Geely Dan Renault Bermitra Kembangkan Platform Modular GEA

Kemitraan antara Renault dan Geely semakin erat. Kedua pabrikan otomotif tersebut saat ini tengah mengembangkan kendaraan berteknologi elektrifikasi. Tim Penelitian dan Pengembangan Renault di China bekerjasama dengan tim dari Geely untuk mengembangkan mobil SUV bermesin hybrid (PHEV) dan EV. Modelnya antara lain jenis SUV yang kini tengah trend.

Hal tersebut merupakan kelanjutan dari penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Renault Group dan Geely Holding Group yang dilakukan pada Februari 2025 lalu. Perjanjian kerangka kerja tersebut jadi bagian dari perluasan kemitraan strategis antara kedua belah pihak. Sebelumnya yakni pada tahun 2023, kedua belah pihak telah bekerjasama dalam hal pengembangan dan produksi mesin jenis hybrid.

Produksi dan penjualan kendaraan rendah emisi yang tengah digarap dilakukan melalui Renault do Brasil. Nantinya, proses produksi akan dilakukan di fasilitas manufaktur milik Renault Group yakni Ayrton Senna Complex yang berlokasi di São José dos Pinhais, Paraná, Brazil.

Platform GEA Geely

Kolaborasi antara kedua group otomotif ini membawa dampak positif bagi kedua belah pihak, terutama bagi Renault. Pasalnya, untuk pertama kalinya Geely berbagi rancang bangun platform modular Global Energy Architechture (GEA) dengan pabrikan lain.

Platform GEA saat ini digunakan pada model yang berada di bawah naungan sub-brand Galaxy, antara lain A7, E5 dan Xingyuan. Dua model yang akan diluncurkan yakni M9 dan Starship 9 juga menggunakan platform GEA.

Renault nantinya akan bertanggung jawab pada desain eksterior. Sementara untuk sasis dan teknologi yang digunakan kabarnya akan berbasis dari model SUV Geely Galaxy.

Kemitraan ini tentunya akan berdampak pada efisiensi biaya riset dan produksi. Selain itu, penetrasi ke pasar yang dituju menjadi semakin cepat pula.

Terlepas dari adanya kemitraan tersebut, kedua pabrikan tetap memproduksi lini model yang telah mereka miliki saat ini. Renault tetap fokus pada pengembangan kendaraan listrik ukuran kecil untuk pasar Eropa. Sedangkan SUV berbasis platform Geely ini nantinya akan dipasarkan oleh Renault di sejumlah kawasan strategis, antara lain Korea Selatan, Asia Tenggara, Amerika Latin, dan Afrika Utara.

Renault memiliki reputasi yang kuat serta didukung jaringan dealer yang luas di banyak negara. Tentunya kolaborasi ini akan memberi keuntungan bagi Geely, terutama akses pemanfaatan infrastruktur milik Renault baik sektor produksi maupun jaringan penjualan. akan seperti apa wujud SUV hasil kolaborasi antara Renault dan Geely yang berbasis platform GEA? Semoga akan muncul dalam waktu dekat.

 

Geely Siap Menggebrak Pasar Indonesia Melalui Starray EM-i

Geely Auto Indonesia resmi menampilkan Geely Starray EM-i untuk pertama kalinya di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025. Sport Utility Vehicle (SUV) berteknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) ini, rencananya akan menjadi model kedua Geely di Indonesia yang dirakit secara lokal, melalui skema knock down (KD). Bersamaan pula, Geely Starray EM-i membawa teknologi Geely EM-i Super Hybrid.

Geely EM-i Super Hybrid, atau E-Motive Intelligence, merupakan teknologi hybrid mutakhir dari Geely, yang memadukan tenaga listrik dan mesin bensin. Tujuannya untuk menghadirkan efisiensi lebih tinggi, performa maksimal, serta emisi yang lebih minim. Tidak seperti sistem hybrid yang diadaptasi dari mesin konvensional, EM-i dikembangkan sebagai true hybrid system sejak awal.

Tenang Melaju Hingga 1.000 km

Geely Starray EM-i Super Hybrid memadukan efisiensi, performa dinamis, dan kenyamanan berkendara. Geely Starray EM-i Super Hybrid menggunakan mesin hybrid dengan efisiensi termal tertinggi di dunia untuk mesin bensin produksi massal, mencapai 46,5 persen.

SiC (Silicon Carbide) Intelligent Electric Control bertugas untuk menjaga performa optimal, bahkan saat daya baterai rendah. Serta menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih halus dibandingkan mobil hybrid di kelasnya. Dengan kondisi baterai dan tangki bensin terisi penuh, Geely Starray EM-i dapat menempuh jarak lebih dari 1.000 km, berkat teknologi EM-i yang lebih efisien.

Two Luxury Through Lights

Geely Starray EM-i dilengkapi sistem keselamatan L2 ADAS (Advanced Driver Assistance System). Mencakup Adaptive Cruise Control, Lane Keeping Assist, dan Automatic Emergency Braking, untuk menjaga keselamatan pengemudi dan penumpang.

Dari sisi desain, Starray EM-i tampil modern dengan Two Luxury Through Lights pada bagian depan dan belakang. Interiornya mengusung kursi ergonomis dengan material premium, layar sentuh resolusi tinggi, integrasi ponsel, serta sistem perintah suara dua zona yang mendukung kenyamanan perjalanan.

Hadirnya Starray EM-i menegaskan komitmen Geely dalam menghadirkan kendaraan elektrifikasi. Mulai dari BEV, PHEV, hingga solusi mobilitas pintar. Semuanya disesuaikan dengan kebutuhan konsumen Indonesia. Proses perakitan lokal, diyakini turut mendukung pertumbuhan industri otomotif nasional, serta memperluas akses kendaraan yang ramah lingkungan untuk masyarakat.