Kemenhub Antisipasi Arus Mudik Libur Nyepi dan Lebaran 2026

Momen mudik Lebaran 2026 atau Idulfitri 1447 H akan segera dimulai dalam beberapa pekan mendatang. Sejumlah instansi terkait sudah mulai melakukan persiapan sebagai langkah antisipasi.

Terkait arus mudik Lebaran tahun ini, hasil survei nasional memprediksi sekitar hampir 144 juta orang akan melakukan perjalanan mudik.

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyatakan, realisasi jumlah pemudik diperkirakan bakal melampaui target prediksi. Hal tersebut bercernin pada pengalaman tahun sebelumnya.

“Kami melakukan survei, ada 143,7 juta orang atau hampir 144 juta orang yang akan melakukan perjalanan. Namun kami mengantisipasi kemungkinan kenaikan karena tahun lalu survei 146 juta, realisasinya mencapai 154 juta,” ujar Menhub, dilansir dari laman humas polri, Senin (23/2).

Sebagai dukungan kesiagaan di lapangan, operasional posko angkutan Lebaran akan berlangsung pada 13–29 Maret 2026 untuk mengkoordinasikan transportasi laut, udara, darat serta perkeretaapian.

Menurut Menhub, sejumlah langkah antisipasi telah disiapkan, antara lain pembatasan operasional angkutan barang sumbu tiga ke atas, kecuali kendaraan pengangkut bahan pokok, bahan bakar minyak, dan kebutuhan penting lainnya sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) lintas kementerian.

Selain itu, Kementerian Perhubungan bersama Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri akan menerapkan rekayasa lalu lintas pada sejumlah titik rawan kemacetan berupa contraflow, sistem satu arah (one way), dan ganjil genap, terutama pada sejumlah ruas tol yang berpotensi mengalami kepadatan dan penumpukan arus kendaraan.

Pemerintah juga menerapkan kebijakan Work from Anywhere (WFA) atau Flexible Working Arrangement (FWA) pada 16–17 Maret untuk arus mudik dan 25–26 Maret untuk arus balik, yang telah disetujui oleh Presiden dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PANRB).

“Kebijakan tersebut diharapkan dapat mendistribusikan pergerakan masyarakat agar tidak menumpuk pada tanggal-tanggal tertentu sehingga keselamatan dan kelancaran perjalanan lebih terjamin,” tutur Menhub.

Dishub Jatim Antisipasi Lonjakan Pemudik Jelang Hari Raya Nyepi di Bali

Terkait perayaan Nyepi di Bali pada 19 Maret 2026, Menhub mengatakan penyeberangan kapal laut menuju Pulau Bali akan dihentikan sementara. Seagai antisipasi, akan disiapkan sistem penundaan (delaying system) serta zona penyangga (buffer zone).

“Kami akan informasikan kepada seluruh masyarakat terkait penutupan sementara pelabuhan agar bisa mengatur jadwal perjalanan,” ujar Menhub.

Langkah antisipasi juga dilakukan oleh Dinas Perhubungan Jawa Timur yang melakukan persiapan angkutan mudik Lebaran 2026 lebih awal. Hal tersebut guna menyikapi bila terjadi lonjakan penumpang penyeberangan kapal ferry menuju Pulau Bali sekaligus dampak penutupan Pelabuhan Ketapang saat Hari Raya Nyepi.

Perhatian khusus diberikan pada jalur penyeberangan ferry Ketapang–Gilimanuk. Pelabuhan Ketapang akan ditutup pada 18 Maret menjelang Nyepi pada 19 Maret 2026. Kondisi ini berpotensi memicu penumpukan kendaraan di seputar Banyuwangi menuju Pelabuhan Ketapang.

Dishub Jatim telah memetakan sejumlah kantong parkir yang ada di sekitar kawasan Pelabuhan Ketapang untuk mencegah kemacetan. Pengelolaan parkir tentunya akan bergantung pada kepemilikan lahan, baik milik BUMDes maupun swasta.

Untuk areal parkir di kawasan Terminal Sri Tanjung akan diupayakan gratis, tapi tetap berkoordinasi dengan pengelola lahan. Hal tersebut dikarenakan pemerintah provinsi tidak memiliki kewenangan langsung dalam hal penentuan tarif parkir untuk lahan non-pemprov.

Secara nasional, jumlah pemudik untuk tahun ini diperkirakan menembus 144 juta orang. Sementara di Jawa Timur, pergerakan penumpang angkutan umum diprediksi mencapai 7,7 juta orang, naik sekitar 5 persen dibanding tahun lalu.

Rinciannya:

– Kereta api: 2,92 juta penumpang

– Bus: 2,67 juta penumpang

– Penyeberangan: 1,23 juta penumpang

– Pesawat: 756 ribu penumpang

– Kapal laut: 150 ribu penumpang

Guna mengakomodir lonjakan tersebut, Dishub Jatim menyiapkan 6.637 unit bus, 148 rangkaian kereta api, 302 pesawat, 55 kapal laut, dan 71 kapal penyeberangan.

Pemantauan arus mudik kendaraan pribadi juga diperkuat melalui dukungan sarana kamera berbasis Artificial Intelligence (AI) di perbatasan Jawa Tengah–Jawa Timur dan Bali–Jawa Timur.

Jumlah kendaraan yang masuk ke wilayah Surabaya Raya melalui jalur arteri non-tol untuk saat ini tercatat mencapai sekitar 251 ribu kendaraan per hari. Sementara arus keluar-masuk Jawa Timur melalui jalur arteri tercatat sekitar 33 ribu kendaraan per hari.

Selain Ketapang, perhatian juga diberikan pada Pelabuhan Jangkar, Situbondo, yang diperkirakan mengalami lonjakan saat Nyepi. Saat ini tersedia dua kapal penyeberangan tujuan Pulau Bawean dan satu kapal menuju Pulau Gili Iyang.

Pemprov Jatim mengusulkan tambahan tiga kapal berkapasitas minimal 250 penumpang per kapal atau sekitar 750 penumpang per hari selama masa Lebaran. Selain itu, akan disiapkan enam kali pelayaran laut gratis mulai 8 Maret dengan total kapasitas sekitar 3.000 penumpang.

Di sektor transportasi darat, tersedia 200 bus program mudik gratis, yang terdiri dari 25 bus AKAP, 100 bus AKDP, dan 75 bus tambahan dukungan stakeholder. Total kapasitas angkut pemudik mencapai sekitar 8.000 penumpang. Dengan tambahan kuota angkutan laut gratis 3.000 penumpang, totalnya menjadi sekira 11.000 pemudik yang akan difasilitasi tahun ini.

Selain itu, Dishub Jatim juga menyiapkan pengangkutan 200 unit sepeda motor ke sejumlah daerah tujuan seperti Madiun, Ponorogo, Magetan, Tulungagung, Jember, dan Banyuwangi.

Para pemudik diberangkatkan dengan bus, sementara motornya diangkut menggunakan truk. Hal tersebut sebagai upaya menekan risiko kecelakaan selama arus mudik yang didominasi kendaraan roda dua. Program mudik gratis tahun sebelumnya mampu menekan angka kecelakaan hingga 3–5 persen selama masa angkutan Lebaran.

Pendaftaran mudik gratis dibuka secara online pada 2–5 Maret 2026 dan daftar offline mulai 8 Maret. Untuk angkutan laut, pendaftaran dilakukan melalui situs resmi Pemprov Jatim sebelum 8 Maret dengan kuota 3.000 orang.

Persiapan yang dilakukan diharapkan dapat meningkatkan kelancaran lalu-lintas arus mudik sekaligus meminimalkan potensi kemacetan dan kecelakaan selama periode Lebaran 2026.

Arus balik Nataru 2025

Operasional Kendaraan Angkutan Barang Dibatasi Saat Libur Maulid Nabi Muhammad SAW

Operasional kendaraan angkutan barang dibatasi saat liburan Maulid Nabi Muhammad SAW. Tujuannya jelas, untuk mengantisipasi kemacetan.

Ditjen Hubdat bersama Ditjen Bina Marga Kementerian PU serta Korlantas Polri telah menetapkan sejumlah strategi pengaturan lalu lintas yang tertuang dalam Keputusan Bersama Nomor KP-DRJD 3760, Kep/143/VIII/2025, 62/KPTS/Db/2025 tentang Pengaturan Lalu Lintas Selama Masa Libur Panjang Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 2025.

Pengaturan pembatasan operasional angkutan barang dilakukan terhadap mobil barang dengan sumbu tiga atau lebih, mobil barang dengan kereta tempelan dan dengan kereta gandeng. Serta mobil barang yang mengangkut hasil galian (tanah, pasir, dan/atau batu), hasil tambang, dan bahan bangunan.

Pengaturan tersebut dilakukan pada sejumlah ruas jalan tol di kedua arahnya yakni jalan tol JORR 1, tol Jakarta-Cikampek-Palimanan-Kanci-Pejagan-Pemalang-Batang-Semarang, dan tol Cikampek-Purwakarta-Padalarang-Cileunyi. Kemudian di jalan tol di wilayah Semarang yaitu Krapyak-Jatingaleh, Jatingaleh-Srondol, Jatingaleh-Muktiharjo, dan jalan tol Semarang-Solo.

Adapun hari dan waktu pengaturan lalu lintas berupa pembatasan operasional angkutan barang diberlakukan mulai:

  1. Kamis, 4 September 2025 pukul 15.00 hingga 24.00 waktu setempat
  2. Jumat, 5 September 2025 pukul 06.00 hingga 18.00 waktu setempat
  3. Minggu, 7 September 2025 pukul 06.00 hingga 22.00 waktu setempat.

“Kami telah menetapkan sejumlah strategi pengaturan lalu lintas yang diatur di dalam SKB, di antaranya melalui pembatasan operasional angkutan barang dan sistem jalur/lajur pasang atau tidal flow (contra flow),” jelas Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan (28/8).

Sistem Rekayasa Lalu Lintas

angkutan barang dibatasi saat liburan Maulid

Selain Operasional kendaraan angkutan barang dibatasi saat liburan Maulid Nabi Muhammad SAW. Ada pula sistem rekayasa lalu lintas untuk mengurangi kemacetan.

Dirjen Aan mengatakan, pemerintah pun akan menerapkan sistem rekayasa lalu lintas berupa sistem jalur/lajur pasang surut/tidal flow (contra flow) yang akan diberlakukan pada dua ruas jalan tol dengan rinciannya sebagai berikut:
1. Tol Jakarta-Cikampek
a. arah Cikampek mulai KM 47 hingga KM 70, berlaku mulai Jumat, 5 September 2025, pukul 06.00 sampai 15.00 waktu setempat;
b. arah Jakarta mulai KM 70 hingga KM 47, berlaku mulai Minggu, 7 September 2025, pukul 15.00 sampai 24.00 waktu setempat

2. Tol Jakarta-Bogor-Ciawi, arah Jakarta mulai dari KM 21 hingga KM 8, dengan waktu pemberlakuan:
a. Sabtu, 6 September 2025 pada pukul 12.00 sampai 19.00 waktu setempat;
b. Minggu, 7 September 2025 pukul 12.00 sampai 19.00 waktu setempat.

Ini Informasi Rekayasa Lalu Lintas Selama KTT ASEAN

Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN akan berlangsung di Jakarta pada 4-7 September 2023 ini. Untuk itu, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengeluarkan informasi rekayasa lalu lintas, demi kelancaran semua. Rekayasa lalu lintas ini akan diberlakukan mulai 2-7 September 2023.

Dikutip dari laman NTMC Polri, “Perlu diberitahukan bahwa akan dilaksanakan rekayasa lalu lintas dengan melakukan buka tutup jalan di area venue-venue KTT ASEAN (Hotel dan Tempat Pertemuan Tingkat Tinggi) sebagaimana terlampir,” tutur Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Provinsi DKI Jakarta, Hari Nugroho, Selasa (29/8/2023) kemarin. Dari informasi yang kami terima, tercatat ada 18 hotel dan lima lokasi KTT.

Penjelasan soal rekayasa lalu lintas selama KTT ASEAN 2023

Sementara untuk rute lintasan ada 29 ruas jalan di Ibu Kota. Namun tidak setiap saat semua ruas diberlakukan rekayasa. Ini karena ada metode buka-tutup secara situasional saat iring-iringan tamu negara dan delegasi melintas.

Rekayasa lalu lintasnya bisa Anda lihat di bawah. Tidak lupa, Pemprov DKI juga menyebar himbauan untuk para pekerja kantoran, baik pegawai BUMD, BUMN dan swasta untuk bekerja dari rumah di tanggal tersebut.

Kegiatan KTT ke-43 ASEAN: St Regis

Sabtu 2 September (09.00) dan Minggu 3 September (10.00)

Traffic dari Selatan (Cipete) menuju ke Barat (Slipi) atau Utara (Monas) dapat melalui Jalan Kyai Maja-Jalan Kebayoran Baru-Jalan Arteri Pondok Indah-Berputar di U turn depan Gandaria City-Jalan Teuku Nyak Arief-Jalan Tentara Pelajar-dan seterusnya.

Kendaraan dari Utara (Harmoni) menuju ke Selatan (Blok M) dapat melalui Jalan Medan Merdeka Barat-Jalan Budi Kemuliaan-Jalan Abdul Muis-Jalan Fahrudin-Jalan KH Mas Mansyur-Jalan Penjernihan-Jalan Pejompongan-Jalan Tentara Pelajar-Jalan Teuku Nyak Arief-Jalan Kebayoran Baru-Jalan Kyai Maja-Jalan Panglima Polim-dan seterusnya.

Lalu lintas dari Timur (Tebet) ke Barat (Slipi) dapat melalui Jalan Kapten Tendean-Jalan Wolter Monginsidi-Jalan Trunojoyo-Jalan Kyai Maja-Jalan Kebayoran Baru-Jalan Arteri Pd. Indah-berputar di U turn depan Gandaria City- Jalan Teuku Nyak Arief-Jalan Tentara Pelajar-Jalan S.Parman-dan seterusnya.

Lalu lintas dari Barat (Slipi) menuju ke Timur (Tebet) dapat melalui Jalan S. Parman-Jalan Pejompongan-Jalan Penjernihan-Jalan R.M. Margono-Jalan Galunggung-Jalan Dr. Saharjo-Jalan Prof. Dr. Soepomo-Jalan MT Haryono-dan seterusnya.

KTT ASEAN: Sekretariat ASEAN

Sabtu 2 September (08.00), Minggu 3 September (09.00) dan Senin 4 September (08.30)

Lalu lintas dari Selatan (Cipete) menuju ke Barat (Slipi) atau Utara (Monas) dapat melalui Jalan Kyai Maja-Jalan Kebayoran Baru-Jalan Arteri Pondok Indah-berputar di U-turn depan Gandaria City-Jalan Teuku Nyak Arief-Jalan Tentara Pelajar-dan seterusnya.

Kendaraan dari Utara (Harmoni) menuju ke Selatan (Blok M) dapat melalui Jalan Medan Merdeka Barat-Jalan Budi Kemuliaan-Jalan Abdul Muis-Jalan Fahrudin-Jalan K.H. Mas Mansyur-Jalan Penjernihan-Jalan Pejompongan-Jalan Tentara Pelajar-Jalan Teuku Nyak Arief-Jalan Kebayoran Baru-Jalan Kyai Maja-Jalan Panglima Polim-dan seterusnya.

Sementara dari Timur (Cawang) menuju ke Barat (Slipi) dapat melalui Jalan Dr. Soepomo-Jalan Dr. Saharjo-Jalan Prof. Dr. Satrio-Jalan K.H. Mas Mansyur-Jalan Jati Bunder-Jalan KS Tubun-Jalan Brigjen Katamso-Jalan S.Parman-dan seterusnya.

Lalu lintas dari Barat (Slipi) menuju ke Timur (Tebet) dapat melalui Jalan S. Parman-Jalan Pejompongan-Jalan Penjernihan-Jalan KH. Mas Mansyur-Jalan Prof. Dr. Satrio sisi Timur-Jalan KH Abdullah Syafei-Jalan Prof. Dr. Soepomo-Jalan MT. Haryono-dan seterusnya.

Jakarta Convention Center

Senin 5 September (09.00 dan 15.00), Selasa 6 September (09.00)

Lalu lintas dari Selatan (Cipete) menuju ke Barat (Slipi) atau Utara (Monas) dapat melalui Jalan Kyai Maja-Jalan Kebayoran Baru-Jalan Arteri Pondok Indah-berputar di U-turn depan Gandaria City-Jalan Teuku Nyak Arief-Jalan Tentara Pelajar-dan seterusnya.

Lalu lintas dari Utara (Harmoni) menuju ke Selatan (Blok M) dapat melalui Jalan Medan Merdeka Barat-Jalan Budi Kemuliaan-Jalan Abdul Muis-Jalan Fahrudin- Jalan K.H. Mas Mansyur-Jalan Penjernihan-Jalan Pejompongan-Jalan Tentara Pelajar-Jalan Teuku Nyak Arief-Jalan Kebayoran Baru-Jalan Kyai Maja-Jalan Panglima Polim-dan seterusnya.

Lalu lintas dari Timur (Tebet) ke Barat (Slipi) dapat melalui Jalan Kapten Tendean-Jalan Wolter Monginsidi-Jalan Trunojoyo-Jalan Kyai Maja-Jalan Kebayoran Baru-Jalan Arteri Pondok Indah-berputar di U turn depan Gandaria City- Jalan Teuku Nyak Arief-Jalan Tentara Pelajar-Jalan S.Parman-dan seterusnya.

Lalu lintas dari Barat (Slipi) menuju ke Timur (Tebet) dapat melalui Jalan S. Parman-Jalan Pejompongan-Jalan Penjernihan-Jalan R.M. Margono-Jalan Galunggung-Jalan Dr. Saharjo-Jalan Prof Dr. Soepomo-Jalan MT. Haryono-dan seterusnya.

Taman Plataran GBK

Rabu 6 September (19.00)

Lalu lintas dari Selatan (Cipete) menuju ke Barat (Slipi) atau Utara (Monas) dapat melalui Jalan Kyai Maja-Jalan Kebayoran Baru-Jalan Arteri Pondok Indah-berputar di U turn depan Gandaria City-Jalan Teuku Nyak Arief-Jalan Tentara Pelajar-dan seterusnya.

Lalu lintas dari Utara (Harmoni) menuju ke Selatan (Blok M) dapat melalui Jalan Medan Merdeka Barat- Jalan Budi Kemuliaan-Jalan Abdul Muis-Jalan Fahrudin-Jalan K.H. Mas Mansyur-Jalan Penjernihan-Jalan Pejompongan-Jalan Tentara Pelajar-Jalan Teuku Nyak Arief-Jalan Kebayoran Baru-Jalan Kyai Maja-Jalan Panglima Polim-dan seterusnya.

Lalu lintas dari Timur (Tebet) ke Barat (Slipi) dapat melalui Jalan Kapten Tendean-Jalan Wolter Monginsidi-Jalan Trunojoyo-Jalan Kyai Maja-Jalan Kebayoran Baru-Jalan Arteri Pondok Indah-Berputar di U-turn depan Gandaria City-Jalan Teuku Nyak Arief-Jalan Tentara Pelajar-Jalan S.Parman-dan seterusnya.

Lalu lintas dari Barat (Slipi) menuju ke Timur (Tebet) dapat melalui Jalan S.Parman-Jalan Pejompongan-Jalan Penjernihan-Jalan R.M. Margono-Jalan Galunggung-Jalan Dr. Saharjo-Jalan Prof. Dr. Soepomo-Jalan MT Haryono-dan seterusnya.

Hotel Sultan – Istana Merdeka

Selasa-Kamis, 5-7 September 2023

Dari Selatan (Cipete) menuju ke Barat (Slipi) atau Utara (Monas) dapat melalui Jalan Kyai Maja-Jalan Kebayoran Baru-Jalan Arteri Pondok Indah-berputar di U-turn depan Gandaria City-Jalan Teuku Nyak Arief-Jalan Tentara Pelajar-dan seterusnya.

Utara (Kota Tua) menuju ke Selatan (Blok M) dapat melalui Jalan Suryopranoto-Jalan Balikpapan-Jalan Cideng Timur-Jalan K.H. Mas Mansyur-Jalan Penjernihan-Jalan Pejompongan-Jalan Tentara Pelajar-Jalan Teuku Nyak Arief- Jalan Kebayoran Baru-Jalan Kyai Maja-Jalan Panglima Polim-dan seterusnya.

Lalu lintas dari Timur (Tebet) ke Barat (Slipi) dapat melalui Jalan Kapten Tendean- Jalan Wolter Monginsidi-Jalan Trunojoyo-Jalan Kyai Maja-Jalan Kebayoran Baru- Jalan Arteri Pd. Indah-berputar di U turn depan Gandaria City-Jalan Teuku Nyak Arief-Jalan Tentara Pelajar-Jalan S Parman-dan seterusnya.

Dari Barat (Slipi) menuju ke Timur (Tebet) dapat melalui Jalan S.Parman-Jalan Pejompongan-Jalan Penjernihan-Jalan R.M. Margono-Jalan Galunggung-Jalan Dr Saharjo-Jalan Prof Dr Soepomo-Jalan MT Haryono-dan seterusnya.

Sumber: NTMC Polri

Rekayasa Lalu Lintas Arus Balik Mudik Masih Berlanjut

Tingginya arus lalu lintas mengarah ke Jakarta, membuat Korlantas Polri memperpanjang sistem rekayasa lalu lintas di jalan tol, dari arah timur ke barat, hingga hari ini (01/05/2023).

Dikutip dari situs NTMC Polri, Korlantas Polri melalui Diskresi kepolisian melakukan perpanjangan waktu rekayasa lalu lintas one way pada Minggu 30/4/2023 sampai Senin 1/5/2023, mulai dari KM 414 Kalikangkung sampai dengan KM 72 Cikampek. Dilanjutkan dengan rekayasa lalu lintas contraflow dari KM 72 sampai dengan KM 47 tol Jakarta-Cikampek.

Arus mudik 2023

Hal tersebut diputuskan berdasarkan pantauan CCTV milik PJR Command Center yang memperlihatkan padatnya arus lalu lintas pada hari sabtu kemarin (29 April 2023). Menurut Kabagops Korlantas Polri Kombes Pol Eddy Djunaedi, “Meski pada hari sebelumnya diberlakukan one way pada Sabtu, 29/4/2023 dari KM 414 Kalikangkung sampai dengan KM 72 Cikampek, volume kendaraan masih terpantau padat dari CCTV Command Center PJR.”

Ditambahkan Kabagops, rekayasa ini dilakukan untuk antisipasi puncak arus balik tahap kedua yang diperkirakan hari Minggu-Senin (30 April-1 Mei). Berdasarkan penghitungan data jumlah kendaraan yang melewati gerbang tol Kalikangkung angkanya terus naik.

“Rekayasa lalu lintas yang diterapkan Korlantas Polri dapat dievaluasi waktu pemberlakuannya berdasarkan pertimbangan kondisi arus lalu lintas selama tiga jam berturut-turut. Bila ada perubahan maka akan kami informasikan kembali,” tutup Kombes Pol Eddy Djunaedi.

Sumber: NTMC