Maxdecal Terus Dukung Industri Kreatif Lokal Menuju Kancah Global, Sung Kang Janji Akan Kembali

Maxdecal bersama Tale X IP House Indonesia mendukung penuh kolaborasi aktor terkenal, Sung Kang, yang dikenal luas dalam film The Fast and the Furious: Tokyo Drift, dengan Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) RI. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkenalkan Indonesia ke panggung internasional, melalui industri kreatif dan otomotif.

Sebelumnya Sung Kang sempat menghadiri pameran The Elite Showcase 2026 di ICE BSD, Sabtu (10/5/2026). Ia langsung mendapat sambutan luar biasa dari para fansnya. Kedatangan Sung Kang ini menjadi kesempatan berharga, untuk menjalin mitra kolaborasi dengan pemerintah dan pelaku industri kreatif.

“Kehadiran Sung Kang, dinilai mampu memberikan dampak positif terhadap promosi budaya, kreativitas, serta citra modern Indonesia di mata dunia,” kata Nofian Hendra, Project Director & RnD Maxdecal.

Buka Peluang Kolaborasi Internasional

Maxdecal berharap dapat memperkuat posisi pelaku industri kreatif lokal sekaligus membuka peluang kolaborasi internasional yang lebih luas. “Dukungan terhadap sektor ekonomi kreatif juga dinilai penting dalam mendorong pertumbuhan industri kreatif Indonesia, agar semakin kompetitif di pasar global,” tukasnya.

Selain Sung Kang, juga hadir fotografer otomotif dunia Larry Chen serta Namina Inada, Representative Director New Japan Automobile Promotion Association. Kehadiran mereka semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pasar dan pusat perkembangan budaya otomotif di kawasan Asia.

Dalam pertemuan tersebut, Sung Kang mendapat cinderamata spesial sebagai simbol prestasi kreatif Indonesia, di antaranya kostum Tim Alter Ego Esports, runner-up M7 World Championship. Tak ketinggalan Art Print khusus bertema Indonesia tentang film ‘Drifter’ karya kreator lokal, Starla bersama Bintang Sempurna, yang menggunakan stiker berkualitas dunia dari Maxdecal.

Momentum Positif

Sung Kang mengunjungi pemeran mobil The Elite Showcase 2026 sekaligus mempromosikan karya terbarunya, ‘Drifter’ (2026). Dalam film independen bertema otomotif ini, Sung Kang berperan sebagai penulis, sutradara sekaligus pemain utamanya. Film ini mengisahkan perjuangan seorang pembalap drift dengan mobil kesayangannya yang bernama ‘Lola’.

“Besar harapan kami agar kerja sama tersebut dapat membuka peluang hadirnya event otomotif Tokyo Auto Salon, untuk diselenggarakan di Indonesia pada masa mendatang,” harap Nofian. Kolaborasi antara Maxdecal dan para tokoh otomotif dunia tersebut, diharapkan menjadi momentum positif bagi perkembangan industri kreatif dan otomotif nasional. Sekaligus memperluas sorotan terhadap karya kreatif lokal di tingkat internasional.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf), Irene Umar menggelar pertemuan dengan Sung Kang, Senin (11/5/2026). Pertemuan ini tentu untuk memperkenalkan Jakarta dan Indonesia. Tak ketinggalan membahas misi besar pengembangan ekosistem industri kreatif, dan akselerasi peningkatan Kekayaan Intelektual (Intellectual Property/IP) lokal. Tujuannya agar mampu beranjak ke tingkat global.

Oleh-oleh Spesial Buat Sung Kang

Kolaborasi Kemenekraf dengan Sung Kang, tersebut menjadi perhatian publik di tengah sorotan terhadap besarnya potensi industri kreatif nasional. Karenanya, Maxdecal sebagai supporting strategic partner bersama Tale X IP House turut mendukung kolaborasi tersebut. Sekaligus menunjukkan kembali komitmennya dalam mendorong perkembangan ekonomi kreatif Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut, Wamen Ekraf juga memperkenalkan ikon Jakarta, Monas (Monumen Nasional) kepada Sung Kang. Serta menyerahkan kenang-kenangan, berupa ilustrasi karya seniman lokal dan kostum dari Alter Ego. Ia menegaskan visi pemerintah untuk membawa Indonesia ke panggung dunia bukan hanya sebagai destinasi wisata, tetapi sebagai mitra kolaborasi kreatif yang sejajar.

Ahmad Rofbell Ardante Dominasi Seri Kejurnas Drift 2025

Drifter Ahmad Rofbell Ardante Sahroni lagi-lagi menunjukkan dominasinya di dunia drifting Indonesia. Obell, panggilan akrabnya, sukses memenangkan tiga seri Kejurnas Passion Drift Challenge 2025 secara berturut-turut, dengan mewakili ASC Monster Drift.

Keseluruhan event tersebut digelar di Sentul Otopark pada bulan Juni, Agustus, dan November 2025. Obell turun di kelas Pro 2 ini, sukses meraih dua kali Top Qualifier dan menjadi juara 1 di ketiga seri. Ia mampu mengungguli drifter lainnya, seperti Farrel Rafellyno, Rafif Danendra, dan M. Rizqy di babak final.

Pada seri pertama, Obell mengandalkan BMW Seri 3 E36. Sedangkan pada seri kedua dan ketiga, ia gunakan Subaru BRZ. Walaupun menggunakan mobil yang berbeda, performa Obell tidak surut sama sekali. Bahkan memperlihatkan kemampuan adaptasi teknis dan kepiawaian yang semakin matang.

“Alhamdulillah, ini musim yang sangat spesial. Bisa menang tiga seri berturut-turut itu di luar ekspektasi, dan jadi motivasi besar untuk terus berkembang,” jelas Obell.

Obell juga menuturkan, bahwa stabilitas performa bukan hanya soal kemampuan mengemudi, tetapi juga karena persiapan yang panjang. Diakuinya kemenangan ini bukan kerja keras sendiri, tapi juga hasil kerja keras tim serta dukungan dari semua pihak. Termasuk keluarga, teman, sponsor, dan tentunya para pendukung.

Kemenangan berturut-turut ini membuat Obell resmi menyandang gelar Juara Nasional Kejurnas Drift 2025 Kelas Pro 2, sebuah pencapaian yang sekaligus menutup kalender balap nasional tahun ini.

“Dominasi Obell tahun ini bukan kebetulan. Ia disiplin mengasah skill dengan Tengku Djan Ley, persiapannya matang, dan tim bekerja sangat rapi. Menyapu bersih tiga seri Kejurnas dengan win rate 100 persen adalah bukti bahwa performanya naik kelas,” terang Ronald, Manager serta Entrant ASC Monster Drift.

Dengan berakhirnya seri ketiga Passion Drift Challenge, musim balap 2025 resmi ditutup bagi ASC Monster Drift. Gelar juara nasional dan tiga kemenangan berturut-turut ini sekaligus menguatkan posisi Obell sebagai salah satu drifter muda paling konsisten dan menjanjikan di Indonesia.

Nissan Z Nismo

Nissan Z Nismo Segera Hadir, Apa Bedanya Dengan Yang Standar?

Nissan Z versi Nismo sepertinya paling ditunggu kehadirannya oleh para penyuka mobil sport. Dan pembuatnya mulai memperlihatkan wujud Z Nismo ini dalam bentuk video teaser. Tidak banyak informasinya, karena hanya memperlihatkan mobil ini ‘ngepot’ di bawah kendali drifter Chris Forsberg, juara dunia Formula Drift.

Berdasarkan informasi yang kami terima, ada beberapa perbedaan antara Nissan Z Nismo dengan Z biasa. Secara keseluruhan, mobil ini akan memiliki performa yang lebih kuat, imbuhan di body yang lebih menunjukan kemampuannya.

Chris Fosberg dan Nissan Z Nismo

Dan sepintas pun terlihat kalau bemper depannya baru. Terlihat lebih agresif dengan intake berbentuk trapezoid, bukan kotak seperti Z versi reguler. Tentunya lengkap dengan logo Nismo. Tampak juga kehadiran lip spoiler di bawah bemper, dengan wing tip tegak di tepinya.

Di samping ketambahan side skirt yang tidak norak, serta bemper belakang juga mengalami revisi. Yang juga terlihat, adanya duck tail di penutup bagasi.

Nissan Z Nismo dibekali imbuhan aerodinamika baru.

Bagian interior juga direvisi. Bentuk dashboard masih sama, tapi diberikan display dengan tampilan yang berbeda untuk versi ini. Jok juga dibuat oleh Recar0, pastinya, lengkap dengan identitas Nismo.

Spesifikasi teknisnya belum diungkap oleh Nismo. Tapi untuk referensi, Nissan Z standar memiliki mesin V6 3.0 liter twin-turbo. Menghasilkan tenaga hingga 400 hp dan torsi puncak 475 Nm. Kemungkinan besar masih menggunakan mesin yang sama, dengan revisi pada performa. 

Display instrumen beda untuk versi Nismo.

Yang juga belum ketahuan adalah transmisi. Di video di bawah, bisa terlihat perpindahannya menggunakan paddle shifter, yang mengindikasikan mobil ini transmisinya otomatis. Kalau melihat versi biasa, transmisi otomatisnya adalah 9-speed.

Penggunaan ban juga dibedakan untuk Nissan Z Nismo. Kali ini Nissan memberikan Dunlop SP SPort Maxx. Biasanya, yang dipakai adalah Bridgestone Potenza S007. Selengkapnya kita tunggu saja. Sepertinya mobil ini tidak lama lagi akan hadir.