Yoong Motor Group Dapat Apresiasi Dari Ketua Umum IMI

Yoong Motor Group, sebagai spesialis modifikasi lampu kendaraan, semakin mengukuhkan komitmennya dalam menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. Termasuk membuka lapangan pekerjaan, serta menghadirkan produk terbaik yang menjamin kenyamanan dan keselamatan berkendara.

Komitmen tersebut diapresiasi langsung oleh Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI), Bambang Soesatyo. Bahkan pria yang akrab disapa Bamsoet tersebut, secara langsung mengunjungi Yoong Motor Academy. Ia menyaksikan bagaimana pusat pelatihan ini membina para SDM terampil di industri perlampuan kendaraan nasional.

Dukung Perekonomian Nasional

“Sektor industri perlampuan ini telah membuktikan perannya yang besar bagi pertumbuhan perekonomian kita. Penting bagi semua pihak untuk terus mendorong perekonomian dengan menciptakan peluang bisnis baru. Memberikan kesempatan kerja yang lebih luas, serta meningkatkan kualitas SDM,” tegas Bamsoet.

“Yoong Motor tak hanya ingin memberikan kenyamanan dan keselamatan bagi para pengguna kendaraan maupun pengendara lain saja. Namun juga turut membantu perekonomian nasional, melalui pengembangan industri perlampuan,” jelas Yomin Sugianto, pendiri Yoong Motor Group Indonesia.

“Cabang-cabang Yoong Motor bukan hanya jaringan bisnis, tapi juga pusat pemberdayaan masyarakat lokal. Tentu dengan kontrol kualitas ketat dan sistem evaluasi berkala, kami memastikan standar kerja serta keselamatan modifikasi yang tinggi,” imbuhnya.

Kurikulum Komprehensif

Sebagai respons terhadap pesatnya dunia modifikasi otomotif, sejak tahun lalu Yoong Motor telah mendirikan Yoong Motor Academy Training Center di Jl. Krukah Timur No. 47, Surabaya. Akademi ini menjadi motor penggerak pelatihan khusus di dunia perlampuan dan elektrik. Dengan dua sesi yang difokuskan, yaitu fungsional dan fashion (ubah model maupun ragam warna). Akademi ini membina dan membimbing bibit-bibit SDM baru, yang bakal menjadi pakar di dunia perlampuan.

Kurikulum di akademi ini dirancang komprehensif, mulai dari dasar bongkar pasang perlampuan kendaraan berbagai brand (Jepang, Eropa, Amerika, China), hingga mendalami sistem kelistrikan dan komputerisasi (ECU) mobil, termasuk kendaraan listrik (EV). Pelatihan berlangsung satu hingga tiga bulan. Yoong Motor Academy Training Center memberikan dengan teori dan praktik yang ketat, agar memastikan lulusannya tersertifikasi dengan baik sebagai tenaga ahli.

Hingga saat ini, Yoong Motor telah mencetak lebih dari 500 SDM terampil, yang tersebar di sekitar 80-87 kota di seluruh Indonesia. Yoong Motor Academy dilengkapi peralatan lengkap, ruang praktik steril maupun kotor, ruang research and development (R&D), serta ruang kelas teori.

Kontrol Kualitas Tiap Tiga Bulan

Sedangkan silabus pembelajarannya disusun berdasarkan SKKNI (Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia), bekerja sama dengan National Modification & Aftermarket Association (NMAA) Indonesia dan Kementerian Perindustrian. Bahkan akan menjadi syarat uji kompetensi standarisasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) di masa mendatang.

Untuk memastikan kualitas SDM, Yoong Motor Academy memprioritaskan calon yang memiliki dasar kelistrikan dari SMK maupun lulusan jurusan elektronika di universitas. Namun juga terbuka bagi individu otodidak yang memiliki kemauan belajar tinggi.

Yoong Motor Group juga menerapkan kontrol ketat terhadap cabang-cabangnya melalui standar pekerjaan, mulai dari tahap awal hingga tingkat kesulitan tinggi, termasuk pembuatan diagram perkabelan dan electrical troubleshooting. Kontrol kualitas dilakukan setiap tiga bulan, dengan pembaruan sistem online dan pelatihan langsung di akademi, untuk panduan mobil-mobil terbaru.

VW Wochenende Treffen 2023, Temu Kangen Lintas Generasi

Acara komunitas Volkswagen (VW) selalu seru untuk diikuti. Salah satunya ialah VW Wochenende Treffen 2023, Meet and Greet Komunitas VW yang diadakan pada 5 November 2023 di kawasan Serpong, Tangerang Selatan.

Ajang ini tak hanya diisi dengan temu kangen antar pengguna kendaraan VW saja, namun juga ada sejumlah kegiatan menarik lainnya. Mulai dari VW Profile & Product Presentation, VW Judge Workshop, Community Talk, Appreciation Award, Games & Prizes, VW Judges – The Best 10 Choices, serta VeeDub Gathering Party.

Indonesia sarat sejarah otomotif

Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo, bersama Ketua Umum VW Indonesia ASSC Komjen Pol (Purn.) Nanan Soekarna, membuka event ini secara langsung. Turut hadir antara lain, Deputi GM VW Garuda Mataram Ahmad Badawi, Event Director Vee Dub Enterprises Setyanto Herlambang, dan Joe P Project.

“Sejak 30 tahun lalu, saya telah mencintai VW. Menjadi anggota Volkswagen Beetle Club (VBC) dengan nomor anggota VBC-111. Membuktikan bahwa melalui otomotif, kita bisa mengetahui dan belajar banyak tentang perjalanan sejarah,” ujar Bambang Soesatyo.

VW sudah ada sejak 1952

Apa yang diutarakan oleh pria yang akrab disapa Bamsoet ini memang benar. Sebab keberadaan VW di Indonesia memiliki sejarah panjang. Sejumlah literatur mencatat, VW mulai masuk ke pasar otomotif Indonesia sekitar tahun 1952, dibawah naungan PT Piola. Selanjutnya, Indonesia sudah mampu memproduksi VW pertama yang diberi nama VW Mitra, berbasis VW Type 2 dengan mesin 1.6 liter.

Berbagai organisasi pecinta VW tersebut telah menjadi kekuatan sosial perekat ikatan kebangsaan. Hal ini tidak lepas dari jiwa kebersamaan dan kultur organisasi yang keanggotaannya bersifat inklusif dan merangkul semua golongan. Serta senantiasa mengedepankan nilai-nilai kekeluargaan, semangat solidaritas, dan gotong royong.

Para pecinta VW di Indonesia kemudian semakin guyub, hingga tergabung ke berbagai perkumpulan dan klub. Berdiri Volkswagen Van Club (VVC) di tahun 1981, Volkswagen Beetle Club (VBC) di tahun 1982, serta kini ditambah dengan Volkswagen Thing Club (VTC) yang baru saja dibentuk pada bulan Juni 2023.

Banyak unit langka

Kembali ke VW Wochenende Treffen 2023, acara ini juga diramaikan dengan hadirnya unit VW yang langka. VW Kodok dan Kombi sudah pasti paling banyak unitnya. Namun ada juga beberapa Type 3 (Notchback dan Squareback), 181 Thing (VW Safari atau VW Camat), Karmann Ghia Coupe dan Cabriolet, hingga Karmann Ghia TC yang amat langka!

Acara ini diadakan untuk menjadi bagian dari event Road to Pecah Seribu VW, Indonesia Bersatu. Rencananya acara Road to Pecah Seribu akan diselenggarakan pada 11 November 2023 di Kompleks MPR RI, dengan mengangkat tema ‘Mobil Rakyat di Rumah Rakyat’. Acara ini juga nantinya diiringi dengan dengan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI.

Indonesia Jimny Festival 2023 Sukses Bikin Macet Sirkuit Sentul!

Dengan persiapan yang super singkat, akhirnya Indonesia Jimny Festival 2023 (IJF 2023) berhasil digelar pada 17 dan 18 Juni 2023, sekaligus menciptakan rekor yang dicatat langsung oleh Museum Rekor Indonesia (MURI). Event IJF 2023 menjadi bagian dari Kegiatan Offroad bersama Founder, dalam rangka Tribute to Syamsir Alam dan Askar Kartiwa.

Terhitung lebih dari 500 unit Suzuki Jimny, dalam berbagai generasi dan model, tumpah ruah di area Sirkuit Sentul, Jawa Barat, untuk memeriahkan festival ini. Bahkan pemilik dan penggemar Suzuki Jimny yang datang pun tak hanya dari wilayah Jabodetabek saja, namun banyak yang berasal dari Sumatera maupun luar pulau Jawa. Bahkan IJF 2023 dihadiri pula oleh tamu dari Malaysia, Thailand, dan Jepang.

Padat segmen acara

Setelah ‘puasa’ selama 10 tahun terakhir, event IJF 2023 seolah menjadi pemuas dahaga bagi para penggila Suzuki Jimny di Tanah Air. Acara ini dimeriahkan pula oleh Jimny Camp, Jimny Contest, Jimny Marketplace, Jimny Parts & Accessories, Jimny Wall of Fame, Jimny Fashion Week, serta Jimny Fun Games.

Apresiasi yang besar terhadap acara selama dua hari ini pun hadir dari beberapa sosok otomotif Tanah Air. “Saya mengenang kembali Suzuki Jimny Jangkrik milik saya dahulu, saat masih muda. Bodinya ringan, lincah, irit bahan bakar. Benar-benar mudah dirawat,” kata Bambang Soesatyo, Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI). 

Jajal trek panas Sirkuit Sentul

“Saya benar-benar kagum dengan ragam Suzuki Jimny yang datang di acara ini. Apalagi ada Suzuki Jimny SJ10 tahun 1970an yang masih pakai mesin 2 tak. Kondisinya luar biasa, sudah direstorasi secara maksimal,” ujar Soebronto Laras, selaku President Commisioner PT Indomobil Sukses Internasional Tbk, yang pernah mengantar kesuksesan Suzuki Jimny di pasar otomotif Indonesia sejak tahun 1970an.

Menjelang momen puncak IJF 2023, ada 15 unit Suzuki Jimny dengan spesifikasi balap menjajal trek panas Sirkuit Sentul. Selanjutnya 465 unit Suzuki Jimny dari empat generasi langsung menyesaki sirkuit, guna melakukan parade sebanyak tiga putaran. Di saat yang sama, pihak MURI pun mencatat jumlah kendaraan untuk proses verifikasi.

“Rasa haru dan bangga bercampur jadi satu, seiring dengan terwujudnya mimpi para pengguna Suzuki Jimny untuk merasakan trek Sirkuit Sentul, serta menciptakan rekor MURI bersama mobil kesayangan mereka,” tukas Ronny Kusuma, Ketua Penyelenggara Indonesia Jimny Festival 2023. Dirinya berharap agar gelaran ini menjadi agenda tahunan yang dapat selalu dimeriahkan oleh semua fanatik Suzuki Jimny di Indonesia.