Mazda di IIMS 2025

Mazda Raup lebih dari Rp 160 Milyar di IIMS 2025

Mazda Indonesia mengumumkan pencapaiannya di IIMS 2025 13-23 Februari 2025 lalu. Hasilnya cukup membanggakan, dengan perolehan SPK senilai Rp 162.571.200.000.

Menurut rilis yang kami terima, sepanjang gelaran pameran otomotif tersebut, Mazda sukses menjual sebanyak 243 mobil, yang didominasi oleh SUV. Terdiri dari 114 unit CX-5, CX-3 46 unit. Lalu, Mazda 3 Hatchback terpesan 27 unit.

“Pertumbuhan permintaan kendaraan premium di Indonesia mencerminkan semakin matangnya pasar otomotif, dengan pelanggan yang kini lebih mengutamakan kualitas, teknologi, dan desain,” ujar Ricky Thio, Chief Operating Officer PT Eurokars Motor Indonesia, APM Mazda.

“Kami juga melihat tren yang berkembang, di mana konsumen semakin tertarik pada solusi mobilitas berkelanjutan, termasuk kendaraan elektrifikasi dan hibrida. Mazda akan terus menghadirkan inovasi terbaru yang tidak hanya menawarkan performa unggul dan desain elegan, tetapi juga mendukung keberlanjutan. Kami berkomitmen untuk menjadi pilihan utama bagi mereka yang mencari kendaraan dengan fungsionalitas tinggi, kenyamanan, dan gaya hidup berkelas,” tambahnya.

Momentum Penting

Mazda di IIMS 2025

Selain sukses mencetak angka-angka tersebut, Mazda Indonesia berhasil meraih penghargaan dari penyelenggara pameran, Dyandra Promosindo. Mazda CX-80 yang merupakan produk terbaru Mazda di tanah air, sukses diganjar penghargaan “The Best Big SUV” di IIMS 2025.

Mobil berpengggerak plug-in hybrid pertama Mazda di Indonesia ini juga terjual sebanyak enam unit.

Tahun 2025 ini, menandai kembalinya Mazda di ajang IIMS, setelah beberapa tahun absen. Tema pameran mereka adalah Enrich Life in Motion. Booth Mazda memiliki luas 192 meter persegi yang diisi oleh beragam hal. Mulai dari mobil hingga akesorisnya.

“Di tengah berbagai tantangan industri otomotif pada 2024, IIMS 2025 memberikan semangat baru bagi pasar otomotif Indonesia. Kami optimis terhadap pertumbuhan sektor ini dan berkomitmen untuk terus menghadirkan kendaraan yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga inovatif serta sesuai dengan kebutuhan pelanggan di Indonesia,” tutup Ricky Thio.

New Mazda CX-80 Segera Hadir Di Jerman, Torsinya Menggiurkan

Setelah Mazda CX-60, disusul CX-70 dan CX-90, kini muncul model keempat yakni Mazda CX-80 i-Activ AWD.

Sebagai model keempat dari platform Large Product terbaru Mazda, CX-80 mengadopsi sejumlah elemen CX-90.

Panjangnya 4.995 mm dengan lebar 1.890 mm. Jelas lebih besar dari CX-60 yang ada di Indonesia. Sedikit lebih pendek dari CX-90 yang panjangnya 5.100 mm (tanpa dudukan plat nomor depan), dan lebarnya 1.971 (tanpa ekstensi fender).

Yang identik antara CX-80 dan CX-90 adalah ukuran jarak antar sumbu roda (wheelbase), yakni 3.120 mm. Ukuran wheelbase ini menandakan kabinnya selapang CX-90, terutama pada ruang kaki.

Kabin lega memungkinkan CX-80 menerapkan konfigurasi 6 atau 7 tempat duduk dengan leluasa. Versi 6-penumpang dilengkapi Captain Seat pada bangku baris kedua. Sedangkan versi 7-penumpang dilengkapi bangku standar yang dapat dilipat.

Ruang Kargo Extra Lapang

Volume ruang kargo jadi pertimbangan para konsumen dalam membeli mobil SUV. Dalam posisi bangku belakang tegak, volume kargo CX-80 sekira 258 liter. Lipat bangku paling belakang, maka CX-80 mampu memuat barang bervolume 678 liter.

Jika masih kurang, lipat baris kedua dan ketiga. Volume kargo sejajar headrest pun jadi 1.221 liter. Jika mentok sampai plafon, volumenya 1.971 liter. 

Hybrid Diesel Atau Bensin?

Sebagai target pasar SUV terbesar di Eropa, untuk di Jerman CX-80 tersedia dalam bensin dan diesel berteknologi elektrifikasi (hybrid). Mesin terbaru yang digunakan sudah disesuaikan dengan regulasi emisi Euro 6 yang berlaku di benua itu.

Untuk transmisi hanya tersedia versi automatic 8-speed dengan kopling multi plat berpengaturan elektronik.

Sistem penggerak all-wheel drive i-Activ AWD yang digunakan sama seperti pada CX-60, CX-70 dan CX-90. Pembagian torsi pada masing-masing 90 persen untuk roda belakang dan 10 persen ke roda depan.

Versi PHEV dibekali mesin bensin 4-silinder 2,5-liter plus motor elektrik penggerak hybrid berdaya 129 kW (173 hp). Total output tenaganya 323 hp dengan torsi maksimum 500 Nm. Baterainya berkapasitas 17.8-kWh. Dalam mode EV, dapat menempuh jarak 60 km (klaim).

Untuk versi diesel, dibekali mesin 6-silinder 3,3-liter turbodieselnya dengan modul mild hybrid. Tenaganya cuma 251 hp, tapi torsi maksimumnya 550 Nm. 

Lima Varian Trim

Mazda CX-80 dipasarkan dalam lima varian trim, yakni: Exclusive-line, Homura, Takumi, Homura Plus, dan Takumi Plus. Berlaku untuk versi bensin PHEV maupun diesel.

Fitur keselamatan i-Activsense ADAS jadi kelengkapan standar. Ini diharapkan mampu meloloskan CX-80 meraih peringkat bintang lima dalam uji keselamatan Euro NCAP.

Mazda CX-80 resmi dipasarkan di Jerman mulai Mei 2024. Label harga terendah yakni €55.350 (Rp 956,5 jutaan) untuk model entry-level CX-80 e-Skyactiv PHEV Exclusive-Line. Varian teratas Takumi Plus 6-seater harganya sekira €67.850 (Rp 1,17 miliaran).

Tak hanya terbatas dipasarkan di Eropa dalam versi setir kiri (LHD). Rencananya CX-80 juga bakal beredar di Jepang, Inggris dan Australia dalam versi setir kanan (RHD).