Motor Kawasaki HEV

Motor Kawasaki HEV Bakal Punya Transmisi Semi Otomatis

Konsep motor Kawasaki hybrid lebih menarik dari yang diperkirakan.  

Sudah dengar kalau kawasaki sedang membuat motor sport hybrid? Kalau belum, Kawasaki HEV sebetulnya berita lama. Yang baru adalah, transmisinya semi otomatis. Kami sempat perkirakan, lucu juga kalau pakai CVT. Sekaligus khawatir, motor sport kok pakai CVT.

Kekhawatiran itu terjawab setelah ada bocoran informasi paten soal transmisi dan bentuk mesin dua silinder motor Kawasaki HEV yang dikombinasikan dengan penggerak elektrik. Dalam gambar penampang di bawah, M adalah penggerak listriknya, yang tersambung dengan input shaft transmisi. Dari situ disimpulkan bahwa kedua penggerak, bensin dan listrik, bisa bergantian menggerakkan gigi transmisi dan menjalankan motor.

Itulah kenapa, Kawasaki memutuskan untuk menggunakan girbok semi otomatis yang pengoperasiannya tinggal menekan tombol. Ini juga dibuktikan oleh prototype motor HEV yang menunjukan tidak ada tuas perseneling di step sebelah kiri. Menarik juga. Coba bayangkan naik mobil kencang dengan transmisi otomatis. Rasanya mungkin akan seperti itu. Tapi ini motor. Hmm…

Idenya adalah, segalanya akan diatur oleh komputer. Mulai dari penggerak mana yang akan menjalankan motor, hingga mengatur kopling dan perpindahan gigi agar perpindahannya lebih halus. Cara kerja kopling dan perpindahan giginya dikatakan konvensional. Hanya ketambahan servo untuk mengendalikan.

Satu lagi yang menarik adalah, Kawasaki mengembangkan sebuah peranti yang memungkinkan pengendara mengontrol penggerak elektrik dan mesin konvensional bersamaan melalui tombol. Jadi kalau perlu, Anda tinggal tekan dan motor bisa melaju menggunakan kedua penggerak. Menarik sekali.

Kawasaki HEV

Motor hybrid bukan dimulai oleh Kawasaki. Piaggio pernah menerapkan sistem hybrid pada MP3, namun sepertinya kurang berhasil. Kawasaki, dengan konsep Hybrid Electric Vehicle (HEV) coba memperbaiki apa yang kurang. Terutama saat menerapkan pada motor berkonsep sport.

Kemunculan Kawasaki HEV pada acara balap ketahanan motor di Suzuka (Suzuka 8H) awal Agustus lalu, langsung membuat gaduh dunia otomotif. Bukan cuma konsepnya yang disorot tapi juga teknologi yang dibawanya.

Motor yang dipertontonkan kepada publik memang masih ‘mentah’. Bahkan bisa terlihat jelas kalau motor ini sebetulnya belum selesai dibangun. Tapi ide untuk menempelkan penggerak setrum pada mesin dua silinder, yang kemungkinan diambil dari Ninja 400, sontak membuat pengamat menjadi tidak sabar. Tidak sabar untuk melihat jadinya seperti apa. Termasuk kami.

Sumber