2024 Mercedes-Benz E-Class

New Mercedes-Benz E-Class Diperkenalkan, Fitur Menggila, Ada Kamera Selfie

Salah satu sedan eksekutif yang paling berhasil, kami yakin adalah Mercedes-Benz E-Class. Mobil ini sudah beredar sejak awal era 1950-an, dan kini Mercedes-Benz E-Class kembali berevolusi. Dan yang lebih penting, New Mercedes-Benz E-Class adalah mobil yang diklaim akan menjembatani perubahan sebuah era.

Mercedes-Benz mengatakan kalau sedan ini menjadi stop gap antara era mobil bermesin konvensional dan kendaraan elektrifikasi. Dengan begitu, New E-Class menawarkan pengalaman berkendara yang hampir sepenuhnya sudah digital. Paling kentara di kabin yang dijejali teknologi digitalisasi maksimal.

E-class 2024

Di luar, kesan ‘high-tech’ terlihat dari penggunaan lampu depan LED, lengkap dengan daytime running light. Digital LED tersedia sebagai fitur opsional yang bisa dipesan. Yang kami kurang yakin adalah grille depan. Mirip dengan EQE karena grill dikelilingi oleh frame hitam glossy yang seolah menyambungkan lampu dengan grill.

E-class baru

Bagian samping, sepertinya desainer New Mercedes-Benz E-Class baru lebih memilih untuk konservatif. Siluetnya mirip dengan sebelumnya. Over hang pendek, moncong panjang dengan kabin yang ditarik ke belakang. Tuas pembuka pintu model rata body (flush), seperti yang dipakai di model-model Mercedes yang lebih mewah.

Mercedes-benz baru

 

Yang menonjol di bagian belakang meliputi lampu LED dua bagian dengan kontur baru dan desain khusus. Menyuguhkan motif bintang di kedua lampu dan pendaran yang berbeda untuk waktu siang dan malam.

Interior Penuh Fitur

Pertama adalah sistem multimedia MBUX full screen, yang tersedia di semua varian. Satu layar untuk pengemudi yang isinya informasi berkendara. Lalu satu layar di tengah. Untuk yang kurang puas dengan layar standar, ada MBUX Premium Plus yang menyediakan layar tambahan untuk penumpang depan. Menariknya, layar ini baru aktif kalau mendeteksi ada yang duduk di kursi depan. Dan hanya bisa dilihat oleh penumpang, supaya pengemudi tidak terdistraksi.

Fitur lainnya adalah kamera. Di kabin bisa bertebaran hingga lima kamera. Tapi satu yang jadi fitur bawaan. Ini adalah kamera mono yang memonitor pengemudi. Tujuannya untuk memastikan pengemudi memperhatikan jalan.

Lalu, ada kamera stereo di balik display pengemudi, untuk untuk membantu sistem driving assistance tingkat lanjut. Ada juga kamera gerakan di panel kontrol overhead adalah bagian dari fitur Interior Assistant MBUX. Yang menarik, ada sepasang kamera RGB. Satu kamera di dasbor dan kamera selfie. Ya, untuk selfie. Siapa tahu Anda terdesak harus ikut Zoom saat dalam perjalanan. Tentunya, setelah mobil berhenti dan terparkir.

Kursi belakang e-class

Ada juga tampilan 3D untuk driver (opsional). Kemampuan ini menghasilkan efek stereoskopik. Pada dasarnya, layar mengatur supaya mata kiri dan kanan melihat piksel yang berbeda di layar. Efeknya akan memberikan kesan mendalam seperti foto stereoskopis. Masih ingata? Itu adalah foto yang mengharuskan Anda menjulingkan untuk melihat. Ini fitur yang entah penting atau tidak.

Fitur ‘penting tidak penting’ lainnya adalah, kemampuan untuk memasang aplikasi pihak ketiga macam TikTok, Zoom, hingga browsing internet melalui browser bawaan, Vivaldi. Bukan main.

Kemudian hadir juga fitur Active Ambient Lighting opsional, yang memungkinkan lampu LED interior yang lembut, disinkronkan dengan musik. Lantunan suara diracik oleh Burmester.

Mesin

Karena ini adalah jembatan menuju elektrifikasi sepenuhnya, tidak perlu heran kalau penggeraknya hybrid. Total, untuk pasar Eropa ada tiga plug-in hybrid yang dipasarkan. E 300 e, E 300 e 4Matic dan E 450 e 4Matic. Versi konvensional tersedia versi diesel E 220 d dan E220 d 4Matic. Keduanya dibekali mesin turbodiesel empat silinder bertenaga 197 hp/440 Nm. VErfsi mesin bensin ada E 200 yang bertenaga 204 hp dengan torsi 320 Nm.

Ketiganya mengusung mesin pembakaran internal berkapasitas 1.999 cc. Output secara keseluruhan adalah 308,5 hp dan 550 Nm untuk varian E 300 e dan E 300 e 4Matic. Untuk e 450 4Matic, menyediakan 375,5 hp dan 650 Nm.

Untuk memudahkan saat manuver, E-Class baru ini juga dibekali sistem 4-wheel steering. Ban belakang bisa belok hingga 4,5 derajat pada kecepatan maksimal 60 km/jam.

Kapan dijual? Mercedes-Benz belum memastikan. Tapi sepertinya menjelang akhir tahun ini, New E-Class baru mulai tersedia. Tidak perlu khawatir, Indonesia juga pasti kebagian. Perkiraan kami pertengahan 2024 akan tersedia.