Melihat Proses Produksi Kendaraan di Pabrik Baru Daihatsu

PT Astra Daihatsu Motor (ADM) terus berkontribusi pada industri otomotif di Indonesia sejak 1978, melalui pendirian pabrik. Hingga saat ini, ADM telah memproduksi kendaraan lebih dari delapan juta unit. Baik untuk pasar otomotif domestik maupun global, dengan destinasi hingga lebih dari 60 negara.

Untuk memenuhi kebutuhan pasar otomotif domestik dan global, ADM meresmikan pabrik baru Karawang Assembly Plant 2 (KAP 2) pada 27 Februari 2025. Pabrik ADM yang keenam ini, berlokasi di Kawasan Industri Surya Cipta, Karawang Timur, Jawa Barat, dengan luas lebih dari 26 hektar.

Pembangunan pabrik baru KAP 2 juga merupakan wujud komitmen investasi keberlanjutan Daihatsu di masa depan. Dengan menghadirkan teknologi manufaktur proses produksi mobil yang lebih modern, ramah lingkungan, serta memiliki produktivitas tinggi.

Kapasitas Produksi 140 Ribu Per Tahun

Pabrik baru ini memiliki kapasitas produksi hingga mencapai 140 ribu unit per tahun, dengan tiga fasilitas utama, yaitu Body (Bodi), Painting (Pengecatan), dan Assembling (Perakitan). Ketiganya saling terintegrasi dan menggunakan teknologi terkini, dengan menerapkan konsep inovatif E-SSC (Evolution, Simple, Slim, Compact).

Selain memiliki teknologi terkini, pabrik baru KAP 2 juga mendukung program pengurangan emisi karbon (carbon neutral), yang diwujudkan dengan adanya panel surya sebesar 3 Mega Watt. Sumber daya listrik selalu terbarukan, proses produksi dapat lebih optimal, serta utilisasi peningkatan teknologi robotik. 

Secara tahapan pembuatan mobil, Daihatsu mengawalinya dari Press Shop. Dimulai dari lempengen besi yang dicetak dengan mesin cetak ribuan ton, untuk membuat setiap bagian dari potongan bodi mobil. Selanjutnya, pabrik baru KAP 2 pada fasilitas Body. Setiap potongan bagian mobil disatukan menjadi satu bagian utuh, dengan menggunakan teknologi robotik terkini, dengan utilisasi hingga 98 persen.

Tekan Emisi Karbon Hingga 1.400 Ton Per Tahun

Pada saat yang sama, pembuatan mesin mobil juga dilakukan di Casting Shop. Blok mesin dibuat dari alumunium cair yang dicetak dengan mesin berteknologi tinggi, dengan tingkat presisi tinggi. Setelah itu, blok mesin yang sudah jadi dan telah dilakukan tes kualitas, dibawa menuju Engine Shop untuk dirakit.

Pada fasilitas Painting Shop di pabrik KAP 2, bodi mobil dilakukan proses pengecatan dengan menyelupkan cairan cat dasar untuk membuat besi tahan karat. Dengan bantuan teknologi robotik, pengecatan cat luar kembali dilakukan, untuk menghasilkan bodi mobil agar mengkilap sempurna.

Proses pengecatan di KAP 2 ini dilakukan dengan lebih modern dan ramah lingkungan, karena dapat menghilangkan polusi terhadap penggunaan air, dan mampu mengurangi emisi karbon hingga lebih dari 1.400 ton per tahun.

Tidak Pakai Dinding

Setelah pengecatan, bodi mobil dengan mesin siap disatukan menjadi mobil utuh di Assembly Shop. Uniknya, fasilitas Assembly KAP 2 didesain tanpa dinding. Supaya menghasilkan sirkulasi udara lebih baik, sebagai ventilasi alami dan berkontribusi mengurangi emisi CO2.

Proses produksi kendaraan di KAP 2 juga memiliki desain konveyor dengan fleksibilitas tinggi, sehingga mampu memproduksi beragam jenis kendaraan di masa depan. Terakhir, mobil utuh yang sudah jadi, menempuh berbagai macam pengujian melalui Quality Shop. Seperti drum test untuk uji pengereman, dan water leaking test. 

Pabrik Daihatsu telah mengimplementasikan panel surya dengan total kapasitas sebesar 12,5 Mega Watt. Dalam arti lain, mampu mengurangi lebih dari 17 ribu Ton emisi CO2 per tahun. Atau setara dengan memberikan listrik bersih, untuk kebutuhan rumah tangga sebanyak lebih dari 1,5 juta rumah.

Daihatsu Indonesia Dirikan Pabrik Baru Yang Ramah Lingkungan

Hari ini (27/02/2025), PT Astra Daihatsu Motor (ADM) meresmikan pabrik baru Karawang Assembly Plant 2 (KAP 2), yang berlokasi di Kawasan Industri Surya Cipta, di Karawang Timur, Jawa Barat.

Sebagai pabrik ADM yang keenam. Fasilitas baru dengan luas lebih dari 26 hektar ini, dibangun untuk memenuhi kebutuhan pasar otomotif domestik dan global.

Bukti Komitmen Investasi Keberlanjutan

Selain menjadi basis produksi untuk grup Daihatsu di luar Jepang, pembangunan pabrik baru KAP 2 juga merupakan bukti komitmen investasi keberlanjutan Daihatsu. Dengan menghadirkan teknologi manufaktur proses produksi mobil yang lebih modern, ramah lingkungan, serta memiliki tingkat produktivitas tinggi.

Pembukaan pabrik baru Daihatsu KAP 2 ini diresmikan oleh Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Agus Gumiwang Kartasasmita, serta dihadiri oleh Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Yasushi Masaki. Turut hadir Masahiro Inoue (President of Daihatsu Motor Co., Ltd.), Gidion Hasan (Direktur PT Astra International Tbk), Shigeru Harada (Senior Executive Officer of Toyota Tsusho Corporation), Yasushi Kyoda (Presiden Direktur ADM), Erlan Krisnaring Cahyono (Wakil Presiden Direktur ADM). Termasuk perwakilan supplier, distributor, serta mitra strategis.

Menggunakan Teknologi Terkini

“Kami berharap ADM dapat terus mengembangkan model sesuai tren otomotif terkini. Memperkuat partisipasi industri, dengan melibatkan rantai pasok lokal, agar dapat memperbesar tingkat penggunaan komponen dalam negeri,” kata Agus Gumiwang Kartasasmita.

Pabrik baru KAP 2 ini memiliki tiga fasilitas utama, yaitu Body (Bodi), Painting (Pengecatan), dan Assembling (Perakitan). Ketiga fasilitas tersebut saling terintegrasi dan menggunakan teknologi terkini.

Melalui penerapan konsep inovatif E-SSC (Evolution, Simple, Slim, Compact), maka proses produksi memiliki produktivitas tinggi dan ramah lingkungan. Sebab ada penggunaan energi terbarukan, optimalisasi produksiyang menekan emisi karbon hingga 20 persen, serta tempat kerja yang lebih nyaman.

Pabrik baru KAP 2 didesain dengan konsep tanpa dinding. Untuk menghasilkan sirkulasi udara lebih baik, memberikan efisiensi penggunaan tenaga listrik lebih optimal, bahkan utilisasi peningkatan teknologi robotik.

Sebagai sumber daya listrik terbarukan, pabrik ini menggunakan panel surya sebesar 3 Mega Watt. Saat ini, pabrik KAP 2 masih memproduksi Daihatsu Ayla dan Toyota Agya. Direncanakan akan ada model lain yang akan diproduksi di fasilitas ini.

Dengan nilai investasi sekitar Rp 2,9 triliun, pabrik Karawang Assembly Plant 2 memiliki kapasitas produksi hingga 140.000 unit per tahun. Pabrik ADM juga mampu memproduksi kendaraan hingga lebih dari 530 ribu unit per tahun, untuk pasar domestik dan global.

Kemampuan produksi didukung oleh lebih dari 1.700 supplier, termasuk 700 UMKM, serta tingkat lokalisasi yang mencapai lebih dari 80 persen.

“Kami selalu berusaha untuk terus berinovasi dalam teknologi manufaktur yang lebih produktif dan efisien, ramah lingkungan, sesuai dengan kebutuhan industri dan pasar otomotif yang terus berkembang,” ungkap Yasushi Kyoda, President Director PT Astra Daihatsu Motor.

“Pembaruan pabrik ini merupakan tonggak penting kami untuk menuju masa depan, serta wujud komitmen kami untuk kerjasama yang berkelanjutan dengan Indonesia,” tutupnya.

Pabrik Daihatsu Indonesia

Daihatsu Siapkan Pabrik Perakitan Lain, Indikasi Lahirnya Ayla Terbaru?

Daihatsu melakukan perubahan pada fasilitas perakitan pabrik mereka. Mau ada model baru?

Sudah dengar kalau Daihatsu Ayla akan dapat penyegaran model? Bukan cuma facelift, tapi ganti generasi. Mesinnya digosipkan akan serupa Daihatsu Rocky. Tapi itu baru selentingan, yang masih kami coba telusuri. Yang jelas, ada penyegaran di fasilitas produksi Daihatsu di Indonesia. 

PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mengumumkan pembaruan lini produksi no.1 di Pabrik Perakitan Sunter untuk menjaga keberkelanjutan perusahaan, sekaligus menciptakan fasilitas produksi yang lebih ramah lingkungan pada 2024. Selama 27 tahun beroperasi, pabrik ini berencana meningkatkan produktivitas dan otomatisasi di masa mendatang untuk memenuhi pembangunan berkelanjutan atau SDG’s di masa mendatang.

Oleh karena itu, ADM memutuskan untuk mendirikan lini produksi no.2 Pabrik Perakitan Karawang menggantikan lini produksi no.1 di Sunter demi meningkatkan efisiensi dan daya saing dengan teknologi terkini, serta memenuhi target karbon netral masa depan di Indonesia. Pabrik baru ini akan mengadopsi konsep SSC (Simple, Slim, Compact).

Fasilitas ini akan melakukan aktivitas produksi kendaraan, seperti perluasan otomatisasi titik pengelasan, peningkatan efisiensi pengecatan, proses perakitan ergonomis, dan operasional logistik yang lebih baik.

Melalui fasilitas baru ini, ADM dapat menyediakan produk berkualitas tinggi kepada pelanggan dengan harga terjangkau. Selain itu, dalam usahanya mengurangi emisi karbon, ADM berkomitmen melakukan berbagai upaya seperti, pemasangan sekitar sekitar 3.600 panel surya yang dapat menghasilkan daya listrik hingga 2.100 kW, pemanfaatan energi terbarukan, dan ventilasi panas alami. Melalui spesifikasi tersebut, pembangkit ini dapat mengurangi kadar emisi sekitar 20% dibandingkan kondisi saat ini.

“Pembaruan ini merupakan bentuk apresiasi kami kepada seluruh pihak, terutama kepada pemerintah Indonesia atas komitmennya terhadap kelestarian lingkungan. Kami berharap komitmen ini dapat berjalan dengan lancar, dan mendapatkan dukungan positif dari seluruh pihak terkait,” ujar Yasushi Kyoda, Presiden Direktur PT Astra Daihatsu Motor (ADM).