TGDI bertenaga 245,5 HP dengan torsi puncak 385 Nm.

Sistem penggerak All-Wheel Drive (AWD) ditunjang beragam mode berkendara yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

Jaecoo J8 ARDIS dijual dengan harga Rp 689,9 juta. Varian ini menawarkan paket layanan seperti jaminan garansi 6 tahun atau 150.000 km, bantuan jalan selama 3 tahun, perawatan gratis selama 6 tahun, dan akses gratis ke sistem IoV (Internet of Vehicle) selama 3 tahun.

Dalam keterangannya, Country Director Jaecoo, Max Zhou, menyebut bahwa peluncuran J8 SHS ARDIS di Indonesia bukan sekadar perluasan pasar bagi Jaecoo. Pemilihan debut global J8 SHS ARDIS di Jakarta menjadi sebuah bukti kepercayaan Jaecoo pada kesiapan dan antusiasme konsumen Indonesia terhadap teknologi otomotif generasi baru.

Harga J7 Resmi Diungkap

Pada hari pembukaan GIIAS 2025, Jaecoo Indonesia mengumumkan harga jual untuk model SUV J7 AWD (All Wheel Drive) dan J7 SHS (Super Hybrid System).

Peluncuran seri model J7 menandai tonggak penting bagi Jaecoo untuk mendefinisikan seperti apa sosok SUV modern. Perpaduan antara performa, estetika desain, teknologi cerdas, serta efisiensi energi pada model J7 mencerminkan visi Jaecoo untuk memenuhi kebutuhan para konsumen di perkotaan.

Harga resmi Jaeco J7 telah diumumkan di Indonesia pada Rabu (23/7/2025). Untuk J7 SHS ditawarkan dengan harga Rp 499,9 juta. Sedangkan Jaecoo J7 AWD dibanderol dengan harga Rp 549,9 juta.

Selain itu, model J7 kini tersedia dalam edisi khusus Discover Edition dengan modifikasi kemasan tampilan serta fitur eksklusif.

Cukup dengan tambahan Rp 20 juta dari harga model SHS standar, para konsumen bisa membawa pulang J7 SHS Discover Edition. Harga spesial ini berlaku bagi 1.000 pelanggan pertama. Normalnya, konsumen dikenakan biaya tambahan Rp 35 juta untuk modifikasi Discover Edition.

Bagi 1.000 pelanggan pertama yang membeli J7 SHS  akan mendapatkan 1 unit wall charger gratis, akses IoV (Internet of Vehicle) gratis selama 3 tahun.

Untuk model J7 SHS, Jaecoo Indonesia memberikan jaminan garansi kendaraan selama 6 tahun atau 150.000 km, garansi mesin selama 10 tahun atau 1.000.000 km, dan garansi komponen tegangan tinggi selama 8 tahun atau 160.000 km.

Konsumen yang membeli J7 AWD akan mendapatkan akses IoV (Internet of Vehicle) gratis selama 3 tahun. Jaecoo Indonesia memberi jaminan garansi kendaraan selama 6 tahun atau 150.000 km serta garansi mesin selama 10 tahun atau 1.000.000 km.

Selain itu, para konsumen J7 SHS dan J7 AWD juga memperoleh layanan perawatan gratis selama 4 tahun atau 60.000 km, bantuan darurat gratis selama 3 tahun, layanan jemput kendaraan gratis selama 2 tahun, dan asuransi gratis selama 1 tahun.

Country Director Jaecoo Indonesia Max Zhou mengatakan seluruh perawatan dan perbaikan harus dilakukan di dealer resmi Jaecoo dengan penggunaan suku cadang asli serta mengikuti jadwal servis berkala yang telah ditentukan.

Perkenalan Jaecoo J5 EV

Pada acara peluncuran J8 ARDIS dan pre booking J8 SHS, Jaecoo Indonesia juga memamerkan mobil listrik J5 EV. Bukan lagi versi setir kiri, tapi mobil listrik tersebut sudah versi setir kanan.

Mobil listrik bergaya modern dan futuristik ini tampil dengan siluet bodi yang tegas dan aerodinamis. Kenyamanan dan stabilitas berkendara ditunjang dengan suspensi MacPherson strut (depan) dan sistem multi-link (belakang). Berkendara tetap terasa nyaman meskipun melewati jalan yang tidak rata.

Jaecoo J5 EV dibekali motor elektrik tunggal penggerak roda depan berdaya 67 kW (89,8 HP) dengan output maksimum mencapai 155 kW (207 HP) pada putaran 18.000 rpm. Torsi puncak mencapai 288 Nm. Akselerasi 0-100 km/jam yang dicapai dalam waktu 7,7 detik lumayan cepat.

Pasokan daya listrik bersumber dari baterai berdaya 60,9 kWh. Pada kondisi pengisian daya penuh, jarak jelajah J5 EV mampu mencapai hingga 400 km (standar WLTC) atau 470 km (standar NEDC Thailand).

Mobil listrik berukuran compact ini sudah dilengkapi dengan kemampuan fast charging. Dengan perangkat fast charger DC, pengisian daya dari 30 persen hingga 80 persen hanya butuh waktu 27 menit. Cukup cepat dan efisien. Sangat cocok bagi para pengguna di kawasan perkotaan yang butuh efisiensi waktu cukup tinggi.

Beruntungnya, kami pernah mencobanya langsung di negara asalnya beberapa waktu lalu, jadi kami tak terlalu penasaran dengan kenyamanannya.

 

Jaecoo Terus Tawarkan Keunggulan Teknologi SHS

Dengan komitmen terhadap teknologi hybrid dan elektrik, sepertinya JAECOO siap berkontribusi pada masa depan yang lebih hijau. Mengusung gaya SUV premium dan NEV (New Energy Vehicle) di bawah Chery International, JAECOO terus melangkah pasti di pasar otomotif Indonesia dengan membawa varian J7 SHS, J5, dan J8.

Rancangan JAECOO rasanya siap menjawab kebutuhan generasi pengemudi saat ini. JAECOO J7 dirancang oleh desainer yang sama dengan Range Rover. Paduan estetika Britania menyatu elegan dengan teknologi Super Hybrid System (SHS) dari Chery.

Sejak diboyong di ajang IIMS 2025 lalu, J7 telah mencatatkan lebih dari 2.000 SPK untuk pasar lokal. Teknologi SHS menawarkan performa elektrik yang optimal, manajemen bahan bakar dan emisi yang lebih rendah, dan pengalaman berkendara menyenangkan di berbagai kondisi jalan.

Fitur SHS ini didukung oleh R&D mutakhir dari Chery. Mulai dari sistem kendali berbasis AI hingga mesin hybrid berdaya efisiensi tinggi.

Jaecoo J7 dengan teknologi SHS.

Kini OMODA&JAECOO siap merayakan kampanye global “2 Years 2gether”, momentum ini akan difokuskan ke Indonesia untuk menjadi semangat baru brand ini.

“Kami percaya Indonesia siap untuk jenis SUV baru yang tidak mengharuskan memilih antara kekuatan dan tanggungjawab. Dengan teknologi hybrid terdepan dan identitas desain yang kuat, JAECOO hadir untuk memimpin babak baru mobilitas cerdas di Indonesia,” ujar Max Zhou, Country Director JAECOO Indonesia.

Jaecoo J7 SHS Siap Jelajah Jarak Jauh

SUV Jaecoo J7 SHS telah sukses menjalani uji tantangan berkendara jarak jauh di sejumlah negara termasuk di Indonesia. Bahkan kami pun membuktikan kemampuan SUV berteknologi plug-in hybrid ini melintasi medan off-road Afrika Selatan pada Februari 2025 lalu.

Jaecoo SHS

Kami tak hanya mempertimbangkan tampilan dan fitur maupun harganya yang cukup memikat. Kemampuan teknologi Super Hybrid System yang telah teruji jadi pertimbangan lain. Kemampuan jelajah lebih dari 1.300 km hanya dengan bensin full tank jarang dimiliki kendaraan sejenis di pasar otomotif Indonesia.

Jaecoo J8

Selain J7, model SUV lain yang dipamerkan Jaecoo di IIMS 2025 adalah Jaecoo J8. SUV kelas sedang ini berbagi platform dengan Chery Tiggo 9. Hanya saja saat ini J8 baru dalam tahap perkenalan

Jaecoo J8 adalah SUV premium yang menggabungkan kemewahan, teknologi canggih, dan kemampuan serbaguna khas SUV. Tak hanya jadi mobil harian penunjang aktifitas dan gaya hidup perkotaan. Jaecoo J8 juga menyenangkan untuk perjalanan antar kota maupun off-road.

Seperti halnya J7, model J8 juga tersedia dalam varian bensin non-hybrid dan PHEV.

Jaecoo J8 non-hybrid dibekali mesin 4-silinder 1.598 cc. turbo gasoline direct injection (TGDI) yang dipadukan dengan transmisi CVT 9-speed.