Kia EV3 di Kia EV Day Asia Pasifik

Kia EV3 Debut Perdana di Asia Pasifik, Siap Dipinang Mulai 2025

Kia Asia Pasifik menyelenggarakan event yang dinamakan EV Day 2024. Ini adalah skala regional dari EV Day Global yang berlangsung beberapa waktu lalu. Acara ini penting karena ada produk yang diperkenalkan perdana untuk kawasan Asia Pasifik, yaitu Kia EV3 serta mobil konsep EV4 dan PV5.

Dikutip dari pernyataan resmi Kia Indonesia, EV3 dijadwalkan mulai dipasarkan di negara-negara terpilih di Asia Pasifik pada 2025 dan bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas EV. Target lainnya adalah mempercepat transisi Kia menjadi penyedia solusi mobilitas berkelanjutan. Jadi, bisa diharapkan kalau mobil ini juga akan hadir di Indonesia di sekitar waktu tersebut.

KIa EV3 dan konsep EV4

EV3 adalah mobli listrik paling kecil saat ini di jajaran mobil Kia. Meski begitu, dikatakan bahwa SUV ini mengadopsi teknologi mobil bongsor EV9 yang sudah dipasarkan di Indonesia.

SUV listrik EV3 berdiri diatas platform E-GMP (Global Modular Platform) yang juga dipakai EV6, EV9, Hyundai Ioniq 5, Ioniq 6 dan Genesis GV60 dengan arsitektur kelistrikan 800 V. Untuk EV3, menggunakan 400 V.

Mobil ini juga dilengkapi dengan Electric Dynamic Torque Vectoring Control (eDTVC) untuk memberikan traksi yang optimal saat berkendara. Kendaraan ini juga disertai dengan berbagai sistem bantuan pengemudi canggih (ADAS). Termasuk Forward Collision-Avoidance Assist 2, Lane Keeping Assist, Highway Driving Assist 2. Juga Reverse Parking Collision-Avoidance Assist, dan Remote Smart Parking Assist.

Kia EV3

Kia EV3: Desain Keren, Daya Jelajah Hingga 600 KM!

Pabrikan Korea Selatan, Kia, resmi memperkenalkan mobil listrik Kia EV3 kemarin (23/05). Tambahan terkini untuk keluarga mobil listrik Kia EV, diklaim punya banyak inovasi dan teknologi terkini. 

Sesuai nomenklatur, EV3 jadi yang paling kecil di keluarga mobil listrik mereka. Tapi yang kami lihat, ini mobil menarik yang menjanjikan banyak hal. 

Karim Habib, EVP dan Kepala Kia Global Design desainer Kia membuat bentuk EV3 berdasarkan filosofi Opposite United yang juga diterapkan pada produk lainnya. Platform EGMP yang dibuat oleh Hyundai-Kia Group jadi basis pengembangan. 

“EV3 mewujudkan filosofi desain kami dengan sempurna – kombinasi desain yang menyenangkan digabungkan dengan fungsionalitas. Meskipun compact, eksteriornya menyelubungi ruang kabin luas yang menekankan relaksasi untuk setiap perjalanan,” kata Habib yang mantan desainer utama BMW ini. 

Memang, kabinnya terlihat luas dan menampung lima orang. Mereka mengklaim telah menciptakan kabin yang fungsional dan efektif. Memancarkan suasana seperti ruang keluarga.

Layarnya berukuran hampir 30 inci. Dibagi menjadi instrument cluster dan multimedia masing-masing berukuran 12,3 inci. Serta satu layar pengaturan AC sebesar lima inci. Dashboard terlihat bersih karena hampir semua pengaturan dipindah ke layar-layar tersebut. 

Di balik itu, ada banyak teknologi baru yang dipasangkan. Ada kemampuan V2L, digital key 2.0 supaya tidak repot bawa-bawa kunci, in-car gaming. Lumayan biar tidak bosan saat sedang charging dan sebagainya. 

Spesifikasi Kia EV3

Kia EV3 2025

Dimensinya cukup masuk akal untuk sebuah mobil harian. Panjang 4.300 mm, lebar 1.850 mm dan tinggi 1.560 mm. Jarak sumbu roda (wheelbase) 2.680 mm. 

Sebagai penggerak, untuk awal ini dipasangkan motor listrik yang menggerakkan roda depan. Tenaganya 201,1 hp (150 kW), dengan torsi 283 Nm. Sumber energinya diambil dari baterai berukuran 58,3 kWh untuk varian Standard Range. Tidak disebutkan berapa jarak jelajahnya, tapi kami rasa tidak akan kurang dari 400-an km.

Kia EV3 baru

Sedangkan versi jarak jauh, (Long Range) dibekali baterai 81,4 kWh. Versi ini mampu menempuh hingga 600 km (klaim berdasarkan metode uji WLTP). 

Kedua varian ini sudah dibekali Battery Management Unit (BMU) dan Cell Management Unit (CMU) terkini buatan mereka. Dan dengan metode DC charging, keterisian dari 10 hingga 80 persen selesai dalam waktu 31 menit. 

Kia EV3 akan diperlihatkan ke publik bulan Juli 2024 di Korea Selatan. Kemudian diikuti oleh pasar Eropa di paruh kedua 2024. Pasar lainnya akan menyusul setelah itu. Informasi harga kemungkinan akan terlihat setelah Juli nanti.