MG ZS Hybrid+ Siap Goyang Pasar SUV Hybrid Tanah Air

Jelang perhelatan GIIAS 2026 yang hanya tinggal hitungan hari, MG Motor Indonesia memperkenalkan model mobil terbarunya, MG ZS Hybrid+ dalam ajang MG Mid-Year Media Gathering di Jakarta.

SUV bergaya modern dan sporty khas Eropa ini mengusung semangat “Outclass the Mainstream” yang diwujudkan melalui tiga pilar utama, yakni Distinctive Pride, Thoughtful Care, dan Complete Reward.

Distinctive Pride diwujudkan melalui desain tampilan modern yang dipadukan dengan kabin bernuansa mewah. Thoughtful Care yang mengutamakan pada kenyamanan dan fungsionalitas diwujudkan melalui kabin yang lapang dan nyaman, ruang penyimpanan fungsional, serta berbagai fitur kenyamanan yang dirancang untuk mendukung mobilitas sehari-hari.

Pilar terakhir yakni Complete Reward yang lebih ditekankan pada aspek performa dan efisiensi kendaraan. Melalui teknologi baru Hybrid+ yang memadukan mesin bensin, motor listrik, serta transmisi khusus hybrid, MG ZS merambah era kendaraan elektrifikasi modern yang lebih ramah lingkungan.

Dalam sambutannya, CEO MG Motor Indonesia Jason Huang mengatakan bahwa MG ZS Hybrid+ tak hanya menambah portofolio lini kendaraan yang dipasarkan oleh MG Indonesia, tapi juga hadir sebagai pilihan baru di pasar kendaraan elektrifikasi Tanah Air.

“Kehadiran MG ZS Hybrid+ menjadi langkah berikutnya dalam memperluas portofolio MG di Indonesia sekaligus memberikan lebih banyak pilihan bagi konsumen untuk menemukan kendaraan yang paling sesuai dengan kebutuhan mobilitas mereka,” kata Jason Huang.

Interior Berkelas

MG ZS Hybrid+ tampil lebih segar dengan tata interior yang dirancang untuk memberi kenyamanan kepada pengemudi maupun penumpang. Desain kokpitnya terlihat sporty dengan tata letak yang dibuat lebih modern dari MG ZS terdahulu serta berorientasi kepada pengemudi.

Penggunaan material bertekstur lembut (high-tactile materials) di sejumlah bagian interior yang dipadukan setir palang tiga berdesain baru kian menguatkan aura premium. Tuas transmisi bergaya jet-wing shifter membuat konsol tengah terlihat lebih futuristis.

Ruang kabin pun terasa lebih lapang, berkat panoramic sunroof yang membentang di bagian atap. Suasana dalam kabin pun jadi lebih romantis. Dengan konfigurasi bangku yang dapat memuat lima penumpang, area kaki dan batas kepala penumpang terasa leluasa. Hal tersebut tak terlepas dari postur yang memiliki panjang 4.430 mm, lebar 1.818 mm, tinggi 1.635 mm, dan wheelbase 2.610 mm. Kenyamanan penumpang belakang pun turut diperhatikan melalui sistem AC dua zona, sehingga distribusi dan sirkulasi udara di dalam kabin lebih merata.

Perihal utilitas, terdapat 30 kompartemen penyimpanan yang tersebar di berbagai bagian kabin. Menyimpan aneka barang berukuran kecil pun jadi lebih mudah.

Ruang bagasi SUV hybrid ini standarnya berkapasitas 443 liter. Cukup untuk aneka ragam barang kebutuhan harian. Jika butuh ruang lebih besar, bangku belakang dapat dilipat dengan konfigurasi 60:40, sehingga kapasitas bagasi meningkat jadi 1.457 liter.

SUV Berteknologi Modern

MG ZS Hybrid+ dibekali teknologi Hybrid+ yang menggabungkan mesin bensin 1.500 cc dengan motor listrik yang memiliki output daya 134 hp dan torsi 250 Nm. Sistem hybrid tersebut didukung baterai berkapasitas 1,83 kWh serta transmisi hybrid 3-speed Dedicated Hybrid Transmission.

Sistem keselamatan berkendara terpadu yang terdiri dari 15 fitur Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) dan tujuh airbag jadi keunggulan dari MG SZ Hybrid+. Bahkan SUV ini meraih predikat lima bintang dalam uji benturan dan fitur berkendara dari Australasian New Car Assessment Program (ANCAP). Jadi soal kualitas tak perlu diragukan.

Kelas segmen yang bakal dimasuki MG ZS Hybrid+ cukup padat, mulai dari Chery Tiggo Cross CSH, Chery C5 CSH,Honda HR-V Hybrid hingga Mitsubishi Xforce Hybrid dan Toyota Yaris Cross Hybrid. Saat ini MG ZS Hybrid+ masih dalam tahap perkenalan dan harga jual resminya baru akan diumumkan di GIIAS 2026. Persaingannya bakal seru ini…

MG ZS HEV

Memahami Sistem Hybrid MG ZS HEV Yang Mau ke Indonesia

Salah satu mobil yang benar-benar menarik perhatian kami di markas SAIC, induknya MG di Shanghai, Cina adalah MG ZS HEV. Ya, ini versi hybrid dari MG ZS terbaru, yang debut global tahun lalu.

Secara desain, semuanya berubah. Parasnya terlihat lebih modern dengan grill lebar dan lampu depan baru. Belakangnya juga lebih segar dengan garis body buritan yang tegas. Overall, bentuk ZS kini sangat ‘Eropa’.

MG ZS Hybrid

Dimensinya juga membesar. Kalau dilihat dari samping, overhang depan yang lebih panjang sepertinya jadi penyumbang signifikan penambahan dimensi.

Panjang MG ZS generasi kedua ini adalah 4.430 mm atau bertambah 116 mm. Lebarnya 1.818 (lebih besar 9 mm) dengan tinggi 1.635 mm, lebih rendah 18 mm dari sebelumnya.

Kabin Berubah

Interior MG ZS HEV

Bagian interiornya tidak kalah berubah. Dashboard dengan desain baru menjadi tempat untuk meletakkan layar infotainment berukuran 12,3 inci.

Di dalamnya selain hiburan, juga menjadi tempat untuk menaruh berbagai setting. Untungnya, masih ada tombol fisik untuk mengatur hal penting seperti AC.

Seperti MG pada umumnya, kualitas kabin terasa mumpuni. Namun kami harus menyoroti lebar kursi depan yang yang terlalu kecil. Ini juga terjadi pada ZS lama.

Ukuran kursi seperti ini akan cepat membuat lelah pengemudi dan penumpang. Sesuatu yang harus diperhatikan oleh MG.

Penggerak

Penggerak MG ZS HEV

Seperti dikatakan tadi, ada embel-embel HEV (Hybrid Electric Vehicle) pada ZS baru. SAIC/MG menyebutnya dengan Hybrid+. Ini adalah sistem hybrid dengan kemampuan series-parallel.

Isinya seperti biasa, mesin 1,5 liter disatukan dengan penggerak listrik dan baterai 1,83 kWh.

Motor listriknya punya kekuatan 184 hp dengan torsi 250 Nm. Sementara mesin konvensionalnya mengeluarkan 100,5 hp dengan torsi 128 Nm. Penyalur dayanya agak unik: Transmisi 3-speed otomatis. Terdengar jadul tapi menurut MG ini cukup, berkat sistem hybrid rancangan mereka.

MG mengatakan bahwa mereka mengutamakan motor listrik untuk jadi penggerak utama. Mesin konvensionalnya memang bisa menggerakkan roda secara langsung kalau diperlukan. Namun tugas utamanya adalah sebagai pengisi baterai.

Menurut diagram yang dibuka oleh tim SAIC, penggerak elektrik MG ZS memiliki kemampuan untuk terus bekerja maksimal saat pedal gas diinjak hingga 80 persen, dan kecepatan mencapai 10 km/jam.

Kemudian jika diinjak 100 persen, maka ECU akan mengaktifkan Series hybrid (mesin bekerja untuk mengisi baterai) untuk menunjang pergerakan dan menjaga keterisian baterai. Hingga mencapai kecepatan 40 km/jam.

Bawa santai dengan bukaan pedal gas sekitar 20 persen, maka hingga kecepatan 50 km/jam, hanya motor listrik yang akan bekerja. Sesuatu yang sangat cocok untuk bergerak di kota-kota besar di Indonesia.

Itu sepintas yang kami rasakan setelah mencoba ZS HEV di lahan uji milik SAIC. Pastinya, untuk bisa lebih mendalam, kami harus menunggu mobil ini datang ke Indonesia.

Yang pasti, selain ukuran kursi depan yang kekecilan, penggeraknya cukup menjanjikan. Tunggu update kami selanjutnya.

MG CyberX, bagian dari rencana SAIC Motors

Bukan Penjualan, Ini Rencana Strategis SAIC/MG Motor di Pasar Global

Salah satu keuntungan bisa hadir langsung di sebuah pameran mobil adalah, punya kesempatan untuk tahu apa yang akan mereka kerjakan ke depannya. Dan biasanya, tidak jauh-jauh dari target penjualan dan produksi global serta pengembangan distribusi global. Tapi SAIC, induknya MG Motor mengutarakan hal yang berbeda.

SAIC yang diwakili MG mengedepankan mereka akan punya 17 model baru dalam dua tahun ke depan. Sebuah rencana yang ambisius, meskipun bukan hal mustahil. Apalagi kalau punya kemampuan untuk membuat satu platform, yang bisa digunakan untuk berbagai bentuk oleh berbagai merek.

Tujuh belas mobil tersebut, akan mengedepankan kepentingan netralitas karbon dan kecerdasan buatan (AI). Untuk menunjukan hal itu, MG menampilkan dua mobil baru berpenggerak listrik. Yang satu adalah Cyberster versi 2026 dengan minor change. Lalu yang merepresentasikan bahasa desain dan teknologi baru MG, Cyber X. SAIC/MG Motors juga bekerjasama dengan OPPO untuk membentuk “Ekosistem Tanpa Batas”.

Solid State Battery

Solid state battery buatan SAIC dan MG siap diedarkan

Yang lebih mengejutkan adalah SAIC menegaskan bahwa teknologi Solid State Battery buatan mereka akan siap digunakan di produknya mulai 2027. Baterai ini memiliki kepadatan energi hingga 400 Wh/kg.

Ini jadi menarik karena sepenelusuran kami, BYD yang sudah meriset solid state battery sejak 2013, baru akan menghasilkan versi demo di tahun tersebut, sebelum (targetnya) produksi masal di 2030.

Stellantis yang bekerjasama dengan perusahaan Factorial Energy, mengungkapkan solid state battery mereka memiliki kepadatan energi hingga 375 Wh/kg. Itupun, baru akan diuji jalan pada 2026.

Sementara CATL, yang punya kepadatan energi hingga 500 Wh/kg, juga punya target produksi pada tahun yang sama, namun untuk skala kecil, bukan mass production. Baterai Nissan bahkan baru bisa keluar pada 2029.

Ini menempatkan SAIC Group sebagai pemain utama dalam hal tekologi baterai untuk elektrifikasi kendaraan bermotor.

Meski begitu, mereka tidak menyebutkan secara spesifik mobil mana yang pertama menggunakan solid state battery. Namun dinyatakan bahwa SAIC Motors menggelontorkan tidak kurang dari RMB 20 milyar untuk riset dan pengembangan. 

HEV & PHEV

MG ZS HEV

Melihat trend bahwa mobil hybrid (HEV) dan Plug-in Hybrid EV (PHEV) tidak bisa ditinggalkan, SAIC dan MG juga memberikan perhatian khusus untuk pengembangan produk.

Target mereka, punya mobil dengan konsumsi BBM kurang dari 4 liter per 100 km untuk versi hybrid. Atau setera lebih dari 25 km/liter. Sementara yang PHEV lebih ambisius. Produk SAIC Group, termasuk MG Motors berpenggerak PHEV akan bisa menempuh 200 km hanya mengandalkan motor listrik. Dengan total jarak tempuh (kombinasi mesin dan penggerak elektrik) mencapai lebih dari 2.000 km.

Kalau benar, dan mungkin saja bisa terjadi dengan solid state battery, lagi-lagi SAIC Motors berpotensi melompati kompetitornya.

Untuk Indonesia

Deretan mobil MG untuk Indonesia

Khusus untuk pasar Indonesia, MG Motors memang cukup lama tidak terdengar setelah hadirnya MG4 EV dan MG HS. Namun di Shanghai, mereka memperlihatkan MG ZS HEV yang kemungkinan besar akan masuk ke Indonesia setelah GIIAS 2025.

Selain itu, untuk mobil listrik, MG juga menyiapkan produk baru MGS5 EV berbentuk crossover. Pesaing BYD Atto3 ini sudah beredar di pasar Eropa dan Thailand. Untuk Indonesia, tidak dijelaskan kapan, tapi segera.

Terakhir, ini adalah kelanjutan dari kehadiran MG (Maxus) G50 di GIIAS tahun lalu. Versi terbarunya juga akan dibawa ke Indonesia. Kami sempat mencobanya sesaat bersama ZS hybrid dan MGS5 EV. Kapan? Jawaban Harry Kurniawan, Senior Marketing Manager MG Motors Indonesia adalah, “Ditunggu saja.”

MG ZS generasi kedua

MG ZS Generasi Kedua Resmi Diluncurkan Dengan Mesin Hybrid 193 HP

SUV compact MG ZS kini punya generasi kedua. meluncur Jumat lalu secara daring dengan bentuk yang lebih segar serta mesin hybrid yang mampu menghasilkan 193 hp.

MG ZS dibekali sistem penggerak hibrida yang dinamai MG Hybrid+. Isinya mesin konvensional empat silinder berkapasitas 1,5 liter bertenaga 100 hp. Dikawinkan dengan motor listrik bertenaga 134 hp. Diklaim, akselerasi 0-100 km/jam bisa selesai dalam 8,7 detik.

MG ZS 2025

Baterai berkapasitas 1,83 kWh akan menggerakkan mobil tanpa mengandalkan bensin. Dengan begitu, MG mengklaim ZS Hybrid+ mengkonsumsi BBM sebesar 23,5 km/liter. Emisi CO2-nya dikatakan hanya 115 g/km. Mobil ini juga sudah dibekali dengan kemampuan pengereman regeneratif untuk pengisian ulang baterai. Selain dibantu mesin tentunya.

Secara bentuk, untuk MG ZS generasi kedua ini benar-benar baru. Menggunakan bahasa desain terkini MG. Hasilnya, menurut kami, jadi mirip sama MG HS dengan grill lebar dan lampunya yang berbentuk tipis. Belakangnya masih terlihat konvensional dengan lampu berdesain baru dan pintu bagasi berlekuk tegas.

Bagasi Lebih Besar

Yang benar-benar segar adalah desain kabin. Dashboard-nya berubah total. Layar infotaiment 12,3 inci jadi andalan untuk hiburan dan informasi. Tentunya sudah dibekali kemampuan Android Auto dan Apple Carplay. Ditemani oleh layar instrument cluster berwarna, ukuran 7-inci. Sementara, konsol tengahnya terlihat minimalis dan bersih. Jadinya enak dilihat.

Fitur standar yang menempel termasuk sistem bantu berkendara MG Pilot, keyless entry, jok elektrik dengan pengaturan suhu untuk varian tertentu, dan juga kamera 360. Pelek yang dipakai tergantung variannya. Ada yang berukuran 17 atau 18 inci. 

MG ZS Hybrid+

Bagasinya mampu memuat 443 liter barang dengan jok belakang difungsikan. Kalau perlu lebih, sandaran kursi bisa dilipat dan memberikan ruang untuk 1.457 liter. Lebih besar 82 liter ketimbang ZS yang ada saat ini.

MG baru memasarkan varian berpenggerak hybrid ini dulu, sebelum nanti ada versi bermesin bensin di akhir 2024. Yang menarik, untuk versi EV sepertinya akan sangat berbeda. Ini karena ZS EV tidak akan dibuat lagi. Ada model pengganti yang berbasis MG4 EV hatchback

MG ZS Hybrid+ baru dipasarkan di Inggris terlebih dahulu dengan harga mulai dari £21.995 untuk varian bernama SE (setara Rp 445 jutaan). Lalu varian termahal ZS Trophy, dihargai £24,495. Kurang lebih Rp 496 jutaan.