Volvo EX90 Siap Gaet Pangsa Pasar SUV EV Premium Tanah Air

SUV premium bertenaga listrik baterai (BEV) di Tanah Air bertambah satu lagi. Volvo Cars Indonesia (VCI) resmi memperkenalkan SUV listrik flagship terbaru, Volvo EX90. Keberadaan mobil listrik mewah ini di Indonesia sekaligus menandai komitmen keseriusan Volvo memperkuat strategi elektrifikasi global mereka.

Sebelum melangkah dengan lini mobil listrik (EV), Volvo secara bertahap membangun fondasi pasar kendaraan elektrifikasi ramah lingkungan. Setelah memperkenalkan mobil mild hybrid, kini Volvo Cars Indonesia (VCI) tampil optimis dengan lini SUV EV premium.

Hal tersebut ditegaskan oleh Koji Horii, Chief Executive Officer Volvo Car Indonesia. Setelah tahun lalu mulai memperkenalkan kendaraan elektrifikasi mild hybrid sebagai langkah awal. Kini, SUV EV Volvo EX90 menjadi bagian dari strategi bisnis VCI selanjutnya di Indonesia.

“Volvo EX90 merepresentasikan visi kami terhadap masa depan mobilitas, di mana kendaraan listrik tak hanya menghadirkan performa, tapi juga pengalaman berkendara yang lebih aman, lebih nyaman, dan lebih cerdas. Kami bangga menghadirkan SUV listrik flagship ini di Indonesia sebagai bagian dari komitmen jangka panjang Volvo dalam mendukung mobilitas premium yang lebih berkelanjutan,” ujar Koji Horii, Chief Executive Officer Volvo Car Indonesia, di Jakarta, Selasa (19/5/2026).

Volvo EX90 yang dipasarkan di Indonesia diimpor dari Malaysia secara utuh alias Completely Built Up (CBU). SUV EV denagn tiga baris bangku ini jadi rival untuk Kia EV9 GT-Line, BMW iX, dan SUV EV sekelasnya.

Kemewahan Khas Skandinavia

Salah satu daya tarik dari Volvo EX90 adalah desain eksterior yang tampil clean dengan handle pintu model flush dan spion samping frameless. Lampu depan LED model ‘Thor Hammer’ khas Volvo dilengkapi grafis piksel LED yang dapat terbuka secara mekanis.

Siluet bodi yang ramping dan aerodinamis dengan garis atap melandai ke arah buritan ala fastback menghasilkan aerodinamika yang sempurna. Koefisien hambatan udara pun terbilang sangat minim yakni 0.29 Cd. Hambatan udara yang minim menghasilkan efisiensi energi yang lebih baik.

Desainnya yang atraktif dan aerodinamis, serta sematan teknologi modern dan fitur canggih membuat Volvo EX90 dinobatkan sebagai World Luxury Car of the Year oleh World Car Awards. Penghargaan ini menjadi wujud pengakuan global terhadap kualitas rancang bangun Volvo EX90.

Desain interior mungkin terkesan minimalis, namun tampil elegan khas mobil mewah Skandinavia. Tak sekadar mewah, material yang digunakan pada kursi dan panel interior mengusung konsep kabin ramah lingkungan, antara lain melalui penggunaan material Wool alami dan Nordico.

Volvo EX90 berkonfigurasi tiga baris bangku dengan kapasitas hingga tujuh penumpang. Kemasan interior Volvo EX90. Desain kursi depan hingga belakang yang ergonomis jadi faktor penunjang kenyamanan berkendara.

Fitur hiburan, navigasi dan kontrol sistem utama kendaraan terpusat pada layar sentuh vertikal 14,5 inci yang terintegrasi dengan Google built-in. Panel instrumen digital menggunakan layar 9 inci.

Pembaruan perangkat lunak dengan metoda over-the-air (OTA) memudahkan update berbagai fitur kendaraan secara mandiri tanpa harus datang ke bengkel resmi.

Mobil ini juga dilengkapi panoramic glass roof, ambient lighting, kursi berpemanas dan ventilasi. Kenyamanan kabin terjamin berkat fitur kendali iklim kabin 4-zona.

Sebagai bagian dari sarana hiburan, EX90 dilengkapi sistem audio Dolby Atmos dari Bowers & Wilkins. Suasana perjalanan jadi semakin syahdu.

Mobil Listrik Ideal Penunjang Mobilitas

Soal performa, Volvo EX90 hadir dalam dua varian, yakni Twin Motor dan Twin Motor Performance. Dua motor listrik yang terpasang pada masing-masing poros roda menghasilkan sistem penggerak all-wheel drive (AWD). Jadi tak perlu khawatir jika harus melintasi kondisi jalan non aspal dan trek semi offroad.

Varian Twin Motor memiliki output tenaga maksimum hingga 402 hp dengan akselerasi 0-100 km/jamn dalam.waktu 5,9 detik. Jika ingin yang lebih gerget, tersedia varian Twin Motor Performance dengan tenaga hingga 510 hp. Akselerasi 0-100 km/jam pun lebih gesit, yakni 4,9 detik.

Volvo EX90 dibekali baterai 111 kWh yang menghasilkan jarak tempuh hingga 600 km dalam sekali pengisian daya. Cukup untuk menunjang mobilitas harian di perkotaan atau menempuh perjalanan antar kota.

Pengisian daya cepat menggunakan fast charger DC beroutput hingga 250 kW dari 10 persen ke 80 persen hanya perlu sekira 30 menit. Cukup cepat dan efisien.

Fitur esensial yang dibekalkan pada EX90 salah satumya yakni Vehicle-to-Load (V2L). Energi baterai dapat digunakan untuk perangkat listrik dan elektronik eksternal saat dibutuhkan. Tak ubahnya seperti fungsi genset.

Perihal keselamatan berkendara, fiturnya pun sangat lengkap. Mulai dari Collision Avoidance dengan Automatic Emergency Braking, Blind Spot Information System (BLIS), Cross Traffic Alert, Pilot Assist, hingga Driver Monitoring Alert. Volvo EX90 juga dilengkapi sensor LiDAR yang di bagian atap kendaraan. Teknologi ini memindai kondisi jalan secara detail. Sistem bantu berkendara dan penunjang keselamatan berteknologi canggih yang dibekalkan Volvo pada EX90 membuat hati lebih tenteram selama perjalanan.

Ingin tahu harganya? Volvo EX90 dibanderol seharga Rp 2.550.000.000. OTR Jakarta.

Huawei Perkenalkan Sedan Mewah Super Canggih Maextro S800

Pangsa pasar sedan super mewah kini tak lagi didominasi oleh Bentley, Rolls-Royce dan Mercedes-Maybach. Brand otomotif dari Tiongkok sudah makin berani unjuk gigi. Salah satu model yang terbaru adalah Maextro S800.

Maextro S800, sedan mewah buatan Huawei

Maextro merupakan brand baru hasil kolaborasi dua raksasa industri asal Tiongkok, Huawei dan Anhui Jianghuai Automobile Group (JAC). Model perdana dari Maextro ini menyusul tiga model lainnya yang telah ada dalam proyek HIMA (Harmony Intelligent Mobility Alliance) dari Huawei, yakni Stelato (Huawei/BAIC), Luxeed (Huawei/Chery), dan AITO (Huawei/Seres).

Tak banyak informasi yang diungkap seputar spek teknis. Hanya dikatakan rancang bangunnya menggunakan platform mobil listrik Tuling Intelligent Chassis dan sistem berkendara otonom L3 (level 3).

Ada kemungkinan teknologi swa kemudi yang digunakan adalah Autonomous Driving System (ADS) Qiankun 3.0. Sistem ini dikatakan lebih canggih dari ADS 2.0 yang sebelumnya digunakan Huawei. Sejumlah sensor Lidar, radar gelombang ultrasonik dan kamera HD terdapat pada sistem berkendara canggih tersebut.

Teknologi AI (Artificial Intelligent) dan sistem multimedia Harmony OS jadi pengendali dari tiga sistem utama mobil ini: intelligent driving, intelligent cockpit, dan intelligent domain control.

Untuk fitur berkendara, ada Super Cruise, Super Maneuverability, Super Awareness, Super Privacy, Super Communication, Super AI, Super Protection, hingga Super Reliability.

Desain Mewah Luar Dalam

Saat melihat wujud mobil ini, dari samping sepintas mirip sedan EV Stelato S9 yang juga dibuat oleh Huawei. Kami suka dengan desain peleknya yang mirip pelek balap model ‘piring’ lansiran BBS, O.Z Racing atau Rotiform.

Bodi ala coupe-nya yang berlabur warna two-tone sangat bernuansa Rolls-Royce dan Mercedes-Maybach.

Detail interiornya tak banyak diumbar. Hanya saja plafonnya yang bertabur bintang mengingatkan pada Mercedes-Maybach S-Class “Night Series”.

Dengan panjang 5.480 mm, lebar 2.000 mm dan tinggi 1.536 mm, bodi Maextro S800 terbilang bongsor. Jarak antar sumbu roda (wheelbase) yang di angka 3.370 mm pun terbilang panjang. 

Richard Yu (Yu Chengdong), CEO of Huawei Technologies Consumer Business Group, dengan bangga mengklaim ukuran Maextro S800 jadi salah satu yang terbesar dibandingkan sedan mewah lainnya yang berseliweran di jalan raya seantero RRC.

Tapi faktanya, sedan mewah Maextro S800 nyaris seukuran Mercedes-Maybach S-Class. Bahkan bodi Maextro S800 masih 65 mm lebih pendek dari Rolls-Royce Ghost dan 502 mm lebih pendek dari Rolls-Royce Phantom EWB. Keduanya cukup laris manis di Tiongkok.

Meskipun baru resmi dipasarkan pada tahun 2025, konsumen di China sudah bisa memesan Maextro S800. Harga resminya untuk saat ini memang belum diumumkan. Namun diperkirakan berada di kisaran 1-1,5 juta Yuan China. Kurang lebih sekira Rp 2-3 miliaran.