Mazda6e Tampil di Singapore Motorshow 2026, Indonesia Menyusul?

Singapore Motorshow 2026 dibuka pada 8 Januari 2026 lalu. Bersamaan dengan event tersebut, diperkenalkan juga Mazda6e Fastback, sebagai salah satu produk kendaraan listrik kebanggaan Mazda. Mobil ini menjadi babak baru dari Mazda, dalam menyongsong era elektrifikasi. Mazda6e menggabungkan teknologi terdepan, dengan kepiawaian pembuatan khas Jepang, sehingga mampu memberikan rasa berkendara yang memuaskan.

Mazda6e Fastback merepresentasikan sosok Mazda6 versi listrik. Selama ini, Mazda6 cukup populer di pasar otomotif Singapura. Apalagi Mazda tetap mempertahankan aspek keharmonisan antara pengemudi dan kendaraan. Melalui desain eksterior modern, kabin lapang, dan rasa berkendara yang menyenangkan.

Mazda6e dirancang dengan konsep Electrifying Design Crafted to Perfection. Tak ketinggalan mengusung evolusi baru dari filosofi desain Kodo – Soul of Motion. Siluet bodi yang mengalir dan proporsi yang cermat, memperkuat karakter mobil ini. Garis atap yang rendah, layaknya mobil coupe, memberikan nilai estetika yang sporty. Namun, tanpa menanggalkan aspek kepraktisan melalui pintu bagasi yang dapat dibuka secara penuh.

Kesan Menggugah

Lagi-lagi, eksterior Mazda6e ini seolah selalu menampilkan kesan yang menggugah. Keempat jendela pintu tanpa bingkai alias frameless, handle pintu terintegrasi, dan lampu depan yang atraktif. Turut serta logo di depan yang berpendar, memperlihatkan karakter kuar dari desain Mazda. Velgnya berukuran 19 inci dan berdesain palang lima yang aerodinamis.

Di bagian belakang, lampunya mengadopsi desain horizontal yang futuristis. Tulisan Mazda di buritan, semakin menunjukkan kesan kontemporer. Satu hal menarik lainnya ialah spoiler belakang adaptif, yang mampu menyesuaikan dengan kecepatan mobil. Ketika sedang melaju kencang, spoiler akan terangkat, sehingga memberikan efek downforce yang optimal.

Ruang kabin terlihat cerah, berkat penerapan atap panoramic. Konsol tengah model ‘floating’ memberi kesan ringan dan minimalis. Sedangkan pemilihan material suede pada sekujur jok, memperlihatkan atensi detail khas Mazda. Seluruh informasi mengenai kendaraan, dapat dimonitor dari panel instrumen digital 10,2 inci dan layar tengah berukuran 14,6 inci. Semuanya dapat dikendalikan melalui sentuhan tangan maupun suara.

Bebas Elemen Nikel dan Cobalt

Sistem penggerak Mazda6e Fastback ialah motor listrik tunggal dengan baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) 78 kWh. Mazda mengklaim bahwa baterai tersebut bebas dari penggunaan elemen nikel maupun cobalt.

Mazda6e Fastback mampu menelurkan tenaga 190kW (setara 255 hp) dan torsi sebesar 290Nm. Untuk jarak tempuh maksimalnya mencapai 545 kilometer, sehingga tidak membuat risau ketika perjalanan jarak jauh. Apalagi kemampuan fast-charging DC 194 kW, memungkinkan pengisian daya baterai dari 10 persen hingga 80 persen cukup 24 menit saja.

Rencananya Mazda6e Fastback bakal dipasarkan di Singapura pada bulan Juli 2026, namun saat ini belum ada bocoran mengenai harga pastinya. Lalu bagaimana dengan pasar Indonesia? Semestinya setelah Singapura, Mazda6e berpotensi masuk ke Indonesia. Apa mungkin saat gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026? Harap bersabar ya…