Hyundai STARGAZER Cartenz Ada Harga Baru, IONIQ 9 Bisa Dipesan

PT Hyundai Motors Indonesia kembali berpartisipasi dalam Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Kali ini menghadirkan rangkaian produk dan inovasi yang semakin lengkap. Sejak diluncurkan di GIIAS 2025 silam, Hyundai STARGAZER Cartenz dan Cartenz X telah mendapatkan respons positif. Tentu berkat kabinnya yang lapang dan fleksibel, desain modern, fitur keselamatan dan kenyamanan yang canggih.

Didasari oleh hal tersebut, PT Hyundai Motors Indonesia memperkenalkan harga baru untuk STARGAZER Cartenz line up, agar semakin mudah dijangkau oleh pelanggan Indonesia. Yang terpenting, ini bukan merupakan penawaran promosi sementara, melainkan penyesuaian harga permanen yang mencerminkan komitmen jangka panjang Hyundai terhadap Indonesia.

Mulai Dari Rp 241,4 Juta

Melalui harga baru yang kompetitif dan berlaku permanen, Hyundai ingin menghadirkan nilai lebih bagi lebih banyak keluarga Indonesia. Tanpa mengurangi kualitas produk, desain, kelengkapan fitur, teknologi, maupun dukungan purnajual. STARGAZER Cartenz dan STARGAZER Cartenz X dirancang untuk menjawab kebutuhan mobilitas keluarga Indonesia, yang mengutamakan kenyamanan, fleksibilitas, teknologi, dan kepraktisan. Kini harganya mulai dari Rp 241,4 juta (OTR Jakarta).

Ajang GIIAS merupakan platform penting untuk menampilkan inovasi, sekaligus menegaskan kembali komitmen jangka panjang Hyundai terhadap masa depan mobilitas Indonesia. Oleh karena itu, Hyundai terus menghadirkan salah satu jajaran kendaraan paling komprehensif di pasar, sehingga pelanggan dapat memilih teknologi yang paling sesuai dengan gaya hidup dan kebutuhan konsumen.

Jadi Model Flagship

Hyundai menghadirkan IONIQ 9 kepada pelanggan Indonesia, menandai debut model ini di Indonesia. IONIQ 9 semakin memperkuat perjalanan elektrifikasi Hyundai di Indonesia, sebagai model flagship dalam lini khusus kendaraan listrik Hyundai. Dengan memadukan teknologi EV canggih, kenyamanan premium, dan inovasi.

IONIQ 9 dilengkapi baterai jarak jauh berkapasitas 110,3 kWh dan sistem all-wheel drive, yang mampu menghasilkan tenaga hingga 427,7 PS dan torsi 700 Nm. Model ini menawarkan jarak tempuh hingga 734 km berdasarkan NEDC, serta mampu berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam dalam waktu 5,2 detik. Arsitektur kelistrikan 800 volt juga mendukung pengisian daya ultra-cepat DC, dari 10 persen hingga 80 persen dalam waktu sekitar 24 menit.

Kursi elektrik pada baris kedua memberikan kenyamanan dan relaksasi tambahan bagi penumpang belakang. Melengkapi desain futuristisnya, IONIQ 9 juga dilengkapi Digital Side Mirrors, teknologi pertama di segmen kendaraan penumpang di pasar. Fitur ini dirancang untuk meningkatkan visibilitas, mengoptimalkan aerodinamika, dan menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih optimal.

Electric SUV ini memadukan teknologi canggih, ruang kabin yang luas, dan kenyamanan premium, yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan perjalanan keluarga. IONIQ 9 juga merepresentasikan pengembangan berkelanjutan keluarga IONIQ yang terus diperluas untuk menjawab kebutuhan pelanggan yang semakin beragam. Selama GIIAS 2026, IONIQ 9 ditawarkan dengan harga spesial Rp 1,49 milyar dan telah tersedia untuk pre-booking.

Tunggu Tanggal Tayang Hyundai Ioniq 9 Beredar di Indonesia

Hyundai terus gencar merangsek pasar otomotif Indonesia, khususnya mobil listrik. Saat ini model Ioniq series belum semuanya masuk, baru Ioniq 5 dan Ioniq 6. Masih ada satu model lainnya yang rencananya bakal segera dirilis di Indonesia, yaitu Ioniq 9.

PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) selaku Agen Pemegang Merek (APM) mobil Hyundai di Indonesia telah mendaftarkan model Ioniq 9. Kiwari, nilai jualnya pun telah muncul dalam daftar. Hal tersebut jadi pertanda bahwa SUV listrik premium dari pabrikan asal Korea Selatan yang masih satu basis platform dengan Kia EV 9 tersebut bakal segera diluncurkan di Indonesia.

Kapan Tanggal Tayangnya?

Dengan beredarnya mobil listrik Ioniq 5 dan 6 di Indonesia, tentu kita tinggal menunggu kapan tanggal tayang model Ioniq 9.

Pada laman Samsat Jakarta, telah terdaftar harga model Hyundai Ioniq 9 dengan Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) di Rp 699 juta. Namun demikian perlu dicatat, harga NJKB itu masih harga faktur alias kosongan dari pabrik. Belum termasuk komponen pajak dan bea lain sebagainya. Jadi harga jual Hyundai Ioniq 9 nanti bisa lebih dari itu.

Sebagai gambaran, NJKB Hyundai Ioniq 5 Signature tertera mulai dari Rp 603 juta dan untuk Ioniq 5 N angka NJKB tertera Rp 755 juta. Setelah dikenakan komponen pajak dan biaya lainnya, harga jualnya akan berubah.

Untuk mobil listrik Hyundai Ioniq 9 dengan NJKB mulai dari Rp 699 juta, maka harga setelah dikenakan komponen pajak mungkin bakal berada di kisaran Rp 800 jutaan – Rp 1 miliaran (bergantung pada varian model).

Perlu diketahui, Ioniq 9 masuk ke dalam segmen SUV premium seperti halnya Hyundai Palisade. Namun tentunya kedua model SUV tersebut punya pangsa pasar tersendiri dan tak akan saling senggol.

Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) Fransiscus Soerjopranoto, pada awal tahun ini sempat mengatakan jika Hyundai berencana akan meluncurkan tujuh mobil baru di Indonesia, mulai dari jenis ICE, Hybrid, dan juga BEV.

Jika dirunut, saat ini sudah ada enam yang meluncur, yakni Creta, Creta N Line, Venue, Palisade, Stargazer Cartenz dan Stargazer Cartenz X.

Selain itu, HMID juga memiliki rencana untuk memproduksi Ioniq 9 secara lokal melalui fasilitas produksi Hyundai yang ada di Cikarang, Jawa Barat. Jika benar nantinya Ioniq 9 akan diproduksi secara lokal seperti Ioniq 5, maka hanya Ioniq 6 yang berstatus impor. Dengan diproduksi secara lokal, maka harga jual dapat lebih kompetitif.

Hyundai Ioniq 9

Di negara asalnya yakni Korea Selatan, Ioniq 9 telah dipasarkan sejak Februari 2025 lalu dengan label harga mulai dari 60 juta Won Korea Selatan atau sekira Rp 680 jutaan.

Dengan panjang 5.060 mm, lebar 1.980 mm, tinggi 1.790 mm, dan jarak sumbu roda 3.130 mm, postur Ioniq 9 lebih besar dari Ioniq 5.

Kabin SUV EV dengan tiga baris bangku ini sangat lapang. Ruang bagasi belakang saat bangku baris ketiga terpasang memiliki volume 620 liter. Saat bangku baris ketiga dilipat, volume bagasi pun menjadi 1.323 liter.

Dari segi desain, tampilan depan terlihat futuristis dengan lampu LED model pixel yang memanjang dari sisi kanan dan kiri.

Lampu utama berada di sisi kanan dan kiri sejajar dengan active air flap (AAF) yang berada di posisi grille. Lampu belakang yang juga model LED pixel berada di sisi kanan dan kiri tersambung ke bagian atas kaca belakang. Visibilitas ke arah belakang sangat baik. Selain kaca belakang berukuran lebar dan polos tanpa wiper, Ioniq 9 mengganti fungsi kaca spion dengan kamera. Gambar tangkapan kamera ditampilkan pada layar di sudut kanan dan kiri dahsboard.

Hyundai Ioniq 9 tersedia dalam 3 pilihan yakni RWD Long Range, AWD Long Range, dan AWD Performance.

Varian RWD Long Range dibekali satu motor listrik 160 kW penggerak roda belakang (RWD). AWD Long Range dibekali sepasang motor listrik yang menghasilkan sistem gerak semua roda (all-wheel drive/AWD). Satu unit motor listrik 70 kW terpasang di depan, dan satu unit motor listrik 160 kW terpasang di belakang.

Varian paling bertenaga yakni Ioniq 9 AWD Performance dibekali dengan motor listrik 160 kW di bagian depan dan belakang.

Pasokan daya listrik bersumber dari baterai berkapasitas 110,3 kWh yang memiliki jarak tempuh maksimum hingga sejauh 620 km.

Dengan perangkat ultra-fast charger, Ioniq 9 dapat mengisi daya baterai dari 10 persen sampai 80 persen hanya dalam waktu 24 menit saja. Wow, sangat cepat!

Selain itu terdapat beberapa fitur andalan di dalam kabin, seperti artificial intelligence (AI) voice recognition service, 6 USB-C ports di kabin depan, tengah, dan belakang, serta masih banyak fitur lainnya.

Mobil Ioniq 9 ini dilengkapi dengan 10 airbag yang tersimpan di bagian depan, tengah, belakang, serta sisi kanan dan kiri. Terdapat sistem pemanas, ventilasi, dan pendingin udara (HVAC) pada mobil listrik ini. Selain itu juga ada fitur pijat di kursi baris pertama dan kedua. Soal fitur hiburan, Ioniq 9 tak cuma dilengkapi sistem audio dengan 14 speaker. Di balik sandaran jok depan terdapat layar digital bagi penumpang baris kedua untuk mengakses fitur infotainment.

Ioniq 9 mempunyai beberapa warna pilihan yang elegan dan eksklusif sesuai genrenya sebagai SUV mewah. Mulai dari Serenity White Pearl, Abyss Black Pearl, Nocturne gray Metallic, sunset Brown Pearl, Celadon Gray Metallic, hingga Ionosphere Green Pearl.

Nah, jadi kapan tanggal tayang Hyundai Ioniq 9 resmi dipasarkan di Indonesia? Kita tunggu saja, semoga tak lama lagi…

Hyundai Stargazer Cartenz dan Cartenz X Bawa Citarasa Indonesia 

Pada pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025, PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) selaku agen pemegang merek (APM) brand Hyundai di Indonesia meluncurkan varian terbaru MPV Stargazer, yakni Cartenz dan Cartenz X.

Kedua mobil tersebut merupakan wujud dari tema GIIAS “The Real Indonesian Car” yang diusung Hyundai tahun ini. Cartenz dan Cartenz X merupakan kendaraan yang lahir dari pemahaman mendalam terhadap karakter, kondisi, dan kebutuhan konsumen Indonesia. Diketahui, Cartenz adalah nama puncak tertinggi Pegunungan Jayawijaya di Papua. Maka tak heran jika tampilan booth Hyundai di GIIAS kali ini kental dengan nuansa tradisional khas Papua.

Citarasa Indonesia

Bukan sekadar model facelift, Cartenz dan Cartenz X mengalami ubahan menyeluruh pada desain, fitur, dan pengalaman berkendara. Dengan didominasi konsumen dari kalangan keluarga muda dan pengguna di kawasan perkotaan, Stargazer Cartenz dan Cartenz X kian memperkuat posisi Hyundai di segmen MPV Tanah Air.

Puncak Cartenz sebagai titik tertinggi di Indonesia mencerminkan standar tinggi Hyundai dalam hal kenyamanan dan inovasi.

Stargazer Cartenz dan Stargazer Cartenz X tak hanya beredar di Indonesia, tapi juga akan diekspor ke berbagai negara dalam waktu dekat. Pengembangan lebih lanjut pada Cartenz akan dilakukan sesuai trend dan kebutuhan konsumen di masing-masing negara tujuan. Langkah ini tentunya kian memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat produksi berstandar global di kawasan Asia.

Secara dimensi, Cartenz memiliki panjang 4.575 mm, lebar 1.780 mm, tinggi 1.695 mm, dengan jarak ground clearance 185 mm.

Sementara itu, bodi Cartenz X sedikit lebih besar, dengan panjang 4.610 mm, lebar 1.820 mm, tinggi 1.740 mm, dan ground clearance 190 mm.

Meskipun ukuran bodinya berbeda, namun ukuran wheelbase kedua model Cartenz sama yakni 2.780 mm, yang sekaligus jadi salah satu yang terpanjang di kelasnya.

Tampilan eksterior terutama area depan Cartenz nampak berbeda dari Stargazer yang saat ini beredar di Indonesia.

Desain grille mirip Palisade dan ukurannya jauh lebih besar dari Stargazer reguler. Siluet bodi Cartenz dari depan hingga area belakang pun dibuat lebih tegas tajam, sehingga lekuk bodi Stargazer pun jadi nampak gagah dan kekar.

Desain lampu depan dan DRL LED pada Cartenz pun tampil beda. Pencahayaan Stargazer makin sempurna berkat Multi Focus Reflector, DRL, dan lampu belakang LED Rear Combination Lamp.

Pelek alloy 17 inci yang menopang bodi Cartenz pun nampak lebih sporty. Hyundai berhasil meramu desain mobil keluarga yang tampil keren dan tak membosankan.

Beraneka Fitur Canggih

Mesin yang diusung Stargazer Cartenz sama seperti versi reguler yakni mesin bensin 4-silinder 1.500 cc Smartstream.

Output tenaga maksimum sebesar 113 hp dicapai pada putaran mesin 6.300 rpm. Sedangkan torsi puncak sebesar 143,8 Nm dirasakan pada 4.500 rpm. Untuk transmisi tersedia versi manual dan Intelligent Variable Transmission (IVT). Khusus model Cartenz X dilengkapi dengan teknologi transmisi Shift-by-Wire. Perpindahan gigi transmisi jadi lebih smooth dan presisi.

Sistem bantu berkendara terpadu ADAS Hyundai SmartSense jadi kelengkapan standar pada Cartenz dan Cartenz X. Beragam fitur ADAS seperti Forward Collision-Avoidance Assist (FCA), Lane Keeping Assist (LKA), hingga Safe Exit Warning semakin meningkatkan kualitas keselamatan berkendara.

Sebagai fitur penunjang kenyamanan berkendara, Hyundai menyematkan fitur Built-in Navigation di Cartenz dan Cartenz X. Saat berkendara pengemudi bisa dengan mudah menemukan rute terbaik tanpa memerlukan perangkat tambahan seperti GPS maupun ponsel sehingga tak perlu khawatir tidak ada sinyal.

Sudah Bisa Dipesan

Bagi para konsumen yang ingin memiliki mobil Hyundai terbaru, ada promo spesial khusus selama perhelatan GIIAS 2025.

Kedua model Stargazer terbaru ini sudah bisa dipesan dengan kisaran harga mulai dari Rp 269,9 juta OTR Jakarta. Sedangkan untuk Cartenz X dipasarkan mulai dari Rp 361,9 juta OTR Jakarta.

Berikut daftar harga Hyundai Stargazer Cartenz dan Stargazer Cartenz X (OTR Jakarta)

Stargazer Cartenz Trend MT: Rp269.900.000,-

Stargazer Cartenz Trend IVT: Rp279.900.000,-

Stargazer Cartenz Style MT: Rp289.900.000,-

Stargazer Cartenz Style IVT: Rp299.900.000,-

Stargazer Cartenz Smart HSS: Rp332.900.000,-

Stargazer Cartenz Prime HSS: Rp350.400.000,-

Stargazer Cartenz X Trend: Rp361.900.000,-

Stargazer Cartenz X Style: Rp374.900.000,-

Stargazer Cartenz X Prime Package: Rp391.900.000,-

Hyundai Stargazer Cartenz

Hyundai Stargazer Cartenz Makin Dekat Meluncur di GIIAS 2025

Keluarga Hyundai Stargazer sepertinya sedang bersiap menerima anggota baru yang diduga bernama Hyundai Stargazer Cartenz.

Hal ini kami temukan di halaman NJKB DKI yang memajang enam varian STRGZRCARTEN (Stargazer Cartenz). Harga dasarnya (belum dibumbui pajak dan sebagainya) mulai dari Rp 155 juta hingga Rp 197 juta.

Hyundai Stargazer Cartenz di NJKB

Besaran angka dasar itu cukup mengejutkan karena artinya berada di bawah harga dasar deretan Hyundai Stargazer yang beredar sekarang. Di halaman NJKB, Stargazer Active sebagai varian entry level, harga dasarnya Rp 176.000.000.

Kenapa lebih murah? Itu pertanyaan terbesarnya. Kami coba cari tahu dulu.

Hyundai Stargazer Cartenz?

Soal bentuk, juga masih misteri. Namun bulan Januari lalu kanal Youtube Healer TV asal Korea Selatan berhasil menangkap sosok MPV yang diduga Stargazer facelift. Kami yakin ini Stargazer setelah melihat panel spakbornya.

Inilah Stargazer Cartenz? Belum bisa dipastikan. Yang pasti ada banyak perubahan di muka Stargazer baru ini. Pertama posisi lampu utama yang tidak lagi di bemper, tapi pindah ke atasnya. Tempat lampu tadi, kalau diperhatikan di gambar, sepertinya diisi oleh ornamen atau mungkin saluran udara.

Bagian belakangnya sulit untuk ‘dibaca’ karena kamuflasenya cukup tebal. Yang pasti, lampu belakang berubah. Lampu sein yang tadinya di tengah, kini pindah ke bawah. Selebihnya tertutupi, tapi kami tidak akan terkejut kalau tidak terlalu banyak yang berubah di bagian ini. Apalagi kalau melihat garis body dari samping ke belakang, yang tidak berubah.

Dilengkapi ADAS dan Hyundai Smartsense

Kabarnya, tidak ada perubahan perihal mesin dan transmisi diHyundai Stargazer Cartenz. Tetap empat silinder dengan kapasitas 1,5 liter iVT (otomatis).

Untuk informasi, saat ini Hyundai Stargazer di Indonesia memiliki daya 113,3 hp dengan torsi puncak 143,8 Nm.

Mobil ini dilengkapi dengan paket fitur bantu berkendara (ADAS) Hyundai SmartSense yang lumayan lengkap. Selain itu sudah dibekali juga dengan kemampuan konektivitas cerdas Hyundai Bluelink.

Dipasarkan dalam delapan varian (termasuk dua tipe Stargazer X). Harganya mulai dari Rp 258.200.000 hingga Rp 358.600.000 (OTR Jakarta).

Tertangkap Kamera Tes Jalan di Jakarta

hyundai stargazer cartenz

Foto:iniceritamobil

Mobil baru dari Hyundai yang akan meluncur di GIIAS 2025 ini terlihat wara-wiri dibeberapa ruas jalan di Jakarta. Sosok yang diduga kuat Hyundai Cartenz itu diunggah fotonya oleh akun Instagram @iniceritamobil dan @nicosetiady.

Bahkan Hyundai Cartenz yang terlihat di akun sosial media tersebut juga mirip dengan gambar siluet yang diunggah di akun sosial IG milik Hyundai Motors Indonesia. Yaitu bagian depan mirip dengan Hyundai Palisade.